Beranda » Jawa Tengah » Halaman 16

Jawa Tengah

BREBES, DN-II Pemerintah Desa (Pemdes) Klampok, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, menyalurkan program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng gratis kepada warga masyarakat. Berdasarkan pemutakhiran data kesejahteraan sosial terbaru, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desa tersebut mengalami lonjakan signifikan, dari yang semula berkisar antara 1.500 hingga 1.800 penerima, kini mencapai 3.014 KPM.

Nasikhatun Fitriani Kades Klampok melalui sekertaris Desa Klampok
Kusyanto Proses penyaluran bantuan pangan ini dipusatkan di gudang logistik desa setempat pada Jumat (22/5/2026). Guna menghindari kerumunan, pembagian dijadwalkan berlangsung secara bertahap. Pemdes Klampok mengerahkan seluruh jajaran perangkat desa serta tim “Supir Siaga” untuk mengawal kelancaran distribusi dari hulu hingga ke tangan masyarakat.

Sekretaris Desa (Carik) Klampok, saat dikonfirmasi di lokasi gudang penyimpanan, menjelaskan bahwa lonjakan jumlah penerima manfaat ini bukan didasarkan pada verifikasi mandiri atau usulan pihak desa. Kebijakan tersebut mutlak mengacu pada pemutakhiran data terpadu dari pemerintah pusat.

“Data ini semua langsung diturunkan dari pusat, kami di desa hanya menyalurkan. Semuanya mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) serta data Penanganan Fakir Miskin dan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Jumlahnya sekarang ada 3.014 KPM, naik hampir separuhnya dari yang dulu sekitar 1.500-an,” ujar Sekretaris Desa saat melakukan pengecekan logistik.

Guna memastikan hak masyarakat diterima dalam kondisi prima, perangkat desa bersama tim siaga melakukan pengawasan ketat terhadap fisik komoditas pangan yang masuk. Pemeriksaan berkala dilakukan untuk mengantisipasi adanya kemasan minyak goreng yang bocor atau karung beras yang rusak akibat proses pengiriman. Petugas menegaskan, sejauh ini mayoritas logistik dalam kondisi aman dan program ini direncanakan berjalan secara berkala.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Terkait jadwal operasional pembagian, pelayanan kepada warga sebetulnya telah berjalan sejak hari Rabu. Namun, mengingat adanya hari libur nasional (tanggal merah) pada hari Kamis yang dilanjutkan dengan libur akhir pekan (Sabtu-Minggu), pelayanan loket sempat dijeda sementara. Loket distribusi akan kembali dibuka secara penuh pada hari Senin mendatang untuk menyelesaikan kuota per kelompok warga.

Program bantuan ini pun disambut antusias dan rasa syukur oleh warga Desa Klampok. Beras sembako seberat 20 kilogram beserta minyak goreng tersebut dibagikan secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Rizki, warga RT 08 RW 05 Desa Klampok, memberikan kesaksian langsung saat mengantre di lokasi pembagian. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program jaring pengaman sosial ini di tengah situasi ekonomi saat ini.

“Ini pembagian sembako beras 20 kilo sama minyak. Alhamdulillah, di sini gratis semua, tidak ada iuran apa-apa atau pungutan sama sekali. Pembagiannya diatur per kelompok warga. Tadi diinformasikan kalau Sabtu-Minggu libur dua hari, dan nanti tempat pelayanan dibuka lagi hari Senin,” ungkap Rizki.

Melalui program ini, Pemdes Klampok berharap komoditas beras dan minyak goreng yang didistribusikan dapat langsung dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga, sekaligus menjadi stimulus dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

TEGAL, DN-II Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTKI) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tegal. Organisasi ini dinilai telah mengambil peran yang sangat krusial dalam memajukan dunia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Tegal.

Apresiasi tersebut disampaikan Dedy Yon saat memberikan sambutan dalam acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 IGTKI-PGRI Kota Tegal yang berlangsung di Gedung Adipura, Komplek Balai Kota Tegal, Jumat (22/5/2026) pagi.

“Di tangan panjenengan (Anda) semua, anak-anak belajar mengenal nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian, kerja sama, serta cinta terhadap sesama dan lingkungan,” ujar Dedy Yon.

