Beranda » Keamanan » Halaman 80

Keamanan

BREBES, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur jalan, namun juga menyentuh aspek kesehatan mendasar bagi anak-anak di wilayah sasaran. Pada Rabu (25/02/2026), kegiatan non-fisik TMMD diwujudkan melalui pemberian Topikal Aplikasi Flour (TAF) bagi siswa-siswi SD Negeri Cikuya 01.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui tenaga ahli dari Puskesmas Banjarharjo, Erni Dwi Wismiaty, A.Md.Kes. selaku Terapis Gigi dan Mulut. Dalam pelaksanaannya, petugas medis didampingi langsung oleh Serda Suyatno dari Koramil 14/Banjarharjo yang bertugas memastikan kegiatan berjalan tertib.

Pemberian TAF ini bertujuan untuk memperkuat lapisan email gigi anak-anak agar lebih tahan terhadap asam dan bakteri penyebab karies atau gigi berlubang. Erni Dwi Wismiaty menjelaskan bahwa usia sekolah dasar adalah masa krusial dalam pertumbuhan gigi permanen.

“Aplikasi flur ini merupakan langkah preventif agar anak-anak di Desa Cikuya memiliki gigi yang kuat dan sehat. Dengan gigi yang sehat, asupan nutrisi anak terjaga dan mereka bisa belajar dengan lebih nyaman tanpa gangguan sakit gigi,” ujar Erni di sela-sela kegiatannya.

Kehadiran Serda Suyatno di lokasi menunjukkan komitmen Satgas TMMD dalam mengawal program kesehatan masyarakat secara langsung. Pendampingan ini juga berfungsi untuk memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak takut dalam menjalani pemeriksaan medis.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami dari jajaran Koramil 14/Banjarharjo dan Satgas TMMD sepenuhnya mendukung upaya Dinkes dalam meningkatkan kualitas kesehatan warga, khususnya anak-anak sekolah. Ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi penerus Desa Cikuya,” tegas Serda Suyatno.

Pihak sekolah SDN Cikuya 01 menyambut baik inisiatif ini, mengingat akses terhadap layanan spesialis terapi gigi di wilayah pedesaan sering kali terbatas. Melalui momentum TMMD Reguler ke-127 ini, diharapkan kesadaran akan kebersihan gigi dan mulut di lingkungan sekolah dan keluarga semakin meningkat.(Rio/Pradista)

BREBES, DN-II Komando Distrik Militer (Kodim) 0713/Brebes terus memperkuat sasaran non-fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127. Bertempat di SD Negeri 01 Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Satgas TMMD bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menggelar kegiatan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM), Rabu (25/02/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan para siswa sejak dini guna mencegah risiko penyakit kronis di masa depan. Fokus pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, pengukuran indeks massa tubuh, hingga edukasi mengenai pola makan sehat kepada para pelajar.

Tim kesehatan dari Puskesmas Banjarharjo yang bertindak sebagai representasi Dinas Kesehatan dipimpin langsung oleh Nanadiana, S.Kep.Ners. Dalam keterangannya, Nanadiana menekankan bahwa deteksi dini PTM sangat krusial, bahkan untuk usia sekolah dasar.
“Penyakit tidak menular seperti obesitas atau potensi hipertensi bisa mulai terdeteksi dari gaya hidup anak-anak saat ini. Melalui program TMMD ini, kami terbantu untuk menjangkau wilayah pelosok agar screening kesehatan anak-anak lebih merata,” jelas Nanadiana.

Di lokasi kegiatan, tampak Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, Serka Sagiman, aktif mendampingi jalannya pemeriksaan. Kehadiran sosok Babinsa di tengah-tengah siswa memberikan suasana yang akrab dan menenangkan bagi anak-anak yang akan diperiksa.

Serka Sagiman menegaskan bahwa TNI memiliki tanggung jawab moral untuk menyukseskan pembangunan sumber daya manusia di desa binaan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan non-fisik TMMD berjalan lancar. Kesehatan anak-anak di Desa Cikuya adalah prioritas, karena mereka yang nantinya akan melanjutkan pembangunan di desa ini,” ujar Serka Sagiman.

