Beranda » Kesehatan » Halaman 79

Kesehatan

Brebes, DN-II Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus menunjukkan perannya sebagai motor penggerak pembangunan desa, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melalui sinergi antara pembangunan fisik dan kegiatan non-fisik, TMMD membuka peluang baru bagi masyarakat pedesaan untuk meningkatkan taraf hidup. Perbaikan akses jalan, jembatan, hingga pembangunan talut menjadi langkah strategis dalam menghubungkan desa-desa yang sebelumnya terisolasi dengan pusat perekonomian.

Komandan Kodim (Dandim) 0713 Brebes, Letkol Infanteri Ambariyantomo, S.hub.Int., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan TMMD berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi hasil pertanian, perkebunan, maupun produk UMKM warga.

“TMMD membangun atau memperbaiki jalan, jembatan, dan talut yang membuka akses ekonomi desa terisolasi, sehingga memudahkan pengangkutan hasil produksi masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD juga aktif menggelar penyuluhan bertajuk Langkah Nyata Mengembangkan Usaha Desa. Kegiatan ini memberikan pembekalan kepada pelaku UMKM, mulai dari manajemen usaha, strategi pemasaran, hingga penguatan kapasitas produksi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menurut Dandim, tujuan utama TMMD adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara langsung dan berkelanjutan. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya membangun sarana prasarana, tetapi juga memperkuat sumber daya manusia agar mampu bersaing dan mandiri secara ekonomi.

Ia menambahkan, secara harfiah “manunggal” berarti menyatu atau bersatu. Karena itu, TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam membangun Desa.

Melului “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.”. TNI tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga hadir dan terlibat aktif dalam pembangunan, khususnya di daerah-daerah yang masih tertinggal,” tegasnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat, TMMD diharapkan terus menjadi penggerak pembangunan desa yang berdaya saing, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Kabupaten Brebes. (Rio/Utsm)

BREBES, DN-II Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0713/Brebes menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan dan kesehatan masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang digelar di Posyandu Matahari, Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Senin (16/02/2026).

Kegiatan Posyandu ini diikuti puluhan ibu hamil dan balita. Selain pemeriksaan kesehatan rutin, Satgas TMMD juga membagikan makanan tambahan (PMT) bergizi seperti susu dan telur rebus guna membantu meningkatkan gizi anak-anak dan ibu hamil.

Serka Sagiman, Babinsa Cikuya yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-127, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nonfisik TMMD yang bertujuan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

“Kami tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan masyarakat. Posyandu ini menjadi sarana penting untuk memantau tumbuh kembang balita serta kondisi kesehatan ibu hamil. Selain itu, kami juga memberikan makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita,” ujarnya.

Sementara itu, Rusmaryam, S.Keb. salah satu tenaga kesehatan Posyandu Matahari mengatakan kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita, dalam memperoleh layanan kesehatan secara mudah dan gratis.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Satgas TMMD. Selain menambah tenaga, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan ibu dan anak serta memperhatikan asupan gizi,” ungkapnya.

Dengan kegiatan seperti ini, TMMD tidak hanya memperkuat pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga. (Rio/dika)

BREBES, DN-II Masyarakat di Desa Cikuya tampak antusias mengikuti senam dan jalan sehat bersama ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Anak Ranting 14/Banjarharjo Kodim 0713/Brebes, Senin(16/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah ini digelar di Halaman Balai Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes dalam rangka memperingati HUT Persit Ke-80 dan menyemarakkan program TMMD Ke-127 Tahun 2026 Kodim 0713/Brebes.

Ketua Persit KCK Anak Ranting 14/Banjarharjo Ny. Agus Widodo mengatakan, kegiatan diawali dengan senam bersama dilanjutkan jalan santai bersama warga menyusuri desa.

Menurutnya, kegiatan senam menjadi sarana untuk memfasilitasi anggota Persit dan PKK bersilaturahmi dengan masyarakat di lokasi TMMD.

