BREBES, DN-II Komando Distrik Militer (Kodim) 0713/Brebes resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Selasa (10/02/2026). Program ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektoral dalam mempercepat pembangunan di wilayah tertinggal.
Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat pada pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes, Forkopimcam Banjarharjo, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat yang antusias menyambut kehadiran para prajurit.
Fokus Sasaran: Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia
Danramil/Perwakilan Kodim 0713/Brebes menjelaskan bahwa TMMD kali ini dirancang dengan pendekatan holistik yang mencakup dua sasaran strategis:
Sasaran Fisik: Memprioritaskan pembangunan jalan penghubung antar-dusun guna memperlancar akses ekonomi, perbaikan sistem drainase untuk mencegah banjir, serta rehabilitasi sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar lebih layak huni dan sehat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sasaran Non-Fisik: Menggelar serangkaian sosialisasi wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan primer, hingga pelatihan kemandirian ekonomi kreatif untuk membekali warga dengan keterampilan baru.
Memperkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat
Dalam amanatnya, pihak Kodim 0713/Brebes menegaskan bahwa esensi dari TMMD adalah merawat semangat gotong royong yang mulai pudar di tengah modernisasi.
“TMMD bukan sekadar membangun jalan atau jembatan, melainkan membangun ikatan batin antara TNI dan rakyat. Kami hadir untuk membantu pemerintah daerah mempercepat kesejahteraan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan,” ujar perwakilan Kodim 0713/Brebes.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Brebes memberikan apresiasi tinggi terhadap pemilihan Desa Cikuya sebagai lokasi sasaran. Dengan topografi yang cukup menantang, kehadiran program TMMD diyakini bakal memutus isolasi geografis dan mendongkrak potensi pertanian desa tersebut.
Diharapkan, setelah program ini selesai, masyarakat dapat menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Red/Rio
BREBES, DN-II Semangat gotong royong membuncah di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, saat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes resmi dibuka pada Selasa (10/02/2026). Ratusan warga tumpah ruah menyambut kehadiran para prajurit, menandai dimulainya kolaborasi besar untuk memoles wajah desa.
Sejak fajar menyingsing, warga dari berbagai elemen—mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu rumah tangga—telah berkumpul di lokasi pembukaan. Bagi mereka, kehadiran TMMD bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan harapan baru bagi kemajuan ekonomi dan aksesibilitas desa.
Bukan Sekadar Pembangunan Fisik
Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa esensi dari TMMD adalah mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami hadir bukan hanya untuk membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi untuk menghidupkan kembali roh gotong royong. Antusiasme masyarakat Desa Cikuya hari ini adalah energi utama bagi kami untuk memastikan seluruh sasaran, baik fisik maupun non-fisik, selesai tepat waktu dan bermanfaat nyata,” tegas Dandim.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kegembiraan terpancar dari wajah para penduduk setempat. Wartinah (54), salah satu warga, mengungkapkan rasa syukurnya atas terpilihnya Desa Cikuya sebagai sasaran TMMD tahun ini.
“Kami sangat senang. Selama ini akses jalan yang rusak menjadi kendala utama kami membawa hasil bumi. Dengan adanya perbaikan jalan dari Bapak-bapak TNI, kami yakin aktivitas warga akan jauh lebih lancar,” ungkapnya penuh harap.
Program Terpadu
Selain fokus pada infrastruktur, TMMD Reguler ke-127 ini juga mengusung agenda non-fisik yang komprehensif, meliputi:
Penyuluhan Kesehatan dan edukasi stunting.
Wawasan Kebangsaan untuk memupuk jiwa patriotisme.
Edukasi Ketahanan Pangan guna memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Pelaksanaan TMMD ini diharapkan menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat adalah kunci utama dalam membangun negeri dari pelosok desa.
Red/Rio
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
BREBES, DN-II Genderang pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 Kodim 0713/Brebes resmi ditabuh di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Selasa (10/02/2026). Di balik derap langkah prajurit dan seremoni militer, terselip rona bahagia para pelaku UMKM yang meraup untung dari kerumunan massa.
