Tegal, DN-II Personel Polsek Lebaksiu, Polres Tegal, bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran yang menghanguskan kamar dan kantor pengurus Pondok Pesantren As Saifi Pancasila Sakti di Desa Lebakgowah, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Senin (13/7/2026) dini hari. Berkat penanganan cepat bersama petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tegal, kobaran api berhasil dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 00.15 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat berasal dari salah satu kamar pengurus pondok pesantren. Saksi sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya dan menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam ruangan. Namun, kobaran api dengan cepat membesar hingga akhirnya petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tegal berhasil memadamkan api sekitar satu jam kemudian.
Mendapat laporan kejadian, Kapolsek Lebaksiu AKP Eko Darmojo, S.H. bersama personel Polsek Lebaksiu segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, mendata kerugian, serta mengumpulkan barang bukti guna memastikan penyebab kebakaran.
Hasil olah TKP sementara menunjukkan bahwa bangunan semi permanen berukuran 5 x 5 meter mengalami kerusakan akibat kebakaran. Sejumlah barang ikut terbakar, di antaranya enam lemari kayu, dua lemari plastik, meja kayu, buku dan alat tulis, kitab, dua unit laptop, serta satu unit printer. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta, sementara dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari obat nyamuk bakar yang berada di dalam ruangan. Meski demikian, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kapolsek Lebaksiu AKP Eko Darmojo, S.H. mengatakan bahwa kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran.
“Kami telah melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta mendata kerugian akibat peristiwa ini. Dugaan sementara sumber api berasal dari obat nyamuk bakar, namun penyelidikan masih terus dilakukan. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menggunakan sumber api maupun peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama saat malam hari,” ujar AKP Eko Darmojo.
Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Polres Tegal akan terus hadir memberikan pelayanan cepat dalam setiap kejadian yang terjadi di tengah masyarakat.
“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional dan cepat. Selain melakukan penyelidikan, kami juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan seluruh sumber api maupun instalasi listrik dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa,” ungkap AKBP Bayu Prasetyo.
Berkat koordinasi yang baik antara Polri, petugas Pemadam Kebakaran, dan masyarakat, situasi di lokasi dapat segera dikendalikan. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh Polsek Lebaksiu untuk memastikan penyebab kebakaran. ( S. Bimantoro )
BREBES, DN-II Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan terus menggelora dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kadumanis, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Memasuki Selasa (14/07/2026).
Proses pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Kadumanis dengan Desa Citimbang masih terus berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat bersama aparat TNI.
Di tengah padatnya pekerjaan konstruksi, Babinsa Desa Kadumanis Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes, Serda Hasanudin, terus memberikan motivasi kepada seluruh pekerja agar tetap menjaga semangat hingga pembangunan selesai.
“Tetap semangat, pantang kendor biar cepat selesai,” ujar Serda Hasanudin saat menyemangati warga yang sedang bekerja di lokasi pembangunan.
Kalimat sederhana tersebut menjadi penyemangat bagi masyarakat yang sejak pagi telah bergotong royong menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan. Dengan penuh kekompakan, warga bersama anggota TNI bekerja saling membantu, mulai dari menyiapkan material, merapikan area kerja, hingga mendukung pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Menurut Serda Hasanudin, pembangunan Jembatan Garuda bukan hanya tentang mendirikan sebuah infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang nantinya akan dinikmati bersama.
“Kami ingin masyarakat tetap semangat sampai pekerjaan selesai. Kalau semua kompak dan pantang menyerah, insyaallah pembangunan akan selesai tepat waktu dan hasilnya bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Selama proses pembangunan berlangsung, Babinsa tidak hanya bertugas melakukan pengawasan, tetapi juga ikut bekerja bersama masyarakat. Kehadiran aparat TNI di tengah-tengah warga menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat terus terjaga melalui kerja nyata di lapangan.

Sementara itu, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int memberikan apresiasi kepada Babinsa dan seluruh masyarakat yang tetap menunjukkan semangat tinggi dalam menyelesaikan pembangunan Jembatan Garuda.
Menurut Dandim, pembangunan yang dilandasi semangat gotong royong akan menghasilkan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan apabila dikerjakan sendiri-sendiri. Ia menilai antusiasme masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang merupakan contoh nyata bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.
