Kabupaten Tegal, DN-II Menjelang arus mudik Lebaran, peninjauan intensif dilakukan terhadap sejumlah proyek infrastruktur strategis. Fokus utama tertuju pada kendala teknis Jembatan Kali Erang, kesiapan jalur alternatif, sebelum lebaran Jumat 19 maret 2026 hingga percepatan perbaikan jalan di ruas-ruas vital Instruksi Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H .
1. Kendala Teknis Jembatan Kali Erang: Target Lebaran Meleset
Penyelesaian Jembatan Kali Erang dipastikan tidak dapat memenuhi target awal untuk digunakan saat masa mudik. Selain faktor cuaca ekstrem dan kondisi alam yang tidak menentu, ditemukan kesalahan teknis serius pada tahap awal pengerjaan.
Tim aplikator pertama diketahui melakukan pemasangan yang tidak sesuai standar, di mana jembatan tidak membentuk chamber atau lengkungan yang seharusnya.
“Kami sudah mengambil langkah tegas dengan mengganti tim aplikator. Saat ini, tenaga ahli langsung dari pabrik Nusantara Baja Prima telah turun ke lapangan untuk melakukan penyetelan ulang secara detail,” ujar narasumber dalam peninjauan tersebut.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Proses perbaikan dan pemasangan ulang ini diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih satu bulan.
2. Jalur Gunung Jati Jadi Tumpuan Mudik
Sebagai konsekuensi belum beroperasinya Jembatan Kali Erang, arus lalu lintas akan dialihkan sepenuhnya ke jalur alternatif Gunung Jati. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum (PU) tengah melakukan perbaikan intensif di jalur tersebut.
Instruksi khusus telah dikeluarkan agar seluruh perbaikan di jalur Gunung Jati rampung sebelum hari raya, guna menjamin kenyamanan dan keamanan para pemudik yang melintas.
3. Akselerasi Perbaikan Jalan Ruas Slirit – Duren
H. Ischak Maulana Rohman, S.H . memerintahkan dilakukan percepatan perbaikan di ruas jalan Clirit , Gunung Jati hingga Duren. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik.
Tindakan: Mulai malam ini, petugas melakukan proses leveling (perataan) jalan menggunakan material LPA dan CAP.
Target: Seluruh pekerjaan pengaspalan dan perataan diupayakan selesai maksimal pada hari Selasa, sehingga siap menghadapi kepadatan lalu lintas.
4. Kesiapan Hunian Sementara (Huntara)
Selain infrastruktur jalan, peninjauan juga menyasar pada kesiapan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sebanyak 204 unit Huntara telah dinyatakan siap dan dijadwalkan untuk diserahterimakan pada hari Rabu mendatang. Setiap unit hunian memiliki ukuran 3 x 6 meter dan telah dilengkapi dengan fasilitas dasar berupa dua tempat tidur di setiap bloknya.
Reporter: Teguh
BREBES, DN-II Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur mudik wilayah hukum Kabupaten Brebes, tepatnya di Pos Rancakalong pada Kamis (19/03/2026) pagi. Insiden yang melibatkan dua kendaraan roda dua ini mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis intensif.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.15 WIB. Peristiwa bermula ketika sebuah sepeda motor ditabrak dari arah belakang oleh kendaraan roda dua lainnya. Benturan keras tersebut menyebabkan kedua pengendara terjatuh dan mengalami cedera.
Data Korban
Petugas PMI Kabupaten Brebes segera melakukan evakuasi di tempat kejadian perkara (TKP). Adapun identitas korban adalah sebagai berikut:
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Saefullah (53), warga Kemrajen, Banyumas.
Saminah (49), warga Kemrajen, Banyumas.
Kondisi Pasien (Saminah):
Luka lecet pada pipi bagian kanan.
Luka lecet pada punggung bagian kiri.
Mengalami dislokasi (pergeseran sendi) di bagian punggung kanan.