Antusiasme warga yang memadati lapangan desa sejak fajar menyingsing menciptakan “pasar kaget” dadakan. Bagi pedagang kecil, momen ini bukan sekadar upacara, melainkan peluang emas untuk menggerakkan roda ekonomi keluarga.
Bersemi di Tengah Kerumunan
Salah satu pedagang yang merasakan dampak instan adalah Tarmudi (52). Penjual balon keliling asal Dukuhlo, Bulakamba ini rela menempuh perjalanan jauh menuju Cikuya demi menjemput rezeki. Prediksinya tepat; ribuan orang yang hadir menjadi target pasar yang potensial.
“Alhamdulillah, belum juga siang, dagangan sudah banyak yang laku. Acara seperti ini sangat membantu kami rakyat kecil. Ramainya luar biasa, berkah buat kami,” ujar Tarmudi sembari sibuk melayani pembeli anak-anak.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Tak hanya pedagang kawakan, geliat ekonomi juga dirasakan pemudi lokal. Sifa (18) dan Ana (21), warga asli Desa Cikuya, jeli memanfaatkan cuaca terik dengan membuka gerai es teh manis sederhana. Stand mereka tak henti-hentinya diserbu pengunjung yang kehausan. 
“Awalnya hanya mencoba memanfaatkan keramaian desa sendiri, ternyata peminatnya luar biasa. Senang sekali, selain desa jadi ramai, jualan juga laku keras,” ungkap Sifa dengan wajah sumringah.
Efek Berganda bagi Masyarakat
Dandim 0713/Brebes dalam keterangannya menegaskan bahwa esensi TMMD tidak terbatas pada pembangunan fisik seperti infrastruktur jalan atau rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Lebih dari itu, kehadiran TNI diharapkan mampu memicu multiplier effect bagi kesejahteraan warga lokal.
“TMMD adalah wujud kemanunggalan. Kita ingin dampak kehadirannya dirasakan langsung, termasuk dalam aspek ekonomi kerakyatan selama program ini berjalan,” tegasnya.
Geliat ekonomi di Desa Cikuya hari ini menjadi bukti nyata bahwa TMMD bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan momentum kebangkitan ekonomi di tingkat akar rumput. (Red/pen0713)
BREBES, DN-II Momentum Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, diwarnai aksi sosial yang menyentuh masyarakat. Ribuan anak-anak di lokasi upacara tampak ceria saat menerima pembagian susu dan telur gratis, Selasa (10/2/2026).
Aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan gizi anak sejak dini. Pembagian dilakukan secara langsung oleh personel Satgas TMMD bersama unsur terkait, yang segera diserbu dengan antusiasme tinggi oleh anak-anak maupun para orang tua yang hadir.
Kegiatan ini menjadi salah satu pilar dalam sasaran non-fisik TMMD ke-127, yang difokuskan pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta penguatan sumber daya manusia di wilayah pelosok.
Fokus pada Pengentasan Stunting
Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int, menegaskan bahwa intervensi gizi melalui pembagian susu dan telur ini adalah langkah konkret TNI dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“TMMD tidak hanya bicara soal pembangunan infrastruktur jalan atau jembatan. Lebih dari itu, kami berkomitmen membangun kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya vitalnya adalah pengentasan stunting agar generasi muda kita tumbuh sehat dan kuat,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Melalui gerakan kecil yang berdampak besar ini, diharapkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat semakin erat. Manfaat nyata dari program TMMD diharapkan tidak hanya dirasakan melalui akses jalan yang lebih baik, tetapi juga melalui peningkatan taraf kesehatan warga Desa Cikuya secara jangka panjang.
Hadirnya program ini menjadi bukti bahwa TNI senantiasa hadir di tengah kesulitan rakyat dan menjadi solusi bagi kesejahteraan masyarakat desa. (Red/Pen0713)
BREBES, DN-II Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali bergelora di wilayah perbatasan Jawa Tengah. Sebanyak 25 prajurit pilihan dari Batalyon Infanteri (Yonif) 406/Candra Kusuma (CK) resmi diterjunkan untuk memperkuat pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 tahun 2026 di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Selasa (10/02/2026).
