Banjarbaru, DN-II Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan Lanud Sjamsudin Noor melalui pendistribusian air bersih kepada warga di Jalan Kuranji, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Rabu (7/10/2026).
Di tengah kondisi kemarau dan keterbatasan sumber air, personel Lanud Sjamsudin Noor turun langsung menyalurkan bantuan menggunakan mobil tangki air. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Udara dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian berkelanjutan Lanud Sjamsudin Noor dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau dan Karhutla di Kalimantan Selatan. Sebelumnya, Lanud Sjamsudin Noor juga telah menyalurkan air bersih di sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan.
Danlanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI AU sekaligus dukungan kepada pemerintah dalam menghadapi dampak kekeringan.
“Bantuan air bersih ini merupakan wujud nyata kepedulian Lanud Sjamsudin Noor kepada masyarakat. Di tengah kondisi kemarau dan keterbatasan air, kami berupaya hadir membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung pemerintah dalam menghadapi dampak kekeringan,” ujarnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Menurutnya, penanganan dampak kekeringan dan Karhutla membutuhkan sinergi berbagai pihak. Lanud Sjamsudin Noor akan terus berkoordinasi dan memberikan dukungan kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan kemampuan yang dimiliki.
Pendistribusian air bersih tersebut menjadi gambaran sederhana tentang makna kehadiran TNI AU di tengah masyarakat. Di saat kemarau membuat sumber air semakin terbatas, setiap tetes air yang disalurkan menjadi bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban dan menghadirkan harapan.
Melalui langkah nyata tersebut, Lanud Sjamsudin Noor terus memperkuat perannya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Red
TAPUNG HULU, KAMPAR, DN-II Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga Desa Talang Danto, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Jumat (2/10/2026).
Sebanyak 30 paket sembako diserahkan kepada masyarakat yang berlangsung di Aula Desa Talang Danto. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat dibangun melalui sinergi berbagai pihak.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Tapung Hulu Nuryadi, S.E., Kepala Desa Talang Danto Julisman, Bhabinkamtibmas Polsek Tapung Hulu Bripka Jasman Heri mewakili Kapolsek Tapung Hulu, Ketua Pers Keadilan Tapung Hulu Pajar Saragi, serta Asisten Umum (Asum) PTPN IV Regional III Samuel Sirigar.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Talang Danto Julisman menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya dilihat dari nilai materi, tetapi juga sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan terhadap warga.
Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus terjalin sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Tapung Hulu Bripka Jasman Heri, yang mewakili Kapolsek Tapung Hulu, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan imbauan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla (kebakaran hutan dan lahan), terutama di tengah kondisi lingkungan yang rawan terjadi kebakaran.
“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran yang dapat menimbulkan kebakaran dan merugikan masyarakat,” imbaunya.
Ketua Pers Keadilan Tapung Hulu, Pajar Saragi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari kepedulian terhadap masyarakat sekaligus membangun hubungan yang baik antara insan pers dengan masyarakat serta berbagai unsur di Kecamatan Tapung Hulu.
Menurutnya, pers tidak hanya memiliki fungsi menyampaikan informasi, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Yang paling penting adalah kebersamaan dan kepedulian kita terhadap sesama,” ujarnya.
Dari pihak PTPN IV Regional III, Asum Samuel Sirigar menyampaikan bahwa perhatian terhadap masyarakat sekitar merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara perusahaan dan lingkungan sosial di sekitarnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat bagi keluarga penerima.
Sementara itu, Camat Tapung Hulu Nuryadi, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, kepolisian, perusahaan, insan pers, dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut. Bukan hanya bantuan yang kita lihat, tetapi juga nilai kebersamaan dan kepedulian yang terbangun di tengah masyarakat,” kata Nuryadi.
Penyaluran 30 paket sembako tersebut pun berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Warga penerima bantuan menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan penuh rasa syukur.
Di tengah berbagai kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, bantuan sederhana yang disalurkan secara bersama-sama menjadi pengingat bahwa kepedulian masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Kegiatan di Aula Desa Talang Danto itu akhirnya bukan sekadar penyerahan paket sembako, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat gotong royong antara masyarakat dengan berbagai unsur yang hadir.
