Beranda » Sosial » Halaman 65

Sosial

BREBES, DN-II Capaian target pajak daerah di sektor pasar di Kabupaten Brebes menghadapi tantangan berat. Di tengah keluhan para pedagang mengenai penurunan omzet, realisasi penerimaan pajak hingga memasuki bulan Mei 2026 ini baru menyentuh angka sekitar 21 persen. (18/5/2026).

​Kepala Pasar Kodim Brebes, Amiruddin, mengungkapkan bahwa target pajak yang dibebankan pada tahun ini mengalami kenaikan menjadi Rp495 juta. Angka tersebut meningkat cukup signifikan dibanding target tahun lalu yang berada di kisaran Rp460 juta.

​Kondisi ini memicu kekhawatiran dari berbagai pihak. Mengingat waktu sudah memasuki bulan kelima di tahun berjalan, capaian tersebut belum juga menyentuh angka separuhnya. Lemahnya daya beli masyarakat dan lesunya kondisi pasar disinyalir menjadi pemicu utama seretnya setoran pajak.

​”Sementara pasar pada mengeluh pendapatan kurang, otomatis bayar pajak pun orang jadi malas,” ujar Amiruddin saat memberikan keterangan terkait evaluasi capaian tersebut.

Tetap Optimis di Tengah Lesunya Pasar

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Meski dihadapkan pada situasi pasar yang sepi dan beban yang terus menumpuk termasuk adanya potensi tambahan target sebesar Rp60 juta yang bisa mengerek total target menjadi Rp555 juta Amiruddin menegaskan bahwa pihaknya akan tetap bekerja maksimal di lapangan.

​Saat dikonfirmasi mengenai optimisme mengejar ketertinggalan di sisa tahun 2026 ini, Amiruddin menyatakan bahwa ia bersama timnya terus bergerak dan berupaya keras.

​”Yang penting saya sudah berusaha sekuat tenaga sama semampu saya. Ya, yang penting saya berusaha,” ungkap Amiruddin dengan nada optimis, sembari menyebut nama anggota timnya seperti Karim, Didin, dan Wisma yang terus mendampinginya di lapangan.

​Tantangan berat kini memang menanti para petugas pemungut pajak di Brebes. Selain menggenjot pasar utama, mereka juga harus mengoptimalkan titik-titik pasar lama seperti Bangunpando yang hingga kini masih beroperasi. Tim di lapangan harus memutar otak agar target ratusan juta tersebut dapat terpenuhi di tengah kelesuan ekonomi yang sedang dirasakan oleh para pedagang.

​Reporter: Teguh
Editor: Casroni

BREBES, DN-II Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kabupaten Brebes tengah gencar melakukan penataan menyeluruh terhadap potensi pasar traditional. Langkah ini diambil guna mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pasar yang dinilai cukup besar. Penataan ini mencakup evaluasi berkala di lapangan hingga rencana pengelolaan parkir off-street dengan melibatkan pihak ketiga.

Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala Dinkopumdag Kabupaten Brebes, Khaerul Abidin, saat dikonfirmasi awak media pada Senin (18/5/2026) terkait langkah strategis pengoptimalan pendapatan daerah di sektor pasar.

“Beban kami untuk PAD ini kan cukup gede. Makanya saya benar-benar tidak main-main. Pagi tadi saya sudah turun langsung ke Pasar Jatibarang untuk melihat tim teknis yang sedang menghitung potensi pasar menggunakan alat kompetensi khusus. Sebenarnya itu yang sedang kita tata,” ujar Khaerul Abidin, Senin (18/5).

Soroti Alih Fungsi Fasilitas Umum Jadi Area Dagang

Namun, di tengah upaya optimalisasi penataan tersebut, mencuat persoalan krusial terkait alih fungsi fasilitas umum di lapangan. Berdasarkan temuan di lapangan, area Terminal Angkot Jatibarang (dekat Pegadaian/masjid) dan Terminal C Brebes (sebelah barat Pasar Kodim) kini kerap berubah fungsi menjadi lapak pedagang gelaran sejak pukul 01.00 dini hari hingga pukul 09.00 WIB.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kondisi ini sempat memicu kebingungan publik terkait tumpang tindih kewenangan penarikan retribusi. Secara regulasi, area terminal berada di bawah naungan Dinas Perhubungan (Dishub), namun pada realitasnya justru dipadati oleh aktivitas pedagang pasar.