Kehadiran personel dari satuan tempur ini menjadi “darah segar” bagi Satuan Tugas (Satgas) TMMD di bawah komando Kodim 0713/Brebes. Dipimpin langsung oleh Kapten Inf Suwarno, para prajurit ini diproyeksikan untuk mengakselerasi berbagai sasaran program, baik infrastruktur fisik maupun penyuluhan non-fisik.
Kapten Inf Suwarno menegaskan bahwa keterlibatan Yonif 406/CK bukan sekadar bantuan teknis, melainkan perwujudan nyata jati diri TNI sebagai tentara rakyat.
“Kami hadir untuk menyatu dengan urat nadi kehidupan masyarakat. Kehadiran 25 personel kami diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga membangun ikatan emosional yang kuat demi kesejahteraan warga Desa Cikuya,” ujar Kapten Inf Suwarno saat meninjau titik lokasi pembangunan.
Sementara itu, Kepala Desa Cikuya menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para prajurit. Ia menyebut kehadiran personel Yonif 406/CK menjadi suntikan motivasi bagi warga untuk terjun langsung ke lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Melihat bapak-bapak TNI begitu semangat, warga kami jadi lebih termotivasi. Budaya gotong royong yang mungkin sempat meredup kini kembali berkobar di desa kami,” ungkapnya.
TMMD Reguler ke-127 ini menjadi momentum krusial untuk membuktikan bahwa sinergi lintas sektoral adalah kunci pembangunan daerah terisolir. Selain membangun infrastruktur, misi utama kegiatan ini tetap pada penguatan kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai pilar utama pertahanan negara. (Red/pen0713)
BREBES, DN-II Alunan gamelan yang ritmis berpadu dengan gemulainya gerak tari tradisional menyambut dimulainya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Sanggar Tari Puspa Arum dari SMAN 1 Brebes tampil memukau saat membawakan Tari Nyai Galuh di Lapangan Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Selasa (10/02/2026).
Penampilan para siswi bertalenta ini seketika menjadi magnet bagi para tamu undangan dan warga yang memadati lokasi upacara. Tari Nyai Galuh bukan sekadar tontonan; gerakannya menyimbolkan perpaduan antara keanggunan dan ketegasan karakter perempuan lokal—sebuah filosofi yang selaras dengan semangat gotong royong dalam program TMMD tahun ini.
Pelestarian Budaya di Mata Generasi Z
Pendamping Sanggar Puspa Arum, Kartika Nurmaulidya, S.Pd., menyatakan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada anak didiknya untuk tampil di ajang tingkat kabupaten ini.
“Kami melakukan persiapan intensif untuk memberikan performa maksimal. Melalui Tari Nyai Galuh, kami ingin membuktikan bahwa generasi muda, khususnya siswa SMAN 1 Brebes, tetap menjadi garda terdepan dalam mencintai dan melestarikan budaya lokal di tengah gempuran modernisasi,” ujar Kartika yang juga merupakan guru Sosiologi di sekolah tersebut.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sinergi Budaya dan Pembangunan
Kehadiran unsur seni dalam pembukaan TMMD ini merupakan bentuk pendekatan kultural untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Program TMMD Reguler ke-127 di Desa Cikuya ini nantinya akan menyasar dua fokus utama:
Pembangunan Fisik: Percepatan infrastruktur pedesaan.
Pembangunan Non-Fisik: Penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.
Acara pembukaan berlangsung khidmat sekaligus meriah, ditutup dengan apresiasi tinggi dari jajaran pimpinan daerah serta jajaran Kodim 0713/Brebes kepada para penari yang telah memberikan warna estetis dalam seremonial tersebut.
(Red/pen0713)
Kota Tegal, DN-II Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan pentingnya pembentukan karakter dan disiplin berlalu lintas sejak usia sekolah guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Penegasan Kapolres disampaikan melalui amanat yang dibacakan Wakapolres Tegal Kota Kompol Wahdah Maulidiawati saat memimpin upacara bendera di SMA Negeri 1 Kota Tegal, Senin (9/2/2026).
