Beranda » Jawa Tengah » Halaman 40

Jawa Tengah

Tegal, DN-II Layanan Call Center 110 Polres Tegal menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat. Di balik layanan tersebut, terdapat sosok-sosok petugas yang bekerja tanpa mengenal waktu demi memastikan setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti.

Salah satunya adalah Ipda Taufik Wardhana, SH, petugas PAMAPTA Polres Tegal yang turut terlibat dalam pelayanan 110. Ia mengungkapkan bahwa setiap panggilan yang masuk memiliki dinamika tersendiri, mulai dari laporan kejadian darurat hingga aduan masyarakat dalam kondisi panik.

“Dalam pelayanan 110, kami dituntut untuk selalu sigap dan tetap tenang. Tidak jarang masyarakat yang menghubungi dalam kondisi cemas, sehingga kami harus bisa menenangkan sekaligus menggali informasi dengan cepat dan tepat,” ujar Ipda Taufik.

Ia juga menuturkan bahwa suka duka dalam menjalankan tugas sudah menjadi bagian dari pengabdian. Jadwal piket yang padat dan panggilan yang datang tanpa henti menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.

“Kadang dalam satu waktu, laporan masuk bertubi-tubi. Itu menjadi tantangan bagi kami untuk tetap fokus dan tidak boleh lengah, karena setiap laporan menyangkut keselamatan masyarakat,” lanjutnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Meski demikian, Ipda Taufik mengaku rasa lelah terbayar ketika laporan yang diterima dapat segera ditangani oleh petugas di lapangan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Yang paling berkesan ketika kami bisa membantu masyarakat, apalagi saat mereka mengucapkan terima kasih. Itu menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ungkapnya.

Polres Tegal melalui jajaran Humas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Call Center 110 sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.

Dengan semangat pengabdian dan profesionalisme, para petugas seperti Ipda Taufik Wardhana, SH, terus hadir di balik layanan 110, memastikan setiap laporan masyarakat mendapat respon cepat, tepat, dan humanis.( Bim )

TEGAL, DN-II Kasus dugaan perusakan lahan pertanian yang menimpa Untung Suradi di Desa Brekat, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, memasuki babak baru. Pihak pelapor mengungkapkan adanya bukti digital berupa rekaman video yang menunjukkan keberadaan Kepala Desa (Kades) Brekat, Sabar, di lokasi kejadian saat perusakan berlangsung.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Minggu (22/03/2026), Untung Suradi menyatakan bahwa bukti video tersebut telah diserahkan dan kini berada di tangan penyidik Unit 2 Reskrim Polres Tegal untuk didalami lebih lanjut.

Progres Penyidikan dan Pasal yang Disangkakan

Setelah penantian panjang sejak Agustus 2024, Untung resmi menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari Polres Tegal pada Kamis (19/03/2026).

Berdasarkan surat nomor B/324.12/III/2026/Reskrim, penyidik mengonfirmasi bahwa perkara ini diproses merujuk pada Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan atau perusakan barang secara bersama-sama, atau Pasal 262 Jo Pasal 618 UU Nomor 1 Tahun 2023.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

15 Saksi dan Ahli Pidana Diperiksa

Dalam dokumen SP2HP tersebut, tim penyidik di bawah pimpinan Ipda Muhammad Fadli, S.Tr.K., telah melakukan serangkaian langkah signifikan untuk mengungkap konstruksi hukum kasus ini, di antaranya:

Pemeriksaan Saksi: Sebanyak 15 orang telah dimintai keterangan resmi.

Keterangan Ahli: Melibatkan Ahli Pidana untuk memperkuat delik hukum yang disangkakan.

Penyitaan Barang Bukti: Sejumlah bukti fisik dari lokasi kejadian di Tanah Kas Desa (TKD) Brekat telah diamankan.

Koordinasi Yudisial: Penyidik telah melakukan koordinasi intensif dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) melalui gelar perkara.