Menurut Dedy Yon, guru TK adalah pendidik pertama di lingkungan formal yang memiliki tanggung jawab luar biasa dalam meletakkan fondasi karakter anak sejak usia dini. Oleh karena itu, ia berpesan agar para guru TK tidak lelah untuk terus menjadi pendidik yang penuh cinta, sabar, dan inspiratif.

Ia juga mengucapkan terima kasih yang mendalam atas pengabdian tulus para guru dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak Tegal pada fase-fase awal kehidupan mereka.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Komitmen 76 Tahun Mengabdi

Pada kesempatan yang sama, Ketua IGTKI Kota Tegal, Suginem, menegaskan bahwa sejak didirikan pada 22 Mei 1950, IGTKI-PGRI Kota Tegal selalu konsisten bergerak dinamis mengikuti perkembangan zaman demi mencetak generasi emas bangsa.

Pada peringatan tahun ini, IGTKI mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-kanak Berkualitas sebagai Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun, serta Semangat Cinta dan Peduli Lingkungan”.

“Melalui tema ini, IGTKI-PGRI Kota Tegal ingin membuktikan bahwa guru-guru TK adalah para penggerak yang kreatif, inovatif, adaptif, dan berwawasan luas demi masa depan,” tegas Suginem.

Untuk menyemarakkan HUT ke-76, Suginem menjelaskan bahwa pihaknya telah menggelar serangkaian kegiatan yang berfokus pada stimulasi tumbuh kembang anak sekaligus peningkatan potensi guru. Rangkaian acara tersebut meliputi:

Parade Drumband Anak-anak

Lomba Fashion Show dari Bahan Daur Ulang (sebagai wujud kepedulian lingkungan)

Seminar Motivasi Pendidikan

Apresiasi Guru Senior, yang diberikan khusus kepada para pendidik berprestasi transformatif dengan masa bakti 25 tahun ke atas di jenjang TK.

Acara puncak ini berlangsung khidmat dan meriah, turut dihadiri oleh Bunda PAUD Kota Tegal, Gadis Sephi Dedy Yon; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Dewi Umaroh; kepala sekolah; guru TK; serta seluruh keluarga besar IGTKI-PGRI se-Kota Tegal.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

( S. Bimantoro )

Tegal, DN-II Polsek Pangkah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Pemerintah Desa Kendalserut melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia Asri di kawasan Jalan Raya Lingkar Kota Slawi Desa Kendalserut Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal, Jumat (22/05/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pangkah IPTU Mahmudin sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus penanganan lokasi pembuangan sampah liar yang berada di sepanjang jalan lingkar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kendalserut Djoko Hadi Suseno, anggota Polsek Pangkah, perangkat desa, serta petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal. Seluruh peserta kegiatan bersama-sama membersihkan tumpukan sampah liar yang berada di lokasi agar lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.

Kapolsek Pangkah IPTU Mahmudin menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Indonesia Asri merupakan wujud sinergitas Polri bersama pemerintah desa dan instansi terkait dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan fasilitas umum.

Selain melaksanakan kerja bakti pembersihan, personel Polsek Pangkah juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di kawasan jalan lingkar karena dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan mendapat respons positif dari masyarakat sekitar yang turut mendukung terciptanya lingkungan bersih dan asri. ( S. Bimantoro )

TEGAL, DN-II Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Tegal menggelar rapat koordinasi dan pertemuan rutin di Kantor Sekretariat, Jalan Siuntung, Pesurungan Kidul, Kota Tegal, pada Kamis (21/05/2026) siang.

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) beserta seluruh anggota ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga soliditas, serta meningkatkan sinergi antardesa profesi. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah edukasi untuk meningkatkan kualitas dan teknik penulisan pemberitaan bagi para anggota.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua IWO Kota Tegal, Hartadi Setiawan (HS), menyampaikan harapan besarnya agar seluruh anggota dapat terus memacu kreativitas dan meningkatkan kualitas karya jurnalistiknya.

“Kehadiran rekan-rekan hari ini adalah bentuk kepedulian nyata untuk menunjukkan kebersamaan dalam organisasi. Kita harus terus menjaga marwah profesi dan meningkatkan kualitas pemberitaan,” ujar Hartadi.

Lebih lanjut, Hartadi menjelaskan bahwa pertemuan kali ini juga membahas agenda penting ke depan, salah satunya adalah persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H / 2026 M. IWO Kota Tegal berencana menggelar sejumlah kegiatan sosial.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami sedang menyusun wacana untuk kegiatan sosial dalam rangka Idul Adha nanti. Pelaksanaannya akan diselenggarakan melalui kolaborasi dan sinergi dengan berbagai mitra kerja, baik dari instansi pemerintah maupun pihak swasta,” pungkasnya.