“Kecelakaan lalu lintas bukan sesuatu yang tidak dapat dicegah. Dengan disiplin, kepatuhan, dan kesadaran bersama, keselamatan di jalan raya dapat terwujud,” ujar Kompol Wahdah.
Kompol Wahdah menyebutkan, data kecelakaan lalu lintas Polres Tegal Kota sepanjang 2020–2025 menunjukkan mayoritas korban berasal dari kelompok usia produktif 15–40 tahun dan cenderung meningkat setiap tahun.
“Korban kecelakaan lalu lintas masih didominasi usia produktif 15 sampai 40 tahun dan jumlahnya terus meningkat,” ungkapnya 
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia juga menjelaskan Operasi Keselamatan Candi 2026 digelar selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif serta penegakan hukum yang humanis dan edukatif.
“Karena itu, pendidikan dan pemahaman tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara perlu ditanamkan sejak dini kepada para siswa,” ujar Kompol Wahdah.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Polres Tegal Kota dan SMA Negeri 1 Kota Tegal terkait pembinaan karakter dan keamanan lingkungan sekolah..
Sementara Kepala SMA Negeri 1 Kota Tegal Imam Bagus Winarto menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut dan berharap kerja sama yang terjalin dapat terus berlanjut.
“Kerja sama dengan Polres Tegal Kota menjadi langkah strategis dalam mendukung pendidikan karakter serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif,” katanya. ( Bim )
Cilacap, Detik Nasional — SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur menggelar peresmian Gedung Administrasi sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan pendidikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, di lingkungan SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur yang berlokasi di Desa Datar, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap. Peresmian ini menandai selesainya pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Kegiatan peresmian tersebut dihadiri oleh Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap, Pengurus Cabang Muhammadiyah Dayeuhluhur, pendiri sekolah, para kepala SMP dan MTs Muhammadiyah se-Kabupaten Cilacap, Kepala Desa Datar, komite sekolah, serta dewan guru SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur.
Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh perwakilan Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap bersama Plt. Kepala SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur, yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas selesainya pembangunan gedung administrasi tersebut.
Kepala SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur, Rusnanto, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan atas program revitalisasi yang telah memberikan manfaat nyata bagi sekolah.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Rusnanto menyampaikan harapan agar pada tahun 2026 SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur kembali memperoleh dana revitalisasi lanjutan, mengingat masih terdapat sejumlah sarana yang membutuhkan pengembangan.
Adapun kebutuhan revitalisasi tersebut antara lain rehabilitasi ruang perpustakaan yang dibangun sekitar tahun 2010–2011 dan kini telah berusia lebih dari 15 tahun, serta rehabilitasi ruang kelas. Selain itu, seiring adanya kolaborasi dengan pesantren di luar lingkungan sekolah dan ketersediaan lahan kosong, pihak sekolah juga merencanakan pembangunan ruang asrama. Untuk menunjang pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman, sekolah juga membutuhkan penambahan ruang Laboratorium IPA.
Sementara itu, Kuswan Hassan, S.E., S.T., selaku Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap, menjelaskan bahwa program revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah, khususnya di wilayah Kabupaten Cilacap.
“Dengan tampilan sekolah yang kini lebih representatif, kami berharap kepercayaan masyarakat semakin meningkat. Muhammadiyah selalu berkomitmen untuk terus berkarya bagi bangsa, terutama melalui pelayanan pendidikan,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa revitalisasi sarana dan prasarana diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah Muhammadiyah. Menurutnya, baik sekolah negeri maupun swasta saat ini memiliki standar kualitas yang sama melalui sistem akreditasi, sehingga masyarakat tidak perlu ragu terhadap kualitas pendidikan di sekolah Muhammadiyah.
Peresmian Gedung Administrasi ini menjadi momentum penting bagi SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta memperkuat perannya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berkemajuan.