Pihak sekolah mengapresiasi langkah nyata Kodim 0713/Brebes dalam membawa program kesehatan langsung ke lingkungan pendidikan. Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan kesadaran akan kesehatan di lingkungan Desa Cikuya, khususnya di kalangan pendidik dan siswa, semakin meningkat.

Program TMMD Reguler ke-127 di Desa Cikuya sendiri direncanakan akan terus melaksanakan berbagai agenda non-fisik lainnya, mulai dari penyuluhan hukum hingga wawasan kebangsaan, guna menciptakan masyarakat yang tangguh dan mandiri.(Rio/Pradista)

BREBES, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes kembali menunjukkan komitmennya dalam menyentuh aspek sosial kemasyarakatan. Pada Rabu (25/02/2026), agenda kegiatan non-fisik diisi dengan kegiatan krusial berupa Penyuluhan Rehabilitasi Sosial dan Tata Cara Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang menyasar warga di lokasi sasaran TMMD.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menghadirkan narasumber ahli dari Dinas Sosial Kabupaten Brebes, yakni Bapak Arif Syaifudin, yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial. Kehadiran beliau menjadi momentum penting bagi warga untuk memahami langkah-langkah yang tepat, manusiawi, dan sesuai prosedur hukum dalam menghadapi persoalan sosial di lingkungan mereka.

Dalam paparannya yang komprehensif, Bapak Arif Syaifudin menekankan bahwa penanganan ODGJ tidak boleh dilakukan dengan cara-cara yang melanggar hak asasi manusia, seperti pemasungan. Beliau menjelaskan alur koordinasi yang benar jika ditemukan warga yang membutuhkan bantuan rehabilitasi.

“Rehabilitasi sosial adalah upaya kita bersama untuk memulihkan keberfungsian sosial individu. Bagi keluarga yang memiliki anggota keluarga ODGJ, jangan merasa malu atau dikucilkan. Pemerintah melalui Dinas Sosial hadir untuk memberikan pendampingan dan akses pengobatan yang layak,” ujar Arif Syaifudin di hadapan para peserta penyuluhan.

Selain fokus pada penanganan ODGJ, penyuluhan ini juga membedah berbagai program rehabilitasi sosial lainnya yang dikelola oleh Dinas Sosial. Materi yang disampaikan meliputi:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Prosedur Pelaporan dengan cara melaporkan kasus sosial melalui pendamping desa atau instansi terkait. Akses Layanan Kesehatan dengan cara bersinergi antara Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dalam penanganan medis pasien gangguan jiwa.

Kemudian Pemberdayaan Pasca-Rehabilitasi, yakni dengan langkah-langkah mengembalikan kepercayaan diri warga agar dapat kembali diterima dan beraktivitas di tengah masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD Reguler ke-127 yang bertujuan untuk membangun ketahanan sosial masyarakat. Satgas Kodim 0713/Brebes menyadari bahwa pembangunan infrastruktur fisik harus dibarengi dengan pembangunan mental dan pemahaman sosial yang sehat.

Melalui edukasi yang diberikan oleh Kabid Rehabilitasi Sosial ini, diharapkan warga Desa Cikuya dan sekitarnya semakin sigap dan cerdas dalam merespons permasalahan sosial, sehingga tercipta lingkungan desa yang lebih harmonis, peduli, dan inklusif.(Rio/Pradista)

BREBES, DN-II Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur jalan dan bangunan, tetapi juga menyasar aspek kesehatan lingkungan pendidikan. Pada Rabu (25/02/2026), kegiatan non-fisik TMMD dilaksanakan melalui Inspeksi Kesehatan Lingkungan Sekolah yang menyasar SD Negeri Cikuya 02.

Kegiatan krusial ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes yang diwakili oleh tenaga ahli dari Puskesmas Banjarharjo, Ibu Elsa Maharthika Dewi, S.Tr.KL. Dalam pelaksanaannya di lapangan, pakar kesehatan lingkungan ini didampingi langsung oleh Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, Koptu Hendra, guna memastikan seluruh proses pemeriksaan berjalan lancar dan tertib.

Dengan dedikasi tinggi, Elsa begitu ia akrab disapa melakukan serangkaian pengujian teknis untuk memastikan lingkungan belajar siswa memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Beberapa poin utama dalam inspeksi tersebut meliputi:

Diantaranya Uji Kebisingan, Dengan menggunakan alat ukur khusus untuk memastikan tingkat suara di area sekolah tidak mengganggu konsentrasi belajar mengajar.