(S. Bimantoro)

Brebes, DN-II Warga Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes tampak sumringah saat penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026, Kamis, (21/5/2026).

Jalan baru yang selama ini dinantikan akhirnya selesai dibangun dan kini mulai dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Upacara penutupan TMMD digelar di Lapangan SDN 02 Desa Sridadi dan dipimpin langsung Dandim 0713/Brebes Letkol Infanteri Ambariyantomo. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, OPD, tokoh masyarakat, pelajar hingga warga setempat. Bupati Brebes turut hadir yang diwakili Kepala Kesbangpol Brebes Cecep Aji Suganda.

Bagi warga, pembangunan jalan ini menjadi harapan baru karena akses desa sebelumnya kerap terkendala kondisi wilayah rawan longsor dan tanah bergerak.

“Sekarang jalan lebih mudah dilalui. Warga jadi lebih cepat membawa hasil pertanian dan aktivitas anak sekolah juga lebih lancar,” ujar Kepala Desa Sridadi, Sudiryo.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selama satu bulan pelaksanaan TMMD, seluruh sasaran fisik berhasil diselesaikan 100 persen. Di antaranya pembangunan badan jalan dan rabat beton sepanjang 136 meter, talud penahan jalan, drainase, penguatan jembatan dengan bronjong, hingga pengerasan jalan dan makadam.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan program tambahan seperti pembangunan RTLH, pengobatan gratis, gerakan minum susu dan makan telur, serta gerakan pangan murah untuk masyarakat.

Dandim 0713/Brebes Letkol Infanteri Ambariyantomo mengatakan keberhasilan TMMD merupakan hasil gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat.

“Semua sasaran selesai 100 persen berkat kebersamaan dan dukungan warga. Kami berharap hasil pembangunan ini bisa dirawat bersama agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat,” katanya.

Program TMMD di Desa Sridadi dinilai sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan akses jalan, memperkuat mitigasi bencana, serta mendukung perekonomian warga di wilayah pegunungan tersebut. Red

BREBES, DN-II Pihak sekolah menegaskan bahwa seluruh urusan dan pengelolaan dana terkait acara perpisahan serta kelulusan siswa diserahkan sepenuhnya kepada Komite Sekolah. Hal tersebut dilakukan guna menjaga transparansi dan menghindari keterlibatan langsung pihak tenaga pendidik dalam urusan finansial. (21/5/2026).

Hal ini disampaikan oleh salah satu guru kelas 3 , Bu Puji, saat dikonfirmasi hari kamis 21 mei 2026 oleh awak media setelah pelaksanaan ujian selesai. Menurutnya, iuran yang disepakati oleh komite untuk acara perpisahan tergolong sangat meringankan beban orang tua murid.

“Untuk perpisahan itu diurus semuanya sama komite, yaitu Pak Sukiman. Biayanya cuma Rp 40.000 per siswa,” ungkap Bu Puji.

Ia menjelaskan, demi menekan biaya agar tidak membengkak, acara perpisahan rencananya akan dialokasikan di Balai Desa Gandasuli , bukan menyewa gedung atau tenda (tarub) luar yang biayanya jauh lebih mahal. Tercatat ada sekitar 150 siswa yang akan mengikuti prosesi kelulusan tersebut.

“Jadi semuanya guru tidak ikut campur, semua diserahkan ke komite,” tegasnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Semua kegiatan perpisahan di kelas sekolah yaitu Sukiman

Potret Kesejahteraan Guru dan Fasilitas Ruang Kelas

Di sisi lain, wawancara tersebut juga mengungkap potret ketimpangan kesejahteraan tenaga pendidik di sekolah tersebut. Dari total guru yang mengajar, saat ini hanya ada sekitar 4 orang yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk Kepala Sekolah, Ibu Endang rayati, yang saat ini juga sedang membagi tugas mengampu di wilayah Banjaranyar . Sisanya, sekolah ditopang oleh 9 guru P3K dan 1 guru paruh waktu.

Mirisnya, salah satu guru paruh waktu yang mengajar kelas 2, Yuriawan, diketahui hanya menerima honor berkisar Rp 300.000 hingga Rp 400.000 per bulan yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Padahal, yang bersangkutan sudah mengabdi selama hampir 3 tahun dan mengantongi gelar sarjana (S1).