Red/Irwansyah.P
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
BANGKINANG KOTA, DN-II Komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan kembali menunjukkan progres positif.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., di hadapan seluruh anggota DPRD Kabupaten Kampar dalam Rapat Paripurna Badan Anggaran Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Senin (28/9/2026).
Salah satu capaian yang menjadi perhatian utama adalah transformasi satuan pendidikan yang sebelumnya berstatus kelas jauh, kini dapat berkembang menjadi sekolah induk permanen di wilayah Kampar Kiri Hilir, tepatnya di Desa Rantau Kasih.
Perubahan ini menjadi bagian penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Kampar untuk memastikan anak-anak di wilayah pelosok mendapatkan akses pendidikan yang layak, aman, dan berkelanjutan.
Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, menjelaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik gedung sekolah saja, tetapi juga menyangkut kepastian status satuan pendidikan, ketersediaan sarana dan prasarana, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada peserta didik.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Ini merupakan sebuah progres yang sangat positif. Dari yang sebelumnya merupakan kelas jauh, sekarang kita dorong menjadi sekolah induk. Artinya, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan pendidikan yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih karena proses tersebut membutuhkan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, pihak sekolah, masyarakat, serta perangkat daerah terkait. Berbagai kendala administratif maupun kondisi di lapangan terus dicarikan solusi agar pembangunan pendidikan dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menambahkan, keberhasilan dalam mendorong peningkatan status dan revitalisasi sekolah ini merupakan bukti nyata bahwa koordinasi serta kerja keras seluruh pihak dapat menghasilkan perubahan yang konkret.
Di hadapan DPRD Kampar, Wakil Bupati juga menyebutkan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang. Oleh karena itu, setiap pembangunan dan revitalisasi sekolah harus mampu memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dan masyarakat.
“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus memperkuat pembangunan sarana dan prasarana pendidikan secara bertahap dengan memperhatikan skala prioritas dan kondisi masing-masing wilayah,” tegasnya.
“Dengan progres tersebut, transformasi dari kelas jauh menjadi sekolah induk, ditambah revitalisasi fasilitas pendidikan, diharapkan semakin memperkuat pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Kampar,” tutupnya.
Red/Irwansyah.P
RIAU, DN-II Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika lintas wilayah di Riau. Dalam operasi tersebut, petugas menangkap dua orang kurir berinisial Alfi Agus Ryan (24) dan Tohir (58) serta mengamankan barang bukti bernilai fantastis.
Total nilai ekonomi dari seluruh barang bukti yang disita ditaksir mencapai Rp70.252.400.000.
Rincian Barang Bukti yang Disita
Berdasarkan keterangan resmi dari Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, petugas mengamankan sejumlah barang haram dengan rincian sebagai berikut:
Narkotika jenis sabu: 21.258 gram (21,2 kg).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pil ekstasi: 25.607 butir.
Cairan/vape mengandung etomidate: Volume 2.127 ml (terhitung sekitar 1.100 buah vape).
”Berdasarkan hasil pengungkapan dan penyitaan barang bukti tersebut, diperoleh estimasi total nilai ekonomi sebesar Rp70.252.400.000,” ujar Eko dalam keterangannya, Rabu (23/9/2026).
Kronologi Penangkapan Beruntun di Riau
Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan peredaran narkotika di wilayah Riau. Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kombes Handik Zusen bersama Unit V pimpinan Kompol Tohar langsung bergerak melakukan penyelidikan mendalam.
Penangkapan Pertama (19 September 2026).

Sekitar pukul 00.40 WIB, tim menghentikan satu unit mobil Toyota Innova hitam di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Pengemudi mobil atas nama Alfi Agus Ryan tak berkutik saat petugas menemukan 20 bungkus sabu, 3 bungkus besar ekstasi, dan 2 bungkus besar barang mengandung etomidate.
Pengembangan (Controlled Delivery).
Kepada penyidik, Alfi mengaku diperintahkan oleh seorang pria berinisial Aman alias ‘Brother’ (kini masuk DPO) untuk mengantar barang ke Lipat Kain, Kampar. Polisi lalu melakukan controlled delivery.