Setelah mendapatkan pertolongan pertama di lokasi oleh tim medis, kedua korban langsung dirujuk ke RSUD Bumiayu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Data Kumulatif Pelayanan PMI Brebes (Mudik Idul Fitri 2026)
Hingga update terbaru pada tanggal 19 Maret 2026 pukul 10.31 WIB, Pos Pelayanan Ambulans dan Pertolongan Pertama (PP) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Brebes mencatat total korban kecelakaan selama masa mudik sebagai berikut:
Kategori Kondisi Jumlah Jiwa
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Luka Ringan 8 Orang
Luka Berat 40 Orang
Meninggal Dunia 1 Orang
Petugas menghimbau bagi para pemudik untuk selalu waspada dan menjaga jarak aman kendaraan, terutama di titik-titik rawan kecelakaan sepanjang jalur Brebes.
Laporan Oleh: Pos Pelayanan PMI Kabupaten Brebes
Waktu Update: 10.31 WIB.
Red
BREBES, DN-II Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di persimpangan Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Wanasari, Kabupaten Brebes, pada Kamis (19/03/2026) pagi. Insiden ini dipicu oleh pengereman mendadak saat pergantian lampu lalu lintas.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan laporan dari Pos Pelayanan Jalingkut Brebes sekira pukul 09.25 WIB, kecelakaan bermula ketika sebuah sepeda motor berhenti mendadak saat lampu APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) berubah warna menjadi merah.
Karena jarak yang terlalu dekat, pengendara di belakangnya tidak sempat melakukan pengereman maksimal. Akibatnya, benturan keras dari arah belakang tidak dapat terhindarkan.
Identitas dan Kondisi Korban
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Petugas kepolisian di lapangan mengonfirmasi bahwa satu orang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Berikut data korban:
Nama: Mahudin
Usia: 31 Tahun
Asal: Banjarnegara
Kondisi: Korban mengalami luka lecet pada area punggung kaki kiri dan lengan atas sebelah kiri.
Penanganan dan Imbauan
Sesaat setelah kejadian, korban langsung dievakuasi ke Pos Jalingkut untuk mendapatkan perawatan medis pertama. Beruntung, luka yang diderita tidak termasuk kategori berat.
Pihak berwenang menyatakan bahwa arus lalu lintas di Simpang Tiga Wanasari saat ini sudah kembali normal dan kondusif. Meski demikian, para pengendara yang melintas di jalur Jalingkut diimbau untuk selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat mendekati lampu rambu lalu lintas guna meminimalisir risiko kecelakaan serupa.
Red/Tim
Brebes, DN-II Ketua Umum Insan Pers Jawa Tengah (DPP IPJT), Temui Sekda Brebes, Dr.Takoni.M.Pd diruang Kerjanya, mendesak agar pemda Brebes segera melakukan tindakan tegas penyegelan, pemberhentian pengoperasian dan pembongkaran menara telekomunikasi BTS di Desa Sarireja RT. 01 / RW.08 Kecamatan Tanjung, milik PT. Mitra Telekomunikasi (Mitratel) yang diduga melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Brebes No. 002 Tahun 2014 tentang zona bebas menara. (19/3/2026).
Dalam pertemuan itu sekda menyampaikan pihaknya belum tau surat aduan tersebut beliau menjelaskan akan segera pelajari surat aduan DPC IPJT Brebes dan akan segera menindak lanjut untuk penertiban, hal ini dinilai sangat bagus responsipnya “Ini membuka ruang diskusi menarik tentang bagaimana regulasi dan kebutuhan teknologi dapat bersinergi demi kepentingan masyarakat luas, ‘terang Firdaus.
