Beranda » Tegal » Halaman 5

Tegal

Adiwerna, DN-II Kepolisian Resor Tegal melalui Polsek Adiwerna melaksanakan pengamanan kegiatan Upacara Adat Wilujengan Ganti Langse Sri Susuhunan Amangkurat Agung yang berlangsung di Kompleks Makam Amangkurat, Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Minggu (12/7/2026).

Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian prosesi adat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.00 WIB hingga 13.15 WIB tersebut dihadiri oleh Gusti Kanjeng Ratu Dra. Kusmurtiah Pandansari, M.Pd., Gusti Pangeran Haryo dr. Edi Wirabumi, S.H., M.M., Gusti Kanjeng Ratu Ayu Kusindriyah, serta anggota Paguyuban Kawula Surakarta (PAKASO) Wilayah Tegal dengan jumlah peserta sekitar 100 orang. Prosesi diawali dengan pembacaan tahlil yang dilanjutkan dengan tradisi pergantian langse atau kelambu makam sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian budaya.

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Adiwerna AKP Slamet Ibnu Akbar, S.H., M.H. dengan melibatkan 12 personel gabungan dari Polres Tegal dan Polsek Adiwerna. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk melakukan pengamanan area kegiatan, pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan pelayanan kepada para tamu dan masyarakat yang hadir sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan lancar.

Kapolsek Adiwerna AKP Slamet Ibnu Akbar, S.H., M.H. mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kegiatan adat maupun keagamaan merupakan bentuk komitmen untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian upacara adat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan ini juga merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pelestarian nilai-nilai budaya serta tradisi yang menjadi warisan leluhur, sehingga masyarakat dapat melaksanakan kegiatan dengan rasa aman dan nyaman,” ujar AKP Slamet Ibnu Akbar.

Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mengawal berbagai kegiatan masyarakat sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat.

“Polri berkomitmen memberikan pelayanan terbaik pada setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan adat dan budaya. Kehadiran personel kepolisian diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas yang tetap kondusif di Kabupaten Tegal,” ungkap AKBP Bayu Prasetyo.

Berkat sinergi seluruh pihak dan kesiapsiagaan personel pengamanan, Upacara Adat Wilujengan Ganti Langse Sri Susuhunan Amangkurat Agung berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata pelayanan yang humanis sekaligus dukungan terhadap pelestarian budaya sebagai bagian dari kekayaan bangsa. ( S. Bimantoro )

Slawi, DN-II Polres Tegal menunjukkan komitmennya dalam menjaga kondusifitas wilayah dengan mengamankan aksi damai yang digelar oleh Forum Masyarakat Tegal Bersatu (FMTB). Aksi bertajuk Parade Nasional Gerakan Rakyat Pendukung Program Pemerintah ini berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Tegal (Alun-alun Hanggawana Slawi) pada Jumat (10/7/2026).

​Untuk mengawal jalannya aksi yang diikuti oleh sekitar 800 peserta tersebut, Polres Tegal menerjunkan sedikitnya 354 personel. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol M. Iskandarsyah, S.P., S.I.K., M.M., dan Kabagops AKP Suprianto, S.H., M.H.

​Sebelum massa berkumpul, Polres Tegal terlebih dahulu menggelar apel kesiapan. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh personel memahami pola pengamanan, pembagian tugas, serta skenario pelayanan terhadap masyarakat.

​Selama aksi berlangsung, personel disebar di berbagai titik strategis. Mereka melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, mengatur arus lalu lintas, hingga mengawal rombongan peserta aksi agar aktivitas pengguna jalan lain tidak terganggu.

​Melalui pendekatan yang humanis, persuasif, dan profesional, jajaran Polres Tegal berhasil membangun komunikasi yang efektif dengan koordinator lapangan (korlap) maupun massa aksi. Hasilnya, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib tanpa ada gesekan sedikit pun.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Dalam orasinya, massa FMTB menyuarakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta berbagai program prioritas pemerintah lainnya. Aspirasi tersebut kemudian diterima secara resmi oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Tegal dan unsur DPRD Kabupaten Tegal untuk diteruskan ke pemerintah pusat sesuai mekanisme yang berlaku.

​Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, menegaskan bahwa Polri wajib menjamin keamanan setiap kegiatan masyarakat, termasuk hak menyampaikan pendapat di muka umum yang dilindungi undang-undang.

​“Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada seluruh lapisan masyarakat. Kami mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan Presisi sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujar AKBP Bayu Prasatyo.

​Keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Tegal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Tegal.

​Massa aksi membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah situasi dipastikan kembali normal, arus lalu lintas di sekitar Alun-alun Hanggawana Slawi terpantau lancar dan kondusif. (S. Bimantoro)

 

​Kota Tegal, DN-II Ratusan nelayan dan warga Kota Tegal tumpah ruah mengikuti prosesi adat Sedekah Laut di perairan Laut Jawa pada Selasa (7/7/2026). Tradisi tahunan ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil tangkapan laut yang melimpah sekaligus doa keselamatan bagi para pelaut.

​Rangkaian acara sakral ini dipusatkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jongor, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat. Selain itu, sejumlah titik strategis seperti Dermaga Pelindo III Cabang Tegal dan kawasan Kalibancin juga menjadi bagian dari jalur pelaksanaan tradisi.

​Momentum Kelestarian dan Kesejahteraan

​Tradisi diawali dengan prosesi ruwatan di Kompleks TPI Jongor. Agenda ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon, jajaran Forkopimda, pengurus Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT), serta jajaran tokoh masyarakat setempat.

​Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal Dedy Yon mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Sedekah Laut sebagai momentum penting dalam menjaga kelestarian ekosistem laut dan memperkuat sektor perikanan daerah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​”Rasa syukur melalui Sedekah Laut harus diwujudkan dengan menjaga kebersihan laut, memanfaatkan sumber daya secara bijak, dan mendukung perikanan berkelanjutan,” ujar Dedy Yon.

​Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tegal berkomitmen penuh untuk terus mendorong kemajuan sektor kelautan dan perikanan demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat nelayan.

Pengamanan Ketat Prosesi Larung Saji

​Usai prosesi ruwatan selesai, suasana riuh dimulai saat puluhan kapal nelayan bergerak serentak menuju perairan Laut Jawa untuk melaksanakan prosesi inti, yaitu larung saji dan larung ancak.

​Mengingat tingginya antusiasme warga, personel gabungan dari Polres Tegal Kota, TNI, dan unsur kemaritiman disiagakan secara ketat di berbagai titik guna mengawal jalannya pelayaran.

​Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Tegal Kota, Kompol Nurkolis, menjelaskan bahwa penyiagaan ratusan personel ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian tradisi berjalan aman, tertib, tanpa mengurangi kekhidmatan acara.

​”Kami menerjunkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk memberikan pengawalan melekat pada prosesi larung saji di perairan Laut Jawa,” kata Kompol Nurkolis.

​Selain melakukan pengamanan fisik, petugas di lapangan juga aktif memberikan edukasi keselamatan bagi para peserta yang naik ke atas kapal.

​”Kami mengimbau seluruh peserta agar selalu memperhatikan keselamatan (safety) selama mengikuti prosesi larung saji dan bersama-sama menjaga kelancaran kegiatan ini hingga selesai,” pungkasnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Reporter: S. Bimantoro

KOTA TEGAL, DN-II Enam fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal sepakat menerima dan melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tegal Tahun Anggaran 2025 ke tingkat pembahasan alat kelengkapan dewan. Meski demikian, seluruh fraksi memberikan sejumlah catatan kritis sebagai bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Tegal.

