Kota Tegal, DN-II Kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui Puncak Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Selasa (23/6/2026).
Puncak Bakti Kesehatan ini menjadi wujud nyata tema “Polri Untuk Masyarakat”, di mana kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis yang dimanfaatkan hampir seribu warga. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR., Wakapolda Jateng Brigjen Pol Dr. Latif Usman, pejabat utama Polda Jateng, Forkopimda Kota Tegal, serta berbagai organisasi profesi kesehatan.
Sebelum acara dimulai, Kapolda Jateng bersama Wamenkes RI meninjau sejumlah stan pelayanan kesehatan dan menyapa masyarakat yang sedang menjalani pemeriksaan. Suasana hangat terlihat ketika keduanya berdialog dengan tenaga kesehatan dan warga yang memanfaatkan layanan gratis.
Beragam layanan kesehatan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari cek kesehatan gratis, skrining dan penyuluhan tuberkulosis, pemeriksaan laboratorium sederhana, pelayanan dokter spesialis, pemeriksaan gigi, fisioterapi, pelayanan ibu hamil, penanganan stunting, donor darah hingga khitan massal.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun Biddokkes Polda Jateng, sebanyak 975 warga mengikuti pengobatan umum dan program cek kesehatan gratis. Selain itu, 139 warga mendapatkan pelayanan spesialis penyakit dalam, 96 pasien menjalani pemeriksaan saraf, 865 warga mendapatkan obat-obatan gratis serta 54 balita memperoleh layanan penanganan stunting.
Tidak hanya layanan kesehatan, Polda Jateng juga menyalurkan 1.128 paket sembako serta memberikan bantuan alat bantu kesehatan berupa kursi roda dan alat bantu berjalan bagi warga yang membutuhkan.
Pada kesempatan tersebut, turut dideklarasikan gerakan Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru serta diluncurkan inovasi TOSS Presisi Berantas TB Paru Kota Tegal sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam percepatan eliminasi tuberkulosis.
Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polri dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Kami atas nama Kementerian Kesehatan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya Polda Jawa Tengah, atas pelaksanaan bakti kesehatan ini. Kehadiran Polri melalui pelayanan kesehatan seperti ini sangat membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, termasuk dalam percepatan eliminasi tuberkulosis dan pencegahan stunting.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan bahwa Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan.
“Semangat Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema ‘Polri Untuk Masyarakat’ kami wujudkan melalui pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Harapan kami, sinergi yang telah terbangun bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat ini dapat terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” ujar Kombes Pol Artanto. ( S. Bimantoro )
KOTA TEGAL, DN-II Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kepedulian sosial, Masyarakat Peduli Sesama (MPS) Indonesia sukses merayakan Milad ke-1 sekaligus menggelar aksi sosial santunan anak yatim pada Minggu (21/06/2026). Bertempat di Cafe HITTA Warmindo, Kota Tegal, kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi organisasi untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkokoh komitmen dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Perayaan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tegal, Dinas Sosial Kota Tegal, akademisi dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), hingga para pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan komunitas sosial dari berbagai daerah.
Rangkaian Aksi Nyata untuk Masyarakat
Acara dibuka dengan doa bersama, disusul dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud syukur atas perjalanan satu tahun pengabdian MPS Indonesia. Selain aksi sosial tersebut, kegiatan ini juga diramaikan dengan:
Bazar UMKM: Memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Bakti Sosial Terapi Kesehatan: Layanan konsultasi dan terapi gratis oleh mitra terapis MPS Indonesia yang disambut antusias oleh para pengunjung.
Pengukuhan Struktur Organisasi: Peresmian Gerakan Wanita MPSI (GAWAPSI) dan Gerakan Muda MPSI (GEMAPSI) sebagai motor penggerak kegiatan sosial dan pemberdayaan generasi muda.
Launching Website Resmi: Langkah strategis digitalisasi organisasi untuk mempermudah akses informasi bagi masyarakat luas.
Apresiasi Pemerintah terhadap Eksistensi MPS Indonesia
Perwakilan Kesbangpol Kota Tegal, Muhammad Bahtiar Rivai, S.E., memberikan apresiasi tinggi atas capaian organisasi yang tergolong masih muda namun telah menunjukkan dampak nyata.
“Kami melihat perkembangan MPS Indonesia sangat luar biasa. Dalam usia satu tahun, organisasi ini telah mampu menunjukkan eksistensinya melalui berbagai kegiatan sosial, santunan, hingga pemberdayaan masyarakat. Ini adalah pencapaian yang patut diapresiasi, karena tidak semua organisasi mampu bergerak cepat dan memberikan manfaat nyata dalam waktu sesingkat ini,” ungkap Bahtiar dalam sambutannya.
