KOTA TEGAL, DN-II Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Lingkar Utara (Jalingkut), Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, pada Sabtu (6/6/2026) siang. Insiden maut ini mengakibatkan seorang bocah meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Lantas Polres Tegal Kota, melalui Kanit Gakkum Ipda Agung Laksana, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi para korban ke rumah sakit.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda yang dikendarai oleh C (40), berboncengan dengan istrinya AR (35) dan anaknya Y (6), melaju dari arah barat menuju timur.
Tepat di depan kendaraan korban, terdapat satu unit kendaraan lain yang identitasnya belum diketahui. Saat berada di lokasi, sepeda motor korban ditabrak dari belakang oleh sebuah truk Hino. Akibat benturan keras tersebut, sepeda motor korban terjepit di antara kendaraan yang terlibat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Tak lama berselang, sebuah truk tangki Pertamina yang dikemudikan oleh MR (29) turut menabrak bagian belakang truk Hino, sehingga kecelakaan beruntun tidak dapat terhindarkan.
Data Korban
Akibat insiden tragis ini, sang anak berinisial Y (6) asal Pasarbatang, Kabupaten Brebes, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu: 
AR (35), ibu korban, mengalami patah tulang pada bagian kaki.
C (40), pengendara sepeda motor, mengalami luka-luka.
MR (29), pengemudi truk tangki Pertamina, mengalami luka pada bagian kaki.
Seluruh korban luka saat ini telah dilarikan ke RS Mitra Keluarga Kota Tegal untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Masih dalam Penyelidikan
Ipda Agung Laksana menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Fokus utama kepolisian saat ini adalah menelusuri keberadaan kendaraan yang berada di posisi paling depan saat kejadian, yang diduga meninggalkan lokasi setelah kecelakaan terjadi.
“Proses penyelidikan masih berlangsung. Kami terus meminta keterangan dari sejumlah saksi di lapangan untuk mengungkap rangkaian peristiwa kecelakaan ini secara utuh,” pungkas Ipda Agung.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti tambahan dan memeriksa sejumlah saksi mata guna mengungkap identitas kendaraan yang diduga terlibat di bagian depan rangkaian kecelakaan tersebut.
Reporter: S. Bimantoro
Tegal, DN-II Dalam upaya memperkuat pencegahan dan penanganan Tuberkulosis (TBC), Bhabinkamtibmas Polres Tegal Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal dan kader kelurahan melaksanakan tracing door to door kepada warga binaan, Sabtu (5/6/2026).
Kegiatan ini menyasar pasien TBC yang tengah menjalani pengobatan serta warga yang memiliki kontak erat, dengan tujuan memantau kondisi kesehatan sekaligus memberikan edukasi pencegahan penularan.
Kasat Binmas Polres Tegal Kota, AKP Rekso Pranoto, mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri di tengah masyarakat. Melalui tracing door to door, kami mendukung pemerintah sekaligus memperkuat sinergi dengan tenaga kesehatan dan kader kelurahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk rutin memeriksakan kesehatan dan menjalani pengobatan hingga tuntas guna mencegah penyebaran TBC sejak dini.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tegal, Taryuli, S.Tr.Keb., Bdn., M.M, menyebut Indonesia masih menempati posisi kedua dunia dengan beban TBC tertinggi setelah India, sehingga penanganan TBC menjadi prioritas nasional.
“Diperlukan dukungan semua pihak untuk melakukan upaya masif dan berkelanjutan dalam pencegahan dan penanggulangan TBC,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejak 4 Juni 2026, tracing TBC di Kota Tegal melibatkan tidak hanya tenaga kesehatan dan kader, tetapi juga Bhabinkamtibmas melalui Tim Satgas Lapangan Tracing TBC. 
“Kolaborasi ini memperkuat tracing berbasis data kasus, termasuk skrining aktif di masyarakat dan kegiatan layanan kesehatan di kelurahan,” jelasnya.