Pandangan umum tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Tegal di Ruang Paripurna DPRD Kota Tegal, Senin (6/7/2026), sebagai tanggapan atas penjelasan Wali Kota Tegal mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Secara umum, Fraksi Gerindra, Golkar, PDI Perjuangan, PKB, PKS, dan Amanat Persatuan mengapresiasi Pemerintah Kota Tegal yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Namun, capaian tersebut dinilai belum cukup jika masih terdapat berbagai temuan dan rekomendasi BPK yang harus segera ditindaklanjuti.

“Walaupun opini Wajar Tanpa Pengecualian telah diraih, kami meyakini masih terdapat persoalan administratif maupun temuan hasil pemeriksaan yang perlu diperbaiki, baik dari sisi sistem maupun pengawasan,” tegas Moh. Tarso Supriadin membacakan pandangan umum Fraksi Gerindra dalam pandangan umumnya.

Benang merah yang mengemuka dari seluruh fraksi adalah perlunya peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah. Fraksi-fraksi meminta pemerintah tidak hanya mempertahankan opini WTP, tetapi juga memastikan pengelolaan anggaran semakin efektif, transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Berbagai catatan turut disampaikan, mulai dari optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), percepatan realisasi belanja agar tidak menumpuk pada akhir tahun anggaran, penyelesaian seluruh temuan BPK, penguatan sistem pengendalian internal, hingga peningkatan pengamanan aset daerah yang masih menjadi perhatian auditor.

Fraksi Amanat Persatuan, misalnya, menyoroti belum optimalnya realisasi PAD yang mencapai sekitar 97 persen dari target, keterlambatan pelaksanaan belanja, adanya rangkap jabatan di lingkungan pemerintah daerah, serta meminta seluruh rekomendasi BPK ditindaklanjuti secara tuntas dan dilaporkan secara berkala kepada DPRD.

Sementara itu, Fraksi Golkar yang disampaikan oleh Enny Yuningsih yang meminta Pemerintah memberikan penjelasan konkret terkait penyelesaian berbagai temuan BPK, terutama di bidang aset dan belanja daerah. Golkar juga mendorong adanya mekanisme sanksi yang lebih tegas terhadap pejabat yang lalai sehingga temuan serupa tidak terus berulang.

Fraksi PDI Perjuangan, dalam pandangan umum yang dibacakan Ardy Arafiq menilai raihan WTP belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan sistem perencanaan dan konsistensi belanja daerah. Fraksi ini juga meminta adanya langkah teknis yang lebih terukur untuk memperbaiki tata kelola keuangan, termasuk penyelesaian ribuan aset tanah yang belum bersertifikat.

Sementara Fraksi PKB menyoroti masih adanya Pendapatan Asli Daerah yang belum memenuhi target serta besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA), yang dinilai menjadi indikasi masih adanya program atau kegiatan yang belum terlaksana secara optimal.

Adapun Fraksi PKS mempertanyakan rendahnya realisasi belanja modal, efektivitas pembangunan sumber daya manusia, penurunan insentif fiskal dari pemerintah pusat, hingga meminta evaluasi terhadap kebijakan perizinan usaha hiburan agar tetap memperhatikan norma sosial dan kearifan lokal.

“Kami berharap pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif berjalan konstruktif demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik untuk kesejahteraan masyarakat Kota Tegal,” ujar Moh. Ilyas saat membacakan pandangan umum Fraksi Amanat Persatuan dalam pandangan umumnya. (S. Bimantoro )

​KOTA TEGAL, DN-II GOR Tegal Selatan menjadi pusat perhatian insan olahraga Jawa Tengah pada Sabtu (4/7/2026). Sebanyak 826 atlet karate dari berbagai daerah berkumpul untuk berkompetisi dalam ajang Amazing Tegal Cup Jateng Open Karate Championship 2026. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi panggung adu prestasi, tetapi juga sarana strategis dalam menjaring bibit-bibit atlet karate masa depan.

​Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, secara resmi membuka kejuaraan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam bagi seluruh pihak, terutama para orang tua yang telah mendampingi putra-putrinya untuk berkompetisi di Kota Tegal.

​“Jumlah 826 peserta ini membuktikan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga karate. Terima kasih kepada para orang tua yang telah mendoakan, mendukung, dan mengantarkan anak-anaknya untuk bertanding di sini,” ujar Dedy Yon.

Promosikan Wisata dan Kuliner

Selain menyoroti sisi kompetisi, Wali Kota Tegal memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan potensi daerah. Ia mengajak seluruh peserta, pelatih, serta pendamping dari luar daerah untuk menikmati kekayaan kuliner dan destinasi wisata khas Kota Tegal.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​“Bagi peserta luar kota, silakan menikmati kuliner khas kami dan mengunjungi berbagai destinasi wisata menarik yang ada di Kota Tegal selama berada di sini,” tambahnya.

Pesan Sportivitas dan Keberlanjutan

Dedy Yon menekankan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan. Ia berpesan agar setiap karateka mengedepankan nilai-nilai kejujuran dan fair play. Menurutnya, ajang ini adalah momentum penting untuk mempererat persaudaraan di antara sesama atlet.

​“Mari jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk menjunjung tinggi sportivitas dan mempererat tali persaudaraan,” tegas Wali Kota. Ia pun memastikan komitmen Pemerintah Kota Tegal untuk terus mendukung kegiatan olahraga yang bersifat pembinaan, bahkan berencana menjadikan ajang ini sebagai agenda tahunan yang rutin digelar.

Apresiasi dari Panitia

Ketua Panitia Amazing Tegal Cup Jateng Open Karate Championship 2026, Adi Jefri Hermanto, menyambut baik komitmen tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Tegal yang dinilainya sangat suportif dalam menyukseskan gelaran ini.

​“Dukungan Pemerintah Kota Tegal sangat berperan penting bagi terselenggaranya kejuaraan ini. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut ke depannya sebagai sarana krusial dalam pembibitan atlet karate berbakat yang nantinya siap berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Adi.

​Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memajukan kualitas olahraga karate, tidak hanya di tingkat Kota Tegal tetapi juga berkontribusi bagi kemajuan prestasi atlet di Jawa Tengah secara keseluruhan.

​(Penulis: S. Bimantoro)

Tegal, DN-II Semangat pengabdian Polri untuk masyarakat diwujudkan secara nyata oleh Polsek Jatinegara, Polres Tegal. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polsek Jatinegara meresmikan Pangkalan Ojek Presisi yang dirangkai dengan kegiatan tasyakuran di Mapolsek Jatinegara, Rabu (1/7/2026).

Peresmian fasilitas ini menjadi simbol kedekatan institusi kepolisian dengan warga sekaligus upaya memperkuat kemitraan strategis di wilayah Kecamatan Jatinegara.

Kegiatan khidmat ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, di antaranya Camat Jatinegara M. Sugeng, S.Pd., Danramil 12/Jatinegara Letda Sartimin Eko P., Kepala Puskesmas Jatinegara dr. Eko Cahyadi, tokoh agama, tokoh masyarakat, purnawirawan Polri, Bhayangkari, serta insan pers.

Simbol Kedekatan Polri dan Masyarakat

Kapolsek Jatinegara, IPTU Marsono, menyampaikan bahwa Pangkalan Ojek Presisi hadir sebagai wujud kepedulian Polri guna memberikan fasilitas yang bermanfaat bagi para pengemudi ojek. Lebih dari sekadar bangunan fisik, pangkalan ini diharapkan menjadi ruang interaksi yang mempererat hubungan antara aparat dan warga.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Pangkalan Ojek Presisi ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Harapan kami, fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan menjadi simbol soliditas Polri dengan warga. Hal ini sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat,” ujar IPTU Marsono.