“Gajinya sekitar Rp300.000 atau Rp400.000 karena diambil dari dana BOS, sedangkan muridnya hanya sekitar 150 anak jadi BOS-nya kecil. Sudah hampir 3 tahun mengajar, kasihan sekali,” tutur Bu Puji prihatin.

Selain masalah kesejahteraan guru honorer, sekolah ini juga tengah mengajukan usulan rehabilitasi gedung. Pasalnya, fasilitas ruang kelas dinilai masih terlalu kecil dan belum memiliki ruang komite khusus maupun ruang multimedia. Guna menyiasati keterbatasan tempat, pihak sekolah terpaksa membagi area perppustakaan untuk dua fungsi sekaligus.

Kendati menghadapi keterbatasan fasilitas dan anggaran, pihak sekolah bersyukur karena pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dan ujian sekolah tahun ini dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa kendala berarti.

Namun dia juga mengakui bahwasanya di sekolah ini tidak ada ruhan komite sekolah, Puji berasal bahwa pihak sekolah sudah mengpusulkan tapi belum turun anggaran , ujarnya

Reporter: Teguh

Tegal, DN-II Respons cepat personel Polsek Dukuhturi, Pamapta Polres Tegal, serta layanan Call Center 110 berhasil membantu penanganan peristiwa kebakaran gudang di Desa Kupu Rt.002 Rw.004 Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal, Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kebakaran pertama kali diketahui saat pemilik gudang, Samaun (68), menerima informasi dari keluarganya bahwa bangunan gudang di belakang rumah dalam kondisi terbakar. Masyarakat kemudian segera melaporkan kejadian tersebut melalui layanan Call Center 110 sehingga petugas Kepolisian dapat dengan cepat bergerak menuju lokasi kejadian.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Dukuhturi IPTU Ahmad Joni, S.H. bersama personel Polsek Dukuhturi langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan dan membantu warga. Kehadiran anggota Polsek Dukuhturi di lokasi memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus membantu mempercepat penanganan kebakaran.

Turut hadir personel Pamapta Polres Tegal yakni Pamapta 2 IPDA Galih Adi Pranoto, S.H., M.M. bersama anggota piket fungsi. Personel Pamapta bergerak cepat membantu proses evakuasi barang, mengatur warga agar tidak mendekat ke titik api, serta bersama petugas Damkar dan masyarakat berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Peran aktif personel Pamapta Polres Tegal di lokasi mendapat apresiasi dari warga karena sigap membantu proses penanganan hingga situasi tetap aman dan kondusif. Dua unit mobil Pemadam Kebakaran diterjunkan ke lokasi dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga berasal dari cucu korban bernama Alfaro Maulana (3) yang bermain korek api dan membakar kardus di dekat bangunan gudang. Saat kejadian, di rumah terdapat dua cucu korban yakni Naura Kirana (13) dan Alfaro Maulana (3).

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas Polsek Dukuhturi bersama Pamapta Polres Tegal melaksanakan olah TKP, pendataan saksi-saksi, serta pengamanan lokasi guna memastikan situasi tetap terkendali. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp17 juta.

Kehadiran Polri melalui respons cepat Polsek, Pamapta, dan layanan Call Center 110 menjadi wujud pelayanan humanis Kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan rasa aman kepada masyarakat. ( S. Bimantoro )

BREBES, DN-II Menjelang tahun ajaran baru, SMP Negeri 1 Tanjung, Kabupaten Brebes, resmi mengumumkan pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Sekolah yang mengusung slogan “JUARA” (Jujur, Unggul, Aman, Religius, Asri) ini siap menjaring talenta-talenta muda terbaik di wilayah Brebes dan sekitarnya.

Sesuai dengan visi sekolah, yaitu “Terwujudnya Peserta Didik Berimtak, Berkarakter, Berprestasi, dan Berbudaya Lingkungan”, SMPN 1 Tanjung tahun ini menyediakan total kuota sebanyak 340 siswa yang akan dibagi ke dalam 10 rombongan belajar (kelas).

Jalur Pendaftaran dan Kuota

Untuk memberikan kesempatan yang adil dan merata, proses seleksi SPMB tahun ini dibagi menjadi empat jalur resmi dengan persentase sebagai berikut:

Jalur Domisili (Zonasi): 50% dari total kuota.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Jalur Prestasi: 25% dari total kuota.