Penangkapan Kedua:
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sekitar pukul 03.20 WIB, sebuah mobil Daihatsu Sigra hitam tiba di Jalan H.R. Soebrantas Raya, Lipat Kain. Petugas langsung membekuk Tohir yang datang ke lokasi untuk menjemput barang haram tersebut.
Pengakuan Tersangka dan Target Penyelamatan Jiwa
Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap beberapa fakta mengejutkan mengenai sindikat ini:
Alfi Agus Ryan: Mengaku sudah dua kali menjadi kurir atas perintah ‘Brother’. Pada aksi pertamanya, ia membawa 30 bungkus sabu dengan upah Rp150 juta.
Tohir: Dijanjikan bayaran antara Rp50 juta hingga Rp100 juta untuk menjemput paket narkotika tersebut.
Buron (DPO): Polisi saat ini masih memburu Aman alias ‘Brother’ yang diduga bertindak sebagai pengendali utama jaringan ini. Kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Kantor Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk proses hukum lebih lanjut.
Berkat keberhasilan pengungkapan jaringan ini, aparat kepolisian diperkirakan berhasil menyelamatkan sekitar 132.961 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.
”Diperkirakan jumlah jiwa yang berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika tersebut sebanyak ±132.961 jiwa,” pungkas Brigjen Eko Hadi Santoso. Tim
#Riau #BareskrimPolri #Narkoba #Sabu #Ekstasi #Etomidate #Polisi #BeritaKriminal
PASIR PENGARAIAN, DN-II Sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pengaraian antara Yayasan Sinergi Nusantara Abadi (Sinta) melawan PT Andika Permata Sawit Lestari (APSL) di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, resmi memasuki babak baru pada Kamis, (25/9/2026).
Gugatan ini menyangkut dua pokok perkara lingkungan hidup, yakni dugaan kolam limbah yang tidak kedap air dan penanaman kelapa sawit di Daerah Aliran Sungai (DAS).
Adapun rincian dua pokok perkara tersebut meliputi:
Perkara Nomor 197/Pdt/SUS-LH/2026/PN Prp: Secara khusus menyoroti dugaan pelanggaran terkait kolam limbah kedap air.
Perkara Nomor 201/Pdt/Sus-LH/2026/PN Prp: Secara khusus menyoroti dugaan penanaman kelapa sawit di Daerah Aliran Sungai (DAS).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kehadiran Pihak Berperkara
Dalam persidangan tersebut, pihak Penggugat dari Yayasan Sinergi Nusantara Abadi tampak hadir langsung, yang terdiri dari Sunario (Ketua), Netty Agustin (Sekretaris), Reyhan Amir Tambunan (Wakil Ketua), dan Kholijah (Wakil Bendahara).
Sementara itu, pihak Tergugat PT Andika Permata Sawit Lestari diwakili oleh kuasa hukumnya, Rahmi, S.H. Namun, sejumlah pihak Turut Tergugat terpantau tidak hadir dalam persidangan, yaitu:
Turut Tergugat I: Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia
Turut Tergugat II: Bupati Rokan Hulu
Turut Tergugat III: Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hulu
Dasar Hukum dan Jalan Buntu Mediasi

Dalam langkah hukumnya, Yayasan Sinta merujuk pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Agenda mediasi sebelumnya menemui jalan buntu setelah pihak PT Andika Permata Sawit Lestari menolak secara keseluruhan resume mediasi tertulis yang disampaikan oleh Yayasan Sinta terkait masalah DAS dan kolam limbah.
Dalam tuntutannya, Yayasan Sinta meminta PT APSL untuk mengembalikan fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS) seperti semula, melakukan penanaman tanaman kehutanan yang memiliki akar tunggang, serta memastikan setiap kolam limbah perusahaan harus kedap air. Karena proses mediasi gagal mencapai kesepakatan, persidangan pun dilanjutkan ke tahap pokok perkara.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Majelis Hakim dan Harapan Penggugat
Pembacaan gugatan pada persidangan ini dipimpin oleh Majelis Hakim Ketua, Amir Riski Apriadi, S.H., M.H., bersama dua orang hakim anggota.