Selain peresmian, acara tersebut diisi dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur. Momen ini juga menjadi ajang apresiasi bagi tiga personel Polsek Jatinegara AIPDA Supriyono, AIPDA A. Syarifudin, dan AIPDA Bima Apri yang baru saja mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

Sinergi Jelang Agenda Daerah

Camat Jatinegara, M. Sugeng, S.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi Polsek Jatinegara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Terima kasih atas dedikasi Polsek Jatinegara yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah. Sinergi ini harus terus kita perkuat, terlebih kita akan menghadapi agenda besar, yakni Pilkades Serentak Tahun 2027,” tegasnya.

Senada dengan Camat, tokoh masyarakat setempat, Bambang Romdhon Irawanto, mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan Polri yang semakin humanis. “Kami merasakan kehadiran Polri yang semakin dekat. Semoga Polri terus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Peresmian Pangkalan Ojek Presisi ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Jatinegara dalam mendukung pembangunan wilayah melalui kolaborasi lintas sektoral. Dengan momentum Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Polsek Jatinegara bertekad untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Tegal.

Reporter: S. Bimantoro

KOTA TEGAL, DN-II Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tegal Kota menegaskan kembali komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan solutif. Peringatan ini menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, saat memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres Tegal Kota, Rabu (1/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah yang menekankan bahwa delapan dekade pengabdian Polri harus dimaknai dengan pelayanan yang berorientasi pada rasa aman, keadilan, dan kemanfaatan nyata.

“Kehadiran Polri harus dirasakan manfaatnya melalui pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis. Kita memakai seragam ini bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani,” ujar Kapolres saat membacakan amanat.

Transformasi dan Kepercayaan Publik

Kapolda Jawa Tengah dalam amanatnya juga menyoroti tantangan zaman di era disrupsi teknologi. Mengingat pola ancaman keamanan yang kian kompleks, anggota Polri dituntut untuk semakin adaptif dan cakap dalam memanfaatkan teknologi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, kepercayaan masyarakat disebut sebagai indikator keberhasilan utama Polri. “Semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat, semakin kuat pula kepercayaan publik kepada kita. Jangan pernah lelah berbuat baik dan jangan pernah mengkhianati kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Apresiasi untuk Personel Berdedikasi

Sebagai perwujudan nyata dari semangat pengabdian tersebut, Kapolres Tegal Kota memberikan penghargaan kepada tiga personel Bhabinkamtibmas yang dinilai berhasil memberikan dampak positif di wilayah binaannya:

Aiptu Casmudin (Polsek Tegal Selatan): Berhasil menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kelurahan Debong Tengah melalui pendekatan humanis di bidang kemasyarakatan, keagamaan, dan pendidikan.

Aipda Yuda Firmansyah (Polsek Tegal Barat): Diapresiasi atas empati dan kepeduliannya dalam memberikan pertolongan kepada warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kelurahan Tegalsari, mulai dari pemberian bantuan makanan hingga pendampingan perawatan di rumah sakit.

Aiptu Agus Bekti (Polsek Tegal Timur): Diberikan penghargaan atas dedikasinya dalam membina Kelompok Wanita Tani di Kelurahan Kejambon guna mendukung program ketahanan pangan serta pemberdayaan masyarakat.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas inisiatif personel dalam mengimplementasikan nilai-nilai Polri di lapangan.

“Makna Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah pengingat bagi kami semua bahwa kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman, rasa peduli, dan solusi nyata bagi setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” pungkasnya.

(S. Bimantoro)

Tegal, DN-II Semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Trabas Hari Bhayangkara Ke-80 yang diselenggarakan Polres Tegal di Lapangan Aspol Kalibliruk, Slawi, Kabupaten Tegal, Minggu (28/6/2026).

Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, kegiatan ini diikuti lebih dari seribu pecinta trabas dari Kabupaten Tegal maupun berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah serta daerah sekitarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Drs. Amir Mahmud, S.E., M.Si., jajaran Forkopimda Kabupaten Tegal, para kepala OPD, unsur TNI, Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman, Dansatradar 403 Tegal Letkol Lek Indra Febrian Nugraha, Kasdim 0712/Tegal Mayor Cpm Abdul Khamim, perwakilan Brigif 4/Dewa Ratna, serta komunitas otomotif dari berbagai daerah.

Ribuan peserta mulai memadati lokasi sejak pagi hari untuk mengikuti pelepasan trabas yang mengambil rute dari Lapangan Aspol Kalibliruk menuju wilayah Kecamatan Jatinegara dan kembali finis di lokasi semula. Jalur yang disiapkan panitia menyuguhkan lintasan khas pedesaan, perkebunan, dan perbukitan yang menantang sekaligus memperkenalkan keindahan alam Kabupaten Tegal kepada para peserta.

Ribuan Rider Meriahkan Trabas Hari Bhayangkara Ke-80 Polres Tegal

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain menjadi ajang olahraga otomotif, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Sebagai wujud kepedulian sosial dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Tegal menyerahkan santunan kepada anak yatim, menyalurkan bantuan sosial berupa beras dan bantuan air bersih kepada warga Hunian Sementara (Huntara) Padasari, serta menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan bahwa kegiatan trabas merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang bertujuan memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat serta membangun sinergi bersama seluruh elemen bangsa.

“Hari ini kita melaksanakan Trabas Hari Bhayangkara Ke-80 bersama Forkopimda dan ribuan peserta dari berbagai daerah. Kegiatan ini bukan sekadar olahraga otomotif, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan tema Hari Bhayangkara Ke-80, yaitu Polri untuk Masyarakat,” ujar AKBP Bayu Prasatyo.

Kapolres menambahkan, rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara tahun ini juga diisi dengan berbagai aksi sosial sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Kami ingin momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, bantuan kemanusiaan, dan berbagai program yang semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” tambahnya.

Untuk menambah semarak acara, panitia menyediakan berbagai hadiah doorprize menarik, di antaranya dua unit sepeda motor trail KLX, satu unit sepeda motor matic, sepeda listrik, televisi, serta berbagai perangkat elektronik lainnya. Menariknya, kegiatan trabas ini tidak dipungut biaya pendaftaran. Peserta hanya membeli kaos resmi kegiatan senilai Rp50.000 untuk mengikuti seluruh rangkaian acara.

Melalui kegiatan ini, Polres Tegal berharap semangat Hari Bhayangkara Ke-80 semakin memperkokoh sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, komunitas otomotif, dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan Kabupaten Tegal yang aman, nyaman, dan kondusif. ( S. Bimantoro )

TEGAL, DN-II Aksi sigap ditunjukkan oleh warga Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal, pada Sabtu (27/6/2026). Masyarakat secara kolektif melakukan penggerebekan terhadap sebuah bangunan yang diduga menjadi lokasi peredaran obat terlarang berkedok toko pulsa di Jalan Yos Sudarso, RT 4 RW 10, Kelurahan Tegalsari, tepatnya di area bawah jembatan.

Temuan Ribuan Obat Daftar G

Dalam penggerebekan tersebut, warga menemukan barang bukti berupa ribuan butir pil berwarna kuning yang diduga keras merupakan obat jenis trihexyphenidyl. Obat ini termasuk dalam daftar obat keras (daftar G) yang penyalahgunaannya sangat dilarang tanpa resep dokter.

Menurut keterangan narasumber di lapangan, pelaku menjalankan aksinya dengan modus operandi yang terorganisir, yakni menyamarkan kegiatan ilegal dengan membuka konter pulsa guna mengelabui warga sekitar dan aparat penegak hukum.

Ancaman Hukum dan Pelanggaran UU Kesehatan

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tindakan peredaran obat daftar G tanpa izin edar dan bukan oleh tenaga kefarmasian yang berwenang merupakan tindak pidana serius. Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pelaku dapat dijerat dengan sanksi pidana berat.