“Saya mengapresiasi dedikasi Babinsa dan seluruh masyarakat yang terus bekerja dengan penuh semangat. Motivasi yang diberikan Babinsa menjadi energi positif bagi warga. Semoga semangat pantang menyerah ini terus dipertahankan hingga pembangunan selesai, sehingga Jembatan Garuda dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.
Jembatan Garuda dibangun sebagai akses penghubung antara Desa Kadumanis dan Desa Citimbang yang selama ini dipisahkan oleh aliran sungai. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Salem.
Semangat yang ditunjukkan masyarakat selama proses pembangunan juga menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu mengatasi berbagai tantangan. Meski pekerjaan membutuhkan tenaga, waktu, dan kesabaran, seluruh elemen tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan harapan bersama.
Melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa Kodim 0713/Brebes, pembangunan Jembatan Garuda terus berjalan sesuai tahapan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi motor penggerak gotong royong dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya sebagaimana diamanatkan dalam tugas pembinaan teritorial.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dengan semangat “Tetap Semangat, Pantang Kendor Biar Cepat Selesai”, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kadumanis diharapkan segera rampung dan menjadi penghubung yang membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang, sekaligus menjadi simbol kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun Kabupaten Brebes yang maju, mandiri, dan sejahtera.Red
BREBES, DN-II Penantian panjang masyarakat Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, akhirnya berbuah kebahagiaan. Setelah melalui proses pembangunan yang melibatkan kerja keras TNI, pemerintah desa, tim teknis, dan masyarakat secara bergotong royong selama beberapa bulan, Jembatan Gantung Garuda yang melintasi Sungai Ciraja kini telah rampung. Pada Selasa (14/07/2026).
Wajah-wajah penuh syukur dan senyum bahagia tampak menghiasi masyarakat yang menyaksikan berdirinya jembatan yang selama ini menjadi impian bersama.
Suasana haru begitu terasa di lokasi pembangunan. Warga yang sejak awal turut menyumbangkan tenaga, pikiran, dan doa kini dapat melihat hasil nyata dari perjuangan tersebut. Secercah senyuman yang terpancar dari wajah mereka menjadi gambaran rasa syukur atas hadirnya jembatan yang akan mempermudah aktivitas sehari-hari serta membuka harapan baru bagi kemajuan desa.
Dengan penuh ketulusan, masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di daerah. Bagi warga, rampungnya Jembatan Gantung Garuda merupakan bukti nyata bahwa negara hadir untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat hingga ke pelosok desa.
Selama bertahun-tahun, Sungai Ciraja menjadi hambatan bagi mobilitas masyarakat, terutama ketika musim hujan menyebabkan debit air meningkat. Kini, keberadaan Jembatan Gantung Garuda memberikan rasa aman dan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Anak-anak dapat menuju sekolah dengan lebih mudah, petani dapat mengangkut hasil panennya dengan lebih cepat, sementara akses menuju pelayanan kesehatan dan pusat perekonomian menjadi semakin lancar.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang bekerja dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.
“Rampungnya Jembatan Gantung Garuda merupakan hasil kerja sama yang luar biasa antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah menunjukkan semangat gotong royong sejak awal hingga akhir pembangunan. Semoga jembatan ini menjadi manfaat besar bagi masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga Desa Bangbayang serta wilayah sekitarnya,” ujar Dandim.
Beliau juga menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Di lokasi pembangunan, Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, tampak turut merasakan kebahagiaan masyarakat. Selama proses pembangunan berlangsung, ia hampir setiap hari mendampingi warga, memberikan motivasi, mengoordinasikan kegiatan gotong royong, serta memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan dengan baik. Baginya, keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari berdirinya sebuah jembatan, tetapi juga dari tumbuhnya semangat persatuan dan kepedulian di tengah masyarakat.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan besar bangsa Indonesia. Berbagai tantangan yang dihadapi selama proses pembangunan mampu dilalui berkat kebersamaan, saling percaya, dan komitmen seluruh pihak untuk mewujudkan cita-cita bersama.
Kini, jembatan yang kokoh berdiri di atas Sungai Ciraja bukan hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat. Kehadirannya diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, serta mempererat hubungan sosial antarwarga.
