Beranda » Lembaga » Halaman 175

Lembaga

TEGAL, DN-II Singkong kering atau yang populer disebut gaplek tetap menjadi primadona dalam sektor pakan ternak nasional. Di sebuah sudut kota Tegal, gudang distribusi yang dikelola oleh Pak Ilo memegang peran strategis sebagai jembatan logistik yang menghubungkan hasil bumi Gunung Kidul dengan kebutuhan industri peternakan di Cikampek.

Dari Gunung Kidul Menuju Kandang Cikampek

Bahan baku gaplek ini didatangkan langsung dari lahan-lahan subur di Gunung Kidul, Yogyakarta. Meski terlihat tradisional, proses pengolahannya menuntut ketelatenan tinggi untuk menjaga kualitas nutrisi.

“Prosesnya dimulai dari pengupasan atau istilahnya dikocek, kemudian singkong dijemur di bawah sinar matahari hingga mengering sempurna menjadi gaplek sebelum akhirnya dikirim ke sini,” ujar Pak Ilo, Kepala Gudang, saat ditemui di lokasi operasional pada Selasa (6/1/2026).

Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tidak hanya sekadar tempat transit, operasional gudang ini juga menjadi penggerak ekonomi warga sekitar. Saat ini, Pak Ilo mempekerjakan 12 orang tenaga kerja yang terdiri dari 7 pekerja wanita dan 5 pekerja laki-laki.

Mengenai volume operasional, Pak Ilo menjelaskan bahwa kapasitas pengemasan harian bersifat fluktuatif mengikuti dinamika permintaan pasar. Namun, pada masa puncak permintaan, produktivitas gudang ini meningkat tajam.

“Kapasitas tidak menentu, tergantung permintaan. Tapi kalau sedang ramai, kami bisa mengemas hingga 5 ton per hari,” tambah Pak Ilo.

Bahan Baku Utama Penggemukan Sapi

Gaplek yang telah dikemas kemudian diberangkatkan menuju wilayah Cikampek untuk diproses lebih lanjut. Di sana, gaplek akan diserut dan diolah menjadi komponen utama pakan ternak. Kandungan karbohidrat yang tinggi pada singkong kering menjadikannya pilihan favorit peternak untuk mempercepat proses penggemukan sapi.

Meski enggan merinci harga pasar karena sifat komoditas yang fluktuatif, Pak Ilo memastikan bahwa rantai pasok dari Jawa Tengah ke Jawa Barat ini tetap stabil guna mendukung ketahanan pangan di sektor peternakan.

Ringkasan Operasional Gudang.

Aspek Keterangan
Pengelola Pak Ilo (Kepala Gudang)
Asal Bahan Baku Gunung Kidul, Yogyakarta
Tujuan Distribusi Cikampek, Jawa Barat
Kapasitas Maksimal ± 5 Ton per Hari (Musim Ramai)
Tenaga Kerja 12 Orang (7 Wanita, 5 Pria)
Kegunaan Produk Bahan baku utama pakan penggemukan sapi.

Reporter: Teguh

Pekanbaru, DN-II Penerangan Lanud Rsn. Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., memimpin Upacara Bendera Awal Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Apron Base Ops Lanud Roesmin Nurjadin, Senin 5/1/2026. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh personel Lanud RSN yang terdiri dari perwira, bintara, tamtama, dan ASN, serta Insub meliputi Wing Udara 3.1 Tempur dan jajaran, Skatek 045, dan Pazam 733.

Dalam kesempatan tersebut, Danlanud RSN membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., yang mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI AU untuk senantiasa memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas pengabdian yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Kasau menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 seraya berharap seluruh personel diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberhasilan dalam mengemban amanah tugas. “Tahun 2025 kita tutup dengan berbagai capaian yang patut disyukuri, sebagai hasil kerja keras, dedikasi, dan pengabdian seluruh insan TNI Angkatan Udara,” tegas Kasau.

