BREBES, DN-II Kodim 0713/Brebes secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026. Upacara penutupan berlangsung khidmat di Desa Telaga Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes, pada Kamis (13/8/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. Dalam amanatnya, Pangdam menekankan bahwa TMMD merupakan wujud sinergi lintas sektoral antara TNI, Polri, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK), dan Pemerintah Daerah.
Program ini bertujuan mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung aspek pertahanan negara.
“Melalui pembangunan yang berfokus di desa, kita dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkecil kesenjangan sosial, dan mewujudkan pembangunan yang benar-benar merata,” ujar Pangdam dalam amanatnya yang dibacakan Dandim.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan penyelesaian 100% sasaran fisik dan non-fisik pada TMMD Reguler ke-129 dan TMMD Sengkuyung Tahap III di jajaran Kodam IV/Diponegoro. Ia berpesan agar hasil pembangunan tersebut dipelihara dan dirawat oleh masyarakat agar memiliki masa pakai yang panjang.
Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo melaporkan bahwa seluruh sasaran program TMMD Sengkuyung Tahap III di wilayah Kodim 0713/Brebes telah terselesaikan sepenuhnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Untuk sasaran fisik, pencapaian meliputi perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan desa dan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Sedangkan untuk sasaran non-fisik, kami telah melaksanakan berbagai penyuluhan mulai dari wawasan kebangsaan, bela negara, pencegahan stunting, kesehatan masyarakat (Posyandu, PTM), hingga pembinaan kamtibmas dan bahaya narkoba. Semua rangkaian kegiatan ini dirancang untuk membentuk masyarakat yang cerdas, tangguh, dan mandiri,” terang Dandim.
Usai upacara penutupan, rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako kepada lansia dan warga prasejahtera sebagai bentuk kepedulian sosial TNI. Dandim bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat kemudian meninjau lokasi hasil pembangunan, termasuk pengecoran jalan dan RTLH yang telah direhabilitasi.
Kehadiran TMMD di Kabupaten Brebes diharapkan tidak hanya meninggalkan infrastruktur fisik yang kokoh, tetapi juga menanamkan semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat dalam membangun desanya menuju kesejahteraan yang lebih baik. Red
JAKARTA, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan ribuan infrastruktur vital bagi masyarakat di berbagai pelosok tanah air. Sebanyak 3.395 jembatan yang dibangun oleh jajaran TNI-Polri serta 3.000 sumber air bersih dari TNI Angkatan Darat (AD) diresmikan secara serentak pada Kamis, (13/8/2026).
Acara peresmian dipusatkan secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sementara itu, jajaran pimpinan tinggi turut mendampingi dari lokasi terpisah secara virtual: Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengikuti jalannya acara dari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sedangkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo hadir langsung dari Kabupaten Lebak, Banten.
Bagi Kepala Negara, inisiatif pembangunan infrastruktur skala nasional ini memiliki makna yang mendalam. Langkah ini dinilai bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan wujud nyata pengabdian serta kehadiran negara melalui TNI-Polri yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Rincian Pembangunan Infrastruktur TNI-Polri
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Berdasarkan laporan resmi yang dihimpun dalam peresmian tersebut, berikut adalah rincian capaian pembangunan infrastruktur kerakyatan:
TNI Angkatan Darat (AD):
Merealisasikan pengerjaan 3.008 titik jembatan.
Sebanyak 2.500 jembatan telah rampung sepenuhnya, sementara 508 titik masih dalam proses pengerjaan (termasuk 798 titik yang difokuskan di wilayah terdampak bencana).
Menghadirkan 3.000 titik sumber air bersih untuk mengatasi kebutuhan air masyarakat.
Dampak Luas: Membuka akses terhadap 9.008 sekolah, menghubungkan 7.807 desa, mempermudah akses ke 4.502 fasilitas kesehatan serta 4.618 fasilitas ekonomi, dengan estimasi penerima manfaat mencapai 4,5 juta jiwa.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri):
Membangun dan merevitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di wilayah hukum 30 Polda.
Sebanyak 874 jembatan telah selesai dibangun dengan total panjang mencapai 19,2 kilometer.