Bagi masyarakat Desa Bangbayang, Jembatan Gantung Garuda akan selalu dikenang sebagai hasil perjuangan bersama. Setiap tiang yang berdiri, setiap papan yang terpasang, dan setiap kabel yang membentang menjadi saksi atas kerja keras, pengorbanan, dan semangat kebersamaan yang telah diwujudkan dalam sebuah karya yang bermanfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Rampungnya pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi penegas bahwa pembangunan yang dilandasi semangat gotong royong, didukung pemerintah, dan didampingi TNI akan mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Senyum tulus warga Desa Bangbayang menjadi hadiah terindah atas selesainya pembangunan yang selama ini menjadi impian bersama, sekaligus menjadi simbol hadirnya negara untuk mewujudkan Indonesia yang semakin maju, kuat, dan sejahtera. Red
SRAGEN, DN-II Memasuki puncak musim kemarau, kewaspadaan terhadap potensi bencana dan gangguan keamanan lingkungan menjadi perhatian bersama. (14/7/2026).
Untuk memperkuat kesiapsiagaan hingga tingkat desa, Pelda Budi Santoso Batituud Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen menghadiri Rapat Koordinasi (Rakoor) Bayan dan Kepala Lingkungan (Kaling) se-Kecamatan Karangmalang yang membahas langkah antisipatif menghadapi musim kemarau.
Rakoor menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat kewilayahan, serta bayan dan kepala lingkungan dalam mengantisipasi dampak musim kemarau, seperti kebakaran lahan dan permukiman, krisis air bersih, hingga potensi gangguan ketertiban masyarakat.
Pelda Budi Santoso menegaskan bahwa bayan dan kepala lingkungan memiliki peran penting sebagai ujung tombak penyampaian informasi kepada masyarakat. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi lebih awal.
“Musim kemarau menuntut kewaspadaan seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak bayan dan kepala lingkungan aktif mengedukasi warga agar tidak membakar sampah atau lahan sembarangan, menggunakan air secara bijak, serta segera melaporkan apabila muncul potensi kebakaran maupun persoalan lain di wilayah,” tegas Pelda Budi Santoso.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara Babinsa, pemerintah desa, bayan, dan kepala lingkungan merupakan kunci dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi keadaan darurat.
Rakoor berlangsung interaktif dengan membahas berbagai langkah pencegahan yang dapat diterapkan di tingkat desa, termasuk peningkatan patroli lingkungan, penyebaran informasi kepada masyarakat, dan penguatan budaya gotong royong sebagai upaya menghadapi dampak musim kemarau. Red/Ak
Surakarta, DN-II Dalam rangka persiapan pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2026 Wilayah Kodim 0735 Surakarta Komandan Kodim 0735 Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H. meninjau Lokasi TMMD Sengkuyung Tahap III TH 2026 berlokasi di Makam Bergolo Rt 02 dan 06 Rw 06 Kelurahan Serengan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Selasa (14/07/2026)
Komandan Kodim 0735/Surakarta melaksanakan peninjauan lokasi TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2026 di Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta bertujuan untuk memastikan seluruh kesiapan pelaksanaan program sebelum kegiatan resmi dimulai.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim didampingi Danramil 03/Serengan Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., Pasi Ter Kodim 0735/Surakarta, Pasi Ter, Camat Serengan dan Lurah Serengan serta Rombongan meninjau langsung sasaran fisik TMMD sekaligus memberikan arahan kepada personel dan pihak terkait agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan peninjauan ke SMP Negeri 22 Surakarta yang direncanakan menjadi lokasi Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan tempat, mulai dari lokasi upacara, akses masuk, hingga sarana pendukung lainnya agar pelaksanaan pembukaan pada hari pertama dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Program TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Dandim berharap seluruh rangkaian kegiatan, baik pembukaan, pelaksanaan sasaran fisik dan nonfisik, hingga penutupan nantinya dapat berjalan sukses serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Red/Ak
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Brebes, DN-II Dalam rangka mempererat sinergitas dan koordinasi antarinstansi, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Brebes, Muhammad Indra Muda Nasution, S.H., M.H., bersama Kasbrig 4/DR Letkol Inf. Hermawan Setya Budi.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kapolres Brebes pada Selasa (14/7/2026) tersebut dihadiri oleh Kapolres Brebes yang didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Brebes.
Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan membahas upaya memperkuat sinergi dan koordinasi antara Polri, Kejaksaan, dan TNI dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Brebes.