Menurutnya, keterlibatan Bhabinkamtibmas memperluas jangkauan deteksi dini. Sejumlah terduga TBC pun telah ditemukan dan dirujuk ke puskesmas maupun Klinik Polres Tegal Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. ( S. Bimantoro )
Kota Tegal, DN-II TK Kemala Bhayangkari 25 Tegal Kota kini memiliki gedung kelas baru. Fasilitas pendidikan tersebut resmi digunakan setelah diresmikan dalam rangkaian kegiatan tasyakuran yang berlangsung di lingkungan sekolah, Kamis (4/6/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya, Kepala Disdikbud Kota Tegal Dewi Umaroh, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Tegal Kota Ny Henny Antariksa
Pembangunan gedung kelas baru tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan sarana pendidikan guna menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih nyaman dan efektif bagi peserta didik.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, pembangunan fasilitas pendidikan merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi penerus yang berkualitas.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Tegal dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang turut mendorong terwujudnya pembangunan gedung tersebut.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tegal dan Disdikbud Kota Tegal atas dukungannya. Kehadiran gedung kelas baru ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak-anak,” kata AKBP Heru.
Menurutnya, keberadaan fasilitas yang memadai perlu diimbangi dengan komitmen bersama untuk menjaga dan merawatnya agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. 
“Fasilitas yang telah dibangun harus dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Dewi Umaroh menilai TK Kemala Bhayangkari 25 Tegal Kota menunjukkan perkembangan yang positif dari tahun ke tahun.
Ia menyebut kemajuan tersebut tidak lepas dari sinergi yang terjalin antara pihak sekolah, yayasan, guru, dan komite sekolah.
“Kekompakan seluruh unsur sekolah menjadi modal penting dalam membangun pendidikan yang berkualitas. Hal itu terlihat dari meningkatnya kepercayaan masyarakat dan berkembangnya fasilitas pendidikan yang dimiliki sekolah,” ujarnya.
Peresmian gedung ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas selesainya pembangunan. Dengan tambahan ruang kelas baru tersebut, diharapkan kapasitas layanan pendidikan serta kenyamanan proses belajar mengajar di TK Kemala Bhayangkari 25 Tegal Kota semakin meningkat. ( S. Bimantoro )
Tegal, DN-II Sebuah kapal motor nelayan KM Usaha 3 terbakar saat bersandar di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tegalsari-Jongor, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Kamis (4/6/2026) siang.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.45 WIB ketika kapal tengah menjalani perbaikan usai melakukan aktivitas bongkar muatan. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari korsleting listrik di ruang kemudi yang kemudian menyambar material mudah terbakar di bagian atas kapal.
Mendapat laporan kejadian, personel Polres Tegal Kota bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tegal, Lanal Tegal, Syahbandar PPN Tegalsari, dan unsur terkait lainnya langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman serta pengamanan area sekitar.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya yang memantau langsung proses penanganan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan yang bergerak cepat sehingga api berhasil dilokalisir dan tidak merembet ke kapal lain yang berada di sekitar dermaga.
“Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh unsur di lapangan, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke kapal-kapal lain di sekitar lokasi,” kata AKBP Heru.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.45 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kapal yang terbakar diketahui milik Iswantoro, warga Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat. Akibat kejadian itu, bagian atas kapal mengalami kerusakan, sementara nilai kerugian masih dalam pendataan petugas.
Kapolres mengimbau para pemilik kapal dan pekerja perkapalan untuk rutin memeriksa instalasi listrik serta mengutamakan standar keselamatan kerja, khususnya saat kapal menjalani perawatan maupun perbaikan.
“Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik dan penerapan standar keselamatan kerja termasuk ketersediaan APAR di masing-masing kapal pada lingkungan pelabuhan.” ( S. Bimantoro )
Tegal, DN-II Sebagai langkah konkret mendukung program prioritas pemerintah dalam percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) paru di Indonesia, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah menggelar asistensi dan pembekalan khusus bagi personel Bhabinkamtibmas Polres Tegal. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juni 2026 ini, fokus pada penguatan peran Polri dalam memutus mata rantai penyebaran TB paru di tingkat desa/kelurahan.