Kita semua tahu Teknologi membawa kecanggihan yang sulit ditolak. dan kita semua menginginkan akses internet yang cepat, sinyal kuat dengan jaringan yang memudahkan komunikasi tanpa batas. Namun, bukan berarti teknologi boleh mengabaikan aturan dan nilai lingkungan sekitar. Seperti terjadi di Desa Sarireja, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Sebuah menara BTS kokoh berdiri di atas sempadan sungai, yang proses pembangunan nya sedang kami kritik lantaran diduga telah melanggar Perda no 02 tahun 2014 tentang zona bebas menara, ‘tambanya
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Hari ini kami menanyakan kepada Sekda Brebes, Dr. Takoni.M.Pd secara langsung agar segera melakukan tindakan tegas, untuk segera memerintahkan jajaran OPD terkait untuk melakukan evaluasi, agar segera melakukan penyegelan hingga pembongkaran, hal ini bukan kami menentang kemajuan, melainkan karena kami ingin pemerintah daerah menjaga harmoni kabupaten sesuai tupoksinya karena dinilai menara tower milik Mitratel di RT 01/RW 08 Desa Sarireja jelas menabrak aturan, “Terang Firdaus. 
Peraturan Daerah Kabupaten Brebes No. 002 Tahun 2014 tentang zona bebas menara adalah upaya pemerintah daerah melindungi lingkungan, estetika, dan kenyamanan warga dari dampak negatif menara telekomunikasi jangka panjang.
Alhamdulillah sikap responsif sekda Brebes yang menyampaikan niatnya untuk mengkaji aduan dari IPJT Brebes adalah bentuk peran pemerintah daerah itu ada, beliau juga meminta salinan isi surat yang telah dilayangkan sejak tahun sebelumnya. Ini adalah langkah positif pemerintah daerah tidak diam dan membiarkan potensi pelanggaran bermasalah berjalan terus.
Ini adalah penghormatan terhadap suara masyarakat dan kepastian hukum. Dengan menertibkan menara ilegal atau yang melanggar aturan menjadi sinyal positif bahwa kedepan regulasi aturan di Brebes tetap hidup dan relevan, Tutup Firdaus.
Tim
Brebes, DN-II Pasca tragedi kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Pejagan–Pemalang KM 259.300 A, wilayah Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, jajaran Polres Brebes tidak hanya bergerak cepat saat kejadian, namun juga memastikan penanganan lanjutan terhadap korban berjalan maksimal serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Sebanyak 33 korban terdampak dalam peristiwa tersebut dengan rincian 1 orang meninggal dunia dan 33 orang menjalani perawatan di rumah sakit. Yakni RS Bhakti Asih sebanyak 28 korban dan selebihnya dirawat di RSUD Brebes.
Dari korban yang dirawat di RS Bhakti Asih Brebes, 3 orang telah menjalani tindakan operasi akibat patah tulang, sementara 4 pasien lainnya dijadwalkan menjalani operasi lanjutan. Seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara optimal sesuai kondisi masing-masing.
Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, menegaskan bahwa penanganan korban menjadi prioritas utama sejak awal kejadian hingga saat ini.
“Sejak tadi malam korban langsung kami evakuasi dan mendapatkan penanganan di rumah sakit. Saat ini kami pastikan seluruh korban mendapatkan perawatan secara maksimal,” ungkapnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian, AKBP Lilik Ardhiansyah juga turun langsung menjenguk korban di RS Bhakti Asih Brebes pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 12.30 WIB, didampingi Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasi Humas, serta anggota, guna memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga.
Selain itu, Kapolres Brebes juga telah memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia serta memastikan proses pengawalan jenazah hingga ke kampung halaman berjalan dengan baik.
Pihak keluarga korban melalui Prio Hermawan (35) menyampaikan apresiasi atas respon cepat dan kepedulian jajaran Polres Brebes.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Polres Brebes atas evakuasi sejak di lokasi hingga di rumah sakit. Kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali,” ujarnya.
Di sisi lain, proses penyelidikan tetap berjalan. Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes telah melakukan olah TKP dan memeriksa 4 orang saksi, sementara saksi lainnya akan dimintai keterangan setelah kondisi kesehatannya membaik.
Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, menegaskan bahwa pihaknya akan mengkaji seluruh faktor penyebab kecelakaan secara menyeluruh.