Kemudian Kualitas Udara, Dengan melakukan pengecekan kadar udara di ruang-ruang kelas guna menjamin sirkulasi oksigen yang sehat bagi siswa.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pengecekan Sanitasi dan MCK yaitu meninjau kelayakan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) serta ketersediaan air bersih.

Serta memeriksa kebersihan secara umum dengan memeriksa tata kelola sampah dan potensi jentik nyamuk di lingkungan sekolah.

“Kesehatan lingkungan sekolah adalah fondasi utama agar anak-anak kita bisa belajar dengan maksimal. Kami mengecek secara detail mulai dari kebisingan hingga kualitas air dan udara,” ujar Elsa dengan cekatan saat mengoperasikan alat ukur di salah satu ruang kelas.

Dedikasi Elsa dalam dunia kesehatan lingkungan bukanlah hal baru. Wanita inspiratif ini tercatat telah 8 tahun mengabdi di Puskesmas Banjarharjo. Di balik ketegasannya menjalankan tugas profesi, Elsa adalah sosok ibu yang tangguh. Di sela-sela kesibukannya melayani masyarakat, ia tetap fokus menjalankan peran domestik sebagai seorang istri dan ibu dari satu orang anak perempuan yang sangat ia banggakan.

Kehadirannya dalam program TMMD ini menjadi warna tersendiri, menunjukkan bahwa sinergi antara TNI dan tenaga profesional sipil mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat pedesaan.

Koptu Hendra selaku Babinsa setempat menyatakan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk dukungan Koramil 14/Banjarharjo terhadap program unggulan TMMD Reguler ke-127.

“Kami mendukung penuh langkah Dinas Kesehatan. Dengan adanya data dari inspeksi ini, pihak sekolah dan desa bisa mengambil langkah preventif untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih sehat dan nyaman,” pungkas Koptu Hendra.(Pradista)

BREBES, DN-II Komitmen TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes dalam meningkatkan kualitas sanitasi ibadah terus dikebut. Pada Rabu (25/02/2026), Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, turun langsung ke lapangan mendampingi anggota Satgas TMMD, Serda Djoko Santoso, untuk melakukan peninjauan teknis pembangunan sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK).

Peninjauan ini difokuskan pada titik pembangunan di Mushola Al-Badriah yang berlokasi di Dukuh Kopi, Desa Cikuya. Proyek ini merupakan salah satu program unggulan non-fisik dan fisik yang terintegrasi dalam skema TMMD Reguler ke-127, bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi jamaah serta masyarakat sekitar dalam menjalankan aktivitas ibadah dan menjaga kebersihan lingkungan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, pembangunan MCK di Mushola Al-Badriah menunjukkan kemajuan yang sangat positif. Kerja sama yang solid antara prajurit TNI dan warga setempat membuahkan hasil nyata.

“Saat ini, progres pembangunan sudah menyentuh angka 70 persen. Kami terus bersinergi dengan Satgas agar fasilitas ini bisa segera digunakan oleh warga Dukuh Kopi, khususnya para jamaah Mushola Al-Badriah,” ungkap Kades Cikuya, Bapak Sekod, di sela-sela peninjauan.

Serda Djoko Santoso menambahkan bahwa tahap pengerjaan saat ini sudah memasuki fase penyelesaian bagian dinding dan instalasi dasar. Ia memastikan bahwa kualitas bangunan tetap menjadi prioritas utama agar fasilitas ini dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0713/Brebes sekaligus Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., memberikan apresiasinya terhadap capaian di lapangan. Beliau menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di tempat ibadah adalah bentuk dedikasi TNI untuk menyentuh aspek paling dasar dari kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan MCK ini bukan sekadar urusan fisik bangunan, melainkan upaya kita bersama dalam meningkatkan standar kesehatan masyarakat perdesaan. Kami berharap, dengan sisa waktu yang ada, personel di lapangan tetap semangat menjaga ritme kerja agar selesai tepat waktu dengan hasil yang maksimal,” tegas Letkol Inf Ambariyantomo.