Kasau menekankan bahwa meskipun TNI Angkatan Udara dihadapkan pada dinamika dan tantangan yang tidak ringan, transformasi menuju kekuatan udara yang AMPUH dan berdaya gentar tetap berjalan konsisten. Salah satu capaian strategis yang menjadi kebanggaan bersama adalah keberhasilan mempertahankan zero accident selama dua tahun berturut-turut. Namun demikian, Kasau mengingatkan agar seluruh jajaran tidak berpuas diri dan terus memperkuat disiplin serta kepatuhan terhadap prosedur guna menekan incident dan serious incident melalui penerapan generative safety culture di setiap lini penugasan.

Red

TEGAL, DN-II Aktivitas perbaikan dan pemeliharaan kapal di galangan Tegal Shipyard Utama (TSU) mulai menunjukkan peningkatan signifikan memasuki awal tahun 2025. Galangan yang berlokasi di pesisir Tegal ini melaporkan bahwa kuota antrean untuk proses docking (naik dok) telah terisi penuh hingga bulan Februari mendatang. (6/1/2026).

Staf Administrasi TSU, Mudi, menjelaskan bahwa galangan seluas 4.000 meter persegi tersebut saat ini difokuskan untuk melayani kapal-kapal dengan kapasitas hingga 20 Gross Tonnage (GT). Dengan kapasitas lahan yang ada, TSU mampu menampung dua kapal secara bersamaan dalam satu periode pengerjaan.

“Dalam satu bulan, rata-rata kami bisa menyelesaikan pengerjaan dua kapal. Saat ini, untuk bulan Februari saja bloknya sudah penuh dipesan oleh para pemilik kapal,” ujar Mudi saat ditemui di lokasi galangan.

Persiapan Menjelang Musim Melaut

Tercatat hingga awal Januari 2025, sudah ada sembilan kapal yang masuk dalam daftar tunggu. Mudi menambahkan bahwa tren peningkatan pendaftaran ini biasanya dipicu oleh persiapan para pemilik kapal menjelang masa operasional tertentu.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Rata-rata ini kapal persiapan untuk musim setelah puasa. Langganan tetap kami seperti armada milik Pak Toni, Pak Anto, hingga Haji Tambari sudah mendaftarkan kapal-kapal mereka untuk segera naik dok,” lanjutnya.

Sistem Operasional dan Layanan

Mengenai sistem biaya, TSU menerapkan tarif harian per kapal selama proses sandar di dok. Namun, untuk pengerjaan teknis seperti pengelasan dan pengecatan, galangan ini menggunakan sistem kolaborasi dengan tenaga ahli spesialis.

“Tugas kami di sini adalah mengelola pendaftaran serta proses naik-turunnya kapal. Untuk pengerjaan teknis seperti las, pengecatan, hingga perbaikan mesin, ada tim khusus sendiri yang standari di area dok,” jelas Mudi.

Estafet Kepemimpinan

Tegal Shipyard Utama merupakan galangan kapal yang memiliki sejarah panjang di Tegal, yang didirikan oleh almarhum Warjo, yang dikenal luas sebagai tokoh masyarakat sekaligus mantan anggota dewan setempat. Saat ini, tongkat estafet kepemimpinan TSU diteruskan oleh putranya, Holid, guna memastikan keberlangsungan layanan bagi para nelayan dan pengusaha kapal di wilayah Tegal dan sekitarnya.

Reporter: Teguh

TEGAL, DN-II Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tegal terus berupaya mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) menggunakan Meski menghadapi tantangan cuaca dan persaingan ketat, sektor pariwisata di Kota Bahari menunjukkan tren positif dengan kenaikan pendapatan yang stabil. (6/1/2026).

