Beranda » Nasional » Halaman 92

Nasional

BREBES, DN-II Menyongsong bulan suci Ramadan 1447 H, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk tidak sekadar mengejar kesalehan ritual, tetapi juga kesalehan sosial. Pesan ini mengemuka dalam dialog interaktif yang digelar di Stasiun Radio Singosari FM Brebes, Sabtu (21/02/2026).

Hadir sebagai narasumber, Zaki Safrudin Prihatin, anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Ia menekankan bahwa esensi puasa harus berdampak nyata pada stabilitas ekonomi dan ketertiban umum.

Spiritualitas yang Membuahkan Solidaritas

Dalam diskusi tersebut, Zaki menggarisbawahi bahwa keberhasilan ibadah Ramadan memiliki indikator sosial yang jelas. Meningkatnya spiritualitas seseorang seharusnya berbanding lurus dengan tumbuhnya empati terhadap kondisi masyarakat sekitar.

“Jika nilai spiritualitas naik namun kepekaan sosial jalan di tempat, maka ada yang perlu dievaluasi dari proses ibadah kita. Ramadan adalah momentum emas untuk memperkuat ikatan sosial,” ujar Zaki.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kemenangan Sejati: Melampaui Perayaan Musiman

Poin krusial lain yang dibahas adalah makna “kemenangan”. Zaki mengingatkan bahwa Idulfitri bukanlah garis finis, melainkan awal dari konsistensi (istiqamah). Kebaikan yang ditempa selama Ramadan harus menjadi fondasi karakter yang menetap, bukan sekadar tren musiman yang hilang saat syawal tiba.

Peran Strategis DPRD: Mengawal Kekhusyukan Ibadah

Sebagai representasi rakyat, DPRD berkomitmen memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa terbayang kekhawatiran akan lonjakan harga kebutuhan pokok.

Berikut adalah tiga fokus aksi DPRD Jawa Tengah selama bulan suci:

Pilar Fungsi Fokus Aksi Nyata

Pengawasan Memastikan stabilitas harga pangan di pasar dan ketersediaan stok BBM serta gas melon.

Aspirasi Membuka ruang dialog bagi pelaku UMKM agar roda ekonomi lokal tetap berputar sehat.

Anggaran Mengawal kebijakan perlindungan sosial dan program kesejahteraan tepat sasaran.

Sinergi untuk Ketertiban Umum

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menutup dialog, Zaki menegaskan bahwa harmoni Ramadan hanya bisa dicapai melalui kerja kolaboratif. Sinergi antara kesadaran warga dalam menjaga ketertiban serta peran aktif legislatif dalam pengawasan pasar adalah kunci utama.

Dengan harga pangan yang terkendali dan suasana lingkungan yang kondusif, masyarakat diharapkan dapat lebih khusyuk menjalankan ibadah tanpa terbebani masalah ekonomi mendasar.

Reporter: Teguh

BREBES, DN-II Bulan Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum besar untuk transformasi diri, baik dalam interaksi sosial maupun perilaku di ruang siber. Di tengah kekhusyukan ibadah, masyarakat diajak untuk tetap mengedepankan ketertiban umum dan kesantunan digital.

Dalam diskusi di Singosari FM, Sabtu (21/02/2026), Muhammad Naryoko, S.Fil.I., M.S.I., Anggota DPRD Jawa Tengah sekaligus Ketua Fraksi PPP, menyoroti pentingnya menjaga harmoni di tengah masyarakat selama bulan suci.

Berikut adalah tiga poin utama yang ditekankan dalam refleksi tersebut:

1. Memaknai Tradisi dengan Ketertiban

Kegiatan komunal seperti Sahur on the Road (SOTR) memang menjadi warna tersendiri dalam tradisi lokal. Namun, Naryoko mengingatkan bahwa esensi berbagi jangan sampai terdistorsi oleh kegaduhan yang mengganggu ketenangan publik.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Pembatasan kegiatan tertentu oleh aparat bukan bermaksud membatasi ruang ibadah, melainkan upaya preventif terhadap potensi gesekan sosial, seperti tawuran atau balapan liar,” ujarnya. Masyarakat diimbau merayakan semangat Ramadan dengan cara yang lebih santun tanpa mengusik hak istirahat warga lainnya.

2. Ramadan sebagai Madrasah Sosial

Bulan suci ini dipandang sebagai waktu yang tepat untuk mengasah kepekaan sosial melalui dua pilar utama:

Toleransi Aktif: Menghargai perbedaan di tengah masyarakat yang majemuk untuk menjaga persatuan.