Kesaksian Pelapor di Lokasi Kejadian

Terkait keberadaan bukti video yang mencatut nama Kades terpilih tersebut, Untung Suradi menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya memang tidak berada tepat di titik lokasi lahan timun miliknya.

“Saat itu saya dilarang oleh teman-teman untuk masuk ke lokasi lahan agar tidak terjadi benturan atau hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, bukti video yang menunjukkan keberadaan Kades di lokasi saat perusakan terjadi sudah kami serahkan ke penyidik,” ujar Untung.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik di Kabupaten Tegal, mengingat keterlibatan oknum pejabat desa dalam dugaan perusakan aset pertanian warga yang telah berlarut selama hampir dua tahun.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Laporan: Teguh
Editor: Casroni

BREBES, DN-II Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar rangkaian Idul Fitri 1447 H yang diawali dengan Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Brebes pada Sabtu (21/3/2026). Usai pelaksanaan ibadah, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma membuka pintu Pendopo Kabupaten untuk acara Open House, yang langsung dipadati warga dari berbagai penjuru daerah.

Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah dengan masyarakat. Para pejabat, mulai dari asisten Sekda, staf ahli Bupati, kepala dinas, camat, hingga pimpinan BUMD dan organisasi perempuan daerah, turut diundang hadir bersama keluarga.

Sejak pagi, masyarakat berdatangan silih berganti. Pendopo yang biasanya berfungsi sebagai ruang kerja pemerintahan, hari itu berubah menjadi ruang kebersamaan. Warga duduk berdampingan, saling bertegur sapa, dan menikmati hidangan khas Lebaran. Gelak tawa dan percakapan hangat terdengar di berbagai sudut, menciptakan nuansa guyub yang kental.

Selain itu, hadir pula keluarga Bupati, keluarga Wakil Bupati Wurja, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah tampak berbaur bersama masyarakat dalam suasana penuh kehangatan.

Sejak pagi hingga siang hari, masyarakat tampak berdatangan silih berganti. Mereka hadir bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga untuk bersilaturahmi langsung dengan kepala daerah dalam suasana yang lebih santai dan penuh keakraban.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pendopo Brebes pun berubah menjadi ruang kebersamaan. Warga dari berbagai latar belakang duduk berdampingan, saling bertegur sapa, dan menikmati momentum Lebaran yang sarat makna. Kehadiran mereka menjadi cerminan kuatnya tradisi silaturahmi yang terus terjaga di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Paramita menyampaikan bahwa Open House menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Open House ini bukan sekadar tradisi, tetapi ruang silaturahmi yang menyatukan kita semua. Di hari yang fitri ini, kami ingin membuka pintu selebar-lebarnya agar masyarakat bisa hadir, berbagi kebahagiaan, dan merasakan kebersamaan,” ujarnya.

Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Brebes.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali dalam keadaan suci, dipenuhi kebahagiaan, dan semakin mempererat persaudaraan,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai yang terbangun selama Ramadan diharapkan tidak berhenti setelah bulan suci berakhir.

“Semoga kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya saat Lebaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Kita ingin Brebes tetap guyub, rukun, dan saling peduli,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, para tamu disuguhi beragam hidangan khas Lebaran yang tersaji rapi. Warga terlihat menikmati sajian yang disiapkan, mulai dari makanan berat hingga kudapan ringan, sembari berbincang santai dengan keluarga, kerabat, maupun sesama tamu.

Tak hanya itu, suasana semakin semarak dengan hiburan yang turut dihadirkan. Gelak tawa dan percakapan hangat terdengar di berbagai sudut pendopo, menciptakan nuansa kebersamaan yang kental.

