Beranda » NTT » Halaman 4

NTT

NTT, DN-II TNI terus memperkuat dukungan penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kelima, Rabu (19/8/2026), sebanyak 4.477 personel telah dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di wilayah terdampak.

Dukungan TNI juga diperkuat dengan 27 unit alutsista, terdiri dari 21 pesawat, 5 KRI, dan 1 Kapal ADRI. Alutsista tersebut digunakan untuk mendukung mobilitas personel, distribusi bantuan, serta penanganan masyarakat terdampak.

Pada hari kelima, sebanyak 63,073 ton bantuan telah disalurkan kepada masyarakat terdampak. Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan TNI hingga saat ini mencapai 251,317 ton.

Totalitas,  TNI Kerahkan 4.477 Personel dan 27 Alutsista Bantu Korban Terdampak Gempa NTT

 

Pengerahan personel, alutsista, dan bantuan tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. TNI akan terus berkoordinasi dan memperkuat penanganan bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, serta instansi terkait.Red

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

#tniprima #tnirakyat #indonesiaemas2045

NTT, DN-II Pemerintah mengerahkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Hatta untuk mendistribusikan dukungan logistik bagi warga terdampak Gempa NTT Magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai pada Selasa (18/8/2026).

Kapal berlayar dari Pelabuhan Labuhan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat menuju Pelabuhan Reok di Kabupaten Manggarai.

Pada pelayaran ini, KRI Bung Hatta mengangkut dukungan logistik berupa paket bantuan Presiden RI, paket sembako, tenda keluarga dan tenda pengungsi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta beberapa bantuan donasi dari masyarakat. Setelah KRI Bung Hatta bersandar di Pelabuhan Reok, dukungan logistik ini selanjutnya akan dikirimkan ke wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Transportasi laut dipilih untuk mempercepat dukungan logistik tiba di wilayah terdampak.

Berdasarkan pengkinian data penanganan pascabencana gempa bumi M7,7 di Provinsi Nusa Tenggara Timur per 18 Agustus 2026, tercatat Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur menjadi dua kabupaten terdampak dengan jumlah korban jiwa dan pengungsi tertinggi.

Di Kabupaten Manggarai, korban jiwa meninggal dunia sebanyak 27 jiwa dan pengungsi sebanyak 6.487 jiwa. Sementara itu di Kabupaten Manggarai Timur, korban meninggal dunia sebanyak 25 jiwa dan pengungsi mencapai 15.465 jiwa.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain KRI Bung Hatta, dalam penanganan darurat pascagempa NTT ini, Pemerintah melalui TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI dr. Soeharso (KRI SHS) yang merupakan kapal bantu rumah sakit milik TNI AL untuk melaksanakan bantuan kesehatan di NTT.

Dalam upaya pendistribusian logistik yang merata ke seluruh wilayah terdampak gempa M7,7 BNPB membuka Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas) di tiga titik yaitu di Jakarta, Labuhan Bajo, dan Maumere.

Posduklognas Jakarta berpusat di Base Ops Halim Perdanakusuma. Pos logistik ini menampung bantuan dari instansi, organisasi, maupun masyarakat. Dari posduklognas Halim, logistik akan dibagikan ke Posduklognas Labuhan Bajo dan Posduklognas Maumere.

Posduklognas Labuan Bajo berada di Kantor UBPU Komodo. Pos ini akan mendukung distribusi logistik ke wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur. Sementara itu, cakupan Pos Dukungan Logistik Nasional Maumere yang terletak di Bandara Maumere meliputi wilayah terdampak di Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Posduklognas terbuka bagi masyarakat maupun organisasi yang hendak mengirimkan donasi bagi warga terdampak Gempa NTT. BNPB mengimbau masyarakat dan mitra yang ingin menyalurkan bantuan untuk berkoordinasi dengan tim di Posduklognas setempat perihal jadwal dan kebutuhan distribusi.

Koordinasi tersebut diperlukan agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak, baik dari sisi jenis, jumlah, waktu maupun moda transportasi, sehingga dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran. Red

#InfoBencanaBNPB #GempaNTT #SiapUntukSelamat

Nagekeo, DN-II Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menugaskan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk turut membantu warga yang dokumen kependudukannya hilang atau rusak akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penerbitan dokumen seperti KTP-el, akta kelahiran, serta Kartu Keluarga (KK).

“Saya akan segera perintahkan kepada Dirjen Dukcapil yang menangani urusan data kependudukan ini untuk koordinasi dengan Dukcapil kabupaten dan provinsi,” kata Mendagri usai mengunjungi posko pengungsian Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, Selasa (18/8/2026).

Bukan hanya itu, Mendagri menegaskan tim Dukcapil akan turun ke lokasi untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Menurutnya, pencetakan ulang dokumen kependudukan bukan sesuatu yang sulit mengingat semua datanya sudah terekam di server Dukcapil pusat dan terdigitalisasi.