Solidaritas Ekonomi: Ramadan menjadi momentum emas menghidupkan ekonomi kerakyatan. Dengan mengutamakan belanja di UMKM dan pedagang takjil lokal, masyarakat turut memastikan roda ekonomi berputar di akar rumput.

3. Melawan “Polusi” Informasi di Ruang Digital

Gangguan ketertiban saat ini tidak lagi hanya terjadi di jalanan, tetapi juga di layar ponsel. Hoaks dan disinformasi sering kali menjadi “racun” yang merusak kekhusyukan ibadah.

Muhammad Naryoko secara khusus memberikan tips menjaga Etika Digital:

Literasi Sebelum Aksi: Pastikan sumber informasi berasal dari media yang kredibel.

Verifikasi Berlapis: Gunakan prinsip cek dan ricek sebelum menekan tombol share.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Waspada Berita “Daur Ulang”: Berhati-hatilah terhadap konten lama (video bencana atau kerusuhan masa lalu) yang diunggah kembali demi memicu kepanikan.

Kendali Jari: Hindari ambisi menjadi yang tercepat dalam menyebar berita tanpa validitas yang jelas.

Penutup

Dunia digital adalah cermin dari adab kita di dunia nyata. Dengan menjaga lisan di dunia nyata dan menjaga “jempol” di dunia maya, kita dapat meraih esensi Ramadan yang utuh: kedamaian bagi diri sendiri dan manfaat bagi sesama.

Reporter: Teguh

SAROLANGUN, DN-II Praktik penarikan uang terhadap siswa baru di SMA Negeri 2 Sarolangun, Provinsi Jambi, kini tengah menjadi sorotan tajam. Sekolah tersebut diduga melakukan pungutan liar (pungli) dengan total mencapai ratusan juta rupiah terhadap ratusan peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026.

Modus Operandi Pungutan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak sekolah melalui komite diduga memungut biaya sebesar Rp 1.449.000 per siswa. Dengan jumlah siswa baru sebanyak 319 orang, total dana yang terkumpul diperkirakan mencapai lebih dari Rp 462 juta. Pungutan ini berdalih untuk biaya asesmen diagnosis, pengadaan mebel (mobiler), hingga pembangunan lapangan sekolah.

Pembelaan Kepala Sekolah

Kepala SMAN 2 Sarolangun, saat dikonfirmasi pada 6 Agustus 2025, tidak menampik adanya penarikan dana tersebut. Namun, ia berdalih bahwa prosedur yang dilakukan telah sesuai aturan melalui rapat komite.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Iya benar, ada pungutan setiap tahun ajaran baru dan uang perpisahan. Tapi itu sudah sesuai aturan komite sekolah. Sebelum diputuskan, kami memanggil orang tua siswa untuk rapat. Saya hanya membuka rapat, setelah itu saya keluar agar orang tua berdiskusi dengan komite,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa biaya tersebut dibedakan menjadi kewajiban untuk keperluan pribadi siswa dan sumbangan sukarela untuk sarana prasarana sekolah.

Analisis Hukum: Antara Sumbangan dan Pungutan

Ketua LSM KCBI Muratara, Supriadi, dengan tegas membantah klaim sekolah. Menurutnya, tindakan menentukan nominal dan batas waktu pembayaran secara otomatis mengubah status “sumbangan” menjadi “pungutan” yang dilarang oleh undang-undang.

Berikut adalah landasan hukum yang diduga dilanggar:

Dasar Hukum Substansi Larangan

Permendikbud No. 75 Tahun 2016 (Pasal 10 & 12) Komite Sekolah dilarang melakukan pungutan kepada murid/wali murid. Komite hanya boleh menggalang dana berupa sumbangan yang bersifat sukarela, tidak mengikat, dan tidak ditentukan jumlah serta jangka waktunya.

Permendikbud No. 44 Tahun 2012 Pendidik dan tenaga kependidikan dilarang memungut biaya satuan pendidikan yang bersifat wajib atau ditentukan nominalnya.

Putusan MK No. 3/PUU-XXII/2024 Mempertegas bahwa pendidikan adalah tanggung jawab negara. Sekolah negeri yang menerima dana BOS tidak boleh membebani siswa dengan biaya tambahan yang bersifat wajib.