“Selain fokus pada pemulihan korban, kami juga terus mendalami penyebab kecelakaan agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang,” tegasnya.
Polres Brebes mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama dalam perjalanan jarak jauh. (Red/Hms/FN)
BREBES, DN-II Menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 1447 H, situasi lalu lintas di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terpantau ramai namun tetap kondusif. Hingga memasuki dini hari pada Rabu (19/03/2026), arus kendaraan yang melintas masih didominasi oleh pemudik roda dua yang melintasi jalan pantura Brebes.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada pukul 23.55 WIB, volume kendaraan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Meski terjadi lonjakan, mobilitas pemudik yang datang dari arah Jakarta dan Jawa Barat menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur terpantau mengalir lancar tanpa hambatan berarti,” papar Azmi Asmuni Majid dari Palang Merah Indonesi PMI Brebes.
Sinergi Lintas Sektoral di Posko Terpadu
Kelancaran arus mudik tahun ini tidak lepas dari bersinergi dengan Posko Kesehatan dan Posko Keamanan Lebaran yang diisi oleh personel dari:
RSUD Brebes dan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes.
Polres Brebes , Kodim 0713/Brebes.
Dinas Sosial (Dinsos) serta relawan lintas organisasi.
“Alhamdulillah, perjalanan sejauh ini terpantau lancar. Memang kondisi jalan sangat ramai, didominasi oleh kendaraan sepeda motor yang jumlahnya luar biasa. Namun, hingga saat ini tidak ada kejadian fatal atau hal-hal menonjol yang tidak diinginkan,” ujar Azmi saat memantau situasi di lokasi.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Imbauan Keselamatan bagi Pemudik
Petugas gabungan di lapangan terus mengimbau para pemudik untuk memprioritaskan keselamatan di atas kecepatan. Mengingat waktu sudah memasuki dini hari saat di mana faktor kelelahan dan kantuk berada di titik tertinggi pemudik diminta untuk tidak memaksakan diri.
“Kami mendoakan seluruh masyarakat yang sedang mudik diberikan kelancaran dan keselamatan sampai ke tujuan. Tetap jaga kondisi fisik, jika merasa lelah, silakan manfaatkan posko-posko yang ada untuk beristirahat sejenak,” tambah Azmi.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di kawasan Jalur Lingkar Utara (Jalingkut) Brebes masih terus mengalir di bawah pengawalan ketat petugas guna mengantisipasi kepadatan di titik-titik rawan kemacetan.
Red/Casroni
Ketua Korcam TMI Muara Kuang Salurkan THR Berupa minuman dan minyak dari DPD Ogan Ilir dan Sosialisasikan Program Unggulan
MUARA KUANG ” WWW.DETIKNASIONAL.COM – Ketua Umum Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kecamatan Muara Kuang, Hasan, menggelar kegiatan pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh anggota TMI di wilayahnya. Acara yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Rabu (18/03/2026) bertempat di kediaman pribadi Hasan di Muara Kuang.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting organisasi, di antaranya Ketua Korcam Suhartono dan Ketua Korcam Lubuk Keliat, Yudi Dwinata. Kehadiran para pimpinan tingkat kecamatan ini menunjukkan soliditas pengurus TMI dalam mengawal program-program kesejahteraan bagi para petani di Kabupaten Ogan Ilir.
Dalam sambutannya, Hasan menjelaskan bahwa dana THR yang dibagikan tersebut merupakan amanah atau titipan langsung dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) TMI Kabupaten Ogan Ilir. Bantuan ini didistribusikan secara merata untuk anggota Tani Merdeka Indonesia yang berada di bawah naungan Kecamatan Muara Kuang serta Kecamatan Lubuk Keliat.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Hasan menekankan agar para anggota tidak menitik beratkan perhatian pada besaran nominal yang diterima. Beliau berpesan bahwa esensi utama dari pemberian ini adalah simbol kepedulian organisasi serta bentuk nyata dari kekompakan yang selama ini telah terjalin kuat di antara sesama pejuang pangan.
