Jakarta, DN-II Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan kekuatan personel bersama unsur terkait untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Sebanyak 14.167 personel TNI tercatat terlibat dalam penanganan karhutla yang terjadi di berbagai Wilayah Indonesia, dengan dukungan berbagai sarana dan peralatan pemadaman. Jum’at (21/8/2026).
Penanganan karhutla dilaksanakan oleh satuan TNI di sejumlah wilayah yang terdampak, bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait lainnya, serta masyarakat.
Upaya yang dilakukan meliputi pemadaman, patroli, pemantauan, pencegahan, dan penanganan dampak karhutla sesuai dengan kondisi dan perkembangan situasi di masing-masing wilayah.
Di sisi lain, satuan TNI di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) juga berada dalam kesiapsiagaan pengamanan karhutla sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.


Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
TNI bersama pemerintah daerah, Polri, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait lainnya, dan masyarakat terus bersinergi dalam upaya pemadaman, patroli, pencegahan serta penanganan dampak karhutla. Kesiapsiagaan personel dan materiil terus dipelihara agar dapat digerakkan secara cepat sesuai perkembangan situasi di lapangan, sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Red
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
TERNATE, DN-II Pemerintah Pusat menargetkan pembukaan lahan cetak sawah seluas 10.000 hektare (Ha) di Provinsi Maluku Utara (Malut). Dari target tersebut, baru sekitar 1.900 Ha yang berhasil dipenuhi.
Wakil Menteri Transmigrasi (Wamenrans) Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa peluang untuk memenuhi sisa target tersebut masih sangat terbuka lebar, terutama dengan mengoptimalkan lahan transmigrasi yang ada namun belum produktif.
”Peluang cetak sawah baru masih sangat besar jika dapat memaksimalkan lahan-lahan transmigrasi yang sudah ada dan masih belum produktif,” ujar Viva Yoga saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) antara Kementerian Transmigrasi dan Pemprov Malut di Kota Ternate, Jumat (21/8/2026).
Rakor strategis ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Malut Samsuddin Abdul Kadir, para kepala dinas ketenagakerjaan dan transmigrasi (dinaskertrans), serta para sekretaris daerah dari Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Halmahera Timur, dan Pulau Morotai.
”Bila pemerintah daerah sepakat membuka lahan cetak sawah baru, selanjutnya akan kita koordinasikan dengan Kementerian Pertanian,” kata Viva Yoga.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Solusi Atasi Ketergantungan Pasokan Beras Luar Daerah
Dalam rakor tersebut, jajaran Pemprov Malut dan kabupaten/kota menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi petani, mulai dari masalah irigasi, dampak limbah pertambangan, hingga ancaman banjir.
Meskipun kawasan transmigrasi di Malut telah menghasilkan produksi beras, jumlahnya belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat lokal. Akibatnya, kebutuhan beras dan bahan pokok utama lainnya khususnya di Kota Ternate masih harus didatangkan dari provinsi lain.
”Dari rakor inilah kita serap dan dengar apa saja keluhan dari kawasan transmigrasi di Malut,” ujar mantan anggota Komisi IV DPR RI dua periode tersebut.
Lebih lanjut, Viva Yoga menjelaskan bahwa program cetak sawah baru di Malut tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas dan mendukung swasembada beras nasional, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
Urgensi Cetak Sawah di Luar Jawa dan Dukungan Infrastruktur
Pembukaan lahan sawah baru di luar Pulau Jawa dinilai sangat krusial di tengah laju alih fungsi lahan di Jawa yang mencapai 100.000 Ha setiap tahunnya akibat pembangunan perumahan, pabrik, jalan, dan fasilitas umum.

Kendati demikian, ia mengingatkan agar program cetak sawah wajib dibarengi dengan ketersediaan infrastruktur pendukung yang memadai, terutama sumber air, bendungan, dan jaringan irigasi.
”Jangan sampai cetak sawah lalu tidak ada saluran irigasi dan bendungan. Jadi saat cetak sawah, juga akan dibangun saluran irigasi dan bendungan untuk menyediakan air,” tegasnya.