Selain itu, pertemuan juga menjadi ajang bertukar informasi serta memperkuat komitmen bersama dalam mendukung penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Brebes menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi tersebut. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik antarinstansi merupakan kunci dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta mendukung kelancaran pelaksanaan tugas masing-masing.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik kunjungan silaturahmi ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergitas antarinstansi. TNI, Polri, dan Kejaksaan memiliki peran strategis sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Dengan komunikasi yang baik, koordinasi yang solid, serta saling mendukung, kami optimistis dapat menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Brebes tetap aman, kondusif, dan memberikan pelayanan hukum yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar AKBP Lilik Ardhiansyah.
Lebih lanjut, Kapolres berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan koordinasi maupun kolaborasi di lapangan sehingga setiap permasalahan yang muncul dapat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional.
Silaturahmi ini diharapkan semakin mempererat hubungan baik yang telah terjalin antara Polres Brebes, Kejaksaan Negeri Brebes, dan Brigif 4/DR, sehingga sinergi dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
Silaturahmi tersebut diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai wujud kebersamaan serta komitmen untuk terus memperkuat kerja sama demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum yang efektif di wilayah Kabupaten Brebes. Red/Hms
Kota Tegal, DN-II Polres Tegal Kota bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tegal menggelar olahraga bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergitas dan komunikasi antara TNI dan Polri, Selasa pagi (14/7/2026)
Rangkaian olahraga bersama diawali dengan senam, dilanjutkan jalan sehat menuju Alun-Alun Kota Tegal, kemudian ditutup dengan pertandingan ekshibisi bola voli. Kegiatan tersebut diikuti para pejabat utama serta personel Polres Tegal Kota dan Lanal Tegal.
Komandan Lanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman mengatakan, olahraga bersama menjadi salah satu sarana mempererat komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin antara Lanal Tegal dan Polres Tegal Kota.
Menurutnya, hubungan yang solid antara TNI dan Polri perlu terus dipelihara seiring dinamika pelaksanaan tugas yang terus berkembang.
“Sinergitas TNI-Polri harus selalu terjaga. Kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan memperkuat kerja sama antarinstitusi,” ujarnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia menambahkan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan ke depan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal sehingga kolaborasi antarlembaga semakin erat.
Sementara itu, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyampaikan, olahraga bersama merupakan bagian dari upaya menjaga silaturahmi, soliditas, dan sinergitas antara TNI dan Polri.
Menurutnya, hal itu sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia mengenai pentingnya soliditas TNI dan Polri dalam menjaga kedaulatan negara, serta penekanan Kapolri agar kedua institusi terus memperkuat sinergi dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin terus menjaga sinergitas, sehingga pelaksanaan tugas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan dengan baik,”kata AKBP Heru.
Kapolres menegaskan, situasi keamanan dan ketertiban di Kota Tegal hingga saat ini tetap kondusif berkat kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan para pemangku kepentingan.
Untuk menjaga sinergi tersebut, ia berharap olahraga bersama dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai ruang mempererat komunikasi dan koordinasi antara TNI dan Polri di Kota Tegal ,” tuturnya. ( S. Bimantoro )
JAKARYA, DN-II Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali secara resmi membuka Pekan Olahraga TNI Angkatan Laut (PORAL) Tahun 2026 di Lapangan Trisila, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sportivitas, profesionalisme, sekaligus menjaring bibit-bibit atlet terbaik TNI Angkatan Laut yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Piala Panglima TNI Tahun 2026.
Mengusung tema “Melalui Pekan Olahraga TNI Angkatan Laut, Kita Bangun Jiwa Kompetitif, Disiplin dan Integritas Untuk Mewujudkan Prajurit Jalasena Yang Unggul”, PORAL 2026 diikuti oleh kontingen dari seluruh Kotama TNI AL, meliputi Mabesal, Koarmada RI, Kodiklatal, Pushidrosal, Korps Marinir, Kolinlamil, Seskoal, Akademi Angkatan Laut (AAL), dan Puspenerbal. Selama empat hari pelaksanaan, para atlet akan bertanding pada lima cabang olahraga, yaitu sepak bola, bola voli, tenis lapangan, tenis meja, dan bulu tangkis.