”Meminta kepada majelis hakim PN Pasir Pengaraian untuk tegak lurus dalam memutus dua perkara ini dengan seadil-adilnya tanpa pandang bulu,” ucap Sekretaris Yayasan Sinta, Netty Agustin.
Ia juga mengapresiasi kehadiran rekan-rekan media di dalam persidangan untuk turut mengawal dugaan pelanggaran lingkungan hidup, demi menegakkan aturan bagi pelaku usaha agar taat terhadap hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Sumber: Yayasan Sinergi Nusantara Abadi / Editor: Redaksi)
TAPUNG, KAMPAR, DN-II Menyusul sorotan publik terkait keberadaan unit pembelajaran terpencil di Dusun IV, Desa Sungai Agung, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. langsung meninjau lokasi. Unit tersebut merupakan kelas jauh yang berinduk pada SDN 007 Desa Sungai Agung, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, dan letaknya berada tepat di perbatasan Kecamatan Tapung Hulu. (25/9/2026).
Kedatangan dilakukan atas arahan langsung Bupati Kampar. Tujuannya memeriksa langsung jarak dari sekolah induk, status lahan, serta kondisi guru dan siswa. Semua itu dilakukan agar pemerintah dapat menetapkan kebijakan tepat, karena pendidikan menjadi prioritas utama daerah.
“Saya turun ke sini atas arahan langsung Bapak Bupati, bergerak cepat untuk melihat langsung kondisi kelas jauhnya, seberapa jauh jaraknya dari sekolah induk, status lahannya, serta para guru dan siswanya. Agar kami pemerintah dapat menetapkan kebijakan, karena pendidikan adalah prioritas utama kami. Kami menginginkan mutu pembelajaran yang baik, ditopang oleh sarana dan prasarana yang memadai pula. Dan saya ingin rekan media mengetahui kondisi yang sesungguhnya.”
Yang disebut sebagai sekolah berdiri sendiri ternyata adalah kelas jauh, berjarak sekitar 13 kilometer dari induknya SDN 007 Desa Sungai Agung.
Selama bertahun-tahun, keberadaan unit ini tidak pernah dilaporkan oleh Kepala Sekolah Induk kepada Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Akibatnya, belum tercatat secara resmi, sehingga belum ada dasar hukum yang memungkinkan Pemkab membangun di lokasi tersebut. Hal ini berkaitan dengan aspek legalitas dan aturan yang berlaku.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sementara itu, sekolah induk di Desa Sungai Agung kondisinya rapi dan terawat, karena menerima penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencakup tiga jenis sekaligus: BOS umum, BOS kinerja, dan BOS afirmasi.
Meski belum tercatat administratif, seluruh siswa sudah masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah induk. Setiap anak memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan berhak mengikuti ujian secara nasional.
Terkait tenaga pengajar, pendidik yang mengabdi telah puluhan tahun, namun belum masuk formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN). Bukan karena Pemkab tidak menerima, melainkan saat pendaftaran P3K yang bersangkutan belum melamar. Saat itu syarat minimal Sarjana S1, sedangkan yang bersangkutan masih berijazah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Pemerintah telah mendorong melanjutkan pendidikan, dan Alhamdulillah kini telah mendaftar melalui jalur Pengakuan Pendidikan Sebelumnya (RPL).
“Tidak ada niat saya memarahi atau mengintimidasi sebagaimana isu yang tersebar. Saya hanya menyayangkan mengapa selama ini tidak ada pelaporan ke Dinas Pendidikan atau berkonsultasi dengan Kepala Sekolah Induk terkait keberadaan kelas jauh ini. Mustahil saya berbuat demikian, karena saya sendiri adalah seorang pendidik dan sangat berkonsentrasi pada kemajuan dunia pendidikan. Suara saya memang terdengar tegas, mungkin itulah yang dipersepsikan sebagai kemarahan, padahal tidak. Memang begitulah gaya saya berkomunikasi.”