Dalam kegiatan tersebut, para personel Bhabinkamtibmas dibekali kemampuan teknis untuk melakukan tracing atau penelusuran kasus TB paru di tengah masyarakat. Peran aktif Polri ini diharapkan menjadi akselerator bagi tenaga kesehatan dalam menekan angka penyebaran penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan nasional.
Sebelum terjun langsung ke lapangan, seluruh peserta diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan komprehensif serta screening TB paru. Langkah preventif ini diambil guna memastikan bahwa setiap personel dalam kondisi prima, sehingga mampu menjalankan tugas pendampingan secara optimal serta aman bagi warga binaannya. 
Perwakilan Biddokkes Polda Jawa Tengah menegaskan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program ini merupakan wujud nyata pengabdian Polri yang melampaui tugas pokok di bidang keamanan dan ketertiban.
“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui pembekalan ini, kami berharap personel mampu membantu proses tracing, memberikan edukasi kesehatan, serta mendampingi masyarakat dalam upaya pencegahan hingga pengobatan TB paru secara berkelanjutan,” ujarnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Tidak hanya dibekali teknik tracing, para peserta juga mendapatkan pelatihan komunikasi persuasif. Materi ini dirancang agar anggota di lapangan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini, serta memastikan pasien TB paru patuh menjalani pengobatan hingga tuntas.
Salah satu fokus utama program ini adalah pendampingan minum obat bagi pasien TB paru. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan dapat meningkatkan angka kesembuhan pasien sekaligus menekan risiko penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.
Sinergi yang terbangun antara Polri, Dinas Kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanggulangan TB paru. Langkah ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polda Jawa Tengah dan Polres Tegal dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis menjaga keamanan masyarakat sekaligus memastikan kesejahteraan kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Reporter: S. Bimantoro
TEGAL, DN-II Proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Tegal terkait dugaan penyelewengan pengelolaan lahan kas desa di Desa Brekat, Kecamatan Tarub, terus bergulir. Kepala Desa (Kades) Brekat, Surono, menyoroti ketidakhadiran salah satu saksi kunci dalam agenda pemeriksaan yang berlangsung pada Rabu, (3/6/2026).
Saksi yang dimaksud adalah Warto, yang sedianya dimintai keterangan oleh tim Inspektorat perihal aliran dana sewa lahan perkebunan tebu seluas 6,4 hektar. Namun, Warto dilaporkan tidak hadir dengan alasan sedang sakit.
Surono mengaku heran dengan kondisi tersebut. Menurutnya, alasan sakit yang disampaikan terasa janggal mengingat pada hari yang sama, saksi tersebut justru terlihat berada di lapangan mendampingi pihak lain.
“Saya mempertanyakan alasan ketidakhadiran yang bersangkutan. Katanya sakit, tetapi di saat bersamaan yang bersangkutan justru terlihat mampu melakukan aktivitas mendampingi orang lain,” ujar Surono saat dikonfirmasi.
Aliran Dana Sewa Lahan
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pemeriksaan ini dilakukan menyusul adanya temuan terkait mekanisme pembayaran sewa lahan perkebunan tebu seluas 6,4 hektar milik desa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak Pabrik Gula (PG) telah mentransfer uang sewa sebesar kurang lebih Rp150 juta langsung ke rekening pribadi Warto, atas perintah Kepala Desa.
Surono menyayangkan mekanisme tersebut karena dana tersebut seharusnya masuk ke rekening kas resmi desa. Dari total nilai sewa, lanjut Surono, dana yang disetorkan ke kas desa diduga hanya sekitar Rp50 juta.
“Ada selisih yang cukup besar. Seharusnya uang tersebut masuk ke kas desa agar bisa dipertanggungjawabkan secara transparan, bukan ke rekening pribadi,” tegasnya.
Hingga saat ini, proses investigasi oleh Inspektorat Kabupaten Tegal masih terus berjalan. Selain pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang telah dipanggil, pihak Inspektorat dijadwalkan akan melakukan satu kali lagi pemanggilan terhadap pengelola BUMDES, yakni Akyat, untuk mendalami lebih lanjut tata kelola aset desa tersebut.