Dampak Luas: Menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 2 juta masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
TNI-Polri Lahir dan Berjuang Bersama Rakyat
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan kembali prinsip dasar bahwa institusi TNI dan Polri tidak dapat dipisahkan dari rakyat.
“TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah polisi rakyat lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, memberikan yang terbaik untuk rakyat, dan pada akhirnya kembali kepada rakyat,” ujar Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa bentuk pengabdian sejati bukan hanya tentang menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga tentang hadir secara aktif, bekerja nyata, dan membuka jalan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia yang lebih baik. Red
JAKARTA, DN-II Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Menteri (Wamen) Perang Amerika Serikat untuk Urusan Kebijakan, Elbridge Colby, beserta delegasi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, (12/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif ini membahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat hubungan dan kemitraan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Usai pertemuan yang dirangkaikan dengan jamuan makan siang tersebut, Wamen Perang Elbridge Colby menyampaikan apresiasi serta rasa hormatnya karena dapat diterima secara langsung oleh Presiden Prabowo beserta jajaran tim utama pemerintah Indonesia.
”Merupakan suatu kehormatan luar biasa bisa bertemu dengan Presiden beserta tim utamanya,” ujar Colby dalam keterangannya kepada awak media. 
Colby menegaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat memiliki optimisme tinggi untuk terus mempererat dan memajukan hubungan bilateral dengan Indonesia. Menurutnya, fondasi utama dalam penguatan kerja sama ini tetap berlandaskan pada prinsip saling menghormati, kemitraan yang setara, serta peningkatan kerja sama yang lebih mendalam di berbagai bidang.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
”Pemerintah AS sangat optimistis untuk memajukan hubungan kami dengan Indonesia yang didasarkan pada prinsip kemitraan yang saling menghormati serta peningkatan kerja sama yang lebih mendalam,” tambahnya.
Menutup keterangannya, Wamen Colby kembali menyampaikan kesan mendalam atas kunjungannya ke Indonesia serta menantikan kelanjutan kerja sama erat yang telah berkembang pesat di antara kedua negara.
”Kami merasa terhormat berada di sini dan berharap dapat melanjutkan hubungan yang telah berkembang pesat dengan Indonesia,” pungkasnya.
Sebelumnya, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Indonesia, Wamen Perang Elbridge Colby juga telah melaksanakan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, guna membahas implementasi serta peningkatan kapasitas kerja sama pertahanan kedua negara.
Red/Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden
#KemensetnegRI #RilisPresiden
JAKARTA, DN-II Rangkaian persiapan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia memasuki babak baru. Sejak pukul 08.00 WIB, pelaksanaan gladi kotor pertama resmi digelar di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/08/2026).
Salah satu daya tarik utama dalam gladi tersebut adalah atraksi demo udara yang melibatkan 81 unit pesawat dan helikopter dari berbagai satuan TNI. Pameran kekuatan dirgantara ini menjadi salah satu persiapan terbesar untuk menyemarakkan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI tahun ini.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, dalam keterangannya usai mengikuti jalannya gladi kotor, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh penerbang dan personel yang terlibat. Menurutnya, keterampilan dan ketepatan para penerbang dalam mengoperasikan berbagai jenis alutsista udara membuktikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang mumpuni dalam mendukung perhelatan kenegaraan skala besar.
Mensesneg juga tidak menampik bahwa sejumlah manuver tajam yang ditampilkan sempat menciptakan suasana yang mendebarkan bagi para penonton di sekitar kawasan istana. Kendati demikian, ia menilai ketegangan tersebut justru merefleksikan tingkat profesionalisme dan kesiapan matang dari para prajurit TNI.
”Kemampuan dan manuver yang ditampilkan tadi sempat membuat suasana mendebarkan, namun di balik itu semua terlihat jelas profesionalisme dan kesiapan prima para personel TNI kita,” ujar Mensesneg.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari prosedur standar operasional, evaluasi komprehensif langsung digelar selepas gladi kotor rampung. Langkah ini bertujuan untuk menyempurnakan berbagai aspek teknis di lapangan, termasuk penyesuaian koordinat serta ketepatan posisi lintasan (timing and positioning) manuver pesawat dan helikopter agar selaras dengan rangkaian acara utama.