Wabup menegaskan, anggaran pembangunan dua ruang kelas baru beserta fasilitas MCK telah masuk ke dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026 melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Pemerintah terus menyelesaikan aspek legalitas agar pembangunan dapat berjalan sah dan berkelanjutan.
Langkah perbaikan mendesak sementara telah dimulai oleh Forkopimda melalui Kepolisian.
Camat Tapung Hulu Nuryadi, SE menyampaikan, pembangunan ini tanggung jawab bersama, bukan milik satu pihak saja. “Mari bergandengan tangan — pemerintah, kepolisian, dan masyarakat. Tidak ada pahlawan tunggal, yang ada adalah semangat kerja sama. Kami bergerak cepat, namun tetap menaati aturan yang berlaku.”

Pembangunan permanen akan mengikuti prosedur resmi Dinas Pendidikan dan Pemerintah Daerah. Mengingat lokasi di perbatasan, kerja sama dengan Kecamatan Tapung juga dipastikan berjalan.
Guru Roma Wati, tenaga pendidik yang telah lama mengabdi, menjelaskan, unit ini bagian dari SDN 007 Desa Sungai Agung, bukan sekolah berdiri sendiri. Seluruh administrasi dan kegiatan berpusat di induk. Gedung dibangun sejak 2004 agar anak-anak tidak menempuh perjalanan jauh.
Terkait video yang beredar, beliau menegaskan: “Video yang saya bagikan murni bertujuan memberitahu pemerintah dan memohon perhatian, bukan menyudutkan atau menjatuhkan pihak mana pun. Mungkin selama bertahun-tahun aspirasi kami belum tersampaikan sebagaimana mestinya, bahkan sebelum pemerintahan yang berjalan saat ini.”
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kehadiran Ibu Wakil Bupati sungguh membahagiakan kami. Ini membuka harapan baru bagi anak-anak agar dapat belajar dengan tenang dan nyaman. Beliau tidak menunjukkan kemarahan, tidak ada permintaan yang membebani. Ibu Wakil Bupati justru sangat ramah, mendengarkan dengan tulus, dan kami merasa didukung sepenuhnya.”
Red
Banjarbaru, DN-II Lanud Sjamsudin Noor terus mendukung operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 dengan menyiapkan pangkalan udara sebagai titik evakuasi korban melalui jalur udara.
Memasuki hari ke-11 operasi SAR, Rabu (23/9/2026), tim SAR gabungan kembali menemukan tujuh korban di sekitar badan kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa. Seluruh korban kemudian dievakuasi dari lokasi pencarian menggunakan Helikopter HR 3601 Basarnas menuju Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, untuk selanjutnya diteruskan ke RS Bhayangkara Banjarmasin dalam rangka proses identifikasi.
Proses evakuasi melalui jalur udara tersebut dilaksanakan dalam dua kali penerbangan penjemputan jenazah. Penerbangan pertama membawa tiga jenazah, sedangkan penerbangan kedua membawa empat jenazah. Setibanya di Lanud Sjamsudin Noor, seluruh jenazah langsung ditangani sesuai prosedur dan diserahkan kepada instansi terkait untuk proses selanjutnya.
Dukungan Lanud Sjamsudin Noor merupakan bagian dari sinergi TNI AU bersama Basarnas, TNI AL, Polri, serta unsur SAR gabungan guna mempercepat penanganan korban dan memastikan proses evakuasi berlangsung aman, cepat, dan terkoordinasi.
Sejak awal operasi SAR, Lanud Sjamsudin Noor telah menjadi salah satu simpul penting dalam rantai evakuasi udara korban KM Virgo Transport 8. Setiap korban yang berhasil ditemukan di lokasi pencarian dan membutuhkan evakuasi melalui jalur udara diterbangkan menuju Lanud Sjamsudin Noor sebelum diteruskan kepada instansi terkait sesuai prosedur penanganan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita menegaskan bahwa Lanud Sjamsudin Noor senantiasa siap memberikan dukungan dalam setiap operasi kemanusiaan, termasuk melalui kesiapan fasilitas pangkalan dan akses evakuasi udara untuk membantu kelancaran operasi SAR.