Open House ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk membuka ruang kedekatan antara pemimpin dan masyarakat. Setelah sebulan penuh menjalani Ramadan dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, momentum Lebaran dimanfaatkan untuk mempererat tali persaudaraan secara lebih luas.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Red

KOTA TEGAL, DN-II Menjadi Khotib Salat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono menyampaikan bahwa
momentum Idul Fitri mengajarkan tentang arti persaudaraan, persatuan, dan saling memaafkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Tentu tidak lepas dari perbedaan pendapat, perbedaan kepentingan, bahkan terkadang menimbulkan gesekan. Namun Idul Fitri mengajarkan kepada kita untuk melebur semua perbedaan dalam bingkai ukhuwah dan persaudaraan,” ujar Agus Dwi saat menjadi khotib salat Idul Fitri di masjid Al Tsumairi Kota Tegal, Sabtu (21/3) pagi.

Sekretaris Daerah juga mengingatkan bahwa di tengah dinamika kehidupan bangsa saat ini, dihadapkan pada berbagai tantangan seperti tantangan ekonomi, tantangan sosial, tantangan informasi yang begitu cepat melalui media digital, serta tantangan menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.

“Apalagi saat ini terjadi potensi krisis global di
dunia, akibat krisis Palestina dan perang AS- Israel melawan Iran. Konflik yang digambarkan dalam Al Qur’an peperangan antara kebenaran melawan kebathilan tetap berlangsung di segala masa dan tempat, khususnya pada hari-hari ini,” tambah Agus Dwi.

Selain itu, dalam kesempatan itu sambutan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dibacakan oleh Joko Sukur Baharudin selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Tegal.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Dedy Yon Supriyono menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Kota Tegal. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Fitri sebagai ajang memperkuat kebersamaan dan membangun kota ke arah yang lebih baik.

“Saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin, semoga kita kembali kepada fitrah yang suci,” kata Dedy.

Dedy menambahkan, lebih dari satu tahun masa kepemimpinannya telah diisi dengan berbagai upaya pembenahan dan pembangunan. Pihaknya berkomitmen mewujudkan visi “Tegal Berdikari dan Sejahtera, Menjadi Kota Idaman” melalui sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersinergi dan bekerja bersama demi mewujudkan Kota Tegal yang berdikari dan sejahtera,” ujarnya.

Selain itu, Dedy juga mengingatkan bahwa Kota Tegal akan segera memperingati hari ulang tahun ke-446 pada 12 April 2026 dengan tema “Tegal Tangguh Pantang Ngangluh”. Tema tersebut mencerminkan semangat masyarakat yang kuat dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.(* Bim )

Kabupaten Tegal, DN-II keluarga besar Ibu Hajah Sukiyah di RT 5 RW 3 debong Tengah Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal. (21/3/2026).

Berdasarkan keterangan hari sabtu 21 maret 2026 di lapangan berikut adalah poin-poin utamanya:

Sosok Ibu Hj. Sukiyah: Berusia 78 tahun dan merupakan sosok pekerja keras yang dikenal luas sebagai pedagang ayam di Pasar Pagi selama lebih dari 30 tahun.

Putra Sulung: Bapak Edy Kuswanto, yang beristrikan Ibu Isih.
Anak-Anak Lainnya:
Hj. Ely Suswanti (istri dari almarhum Hj. Durohim).
Hj. Sriwitati & Hj. Surono, SH.
Hj. Sikat & Hj. Zeni.
Hj. Iis & Dodi.

Generasi Penerus: Keluarga ini telah berkembang pesat dengan jumlah cucu yang mencapai lebih dari 50 orang.
Ini adalah profil keluarga yang memiliki akar kuat di masyarakat Debong Tengah, terutama dengan reputasi Ibu Hj. Sukiyah di pasar lokal.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Mengenal Sosok Hj. Sukiyah: Pilar Keluarga dan Teladan Kesalehan di Desa Debong Tengah
.
Di tengah dinamika Desa Debong Tengah, terdapat sebuah keluarga besar yang dikenal luas karena ketaatan dan kekompakannya. Sosok sentral di balik keluarga ini adalah Hj. Sukiyah, seorang ibu berusia 78 tahun yang kini menjadi salah satu tokoh keluarga tertua dan sangat dihormati di lingkungan setempat.