Ia berharap MPS Indonesia terus menjaga profesionalisme dan semangat kebersamaan agar dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sosial kemasyarakatan.
Sinergi untuk Negeri: Satu Tahun Mengabdi, Sejuta Manfaat
Ketua Umum MPS Indonesia, Indra Setiawan, S.T., menyampaikan rasa syukur atas dukungan luar biasa dari berbagai pihak yang telah menyukseskan perjalanan organisasi selama setahun terakhir.
“Alhamdulillah, perjalanan satu tahun ini memberikan banyak pengalaman berharga. Kami berterima kasih kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan rezekinya untuk membantu adik-adik yatim. Semoga Allah SWT membalas kebaikan tersebut dengan keberkahan yang berlipat ganda,” ujar Indra.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menyinggung motto organisasi, “Sinergi dalam Kepedulian, Bergerak untuk Kemanusiaan,” Indra menegaskan target ekspansi organisasi ke depan. Ia optimistis bahwa dengan dukungan lintas elemen masyarakat, MPS Indonesia akan memperluas jaringan kepengurusan ke berbagai provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
“Ke depan, kami ingin membangun gerakan sosial yang lebih kuat dan profesional. Dengan semangat ‘Satu Tahun Mengabdi, Sejuta Manfaat untuk Negeri’, kami yakin MPS Indonesia akan semakin besar dan dirasakan manfaatnya oleh bangsa ini,” pungkasnya.
Dukungan Para Mitra dan Sponsor
Kesuksesan Milad ke-1 ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, di antaranya:
Support System: Ka’bah Tour Tegal.
Sponsorship: Kospin Jasa, Larieska, CV HANAMAS, Rabbani, PT Forsia, serta berbagai mitra, relawan, dan donatur yang telah memberikan dukungan moril maupun materil. Red
TEGAL, DN-II Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melaksanakan kunjungan langsung dan merespons berbagai keluhan yang disampaikan nelayan perikanan tangkap di Kota Tegal dan Kabupaten Brebes saat meninjau kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tegalsari, Kota Tegal, Senin (22/6/2026) siang.
Ahmad Luthfi melakukan dialog bersama nelayan, sejumlah persoalan disampaikan, mulai dari pendangkalan muara sungai, kendala distribusi solar di SPBUN Karya Mina, hingga keberadaan bangkai kapal yang mengganggu aktivitas pelabuhan.
Menanggapi keluhan tersebut, Ahmad Luthfi meminta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah segera memetakan kebutuhan normalisasi tiga muara sungai yang mengalami pendangkalan, yakni Sungai Kaligung atau Kali Bacin, Kali Kemiri, dan Kali Sibelis.
Selain itu, Gubernur Jawa Tengah juga langsung berkoordinasi dengan Pertamina terkait kendala pengisian bahan bakar bagi nelayan di SPBUN Karya Mina. Menurutnya, persoalan teknis terkait panjang selang dispenser harus segera dicarikan solusi agar nelayan dapat memperoleh layanan yang lebih mudah dan aman.
“Selang dari dispenser SPBUN kurang panjang, tolong dikoordinasikan dengan pengelola agar bisa terakomodir, terutama dari sisi keamanan,” ujar Gubernur Jawa Tengah.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Gubernur juga meminta DKP Jawa Tengah mempercepat penanganan bangkai kapal yang masih berada di kolam pelabuhan. Keberadaan kapal-kapal tersebut dinilai mengurangi kapasitas tampung pelabuhan dan mengganggu aktivitas kapal nelayan.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Tengah, Riswanto, mengapresiasi langkah cepat Gubernur Jawa Tengah dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi nelayan. Menurutnya, berkat dukungan pemerintah provinsi, SPBUN Karya Mina yang sempat berhenti beroperasi selama tiga bulan kini dapat kembali melayani kebutuhan nelayan meskipun masih dalam masa transisi.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Pak Gubernur. Berkat dukungan beliau dan koordinasi dengan pemerintah pusat, SPBUN yang sempat berhenti selama tiga bulan kini bisa kembali beroperasi meskipun masih bersifat transisi,” kata Riswanto.
Riswanto menjelaskan, operasional SPBUN masih menunggu aktivasi sistem Online Single Submission (OSS) dari Kementerian ESDM sebagai syarat penerbitan sertifikat standar. Sementara itu, operasional SPBUN diperbolehkan berjalan berdasarkan rekomendasi pemerintah daerah hingga Oktober 2026.