Pihak Inspektorat Kabupaten Tegal diharapkan dapat segera menuntaskan pemeriksaan ini guna memberikan kepastian hukum dan transparansi terkait pengelolaan aset di Desa Brekat.
Reporter: Teguh
Slawi, DN-II Polres Tegal melaksanakan Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian anggota Polri di Gedung Tantya Sudhirajati Polres Tegal, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian terbaik selama menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
Dalam upacara tersebut, anggota Polres Tegal atas nama IPDA Supriyo Hadi, NRP 68080668, menerima kenaikan pangkat pengabdian dari AIPTU menjadi IPDA terhitung mulai tanggal 1 Juni 2026. Saat ini yang bersangkutan menjabat sebagai Ps. Ka SPKT 3 Polsek Kramat Polres Tegal.
Kegiatan yang dihadiri pejabat utama, perwira, bintara, ASN Polri, serta personel Polres Tegal tersebut berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian personel yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tanpa catatan pelanggaran.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kenaikan pangkat pengabdian merupakan penghargaan yang diberikan kepada anggota Polri yang memiliki dedikasi tinggi, loyalitas, disiplin, serta integritas selama menjalankan tugas kepolisian.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk penghargaan negara dan institusi Polri kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta pengabdian terbaik selama bertugas. Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan menjaga nama baik institusi Polri,” ujar AKBP Bayu Prasatyo.
Menurut Kapolres, keberhasilan memperoleh kenaikan pangkat pengabdian tidak hanya menjadi kebanggaan bagi personel yang bersangkutan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polres Tegal untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
Momentum tersebut juga menjadi wujud komitmen Polri dalam memberikan apresiasi kepada personel yang telah mengabdikan dirinya dengan baik, sekaligus mendorong terwujudnya sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, dan Presisi.
Melalui kegiatan ini, Polres Tegal berharap semangat pengabdian yang ditunjukkan oleh personel penerima kenaikan pangkat dapat menjadi teladan bagi seluruh anggota dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang humanis, profesional, dan terpercaya. ( S. Bimantoro )
Tarub, DN-II Personel Polsek Tarub bergerak cepat mengamankan seorang terduga pelaku pencurian kotak amal mushola yang diamankan warga di Desa Mangunsaren, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Sabtu (30/5/2026).
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 13.30 WIB saat warga memperoleh informasi adanya seseorang yang diduga mengambil uang dari kotak amal Mushola Al Ikhlas di Desa Mangunsaren. Setelah dilakukan pengecekan, warga mendapati kotak amal dalam keadaan terbuka dan uang di dalamnya telah hilang.
Sejumlah warga kemudian melakukan pencarian terhadap terduga pelaku dan berhasil menemukannya di area persawahan Desa Mangunsaren. Saat dilakukan pemeriksaan, warga menemukan sejumlah uang tunai berbagai pecahan, sebuah gembok yang diduga berasal dari kotak amal mushola, serta beberapa peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian.
Mendapatkan informasi tersebut, Unit Reskrim dan personel piket Polsek Tarub segera mendatangi lokasi untuk mengendalikan situasi serta mengamankan terduga pelaku berinisial SY (50) dari kerumunan massa yang mulai berdatangan di Balai Desa Mangunsaren. Petugas kemudian mengevakuasi terduga pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek Tarub guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. mengapresiasi masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian serta mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mempercayakan penanganan setiap tindak pidana kepada pihak kepolisian. Apabila menemukan atau mengamankan seseorang yang diduga melakukan tindak pidana, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku. Tindakan main hakim sendiri dapat menimbulkan persoalan hukum baru dan membahayakan keselamatan semua pihak,” ujar AKBP Bayu Prasatyo.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp1.512.500, sebuah gembok yang diduga berasal dari kotak amal mushola, dua obeng, satu alat congkel besi, dua unit mikrofon, serta satu aki kering. Terduga pelaku berinisial SY juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.
Saat ini Polsek Tarub masih melakukan pendalaman, pemeriksaan saksi-saksi, serta melengkapi administrasi penyidikan guna mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa tersebut. Kepolisian menegaskan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh proses hukum yang adil sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ( S. Bimantoro )
TEGAL, DN-II Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, saat Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 tingkat Kota Tegal di depan Pendopo Ki Gede Ssbayu, Senin (1/6/2026) pagi.