Dalam mewujudkan hal ini, Kementrans berkomitmen untuk bersinergi lintas kementerian, di antaranya Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Kesehatan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Apresiasi Pemprov Malut
Sementara itu, Sekda Pemprov Malut Samsuddin Abdul Kadir mengapresiasi kehadiran Wamenrans dalam rakor yang dinilai sangat efektif dan solutif bagi daerah.
Ia mengungkapkan bahwa kehadiran program transmigrasi telah memberikan dampak positif yang besar bagi Malut, salah satunya kemampuan daerah untuk memproduksi beras secara mandiri serta menularkan keahlian bertani kepada masyarakat lokal.
”Malut sangat bersyukur dengan adanya transmigrasi sebab dengan program itu provinsi ini bisa menghasilkan beras sendiri. Adanya transmigran yang bercocok padi di sawah, kebiasaan itu juga menular ke masyarakat lokal,” ungkap Samsuddin.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara, imbuhnya, berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan produksi beras guna mencukupi kebutuhan pangan lokal sekaligus berkontribusi nyata pada swasembada beras nasional. Red
Semarang, DN-II Bagi warga yang mengalami bencana, gempa mungkin telah berhenti. Namun rasa takut, cemas dan bayang-bayang kejadian masih bisa tertinggal.
Karena itu, bantuan kepada masyarakat terdampak bencana tidak selalu berbentuk logistik. Ada kalanya yang dibutuhkan adalah seseorang yang mau duduk bersama, mendengarkan cerita, dan membantu warga menemukan kembali rasa tenangnya.
Hal itulah yang dilakukan Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah selama dua hari di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Pada Rabu dan Kamis (19–20/8/2026), tim yang terdiri dari personel Psikolog Kepolisian dan Biro SDM Polda Jateng tersebut mendatangi sejumlah lokasi terdampak gempa di Kecamatan Komodo. Sedikitnya 243 warga mendapatkan pendampingan psikologis.
Hari pertama, Rabu (19/8), tim menyambangi warga di Desa Seraya Marannu, Kecamatan Komodo, tepatnya di Pulau Seraya Besar. Sebanyak 157 warga mengikuti kegiatan pendampingan yang dikemas secara interaktif dan humanis.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Tidak ada suasana formal. Warga diajak berinteraksi, berbagi pengalaman, dan menyampaikan apa yang mereka rasakan setelah menghadapi gempa.
Keesokan harinya, Kamis (20/8), pendampingan dilanjutkan di dua titik, yakni Pos Bencana Rumah Bhabinkamtibmas Desa Golo Bilas dan Kampung Gorontalo, Desa Gorontalo. Sebanyak 10 warga mengikuti kegiatan di lokasi pertama dan 76 warga di lokasi kedua.
Pendampingan dilakukan dengan pendekatan sederhana namun bermakna. Tim membuka ruang komunikasi, mendengarkan cerita warga, memberikan dukungan emosional, serta mengenalkan teknik relaksasi sederhana yang dapat dilakukan ketika rasa cemas atau tekanan muncul.
Di tengah situasi pascabencana, kehadiran personel kepolisian tidak ditempatkan sebagai sosok yang datang untuk memberikan instruksi. Tim justru berusaha menjadi teman berbicara bagi warga.
Sejumlah kegiatan juga dikemas melalui sharing session dan interaksi bersama masyarakat. Sarana kontak diberikan agar komunikasi dan dukungan dapat tetap terhubung ketika masyarakat membutuhkan.
Tim yang diterjunkan terdiri dari Ipda Putri Agustina, S.Psi., M.M., Psikolog Kepolisian Tk. I Bagpsi Ro SDM Polda Jateng, bersama Briptu Bagoes Hendra K., S.Psi. dan Briptu Narulita Dian H., S.Psi. Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan jajaran Polres Manggarai Barat, khususnya Polsek Komodo.
Bagi Polda Jateng, pemulihan pascabencana tidak hanya berbicara mengenai rumah, kebutuhan pokok atau fasilitas yang rusak. Kondisi psikologis masyarakat juga menjadi bagian penting dari proses untuk kembali menjalani kehidupan.