Selain agenda pembagian THR, pertemuan tersebut juga menjadi ajang diskusi strategis mengenai keberlanjutan sektor pertanian. Hasan secara khusus membahas mengenai dua program prioritas yang akan dijalankan, yakni pengembangan budidaya tanaman jagung dan optimalisasi lahan melalui penanaman padi gogo sebagai solusi ketahanan pangan di lahan kering.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan komitmen bersama seluruh anggota untuk mensukseskan program-program TMI ke depan. Melalui sinergi yang kuat, diharapkan para petani di Kecamatan Muara Kuang dan Lubuk Keliat dapat terus mandiri dan merdeka secara ekonomi melalui pendampingan intensif dari organisasi TMI.
REPORT : JULIYAN
DEPOK, DN-II Tekanan terhadap percepatan penyidikan kasus dugaan penggelapan yang menjerat tersangka RH, oknum tokoh ormas kepemudaan di Sukabumi, semakin menguat. Kuasa hukum Koperasi Pegawai Pengayoman (KPP) meminta penyidik Polres Sukabumi tidak membatasi penanganan perkara hanya pada satu pihak.
Desakan ini muncul setelah nama YPR, mantan pegawai Lapas Warungkiara, mencuat dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi sebagai pihak yang diduga turut terlibat dalam rangkaian perkara tersebut.
Fakta Baru dalam BAP
Advokat Lilik Adi Gunawan, S.H., selaku kuasa hukum KPP dan Kalapas Kelas IIA Warungkiara, menegaskan bahwa penyidik harus segera melakukan pengembangan penyidikan. Menurutnya, keterangan saksi yang menyebut keterlibatan pihak lain merupakan fakta hukum yang tidak boleh diabaikan.
”Penyidikan tidak boleh berhenti pada satu pihak semata apabila terdapat indikasi kuat keterlibatan pihak lain. Kami meminta penyidik segera memanggil dan memeriksa saudara YPR agar perkara ini menjadi terang benderang dan tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat,” ujar Lilik saat memberikan keterangan di Kantor Kasihhati Law Firm, Selasa (17/3/2026).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Rekam Jejak Terlapor YPR
Diketahui, YPR merupakan ASN yang pernah menjabat sebagai Pengelola Hasil Kerja di Lapas Warungkiara hingga 2 Mei 2025. Setelah itu, ia menjalani penugasan sementara (BKO) di Lapas Kelas IIB Sukabumi, dan sejak 15 September 2025 kembali bertugas di Lapas Kelas IIA Narkotika Bandung.
Lilik memaparkan bahwa penyebutan nama YPR dalam BAP adalah kunci untuk membuka rangkaian peristiwa penggelapan sapi milik koperasi pegawai secara utuh.
”Setiap keterangan saksi yang menyebut pihak tertentu harus ditindaklanjuti guna memastikan ada atau tidaknya keterkaitan materiil dalam perkara ini. Hal ini penting demi menjaga integritas penegakan hukum dan memberikan kepastian hukum secara menyeluruh,” tegas Lilik.
Harapan terhadap Transparansi Polri
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyidik Polres Sukabumi mengenai rencana pemanggilan YPR.
Di sisi lain, pihak pelapor berharap Polres Sukabumi bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel. Hal ini bertujuan untuk menjamin kepastian hukum sekaligus menghindari kesan adanya penanganan perkara yang dilakukan secara setengah hati atau tidak tuntas.
Pemberitaan ini disusun berdasarkan informasi yang tersedia dengan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah serta prinsip keberimbangan informasi.
(Tim/Red)
Kota Tegal, DN-II Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kota Tegal mulai meningkat signifikan sejak diberlakukannya sistem satu arah (one way) nasional dari KM 70 hingga KM 414. Kendaraan dari arah barat menuju timur terpantau mulai memadati jalur Pantura yang melintasi Kota Tegal, Rabu (18/3/2026).