“Ini juga untuk menumbuhkan semangat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, sekaligus sebagai ajang silaturahmi untuk kita semua yang hadir di sini,” tuturnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia menambahkan, kehadiran ibu-ibu Persit di lokasi TMMD bukan hanya untuk mendukung tugas prajurit, tetapi juga ingin berbagi kebahagiaan menyambut HUT Persit Ke-80 Tahun 2026 serta mempererat kedekatan dengan masyarakat.

“Kami merasa senang bisa berbaur langsung dengan warga. Semoga kegiatan sederhana ini membawa manfaat, menambah semangat kebersamaan, serta semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara Persit, Satgas TMMD, dan masyarakat,” pungkasnya.(Rio/dika)

PANTAI MEKAR, DN-II  Di tengah klaim kemajuan ekonomi nasional, sebuah borok sistemik terungkap di Desa Pantai Mekar. Forum Masyarakat Desa Pantai Mekar (Formades PM) resmi melayangkan mosi tidak percaya dan melakukan penyegelan kantor desa sebagai bentuk protes atas dugaan penggelapan hak warga kategori duafa yang berlangsung sejak tahun 2020. (13/2/2026).

Skandal Anggaran di Level Akar Rumput

Sebanyak 276 warga duafa diduga menjadi korban pengabaian sistemik. Berdasarkan data yang dihimpun, dari total 284 penerima manfaat yang sah, hanya 8 orang yang baru menerima haknya setelah adanya desakan massa. Sisanya, 276 jiwa, masih berada dalam ketidakpastian.

Indikasi korupsi ini menguat setelah audit sampling menunjukkan bahwa dana sebesar Rp32 juta hanya mampu menutupi 8 orang, menyisakan lubang besar dalam buku alokasi Dana Desa.

Tinjauan Yuridis: Pelanggaran Hukum yang Terjadi

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tindakan oknum perangkat desa ini tidak hanya melanggar etika kepemimpinan, tetapi juga bertentangan dengan beberapa instrumen hukum nasional:

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa:

Pasal 26 ayat (4): Kepala Desa berkewajiban melaksanakan prinsip tata pemerintahan Desa yang akuntabel, transparan, profesional, dan bebas dari kolusi, korupsi, serta nepotisme.

Pasal 82: Warga Desa berhak mendapatkan informasi mengenai rencana dan pelaksanaan Pembangunan Desa.

UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi:

Dugaan penahanan dana BLT masuk dalam kategori penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan negara atau hak masyarakat miskin.

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Pengelolaan Dana Desa:

Penyalahgunaan BLT Dana Desa merupakan pelanggaran berat terhadap instruksi pemanfaatan anggaran prioritas nasional untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem.

Prioritas yang Menyimpang

Formades PM menyoroti adanya ketimpangan tajam antara realita lapangan dengan citra yang dibangun desa. Di saat anggaran desa diduga “menguap” untuk kepentingan elite dan formalitas infografis, perut rakyat kecil justru dibiarkan kosong.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Video dan data yang beredar bukan sekadar angka, tapi tamparan keras bagi aparat yang sibuk memoles citra,” ujar perwakilan Formades PM dalam pernyataan sikapnya.

Tuntutan Formades PM (Mosi Tidak Percaya):

Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, warga menuntut langkah konkret sebagai berikut:

Audit Investigatif Menyeluruh: Membuka dokumen alokasi Dana Desa Pantai Mekar sejak tahun 2020 secara transparan kepada publik (Sesuai UU Keterbukaan Informasi Publik).

Penyelesaian Hak Rakyat: Segera cairkan kekurangan BLT untuk 276 warga duafa sebelum Idul Fitri tanpa syarat.

Sanksi Tegas & Proses Hukum: Menuntut pencopotan oknum perangkat desa yang terlibat (Sdr. Dahlan dkk) serta mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi bantuan sosial.

Hingga berita ini diturunkan, kantor desa masih dalam kondisi disegel warga. Masyarakat menunggu kehadiran pihak inspektorat dan pemerintah daerah untuk menengahi krisis kemanusiaan di Pantai Mekar.