Dalam keterangannya Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. Yuliyanto mengatakan, Tim Trauma Healing hadir untuk membantu masyarakat melewati masa sulit setelah bencana, terutama dalam menghadapi tekanan psikologis yang mungkin masih dirasakan.
“Gempa memang sudah berlalu, tetapi rasa takut dan kecemasan yang ditinggalkan tidak selalu hilang begitu saja. Karena itu, kami hadir untuk mendampingi masyarakat agar mereka memiliki kekuatan untuk menghadapi dan melewati masa sulit ini,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto saat ditemui di Mapolda Jateng, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana harus diberikan secara utuh. Bantuan kebutuhan dasar tetap penting, namun dukungan psikologis juga diperlukan agar masyarakat dapat kembali membangun rasa aman dan kepercayaan dirinya.
Kombes Pol. Yuliyanto berharap pendampingan tersebut dapat menjadi bagian kecil dari proses panjang masyarakat Manggarai Barat untuk bangkit.
“Semoga kehadiran kami dapat membantu mengurangi kecemasan, memulihkan rasa aman dan menumbuhkan kembali semangat masyarakat untuk bangkit. Setelah bencana, kehidupan harus terus berjalan dan kami ingin masyarakat memiliki kekuatan untuk menata kembali kehidupan mereka,” pungkasnya. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
BREBES, DN-II Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah perairan, Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar bersama Wakapolres dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Brebes melaksanakan pengecekan kesiapsiagaan personel, sarana prasarana, serta aspek keselamatan masyarakat di sejumlah wilayah perairan Kabupaten Brebes.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis (19 dan 20 Agustus 2026) sebagai bentuk kesiapan jajaran Polres Brebes dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah perairan.
Pada Rabu (19/8), Kapolres Brebes bersama rombongan melakukan pengecekan Pos Satuan Polisi Perairan Polres Brebes di wilayah Kluwut, Kecamatan Bulakamba. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta kondisi sarana dan prasarana pendukung dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah perairan.
Selanjutnya pada Kamis (20/8), pengecekan dilanjutkan ke kawasan Objek Wisata Hutan Mangrove Pandansari, Desa Kaliwlingi. Di lokasi tersebut, perhatian diarahkan tidak hanya pada kesiapan personel, tetapi juga aspek keamanan dan keselamatan transportasi air yang digunakan oleh masyarakat maupun wisatawan.
Keselamatan penumpang dan juru mudi menjadi salah satu perhatian utama. Kapal yang digunakan untuk mengangkut masyarakat maupun wisatawan harus memperhatikan kondisi kapal, kapasitas angkut, serta dilengkapi perlengkapan keselamatan, seperti pelampung dan life jacket.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Plt. Kasi Humas Polres Brebes, Iptu Syaiful Hidayat, saat memberikan keterangan pada Jumat (21/8), mengatakan bahwa pengecekan yang dilakukan Kapolres Brebes merupakan bagian dari langkah preventif untuk memastikan kesiapan jajaran kepolisian sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kegiatan pengecekan yang dilakukan Bapak Kapolres bersama Wakapolres dan jajaran PJU ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi Kamtibmas, khususnya di wilayah perairan. Kami ingin memastikan personel, sarana prasarana, maupun perlengkapan keselamatan benar-benar siap dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat,” ujar Iptu Syaiful Hidayat.
Menurutnya, aspek keselamatan masyarakat menjadi perhatian penting mengingat aktivitas di wilayah perairan memiliki potensi risiko yang harus diantisipasi sejak dini.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Untuk itu, kapal yang digunakan masyarakat maupun wisatawan harus memperhatikan kelayakan dan kapasitasnya serta dilengkapi perlengkapan keselamatan. Kami juga mengimbau kepada juru mudi agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang dalam setiap perjalanan,” jelasnya.
Iptu Syaiful menambahkan, kehadiran personel Polres Brebes di wilayah perairan diharapkan dapat meningkatkan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas maupun kejadian yang dapat membahayakan masyarakat.