Hj. Sukiyah didampingi oleh putra pertamanya, Edy Kuswanto, yang dikenal aktif dalam kemasyarakatan. Bersama sang istri, Ibu Isih, Edy meneruskan nilai-nilai kesantunan yang diajarkan oleh sang ibunda.

Silsilah Keluarga yang Menginspirasi

Keluarga besar Hj. Sukiyah merupakan cerminan kerukunan. Hubungan erat antar saudara terpancar dari nama-nama besar di dalam silsilah keluarga ini, di antaranya:

Hj. Ely Suswanti dan (Almarhum) Hj. Durohim , Hj. Sriwitati dan Hj. Surono, SH. , Hj. Sikat dan Hj. Zeni , Hj. Iis dan Dodi

Tradisi Kesalehan yang Terjaga

Satu hal yang paling menonjol dari keluarga ini adalah komitmen mereka dalam menjalankan ibadah. Salah satu anggota keluarga, Hj. Iis bersama suaminya, Dodi, dikenal sangat konsisten dalam menjalankan ibadah puasa.

“Alhamdulillah, ketaatan dalam beribadah seperti puasa terus terjaga. Ini adalah bentuk rasa syukur kami atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT,” ujar salah satu anggota keluarga.

Kehadiran Hj. Sukiyah di usia 78 tahun bukan sekadar sosok orang tua, melainkan simbol keberkahan bagi Desa Debong Tengah. Melalui anak-cucunya, nilai-nilai agama dan sosial terus dipupuk, menjadikan keluarga ini sebagai teladan bagi lingkungan sekitar.

Saran Penambahan:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Agar artikel ini lebih sempurna untuk dikirim ke media massa, Anda bisa menambahkan sedikit informasi mengenai:

Kegiatan Sosial: Apakah keluarga ini sering mengadakan pengajian atau santunan,

Bahkan iIbu Sukiyah terkenal dari dulu sering berpuasa tidak hanya bulan Ramadan tapi hari-hari ia sering berpuasa.

Pesan Hj. Sukiyah: Kutipan singkat dari beliau mengenai rahasia panjang umur dan kebahagiaan keluarga.

Reporter: Teguh

Kota Tegal, DN-II Kepolisian memastikan kesiapan maksimal dalam mengamankan malam takbiran yang akan berlangsung pada Jumat (20/3/2026). Seluruh personel dikerahkan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif hingga berakhirnya Operasi Ketupat.

Kapolres Tegal Kota, Heru Antariksa Cahya, menegaskan kondisi lalu lintas dan keamanan wilayah saat ini relatif terkendali. Puncak arus mudik telah terlewati, salah satunya berkat penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way nasional.

Meski demikian, Kapolres mengingatkan jajarannya agar tidak lengah, terutama menghadapi potensi keramaian pada malam takbiran. Kondusifitas keamanan harus tetap terjaga hingga selesai operasi.

“Malam ini takbiran akan berlangsung, meski sebagian masyarakat telah memulainya sejak Kamis. Karena itu, seluruh personel harus benar-benar siap, mulai dari sore hingga malam hari,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya setiap personel memahami tugas dan posisi masing-masing agar pengamanan berjalan efektif, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk melaksanakan takbiran di tempat ibadah, dengan peran aktif Bhabinkamtibmas yang memberikan edukasi.

“Euforia takbir keliling harus di antisipasi dengan mitigasi yang tepat. Pengamanan harus humanis, penuh dedikasi, dan ikhlas,” ujarnya.

Ratusan personel gabungan dari Polres, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait mengamankan malam takbiran. Mereka menempati pos-pos pengamanan, titik rawan kemacetan di jalur Pantura, pusat kota, dan kawasan keramaian.