Menanggapi persoalan tersebut, Khaerul Abidin meminta masyarakat maupun pihak terkait tidak perlu bingung. Menurutnya, segala bentuk pembenahan saat ini sedang berjalan dan muara dari pendapatan tersebut tetap bermuara ke kas Pemerintah Daerah (Pemda).

“Pertama, saya ini memang lagi menata. Yang kemarin berantakan kita perbaiki betul. Kedua, kalau masalah ini masuk kewenangan siapa, toh semuanya masuk ke Pemda,” jelasnya secara diplomatis.

Ketegasan Batas Kewenangan On-Street dan Off-Street

Untuk mengurai benang kusut pengelolaan fasilitas di sekitar pasar, Dinkopumdag menegaskan adanya pembagian zonasi yang jelas antara area on-street (bahu jalan) dan off-street (dalam pasar), khususnya terkait tata kelola sektor parkir.

Area On-Street (Bahu Jalan): Menjadi kewenangan penuh Dinas Perhubungan (Dishub).

Area Off-Street (Dalam Pasar): Menjadi kewenangan penuh Pengelola Pasar (Dinkopumdag), yang saat ini mulai diarahkan menggunakan sistem lelang kepada pihak ketiga.

“Kalau untuk parkir, yang on-street itu kewenangan Perhubungan, silakan, saya tidak ikut urusan. Nanti kalau yang di dalam (off-street), itu kewenangan kami. Saat ini di Pasar Seng sudah dikelola pihak ketiga melalui proses lelang. Untuk pasar lainnya akan menyusul, karena jumlah pasar kita lebih dari 22 pasar besar,” tambahnya.

Respons Dugaan Retribusi Ilegal di Limbangan, Dinkopumdag Janji Cek Lapangan

Selain persoalan alih fungsi terminal, pihak Dinkopumdag juga dihadapkan pada pertanyaan terkait dugaan penarikan karcis di bahu jalan wilayah Limbangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penarikan retribusi di area on-street tersebut diduga dilakukan oleh oknum petugas pasar, bukan oleh pihak Dishub.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Saat dikonfirmasi mengenai legalitas penarikan retribusi di lokasi tersebut, Khaerul Abidin mengaku belum bisa memberikan jawaban pasti. Kendati demikian, ia berjanji akan segera melakukan kroscek langsung ke lapangan sesuai dengan jadwal monitoring yang telah disusun, termasuk wilayah Bulakamba dan Tanjung.

“Saya belum tahu, saya belum bisa jawab kalau itu. Kemarin saya sudah keliling ke beberapa pasar, yang rusak sudah kita hitung. Tapi kesepakatan kita, kalau on-street (di jalan) itu urusan Perhubungan. Nanti saya cek sesuai jadwalnya saja,” pungkas Khaerul kepada Awak media Drtik-Nasiinal.Com

Reporter: teguh

Blitar, DN-II Dalam mendukung tugas pengawasan, pengamanan dan pembinaan wilayah, Babinsa Desa Tawangrejo Koramil 0808/11 Binangun Sertu Purwadi aktif mendampingi kegiatan Posyandu yang dilaksanakan di Balai Desa Tawangrejo Kecamatan Binangun, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat di wilayah binaannya.

Pendampingan Posyandu ini bertujuan untuk membantu kelancaran pelayanan kesehatan bagi balita, ibu hamil dan lansia. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung, sekaligus mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan warga desa.

Dalam kegiatan tersebut, para kader Posyandu melaksanakan penimbangan balita, pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin serta penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan keluarga. Babinsa Sertu Purwadi turut membantu mengatur jalannya kegiatan agar tetap tertib dan lancar.

Sertu Purwadi mengatakan bahwa pendampingan Posyandu merupakan salah satu bentuk dukungan TNI AD dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Menurutnya, kesehatan merupakan faktor penting dalam menciptakan masyarakat yang kuat, produktif dan sejahtera.