Tim Investigasi Redaksi

PPL dan Tani Merdeka Indonesia Tinjau Kesiapan Lahan IP 300 di Desa Suka Cinta

​MUARA KUANG, WWW.DETIK-NASIONAL.COM // Tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) bersama perwakilan Tani Merdeka Indonesia (TMI) melakukan peninjauan intensif di lahan program Indeks Pertanaman 300 (IP 300) pada Selasa (11/02/2026). Kegiatan ini dipusatkan di hamparan lahan milik Kelompok Tani Sungai Balak 2, Desa Suka Cinta, Kecamatan Muara Kuang. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memastikan keberhasilan target tanam tiga kali setahun di wilayah tersebut.

​Pengecekan lapangan ini dihadiri langsung oleh Koordinator Penyuluh (Korlu) BPP Muara Kuang dan Ketua Korwil tani merdeka indonesia Muara Kuang. Kehadiran para pemangku kebijakan ini bertujuan untuk memvalidasi kesiapan teknis lahan, mulai dari ketersediaan sumber air hingga kondisi fisik tanah, guna mendukung percepatan musim tanam ketiga bagi para petani lokal.

​Mulyanto, selaku Ketua Korlu BPP Muara Kuang, dalam arahannya menyampaikan bahwa program IP 300 merupakan langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah. Beliau menekankan bahwa sinergi antara penyuluh dan petani sangat diperlukan agar pola tanam berjalan serentak. Menurutnya, kedisiplinan dalam mengikuti kalender tanam adalah kunci utama dalam meminimalisir risiko serangan hama dan kendala pengairan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua Korwil TANI MERDEKA INDONESIA Muara Kuang, Suhartono, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mengawal kebutuhan petani di lapangan. Beliau menegaskan bahwa akses terhadap sarana produksi pertanian, seperti benih unggul dan pupuk, akan terus dipantau agar distribusinya tepat sasaran. Kolaborasi dengan TMI diharapkan dapat memberikan energi baru bagi para petani dalam mengelola lahan secara mandiri dan modern.

​Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana dialog interaktif untuk menyerap aspirasi dari anggota Kelompok Tani Sungai Balak 2. Para petani berkesempatan menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan, sementara tim PPL memberikan solusi praktis terkait manajemen pemeliharaan tanaman. Komunikasi dua arah ini diharapkan mampu membangun kepercayaan diri petani dalam mengoptimalkan potensi lahan yang ada.

​Kegiatan monitoring ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga konsistensi produktivitas di Desa Suka Cinta. Dengan koordinasi yang solid antara BPP, Korwil, dan TMI, diharapkan program IP 300 ini tidak hanya meningkatkan volume produksi padi secara nasional, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga petani di Muara Kuang.

REPORT : JULIYAN

JATINEGARA, TEGAL, DN-II Memasuki hari ke-13 pasca bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, suasana di lokasi terdampak masih diselimuti kewaspadaan. (15/2/2026).

Bencana yang dipicu oleh hujan intensitas tinggi selama dua hari berturut-turut pada awal Februari lalu ini, mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur, termasuk bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) setempat.

Kronologi dan Dampak Bencana

Bencana ini bermula pada 2 Februari 2026 setelah wilayah perbukitan Cacaban diguyur hujan tanpa henti selama 48 jam. Fenomena ini ditegaskan bukan merupakan gempa bumi, melainkan murni pergerakan tanah akibat kondisi geologis dan cuaca ekstrem.

Lokasi Terparah: Wilayah perbukitan ke arah selatan (Cacaban).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Korban Jiwa: Nihil (Tidak ada korban jiwa).

Relokasi: Kegiatan belajar mengajar Ponpes kini dipindahkan sementara ke arah Jatinegara dan Capar demi keselamatan.

Penjagaan Ketat Barang-Barang Santri

Meski bangunan pesantren sudah tidak aman untuk ditempati, banyak aset dan barang-barang milik santri putra yang masih tertahan di lokasi. Hal ini memicu inisiatif dari para santri dan alumni untuk melakukan penjagaan secara bergantian di area bencana.