Hingga saat ini, operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih terus berlangsung. Lanud Sjamsudin Noor tetap menyiagakan dukungan pangkalan sebagai bagian dari komitmen TNI AU dalam mendukung misi kemanusiaan serta membantu mempercepat proses evakuasi dan penanganan korban. Red/Casroni
PEKANBARU, DN-II Gerakan Mahasiswa Petani Bersatu (GMPB) meminta penertiban kawasan hutan di Riau tidak berhenti pada pengambilalihan lahan. Dalam aksi damai Jumat (18/9/2026),
Mereka mendukung langkah PT Agrinas Palma Nusantara bersama Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), sekaligus mendesak dugaan mafia tanah Riau ditelusuri hingga jaringan dan aliran dananya.
Bagi GMPB, mengembalikan penguasaan lahan baru satu tahap. Jika proses penertiban menemukan indikasi tindak pidana, aparat penegak hukum diminta menelusuri siapa yang berada di balik aktivitas tersebut dan bagaimana keuntungan dari praktik ilegal itu mengalir.
Koordinator Umum GMPB, Agel Gandiza, mengatakan persoalan agraria dan kehutanan di Riau bukan perkara baru. Menurut dia, persoalan tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan turut menekan masyarakat, terutama petani lokal.
«“Kami menilai dari sektor agraria dan kehutanan sudah berpuluh-puluh tahun di Bumi Melayu ini masih mencekam terkait praktik kejahatan mafia tanah.”»
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
GMPB meminta aparat tidak hanya menyasar penguasaan fisik atas kawasan. Mereka mendorong penyelidikan terhadap transaksi dan aliran dana apabila ditemukan bukti yang mengarah pada tindak pidana.
Empat Desakan GMPB
Dalam aksi tersebut, GMPB menyampaikan empat tuntutan.
Pertama, mereka meminta penertiban kawasan hutan yang diduga dikuasai secara ilegal terus dilanjutkan.
Kedua, GMPB mendukung jajaran PT Agrinas Palma Nusantara dalam menjalankan penataan kawasan yang telah ditertibkan.
Ketiga, mereka meminta dugaan jaringan mafia tanah diusut secara menyeluruh. Penelusuran, kata mereka, perlu mencakup dugaan aliran dana serta penerapan ketentuan TPPU apabila unsur pidananya terbukti.
Keempat, GMPB meminta lahan yang berhasil diselamatkan tidak kembali menjadi objek penguasaan kelompok tertentu. Kawasan tersebut, menurut mereka, harus diarahkan untuk program pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan petani.
“Jangan Sekadar Mengusir Mafia Tanah”
Agel menegaskan GMPB menginginkan penertiban dilakukan secara konsisten dan terukur. Bila proses hukum menemukan pihak-pihak yang terlibat, mereka meminta penanganan dilakukan berdasarkan bukti dan mekanisme hukum.
«“Jangan sekadar mengusir mafia tanah, tetapi melacak aliran dana kejahatan serta menerapkan pasal TPPU guna memberikan efek jera kepada seluruh jaringan mafia tanah,” ujar Agel.»
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Desakan itu menunjukkan perhatian GMPB tidak hanya tertuju pada siapa yang menguasai lahan. Mereka juga mempertanyakan siapa yang memperoleh keuntungan dan bagaimana kawasan yang telah ditertibkan akan dimanfaatkan.
Sementara itu, Hubungan Kelembagaan Regional 3 PT Agrinas Palma Nusantara, Jefri Tambusai, mengapresiasi dukungan mahasiswa, petani, dan masyarakat terhadap upaya penataan kawasan hutan.
Jefri mengajak masyarakat ikut mengawal program tersebut agar penataan kawasan berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Riau.
GMPB menegaskan dukungan terhadap Agrinas bukan sekadar dukungan politik di lapangan. Mereka meminta proses penertiban berjalan sampai tuntas, dugaan jaringan mafia tanah dibongkar berdasarkan bukti, dan lahan yang berhasil diselamatkan tidak kembali jatuh ke tangan kelompok tertentu.