Walikota Tegal bersama Forkopimda juga memantau langsung situasi dengan meninjau sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Ketupat. Dalam kesempatan tersebut, Walikota dan Forkopimda juga memberikan bingkisan lebaran kepada para petugas yang berjaga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idulfitri.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh personel dalam kondisi siap serta sarana prasarana pengamanan berjalan optimal.

“Kami menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional, termasuk pengalihan arus dan penguatan personel di simpul kemacetan, agar mobilitas tetap lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan,” jelas Kapolres.

Petugas juga memfokuskan pengamanan pada pelaksanaan Sholat Idul fitri di sejumlah masjid dan titik lokasi, terutama di Masjid Agung Kota Tegal.

“Pelaksanaan Sholat Ied agar berjalan aman dan lancar, agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk,” pungkasnya. ( Bim )

BREBES, DN-II Guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam puncak perayaan Idul Fitri 1447 Hijriyah, Polres Brebes menggelar Apel Gabungan Kesiapan Pengamanan Malam Takbiran di halaman Mapolres setempat, Jumat (20/3/2026) malam.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam mengawal malam kemenangan agar wilayah Kabupaten Brebes tetap dalam situasi aman dan kondusif.

Dalam instruksi teknisnya, Kapolres menegaskan bahwa personel patroli telah dibagi secara spesifik guna memastikan seluruh wilayah terjangkau.

“Malam ini kita siaga penuh untuk melaksanakan patroli dan pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H. Personel telah dibagi untuk menyisir Jalur Pantura maupun Jalur Tengah. Saya instruksikan kepada setiap Perwira Pengendali (Padal) jalur untuk segera melakukan Arahan Pimpinan Pasukan (APP) kepada anggotanya sebelum bergeser ke lokasi tugas,” tegas AKBP Lilik Ardhiansyah.

Selain tim patroli bergerak, pengamanan statis juga difokuskan pada pusat keramaian masyarakat. Personel yang bertugas di kawasan Alun-alun Brebes telah disiagakan secara khusus untuk menjaga kenyamanan warga yang merayakan malam takbiran di pusat kota.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kapolres Brebes juga memberikan perhatian khusus pada titik-titik yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan. Regu patroli diminta untuk lebih jeli dalam memantau wilayah yang rawan terjadi perkelahian antarwarga maupun tindak kriminalitas lainnya.

“Laksanakan patroli pada tempat-tempat rawan. Pantau dan monitor setiap dinamika yang terjadi, baik itu isu nasional maupun daerah, agar kita selalu waspada terhadap perkembangan situasi yang ada,” tambahnya.

Menutup arahannya, AKBP Lilik Ardhiansyah mengingatkan jajaran agar tidak mengabaikan kondisi fisik di tengah padatnya rangkaian Operasi Ketupat Candi 2026 yang masih berlangsung.

“Saya minta rekan-rekan tetap jaga kesehatan karena tugas kita masih panjang. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap waspada terhadap lingkungan sekitar, dan yang terpenting, selalu utamakan keselamatan personel selama bertugas di lapangan. Semoga wilayah Kabupaten Brebes tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan armada patroli Blue Light Patrol yang bergerak serentak ke berbagai penjuru wilayah hukum Polres Brebes untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dan para pemudik yang masih melintas. (Casroni/Hms)

Cilacap, Detik Nasional – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, jajaran pimpinan Kecamatan Dayeuhluhur memperkuat koordinasi keamanan wilayah melalui Apel Gabungan Pengamanan Malam Takbir. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di halaman Mapolsek Dayeuhluhur pada Jumat petang (20/3/2026).

Kapolsek Dayeuhluhur memimpin langsung jalannya apel yang dihadiri oleh Camat Dayeuhluhur, dan Kasi Trantib. Adapun barisan personel terdiri dari gabungan anggota Polsek, Koramil, Satpol PP, serta Linmas yang disiagakan untuk mengawal keamanan di seluruh wilayah kecamatan.