Ia menambahkan, nelayan juga menyampaikan persoalan pendangkalan di tiga muara sungai yang selama ini menjadi akses keluar masuk kapal. Menurut Riswanto, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan rencana pengembangan kawasan tersebut menjadi pelabuhan nasional hingga internasional pada 2027–2028 setelah proses hibah kepada pemerintah pusat selesai.
Sementara itu, Kepala DKP Provinsi Jawa Tengah, Endi Faiz Effendi, mengatakan pihaknya tengah menangani sedikitnya 18 bangkai kapal yang berada di kolam pelabuhan. Pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp150 juta untuk menarik lima bangkai kapal.
“Tahun ini kami anggarkan sekitar Rp150 juta untuk penarikan lima bangkai kapal. Tiga kapal akan dihancurkan, sedangkan dua kapal lainnya akan dimanfaatkan untuk konservasi di Perairan Karang Jeruk setelah seluruh perizinannya selesai,” ujar Endi Faiz Effendi.
Menurut Endi Faiz Effendi, kapasitas kolam pelabuhan saat ini hanya mampu menampung sekitar 600 kapal, sementara jumlah kapal aktif mencapai sekitar 1.200 unit. Karena itu, pembersihan bangkai kapal menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas dan kelancaran aktivitas pelabuhan.
Ia menargetkan proses penanganan bangkai kapal dapat dilakukan secara bertahap pada tahun ini dan dilanjutkan pada tahun depan hingga seluruh bangkai kapal yang tersisa berhasil ditangani.(* S. Bimantoro )
Tegal, DN-II Tim Esport Polres Tegal kategori pelajar berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Esport Kapolda Cup 2026 yang digelar di Gedung De Tjolomadoe Convention Hall, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Menghadapi sejumlah tim kuat dari berbagai wilayah di Jawa Tengah, tim pelajar Polres Tegal mampu melaju hingga babak delapan besar.
Perjalanan tim pelajar diawali pada babak penyisihan (Round 1) dengan menghadapi tim Polres Purbalingga. Berkat permainan yang solid dan kerja sama tim yang baik, Polres Tegal berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0.
Kemenangan tersebut membawa tim pelajar Polres Tegal melaju ke babak 32 besar (Round 2) untuk menghadapi tim Polres Sragen. Pada pertandingan tersebut, tim Polres Tegal kembali menunjukkan performa terbaik dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 2-0.
Langkah positif berlanjut pada babak 16 besar (Round 3) saat menghadapi tim Polres Salatiga. Tim pelajar Polres Tegal kembali tampil dominan dan sukses meraih kemenangan dengan skor 2-0 sehingga memastikan tiket menuju babak perempat final atau delapan besar.
Di babak delapan besar (Round 4), tim pelajar Polres Tegal harus menghadapi lawan tangguh dari Polrestabes Semarang. Meski telah memberikan perlawanan terbaik, tim Polres Tegal harus mengakui keunggulan lawannya setelah kalah dengan skor 2-0 dan mengakhiri perjuangannya di babak tersebut.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sementara itu, tim Esport Polres Tegal kategori umum juga menunjukkan performa yang membanggakan. Tim umum langsung memulai pertandingan dari babak 32 besar dan berhadapan dengan tim Polresta Pati. Setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit, tim Polres Tegal berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1.
Hasil tersebut mengantarkan tim umum Polres Tegal ke babak 16 besar untuk menghadapi tim Polres Pemalang. Pertandingan berlangsung ketat dan penuh persaingan hingga akhir laga. Namun, tim Polres Tegal harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 2-1 sehingga langkah mereka terhenti pada babak 16 besar.
Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan official yang telah berjuang membawa nama baik Kabupaten Tegal dalam ajang Esport Kapolda Cup 2026.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan official yang telah menunjukkan dedikasi, semangat juang, serta sportivitas selama mengikuti Esport Kapolda Cup 2026. Prestasi yang diraih tim pelajar hingga menembus delapan besar dan perjuangan tim umum hingga babak 16 besar merupakan capaian yang patut dibanggakan serta menjadi bukti bahwa generasi muda Kabupaten Tegal memiliki potensi besar di bidang olahraga elektronik,” ujar Kapolres.
Kapolres menambahkan bahwa esport saat ini telah berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda dalam mengembangkan kemampuan, disiplin, kerja sama tim, serta semangat kompetitif yang positif.