Warga Desa Tawangrejo dan kader Posyandu menyampaikan apresiasi atas kepedulian serta kehadiran Babinsa yang selalu aktif membantu setiap kegiatan masyarakat. Diharapkan sinergi antara TNI, tenaga kesehatan dan warga dapat terus terjalin demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan harmons. Red

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Way Kanan, DN-II Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Dr. Darlian Pone, S.E, S.H, M.M, M.H yang juga merupakan doktor hukum tata negara, secara resmi membuka Musyawarah Kecamatan (Muscam) Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kecamatan Bumi Agung yang berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan.

Pelaksanaan Muscam berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat kekeluargaan antar kader. Sidang dipimpin oleh I Gede Aditya Sukantra, S.TP., M.M., dan berjalan secara demokratis hingga seluruh peserta menyepakati keputusan secara mufakat.

Muscam tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi Partai Golkar dalam memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan. Dalam forum itu, H. Darwis dipercaya secara aklamasi untuk memimpin Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kecamatan Bumi Agung periode 2026–2031 yang langsung dilantik oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Dr. Darlian Pone.

Dalam sambutannya, Dr. Darlian Pone menegaskan bahwa Muscam bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum memperkuat kualitas kaderisasi dan konsolidasi politik Partai Golkar di tingkat kecamatan.

Ia menekankan pentingnya partai politik menjalankan fungsi pendidikan politik, kaderisasi, serta pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menurutnya, kekuatan Partai Golkar tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh kapasitas kader dalam memahami persoalan masyarakat dan menghadirkan solusi yang konkret.

“Partai Golkar harus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan rakyat, serta membangun kerja-kerja politik yang terorganisir, responsif, dan berkelanjutan,” kata Dr. Darlian Pone.

Usai pelaksanaan Muscam, kegiatan dilanjutkan dengan progam Gerakan Lampung Menanam (GELAM) sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup sekaligus dukungan terhadap program penghijauan di Kabupaten Way Kanan.

Hadir mendampingi Dr. Darlian Pone dalam acara Muscam tersebut diantaranya Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Bambang Irawan, S.M., yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Way Kanan, serta Anggota DPRD Kabupaten Way Kanan Fraksi Partai Golkar Pansebon, S.H.

Turut hadir juga jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan yakni Suriah, S.Pd., M.M., selaku Wakil Ketua Bidang Kebijakan Politik, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Ketua PD AMPG, I Gede Aditya Sukantra, S.TP., M.M., Bella Putri Adyra selaku Wakil Ketua Komunikasi dan MPO, Dedi Gunawan sebagai Wakil Sekretaris Bidang Kaderisasi, Agung Oganda Putra, S.Mat., Wakil Sekretaris Bidang Organisasi dan Keanggotaan, serta M. Afrizi Fahridh selaku Sekretaris AMPG. (*)

BREBES, DN-II Penyaluran program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Mei 2026 di Kabupaten Brebes baru menyentuh tiga kecamatan di wilayah Pantai Utara (Pantura) dan sekitarnya. Ketiga wilayah tersebut meliputi Kecamatan Brebes, Kecamatan Songgom, dan Kecamatan Bulakamba hingga Minggu, (17/5/2026).

Adanya komoditas tambahan berupa minyak goreng diakui menjadi salah satu faktor yang memperlambat proses logistik di lapangan. Jika sebelumnya Bulog mampu mendistribusikan beras ke dua kecamatan dalam sehari, kini proses pengepakan dan penyusunan komoditas ekstra tersebut memakan waktu lebih lama.

Menanggapi keterlambatan ini, Kepala Gudang Bulog Cimohong Brebes, Faisal Surya P, memberikan klarifikasi. Melalui pesan singkat pada Minggu (17/5/2026), Faisal menjelaskan bahwa tersendatnya penyaluran ini merupakan fenomena nasional yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia (selindo), bukan hanya di Kabupaten Brebes.

“Hal ini disebabkan oleh keterbatasan stok dari pihak produsen. Mereka harus membagi pasokan untuk memenuhi kebutuhan pasar umum sekaligus program subsidi atau bantuan pemerintah,” ujar Faisal.