Kepadatan terlihat di sejumlah pintu masuk wilayah kota dan kabupaten, baik di jalur Pantura dalam kota maupun Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) yang mengarah ke Semarang. Peningkatan volume kendaraan sudah terpantau sejak malam hingga siang hari ini.
Kepala Bagian Operasi Polres Tegal Kota, Kompol Nurcholis, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi sejak awal untuk menghadapi lonjakan arus mudik.
“Sejak one way nasional diberlakukan, arus kendaraan di wilayah Kota Tegal meningkat cukup signifikan, terutama sejak semalam hingga siang ini. Kami memprediksi puncak mudik terjadi pada 18–19 Maret, sehingga rekayasa lalu lintas dan penempatan personel sudah kami siapkan di titik rawan,” ujarnya.
Untuk mengurai kepadatan, Polres Tegal Kota menerapkan rekayasa arus lalu lintas dengan memecah kendaraan dari arah barat di depan Terminal Bus Kota Tegal. Sebagian arus dialihkan menuju Jalan Mataram melalui Jalan Lingkar Utara (Jalingkut),
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sementara kendaraan lainnya tetap melintasi jalur dalam kota dan kembali bertemu di Simpang Empat Coyo guna menjaga kelancaran di jalur Pantura,” jelasnya
Selain rekayasa lalu lintas, pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026 juga diperkuat dengan penempatan personel di titik rawan serta kesiapan pos pelayanan dan pos pengamanan.
“Kami mengimbau pemudik tetap mengutamakan keselamatan, tertib berlalu lintas, serta memanfaatkan pos pelayanan maupun pos pengamanan jika membutuhkan bantuan,” tambahnya.
Dengan kesiapan personel dan sarana pendukung yang ada, Polres Tegal Kotamemastikan pengamanan arus mudik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. ( Bim )
”Tingkatkan Soliditas di Bulan Ramadhan, TMI Lampung Barat Perkuat Koordinasi Hingga Tingkat Desa”
BALIK BUKIT ” WWW.DETIKNASIONAL.COM // Dewan Pimpinan Daerah Tani Merdeka Indonesia (DPD TMI) Kabupaten Lampung Barat menggelar acara buka puasa bersama dalam rangka mengisi keberkahan bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi ini dilaksanakan di kediaman yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Balik Bukit, pada Senin (16/03/2026).
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus inti DPD, seluruh Koordinator Kecamatan (Korcam), hingga Koordinator Desa (Kordes) Tani Merdeka Indonesia se-Kabupaten Lampung Barat. Kehadiran para pengurus dari berbagai tingkatan ini menunjukkan soliditas organisasi dalam mengawal aspirasi petani di wilayah Bumi Sekala Bekhak.
Sekretaris DPD TMI Lampung Barat, Haris Arifin Lubis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Ramadhan merupakan saat yang tepat untuk memperkokoh koordinasi internal. Menurutnya, kerukunan antar pengurus adalah modal utama untuk menjalankan program-program pemberdayaan petani ke depannya.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
”Kegiatan buka bersama ini bukan sekadar seremonial, melainkan wadah untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan memperkuat semangat gotong royong di tubuh TMI Lampung Barat. Kami ingin memastikan komunikasi dari kabupaten hingga desa tetap berjalan harmonis dan satu komando,” ujar Haris Arifin Lubis.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Satgas DPD Tani Merdeka Indonesia, Alex, yang memberikan apresiasi atas antusiasme para pengurus yang hadir. Alex menekankan bahwa peran Satgas adalah mengawal setiap kebijakan organisasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh kelompok tani di lapangan melalui pengawasan yang melekat.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi diskusi ringan mengenai isu-isu pertanian lokal sembari menunggu waktu berbuka, disusul dengan doa bersama untuk kemajuan sektor pertanian di Lampung Barat. Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti seluruh jalannya kegiatan hingga berakhirnya ramah tamah tersebut.
REPORT :JULIYAN
