KOTA TEGAL, DN-II GOR Tegal Selatan menjadi pusat perhatian insan olahraga Jawa Tengah pada Sabtu (4/7/2026). Sebanyak 826 atlet karate dari berbagai daerah berkumpul untuk berkompetisi dalam ajang Amazing Tegal Cup Jateng Open Karate Championship 2026. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi panggung adu prestasi, tetapi juga sarana strategis dalam menjaring bibit-bibit atlet karate masa depan.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, secara resmi membuka kejuaraan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam bagi seluruh pihak, terutama para orang tua yang telah mendampingi putra-putrinya untuk berkompetisi di Kota Tegal.
“Jumlah 826 peserta ini membuktikan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga karate. Terima kasih kepada para orang tua yang telah mendoakan, mendukung, dan mengantarkan anak-anaknya untuk bertanding di sini,” ujar Dedy Yon.
Promosikan Wisata dan Kuliner
Selain menyoroti sisi kompetisi, Wali Kota Tegal memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan potensi daerah. Ia mengajak seluruh peserta, pelatih, serta pendamping dari luar daerah untuk menikmati kekayaan kuliner dan destinasi wisata khas Kota Tegal.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Bagi peserta luar kota, silakan menikmati kuliner khas kami dan mengunjungi berbagai destinasi wisata menarik yang ada di Kota Tegal selama berada di sini,” tambahnya.
Pesan Sportivitas dan Keberlanjutan
Dedy Yon menekankan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan. Ia berpesan agar setiap karateka mengedepankan nilai-nilai kejujuran dan fair play. Menurutnya, ajang ini adalah momentum penting untuk mempererat persaudaraan di antara sesama atlet.
“Mari jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk menjunjung tinggi sportivitas dan mempererat tali persaudaraan,” tegas Wali Kota. Ia pun memastikan komitmen Pemerintah Kota Tegal untuk terus mendukung kegiatan olahraga yang bersifat pembinaan, bahkan berencana menjadikan ajang ini sebagai agenda tahunan yang rutin digelar.
Apresiasi dari Panitia
Ketua Panitia Amazing Tegal Cup Jateng Open Karate Championship 2026, Adi Jefri Hermanto, menyambut baik komitmen tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Tegal yang dinilainya sangat suportif dalam menyukseskan gelaran ini.
“Dukungan Pemerintah Kota Tegal sangat berperan penting bagi terselenggaranya kejuaraan ini. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut ke depannya sebagai sarana krusial dalam pembibitan atlet karate berbakat yang nantinya siap berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Adi.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memajukan kualitas olahraga karate, tidak hanya di tingkat Kota Tegal tetapi juga berkontribusi bagi kemajuan prestasi atlet di Jawa Tengah secara keseluruhan.
(Penulis: S. Bimantoro)
Tegal, DN-II Semangat pengabdian Polri untuk masyarakat diwujudkan secara nyata oleh Polsek Jatinegara, Polres Tegal. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polsek Jatinegara meresmikan Pangkalan Ojek Presisi yang dirangkai dengan kegiatan tasyakuran di Mapolsek Jatinegara, Rabu (1/7/2026).
Peresmian fasilitas ini menjadi simbol kedekatan institusi kepolisian dengan warga sekaligus upaya memperkuat kemitraan strategis di wilayah Kecamatan Jatinegara.
Kegiatan khidmat ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, di antaranya Camat Jatinegara M. Sugeng, S.Pd., Danramil 12/Jatinegara Letda Sartimin Eko P., Kepala Puskesmas Jatinegara dr. Eko Cahyadi, tokoh agama, tokoh masyarakat, purnawirawan Polri, Bhayangkari, serta insan pers.
Simbol Kedekatan Polri dan Masyarakat
Kapolsek Jatinegara, IPTU Marsono, menyampaikan bahwa Pangkalan Ojek Presisi hadir sebagai wujud kepedulian Polri guna memberikan fasilitas yang bermanfaat bagi para pengemudi ojek. Lebih dari sekadar bangunan fisik, pangkalan ini diharapkan menjadi ruang interaksi yang mempererat hubungan antara aparat dan warga.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Pangkalan Ojek Presisi ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Harapan kami, fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan menjadi simbol soliditas Polri dengan warga. Hal ini sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat,” ujar IPTU Marsono.