“Melihat tingginya antusiasme peserta dan besarnya potensi yang dimiliki para atlet muda, kami berharap kegiatan Esport Kapolda Cup dapat terus dilaksanakan sebagai agenda tahunan. Selain menjadi wadah pencarian bibit-bibit atlet berbakat, kegiatan ini juga dapat mempererat silaturahmi antarpeserta, menumbuhkan sportivitas, serta menjadi ruang kreativitas yang positif bagi generasi muda,” tambahnya.
Keikutsertaan tim pelajar dan tim umum Polres Tegal dalam Esport Kapolda Cup 2026 menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap pengembangan bakat generasi muda di era digital. Melalui kompetisi yang berlangsung di De Tjolomadoe Convention Hall Karanganyar tersebut, diharapkan lahir atlet-atlet esport berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah maupun bangsa di tingkat yang lebih tinggi. ( S. Bimantoro )
Kota Tegal, DN-II Warga RW 5 Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, mengharapkan adanya keringanan skema pembayaran bagi warga yang ingin melakukan pemasangan sambungan baru air bersih dari PDAM Tirta Bahari Kota Tegal. (21/6/2926).
Harapan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PKK RW 5 Kelurahan Slerok, Ika Irmawati, di sela-sela kegiatan rapat rutin PKK di aula gedung serbaguna, Minggu (21/06/2026).
Ika menjelaskan bahwa saat ini biaya pemasangan sambungan baru mencapai Rp 2,5 juta per Kartu Keluarga (KK). Nominal tersebut dirasa cukup memberatkan warga karena mengharuskan uang muka (DP) sebesar Rp 1,5 juta, sementara sisa Rp 1 juta dicicil sebanyak 10 kali.
”Kami menginginkan adanya keringanan bagi warga. Kami mengusulkan agar uang muka bisa diturunkan menjadi Rp 500.000, dan sisanya dicicil Rp 200.000 sebanyak 10 kali,” ungkap Ika kepada awak media.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kasi Humas PDAM Kota Tegal, Didik, yang hadir dalam acara sosialisasi sambungan pipa jaringan dan sambungan baru tersebut, memberikan penjelasannya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Didik mengakui bahwa kebijakan pemasangan sambungan PDAM Tirta Bahari Kota Tegal untuk tahun 2026 ini memang diprioritaskan dengan sistem pembayaran tunai (cash). Namun, ia memastikan bahwa aspirasi warga RW 5 Kelurahan Slerok akan segera ditindaklanjuti.
”Usulan dari warga RW 5 Kelurahan Slerok ini akan saya sampaikan kepada atasan dan pihak manajemen agar dapat dipertimbangkan lebih lanjut,” ujar Didik.
Selain membahas biaya pemasangan, dalam pertemuan tersebut juga dipaparkan rincian biaya abonemen bulanan untuk penggunaan air sebesar 10 meter kubik. Rinciannya meliputi biaya pemakaian sebesar Rp 45.000, biaya perawatan Rp 8.000, dan biaya sampah Rp 3.000, sehingga total tagihan bulanan warga adalah sebesar Rp 56.000.
Reporter: Teguh
Kota Tegal, DN-II Suasana hangat terasa di dua panti asuhan di Kota Tegal saat Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota Ny Henny Antariksa dan jajaran datang berkunjung.
Kunjungan itu menyasar Panti Asuhan Aisyiyah di Jalan Perintis Kemerdekaan dan Panti Asuhan Welas Asih di Jalan Sumbodro Kota Tegal
Kedatangan rombongan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi membawa interaksi langsung yang cair antara aparat kepolisian, pengurus panti, dan anak-anak yang tinggal di dalamnya.
Tak ada jarak. Kapolres dan rombongan terlihat berbincang santai, menyapa satu per satu anak, hingga mendengarkan cerita sederhana mereka tentang sekolah dan cita-cita. Di sela pertemuan itu, bantuan kebutuhan harian juga diserahkan untuk membantu operasional panti.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari hal paling sederhana: keinginan untuk hadir dan berbagi.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Yang utama itu silaturahmi. Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tapi membawa perhatian dan kasih sayang. Semoga apa yang diberikan hari ini bisa sedikit membantu dan meringankan kebutuhan anak-anak di sini,” ujar Kapolres, Kamis (18/6/2026)
Ia juga menyebut, momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara, sekaligus pengingat bahwa tugas kepolisian tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal kehadiran di tengah masyarakat.