Desakan kepada Aparat Penegak Hukum

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Supriadi menyayangkan alasan pihak sekolah yang memungut biaya untuk perbaikan lapangan dan mebel, padahal sekolah telah menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

“Dana BOS SMAN 2 Sarolangun tahun 2023-2024 itu sangat besar, hampir Rp 3 Miliar. Lantas dikemanakan anggaran tersebut jika untuk mobiler dan lapangan saja masih harus memeras orang tua siswa?” tegas Supriadi.

LSM KCBI menyatakan akan segera melaporkan temuan ini kepada Kejaksaan Negeri (Kajari) Sarolangun agar dilakukan pengusutan tuntas. Mereka meminta aparat menindak tegas oknum yang menjadikan sektor pendidikan sebagai ajang pungli di Jambi.

Red/Rambonews

Sumber: Tim LBS & LSM KCBI

Jateng, DN-II Polres Tegal terus melakukan monitoring dan penanganan situasi bencana alam tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, sejak Kamis hingga Jumat, 19–20 Februari 2026. Kegiatan meliputi pengumpulan bahan keterangan, patroli, pengamanan lokasi, serta koordinasi lintas instansi dalam rangka memastikan keselamatan masyarakat terdampak.

Berdasarkan data terbaru, jumlah rumah terdampak mencapai 900 unit yang terdiri dari 405 rusak berat, 190 rusak sedang, 96 rusak ringan, 164 masih dalam kategori baik, serta penambahan 45 unit dari pemerintah desa. Wilayah terdampak mencakup RW 01, RW 02, RW 03, dan RW 04 dengan kerusakan fasilitas sosial, peribadatan, pendidikan, serta infrastruktur jalan, bendung irigasi, dan jembatan desa. Selain itu, sebanyak 2.346 ekor hewan ternak juga terdampak.

Data pengungsi tercatat sebanyak 726 kepala keluarga atau 2.227 jiwa yang tersebar di berbagai titik pengungsian, di antaranya rumah warga, majelis, sekolah, pondok pesantren, dan desa sekitar. Pemerintah bersama TNI-Polri dan stakeholder lainnya terus melakukan evakuasi secara bertahap sesuai kondisi tanah yang masih aktif.

Upaya penanganan darurat meliputi distribusi logistik melalui satu pintu, pelayanan kesehatan terpadu, pengamanan lokasi, serta pembangunan hunian sementara di Desa Capar seluas 4,7 hektare yang direncanakan berlangsung mulai 15 Februari hingga 15 Maret 2026. Selain itu, Polres Tegal juga melaksanakan patroli rutin untuk mencegah tindak pidana di rumah warga yang ditinggalkan.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa seluruh personel terus dikerahkan untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga keamanan di lokasi bencana.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami memastikan kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam setiap tahapan penanganan bencana, mulai dari evakuasi, pengamanan, hingga distribusi bantuan. Polres Tegal bersama TNI, pemerintah daerah, dan relawan akan terus bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga terdampak,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi pergerakan tanah susulan serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. Hingga saat ini, situasi di lokasi pengungsian terpantau aman, tertib, dan kondusif, sementara operasi tanggap darurat masih terus berjalan. ( Bim )

WASHINGTON D.C. DN-II Indonesia dan Amerika Serikat resmi memulai era baru kerja sama ekonomi melalui penandatanganan perjanjian perdagangan timbal balik bertajuk “Toward a New Golden Age for the US–Indonesia Alliance”. Kesepakatan bersejarah ini ditandatangani langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington D.C., Kamis (19/2/2026).

Council of Trade and Investment: Garda Depan Dialog Ekonomi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa salah satu poin krusial dalam kesepakatan ini adalah pembentukan Council of Trade and Investment. Forum ini akan menjadi wadah diskusi strategis bagi kedua negara untuk mengawal dinamika ekonomi secara proaktif.

“Forum ini berfungsi sebagai wadah diskusi awal guna mengantisipasi lonjakan perdagangan atau investasi yang berpotensi mengganggu stabilitas neraca ekonomi kedua negara,” ujar Airlangga.

Ribuan Produk Indonesia Kini Bebas Tarif

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dalam dokumen perjanjian tersebut, Indonesia berhasil mengamankan akses pasar yang signifikan. Tercatat sebanyak 1.819 pos tarif produk Indonesia kini mendapatkan tarif 0% di pasar Amerika Serikat. Komoditas unggulan yang masuk dalam daftar ini antara lain:

Komoditas Alam: Minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, dan karet.