Selain peresmian, acara tersebut diisi dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur. Momen ini juga menjadi ajang apresiasi bagi tiga personel Polsek Jatinegara AIPDA Supriyono, AIPDA A. Syarifudin, dan AIPDA Bima Apri yang baru saja mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.
Sinergi Jelang Agenda Daerah
Camat Jatinegara, M. Sugeng, S.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi Polsek Jatinegara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Terima kasih atas dedikasi Polsek Jatinegara yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah. Sinergi ini harus terus kita perkuat, terlebih kita akan menghadapi agenda besar, yakni Pilkades Serentak Tahun 2027,” tegasnya.
Senada dengan Camat, tokoh masyarakat setempat, Bambang Romdhon Irawanto, mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan Polri yang semakin humanis. “Kami merasakan kehadiran Polri yang semakin dekat. Semoga Polri terus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
Peresmian Pangkalan Ojek Presisi ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Jatinegara dalam mendukung pembangunan wilayah melalui kolaborasi lintas sektoral. Dengan momentum Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Polsek Jatinegara bertekad untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Tegal.
Reporter: S. Bimantoro
KOTA TEGAL, DN-II Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tegal Kota menegaskan kembali komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan solutif. Peringatan ini menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, saat memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres Tegal Kota, Rabu (1/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah yang menekankan bahwa delapan dekade pengabdian Polri harus dimaknai dengan pelayanan yang berorientasi pada rasa aman, keadilan, dan kemanfaatan nyata.
“Kehadiran Polri harus dirasakan manfaatnya melalui pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis. Kita memakai seragam ini bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani,” ujar Kapolres saat membacakan amanat.
Transformasi dan Kepercayaan Publik
Kapolda Jawa Tengah dalam amanatnya juga menyoroti tantangan zaman di era disrupsi teknologi. Mengingat pola ancaman keamanan yang kian kompleks, anggota Polri dituntut untuk semakin adaptif dan cakap dalam memanfaatkan teknologi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Lebih lanjut, kepercayaan masyarakat disebut sebagai indikator keberhasilan utama Polri. “Semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat, semakin kuat pula kepercayaan publik kepada kita. Jangan pernah lelah berbuat baik dan jangan pernah mengkhianati kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Apresiasi untuk Personel Berdedikasi
Sebagai perwujudan nyata dari semangat pengabdian tersebut, Kapolres Tegal Kota memberikan penghargaan kepada tiga personel Bhabinkamtibmas yang dinilai berhasil memberikan dampak positif di wilayah binaannya:
Aiptu Casmudin (Polsek Tegal Selatan): Berhasil menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kelurahan Debong Tengah melalui pendekatan humanis di bidang kemasyarakatan, keagamaan, dan pendidikan.
Aipda Yuda Firmansyah (Polsek Tegal Barat): Diapresiasi atas empati dan kepeduliannya dalam memberikan pertolongan kepada warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kelurahan Tegalsari, mulai dari pemberian bantuan makanan hingga pendampingan perawatan di rumah sakit.
Aiptu Agus Bekti (Polsek Tegal Timur): Diberikan penghargaan atas dedikasinya dalam membina Kelompok Wanita Tani di Kelurahan Kejambon guna mendukung program ketahanan pangan serta pemberdayaan masyarakat.
Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas inisiatif personel dalam mengimplementasikan nilai-nilai Polri di lapangan.
“Makna Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah pengingat bagi kami semua bahwa kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman, rasa peduli, dan solusi nyata bagi setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” pungkasnya.
(S. Bimantoro)
Tegal, DN-II Semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Trabas Hari Bhayangkara Ke-80 yang diselenggarakan Polres Tegal di Lapangan Aspol Kalibliruk, Slawi, Kabupaten Tegal, Minggu (28/6/2026).
Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, kegiatan ini diikuti lebih dari seribu pecinta trabas dari Kabupaten Tegal maupun berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah serta daerah sekitarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Drs. Amir Mahmud, S.E., M.Si., jajaran Forkopimda Kabupaten Tegal, para kepala OPD, unsur TNI, Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman, Dansatradar 403 Tegal Letkol Lek Indra Febrian Nugraha, Kasdim 0712/Tegal Mayor Cpm Abdul Khamim, perwakilan Brigif 4/Dewa Ratna, serta komunitas otomotif dari berbagai daerah.