Ujung dari penertiban, bagi GMPB, bukan sekadar perubahan penguasaan lahan. Yang lebih penting adalah memastikan kawasan tersebut memberi manfaat bagi masyarakat, terutama petani Riau. Tim
KAMPAR, DN-II Pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian merupakan dinamika organisasi yang lumrah terjadi. Namun, dedikasi dan kedekatan emosional yang terjalin antara seorang anggota Polri dan masyarakat sering kali meninggalkan kesan mendalam serta kenangan abadi. (19/9/2926).
Hal inilah yang dirasakan masyarakat Kecamatan Tapung Hulu selama masa kepemimpinan Iptu Riko Rizki Masri, SH, MH sebagai Kapolsek Tapung Hulu.
Selama menjabat, Iptu Riko dikenal aktif merangkul berbagai elemen masyarakat, termasuk membangun kemitraan strategis dengan Perkumpulan Insan Pers Keadilan Tapung Hulu. Sejak Oktober 2025, sinergi antara insan pers dan jajaran kepolisian ini konsisten mewujudkan aksi bakti sosial berupa penyaluran paket sembako bagi warga kurang mampu di berbagai desa.
Rangkaian kegiatan sosial tersebut telah menyentuh masyarakat di Desa Suka Ramai, Sumber Sari, Senama Nenek, Danau Lancang, Bukit Kemuning, Rimba Beringin, Kusau Makmur, hingga Kasikan. Bahkan, aksi kemanusiaan ini diagendakan berlanjut di Desa Talang Danto pada Jumat, 25 September 2026 mendatang.
Bagi Insan Pers Keadilan Tapung Hulu, program tersebut bukan sekadar penyaluran bantuan materiil, melainkan wujud nyata penguatan ruang silaturahmi dan sinergi antara kepolisian, insan pers, pemerintah desa, serta masyarakat luas.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Renovasi Musala dan Perhatian Nyata untuk Generasi Mengaji
Tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta bakti sosial, Iptu Riko juga meninggalkan perhatian besar terhadap fasilitas ibadah dan pendidikan keagamaan. Di lingkungan Mapolsek Tapung Hulu, ia menginisiasi renovasi musala agar dapat memberikan kenyamanan yang lebih optimal, baik bagi personel kepolisian maupun masyarakat sekitar yang ingin beribadah.
Perhatian khusus turut diberikan kepada anak-anak di Desa Kusau Makmur melalui dukungan terhadap keberadaan guru mengaji. Uniknya, anak-anak di desa tersebut mendapatkan fasilitas antar-jemput menggunakan kendaraan dinas patroli kepolisian menuju musala tempat mereka belajar.
Inisiatif sederhana namun sarat makna ini menjadi cerita tersendiri di tengah warga, sekaligus merefleksikan bentuk pelayanan kepolisian yang humanis serta peduli terhadap pendidikan moral dan spiritual anak-anak.
Harapan dan Pesan Penuh Makna di Penghujung Tugas
Seiring berakhirnya masa tugas di Tapung Hulu, Perkumpulan Insan Pers Keadilan menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus harapan agar program-program sosial yang telah dirintis dapat terus dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya.
“Kami berharap Kapolsek yang baru nantinya dapat meneruskan program-program yang sudah berjalan, khususnya kegiatan bakti sosial dan kepedulian terhadap masyarakat. Kami juga berharap hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers di Tapung Hulu semakin erat,” ungkap perwakilan Insan Pers Keadilan Tapung Hulu.
Di sisi lain, pesan perpisahan yang disampaikan Iptu Riko menjadi pengingat yang menyentuh bahwa akhir dari sebuah penugasan bukanlah akhir dari ikatan kekeluargaan.
“Jabatan boleh berganti, tempat boleh berpisah, tetapi silaturahmi, kekeluargaan, dan kenangan akan tetap tinggal di hati.”
