Beranda » Jawa Tengah » Halaman 69

Jawa Tengah

BREBES, DN-II Di tengah padatnya jadwal pengerjaan sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes, para personel Satgas tetap menunjukkan sisi religiusitas yang kuat. Hal ini terlihat pada Rabu (18/02/2026), di mana para anggota TNI menyempatkan diri untuk beribadah berjamaah bersama warga di mushola setempat.

Pemandangan menyejukkan terlihat saat azan berkumandang. Para prajurit yang tadinya bergelut dengan semen, batu, dan aspal, segera meletakkan alat kerja mereka untuk menuju rumah ibadah. Momen shalat berjamaah ini tidak hanya menjadi kewajiban spiritual, tetapi juga menjadi sarana komunikasi sosial (Komsos) yang efektif antara TNI dan masyarakat.

Anggota Satgas TMMD ditekankan untuk menjaga keseimbangan antara performa kerja di lapangan dengan ketakwaan kepada Tuhan YME. Ibadah bersama menjadi ruang silaturahmi tanpa sekat antara prajurit dan warga desa sasaran.Kedisiplinan waktu dalam beribadah diharapkan mampu menjaga moril dan semangat kerja personel selama masa penugasan TMMD yang cukup berat.

“Kerja keras di lapangan adalah bentuk pengabdian kepada negara, namun beribadah adalah bentuk pengabdian kepada Sang Pencipta. Keduanya harus berjalan beriringan agar apa yang kita bangun di desa ini membawa berkah bagi semua pihak,” ujar salah satu anggota Satgas di lokasi.

Program TMMD Reguler ke-127 di wilayah Kodim 0713/Brebes ini direncanakan akan terus berlangsung dengan fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, renovasi fasilitas umum, serta berbagai penyuluhan non-fisik bagi warga. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak pembangunan fisik, tetapi juga kesan positif akan profil prajurit yang religius dan bersahaja.(Rio/Pradista)

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

BREBES, DN-II Progres pembangunan jalan rabat beton dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes kedatangan “tenaga bantuan” tak terduga. Pada Rabu (18/02/2026) siang, sejumlah anak-anak sekolah dasar yang baru saja pulang sekolah tampak antusias membantu anggota Satgas yang sedang bekerja.

Masih mengenakan seragam sekolah, anak-anak ini menghampiri lokasi pengerjaan dengan wajah ceria. Tanpa rasa canggung, mereka turut serta membantu tugas-tugas ringan seperti memindahkan material hingga meratakan adukan semen, didampingi oleh para prajurit TNI.

Kehadiran anak-anak ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Satgas TMMD diterima dengan sangat baik oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak.

Secara tidak langsung, interaksi ini menanamkan nilai-nilai kerja sama dan cinta tanah air kepada generasi muda sejak dini.

Keceriaan dan tawa anak-anak di lokasi proyek menjadi penyemangat tersendiri bagi para personel Satgas yang sedang mengejar target penyelesaian jalan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Melihat semangat adik-adik ini, rasa lelah kami seolah hilang. Mereka adalah pemilik masa depan desa ini, dan jalan yang kami bangun ini nantinya akan mereka gunakan untuk berangkat sekolah dengan lebih nyaman,” ujar salah satu anggota Satgas TMMD di lokasi.

Aksi spontan anak-anak ini mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang bukan sekadar slogan, melainkan realitas di lapangan. Pembangunan jalan rabat beton ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-127 Kodim 0713/Brebes yang bertujuan untuk memperlancar akses transportasi dan meningkatkan ekonomi warga desa setempat.(Rio/Pradista)

PURWOKERTO, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) seringkali diidentikkan dengan pembangunan jalan dan jembatan. Namun, di balik fisik bangunan yang kokoh, terdapat misi besar mengenai kemanunggalan TNI dan pemberdayaan masyarakat yang jauh lebih mendalam.