Faisal juga menepis spekulasi mengenai adanya kendala teknis pada kemasan. Ia memastikan bahwa seluruh kelengkapan logistik, termasuk karung kemasan, dalam kondisi siap dan aman.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pihak Bulog Cimohong menargetkan sisa kecamatan yang belum menerima bantuan akan mulai dikirimkan kembali pada minggu ini. Diharapkan seluruh alokasi untuk Kabupaten Brebes dapat tersalurkan sepenuhnya pada minggu depan.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

BREBES, DN-II Semangat kebersamaan terus menjadi kekuatan utama dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kadumanis, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Pada Sabtu (16/5/2026), suasana gotong royong antara masyarakat dan aparat TNI kembali terlihat kuat di lokasi pembangunan jembatan penghubung antara Desa Kadumanis dan Desa Citimbang tersebut.

Pembangunan Jembatan Garuda bukan hanya menjadi proyek infrastruktur semata, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat demi satu tujuan bersama, yakni menghadirkan akses yang lebih baik bagi warga desa.

Sejak pagi hari, warga bersama anggota TNI tampak bekerja bahu-membahu melaksanakan berbagai pekerjaan di lokasi pembangunan. Mulai dari pengangkutan material, penataan area kerja, hingga membantu proses pembangunan dilakukan secara bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa kekeluargaan.

Babinsa Desa Kadumanis, Serda Hasanudin, yang terus mendampingi proses pembangunan, menyampaikan bahwa kebersamaan menjadi modal utama dalam menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.

“Kebersamaan untuk satu tujuan adalah semangat yang terus kami pegang bersama masyarakat. Dengan saling membantu dan bekerja bersama, pembangunan ini akan lebih cepat selesai dan manfaatnya bisa segera dirasakan warga,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh material dan peralatan, tetapi juga oleh kekompakan serta kepedulian seluruh pihak yang terlibat.

Di lokasi pembangunan, suasana harmonis antara warga dan aparat TNI terlihat begitu nyata. Tidak ada perbedaan, semua bekerja dalam satu barisan demi mewujudkan jembatan yang nantinya akan menjadi akses penting bagi masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang.

Jembatan Garuda sendiri diharapkan mampu menjadi solusi atas kendala akses yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama saat musim hujan ketika sungai sulit dilintasi. Kehadiran jembatan tersebut nantinya akan sangat membantu aktivitas ekonomi, pendidikan, serta hubungan sosial antar wilayah.

Masyarakat mengaku bangga dan bersyukur dapat terlibat langsung dalam pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap semangat kebersamaan yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan hingga pembangunan selesai.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan untuk satu tujuan, pembangunan Jembatan Garuda di Kecamatan Salem diharapkan berjalan lancar hingga tuntas. Jembatan ini nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung antar desa, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kepedulian, dan kekuatan kebersamaan masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih baik. Red

BREBES, DN-II Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kembali mencapai progres penting. Pada Sabtu (16/5/2026), proses pengecoran pondasi tiang jembatan dinyatakan telah selesai dilaksanakan setelah dikerjakan secara bertahap dengan melibatkan TNI dan masyarakat setempat.

Rampungnya pengecoran pondasi tiang menjadi salah satu tonggak utama dalam pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Ciraja tersebut. Tahapan ini sangat penting karena pondasi merupakan bagian dasar yang akan menopang kekuatan struktur jembatan secara keseluruhan.

Sejak awal pembangunan dimulai, anggota Koramil 12/Bantarkawung bersama masyarakat Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung terus bekerja secara gotong royong. Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, setiap tahapan pekerjaan dapat dilaksanakan dengan lancar meskipun harus menghadapi medan yang cukup menantang.

Di lokasi pembangunan, suasana penuh semangat masih terlihat saat warga dan anggota TNI menyelesaikan pekerjaan akhir pengecoran pondasi. Keberhasilan tahap ini disambut dengan rasa syukur karena menjadi tanda bahwa pembangunan jembatan semakin mendekati tahap berikutnya.

Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, yang selama ini aktif mendampingi kegiatan pembangunan, menyampaikan bahwa selesainya pengecoran pondasi merupakan hasil dari kerja keras dan kekompakan seluruh pihak yang terlibat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Alhamdulillah pengecoran pondasi tiang jembatan telah selesai dilaksanakan. Ini adalah hasil kerja bersama antara TNI dan masyarakat yang terus menjaga semangat gotong royong sejak awal pembangunan,” ujar Pelda Aris.

Menurutnya, keberhasilan penyelesaian pondasi ini menjadi modal penting untuk melanjutkan pembangunan ke tahap berikutnya. Ia juga mengapresiasi antusiasme warga yang tanpa lelah terus membantu setiap proses pekerjaan.