Teknologi & Manufaktur: Komponen elektronik, semikonduktor, hingga komponen pesawat terbang.

Tekstil & Aparel: Produk ini juga mendapatkan tarif 0% melalui mekanisme Tariff Rate Quota (TRQ).

Komitmen Timbal Balik dan Ekonomi Digital

Sebagai bentuk resiprokal, Indonesia berkomitmen memberikan fasilitas tarif 0% bagi produk utama AS, terutama komoditas pertanian seperti gandum dan kedelai. Langkah ini diambil pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan di dalam negeri agar masyarakat tidak terbebani biaya tambahan pada produk berbahan baku impor tersebut.

Di sektor digital, kedua negara menyepakati poin-poin penting dalam forum World Trade Organization (WTO), yakni:

Bebas Bea Masuk Transaksi Elektronik: Kesepakatan untuk tidak mengenakan bea masuk atas transaksi digital.

Transfer Data Lintas Batas: Indonesia mendorong pengaturan yang terbatas sesuai regulasi nasional guna memastikan perlindungan data konsumen tetap terjaga.

Harapan Menuju “Golden Age”

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan mempererat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, khususnya di sektor teknologi tinggi dan energi hijau.

Red

Sumber: BPMI Setpres

Tag: #KemensetnegRI
#RilisPresiden
#PrabowoSubianto
#IndonesiaAS
#EkonomiGlobal

Jakarta, DN-II Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Pangkormar Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, serta Ustadz Adi Hidayat menyerahkan bantuan kepada ahli waris 23 prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat tanah longsor saat latihan di Cisarua, Bandung Barat. Kegiatan dilaksanakan di Kesatrian Hartono Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (19/2/2026).

Dalam suasana haru, Panglima TNI menyampaikan belasungkawa mendalam dan menegaskan bahwa seluruh keluarga besar TNI turut berduka atas gugurnya prajurit terbaik bangsa tersebut. “Atas nama keluarga besar TNI, saya mengucapkan duka cita yang mendalam kepada prajurit-prajurit terbaik yang telah gugur di medan Latihan,” ucap Panglima TNI.

Panglima TNI juga menegaskan komitmen untuk mengawal masa depan keluarga prajurit yang gugur sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto. “Bapak Presiden sudah menyampaikan kepada saya untuk mengurus keluarganya dan saya bertekad, ada Aspres di sini, tolong anak-anaknya dicatat, bimbing keluarganya dengan masuk TNI, jangan dipersulit,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Panglima TNI berpesan agar keluarga tetap tegar dan membimbing putra-putri mereka dengan baik agar kelak menjadi kebanggaan keluarga dan bangsa. “Saya harapkan kepada orangtua, saya titip anak-anaknya dididik akhlaknya dengan baik, dijaga, sehingga kelak bisa menjadi kebanggaan bagi orangtua,” pungkas Panglima TNI.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Adi Hidayat, memohon agar para prajurit yang gugur diterima di sisi Allah SWT, diberikan tempat terbaik, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran dan keikhlasan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Red

#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045

WASHINGTON D.C DN-II Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri pertemuan perdana (Inaugural Meeting) Board of Peace (BoP) yang berlangsung di United States Institute of Peace, Washington D.C., Kamis (19/02/2026). Dalam forum strategis tersebut, Presiden menegaskan peran aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas global dan komitmen nyata terhadap kemanusiaan di Palestina.

Mendukung Inisiasi Damai dan Rekonstruksi Gaza

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyatakan dukungan penuh Indonesia terhadap 20 poin inisiasi damai yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kerangka kerja tersebut dipandang sebagai langkah krusial menuju perdamaian kawasan yang berkelanjutan.

Indonesia secara spesifik menyoroti pentingnya agenda rekonstruksi jangka panjang di Gaza. Fokus utama Indonesia meliputi:

Pemulihan kehidupan masyarakat sipil secara menyeluruh.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pembangunan kembali institusi-institusi publik yang luntur akibat konflik.

Penghormatan penuh terhadap hak-hak rakyat Palestina.

“Tantangan dalam proses perdamaian memang besar, namun dengan komitmen kolektif, kita dapat mewujudkan solusi damai yang bertahan lama bagi Palestina,” ujar Presiden Prabowo dengan nada optimis.

Komitmen Militer: 8.000 Personel untuk ISF

Langkah konkret Indonesia tidak hanya berhenti pada diplomasi meja bundar. Sebagai bentuk kontribusi nyata, Presiden Prabowo mengumumkan kesiapan Indonesia untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF).