Topik krusial inilah yang dibedah dalam program unggulan “Purwokerto Menyapa” di RRI PRO 1 Purwokerto, Rabu (18/02/2026). Mengusung tema “TMMD Brebes Bukan Sekadar Bangun Infrastruktur”, diskusi ini mengupas tuntas bagaimana sinergi lintas sektoral mampu mengubah wajah desa di Kabupaten Brebes.

Sinergi Tiga Pilar Pembangunan

Dipandu oleh host Citra Aditya, diskusi interaktif ini menghadirkan tiga perspektif utama dari pemangku kebijakan yang menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah Brebes:

Letkol Infanteri Ambariyantomo, S.Hub.Int. (Dandim 0713 Brebes): Menekankan peran strategis TNI dalam membelah isolasi wilayah serta memperkuat ketahanan nasional melalui kedekatan dengan rakyat di garda terdepan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dra. Tety Yuliana, M.Pd. (Kepala Bapperida Brebes): Menguraikan bagaimana TMMD diintegrasikan secara presisi ke dalam peta jalan pembangunan daerah guna memastikan keberlanjutan ekonomi pasca-proyek fisik selesai.

Subagiyo, S.H., M.Si. (Kepala Dinpermades Brebes): Menjelaskan aspek penguatan tata kelola desa dan bagaimana gotong royong dalam TMMD menjadi stimulus bagi kemandirian masyarakat desa secara jangka panjang.

Akses Siaran dan Partisipasi Publik

Bagi masyarakat Jawa Tengah bagian barat yang ingin mendalami bagaimana TMMD berdampak langsung pada kesejahteraan warga, siaran ini dapat diakses melalui berbagai platform:

Waktu Siaran: Rabu, 18 Februari 2026 | Pukul 08.00 – 09.00 WIB

Frekuensi Radio Terestrial:

93,1 FM (Purwokerto)

98,6 FM (Banyumas Raya)

100,2 FM (Brebes & Tegal)

102,8 FM (Kebumen)

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Platform Digital & Visual:

Aplikasi RRI DIGITAL & Website rri.co.id

Siaran Visual via YouTube Channel RRI PURWOKERTO

Ruang Interaksi Rakyat

RRI Purwokerto berkomitmen menyediakan ruang bagi warga untuk menyuarakan aspirasi, memberikan apresiasi, maupun melontarkan pertanyaan langsung kepada para narasumber melalui:

Telepon Interaktif: (0281) 632336

WhatsApp: 0811-2540-911

“Melalui kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten, dan partisipasi aktif warga, TMMD tahun ini diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak infrastruktur, tetapi juga mewariskan semangat kebangkitan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Brebes.”

Informasi Lebih Lanjut:

Dapatkan update terkini melalui website resmi di rri.co.id/purwokerto atau ikuti media sosial kami di Facebook, Instagram, dan TikTok @RRIPurwokerto.

(Red/Rio Putra)

DETIK-NASIONAL.COM – Di era digital yang serba terbuka, batas antara ruang privasi dan opini publik kian kabur. Banyak individu kini terjebak dalam “penjara tak kasat mata” bernama ekspektasi orang lain. Namun, di balik bisingnya notifikasi dan riuhnya kolom komentar, satu kebenaran psikologis tetap tegak: Masa depan Anda adalah tanggung jawab personal yang mutlak.

Keberhasilan sejati tidak lagi diukur dari metrik likes atau validasi semu di media sosial. Sebaliknya, ia tumbuh dari keteguhan hati untuk tidak membiarkan arah hidup didikte oleh “jempol” orang asing yang tidak memahami proses di balik layar.

Memahami Internal Locus of Control

Dalam diskursus psikologi modern, kemampuan untuk merasa berdaulat atas nasib sendiri dikenal sebagai Internal Locus of Control. Individu dengan mentalitas ini percaya bahwa kesuksesan maupun kegagalan adalah murni hasil dari keputusan dan tindakan mereka sendiri, bukan faktor keberuntungan atau apalagi sekadar opini lingkungan.