Masyarakat Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung menyambut baik perkembangan tersebut. Mereka berharap pembangunan Jembatan Gantung Garuda dapat segera rampung sehingga dapat digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan mampu memperlancar akses transportasi, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Bantarkawung.

Selain menjadi sarana penghubung, pembangunan Jembatan Gantung Garuda juga menjadi simbol kuatnya kebersamaan antara TNI dan rakyat. Semangat gotong royong yang terus terjaga selama proses pembangunan menjadi bukti nyata bahwa kerja sama dan kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat.

Dengan selesainya pengecoran pondasi tiang, pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kabupaten Brebes kini memasuki tahap yang semakin mendekati penyelesaian. Harapan masyarakat untuk memiliki akses yang lebih baik pun semakin nyata berkat kebersamaan dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat.Red

MAKKAH, DN-II Kenyamanan jemaah haji Indonesia menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Salah satunya terlihat di Hotel Al Khulafa Al Fedy yang terletak di Sektor 1 Syisah, Makkah, tempat menginap jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) SOC 8 asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2026).

Menyusul adanya aturan ketat dari Pemerintah Arab Saudi, pihak hotel kini menyediakan fasilitas pencucian dan pengeringan pakaian gratis di Lantai R (samping restoran). Fasilitas ini ditempatkan dalam ruangan khusus untuk menunjang aktivitas harian jemaah selama berada di tanah suci.

Fasilitas ini disambut positif oleh para jemaah. Supardi, salah seorang jemaah haji asal Brebes dari Kloter SOC 8, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan gratis tersebut. Meskipun ada sedikit perbedaan teknis dibanding hari-hari sebelumnya, ia menilai fasilitas ini sudah sangat memadai.

“Sangat membantu sekali dengan adanya fasilitas cuci pakaian dan jemur gratis ini. Mesin cucinya banyak, ada 10 unit, dan area jemurnya cukup luas. Walaupun karena lokasinya di dalam gedung, baju jadinya cukup lama kering, bisa seharian. Kemarin waktu masih diperbolehkan menjemur di rooftop luar, baju memang lebih cepat kering, tapi ini sudah cukup memadai,” ujar Supardi.

Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Brebes tahun 2026, Azmi Asmuni Majid, menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas cuci-kering ini merupakan kebijakan mandatori atau kewajiban dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Pemerintah mewajibkan setiap manajemen hotel untuk menyediakan mesin cuci (top loading) gratis beserta area penjemuran khusus yang posisinya dibuat satu lantai dengan tempat pengambilan logistik makanan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Fasilitas ini sangat membantu jemaah. Walaupun pihak hotel juga menyediakan layanan laundry berbayar jika antrean sedang penuh, mayoritas jemaah lebih memilih untuk mencuci pakaian mereka sendiri,” ujar Azmi langsung dari Makkah.

Menurut Azmi, aktivitas mencuci mandiri ini justru membawa dampak positif bagi psikologis jemaah. Selain menghemat pengeluaran, area pencucian baju ini mendadak berubah menjadi ruang sosial yang hangat.

“Di sela-sela menunggu antrean mesin cuci, suasana kekeluargaan sangat terasa. Area ini menjadi ajang saling kenal, silaturahmi, bahkan tempat jemaah saling mencurahkan isi hati (curhat) dengan santai,” tambahnya.

Aturan Ketat Larangan Jemur di Balkon dan Atap Terbuka

Terkait perubahan lokasi jemuran, Azmi membenarkan adanya regulasi baru pada musim haji 2026 ini. Atas instruksi ketat dari Pemerintah Arab Saudi, jemaah dilarang keras menjemur pakaian di area terbuka rooftop luar maupun menggelantungkan pakaian secara sembarangan di jendela atau balkon kamar. Aturan ini diberlakukan demi menjaga keselamatan, keamanan, serta estetika kota Makkah.

Guna menyiasati aturan tersebut, pihak Hotel Al Khulafa Al Fedy langsung mengambil langkah cepat dengan menyiapkan area khusus penjemuran tertutup namun memiliki sirkulasi udara baik, yang posisinya berdekatan langsung dengan ruang mesin cuci.