Ribuan peserta mulai memadati lokasi sejak pagi hari untuk mengikuti pelepasan trabas yang mengambil rute dari Lapangan Aspol Kalibliruk menuju wilayah Kecamatan Jatinegara dan kembali finis di lokasi semula. Jalur yang disiapkan panitia menyuguhkan lintasan khas pedesaan, perkebunan, dan perbukitan yang menantang sekaligus memperkenalkan keindahan alam Kabupaten Tegal kepada para peserta.


Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selain menjadi ajang olahraga otomotif, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Sebagai wujud kepedulian sosial dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Tegal menyerahkan santunan kepada anak yatim, menyalurkan bantuan sosial berupa beras dan bantuan air bersih kepada warga Hunian Sementara (Huntara) Padasari, serta menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan bahwa kegiatan trabas merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang bertujuan memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat serta membangun sinergi bersama seluruh elemen bangsa.
“Hari ini kita melaksanakan Trabas Hari Bhayangkara Ke-80 bersama Forkopimda dan ribuan peserta dari berbagai daerah. Kegiatan ini bukan sekadar olahraga otomotif, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan tema Hari Bhayangkara Ke-80, yaitu Polri untuk Masyarakat,” ujar AKBP Bayu Prasatyo.
Kapolres menambahkan, rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara tahun ini juga diisi dengan berbagai aksi sosial sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Kami ingin momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, bantuan kemanusiaan, dan berbagai program yang semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” tambahnya.
Untuk menambah semarak acara, panitia menyediakan berbagai hadiah doorprize menarik, di antaranya dua unit sepeda motor trail KLX, satu unit sepeda motor matic, sepeda listrik, televisi, serta berbagai perangkat elektronik lainnya. Menariknya, kegiatan trabas ini tidak dipungut biaya pendaftaran. Peserta hanya membeli kaos resmi kegiatan senilai Rp50.000 untuk mengikuti seluruh rangkaian acara.
Melalui kegiatan ini, Polres Tegal berharap semangat Hari Bhayangkara Ke-80 semakin memperkokoh sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, komunitas otomotif, dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan Kabupaten Tegal yang aman, nyaman, dan kondusif. ( S. Bimantoro )
TEGAL, DN-II Aksi sigap ditunjukkan oleh warga Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal, pada Sabtu (27/6/2026). Masyarakat secara kolektif melakukan penggerebekan terhadap sebuah bangunan yang diduga menjadi lokasi peredaran obat terlarang berkedok toko pulsa di Jalan Yos Sudarso, RT 4 RW 10, Kelurahan Tegalsari, tepatnya di area bawah jembatan.
Temuan Ribuan Obat Daftar G
Dalam penggerebekan tersebut, warga menemukan barang bukti berupa ribuan butir pil berwarna kuning yang diduga keras merupakan obat jenis trihexyphenidyl. Obat ini termasuk dalam daftar obat keras (daftar G) yang penyalahgunaannya sangat dilarang tanpa resep dokter.
Menurut keterangan narasumber di lapangan, pelaku menjalankan aksinya dengan modus operandi yang terorganisir, yakni menyamarkan kegiatan ilegal dengan membuka konter pulsa guna mengelabui warga sekitar dan aparat penegak hukum.
Ancaman Hukum dan Pelanggaran UU Kesehatan
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Tindakan peredaran obat daftar G tanpa izin edar dan bukan oleh tenaga kefarmasian yang berwenang merupakan tindak pidana serius. Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pelaku dapat dijerat dengan sanksi pidana berat.


Setiap orang yang memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat/kemanfaatan, dan mutu, dapat dipidana sesuai dengan ketentuan dalam undang-undang tersebut. Selain itu, praktik ini juga melanggar ketentuan mengenai kualifikasi tenaga kesehatan dan kewenangan praktik kefarmasian.
Respon Masyarakat Terhadap Titik Rawan
Berdasarkan data yang dihimpun dari komunitas lokal, seperti Tegal Hari Ini dan dinaskegelapan_tegal, masyarakat telah lama memantau sejumlah titik yang diduga menjadi episentrum peredaran obat terlarang di Kota Tegal, di antaranya:
Area bawah jembatan Jalan Yos Sudarso (lokasi penggerebekan).
Sisi timur jembatan sekitar Hotel Bahari Inn.
Simpang lampu merah Tegalwangi (sebelah timur pendopo).