Jalur Afirmasi: 20% dari total kuota (khusus siswa dari keluarga kurang mampu).

Jalur Mutasi: 5% dari total kuota (untuk perpindahan tugas orang tua/wali).

Persyaratan Dokumen yang Harus Disiapkan

Bagi calon peserta didik yang ingin mendaftar, panitia SPMB menyaratkan beberapa dokumen yang wajib dipenuhi, antara lain:

Fotokopi Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga (KK).

Pas foto berwarna ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar (latar belakang merah).

Surat Keterangan Lulus (SKL) asli/fotokopi legalisir.

Surat Keterangan Nilai Rapor untuk 2 mata pelajaran (Bahasa Indonesia & Matematika) dari Kelas 4 Semester 1 hingga Kelas 6 Semester 1.

Fotokopi Kartu PIP dan PKH (khusus bagi pendaftar Jalur Afirmasi).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sertifikat TKA (Tanda Kelulusan Al-Qur’an), jika ada.

Surat Rekomendasi dari Dindikpora Kabupaten Brebes (khusus bagi pendaftar yang berasal dari luar Kabupaten Brebes).

Semua berkas pendaftaran wajib dimasukkan ke dalam stopmap dengan ketentuan warna: Merah untuk pendaftar putra dan Biru untuk pendaftar putri.

Jadwal Penting dan Link Pendaftaran Online

Proses pendaftaran dilakukan secara daring (online) untuk memudahkan masyarakat. Calon siswa dapat mengakses laman resmi pemerintah daerah di:

🌐 Websites: https://spmb.brebeskab.go.id

Berikut adalah agenda pelaksanaan SPMB SMPN 1 Tanjung Tahun 2026 yang wajib dicatat:

Pendaftaran & Verifikasi Berkas: 9 – 12 Juni 2026

Pengumuman Hasil Seleksi: 15 Juni 2026

Daftar Ulang Siswa: 17 – 20 Juni 2026

Hari Pertama Masuk Sekolah: 13 Juli 2026

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS): 13 – 18 Juli 2026

Komitmen Bebas Pungli: Pendaftaran 100% Gratis!

Pihak sekolah menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas dan transparansi selama proses penerimaan siswa baru. Seluruh rangkaian pendaftaran SPMB ini dipastikan gratis dan sama sekali tidak dipungut biaya.

Peringatan Keras: Panitia melarang keras segala bentuk pemberian maupun penerimaan Pungutan Liar (Pungli). Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang atau panitia jika menemukan adanya indikasi kecurangan atau praktik pungli di lapangan.

Layanan Informasi & Media Sosial Resmi

Untuk informasi lebih lanjut mengenai proses pendaftaran, masyarakat dapat menghubungi kontak layanan informasi (Contact Person) berikut:

Triyo Bagus Frandiko, S.H (📱 0838-3719-9392)

Imanuddin Zuhri, S.Pd (📱 0819-9000-4543)

Masyarakat juga bisa memantau perkembangan informasi terkini melalui akun media sosial resmi sekolah di @smpnegeri1tanjungbrebes (tersedia di platform Instagram, YouTube, dan Facebook).

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

BREBES, DN-II Suasana akademik di SMPN 3 Tanjung tampak semakin dinamis menjelang pelaksanaan ujian bagi siswa kelas 9. Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa ratusan siswa kini tengah mematangkan persiapan akhir untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.

Kepala SMPN 3 Tanjung, Basuki, M.Pd., pada Rabu (20/5/2026), menyampaikan rincian data kelembagaan, mulai dari jumlah peserta didik hingga kesiapan tenaga pendidik serta staf yang menjadi motor penggerak sekolah saat ini.

Demografi Siswa: Didominasi Laki-Laki di Kelas 9

Saat ini, SMPN 3 Tanjung menampung total 1.015 siswa yang tersebar dari kelas 7 hingga kelas 9. Khusus untuk kelas 9 yang akan menghadapi ujian, komposisi peserta didominasi oleh siswa laki-laki.