“Kami selalu menjaga lokasi karena khawatir ada pihak yang tidak bertanggung jawab mengambil barang-barang yang masih tertinggal. Di dalam masih banyak perlengkapan santri,” ujar salah satu pihak di lokasi.

Sejumlah alumni pun terpantau turun tangan membantu pengamanan di titik-titik rawan pergerakan tanah. Mereka memastikan bahwa barang yang masih bisa diselamatkan tidak hilang di tengah kondisi darurat ini.

Harapan untuk Pemulihan

Warga dan pihak pesantren berharap proses pemulihan infrastruktur di Desa Padasari dapat berjalan cepat. Doa dan dukungan terus mengalir agar kondisi desa segera membaik dan para santri dapat kembali belajar dengan tenang di lokasi yang lebih aman.

Reporter: Teguh

PEKALONGAN, DN-II Musyawarah Daerah (Musda) Sekretariat Bersama Insan Pers Jawa Tengah (IPJT) Pekalongan Raya sukses digelar di Hotel Istana Pekalongan pada Minggu (15/02/2026).

Dalam sidang pleno yang berlangsung khidmat tersebut, Winoto Jamin resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IPJT Pekalongan Raya periode 2026-2029.

Selain terpilihnya Winoto Jamin dari Media Cakra, forum tersebut juga menetapkan Sri Yanto, S.H. sebagai Sekretaris dan Santi, S.H. sebagai Bendahara. Pemilihan ini menandai babak baru bagi arah organisasi insan pers di wilayah Pekalongan dan sekitarnya untuk tiga tahun ke depan.

Proses Demokratis dan Transparan

Sidang pleno dimulai dengan pemaparan laporan pertanggungjawaban kepengurusan lama, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pemilihan. Winoto Jamin, yang dikenal sebagai sosok jurnalis independen, berhasil meraih suara mayoritas melalui mekanisme pemungutan suara yang demokratis.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ketua Umum IPJT pusat yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi atas terpilihnya jajaran pengurus baru. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pers adalah pilar keempat demokrasi yang harus dijaga integritasnya.

“Tanpa wartawan yang bebas dan bertanggung jawab, demokrasi bisa retak. Saya berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi ini ke arah yang lebih maju dan berpengaruh di era digital ini,” tegas Ketua Umum IPJT.

Visi Besar: Perlindungan Hukum dan Etika

Dalam pidato perdananya, Winoto Jamin memaparkan lima pilar utama yang akan menjadi fokus kerjanya, di antaranya:

Penguatan Profesionalisme: Meningkatkan kompetensi wartawan agar selaras dengan standar jurnalistik modern.

Perlindungan Hukum: Menjalin sinergi dengan lembaga hukum dan pemerintah guna menjamin keamanan anggota saat bertugas di lapangan.

Pengembangan Media Lokal: Mendorong media lokal menjadi sumber informasi utama yang akurat bagi masyarakat.

Solidaritas dan Sinergi: Memperkuat jejaring antar anggota dan stakeholder terkait.

Penegakan Etika: Menjadikan Kode Etik Jurnalistik sebagai landasan utama profesi.

“Kami ingin menjadikan IPJT Pekalongan Raya sebagai wadah yang memberikan kontribusi nyata, tidak hanya bagi wartawan, tetapi juga bagi kemajuan informasi di masyarakat,” ujar Winoto.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menghadapi Tantangan Era Digital

Sidang pleno ini juga menjadi ajang diskusi mengenai tantangan pers di daerah, mulai dari keterbatasan sumber daya hingga ancaman berita bohong (hoax). Penunjukan Sri Yanto, S.H. dan Santi, S.H. diharapkan mampu memperkuat sisi administrasi dan tata kelola keuangan organisasi yang transparan serta akuntabel.

Dengan kepemimpinan baru ini, IPJT Pekalongan Raya optimis dapat menciptakan iklim jurnalistik yang lebih sehat, profesional, dan berintegritas di Jawa Tengah. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan konsolidasi internal untuk menyusun program kerja jangka pendek.