Dalam arahannya, Kapolsek Dayeuhluhur, AKP Suwito, S.H., menekankan bahwa prioritas utama malam ini adalah menjamin pelaksanaan takbiran di tiap masjid berjalan aman dan kondusif. Petugas gabungan akan menyisir lokasi-lokasi rawan serta memantau masjid-masjid yang melaksanakan aktivitas peribadatan untuk mencegah gangguan keamanan.

“Kami mengantisipasi penggunaan petasan rakitan serta potensi tawuran kembang api yang sangat membahayakan keselamatan. Selain itu, penggunaan knalpot brong yang memicu kebisingan akan kami tindak tegas demi kenyamanan masyarakat,” tegas Kapolsek.

Senada dengan hal tersebut, Camat Dayeuhluhur Eman Suherman, S.Sos., M.Si., mengingatkan bahwa stabilitas wilayah bukan hanya beban aparat semata. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketenangan di lingkungannya masing-masing.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Keamanan merupakan tanggung jawab kolektif. Partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban sangat krusial agar malam kemenangan ini benar-benar membawa kedamaian bagi kita semua,” ujar Eman Suherman di hadapan peserta apel.

Kegiatan yang berlangsung selama 30 menit ini berakhir dengan tertib. Segera setelah apel dibubarkan, seluruh personel langsung bergeser ke titik-titik penugasan guna memulai patroli kewilayahan di wilayah Kecamatan Dayeuhluhur. (DN)

KOTA TEGAL, DN-II Gema takbir yang berkumandang menandai berakhirnya bulan suci Ramadan bukan sekadar seremoni tahunan. Idulfitri merupakan momentum proklamasi kemenangan bagi hamba-hamba Allah SWT yang berhasil menjaga konsistensi takwanya.

​Hal tersebut menjadi sari pati pesan religius dalam pelaksanaan salat Idulfitri yang berlangsung khidmat di lingkungan RSUD Kardinah, Kota Tegal, Jumat (20/3/2026). Kemenangan ini ditegaskan sebagai janji nyata Sang Pencipta tentang kebahagiaan abadi di akhirat kelak.

​Janji Kemenangan di Pintu Surga

​Dalam khotbahnya, penceramah menyampaikan bahwa Al-Qur’an telah memberikan gambaran eksplisit mengenai balasan bagi mereka yang bertakwa. Merujuk pada Surah An-Naba ayat 31: “Inna lil muttaqina mafaza”, yang menegaskan bahwa sesungguhnya kemenangan sejati diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa.

​Kemenangan tersebut diwujudkan dalam bentuk fasilitas surga yang melampaui imajinasi manusia: kebun-kebun yang indah (hada’iqa wa a’naba), pasangan yang mulia (wa kawa’iba atraba), hingga jamuan yang lezat (wa ka’san dihaqa).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Namun, aspek paling mendalam dari kenikmatan surga adalah ketenangan psikologisnya. “La yasma’una fiha laghwaw wa la kidzdzaaba”. Di sana, tidak ada lagi perkataan sia-sia maupun kedustaan. Inilah balasan sempurna (jaza’am mir rabbika) yang bersifat konsisten dan tidak terputus.

​Takwa sebagai Solusi Problematika Hidup

​Pasca-Ramadan, tantangan sesungguhnya bagi umat Muslim adalah mempertahankan predikat takwa di tengah dinamika dunia. Takwa tidak boleh berhenti pada ritual, melainkan harus bertransformasi menjadi solusi konkret atas berbagai problematika hidup.

​Setidaknya ada empat jaminan Allah SWT bagi hamba-Nya yang bertakwa:

​Solusi Kehidupan: “Wa may yattaqillaha yaj’al lahu makhraja”. Allah menjamin adanya jalan keluar dari setiap himpitan persoalan.