Pemerintah terus mematangkan seluruh persiapan hingga hari-H guna memastikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Kepresidenan berjalan khidmat, lancar, dan spektakuler.
Red/Biro Humas Kemensetneg & BPMI Setpres
Tags: #KemensetnegRI #RilisKemensetneg #HUTRI81 #TNI
BREBES, DN-II Sebuah lokasi yang diduga kuat sebagai gudang penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar ilegal ditemukan di Negla Kecamatan Losari wilayah Kabupaten Brebes, Senin (10/8/2026). Di lokasi tersebut, ditemukan puluhan kendaraan yang diduga telah dimodifikasi secara khusus untuk menimbun dan mengangkut solar bersubsidi secara melawan hukum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, operasional gudang ilegal ini diduga dikendalikan oleh seseorang berinisial AL. Keberadaan tempat penimbunan ini sangat meresahkan masyarakat, terutama para sopir angkutan umum dan nelayan yang kerap kesulitan mendapatkan BBM di SPBU akibat kelangkaan.
Tinjauan Aspek Hukum dan Perundang-Undangan
Praktik penyalahgunaan, pengangkutan, dan penimbunan BBM bersubsidi merupakan tindak pidana berat yang diatur dalam hukum positif Republik Indonesia. Sejumlah regulasi yang menjerat pelaku penimbunan solar subsidi meliputi:
Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas):
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pasal 53: Setiap orang yang melakukan Pengangkutan, Penyimpanan, atau Niaga Migas tanpa izin resmi dipidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.

Pasal 55: Setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak yang disubsidi Pemerintah dipidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang: Memperkuat ketentuan pidana dalam sektor migas guna memberikan efek jera bagi pelaku penyelewengan energi bersubsidi yang merugikan keuangan negara dan hak masyarakat kecil.
Kerugian Negara dan Dampak Sosial
Penyalahgunaan solar bersubsidi oleh oknum berinisial AL ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan dampak sistemik di tengah masyarakat:
Kelangkaan di SPBU: Subsidi yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat kurang mampu, petani, serta nelayan justru tersedot oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan pribadi.
Bahaya Lingkungan dan Kebakaran: Penyimpanan bahan bakar kimia mudah terbakar di dalam gudang tanpa standar keselamatan (safety) yang memadai sangat mengancam keselamatan warga sekitar.
Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya jajaran kepolisian setempat, didesak untuk segera bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam, menangkap terduga pelaku berinisial AL, serta menyita seluruh barang bukti kendaraan modifikasi dan sisa solar di lokasi kejadian demi tegaknya supremasi hukum di Kabupaten Brebes.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Tim Investigasi
Cilacap, DN-II Proyek pembangunan Irigasi Perpompaan yang dikelola oleh Gapoktan Karya Sejati di Desa Karanggedang, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, tengah disorot publik. Proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp155,7 juta ini diduga kuat melanggar spesifikasi teknis (RAB) dan berpotensi merugikan keuangan negara. (12/8/2026).
Berdasarkan temuan di lapangan, struktur cakar ayam dibangun tanpa lantai kerja, dan penggunaan besi yang tidak sesuai spesifikasi atau yang dikenal sebagai “besi kurus” tetap diteruskan hingga tahap pengecoran, meski sebelumnya telah menuai kritik keras.
Pelanggaran Spesifikasi dan Kepatuhan Konstruksi
Tindakan nekat pelaksana proyek yang tetap melakukan pengecoran tanpa membongkar atau memperbaiki struktur besi yang menyimpang dari desain teknis merupakan bentuk pengabaian terhadap aturan konstruksi.
Secara hukum, praktik ini berbenturan dengan Undang-Undang No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, yang mewajibkan setiap penyelenggara jasa konstruksi untuk memenuhi standar keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan. Selain itu, Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2020 menegaskan bahwa kegagalan bangunan yang diakibatkan oleh penyimpangan spesifikasi teknis dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana jika terbukti menimbulkan kerugian negara.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Konsultan Perencana, Aan Sugani, dalam catatan monitoring fisik proyek, telah secara resmi memberikan instruksi tertulis agar pelaksana menggunakan material sesuai spesifikasi (RAB). Namun, instruksi tersebut diabaikan, dan pengecoran tetap melaju.