Red/Teguh

PEKALONGAN, DN-II Momentum Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Cabang Sekretariat Bersama Insan Pers Jawa Tengah (DPC Sekber IPJT) Pekalongan Raya menjadi panggung penegasan integritas jurnalis. Ketua Umum DPP IPJT, Firdaus, menyerukan agar seluruh wartawan yang bernaung di bawah bendera IPJT kembali ke khitah pers sebagai pilar keempat demokrasi yang sehat dan independen. (15/2/2026).

Dalam sambutannya yang sarat semangat, Firdaus menekankan bahwa profesionalisme bukan sekadar label, melainkan implementasi nyata dari UU Pers No. 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Menjaga Independensi dan Marwah Profesi

Firdaus mengingatkan bahwa di tengah arus informasi yang deras, kredibilitas adalah mata uang utama seorang jurnalis. Ia mendorong wartawan untuk tidak ragu menyuarakan kebenaran demi kepentingan publik.

“Wartawan harus berani menyuarakan kebenaran berdasarkan fakta. Sajikan karya tulis yang mudah dipahami dan diterima masyarakat. Pers tidak sekadar penyampai berita, tetapi kontrol sosial sekaligus penyambung lidah masyarakat yang jujur,” tegas Firdaus dengan optimis.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Seruan Kesetaraan: Stop Diskriminasi Organisasi Pers

Salah satu poin krusial yang disampaikan Firdaus adalah pesan menohok bagi Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfotik) di wilayah Kabupaten maupun Kota Pekalongan. Ia meminta pemerintah bersikap adil dan tidak “pilih kasih” terhadap organisasi media tertentu.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada pengkotak-kotakan atau perlakuan istimewa hanya karena sebuah organisasi dianggap lebih senior.

Keadilan: Semua organisasi media yang berlegalitas memiliki hak yang sama.

Harmonisasi: Diskriminasi hanya akan memicu konflik internal dan perpecahan antar-insan pers di daerah.

Sinergi: Iklim pers lokal yang kondusif hanya bisa tercipta jika pemerintah daerah merangkul semua pihak secara setara.

Mekanisme Pengawasan yang Ketat

Menjaga kualitas anggota juga menjadi prioritas. Firdaus meminta mitra kerja di Forkopimda untuk tidak segan memberikan teguran jika menemukan oknum anggota IPJT yang melanggar norma atau etika.

“Jika ada anggota yang melenceng, kami minta Forkopimda memberikan teguran resmi kepada DPC atau DPP sesuai mekanisme. Ini adalah bentuk evaluasi agar reputasi organisasi tetap terjaga dan pers tetap dapat diandalkan oleh masyarakat,” tambahnya.

Menjawab Tantangan Disrupsi Digital

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menutup rangkaian pesannya, Firdaus menyoroti era disrupsi informasi. Di tengah kepungan hoaks, IPJT berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi anggotanya melalui:

Literasi Digital: Membekali wartawan dengan kemampuan menangkal disinformasi.

Penguatan Kompetensi: Mendorong pelatihan rutin terkait teknik investigasi dan pengelolaan media sosial yang bertanggung jawab.

Kemitraan Kritis: Menjaga hubungan baik dengan pemerintah tanpa kehilangan daya kritis.

Dengan kepemimpinan yang solid, DPC Sekber IPJT Pekalongan Raya diharapkan menjadi garda terdepan dalam menghadirkan ruang publik yang sehat, transparan, dan akuntabel bagi pembangunan daerah.

Red

BREBES, DN-II Kepedulian Satgas TMMD Ke-127 Tahun 2026 dari Kodim 0713/Brebes dan Pemerintah Kabupaten Brebes terhadap kesehatan masyarakat tak sekadar menjadi program, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Bersama tenaga kesehatan (nakes), tim menyusuri jalan-jalan di Dusun Nanggrang Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo, mengetuk pintu demi pintu rumah warga untuk menghadirkan layanan kesehatan langsung hingga ke dalam rumah, Minggu(15/2/2026).

Program pelayanan kesehatan door to door ini menjadi harapan baru bagi lansia, balita, dan warga yang sakit maupun memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan kesehatan, pemberian obat dan vitamin, hingga edukasi pola hidup bersih dan sehat dilakukan dengan penuh kehangatan dan kepedulian.