Melalui program unggulan ini, Kodim 0713/Brebes berharap kemanunggalan TNI dan rakyat semakin erat, serta memberikan dampak ekonomi dan kesehatan yang berkelanjutan bagi warga Desa Cikuya.(Pradista)

AMMAN, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandar Udara Militer Marka, Amman, Yordania, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Pendaratan Kepala Negara terasa istimewa karena mendapat pengawalan kehormatan dari pesawat tempur F-16 milik Angkatan Udara Kerajaan Yordania.

Setibanya di landasan, Presiden Prabowo disambut hangat oleh Putra Mahkota Kerajaan Yordania, Pangeran Al Hussein bin Abdullah II, beserta jajaran pejabat tinggi dari kedua negara.

Dalam kunjungan kerja kenegaraan ini, Presiden Prabowo dijadwalkan melangsungkan pertemuan bilateral dengan Raja Yordania, Abdullah II ibn Al Hussein. Pertemuan tersebut difokuskan untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Yordania pada berbagai sektor kunci, di antaranya pendidikan, pertahanan, dan pertanian. Selain itu, kedua pemimpin negara juga diagendakan akan membahas dinamika serta isu-isu terkini di kawasan Timur Tengah.

Di luar agenda resmi kenegaraan, ketibaan Presiden Prabowo turut disambut antusias oleh diaspora Indonesia di hotel tempatnya bermalam. Ratusan warga dan pelajar Indonesia yang berada di Amman tampak memadati area lobi untuk menyapa langsung Kepala Negara.

Lulu, salah satu mahasiswi Universitas Yordania, mengungkapkan kebanggaannya karena Presiden Prabowo menyempatkan diri menghampiri dan memberikan suntikan semangat kepada para pelajar.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Senang dan bangga sekali Bapak Presiden mau menyapa kami langsung,” ujarnya.

Kegembiraan serupa juga diungkapkan oleh mahasiswa Indonesia lainnya—seperti Falihah, Isma, Firas, Rendi, dan Faruq—yang merasa sangat bersyukur bisa berjabat tangan dan berbincang singkat dengan Presiden di sela-sela jadwal padatnya.

Red

Sumber: BPMI Setpres

#KemensetnegRI
#RilisPresiden

JAKARTA, DN-II Pemerintah resmi memperkuat fondasi pendidikan nasional melalui penetapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda. Aturan yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 November 2025 ini bertujuan menciptakan bibit unggul di bidang sains dan teknologi.

SMA Unggul Garuda diproyeksikan menjadi “kawah candradimuka” bagi peserta didik untuk menembus perguruan tinggi terbaik dunia dan mendukung prioritas pembangunan nasional.

Tiga Pilar Utama Penyelenggaraan

Berdasarkan salinan Perpres yang dirilis di laman JDIH Sekretariat Negara, sekolah ini tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi bertumpu pada tiga pilar strategis:

Penyeimbang Akses: Memberikan kesempatan setara bagi siswa dari berbagai latar belakang daerah dan status sosial ekonomi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Inkubator Pemimpin: Fokus pada pembentukan karakter kepemimpinan masa depan.

Prestasi & Pengabdian: Mengombinasikan kualitas pendidikan tinggi dengan jiwa pelayanan kepada masyarakat.

Dua Model Sekolah: Baru dan Transformasi

Penyelenggaraan sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ini dibagi menjadi dua kategori:

1. SMA Unggul Garuda Baru

Sekolah yang dibangun dari nol dan dikelola langsung oleh pemerintah pusat.

Kurikulum: Mengacu pada standar nasional dengan pengayaan khusus dari Mendiktisaintek.

Sistem Rekrutmen: Terbuka untuk siswa di seluruh Indonesia melalui jalur beasiswa dan jalur reguler. Seleksi mempertimbangkan kemampuan akademik, kondisi ekonomi, dan keterwakilan geografis.

2. SMA Unggul Garuda Transformasi

Merupakan sekolah menengah (SMA/MA) yang sudah ada, baik milik pemerintah maupun swasta, yang ditingkatkan statusnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Syarat: Harus berakreditasi A dan memiliki rekam jejak prestasi tingkat regional hingga internasional.

Dukungan: Sekolah terpilih akan mendapatkan pelatihan manajemen, peningkatan kompetensi guru, serta pembinaan khusus bagi siswa.