Individu yang terlalu “setia” mendengarkan suara luar cenderung mengalami kecemasan kronis dan kehilangan kompas diri. Menjadikan netizen sebagai navigasi hidup hanya akan membawa Anda pada destinasi yang sebenarnya bukan milik Anda.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tiga Pilar Kedaulatan Diri di Era Digital

Untuk tetap produktif dan menjaga kesehatan mental di tengah arus informasi, berikut adalah tiga prinsip kemandirian hidup yang harus diadopsi:

Self-Reliance (Kemandirian Radikal): Kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri bukan lagi sekadar pilihan, melainkan syarat fundamental untuk bertahan. Kesuksesan yang berkelanjutan hanya bisa dicapai jika fondasinya dibangun oleh tangan sendiri, bukan dari hasil “pinjaman” validasi orang lain.

Filter Kognitif terhadap Kritik: Di dunia yang semua orang bisa bicara, tidak semua masukan adalah ilmu. Anda wajib membedakan mana kritik konstruktif yang membangun dan mana “kebisingan” yang hanya bertujuan menjatuhkan mental. Memiliki filter sosial yang ketat adalah keterampilan wajib di abad ke-21.

Radical Responsibility (Tanggung Jawab Radikal): Berhenti mencari kambing hitam atau menyalahkan algoritma atas stagnasi hidup. Kesuksesan dimulai di detik Anda berhenti mengeluh dan mulai mengambil tanggung jawab penuh atas setiap konsekuensi dari keputusan yang diambil.

Kesimpulan: Hidup Bukanlah Konsumsi Publik

Pada akhirnya, hidup adalah perjalanan privat yang tidak membutuhkan persetujuan publik untuk dianggap berhasil. Keberhasilan yang autentik tidak memerlukan tepuk tangan dari mereka yang tidak tahu seberapa besar keringat yang Anda kucurkan.

Pesan utamanya jelas: Ini adalah hidup Anda, dan nasibnya ada sepenuhnya di tangan Anda. Jangan biarkan orang asing yang tidak berkontribusi pada proses Anda, justru menjadi pihak yang paling vokal mendikte hasil akhir Anda.

Oleh: Casroni
Selasa, 17 Februari 2026

BREBES, DN-II Semangat kolaborasi untuk memajukan Kabupaten Brebes kian mengkristal. Bertempat di RM Kebon Lumpang, Paguyangan, Selasa (17/2/2026), tokoh masyarakat Azmi Asmuni Majid menyampaikan dalam silaturahmi dan diskusi strategis bersama koalisi aktivis lintas sektoral guna menyatukan visi pembangunan daerah.

Pertemuan ini menjadi ajang konsolidasi para penggerak perubahan, mulai dari aktivis sosial, akademisi, pegiat lingkungan, tokoh agama, pelaku UMKM, hingga mahasiswa. Nampak hadir tokoh-tokoh berpengaruh seperti Abdul Aris Assaad, Slamet Riyadi Bento, Slamet Faka, Dedi Anjar, Imam Santoso, Syamsul, Mardiyanto, Rien Handayani, Purwanto, Gus Akom, Malawi, Jefry Arsa R, Makmur, serta sejumlah aktivis lainnya.

Mereka berhimpun dalam semangat Sengkuyung (gotong royong) untuk memastikan arah kebijakan pemerintah tetap berada di jalur yang benar (on the track).

Mengawal Visi ‘Brebes Beres’ sebagai Kontrak Sosial

Azmi Asmuni Majid menegaskan bahwa visi “Brebes Beres” bukanlah sekadar slogan politik, melainkan sebuah kontrak sosial yang pemenuhannya harus dikawal ketat oleh elemen masyarakat sipil.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kehadiran para tokoh dari berbagai latar belakang hari ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian terhadap masa depan Brebes masih sangat tinggi. Kita berkumpul untuk menyatukan frekuensi dan memastikan setiap kebijakan pemerintah benar-benar menyentuh akar rumput,” ujar Azmi di sela-sela diskusi.