Tips Menghindari Antrean: Pilih Waktu Sepi

Mengingat jumlah jemaah dalam satu kloter sangat banyak, antrean di ruang mesin cuci kerap tidak terhindarkan. Azmi memberikan tips bagi jemaah agar pintar memilih waktu terbaik untuk mencuci guna menghindari penumpukan.

“Waktu paling padat dan ramai biasanya terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WAS (Waktu Arab Saudi) dan selepas salat Ashar. Oleh karena itu, kami menyarankan jemaah untuk mencuci di waktu-waktu sepi, seperti setelah salat Isya atau menjelang Subuh,” pungkas Azmi.

Melalui koordinasi yang baik antara petugas daerah, PPIH, dan pihak pemondokan, diharapkan fasilitas penunjang seperti ini dapat terus menjaga kebugaran dan fokus jemaah dalam menunaikan rangkaian ibadah di tanah suci.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Laporan Langsung Dari Tim Petugas Haji Brebes
Editor: Casroni

Jakarta, DN-II Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., yang diwakili oleh Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan, menghadiri acara Laporan Kesiapan Pemberangkatan Kontingen Latihan Bersama Pasukan Khusus (Latma Passus) TNI Gelombang III Tahun 2026 ke Belarusia. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Gedung Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/05/2026).

Laporan kesiapan ini dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., sebagai bagian dari rangkaian persiapan akhir (inspeksi) sebelum kontingen bertolak untuk melaksanakan latihan bersama dengan satuan Pasukan Khusus Belarusia.

Berdasarkan keterangan narasumber, latihan bersama ini merupakan agenda rutin TNI yang bernilai strategis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan profesionalisme, interoperabilitas, serta kemampuan tempur prajurit Pasukan Khusus dalam menghadapi dinamika tugas operasi gabungan yang kian kompleks.

Dalam pemaparan laporan kesiapan, seluruh aspek krusial mulai dari kesiapan personel, materiil, kondisi kesehatan, hingga pembekalan materi latihan dinyatakan telah siap 100 persen untuk diberangkatkan. Di tempat terpisah, pihak Korps Marinir menegaskan bahwa keikutsertaan prajurit “Baret Ungu” dalam kontingen ini merupakan wujud nyata kepercayaan pimpinan TNI atas peran strategis Marinir dalam ranah operasi-operasi khusus.

Selain sebagai wadah peningkatan kemampuan tempur, Latma Passus TNI Gelombang III Tahun 2026 ke Belarusia ini diharapkan dapat mempererat hubungan kerja sama militer antara kedua negara. Latihan ini juga diproyeksikan menjadi sarana efektif untuk saling bertukar pengetahuan serta taktik tempur modern di tingkat pasukan khusus dunia.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Turut hadir dalam acara laporan kesiapan tersebut para pejabat utama dan pejabat terkait di lingkungan Mabes TNI serta jajaran Angkatan. Red

Kobakma, DN-II Wujud kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Satgas Yonif 521/DY melalui kegiatan pelayanan gratis bagi warga di Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan. (16/5/2026).

Kegiatan tersebut meliputi pelayanan kesehatan, pemeriksaan kondisi tubuh, pemberian obat-obatan, serta komunikasi sosial bersama masyarakat setempat.

Dengan penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan, personel Satgas Yonif 521/DY hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Kehadiran prajurit disambut antusias oleh masyarakat, terutama anak-anak dan para orang tua yang merasa terbantu dengan adanya pelayanan tersebut.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat di wilayah Papua Pegunungan. Selain menjaga stabilitas keamanan, Satgas juga berkomitmen untuk terus hadir membantu kesulitan masyarakat di daerah penugasan.

“Melalui kegiatan pelayanan gratis ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat hubungan kekeluargaan antara prajurit TNI dan warga Distrik Kobakma,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sementara itu, Ibu Eni Endambia menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Satgas Yonif 521/DY. Beliau mengaku sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan dan konsultasi kesehatan langsung di rumahnya sehingga dapat mengetahui kondisi kesehatannya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan, diwarnai senyum dan rasa syukur dari masyarakat yang menerima pelayanan.

Kehadiran Satgas Yonif 521/DY diharapkan dapat terus membawa semangat persaudaraan, kepedulian, dan harapan bagi masyarakat di pedalaman Papua Pegunungan. Red

You cannot copy content of this page