Berikut adalah rincian komposisi siswa di SMPN 3 Tanjung:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tingkat Kelas Laki-Laki Perempuan Total Siswa

Kelas 7 – – 323 orang

Kelas 8 – – 350 orang

Kelas 9 (Peserta Ujian) 191 orang 151 orang 342 orang

Total Keseluruhan 1.015 orang

Kekuatan Tenaga Pendidik dan Kependidikan

Untuk mendukung kegiatan belajar mengajar yang optimal, sekolah ini ditopang oleh puluhan guru dan staf dengan berbagai status kepegawaian. Sinergi antara guru senior (PNS) dan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi pilar utama dalam menjaga mutu pembelajaran menjelang ujian.

Rincian tenaga pendidik dan staf tata usaha di SMPN 3 Tanjung adalah sebagai berikut:

Guru PNS: 16 orang

Guru PPPK: 27 orang

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Guru PPPK Paruh Waktu: 8 orang

Guru Tidak Tetap (GTT): 8 orang

Staf Perpustakaan: 1 orang

“Dengan komposisi tenaga pengajar yang solid serta grafik jumlah siswa yang seimbang di setiap tingkatan, kami optimistis bahwa pelaksanaan ujian kelas 9 tahun ini akan berjalan dengan lancar dan melahirkan lulusan yang berdaya saing tinggi,” ujar Basuki penuh optimisme.

REPORTER: Teguh
EDITOR: Casroni

Brebes, DN-II Penataan kawasan pasar tradisional di wilayah Brebes, khususnya Pasar Bulakamba, dinilai memerlukan langkah konkret dan radikal dari Pemerintah Daerah (Pemda). Masalah kemacetan dan ketertiban umum di sekitar pasar disinyalir tidak akan pernah selesai jika hanya mengandalkan penertiban parsial tanpa adanya solusi jangka panjang seperti relokasi. (20/5/2026).

Saat Dikonfirmasi Dengan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Brebes saat ini adalah Drs. Nur Ari Haris Yuswanto, M. Si. melalui Dian Pras Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Brebes mengenai kondisi tata kelola parkir depan wilayah pasar di wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat. Salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa ego sektoral antar-dinas seringkali menjadi penghambat penataan yang maksimal.

“Seharusnya tim gabungan yang turun. Bukan hanya dari Dinas Perhubungan (Dishub) saja, tetapi juga melibatkan pengelola pasar, Dinas Koperasi, Satpol PP untuk penindakan hukum, hingga pihak Kecamatan. Jika pasar sudah menyediakan lahan parkir yang tertata, kondisinya pasti berbeda,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu solusi paling jitu untuk menyelesaikan benang kusut kemacetan di Pasar Bulakamba adalah program relokasi pedagang.

Ia mencontohkan penataan Pasar Gebang di Cirebon yang pada akhirnya membutuhkan intervensi anggaran pusat untuk pembangunan flyover akibat kompleksnya masalah sosial dan tata ruang di sana.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Namun, harapan akan adanya pembenahan infrastruktur pasar tampaknya harus tertahan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengajuan proposal anggaran ke pemerintah pusat untuk pembenahan pasar dikabarkan belum membuahkan hasil.

Mencuat Dugaan Pungli Parkir di Depan Pasar Limbangangan Wetan

Selain masalah tata ruang dan kemacetan, tata kelola parkir di pasar tradisional juga diterpa isu miring. Di wilayah Pasar Limbangan Wetan, muncul pengakuan dari seorang oknum petugas parkir berinisial R yang mengaku telah beroperasi selama 14 tahun.

Dalam sebuah rekaman video berdurasi sekitar 5 menit, R blak-blakan mengenai adanya aliran dana koordinasi harian yang disetorkan kepada oknum pengelola pasar dan oknum kedinasan. Ia menyebut nominal Rp55.000 disetorkan kepada pihak pasar, dan Rp10.000 kepada oknum Perhubungan.

Saat dikonfirmasi mengenai temuan video dan dugaan praktik pungutan liar tersebut, Drs. Nur Ari Haris Yuswanto, M. Si.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) setempat hanya memberikan respons singkat.

“Saat dikonfirmasi, Kepala Dishub hanya menjawab singkat, ‘Suwun’ (terima kasih). Kemungkinan karena kesibukan beliau sebagai kepala dinas yang terjadwal padat,” ungkap jurnalis yang melakukan konfirmasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait yang disebut dalam aliran dana tersebut, termasuk pejabat pengelola pasar yang baru berinisial B, belum memberikan keterangan resmi dan belum dapat dihubungi untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut.

Laporan: Teguh
Editor: Casroni

You cannot copy content of this page