Bagi masyarakat Tapung Hulu, jabatan boleh berotasi dan tugas baru menanti. Namun, jejak kebersamaan, kepedulian sosial, serta perhatian terhadap sarana ibadah dan pendidikan anak akan terus dikenang sebagai lembar pengabdian terbaik selama Iptu Riko bertugas di Tapung Hulu.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
(Red/Irwansyah.P)
Jakarta, DN-II Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyoroti sejumlah capaian sekaligus mendorong penguatan pengelolaan wilayah perbatasan agar semakin berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi, pemerataan keadilan, dan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 BNPP RI di Kantor BNPP, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Dalam momentum tersebut, Mendagri menyampaikan harapannya agar wilayah perbatasan tidak lagi dipandang sebagai halaman belakang (backyard), melainkan menjadi halaman depan (front yard) Indonesia. Menurutnya, kawasan perbatasan perlu didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan keadilan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang pada akhirnya turut memperkuat sistem pertahanan negara.
“Di usia ke-16 tahun, kita mengambil momentum hari ulang tahun ini untuk melakukan evaluasi apa yang kira-kira plus (hal positif) yang sudah dicapai oleh BNPP, dan apa yang masih belum sesuai harapan, dan bagaimana nanti BNPP itu ke depan,” katanya.
Dalam arahannya tersebut, Mendagri menyebut sejumlah capaian positif BNPP, salah satunya pembangunan setidaknya 15 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) beserta fasilitas gedung yang dinilai baik. PLBN menjadi gerbang sekaligus etalase bangsa Indonesia dalam berinteraksi dengan negara-negara tetangga. Ia juga menilai tata kelola PLBN sejauh ini telah berjalan cukup baik.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selain pembangunan PLBN, Mendagri menyoroti peran BNPP dalam penyelesaian segmen-segmen perbatasan yang masih bersengketa, terutama di wilayah daratan dengan Malaysia dan Timor-Leste. Menurutnya, terdapat sejumlah kemajuan yang ditandai dengan berkurangnya segmen yang sebelumnya masih disengketakan.
“Ini melibatkan tidak hanya BNPP, tapi banyak stakeholder, Kemenlu, Kemenhan, dan lain-lain, tapi BNPP masuk dalamnya,” tuturnya.
Mendagri juga menyampaikan sejumlah peran BNPP lainnya, termasuk dalam membantu penanganan bencana di wilayah Sumatera. Selain itu, BNPP mulai mendorong penyelesaian persoalan perbatasan secara mendasar, salah satunya di Pulau Sebatik.
“Kemudian program-program yang bersifat kecil, mikro, skala mikro, di beberapa titik menyelesaikan masalah-masalah perbatasan di Kalbar, Kalteng, Kaltim, Kaltara, Timor-Leste yang bersifat spesifik, ada juga yang berhasil diselesaikan. Ini adalah catatan-catatan yang menurut saya cukup baik,” ungkapnya.
Meski terdapat sejumlah capaian, Mendagri mengingatkan jajaran BNPP untuk terus melakukan evaluasi dan memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Upaya tersebut perlu didukung dengan penguatan penyusunan program prioritas, penguatan rencana induk pembangunan daerah perbatasan, serta evaluasi rutin terhadap program-program yang dikerjakan kementerian/lembaga (K/L) di kawasan perbatasan.
“Kita berusaha terus untuk mendorong K/L-K/L membuat program di perbatasan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mendagri mendorong agar berbagai kerja dan capaian BNPP dapat disampaikan kepada publik melalui media-media kontemporer yang berkembang. Langkah tersebut dinilai penting agar keberadaan dan peran BNPP semakin dikenal serta mendapat dukungan publik dan pemerintah.
“Semoga di hari ulang tahun ini membuat setiap individu, anggota dari jajaran BNPP bisa bekerja dengan lebih baik, melakukan introspeksi, dan saya pasti akan mencari orang-orang yang baik untuk menempati jabatan-jabatan dan promosi yang ada di lingkungan BNPP,” pungkasnya.
Sementara itu, sesuai arahan Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan, perayaan HUT ke-16 BNPP dilaksanakan secara sederhana melalui tumpengan, pemberian bantuan kepada pihak yang kurang mampu dan anak-anak yatim, serta pemberian penghargaan kepada pegawai yang telah bekerja dalam rentang waktu tertentu (Satyalancana Karya Satya).
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris BNPP Makhruzi Rahman, segenap deputi, asisten deputi, tenaga ahli, dan jajaran BNPP. Red/Casroni
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.