Area sisi selatan terowongan rel Kalinyamat yang mengarah ke persawahan.
Komitmen Pemberantasan Penyakit Masyarakat
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Aksi penggerebekan ini menjadi bukti nyata kepedulian warga dalam memerangi penyakit masyarakat (pekat) yang dinilai telah merusak generasi muda di lingkungan mereka. Warga setempat menyatakan komitmennya untuk terus mengawasi wilayah tersebut dan mendukung penuh aparat kepolisian dalam menindak tegas pelaku peredaran obat-obatan terlarang.
Warga berharap pihak berwenang, dalam hal ini Kepolisian Resor Tegal Kota, dapat segera melakukan pendalaman hukum terhadap temuan barang bukti tersebut. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan ketertiban lingkungan serta melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan zat berbahaya.
Catatan: Laporan ini disusun berdasarkan kronologi tindakan warga di lapangan. Pihak berwenang diharapkan melakukan uji laboratorium atas temuan pil tersebut dan menindaklanjuti proses penyidikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Tim Red
Kota Tegal, DN-II Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai olahraga bersama yang digelar Polres Tegal Kota dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang melibatkan seluruh personel, ASN, Bhayangkari, dan keluarga besar Polres Tegal Kota tersebut berlangsung meriah di Mapolres Tegal Kota.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, olahraga bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sarana mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polres Tegal Kota.
“Hari ini Polres Tegal Kota melaksanakan olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan diawali dengan jalan santai bersama seluruh personel dan keluarga besar Bhayangkari, kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan antarsatuan fungsi,” ujar AKBP Heru Antariksa
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan semacam ini menjadi modal penting dalam memperkuat kekompakan internal, sehingga berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat soliditas dan kebersamaan antaranggota. Dengan soliditas yang kuat, diharapkan seluruh personel dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan fun walk yang diikuti ratusan peserta. Keceriaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti senam bersama sebelum berlanjut ke berbagai perlombaan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.
Perlombaan tarik tambang menjadi salah satu agenda yang paling menyita perhatian. Masing-masing tim antarsatuan fungsi saling adu tenaga dan strategi untuk menjadi yang terbaik. Sorak sorai para pendukung yang membawa beragam atribut dan yel-yel menambah semarak jalannya pertandingan.
Tak kalah seru, pertandingan tenis meja juga berlangsung sengit dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Sementara itu, stan UMKM yang dikelola Bhayangkari turut memeriahkan kegiatan dengan menghadirkan beragam produk kuliner dan hasil kreativitas anggota.
Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga menyiapkan beragam doorprize menarik. Hadiah utama yang telah disiapkan panitia pun disambut antusias oleh seluruh peserta dan keluarga besar Polres Tegal Kota yang hadir.
Olahraga bersama ini tak sekadar menjadi ajang menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat ikatan kekeluargaan dan soliditas internal sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ( S. Bimantoro )
Kota Tegal, DN-II Kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui Puncak Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Selasa (23/6/2026).
Puncak Bakti Kesehatan ini menjadi wujud nyata tema “Polri Untuk Masyarakat”, di mana kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis yang dimanfaatkan hampir seribu warga. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR., Wakapolda Jateng Brigjen Pol Dr. Latif Usman, pejabat utama Polda Jateng, Forkopimda Kota Tegal, serta berbagai organisasi profesi kesehatan.
Sebelum acara dimulai, Kapolda Jateng bersama Wamenkes RI meninjau sejumlah stan pelayanan kesehatan dan menyapa masyarakat yang sedang menjalani pemeriksaan. Suasana hangat terlihat ketika keduanya berdialog dengan tenaga kesehatan dan warga yang memanfaatkan layanan gratis.
Beragam layanan kesehatan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari cek kesehatan gratis, skrining dan penyuluhan tuberkulosis, pemeriksaan laboratorium sederhana, pelayanan dokter spesialis, pemeriksaan gigi, fisioterapi, pelayanan ibu hamil, penanganan stunting, donor darah hingga khitan massal.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun Biddokkes Polda Jateng, sebanyak 975 warga mengikuti pengobatan umum dan program cek kesehatan gratis. Selain itu, 139 warga mendapatkan pelayanan spesialis penyakit dalam, 96 pasien menjalani pemeriksaan saraf, 865 warga mendapatkan obat-obatan gratis serta 54 balita memperoleh layanan penanganan stunting.