Dalam sambutan Kepal Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI menyampaikan bahwa tema yang diusung dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 adalah ”Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.
“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” paparnya
Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik. 
“Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia. Sesuai amanat pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” paparnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kepal Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI dalam sambutannya juga berpesan untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan.
“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” paparnya.
Dalam upacara tersebut hadir juga Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, Perwakilan Forkopimda, Assiten, Kepala OPD, Camat, Lurah, TNI, POLRI, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan pelajar Kota Tegal. (* S. Bimantoro )
JAKARTA, DN-II Kampung Seni Tegal menampilkan pementasan Duta Seni Kota Tegal bertajuk “Seminggah Sing Adoh” di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (31/5/2026).
Pementasan yang disutradarai sekaligus ditulis oleh Ketua Kampung Seni Kota Tegal, Seful Mu’min, tersebut menghadirkan potret kehidupan masyarakat pesisir Kota Tegal yang sarat dengan nilai budaya, kebersamaan, dan spiritualitas.
Acara pementasan seni di TMII tersebut dihadiri Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah Risturino, S.IP, M.M. Hadir pula Ketua, Wakil Ketua, dan anggota DPRD Kota Tegal, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal, Ketua Ikatan Keluarga Besar Tegal Bahari Ayu di Jabodetabek, dan Ketua Umum Perkumpulan Keluarga Kabupaten Tegal–Slawi Ayu (PKKT-SA) Letkol TNI AD (Purn) Drs. Darmawan.
Lakon Seminggah Sing Adoh mengisahkan kehidupan nelayan pesisir Tegal yang tengah dilanda berbagai musibah, mulai dari kapal terbakar, hilangnya anak buah kapal saat melaut, menurunnya hasil tangkapan ikan, hingga kecelakaan laut yang menimbulkan keresahan di lingkungan pelabuhan. Di tengah situasi tersebut, masyarakat kembali mengingat ungkapan warisan leluhur, “Hus Seminggah Sing Adoh, Kabura Barat Angin”, yang diyakini sebagai doa dan penolak bala agar segala mara bahaya menjauh.
Melalui tokoh Mbah Kliwon, lakon ini mengajak masyarakat untuk kembali mensyukuri nikmat Tuhan dan menjaga tradisi Sedekah Laut sebagai bentuk penghormatan terhadap alam serta memperkuat kebersamaan masyarakat pesisir. Konflik yang muncul di antara nelayan, juragan, dan warga pelabuhan akhirnya membawa kesadaran bahwa musibah tidak hanya datang dari alam, tetapi juga dari lunturnya rasa syukur dan persatuan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman dan pelaku budaya yang terus menjaga eksistensi kebudayaan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Tegal, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh seniman, pelaku budaya, serta komunitas kreatif yang terus menjaga denyut kebudayaan Kota Tegal agar tetap hidup, tumbuh, dan berkembang mengikuti zaman,” ujarnya.
Dedy Yon juga mengungkapkan kebanggaannya kepada Kampung Seni Tegal yang berhasil meraih Anugerah Kebudayaan Indonesia Tahun 2025 dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dalam kategori Pelopor Seni Budaya. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas masyarakat Tegal mampu melahirkan karya budaya yang mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya seni pertunjukan sebagai sarana pewarisan nilai budaya kepada generasi muda.
“Nilai-nilai seperti inilah yang sangat penting untuk terus digali dan dihidupkan kembali melalui karya seni pertunjukan. Karena sesungguhnya seni bukan hanya tontonan, tetapi juga menjadi media pewarisan nilai budaya, identitas masyarakat, dan cara pandang hidup orang Tegal,” katanya.
Pementasan Seminggah Sing Adoh tidak hanya menyuguhkan kisah kehidupan nelayan dengan dialog khas pesisir Tegal yang hangat, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang syukur, persatuan, penghormatan terhadap warisan leluhur, serta harapan agar segala mara bahaya dapat menjauh dari kehidupan masyarakat.(* S. Bimantoro )