Empat Pilar Prioritas: Dari Infrastruktur hingga Kedaulatan Pangan

Diskusi yang berlangsung dinamis tersebut mengerucut pada empat poin krusial yang menjadi prioritas utama untuk menjawab kegelisahan warga Brebes:

Transformasi Infrastruktur: Percepatan perbaikan dan pemerataan kualitas jalan di seluruh pelosok kabupaten guna memacu pertumbuhan ekonomi lokal.

Kesehatan Pro-Rakyat (Nakes Door to Door): Mendorong inovasi layanan kesehatan jemput bola, di mana tenaga medis hadir langsung ke kediaman warga yang membutuhkan.

Investasi SDM (Satu Keluarga Satu Sarjana): Program strategis untuk memutus rantai kemiskinan struktural melalui pemberian akses pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu.

Ketahanan Pangan (Wareg Sedoyo): Gerakan untuk memastikan kedaulatan pangan dan menjamin tidak ada warga Brebes yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.

Memperkuat Kontrol Sosial dari Akar Rumput

Keterlibatan aktif mahasiswa dan akademisi dalam pertemuan ini memberikan bobot ilmiah pada rekomendasi yang dihasilkan. Para aktivis sepakat bahwa fungsi kontrol sosial harus diperkuat agar visi pembangunan tidak melenceng dari kepentingan publik.

Pertemuan di wilayah selatan Brebes ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk melakukan pemantauan berkala terhadap program-program strategis pemerintah. Langkah ini diambil demi satu tujuan besar: mewujudkan Brebes yang lebih tertata, sejahtera, dan bermartabat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

BREBES, DN-II Pelarian R (45), pelaku pembunuhan keji terhadap Sapri (67), berakhir di tangan Tim Resmob Sat Reskrim Polres Brebes.

Kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan dalam koper di sebuah rumah kosong di Desa Sukareja, polisi berhasil membekuk pelaku di persembunyiannya di Majalengka, Jawa Barat, Selasa (17/2/2026) dini hari.

Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardiansyah, mengungkapkan bahwa motif pembunuhan dipicu rasa sakit hati. Pelaku mengaku emosi saat ditagih utang oleh korban hingga terjadi cekcok.

“Pelaku memukul korban dengan batu di bagian kepala dan dada hingga tewas,” ujar AKBP Lilik, Selas (17/2) siang.

Tragisnya, karena jasad korban tidak muat masuk ke dalam koper, pelaku tega memutilasi kaki dan tangan korban.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain menghilangkan nyawa, pelaku juga menggasak uang tunai milik korban sebesar Rp15,6 juta dan sebuah ponsel. Kini, R dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Terkait dengan pengenaan pasal pembunuhan berencana, Kapolres menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman kasus dengan meminta keterangan lebih lanjut terhadap pelaku. Pelaku dikenakan Pasal 479 Nomor 1 Tahun 2023 KUHP terbaru dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara, dan Pasal 458 Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Dikenakan pasal berlapis. Karena pada saat pelaku menghabisi korban, pelaku mengambil handphone dan uang milik korban sebesar Rp15.622.000,” pungkasnya. (Red/Hms)

KOTA TEGAL, DN-II Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Provinsi Jawa Tengah 2026 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kompleks Balai Kota Tegal, Sabtu (14/2/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Bupati Pemalang Anom Widyantoro, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Digital (Kadiskomdigi) Provinsi Jawa Tengah Agung Hariyadi yang mewakili Gubernur Jawa Tengah, unsur Forkopimda Kota Tegal, Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono, Ketua TP PKK Kota Tegal Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana, Ketua PWI Kota Tegal Meiwan Dani A, Kepala OPD terkait, serta Perwakilan Pengurus PWi Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kota Tegal sebagai tuan rumah puncak HPN tingkat provinsi. Ia berharap momentum ini semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan insan pers dalam mendorong pembangunan serta promosi potensi daerah, termasuk sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan UMKM.