Indonesia berkomitmen mengerahkan hingga 8.000 personel atau lebih untuk berpartisipasi aktif dalam pasukan stabilitas internasional tersebut. Langkah ini merupakan salah satu pengiriman personel perdamaian terbesar Indonesia dalam sejarah, demi memastikan gencatan senjata berjalan stabil dan proses transisi di Gaza berlangsung aman.

Presiden juga mengapresiasi tercapainya kesepakatan gencatan senjata saat ini sebagai fondasi utama bagi stabilitas kawasan di masa depan.

Redaksi

Sumber: BPMI Setpres

#KemensetnegRI
#Rilis presiden
#PrabowoSubianto
#PeaceForGaza
#DiplomasiIndonesia

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

WASHINGTON DC, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri sesi roundtable dalam gelaran Business Summit yang diselenggarakan oleh US-ASEAN Business Council (US-ABC) di Washington DC, Rabu (18/02). Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menyaksikan langsung penandatanganan 11 Nota Kesepahaman (MoU) strategis dengan nilai total investasi mencapai USD38,4 miliar (sekitar Rp600 triliun).

Kesepakatan besar ini melibatkan sinergi antara pelaku usaha papan atas Indonesia dan Amerika Serikat. Cakupan kolaborasinya pun sangat luas, mulai dari hilirisasi mineral kritis, ketahanan energi, modernisasi agribisnis, hingga penguatan ekosistem teknologi semikonduktor dan manufaktur tekstil.

Fokus Strategis: Dari Energi hingga Teknologi Tinggi

Investasi ini menandai babak baru dalam hubungan ekonomi kedua negara. Fokus utama kerja sama ini diarahkan pada sektor-sektor masa depan, seperti pengembangan mineral kritis yang menjadi tulang punggung industri baterai kendaraan listrik global, serta penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok semikonduktor dunia.

Berikut adalah rincian 11 kesepakatan yang ditandatangani dalam pertemuan tersebut:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

No Bidang Kerja Sama Pihak yang Terlibat

1 Critical Mineral Memorandum of Agreement (MoA) Strategis

2 Energi (Oilfield Recovery) Pertamina & Halliburton

3 Agrikultur (Jagung) PT Cargill Indonesia, PT Arena Agro Andalan, & Cargill Inc.

4 Tekstil (Cotton) Busana Apparel Group & U.S. National Cotton Council

5 Tekstil (Cotton) Daehan Global & U.S. National Cotton Council

6 Circular Economy (Textile) Asosiasi Garment & Tekstil Indonesia, PT Pan Brothers, & Ravel

7 Furnitur ASMINDO & Bingaman and Son Lumber, Inc.

8 Semikonduktor Galang Bumi Industri & Essence

9 Semikonduktor Galang Bumi Industri (GBI) & Tynergy Technology Group

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

10 Perdagangan (FTZ) Galang Bumi Industri & Solanna Group LLC (Transnational Free Trade Zone Friendship)

11 Produk Kayu/Mebel HIMKI & American Hardwood Export Council

Optimisme Pertumbuhan Ekonomi

Langkah besar ini merupakan manifestasi dari diplomasi ekonomi Presiden Prabowo untuk menarik investasi berkualitas yang mampu menciptakan lapangan kerja dan transfer teknologi. Hadirnya raksasa global seperti Halliburton dan Cargill, serta kolaborasi di sektor teknologi tinggi (semikonduktor), menegaskan kepercayaan investor Amerika Serikat terhadap iklim investasi dan kepemimpinan Indonesia di kancah global.

Pertemuan ini diharapkan menjadi katalisator bagi target pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus mempererat kemitraan strategis komprehensif antara Jakarta dan Washington. (*)

#KemensetnegRI
#RilisPresiden
#DiplomasiEkonomi

Kaltara, DN-II TNI melalui Satgas Pengamanan Perbatasan RI–Malaysia Yonarmed 4/Prh bersama unsur Komando Distrik Militer Nunukan bergerak cepat melaksanakan respons tanggap darurat pasca terjadinya kecelakaan pesawat milik PT Pelita Air Service di wilayah pegunungan Pabetung Remayo, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026).

Pesawat dengan call sign PK-PAA jenis Air Tractor AT802 tersebut diketahui melaksanakan penerbangan charter pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan operasional PT Pertamina (Persero) dengan rute Tarakan — Long Bawan — Tarakan. Pesawat lepas landas dari Bandara Juwata Tarakan pada pukul 10.15 WITA dan mendarat di Bandara Yuvai Semaring Long Bawan pada pukul 11.10 WITA.