Pengawasan Ketat dan Pendanaan

Pemerintah memastikan bahwa kualitas sekolah ini akan terus terjaga melalui mekanisme evaluasi berkala. Menteri Diktisaintek diamanatkan untuk melakukan pemantauan minimal enam bulan sekali dan melaporkannya langsung kepada Presiden.

Mengenai biaya, pendanaan SMA Unggul Garuda bersumber dari APBN serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“SMA Unggul Garuda adalah wujud pendidikan inklusif untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi sains-teknologi unggul,” tulis kutipan dalam Perpres tersebut.

Red

Sumber: (DND/UN-Humas Kemensetneg)

Tegal, DN-II Semangat menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan di Kota Tegal. Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, mengajak seluruh masyarakat memperkuat budaya hidup bersih melalui Apel Gerakan Kota Tegal Asri yang berlangsung di GOR Wisanggeni, Selasa (24/2/2026).

Apel akbar ini diikuti jajaran Forkopimda, Danlanal, perwakilan DPRD Kota Tegal, Ketua TP PKK Kota Tegal Ibu Gadis Dedy Yon, Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyatul Muthmainnah, Sekda Agus Dwi Sulistyantono, OPD terkait, TNI–Polri, ASN, camat dan lurah se-Kota Tegal, serta pelajar, mahasiswa, dan komunitas pecinta lingkungan.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan kota tidak cukup hanya dengan infrastruktur. Kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah, penghijauan, dan budaya gotong royong adalah kunci terciptanya kota yang sehat dan lestari.

“Gerakan ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjadikan Kota Tegal sebagai kota yang bersih, indah, tertata, dan lestari,” ujar Dedy Yon.

Gerakan Kota Tegal Asri memiliki empat fokus utama: Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program ini mencakup penataan lingkungan berbasis mitigasi bencana, peningkatan sanitasi dan air bersih, optimalisasi pengelolaan sampah berbasis sumber, hingga penataan ruang publik dan penghijauan kota.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Momentum apel kali ini terasa istimewa karena bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari. Lebih bermakna lagi, kegiatan berlangsung di bulan Ramadan sehingga kebersihan lingkungan diharapkan menjadi bagian dari nilai ibadah masyarakat.
“Menjaga kebersihan bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari ibadah yang mendekatkan kita kepada Allah SWT,” tambahnya.

Wali Kota juga mengimbau seluruh kantor, sekolah, dan badan usaha untuk rutin melaksanakan kerja bakti setiap Selasa dan Jumat. Langkah sederhana ini diyakini mampu membangun budaya bersih yang berkelanjutan.

Gerakan Kota Tegal Asri sendiri merupakan tindak lanjut dari Gerakan Jawa Tengah Asri yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan serupa digelar serentak di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, dengan pusat kegiatan tingkat provinsi di Kabupaten Batang. Selain apel langsung, acara juga diikuti melalui zoom meeting bersama Gubernur Jawa Tengah, yang diisi diskusi daring dengan para bupati dan wali kota se-Jawa Tengah sebagai bentuk penguatan komitmen gerakan lingkungan berkelanjutan.

“Dengan disiplin, kebersamaan, dan semangat gotong royong, kita mampu mewujudkan Kota Tegal yang asri, sehat, dan membanggakan,” pungkas Wali Kota.(* Bim )

LONDON, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyaksikan langsung penandatanganan perjanjian kerangka kerja strategis antara Badan Pengelola Investasi Danantara (BPI Danantara) dan raksasa teknologi asal Inggris, Arm Limited, pada Senin (23/02/2026). Langkah ini menandai ambisi besar Indonesia untuk melakukan lompatan besar dalam industri semikonduktor dunia, khususnya di sektor hulu.

Mencetak 15 Ribu Insinyur Ahli

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kemitraan ini bukan sekadar investasi modal, melainkan investasi sumber daya manusia. Fokus utama kerja sama ini adalah mencetak 15.000 engineers Indonesia yang memiliki kualifikasi tinggi dalam penguasaan teknologi desain chip (chip design).

“Kita ingin menciptakan lompatan dalam ekosistem digital nasional. Dengan melatih belasan ribu tenaga ahli, Indonesia akan memiliki kemandirian dalam merancang teknologi inti yang selama ini kita impor,” ujar Airlangga.