HPN tahun ini mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” Tema tersebut menegaskan pentingnya pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi bangsa.

Gubernur Jawa Tengah dalam sambutannya yang dibacakan Kadiskomdigi Agung Hariyadi menekankan bahwa pers yang sehat adalah pers yang merdeka namun tetap
menjunjung etika dan tanggung jawab. Di tengah arus disinformasi dan perkembangan teknologi digital, pers diharapkan mampu menjadi penjernih informasi, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berimbang.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengajak insan pers untuk turut mengawal program pembangunan, mulai dari percepatan infrastruktur, pengentasan kemiskinan ekstrem, hingga digitalisasi birokrasi, melalui pemberitaan yang akurat dan konstruktif.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Tegal dan PWI Kota Tegal atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengingatkan bahwa di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan kecerdasan buatan (AI), insan pers harus tetap menjaga profesionalisme dan integritas.

Menurutnya, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi, hiburan, serta kontrol sosial yang berperan dalam menjaga keberlangsungan demokrasi dan ekonomi bangsa.

Peringatan HPN 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen insan pers Jawa Tengah untuk terus profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.(* Bim )

BREBES, DN-II Di tengah kesibukan pengerjaan infrastruktur program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menunjukkan sisi humanisnya. Beliau menyempatkan diri bercengkerama dan mengobrol santai bersama anak-anak di lokasi pembangunan bak penampungan air, Senin (16/02/2026).

Momen hangat ini terjadi saat Dandim tengah meninjau progres fisik penyediaan sarana air bersih yang menjadi salah satu sasaran pokok TMMD tahun ini. Anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi tampak antusias dan tidak canggung menyapa orang nomor satu di Kodim 0713/Brebes tersebut.

Sambil duduk santai di dekat material bangunan, Letkol Inf Ambariyantomo terlihat tertawa bersama anak-anak tersebut. Beliau melontarkan pertanyaan-pertanyaan ringan seputar sekolah hingga cita-cita mereka.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk membangun beton dan jalan, tapi juga untuk membangun kedekatan emosional dengan generasi penerus. Kita ingin mereka merasa bahwa TNI adalah sahabat dan pelindung mereka,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.

Pemilihan lokasi obrolan di area bak penampungan air ini juga memiliki makna simbolis. Dandim menjelaskan kepada anak-anak bahwa fasilitas yang sedang dibangun tersebut nantinya akan menjamin ketersediaan air bersih bagi mereka, sehingga mereka bisa tumbuh lebih sehat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dandim menyisipkan pesan agar anak-anak rajin belajar dan menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui interaksi sederhana ini, TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes membuktikan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari persentase fisik bangunan, tetapi juga dari senyum dan kedekatan yang terjalin dengan warga, bahkan sejak usia dini.(Rio/Pradista)

TEGAL, DN-II Menjaga konsistensi selama lebih dari 36 tahun di industri travel umroh dan haji bukanlah perkara mudah. Sejak berdiri pada 9 Februari 1990, PT Arminareka Perdana telah mengukuhkan posisinya sebagai pelopor yang tidak hanya mengutamakan kuantitas, tetapi juga kematangan spiritual dan kenyamanan jamaah.

Bekali Mental Jamaah Lewat “The Miracle of Baitullah”

Menjelang keberangkatan besar pada 28 Maret 2026 mendatang, Arminareka Perdana menggelar Manasik Umroh eksklusif bertajuk “The Miracle of Baitullah”. Bertempat di Gedung Adhiyasta Grand Dian Hotel, Kabupaten Tegal, puluhan jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian pembekalan.

Berbeda dengan manasik konvensional, acara ini menghadirkan Master NLP (Neuro-Linguistic Programming) terkemuka, DR. Subhan Djubaedi Asyirbonie, M.M., PD., MP. Pendekatan NLP digunakan untuk membedah hambatan mental dan memperkuat keyakinan spiritual jamaah.