Dansatgas TMMD Ke-127 Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat.
“Kami ingin memastikan seluruh warga merasakan manfaat kehadiran Satgas TMMD, terutama dalam hal kesehatan. Tidak boleh ada yang tertinggal,” tegasnya.

Sementara itu, Ika Puspa, MKM salah satu tenaga kesehatan dari Puskesmas Banjarharjo menyampaikan bahwa pelayanan langsung ke rumah warga sangat efektif untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

“Melalui kunjungan ini, kami bisa mengetahui kondisi kesehatan warga secara langsung, terutama lansia dan balita. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat sejak dini,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kehadiran nakes dari rumah ke rumah pun disambut haru oleh warga. Senyum bahagia terlihat dari para orang tua yang kini tak perlu jauh berjalan untuk berobat. Bagi mereka, Satgas TMMD Ke-127 bukan hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga menghadirkan harapan dan kepedulian.

Melalui langkah sederhana namun penuh makna ini, Satgas TMMD membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan dengan cara yang dekat, tulus, dan menyentuh hati. (Rio/dika)

SLAWI, DN-II Upaya pemulihan jaringan pipa distribusi air bersih pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, terus dikebut. Hingga Sabtu malam (13/02/2026), tim gabungan masih bekerja ekstra keras melakukan perbaikan di titik Clirit, Kalibakung, guna mengatasi kerusakan akibat pergerakan tanah yang masif.

Humas PDAM Tirta Ayu Kabupaten Tegal, Ujang Tatang, menegaskan bahwa sinergi antara PT Tirta Utama Jawa Tengah (TUJT/PDAB) dan PDAM Kabupaten Tegal menjadi prioritas utama. Hal ini dilakukan demi mempercepat normalisasi distribusi air ke rumah-rumah pelanggan.

Update Teknis: Pengelasan Memasuki Tahap Akhir

Dikatakan Humas PDAM Tirta Ayu Kabupaten Tegal, Ujang Tatang ,
” Bahwa berdasarkan pantauan di lapangan per 13 Februari 2026, pengerjaan teknis menunjukkan progres yang signifikan meskipun medan yang dihadapi cukup berat “.

Penyambungan Pipa: Pengelasan pipa HDPE telah mencapai angka 75%. Saat ini, 9 joint telah berhasil tersambung dengan total panjang pipa terkoneksi mencapai 78 meter (13 batang).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Mobilisasi Material: Tim berhasil melangsir 8 batang pipa DN 500 ke lokasi BPT 1 untuk memperkuat struktur jaringan.

Persiapan Jalur Baru: Penggalian untuk jaringan pipa HDPE DN 400 (jalur BPT 5 ke BPT 6) sedang berlangsung. Sebanyak 8 batang pipa tambahan juga telah digeser ke lokasi titik las berikutnya.

“Kami melakukan perbaikan secara bertahap dan sangat hati-hati. Aspek keselamatan pekerja dan kualitas sambungan menjadi kunci utama agar pipa tetap kokoh, mengingat kondisi tanah di lokasi masih menunjukkan tanda-tanda pergerakan,” ujar Ujang Tatang.

Respons Cepat: Bantuan Air Bersih Gratis

Guna meringankan beban masyarakat selama masa perbaikan, PDAM Tirta Ayu secara masif mendistribusikan air bersih melalui armada tangki. Salah satu wilayah yang mendapat pengiriman hari ini adalah warga di Jl. Gajah Mada, Gang Belut, Kalisapu.

Manajemen menegaskan bahwa layanan bantuan air bersih melalui mobil tangki ini diberikan secara gratis bagi seluruh pelanggan di daerah terdampak.

Komitmen Pelayanan

Manajemen PDAM Tirta Ayu menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat faktor alam ini.

Dengan sisa pengerjaan pengelasan yang tinggal sedikit, pihak PDAM optimis layanan akan segera pulih normal dalam waktu dekat. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih darurat, dapat segera menghubungi layanan pengaduan resmi PDAM Tirta Ayu.

Reporter: Teguh

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

You cannot copy content of this page