“Harapannya, anak-anak tetap semangat belajar. Jangan pernah berhenti bermimpi. Karena masa depan itu masih panjang dan sangat mungkin diraih,” tambahnya.
Sebagai tambahan, Kapolres Tegal Kota menyampaikan bahwa kepedulian tidak hanya terfokus di panti asuhan, tetapi juga bergerak di wilayah lain. Jajaran Polsek turut turun langsung menyambangi warga kurang mampu hingga lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Melalui sambang rumah ke rumah oleh Kapolsek bersama Bhabinkamtibmas, bantuan disalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan sebagai wujud kehadiran dan kepedulian Polri di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan ini menjadi gambaran bahwa kehadiran polisi tidak selalu dalam situasi formal atau penegakan aturan semata, tetapi juga dalam ruang-ruang kecil kehidupan masyarakat yang sering kali luput dari perhatian. ( S. Bimantoro )
Slawi, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tegal melaksanakan kegiatan anjangsana dengan mengunjungi purnawirawan Polri, warakawuri, anggota Polri yang sedang sakit, serta keluarga besar Polri, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 09.45 WIB tersebut dipimpin oleh Kapolres Tegal bersama Wakapolres Tegal dan jajaran Pejabat Utama Polres Tegal yang terbagi menjadi dua tim untuk mengunjungi beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Tegal.
Tim pertama mengunjungi kediaman Bapak M. Toha selaku purnawirawan Polri di Kelurahan Pakembaran, Kecamatan Slawi, serta kediaman Aiptu Paryo di Kelurahan Pakembaran, Kecamatan Slawi. Sementara itu, tim kedua melaksanakan anjangsana ke rumah Sdr. Faiq, anak yatim piatu dari almarhum Aiptu Teguh Triyanto di Desa Trayeman, Kecamatan Slawi, serta mengunjungi Ibu Eni Wati, warakawuri almarhum Bripka (Purn) Dastari di Desa Adiwerna, Kecamatan Adiwerna.
Kegiatan anjangsana ini merupakan bentuk penghormatan, perhatian, dan kepedulian Polri kepada para purnawirawan, warakawuri, anggota yang sedang sakit, serta keluarga besar Polri yang telah memberikan pengabdian bagi institusi dan masyarakat.
Dalam setiap kunjungan, rombongan menyerahkan tali asih berupa paket sembako, parcel buah, serta bantuan beras sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan keluarga besar Polri. Selain memberikan bantuan sosial, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan membangun hubungan emosional yang semakin kuat antara anggota Polri aktif dengan para purnawirawan serta keluarga besar Polri.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Melalui kegiatan anjangsana Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polres Tegal berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan rasa kekeluargaan terus terjaga sehingga semakin memperkuat soliditas keluarga besar Polri dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. ( S. Bimantoro )
KOTA TEGAL, DN-II Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono didampingi Jajaran dari Dinas Kesehatan Kota Tegal melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Pembinaan dan Pengawasan Obat Ilegal ke sejumlah Apotek yang ada di Kota Tegal untuk memastikan Obat-obatan yang dijual aman dikonsumsi oleh Masyarakat, Kamis (18/6/2026) pagi.
Wali Kota mendatangi Apotek Serasi yang berada di Jalan Mayjend Sutoyo No 28 Tegal, dilanjutkan ke Toko Obat Kuat Sengli Jalan AR Hakim Tegal dan berakhir di Apotek 24 Jam Jalan Sultan Agung Tegal.
“Kita datang bukan berarti kita mencari kesalahan, tetapi kita menunjukkan kepada publik dan masyarakat dan meyakinkan para konsumen agar yakin betul bahwa obat-obatan yang dijual di apotek seluruh Kota Tegal ini aman,” ujar Dedy Yon kepada awak media.
Selain itu, dalam inspeksinya Wali Kota dan jajaran juga turut memeriksa terkait dengan perizinan apotek dan apoteker yang betugas serta memastikan masa kadaluwarsa obat-obatan yang dijual tidak expired.

“Tadi kita lihat waktu kadaluwarsanya ada yang dua tahun, tiga tahun bahkan ada yang lima tahun, kita lihat secara langsung. Tadi melihat yang waktunya pendek itu masih aman satu tahun berikutnya, artinya secara kondisi se-Kota Tegal ini obat-obatan aman,” ujarnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Lebih lanjut untuk obat-obatan yang mengandung bahan narkotika dan psikotropika, Wali Kota Tegal mengimbau kepada apoteker untuk betul-betul diperhatikan, mulai dari pemesanan hingga cara penyimpanan obat tersebut.