Warga Tegalsari Gerebek Toko Pulsa Kedok Penjual Obat Terlarang, Ribuan Pil Daftar G Disita

Setiap orang yang memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat/kemanfaatan, dan mutu, dapat dipidana sesuai dengan ketentuan dalam undang-undang tersebut. Selain itu, praktik ini juga melanggar ketentuan mengenai kualifikasi tenaga kesehatan dan kewenangan praktik kefarmasian.

Respon Masyarakat Terhadap Titik Rawan

Berdasarkan data yang dihimpun dari komunitas lokal, seperti Tegal Hari Ini dan dinaskegelapan_tegal, masyarakat telah lama memantau sejumlah titik yang diduga menjadi episentrum peredaran obat terlarang di Kota Tegal, di antaranya:

Area bawah jembatan Jalan Yos Sudarso (lokasi penggerebekan).

Sisi timur jembatan sekitar Hotel Bahari Inn.

Simpang lampu merah Tegalwangi (sebelah timur pendopo).

Area sisi selatan terowongan rel Kalinyamat yang mengarah ke persawahan.

Komitmen Pemberantasan Penyakit Masyarakat

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Aksi penggerebekan ini menjadi bukti nyata kepedulian warga dalam memerangi penyakit masyarakat (pekat) yang dinilai telah merusak generasi muda di lingkungan mereka. Warga setempat menyatakan komitmennya untuk terus mengawasi wilayah tersebut dan mendukung penuh aparat kepolisian dalam menindak tegas pelaku peredaran obat-obatan terlarang.

Warga berharap pihak berwenang, dalam hal ini Kepolisian Resor Tegal Kota, dapat segera melakukan pendalaman hukum terhadap temuan barang bukti tersebut. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan ketertiban lingkungan serta melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan zat berbahaya.

Catatan: Laporan ini disusun berdasarkan kronologi tindakan warga di lapangan. Pihak berwenang diharapkan melakukan uji laboratorium atas temuan pil tersebut dan menindaklanjuti proses penyidikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Tim Red

Kota Tegal, DN-II Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai olahraga bersama yang digelar Polres Tegal Kota dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang melibatkan seluruh personel, ASN, Bhayangkari, dan keluarga besar Polres Tegal Kota tersebut berlangsung meriah di Mapolres Tegal Kota.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, olahraga bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sarana mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polres Tegal Kota.

“Hari ini Polres Tegal Kota melaksanakan olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan diawali dengan jalan santai bersama seluruh personel dan keluarga besar Bhayangkari, kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan antarsatuan fungsi,” ujar AKBP Heru Antariksa

Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan semacam ini menjadi modal penting dalam memperkuat kekompakan internal, sehingga berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat soliditas dan kebersamaan antaranggota. Dengan soliditas yang kuat, diharapkan seluruh personel dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan fun walk yang diikuti ratusan peserta. Keceriaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti senam bersama sebelum berlanjut ke berbagai perlombaan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Perlombaan tarik tambang menjadi salah satu agenda yang paling menyita perhatian. Masing-masing tim antarsatuan fungsi saling adu tenaga dan strategi untuk menjadi yang terbaik. Sorak sorai para pendukung yang membawa beragam atribut dan yel-yel menambah semarak jalannya pertandingan.

Tak kalah seru, pertandingan tenis meja juga berlangsung sengit dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Sementara itu, stan UMKM yang dikelola Bhayangkari turut memeriahkan kegiatan dengan menghadirkan beragam produk kuliner dan hasil kreativitas anggota.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga menyiapkan beragam doorprize menarik. Hadiah utama yang telah disiapkan panitia pun disambut antusias oleh seluruh peserta dan keluarga besar Polres Tegal Kota yang hadir.

Olahraga bersama ini tak sekadar menjadi ajang menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat ikatan kekeluargaan dan soliditas internal sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ( S. Bimantoro )

You cannot copy content of this page