“Kesiapsiagaan ini bukan hanya sebagai bentuk persiapan, tetapi merupakan wujud tanggung jawab Polri untuk hadir di tengah masyarakat. Polres Brebes siap hadir dan siap merespons setiap situasi yang membutuhkan kehadiran kepolisian di wilayah perairan,” pungkasnya.
Dengan dilaksanakannya pengecekan secara langsung tersebut, Polres Brebes menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat langkah-langkah preventif dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah perairan Kabupaten Brebes. Casroni/Hms
NTT DN-II Memasuki hari keenam pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI terus meningkatkan dukungan di wilayah terdampak. Hingga Kamis (20/8/2026).
Sebanyak 5.254 personel telah dikerahkan untuk membantu proses penanganan dan pemulihan masyarakat.
Dalam mendukung penanganan bencana, TNI mengerahkan 27 unit alutsista, terdiri dari 21 pesawat, 5 KRI, dan 1 Kapal ADRI. Penggunaan alutsista tersebut mendukung mobilitas personel, pengiriman bantuan, serta pelaksanaan tugas penanganan bencana.
Pada hari keenam, sebanyak 42,300 ton bantuan telah disalurkan kepada masyarakat terdampak. Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan TNI mencapai 293,617 ton.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
TNI bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan instansi terkait terus melakukan koordinasi dalam penanganan bencana, termasuk pemenuhan kebutuhan masyarakat serta percepatan pemulihan di wilayah terdampak. Red/Casroni
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
Jakarta, DN-II Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan Video Teleconference (VTC) dengan Chief of Defence Force Australian Defence Force (CDF ADF) Admiral Mark Hammond, Kamis (20/8/2026), bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama bilateral dan persahabatan antara TNI dan ADF, sekaligus meningkatkan komunikasi strategis kedua institusi pertahanan.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat atas pengangkatan Admiral Mark Hammond sebagai CDF ADF yang baru serta harapan agar hubungan yang telah terjalin baik antara TNI dan ADF semakin erat di masa mendatang.
Panglima TNI juga menegaskan komitmen TNI untuk mempererat hubungan bilateral dengan ADF di bawah payung Defence Cooperation Agreement (DCA), yang dilandasi prinsip saling menghormati, saling percaya, dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Penguatan diplomasi militer Indonesia-Australia selanjutnya diwujudkan melalui berbagai agenda hingga akhir tahun, termasuk latihan bersama dan forum pertemuan bilateral.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Panglima TNI didampingi Asrenum Panglima TNI, Asintel Panglima TNI, Waasops Panglima TNI, dan Kapuskersin TNI. Melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan, TNI dan ADF berkomitmen memperkuat hubungan pertahanan yang konstruktif serta memberikan manfaat bagi kedua negara. Red/Casroni
#tniprima #tnirakyatkuat #indonesiabebasaktif
Meriahkan HUT RI ke-81, Pemdes Benakat Minyak Gelar Karnaval Kemerdekaan
TALANG UBI, www.detik-nasional.com // Suasana Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, mendadak semarak pada Kamis (20/8/2026). Pemerintah Desa (Pemdes) Benakat Minyak di bawah kepemimpinan Kepala Desa Edi Suprapto sukses menggelar perayaan karnaval dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Kemeriahan acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah dan unsur jajaran Muspika. Di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PALI, Drs. Hj. Yeni Novriani, M.Si., Camat Talang Ubi yang diwakili oleh Tris Marsadi, Babinsa Benakat Minyak Deri Wijaya, Ketua BPD Bibit Setyawan, S.H., serta jajaran tamu undangan lainnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ratusan masyarakat dari berbagai kalangan usia tampak sangat antusias mengikuti sekaligus menyaksikan jalannya pawai. Beragam pakaian unik, kostum kreatif, hingga atribut bertemakan kemerdekaan dan perjuangan menghiasi barisan peserta, berhasil memberikan nuansa penuh semangat di sepanjang rute perayaan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga menjadi wadah efektif dalam mempererat tali silaturahmi antarwarga Desa Benakat Minyak. Penampilan para peserta dengan hasil karya kostum yang memukau terbukti mampu menyedot perhatian warga yang telah memadati tepi jalan sejak pagi hari.
