Bahas Akses Keadilan dan Masa Depan Generasi Muda, Presiden Prabowo Gelar Rapat di Istana Merdeka
JAKARTA, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat koordinasi strategis bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (29/9/2026).
Diskusi komprehensif ini berfokus pada penguatan akses keadilan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penanganan persoalan penegakan hukum dan sosial secara terintegrasi.
Rapat penting ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara, antara lain:
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto
Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dante Saksono Harbuwono
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya
1. Efisiensi Anggaran Negara Lewat Penguatan Posbankum dan Restorative Justice
Salah satu sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah optimalisasi Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di bawah Kementerian Hukum yang kini telah berdiri di sekitar 83.960 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data operasional, dari total sekitar 16.000 aduan masyarakat yang masuk, sekitar 14.000 kasus berhasil diselesaikan melalui jalur mediasi dan pendekatan restorative justice (keadilan restoratif). Langkah ini dinilai efektif menyelesaikan sengketa tanpa harus berlanjut ke meja hijau, sekaligus berpotensi menghemat anggaran negara hingga Rp1,2 triliun.
2. Fokus Strategis pada Tumbuh Kembang Generasi Muda
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pemerintah juga menaruh perhatian besar terhadap masa depan generasi muda Indonesia. Diskusi menekankan pentingnya menciptakan ekosistem pendidikan, kesehatan, dan sosial yang kondusif. Lingkungan yang suportif dinilai krusial untuk memastikan anak-anak muda dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing global.
”Menjaga generasi muda bukan hanya tentang menyiapkan masa depan, tetapi memastikan masa depan itu memiliki ruang untuk tumbuh dengan sehat, aman, dan produktif. Karena Indonesia yang kuat dimulai dari generasi yang kuat,” demikian penekanan yang mengemuka dalam diskusi tersebut.
3. Penanganan Narkotika dan Solusi Overkapasitas Lapas
Isu penegakan hukum dan kesehatan masyarakat turut dibahas, khususnya terkait penguatan program rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika, termasuk mereka yang sedang menjalani masa hukuman di lembaga pemasyarakatan (lapas).
Pemerintah berkomitmen untuk mengoordinasikan langkah lintas sektoral guna merumuskan kebijakan rehabilitasi yang komprehensif. Kebijakan ini sekaligus dirancang sebagai solusi taktis untuk mengatasi persoalan kelebihan kapasitas (overcapacity) penghuni lapas di berbagai wilayah.
Komitmen Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Menutup rangkaian diskusi, Presiden Prabowo Subianto kembali mengingatkan seluruh jajaran kementerian dan lembaga negara untuk terus melakukan pembenahan internal secara berkala. Konsistensi dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih (clean governance) menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kebijakan publik yang berpihak kepada rakyat. Rd
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