Tidak hanya layanan kesehatan, Polda Jateng juga menyalurkan 1.128 paket sembako serta memberikan bantuan alat bantu kesehatan berupa kursi roda dan alat bantu berjalan bagi warga yang membutuhkan.
Pada kesempatan tersebut, turut dideklarasikan gerakan Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru serta diluncurkan inovasi TOSS Presisi Berantas TB Paru Kota Tegal sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam percepatan eliminasi tuberkulosis.
Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polri dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Kami atas nama Kementerian Kesehatan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya Polda Jawa Tengah, atas pelaksanaan bakti kesehatan ini. Kehadiran Polri melalui pelayanan kesehatan seperti ini sangat membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, termasuk dalam percepatan eliminasi tuberkulosis dan pencegahan stunting.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan bahwa Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan.
“Semangat Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema ‘Polri Untuk Masyarakat’ kami wujudkan melalui pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Harapan kami, sinergi yang telah terbangun bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat ini dapat terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” ujar Kombes Pol Artanto. ( S. Bimantoro )
KOTA TEGAL, DN-II Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kepedulian sosial, Masyarakat Peduli Sesama (MPS) Indonesia sukses merayakan Milad ke-1 sekaligus menggelar aksi sosial santunan anak yatim pada Minggu (21/06/2026). Bertempat di Cafe HITTA Warmindo, Kota Tegal, kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi organisasi untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkokoh komitmen dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Perayaan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tegal, Dinas Sosial Kota Tegal, akademisi dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), hingga para pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan komunitas sosial dari berbagai daerah.
Rangkaian Aksi Nyata untuk Masyarakat
Acara dibuka dengan doa bersama, disusul dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud syukur atas perjalanan satu tahun pengabdian MPS Indonesia. Selain aksi sosial tersebut, kegiatan ini juga diramaikan dengan:
Bazar UMKM: Memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Bakti Sosial Terapi Kesehatan: Layanan konsultasi dan terapi gratis oleh mitra terapis MPS Indonesia yang disambut antusias oleh para pengunjung.
Pengukuhan Struktur Organisasi: Peresmian Gerakan Wanita MPSI (GAWAPSI) dan Gerakan Muda MPSI (GEMAPSI) sebagai motor penggerak kegiatan sosial dan pemberdayaan generasi muda.
Launching Website Resmi: Langkah strategis digitalisasi organisasi untuk mempermudah akses informasi bagi masyarakat luas.
Apresiasi Pemerintah terhadap Eksistensi MPS Indonesia
Perwakilan Kesbangpol Kota Tegal, Muhammad Bahtiar Rivai, S.E., memberikan apresiasi tinggi atas capaian organisasi yang tergolong masih muda namun telah menunjukkan dampak nyata.
“Kami melihat perkembangan MPS Indonesia sangat luar biasa. Dalam usia satu tahun, organisasi ini telah mampu menunjukkan eksistensinya melalui berbagai kegiatan sosial, santunan, hingga pemberdayaan masyarakat. Ini adalah pencapaian yang patut diapresiasi, karena tidak semua organisasi mampu bergerak cepat dan memberikan manfaat nyata dalam waktu sesingkat ini,” ungkap Bahtiar dalam sambutannya.
Ia berharap MPS Indonesia terus menjaga profesionalisme dan semangat kebersamaan agar dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sosial kemasyarakatan.
Sinergi untuk Negeri: Satu Tahun Mengabdi, Sejuta Manfaat
Ketua Umum MPS Indonesia, Indra Setiawan, S.T., menyampaikan rasa syukur atas dukungan luar biasa dari berbagai pihak yang telah menyukseskan perjalanan organisasi selama setahun terakhir.
“Alhamdulillah, perjalanan satu tahun ini memberikan banyak pengalaman berharga. Kami berterima kasih kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan rezekinya untuk membantu adik-adik yatim. Semoga Allah SWT membalas kebaikan tersebut dengan keberkahan yang berlipat ganda,” ujar Indra.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menyinggung motto organisasi, “Sinergi dalam Kepedulian, Bergerak untuk Kemanusiaan,” Indra menegaskan target ekspansi organisasi ke depan. Ia optimistis bahwa dengan dukungan lintas elemen masyarakat, MPS Indonesia akan memperluas jaringan kepengurusan ke berbagai provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
“Ke depan, kami ingin membangun gerakan sosial yang lebih kuat dan profesional. Dengan semangat ‘Satu Tahun Mengabdi, Sejuta Manfaat untuk Negeri’, kami yakin MPS Indonesia akan semakin besar dan dirasakan manfaatnya oleh bangsa ini,” pungkasnya.