BPP Sidareja Diduga Lalai dalam Fungsi Pengawasan
Di tengah polemik kualitas fisik bangunan, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sidareja, Bambang, justru menunjukkan sikap tertutup dan enggan memberikan klarifikasi.
Sikap bungkam ini menimbulkan tanda tanya besar terkait fungsi pengawasan. Berdasarkan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), setiap pejabat publik wajib memberikan akses informasi mengenai penggunaan anggaran negara. Keengganan pihak BPP untuk transparan dapat dikategorikan sebagai tindakan yang menghambat fungsi kontrol sosial dan melanggar prinsip akuntabilitas pengelolaan dana APBN.
Ancaman Sanksi Pidana Korupsi
Tindakan pengecoran struktur yang tidak sesuai standar ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan potensi tindak pidana korupsi. UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menyatakan bahwa setiap orang yang melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara dapat dipidana.
Pihak-pihak terkait yang wajib dimintai pertanggungjawaban adalah:
UPKK Gapoktan Karya Sejati (Pelaksana): Bertanggung jawab atas penyimpangan teknis dan pengabaian instruksi konsultan.
BPP Sidareja (Pembina Teknis): Bertanggung jawab atas dugaan kelalaian pengawasan di lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
PPK & BPLIP Kelas I Bandung (Kementan RI): Sebagai pemilik anggaran, PPK memiliki kewajiban untuk melakukan audit kualitas beton (uji petik) dan menolak serah terima pekerjaan jika spesifikasi tidak terpenuhi.
Ringkasan Data Proyek
Pekerjaan: Pembangunan Irigasi Perpompaan Gapoktan Karya Sejati (5 Ha)
Lokasi: Desa Karanggedang, Kec. Sidareja, Kab. Cilacap
Anggaran: Rp155.700.000,- (APBN Kementan RI / BPLIP Kelas I Bandung)
Status: Temuan teknis tidak sesuai RAB/spesifikasi.
Awak media Cahaya Nusantara akan terus mengawal kasus ini hingga ke Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap dan Ditjen Lahan & Irigasi Pertanian Kementan RI guna memastikan transparansi dan kualitas infrastruktur demi kepentingan petani. (Red)

Brebes, DN-II Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, menggelar lomba gerak jalan tingkat SD, SMP dan SMA sederajat, baik putra maupun putri, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Agro Wisata Mbesaran Hijau PG Jatibarang tersebut berlangsung meriah dan diikuti sekitar 500 peserta. Para pelajar tampak antusias mengikuti perlombaan dengan menampilkan kekompakan, kedisiplinan serta semangat kebersamaan dalam setiap barisan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Jatibarang Rade Andriana Younansyah, S.STP., M.Si., Kapolsek Jatibarang AKP Kasam, S.H., serta personel Koramil 02/Jatibarang yang diwakili Serka Sobari dan Serka Sugiyanto. Turut hadir para peserta lomba gerak jalan dari berbagai jenjang pendidikan.
Lomba gerak jalan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, sportivitas, tanggung jawab dan semangat nasionalisme kepada generasi muda.
Dalam pelaksanaannya, aspek keamanan dan ketertiban menjadi perhatian utama. Mengingat kegiatan menggunakan sejumlah ruas jalan yang juga dilalui masyarakat, peserta diarahkan untuk tetap berada pada jalur yang telah ditentukan serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pengamanan dan pengawalan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib serta tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. Peserta juga diimbau untuk selalu memperhatikan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Selain kedisiplinan, panitia juga menekankan pentingnya menjaga etika dan norma sosial. Kreativitas dalam perlombaan tetap harus ditampilkan secara wajar, sopan dan tidak mengganggu ketertiban umum. Setiap temuan di lapangan menjadi bahan evaluasi panitia guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, sekolah, peserta dan masyarakat dalam menciptakan suasana peringatan HUT Kemerdekaan yang aman, tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat perjuangan dan cinta tanah air dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui sikap disiplin, bertanggung jawab, menghargai aturan dan menjaga persatuan.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian lomba gerak jalan berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Red
Jakarta, DN-II Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kasad, Kasau, dan Wakasal menghadiri Peringatan Hari Veteran Nasional tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa serta pengorbanan para veteran dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, bertempat di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026).