Enam Sektor Strategis Desain Chip Nasional

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pemerintah telah memetakan enam bidang prioritas pengembangan kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) yang akan dikembangkan bersama Arm, meliputi:

Otomotif: Mendukung rantai pasok kendaraan listrik nasional.

Internet of Things (IoT): Mempercepat digitalisasi industri dan rumah tangga.

Data Center: Memperkuat infrastruktur kedaulatan data.

Home Appliances: Modernisasi industri perangkat elektronik rumah tangga.

Autonomous Vehicle: Pengembangan teknologi kendaraan tanpa awak.

Quantum Computing: Mempersiapkan Indonesia menghadapi era komputasi masa depan.

Hilirisasi Teknologi dan Transfer Ilmu

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menjelaskan bahwa implementasi program ini akan dilakukan melalui skema pertukaran keahlian yang intensif.

“Program pelatihan akan berjalan dua arah. Kita akan mengirimkan talenta terbaik Indonesia ke pusat riset Arm di luar negeri, sekaligus mendatangkan instruktur kelas dunia dari Arm ke Indonesia untuk membina talenta lokal secara masif,” jelas Rosan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Langkah ini dipandang sebagai bagian dari strategi besar pemerintah dalam mendorong Hilirisasi Digital, di mana Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga produsen komponen inti dalam rantai pasok global.

Red

Sumber: BPMI Setpres
#KemensetnegRI
#RilisPresiden
#Danantara
#Semikonduktor
#IndonesiaMaju

WASHINGTON DC, DN-II Pemerintah Indonesia mulai bergerak cepat mengimplementasikan kesepakatan perdagangan strategis hasil pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Melalui sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM), kebijakan ini dirancang untuk memperkokoh ketahanan energi nasional sekaligus memastikan perlindungan penuh terhadap kepentingan domestik.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar transaksi dagang, melainkan bagian dari desain besar kedaulatan energi.

Optimalisasi Neraca Dagang dan Investasi

Dalam keterangannya di Washington DC, Jumat (20/02/2026), Menteri Bahlil menjelaskan bahwa alokasi pembelian energi dari AS senilai kurang lebih 15 miliar dolar AS merupakan strategi untuk menjaga keseimbangan neraca perdagangan.

“Langkah ini dilakukan tanpa menambah ketergantungan impor. Kita melakukan optimalisasi dan penataan ulang sumber pasokan dari berbagai negara mitra. Semua mekanisme pembelian tetap mengacu pada prinsip keekonomian yang saling menguntungkan, baik bagi negara maupun badan usaha terkait,” ujar Bahlil.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain sektor migas, pemerintah juga membuka ruang investasi bagi perusahaan AS di sektor mineral kritis. Namun, Bahlil memberikan catatan tegas: investasi tersebut wajib patuh pada regulasi nasional.

Hilirisasi: Mendukung penuh agenda peningkatan nilai tambah di dalam negeri.

Kepatuhan Regulasi: Seluruh operasional harus sejalan dengan koridor hukum Indonesia.

Peningkatan Kedaulatan: Saham Freeport Menuju 63%

Salah satu poin krusial dalam penguatan kedaulatan energi adalah renegosiasi dengan perusahaan internasional yang beroperasi di tanah air. Pemerintah berkomitmen meningkatkan porsi kepemilikan dan penerimaan negara secara signifikan.

“Target kita jelas, salah satunya adalah peningkatan kepemilikan saham Indonesia di PT Freeport Indonesia. Dari yang saat ini 51 persen, akan kita tingkatkan menjadi 63 persen pada tahun 2041,” ungkap Bahlil.

Berlandaskan Konstitusi

Menutup pernyataannya, Menteri ESDM menegaskan bahwa seluruh langkah diplomasi ekonomi dan negosiasi di sektor tambang maupun migas memiliki satu kompas utama, yakni Pasal 33 UUD 1945.

“Pengelolaan sumber daya alam kita harus ditujukan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Kerja sama internasional adalah sarana, namun kedaulatan nasional adalah tujuan utama,” pungkasnya.

Red

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sumber: BPMI Setpres

Tag: #KemensetnegRI #RilisPresiden #KedaulatanEnergi #Hilirisasi #PrabowoSubianto

You cannot copy content of this page