Dukungan Para Mitra dan Sponsor
Kesuksesan Milad ke-1 ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, di antaranya:
Support System: Ka’bah Tour Tegal.
Sponsorship: Kospin Jasa, Larieska, CV HANAMAS, Rabbani, PT Forsia, serta berbagai mitra, relawan, dan donatur yang telah memberikan dukungan moril maupun materil. Red
TEGAL, DN-II Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melaksanakan kunjungan langsung dan merespons berbagai keluhan yang disampaikan nelayan perikanan tangkap di Kota Tegal dan Kabupaten Brebes saat meninjau kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tegalsari, Kota Tegal, Senin (22/6/2026) siang.
Ahmad Luthfi melakukan dialog bersama nelayan, sejumlah persoalan disampaikan, mulai dari pendangkalan muara sungai, kendala distribusi solar di SPBUN Karya Mina, hingga keberadaan bangkai kapal yang mengganggu aktivitas pelabuhan.
Menanggapi keluhan tersebut, Ahmad Luthfi meminta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah segera memetakan kebutuhan normalisasi tiga muara sungai yang mengalami pendangkalan, yakni Sungai Kaligung atau Kali Bacin, Kali Kemiri, dan Kali Sibelis.
Selain itu, Gubernur Jawa Tengah juga langsung berkoordinasi dengan Pertamina terkait kendala pengisian bahan bakar bagi nelayan di SPBUN Karya Mina. Menurutnya, persoalan teknis terkait panjang selang dispenser harus segera dicarikan solusi agar nelayan dapat memperoleh layanan yang lebih mudah dan aman.
“Selang dari dispenser SPBUN kurang panjang, tolong dikoordinasikan dengan pengelola agar bisa terakomodir, terutama dari sisi keamanan,” ujar Gubernur Jawa Tengah.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Gubernur juga meminta DKP Jawa Tengah mempercepat penanganan bangkai kapal yang masih berada di kolam pelabuhan. Keberadaan kapal-kapal tersebut dinilai mengurangi kapasitas tampung pelabuhan dan mengganggu aktivitas kapal nelayan.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Tengah, Riswanto, mengapresiasi langkah cepat Gubernur Jawa Tengah dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi nelayan. Menurutnya, berkat dukungan pemerintah provinsi, SPBUN Karya Mina yang sempat berhenti beroperasi selama tiga bulan kini dapat kembali melayani kebutuhan nelayan meskipun masih dalam masa transisi.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Pak Gubernur. Berkat dukungan beliau dan koordinasi dengan pemerintah pusat, SPBUN yang sempat berhenti selama tiga bulan kini bisa kembali beroperasi meskipun masih bersifat transisi,” kata Riswanto.
Riswanto menjelaskan, operasional SPBUN masih menunggu aktivasi sistem Online Single Submission (OSS) dari Kementerian ESDM sebagai syarat penerbitan sertifikat standar. Sementara itu, operasional SPBUN diperbolehkan berjalan berdasarkan rekomendasi pemerintah daerah hingga Oktober 2026.
Ia menambahkan, nelayan juga menyampaikan persoalan pendangkalan di tiga muara sungai yang selama ini menjadi akses keluar masuk kapal. Menurut Riswanto, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan rencana pengembangan kawasan tersebut menjadi pelabuhan nasional hingga internasional pada 2027–2028 setelah proses hibah kepada pemerintah pusat selesai.
Sementara itu, Kepala DKP Provinsi Jawa Tengah, Endi Faiz Effendi, mengatakan pihaknya tengah menangani sedikitnya 18 bangkai kapal yang berada di kolam pelabuhan. Pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp150 juta untuk menarik lima bangkai kapal.
“Tahun ini kami anggarkan sekitar Rp150 juta untuk penarikan lima bangkai kapal. Tiga kapal akan dihancurkan, sedangkan dua kapal lainnya akan dimanfaatkan untuk konservasi di Perairan Karang Jeruk setelah seluruh perizinannya selesai,” ujar Endi Faiz Effendi.