​Rezeki Tak Terduga: “Wa yarzuqhu min haitsu la yahtasib”. Kecukupan ekonomi yang datang dari arah yang tidak disangka-sangka.

​Kemudahan Urusan: “Wa may yattaqillaha yaj’al lahu min amrihi yusra”. Hal yang nampak sulit bagi orang lain, akan dimudahkan bagi mereka yang bertakwa.

​Al-Furqan: Kemampuan batin untuk membedakan antara yang hak (benar) dan yang batil (salah).

​Refleksi: Antara Bahagia dan Haru

​Ramadan, bulan yang mulia karena turunnya Al-Qur’an (Syahru ramadhanalladzi unzila fihil qur’an), kini telah berlalu. Di balik kegembiraan hari kemenangan, terselip rasa haru dan tanya dalam sanubari: “Apakah kita akan menjumpai Ramadan di tahun mendatang?”

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Sebagai penutup, jamaah diajak untuk memegang teguh pesan Ilahi agar tetap dalam keislaman hingga akhir hayat. Sebagaimana firman-Nya: “Ya ayyuhalladzina amanut taqullaha haqqa tuqatih, wa la tamutunna illa wa antum muslimun.”

​Semoga setiap sujud, lapar, dan dahaga selama Ramadan bertransformasi menjadi kemuliaan di sisi-Nya. Sebab, “Inna akramakum ‘indallahi atqakum”, sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah mereka yang paling bertakwa.

​Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Menjelang tengah malam di tengah meningkatnya arus mudik, kesigapan personel kepolisian kembali diuji. Pada Kamis (19/3/2026) malam jajaran Pos Pengamanan (Pos Pam) Dermoleng bergerak cepat merespon aduan masyarakat terkait hambatan lalu lintas di jalur Larangan – Ketanggungan.

Sebuah truk dilaporkan mengalami kendala teknis serius tepat di wilayah Desa Kubangwungu. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapospam Dermoleng, Ipda Sugiyanto, memimpin langsung tiga anggotanya menuju lokasi untuk melakukan giat strong point.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati satu unit kendaraan bermotor (KBM) truk dalam posisi berhenti di badan jalan akibat patah as roda. Kondisi ini sempat mengancam kelancaran arus lalu lintas, mengingat jalur tersebut merupakan urat nadi bagi para pemudik.

Langkah-langkah taktispun segera diambil oleh personel di lapangan dengan pengamanan lokasi dan pemasangan rambu dengan meletakkan tanda peringatan di sekitar truk agar terlihat jelas oleh pengguna jalan lain dari kejauhan guna menghindari kecelakaan serta membantu dengan evakuasi dan koordinasi perbaikan pemindahan kendaraan agar jalur kembali steril.

Ipda Sugiyanto menyampaikan bahwa tindakan cepat ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman selama masa mudik Lebaran 2026.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami langsung turun ke lapangan begitu menerima laporan. Prioritas utama kami adalah memastikan tidak ada hambatan fatal di jalur mudik, serta mencegah terjadinya kecelakaan akibat kendaraan yang mogok di titik gelap,” ujar Ipda Sugiyanto dalam keterangan yang disampaikan pada Jumat (20/03) pagi.

Ditambahkan, saat proses evakuasi petugas juga memberikan pesan edukatif bagi para pemudik yang melintas. Mengingat insiden teknis dapat terjadi sewaktu-waktu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan mempersiapkan perjalanan dengan matang.

“Kami meminta para pemudik untuk selalu mengecek kondisi fisik kendaraan sebelum melakukan perjalanan,” lanjutnya.

Selain itu, petugas juga menekankan pentingnya menjaga fokus selama berkendara. “Jika merasa lelah atau mengantuk, segera cari tempat istirahat terdekat. Jangan memaksakan diri demi mengejar waktu, karena keselamatan adalah yang utama,” terangnya. (Casroni/Hms)

You cannot copy content of this page