Realisasi dan Target Pendapatan

Ikrar Yuswan Effendi kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tegal mengatakan Hingga akhir periode 2025, Disporapar mencatat realisasi pendapatan mencapai 86% dari total target sebesar Rp7,8 miliar. Angka ini bersumber dari sejumlah aset strategis yang dikelola sesuai Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

Aset-aset tersebut meliputi:
Pantai Alam Indah (PAI)
Hutan Kota Selangkah
Waroeng Digdjie
Kawasan Yos Sudarso
Bumi Perkemahan

“Untuk tahun 2026, kami menetapkan target yang sama, yakni di angka Rp7,8 miliar. Kami optimis bisa mencapainya dengan evaluasi dari capaian tahun sebelumnya,” ujar perwakilan Disporapar dalam keterangannya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tren Positif PAI di Kancah Jawa Tengah

Salah satu primadona wisata Kota Tegal, Pantai Alam Indah (PAI), menunjukkan prestasi gemilang dengan menduduki peringkat ke-7 sebagai objek wisata yang paling banyak dikunjungi di Jawa Tengah.

Dengan harga tiket masuk yang relatif terjangkau sebesar Rp10.000—dibandingkan destinasi lain seperti Guci yang mencapai Rp20.000—PAI berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan. Pada tahun 2024, total pendapatan PAI mencapai Rp6,7 miliar, naik sekitar Rp200 juta dibandingkan tahun 2023 yang berada di angka Rp6,5 miliar.

Tantangan Alam dan Kompetisi

Meski tren pendapatan naik, Disporapar mengakui adanya sejumlah kendala lapangan. Faktor cuaca, terutama hujan dan mendung saat momentum Nataru (Natal dan Tahun Baru), menjadi penghambat utama pencapaian target 100%.

Selain itu, masalah banjir rob masih menjadi pekerjaan rumah. “Saat rob datang, jalur jogging track di PAI sering tergenang, hal ini tentu memengaruhi kenyamanan pengunjung,” tambahnya.

Dari sisi kompetisi, dibukanya kembali objek wisata Purwahamba Indah (Pur-In) setelah renovasi juga memberikan pengaruh pada pembagian jumlah pengunjung. Namun, pihak Disporapar melihat hal ini secara positif sebagai penguat ekosistem wisata regional.

Strategi “Banjir Event”

Guna menyiasati tantangan tersebut, Disporapar menerapkan strategi peningkatan volume pengunjung melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas.

“Strategi kami adalah memperbanyak event. Kami memberikan keringanan sewa lahan bagi komunitas, mulai dari konser musik, lomba burung, hingga komunitas Vespa. Fokus kami adalah volume pengunjung yang masuk, sehingga retribusi tiket tetap terjaga,” jelasnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dengan strategi ini, pemerintah kota berharap sektor pariwisata tidak hanya menjadi penyumbang PAD, tetapi juga menjadi pusat ekonomi kreatif yang menghidupkan pelaku usaha di sekitar aset wisata.

Reporter: Teguh

TEGAL, DN-II Kepala sekolah SMK Negeri 3 Kota Tegal Drs Bejo SPd melalui Humas SMKN 3 Kota Tegal Winarso, berbagi cerita mengenai dinamika pendidikan vokasi di sekolahnya. Meski baru menjabat di posisi Humas kurang dari satu semester, ia memberikan gambaran luas mengenai perkembangan sekolah yang kini menampung ribuan siswa tersebut. (6/1/2026).

Populasi Siswa dan Tenaga Pengajar yang Besar

Sekolah ini tercatat memiliki basis massa siswa yang cukup besar. Menurut Wirahso, saat ini terdapat sekitar 1.700-an siswa yang tersebar di sembilan jurusan berbeda. Untuk angkatan terbaru saja, sekolah menerima sekitar 553 siswa baru.

Kekuatan pengajaran didukung oleh 144 tenaga pendidik, yang terdiri dari guru berstatus PNS, P3K penuh waktu, hingga P3K paruh waktu. “Semua jurusan diminati oleh masyarakat. Setiap tahunnya, kuota selalu terisi di seluruh lini,” ujar Winarso saat ditemui di ruangannya selasa 6 Januari 2026.