Menurut Endi Faiz Effendi, kapasitas kolam pelabuhan saat ini hanya mampu menampung sekitar 600 kapal, sementara jumlah kapal aktif mencapai sekitar 1.200 unit. Karena itu, pembersihan bangkai kapal menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas dan kelancaran aktivitas pelabuhan.
Ia menargetkan proses penanganan bangkai kapal dapat dilakukan secara bertahap pada tahun ini dan dilanjutkan pada tahun depan hingga seluruh bangkai kapal yang tersisa berhasil ditangani.(* S. Bimantoro )
Tegal, DN-II Tim Esport Polres Tegal kategori pelajar berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Esport Kapolda Cup 2026 yang digelar di Gedung De Tjolomadoe Convention Hall, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Menghadapi sejumlah tim kuat dari berbagai wilayah di Jawa Tengah, tim pelajar Polres Tegal mampu melaju hingga babak delapan besar.
Perjalanan tim pelajar diawali pada babak penyisihan (Round 1) dengan menghadapi tim Polres Purbalingga. Berkat permainan yang solid dan kerja sama tim yang baik, Polres Tegal berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0.
Kemenangan tersebut membawa tim pelajar Polres Tegal melaju ke babak 32 besar (Round 2) untuk menghadapi tim Polres Sragen. Pada pertandingan tersebut, tim Polres Tegal kembali menunjukkan performa terbaik dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 2-0.
Langkah positif berlanjut pada babak 16 besar (Round 3) saat menghadapi tim Polres Salatiga. Tim pelajar Polres Tegal kembali tampil dominan dan sukses meraih kemenangan dengan skor 2-0 sehingga memastikan tiket menuju babak perempat final atau delapan besar.
Di babak delapan besar (Round 4), tim pelajar Polres Tegal harus menghadapi lawan tangguh dari Polrestabes Semarang. Meski telah memberikan perlawanan terbaik, tim Polres Tegal harus mengakui keunggulan lawannya setelah kalah dengan skor 2-0 dan mengakhiri perjuangannya di babak tersebut.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sementara itu, tim Esport Polres Tegal kategori umum juga menunjukkan performa yang membanggakan. Tim umum langsung memulai pertandingan dari babak 32 besar dan berhadapan dengan tim Polresta Pati. Setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit, tim Polres Tegal berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1.
Hasil tersebut mengantarkan tim umum Polres Tegal ke babak 16 besar untuk menghadapi tim Polres Pemalang. Pertandingan berlangsung ketat dan penuh persaingan hingga akhir laga. Namun, tim Polres Tegal harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 2-1 sehingga langkah mereka terhenti pada babak 16 besar.
Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan official yang telah berjuang membawa nama baik Kabupaten Tegal dalam ajang Esport Kapolda Cup 2026.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan official yang telah menunjukkan dedikasi, semangat juang, serta sportivitas selama mengikuti Esport Kapolda Cup 2026. Prestasi yang diraih tim pelajar hingga menembus delapan besar dan perjuangan tim umum hingga babak 16 besar merupakan capaian yang patut dibanggakan serta menjadi bukti bahwa generasi muda Kabupaten Tegal memiliki potensi besar di bidang olahraga elektronik,” ujar Kapolres.
Kapolres menambahkan bahwa esport saat ini telah berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda dalam mengembangkan kemampuan, disiplin, kerja sama tim, serta semangat kompetitif yang positif.

“Melihat tingginya antusiasme peserta dan besarnya potensi yang dimiliki para atlet muda, kami berharap kegiatan Esport Kapolda Cup dapat terus dilaksanakan sebagai agenda tahunan. Selain menjadi wadah pencarian bibit-bibit atlet berbakat, kegiatan ini juga dapat mempererat silaturahmi antarpeserta, menumbuhkan sportivitas, serta menjadi ruang kreativitas yang positif bagi generasi muda,” tambahnya.
Keikutsertaan tim pelajar dan tim umum Polres Tegal dalam Esport Kapolda Cup 2026 menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap pengembangan bakat generasi muda di era digital. Melalui kompetisi yang berlangsung di De Tjolomadoe Convention Hall Karanganyar tersebut, diharapkan lahir atlet-atlet esport berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah maupun bangsa di tingkat yang lebih tinggi. ( S. Bimantoro )