“Kami ingin jamaah tidak hanya siap secara fisik dan tata cara ibadah (teknis), tetapi juga memiliki ketangguhan mental untuk meraih kekhusyukan total selama di Tanah Suci,” ujar salah satu tim leader di sela acara.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Fasilitas Eksekutif: Standar Bintang Lima

Arminareka memahami bahwa kenyamanan fisik adalah penunjang utama ibadah. Oleh karena itu, biro ini secara konsisten menghadirkan fasilitas kelas atas bagi para tamunya:

Transportasi Udara: Menggunakan maskapai flag carrier Garuda Indonesia untuk menjamin kenyamanan selama perjalanan lintas benua.

Akomodasi: Penempatan jamaah di hotel-hotel bintang lima yang berlokasi strategis di Makkah dan Madinah, memastikan akses cepat menuju Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Pendampingan Profesional: Setiap rombongan dikawal oleh Tour Leader berpengalaman yang bertindak sebagai pemandu teknis sekaligus mentor spiritual.

Integritas dan Pengakuan Nasional

Reputasi Arminareka juga diperkuat dengan kepatuhan administrasi dan kepedulian sosial yang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan berbagai penghargaan prestisius, di antaranya:

Penghargaan Direktorat Jenderal Pajak: Sebagai bentuk apresiasi atas ketertiban dan transparansi perusahaan.

Penghargaan BAZNAS: Atas kontribusi aktif dalam penyaluran zakat dan kegiatan sosial keagamaan di Indonesia.

Adaptasi Digital di Era Baru

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menghadapi dinamika global, Arminareka terus bertransformasi dengan mengadopsi teknologi informasi. Mulai dari sistem pendaftaran online hingga platform pembelajaran digital untuk manasik mandiri, memastikan calon jamaah tetap mendapatkan informasi real-time dan edukasi berkualitas tanpa sekat jarak.

Dengan rekam jejak panjang sejak 1990, Arminareka Perdana membuktikan bahwa sinergi antara fasilitas premium, bimbingan spiritual yang mendalam, dan integritas perusahaan adalah kunci dalam mengantarkan umat menuju ibadah umroh yang mabrur dan berkesan.

Red

MAJALENGKA, DN-II Pelarian pelaku pembunuhan sadis yang korbannya ditemukan di dalam koper berakhir sudah. Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Brebes berhasil membekuk tersangka berinisial R di tempat persembunyiannya di wilayah Majalengka, Selasa (17/2/2026).

Kronologi Penangkapan

Pengejaran terhadap R dilakukan setelah polisi berhasil mengidentifikasi identitas korban berinisial S dan melacak jejak terakhir tersangka. Pelaku diketahui melarikan diri ke kediaman istrinya sesaat setelah membuang jasad korban.

Tanpa perlawanan berarti, petugas langsung mengepung lokasi dan mengamankan tersangka. Saat ini, R telah dibawa ke Mapolres Brebes untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Motif: Terlilit Utang Piutang

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aksi keji tersebut diduga kuat dipicu oleh sengketa finansial. Masalah utang piutang yang tak kunjung usai membuat tersangka gelap mata hingga tega menghabisi nyawa korban.

“Dugaan sementara motifnya adalah perselisihan terkait utang piutang antara pelaku dan korban. Namun, kami masih mendalami keterangan pelaku untuk memastikan apakah ada unsur perencanaan atau motif tambahan lainnya,” ujar perwakilan kepolisian dalam keterangan resminya.

Ancaman Hukuman Berat

Selain mengamankan pelaku, polisi kini tengah mengumpulkan barang bukti tambahan, termasuk alat yang digunakan untuk menghabisi korban dan koper yang digunakan untuk menyembunyikan jasad.

Atas perbuatannya, tersangka R terancam dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, atau bahkan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Hingga saat ini, jenazah korban S telah menjalani proses autopsi. Pihak keluarga yang terpukul atas kejadian ini meminta aparat penegak hukum memberikan sanksi yang seberat-beratnya kepada pelaku.

Reporter: Rio

You cannot copy content of this page