Keunggulan Jurusan Pelayaran: Praktik Berbayar

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Salah satu daya tarik utama sekolah ini adalah program pelayarannya yang mencakup jurusan Nautika dan Teknika. Berbeda dengan praktik kerja lapangan (PKL) pada umumnya, para siswa pelayaran di sekolah ini sudah mulai melaut sejak kelas 2.

“Terakhir kemarin, mereka melakukan praktik di Pati selama enam bulan. Menariknya, mereka tidak dipungut biaya praktik, justru mereka yang dibayar atau mendapatkan uang saku,” ungkap Winarso.

Meski ia tidak menyebutkan nominal pastinya, insentif tersebut biasanya dicairkan setelah siswa menyelesaikan masa praktik selama setengah tahun tersebut. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi para taruna yang menempuh pendidikan di sana.

Fokus Humas dan Manajemen Sekolah

Sebagai Humas, Winarso menjelaskan bahwa fokus utamanya mencakup manajemen tamu, koordinasi PKL, hingga pengelolaan fasilitas umum seperti kantin. Mengenai detail spesifik jumlah siswa per kelas, ia menyebutkan angkanya bervariasi antara satu hingga tiga kelas per jurusan.

“Saya sendiri mengajar di Teknik Permesinan. Di jurusan saya, rata-rata satu kelas berisi 36 siswa. Dinamikanya sangat terasa, terutama saat menyiapkan siswa untuk siap terjun ke dunia industri,” tambahnya.

Meski akan segera memasuki masa pensiun sekitar enam bulan lagi, Wirahso tetap berkomitmen memastikan koordinasi antara sekolah dan mitra industri berjalan baik hingga masa jabatannya berakhir di pertengahan tahun ini.

Reporter: Teguh

DIY, DN-II Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., menyebut instruktur memiliki peran strategis sebagai fondasi pembentuk karakter dan mentalitas para penerbang TNI AU sekaligus perancang masa depan organisasi.

Hal itu disampaikan Kasau saat memberikan pengarahan kepada Instruktur Penerbang dan Navigator di Gedung Jupiter, Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Senin (5/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Kasau juga mengulas dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks. Kondisi ini menuntut TNI AU lebih adaptif dan dinamis dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.

Menjawab tantangan tersebut, Kasau mengatakan TNI AU terus memperkuat sumber daya manusia, salah satunya melalui peningkatan rekrutmen penerbang. Dari proses tersebut, dibutuhkan calon-calon penerbang yang berkompeten untuk kemudian dididik dan dibina oleh para instruktur di Sekolah Penerbang (Sekbang) TNI AU.

Kasau juga menyoroti perlunya penyesuaian kurikulum Sekolah Penerbang (Sekbang) agar lebih efisien serta relevan dengan kebutuhan peperangan modern. Dengan penyesuaian ini, para instruktur diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan sehingga melahirkan penerbang yang handal dan siap menghadapi berbagai tantangan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menutup pengarahannya, Kasau berharap para instruktur mampu menjadi teladan. “Saya minta para Instruktur Penerbang menjadi teladan dalam sikap dan perilaku serta mampu berpikir terbuka dan kritis,” ujar Kasau.

Upaya penguatan peran instruktur ini menjadi bagian penting dalam membangun postur pertahanan udara yang adaptif, modern, profesional, dan unggul, sehingga TNI AU semakin siap menghadapi dinamika ancaman dan menjaga kedaulatan udara nasional.

Red

“TNI Angkatan Udara – Jauh di Langit Dekat di Hati”
DISPENAU@2025.