Reporter: Dani
#SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
# Revitalisasi
#Gedung Administrasi
Tegal, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional, Kasi Humas Polres Tegal, IPDA Komarudin, S.H., menghadiri kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tegal yang dilaksanakan di Sekretariat PWI Kabupaten Tegal, Senin (9/2/2026) pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Pers Nasional sekaligus menjadi momentum untuk mempererat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. 
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPDA Komarudin, S.H., menyampaikan apresiasi atas peran strategis insan pers sebagai mitra Polri dalam menjaga kondusivitas kamtibmas serta menyajikan pemberitaan yang menyejukkan dan edukatif bagi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan HUT PWI Kabupaten Tegal tersebut, perwakilan dari Polres Tegal turut memberikan santunan serta menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba fotografi yang diselenggarakan oleh PWI Kabupaten Tegal.
Adapun pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Bupati Tegal, perwakilan Kejaksaan Negeri Tegal, Kasi Humas Polres Tegal, Ketua PWI Kabupaten Tegal, serta sekitar 100 orang undangan dari berbagai unsur.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan media semakin solid guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tegal. ( Bim )
BREBES, WWW.DETIK-NASIONAL.COM – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada hari ini, Senin (9/2/2026), Ketua DPC Lindu Aji Kabupaten Brebes, Khamdani, menyampaikan refleksi mendalam mengenai peran krusial media massa. Ia menegaskan bahwa pers merupakan pilar demokrasi sekaligus mitra strategis organisasi dalam mengawal pembangunan daerah.
Pers Sebagai Jangkar Kebenaran
Dalam pernyataannya, Khamdani memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para jurnalis, khususnya yang bertugas di wilayah Kabupaten Brebes. Menurutnya, di era disrupsi informasi, keberadaan pers yang kredibel sangat dibutuhkan.
“Saya pribadi dan atas nama keluarga besar DPC Lindu Aji Kabupaten Brebes mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional. Dedikasi rekan-rekan jurnalis dalam menyajikan informasi akurat dan edukatif adalah mesin penggerak kemajuan bangsa,” ujar Khamdani.
Ia menambahkan bahwa di tengah gempuran hoax di media sosial, pers harus tetap menjadi jangkar kebenaran bagi publik. Ia juga mengingatkan jajarannya untuk tetap tegak lurus pada aturan organisasi.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Untuk jajaran Lindu Aji Brebes, saya tegaskan untuk memegang teguh AD/ART yang telah ditentukan oleh DPP Lindu Aji Pusat dalam menjalankan roda organisasi,” tandasnya.
Instruksi Khusus untuk Pengurus dan PAC
Tak sekadar ucapan selamat, Khamdani juga mengeluarkan instruksi khusus bagi seluruh jajaran pengurus DPC hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan agar membangun hubungan harmonis dengan awak media:
Harmonisasi Wilayah: Seluruh anggota PAC diinstruksikan untuk menjaga hubungan baik dan bersikap terbuka terhadap insan pers di wilayah masing-masing.
Keterbukaan Informasi: Organisasi harus menjadi mitra yang kooperatif. Setiap kegiatan sosial dan kemasyarakatan diharapkan dapat dipublikasikan agar dampak positifnya terasa lebih luas.
Etika dan Satu Komando: Anggota diminta menjaga marwah organisasi dengan mengedepankan etika berkomunikasi, baik kepada publik maupun media massa.
“Lindu Aji harus hadir sebagai solusi di tengah masyarakat. Untuk menyampaikan pesan kebaikan itu, kita butuh sinergi yang sehat dengan pers. Saya minta seluruh PAC satu visi dalam hal ini,” tegas Khamdani dengan nada instruktif.
Komitmen Kolaborasi ke Depan
Menutup refleksinya, Khamdani berharap kolaborasi antara Lindu Aji Brebes dan insan pers semakin solid ke depannya. Ia berkomitmen mendukung kemerdekaan pers demi terciptanya transparansi dan kontrol sosial yang konstruktif di Kabupaten Brebes.
Penulis: Humas DPC Lindu Aji Brebes
Editor: Casroni
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