Dalam sambutannya, Kasal menegaskan bahwa PORAL bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk menyatukan potensi olahraga TNI AL sekaligus mengukur hasil pembinaan olahraga yang telah dilaksanakan di setiap Kotama dan satuan kerja. Menurut Kasal, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan, bakat, dan prestasi terbaik guna dipersiapkan sebagai atlet TNI AL pada berbagai event olahraga yang lebih tinggi.
Lebih lanjut, Kasal mengingatkan bahwa setiap atlet tidak hanya bertanding untuk meraih gelar juara, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, disiplin, serta mempererat persaudaraan di lingkungan TNI AL. Semangat juang, pantang menyerah, dan profesionalisme yang ditunjukkan selama pertandingan diharapkan menjadi bekal dalam mengharumkan nama TNI Angkatan Laut pada berbagai ajang olahraga tingkat nasional maupun internasional.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Melalui penyelenggaraan PORAL 2026, TNI Angkatan Laut berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama institusi sekaligus memperkokoh soliditas, jiwa korsa, dan kesiapan prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas menjaga kedaulatan laut Nusantara.
Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.
Polsek Banjarharjo Berikan Penyuluhan Bahaya Kenakalan Remaja kepada Peserta MPLS SMAN 1 Banjarharjo
Brebes, DN-II Dalam rangka membentuk karakter pelajar yang disiplin, taat hukum, dan menjauhi perilaku menyimpang, Polsek Banjarharjo melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada siswa-siswi kelas X SMA Negeri 1 Banjarharjo yang tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 1 Banjarharjo tersebut diikuti oleh seluruh peserta MPLS. Hadir sebagai pemateri Aipda Indra Aprianto selaku Kanit Binmas, Aipda Heru Riawan, serta Bripka Sutrisno selaku Bhabinkamtibmas.
Dalam penyampaiannya, Aipda Indra Aprianto memberikan edukasi mengenai bahaya kenakalan remaja, seperti tawuran, bullying, dan penyalahgunaan narkoba. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun ancaman pidana bagi para pelakunya. Untuk memperkuat materi, peserta diajak menyaksikan video edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
Sementara itu, Aipda Heru Riawan menyampaikan materi tentang keselamatan berlalu lintas. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai rambu-rambu lalu lintas, etika berkendara di jalan raya, serta larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Kapolsek Banjarharjo AKP Ahmad Su’udi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada pelajar merupakan langkah preventif kepolisian dalam mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja sekaligus menanamkan kesadaran hukum sejak dini.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Diharapkan melalui kegiatan ini para pelajar mampu menjadi generasi yang berkarakter, menjauhi tawuran, bullying, penyalahgunaan narkoba, serta senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sebagai wujud sinergi antara Polsek Banjarharjo dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif. Red/Hms
Brebes, DN-II Satlantas Polres Brebes terus mengintensifkan upaya preventif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui kegiatan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas). Salah satunya diwujudkan dengan memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada peserta didik baru dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Pada Senin (13/7), Kanit Kamsel Satlantas Polres Brebes melaksanakan sosialisasi di dua sekolah, yakni SMA Negeri 2 Brebes, kemudian dilanjutkan di SMA Negeri 1 Losari, Kabupaten Brebes.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta didik baru diberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, penggunaan helm berstandar SNI, etika berlalu lintas, serta keselamatan berkendara bagi pelajar. Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab sehingga para siswa dapat memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
Kasatlantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi pada masa MPLS menjadi momentum yang tepat untuk membangun kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.
AKP Ahmad Zainurrozaq menyampaikan bahwa pelajar merupakan salah satu kelompok yang perlu mendapatkan edukasi secara berkelanjutan agar memiliki pemahaman yang baik tentang keselamatan berlalu lintas.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“MPLS merupakan momentum yang sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, termasuk disiplin dalam berlalu lintas. Kami berharap para pelajar memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” terangnya Selasa (24/7/2026).
Lebih lanjut, Kasatlantas menegaskan bahwa Satlantas Polres Brebes akan terus memperkuat sinergi dengan sekolah-sekolah melalui kegiatan Dikmas Lantas sebagai langkah preventif dalam menciptakan generasi muda yang sadar hukum, disiplin, dan berbudaya tertib berlalu lintas. 
Melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mendukung terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Brebes.
“Dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm SNI saat berkendara, serta mengutamakan keselamatan daripada kecepatan, mereka dapat melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kami juga mengajak seluruh pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” tutupnya. Red/Hms