#swabhuwanapaksa
#jauhdilangitdekatdihati
#tniauampuh
#kasau #marsekaltnitonnyharjono

BOGOR, DN-II Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI) mempertegas komitmen pengabdian masyarakat dengan menerjunkan Tim Satuan Tugas (Satgas) Penjernihan Air. Bersinergi dengan TNI, program ini fokus pada penyediaan solusi teknologi Reverse Osmosis (RO) untuk menjawab tantangan krisis air bersih di berbagai wilayah Indonesia.

Kolaborasi Lintas Keilmuan dan Sinergi TNI

Program strategis ini digerakkan oleh 24 Kadet Mahasiswa UNHAN RI yang berasal dari berbagai disiplin ilmu. Kolaborasi ini menggabungkan keahlian dari Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan (Teknik Sipil, Elektro, Mesin, Informatika, serta Rekayasa Sumber Daya Air) dengan Fakultas MIPA Pertahanan (Fisika dan Kimia).

Di bawah komando Dansatgas Kolonel Infanteri Adam Mardamsyah, M.Han, para kadet didampingi oleh tim ahli dosen, yakni Diyan Parwatiningtyas, M.Sc., Ir. Ricky Harianja, M.T., dan Ir. Pungky Dharma Saputra, M.T. Sinergi antara akademisi militer dan personel TNI ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Progres 21 Persen Menuju Target 100 Titik

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Satgas Penjernihan Air UNHAN RI menargetkan pemasangan sistem RO di 100 titik lokasi secara bertahap. Hingga saat ini, sebanyak 21 unit sistem RO telah berhasil terpasang dan mulai beroperasi di berbagai wilayah kritis.

“Saat ini progres telah mencapai 21 persen dari target keseluruhan. Sekitar 90 persen unit sudah beroperasi penuh, sementara sisanya dalam tahap penyempurnaan teknis seperti pengeboran sumber air baku,” tulis laporan resmi Satgas.

Manfaat Langsung bagi Masyarakat dan Satuan

Pemanfaatan air hasil penjernihan ini tidak hanya menyasar pemukiman warga, tetapi juga fasilitas pelayanan kesehatan dan satuan-satuan TNI di lapangan. Seluruh unit yang telah terpasang dinyatakan laik operasional dan telah memenuhi standar penggunaan untuk kebutuhan harian.

Melalui teknologi RO, air baku yang sebelumnya tidak layak konsumsi diproses sedemikian rupa sehingga aman digunakan, memberikan dampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan dan sanitasi masyarakat lokal.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan program ini, silakan kunjungi laman resmi UNHAN RI di www.idu.ac.id.

Red

JAKARTA, DN-II Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, didampingi Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, menerima kunjungan resmi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Dr. Zuhair S.M. Al-Shun, di Kantor Kemhan RI, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi sekaligus menandai berakhirnya masa penugasan (tugas diplomatik) Dubes Zuhair Al-Shun di Indonesia. Selain sebagai momen perpisahan, pertemuan ini mempertegas komitmen berkelanjutan Indonesia dalam mendukung kedaulatan dan kemanusiaan di Palestina.

Selama ini, hubungan bilateral kedua negara terus menguat, terutama dalam sektor strategis seperti pertahanan dan pendidikan. Salah satu wujud nyata kerja sama tersebut adalah program beasiswa bagi mahasiswa Palestina untuk menempuh studi di Universitas Pertahanan RI, yang menjadi simbol persahabatan mendalam antara kedua bangsa.

Red

JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 yang berlangsung khidmat di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin (5/1/2026).

Dalam suasana penuh persaudaraan tersebut, Kepala Negara mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat tali persatuan di tengah keberagaman.

Mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga”, Presiden menekankan bahwa nilai-nilai Natal—seperti kasih, pengorbanan, dan kepedulian—bukanlah hal asing bagi rakyat Indonesia. Menurut beliau, nilai-nilai tersebut sangat selaras dengan jati diri bangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan.

