Minim Transparansi Tanpa Papan Informasi, Proyek Rabat Beton Brebes Diprotes Warga
BREBES, DN-II Proyek pembangunan infrastruktur rabat beton di Dukuhlo, Desa Ciduwet, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, fisik jalan yang baru saja dikerjakan dan belum genap sepekan usia pakainya sudah mengalami kerusakan berupa retakan serta pecah-pecah di berbagai titik.
โBerdasarkan pemantauan di lapangan pada Rabu (7/10/2026), retakan yang cukup panjang dan dalam tampak merata di sepanjang permukaan beton. Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam dari warga bahwa mutu material dan metode teknis pelaksanaan proyek jauh dari standar konstruksi yang semestinya, sehingga berpotensi memicu kerusakan total dalam waktu dekat.
โAbaikan Prinsip Transparansi Publik
โSelain persoalan mutu fisik yang rapuh, proyek ini juga diduga kuat mengabaikan asas transparansi publik. Di lokasi kegiatan, sama sekali tidak ditemukan papan informasi proyek.
โAkibatnya, masyarakat setempat maupun publik kehilangan hak akses informasi dasar, seperti:
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
โIdentitas badan usaha atau kontraktor pelaksana.
โBesaran pagu anggaran dan sumber dana yang digunakan.
โSpesifikasi teknis serta tenggat waktu pengerjaan.
โ”Sangat disayangkan, pekerjaan baru selesai atau baru saja dipakai belum seminggu sudah retak dan pecah begini. Tanpa papan informasi pekerjaan, ini seperti proyek siluman; kami tidak tahu siapa yang mengerjakan dan berapa biayanya,” ungkap salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu (7/10/2026).
โWarga menilai proyek tersebut dikerjakan secara asal-asalan dan terkesan mengejar keuntungan sepihak tanpa memperhatikan kualitas jangka panjang bagi mobilitas warga.
โDesakan Pemeriksaan Menyeluruh dan APH
โHingga berita ini diturunkan, belum ada pihak terkAtm baik dari unsur pelaksana teknis, pemerintah desa, maupun instansi berwenang di Kabupaten Brebes yang berhasil dikonfirmasi untuk memberikan penjelasan resmi terkait penyebab kerusakan dan kejelasan administrasi proyek tersebut.
โMenyikapi temuan ini, warga mendesak agar dinas terkait, tim pengawas teknis, serta Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan ke lokasi untuk melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh. Masyarakat menuntut pihak pelaksana segera dipanggil, dimintai pertanggungjawaban, dan melakukan perbaikan ulang dengan standar teknis yang benar agar anggaran publik tidak terbuang sia-sia.
โSesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik, redaksi detik-nasional.com tetap membuka ruang hak jawab, koreksi, dan klarifikasi bagi pihak-pihak terkait yang namanya bersinggungan dengan pemberitaan ini.
โPenulis: Atmo
Redaksi: Tim Redaksi detikNasional.com
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