Setelah menyelesaikan misi pengantaran logistik, pesawat kembali lepas landas dari Bandara Yuvai Semaring Long Bawan pada pukul 12.10 WITA dalam kondisi kosong atau tanpa muatan BBM, hanya membawa satu orang pilot. Sekitar pukul 12.20 WITA, pesawat dilaporkan mengalami kecelakaan di kawasan pegunungan Pabetung Remayo, wilayah Krayan Timur, Kabupaten Nunukan.

Sebanyak 21 personel tim evakuasi dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 4/Prh diterjunkan untuk melaksanakan pencarian, evakuasi korban, serta pengamanan area. Berdasarkan hasil di lapangan, kondisi pesawat ditemukan dalam keadaan rusak parah dan terbakar.

Tim evakuasi menemukan satu orang pilot dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, personel gabungan terus melaksanakan upaya pencarian terhadap black box pesawat serta material lainnya guna mendukung proses investigasi lebih lanjut. TNI bersama aparat terkait tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar, sekaligus membantu kelancaran investigasi yang akan dilakukan oleh instansi berwenang.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Red

#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045

BREBES, DN-II Gelombang penonaktifan massal kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) memicu gejolak di Kabupaten Brebes. Tercatat, sebanyak 100.532 jiwa mendadak kehilangan jaminan layanan kesehatan gratis sejak akhir Januari hingga Februari 2026. Kondisi ini menciptakan kepanikan bagi warga miskin yang tengah menjalani pengobatan rutin.

Implementasi Inpres yang Dinilai “Pukul Rata”

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) mengenai optimalisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Namun, eksekusinya di lapangan dikritik karena dianggap kaku dan kurang selektif.

Dampak paling fatal dirasakan oleh pasien dengan penyakit kronis, seperti gagal ginjal. Verifikasi data yang hanya berbasis angka dianggap mengabaikan kondisi riil “masyarakat miskin baru”.

“BPJS seharusnya tidak memutus sepihak. Harus ada verifikasi berbasis kondisi medis. Pasien cuci darah mungkin dulu mampu, tapi karena biaya pengobatan rutin, mereka jatuh miskin. Memutus kepesertaan mereka sama saja memutus harapan hidup,” ungkap salah satu narasumber dalam diskusi pelayanan kesehatan di Puskesmas setempat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sengkarut Data: Siapa yang Bertanggung Jawab?

Ketidakjelasan mengenai instansi yang berwenang melakukan pemutakhiran data sempat memicu simpang siur. Selama ini, masyarakat kerap mengira validasi data berada di tangan Badan Pusat Statistik (BPS). Namun secara regulasi, penentuan desil kemiskinan dan kelayakan penerima bantuan sepenuhnya berada di bawah kendali Kementerian Sosial (Kemensos).

Lemahnya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah sering kali berujung pada fenomena saling lempar tanggung jawab, yang pada akhirnya mengorbankan hak kesehatan warga.

Kontras Data PBI Pusat vs PBI Daerah

Menariknya, kepesertaan BPJS yang dibiayai oleh APBD (Pemerintah Daerah) terpantau jauh lebih stabil dibandingkan PBI pusat. Hal ini menunjukkan bahwa tantangan utama terletak pada validasi data di tingkat kementerian, bukan pada ketersediaan anggaran daerah.

Tabel Perbandingan Kepesertaan PBI APBD Brebes:

Periode Jumlah Kepesertaan (Jiwa) Status

Desember 2025 85.854 Stabil

Januari 2026 85.717 Penurunan Tipis

Langkah Darurat dan Harapan Masyarakat

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Di tingkat akar rumput, tenaga kesehatan berupaya menjaga agar pelayanan tidak lumpuh. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, terus memimpin koordinasi agar Puskesmas tetap memberikan informasi jelas dan membantu proses reaktivasi warga, terutama bagi kasus darurat.

Masyarakat mendesak pemerintah untuk segera:

Mengevaluasi sistem penonaktifan agar tidak dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan.

Membangun sistem verifikasi yang lebih humanis yang mempertimbangkan kondisi medis pasien.

Mempercepat sinkronisasi data antara Kemensos, Kemenkes, dan Pemerintah Daerah agar akses kesehatan tidak terputus di tengah jalan.

Reporter: Teguh

You cannot copy content of this page