Meneladani Jejak Toleransi Para Pendiri Bangsa

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengungkapkan rasa bangganya terhadap fondasi toleransi yang telah diletakkan oleh para pendiri bangsa. Beliau memberikan contoh inspiratif saat Presiden pertama RI, Soekarno, memilih arsitek beragama Nasrani untuk membangun Masjid Istiqlal sebagai simbol persatuan yang abadi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tak hanya bicara sejarah, Presiden juga berbagi kisah personal yang menyentuh:

Pembangunan di Hambalang: Melibatkan arsitek dan pekerja beragama Katolik dalam pembangunan masjid.

Harmoni Musik: Pengalaman membina kelompok musik dengan anggota dari berbagai latar belakang iman yang berbeda.

“Keberagaman bagi kita adalah kekuatan, bukan pemisah,” ungkap Presiden.

Aksi Nyata untuk Sesama

Momentum Natal tahun ini juga diwarnai dengan aksi kemanusiaan yang nyata. Presiden memberikan apresiasi tinggi kepada panitia Natal Nasional atas kepedulian mereka yang mewujud dalam:

Renovasi Rumah Ibadah: Bantuan dana sebesar Rp100 juta per gereja untuk renovasi 100 gereja yang tersebar di 38 provinsi.

Kepedulian Bencana: Penyaluran bantuan bagi masyarakat di 3 provinsi yang sedang terdampak musibah.

Menutup arahannya, Presiden berharap semangat Natal ini membawa kedamaian bagi setiap keluarga di Indonesia, sekaligus memperkokoh semangat gotong royong dalam membangun masa depan bangsa yang lebih baik.

Red

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

— TIW —

#CatatanSeskab

SURABAYA, DN-II Langkah tegas Pemerintah Kota Surabaya dalam memberantas aksi premanisme mendapat dukungan penuh dari Korps Marinir TNI AL. Sebanyak 10.000 prajurit dinyatakan siap bersinergi untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bagi seluruh warga maupun pengunjung di Ibu Kota Jawa Timur tersebut.

Komitmen Tegas Berantas Premanisme

Dalam pertemuan koordinasi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ditegaskan bahwa stabilitas keamanan adalah fondasi utama pembangunan kota. Kesiapsiagaan ini merupakan respons langsung untuk mendukung kebijakan Walikota Surabaya dalam mengikis habis praktik premanisme yang meresahkan masyarakat.

“Kami memberikan dukungan penuh terhadap langkah tegas Pemerintah Kota. Sebanyak 10.000 personel telah tergelar dan siap dikerahkan kapan saja untuk menjaga stabilitas wilayah Surabaya,” ujar perwakilan pimpinan militer dalam pertemuan tersebut.

Mewujudkan Iklim Kota yang Kondusif

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Langkah strategis ini diambil bukan sekadar sebagai bentuk penegakan aturan, melainkan upaya menciptakan iklim kota yang ramah bagi semua pihak. Dengan sinergi yang kuat antara militer dan pemerintah, diharapkan:

Warga Lokal: Merasa terlindungi dari segala bentuk intimidasi.

Wisatawan & Pendatang: Merasa aman dan nyaman saat berkunjung atau berinvestasi.

Roda Ekonomi: Berjalan lancar tanpa gangguan praktik pungli maupun premanisme.

Kolaborasi Lintas Sektor

Ditekankan bahwa menciptakan Surabaya yang tertib tidak dapat dilakukan secara parsial. Keberhasilan program ini bergantung pada kolaborasi antara seluruh komponen bangsa, elemen masyarakat, dan aparat keamanan.

Sinergi ini menjadi pesan kuat bagi siapa pun yang berniat mengganggu ketertiban umum bahwa Surabaya adalah kota yang terjaga dan bebas dari rasa takut. Melalui pengawasan ketat dan kesiagaan pasukan, Surabaya optimistis tetap menjadi kota yang aman, tertib, dan humanis.

Tim Redaksi Prima

You cannot copy content of this page