Dalam sambutan Menhan RI menyampaikan bahwa para veteran telah menunjukkan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak berhenti setelah perjuangan fisik merebut kemerdekaan berakhir. Nilai-nilai kejuangan yang diwariskan oleh veteran menjadi landasan dalam memperkuat kesadaran bela negara, membangun karakter bangsa yang tangguh, serta memperkuat pertahanan negara untuk menjaga dan mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Lebih lanjut, Menhan RI juga berpesan agar setiap insan senantiasa menjaga kehormatan selama mendapatkan penghormatan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan. ”Karena penghormatan akan ada waktu selesainya, tetapi kehormatan akan terus kita bawa secara personal dan akan turun-temurun sebagai martabat personal sampai dengan martabat bangsa,” pesan Menhan RI.
Kehadiran Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan dan Wakasal pada peringatan tersebut merupakan wujud penghormatan dan penghargaan TNI kepada para veteran yang telah mewariskan semangat perjuangan, jiwa patriotisme, serta nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut menjadi teladan bagi generasi penerus dalam melanjutkan perjuangan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Red/Casroni
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
Boyolali, DN-II Tradisi penyambutan anggota baru kembali digelar Kodim 0724/Boyolali sebagai bagian dari pembinaan satuan sekaligus menanamkan kebanggaan, loyalitas dan jiwa korsa prajurit. Kegiatan dipimpin langsung Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin di Lapangan Apel Makodim 0724/Boyolali, Jl. Padanaran Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Rabu (12/8/2026).
Rangkaian tradisi diawali dengan orientasi pengenalan wilayah Kabupaten Boyolali. Para anggota baru diajak menyusuri sejumlah icon dan pusat pemerintahan, mulai dari Simpang Siaga, Patung Susu Tumpah, Kantor Bupati Boyolali, Kawasan perkantoran pemerintah daerah hingga Makodim 0724/Boyolali dengan jarak tempuh kurang lebih 5 kilometer.
Dalam amanatnya, Dandim menekankan pentingnya bagi setiap prajurit yang baru bergabung untuk segera beradaptasi dengan lingkungan satuan. Menurutnya, rasa memiliki, mencintai dan bertanggung jawab terhadap satuan harus ditanamkan sejak awal sebagai landasan dalam melaksanakan tugas.
“Tanamkan rasa memiliki, mencintai dan bertanggung jawab terhadap satuan. Segera beradaptasi dan implementasikan kembali sikap teritorial dalam bentuk kinerja terbaik untuk masyarakat di wilayah binaan,” tegas Dandim.
Ia menjelaskan, tradisi yang telah mengakar di Kodim 0724/Boyolali tersebut bukan sekadar seremoni penyambutan. Kegiatan itu menjadi sarana untuk mengenalkan wilayah satuan, membentuk mental prajurit yang tangguh, memperkuat jiwa korsa serta menumbuhkan loyalitas dan kebanggaan terhadap satuan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dandim juga mengingatkan bahwa Babinsa merupakan ujung tombak TNI AD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, setiap prajurit dituntut mampu membaca perkembangan situasi di wilayah serta mengedepankan kemampuan cegah dini, temu cepat dan lapor cepat ketika menghadapi berbagai persoalan.
“Jadilah prajurit yang profesional dan terus berusaha menjadi lebih baik. Sebagai ujung tombak di lapangan, Babinsa harus mampu hadir dan memberikan solusi bagi masyarakat,” pesannya.
Menutup amanatnya, Dandim berpesan agar seluruh anggota menjaga keharmonisan rumah tangga, tetap semangat dan konsisten dalam bekerja. Ia juga mengingatkan seluruh prajurit untuk bijak dalam menggunakan media sosial karena setiap unggahan dapat berdampak terhadap diri sendiri, keluarga, satuan maupun institusi TNI AD.
“Jaga keharmonisan keluarga, tetap semangat dalam bertugas dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai media sosial justru merugikan diri sendiri maupun satuan,” pungkasnya. Red
You cannot copy content of this page