Selain itu, untuk obat-obatan kuat, Wali Kota Tegal menyampaikan agar segera mungkin melengkapi perizinannya sehingga obat-obatan yang dijual nantinya melalui legalitas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).(* S. Bimantoro )
Kota Tegal, DN-II Menjelang Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tegal Kota Polda Jawa Tengah menggelar aksi bakti religi dengan menyasar rumah ibadah di Kota Tegal, Rabu (17/6/2026).
Beberapa lokasi menjadi sasaran kegiatan, meliputi Pura Segara Suci di Panggung, Tegal Timur, Mushola Al Masigit di Jalan Cik Ditiro, Kelurahan Bandung, Tegal Selatan, serta Masjid Al-Azhar di Kelurahan Cabawan, Margadana, Kota Tegal.
Sejak pagi, personel Polres Tegal Kota bersama jajaran Polsek dan ASN tampak bergotong royong membersihkan area rumah ibadah. Mereka menyapu halaman, membersihkan sudut-sudut bangunan, hingga merapikan lingkungan sekitar.
Tak hanya tenaga, Polres juga menyerahkan sejumlah alat kebersihan untuk pengurus rumah ibadah agar perawatan lingkungan bisa terus berlanjut.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, kegiatan ini menjadi cara Polri mendekatkan diri dengan masyarakat di luar tugas penegakan hukum.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar kegiatan menjelang Hari Bhayangkara. Kami ingin hadir langsung, bekerja bersama masyarakat, dan memberi manfaat nyata,” kata AKBP Heru Antariksa
Ia menegaskan, keterlibatan personel lintas satuan hingga ASN menunjukkan kerja bersama di internal Polres Tegal Kota juga menyasar kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, tokoh agama Hindu sekaligus Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Tegal, I Gusti Nyoman Mardawa, menyambut baik kegiatan tersebut.
“Kami mengapresiasi kehadiran Polres Tegal Kota. Ini bukan hanya soal bersih-bersih, tapi juga soal kebersamaan dan toleransi,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan terus berlanjut di waktu berikutnya.
Kegiatan berlangsung ringan dan penuh keakraban, dengan aparat kepolisian dan warga bekerja berdampingan membersihkan rumah ibadah masing-masing. ( S. Bimantoro )
KOTA TEGAL, DN-II Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tegal Kota sukses menggelar Turnamen E-Sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) sebagai wadah pembinaan dan pengembangan bakat generasi muda di bidang olahraga elektronik.
Dari rangkaian pertandingan yang berlangsung kompetitif dan penuh semangat, terpilih dua tim terbaik yang akan mewakili Polres Tegal Kota pada ajang Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 tingkat Polda Jawa Tengah.
Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, mengatakan bahwa e-sport saat ini telah menjadi salah satu ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan secara produktif.
“Kami melihat e-sport bukan sekadar permainan, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kerja sama tim, kedisiplinan, dan sportivitas. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang yang positif bagi generasi muda untuk berkembang dan berprestasi,” ujar AKBP Heru Antariksa Cahya, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, keikutsertaan tim terbaik Polres Tegal Kota pada ajang Kapolda Jateng Cup 2026 merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pengembangan potensi anak muda sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya berharap tim yang akan mewakili Polres Tegal Kota pada ajang Kapolda Jateng Cup 2026 dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik Kota Tegal di tingkat Jawa Tengah.
Bagi kami, yang terpenting bukan hanya meraih kemenangan, tetapi juga bagaimana mereka mampu menjadi contoh generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan menyalurkan bakatnya melalui kegiatan yang positif,” tegas Kapolres.
Selain menjadi ajang kompetisi, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 juga merupakan bagian dari tahapan menuju E-Sport Kapolri Cup 2026.
Seluruh peserta yang berlaga merupakan para juara hasil seleksi di tingkat kabupaten/kota yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh jajaran Polres se-Polda Jawa Tengah.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Polres Tegal Kota optimistis para wakilnya mampu menunjukkan performa terbaik dan mengharumkan nama Kota Tegal pada ajang Kapolda Jateng Cup 2026.
Pembinaan atlet muda tersebut turut dilakukan melalui kolaborasi bersama Pengurus Cabang Esports Indonesia (ESI) Kota Tegal dan sejumlah sekolah sebagai upaya mendorong lahirnya talenta-talenta e-sport berprestasi sekaligus membangun iklim kompetisi yang sehat di kalangan generasi muda.( S. Bimantoro )
You cannot copy content of this page