Kepala Desa Benakat Minyak, Edi Suprapto, menyampaikan rasa bangga serta apresiasi yang setinggi-tingginya atas partisipasi aktif dan kerja sama seluruh masyarakat. Ia menilai tingginya antusiasme warga merupakan cerminan kuatnya rasa kebersamaan dan semangat gotong royong yang masih terjaga dengan baik di desanya.
”Kegiatan karnaval ini kami selenggarakan untuk memeriahkan HUT RI ke-81 sekaligus memberikan hiburan yang edukatif bagi warga. Kami sangat mengapresiasi kreativitas masyarakat hari ini. Semoga melalui momentum kemerdekaan ini, rasa nasionalisme kita semakin kuat dan kerukunan antarwarga terus terjaga,” pungkas Edi Suprapto.
RED.
SEMARANG, DN-II Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menghadiri Opening Ceremony Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah yang digelar di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan dibuka Gubernur Jawa Tengah, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno dan seluruh kepala daerah se-Jawa Tengah, jajaran Forkopimda Jawa Tengah, serta Ketua Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia.
Mengusung semangat “Jawa Tengah Wolong Puluh Siji Gumregut Nyawiji”, peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kolaborasi, dan sinergi seluruh elemen dalam membangun Jawa Tengah.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, pembangunan Jawa Tengah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Seluruh elemen harus menyatukan kekuatan dan bergerak bersama sebagai sebuah superteam.
“Jawa Tengah tidak bisa sendiri dan harus jadi satu menjadi superteam. Jawa Tengah wolong puluh siji gumregut nyawiji, artinya kita berkolaborasi, tetapi dengan gumregut jadi lebih semangat lagi. Dengan momentum ulang tahun Jawa Tengah, mari kita membangun bersama Jawa Tengah,” ujar Sumarno.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Jawa Tengah merupakan keberhasilan seluruh pihak yang turut berkontribusi.
“Keberhasilan Provinsi Jawa Tengah adalah keberhasilan kita bersama. Output pembangunan Jawa Tengah adalah menyejahterakan masyarakat,” kata Ahmad Luthfi.
Menurutnya, salah satu fokus utama pembangunan Jawa Tengah adalah menurunkan angka kemiskinan. Angka kemiskinan Jawa Tengah disebut mengalami penurunan dari 9,58 persen menjadi 9,29 persen, dengan capaian penurunan hingga 9,21 persen atau sekitar 3,39 juta masyarakat dari desil 1 sampai 4.
Capaian tersebut, lanjut Ahmad Luthfi, merupakan hasil kolaborasi seluruh sektor di Jawa Tengah. Kontribusi investasi dari dalam maupun luar negeri mencapai 85 persen dengan serapan tenaga kerja sekitar 257 ribu orang.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah berada di angka 5,8 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Jawa Tengah juga telah menerima 53 penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat. Ahmad Luthfi menegaskan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sektor yang terus nyengkuyung dan nyawiji dalam pembangunan Jawa Tengah.
“53 penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat adalah usaha dari semua sektor yang nyengkuyung, nyawiji dalam rangka membangun Jawa Tengah,” ujarnya.
Memasuki usia ke-81, Ahmad Luthfi mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat persatuan dan menyatukan langkah dalam pembangunan.
“Dengan HUT Jawa Tengah ke-81 ini, mari kita satukan langkah dan jangan terpecah belah,” tegasnya.
Kehadiran Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama seluruh kepala daerah se-Jawa Tengah, Forkopimda Jawa Tengah, dan Ketua LAN RI menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Melalui semangat “Gumregut Nyawiji”, seluruh elemen di Jawa Tengah diharapkan terus bergerak bersama, memperkuat kolaborasi, dan menyatukan langkah untuk mewujudkan pembangunan yang berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.(* S. Bimantoro )
BREBES, DN-II Polres Brebes bersama TNI dan unsur Trantibum melaksanakan pengamanan kegiatan audiensi Forum Masyarakat Peduli Karangsembung (FMPK) yang berlangsung di Balai Desa Karangsembung, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Kamis (20/8/2026).
Pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen aparat dalam memastikan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebanyak 50 personel Polri, 7 personel TNI, dan 5 personel Trantibum Kecamatan Songgom diterjunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan keamanan serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap terkendali.
Sebelum pelaksanaan pengamanan, personel terlebih dahulu mengikuti apel yang dipimpin Kapolsek Songgom Kompol Susanto Agus Priyono, S.A.P. Dalam arahannya, ia menekankan agar seluruh personel menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Tugas kita adalah memastikan penyampaian aspirasi tersebut berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu keamanan maupun kepentingan masyarakat lainnya,” tegasnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selain menjaga keamanan dan kelancaran jalannya audiensi, personel juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya pihak yang tidak berkepentingan atau penyusup yang berpotensi memperkeruh situasi. Pengamanan juga diarahkan untuk mencegah terjadinya tindakan yang dapat mengganggu ketertiban maupun merusak fasilitas dan aset pemerintah desa.
Selama kegiatan berlangsung, personel Polri bersama TNI dan unsur Trantibum melakukan pengamanan secara persuasif serta mengedepankan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif tanpa mengurangi hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
Usai audiensi, dilaksanakan apel konsolidasi yang dipimpin Kabag Ops Polres Brebes Kompol Suraedi, S.H., M.M. Dalam arahannya, Kabag Ops kembali mengingatkan seluruh personel agar tetap mengedepankan pendekatan humanis dan kekeluargaan dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Sebagai aparatur negara, kita kedepankan pendekatan humanis dan kekeluargaan kepada masyarakat. Jangan sampai ada tindakan yang membuat masyarakat merasa tersakiti atau dirugikan,” tegas Kompol Suraedi.
Ia juga meminta seluruh personel tetap menjaga kewaspadaan hingga seluruh rangkaian kegiatan benar-benar selesai serta memastikan situasi di lokasi dalam keadaan aman sebelum meninggalkan tempat dan kembali ke kesatuan masing-masing.
Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, unsur Trantibum, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya penyampaian aspirasi.
Seluruh rangkaian pengamanan audiensi FMPK di Balai Desa Karangsembung berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang menonjol.
Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Brebes Iptu Syaiful Hidayat menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan audiensi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mengawal penyampaian aspirasi secara aman, tertib, dan kondusif.
Menurutnya, kehadiran personel Polri di lapangan tidak semata-mata untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan, perlindungan, serta memastikan seluruh peserta kegiatan dapat menyampaikan aspirasinya dengan nyaman dan tetap menghormati hak-hak masyarakat lainnya.
“Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Dalam pengamanan kegiatan audiensi ini, personel kami mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan dialogis, sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan tertib tanpa menimbulkan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban umum,” ujar Iptu Syaiful Hidayat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia menambahkan, pengamanan dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan sikap profesional dan menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Di sisi lain, personel juga diarahkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya kegiatan maupun merugikan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh peserta audiensi dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Sampaikan aspirasi dengan damai, tertib, dan bertanggung jawab. Polri akan terus hadir untuk memberikan pelayanan serta memastikan kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” pungkasnya. Casroni/Hms
NTT, DN-II TNI terus memperkuat dukungan penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kelima, Rabu (19/8/2026), sebanyak 4.477 personel telah dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di wilayah terdampak.
Dukungan TNI juga diperkuat dengan 27 unit alutsista, terdiri dari 21 pesawat, 5 KRI, dan 1 Kapal ADRI. Alutsista tersebut digunakan untuk mendukung mobilitas personel, distribusi bantuan, serta penanganan masyarakat terdampak.
Pada hari kelima, sebanyak 63,073 ton bantuan telah disalurkan kepada masyarakat terdampak. Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan TNI hingga saat ini mencapai 251,317 ton.

Pengerahan personel, alutsista, dan bantuan tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. TNI akan terus berkoordinasi dan memperkuat penanganan bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, serta instansi terkait.Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#tniprima #tnirakyat #indonesiaemas2045
You cannot copy content of this page