Terlebih, saat ini Ditjen Dukcapil juga telah menerapkan teknologi face recognition atau pengenalan wajah sehingga pencetakan ulang dokumen kependudukan dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen Penting, Gratis

“[Pencetakan ulang] itu sangat mudah sekali dilakukan. Kenapa? Karena semua data yang ada, 290 juta [penduduk] Indonesia, hampir 98 persen datanya ada di server Kementerian Dalam Negeri, Dukcapil Kemendagri,” terangnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain dokumen kependudukan, Mendagri mengaku akan berkoordinasi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk pencetakan ulang surat tanah maupun berkas penting lainnya. Ia juga akan berkomunikasi dengan kepolisian untuk pencetakan ulang Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus bagi korban gempa di NTT.

“Informasinya akan saya sampaikan kepada Menteri ATR/BPN dan juga kepada Kepolisian. Karena apa, waktu seperti di Aceh, di Sumatera Utara, [Sumatera] Barat, kita semua tiga ini turun. Ini dokumen-dokumen penting,” jelasnya.

Mendagri memastikan pencetakan ulang dokumen-dokumen penting tersebut dilakukan secara gratis sebagai bukti hadirnya negara kepada para penyintas gempa. “Orang lagi susah jangan dibikin susah lagi, kita bantu. Dan juga dari saya akan sampaikan juga kepada Bapak Kapolri,” tutupnya. Red

Jakarta, DN-II TNI terus mengoptimalkan pemberian bantuan penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kedua, Minggu (16/8/2026), sebanyak 1.201 personel telah dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di wilayah terdampak.

Pada hari kedua, TNI mengirimkan bantuan dan dukungan melalui unsur udara dan laut. TNI AU mengerahkan 1 pesawat Airbus A400M dan 1 pesawat Hercules dengan total muatan 33.795 kilogram menuju Labuan Bajo dan Maumere. TNI AL turut mengerahkan KRI dr. Soeharso-990, KRI Bung Hatta-370, KRI Hiu-634, serta helikopter Bell 412EP dan pesawat NC-212 Cassa sementara TNI AD mengerahkan 2 unit helikopter Bell 412EP untuk mendukung penanganan bencana dan mobilitas di wilayah terdampak.

Dukungan TNI juga diperkuat dengan sarana penanganan di lapangan. TNI AD mendirikan 21 tenda lapangan, sedangkan TNI AL menyiapkan 1 rumah sakit lapangan dan 1 rumah sakit lapangan mobile untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Hingga hari kedua, dukungan TNI telah mencapai 60.885 kilogram bantuan yang dikirim melalui 5 sortie penerbangan, terdiri dari 1 Boeing, 1 Airbus A400M, dan 3 Hercules.

Dukungan tersebut akan terus diperkuat pada Senin (17/8/2026) melalui tiga penerbangan Hercules dengan membawa rumah sakit lapangan, paket sembako, makanan kaleng, dan dukungan personel.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pengerahan personel, alutsista, dan bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat dan komitmen TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana serta mempercepat penanganan dan pemulihan di wilayah NTT. (Puspen TNI)

#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045

NTT, DN-II Pemerintah terus mempercepat penanganan dampak gempa bumi pada hari kedua pascabencana di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Fokus utama penanganan diarahkan pada pemulihan layanan kesehatan serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terdampak.

​Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno di Kabupaten Manggarai, NTT, pada Minggu (16/08/2026).

​Menko PMK mengungkapkan bahwa kondisi sejumlah fasilitas kesehatan di lokasi terdampak saat ini belum sepenuhnya memadai untuk menampung dan memberikan pelayanan optimal kepada seluruh pasien. Menyikapi hal tersebut, pemerintah bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Menteri Kesehatan untuk mendirikan Rumah Sakit Lapangan guna memperkuat kapasitas dan mutu pelayanan medis.

​”Kondisi beberapa rumah sakit belum memadai untuk memberikan pelayanan kepada seluruh pasien. Untuk itu, kami telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan dalam pembuatan Rumah Sakit Lapangan guna memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan bagi pasien terdampak,” ujar Pratikno.

​Selain sektor kesehatan, pemerintah memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat baik yang masih berada di tempat pengungsian maupun dalam proses perawatan terpenuhi dengan baik. Penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan pokok saat ini sudah berjalan secara masif. Di antaranya mencakup 50 ribu paket sembako bantuan Presiden yang telah tiba di titik distribusi Maumere dan Labuan Bajo.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Guna memperlancar distribusi bantuan hingga ke wilayah-wilayah terisolasi, pemerintah turut memperkuat konektivitas melalui tiga jalur utama, yakni darat, udara, dan laut:

​Jalur Udara: Didukung dengan penempatan empat unit helikopter TNI dan dua pesawat BNPB yang disiagakan di Labuan Bajo.

​Jalur Laut: Dioptimalkan untuk menjangkau dan memenuhi kebutuhan logistik masyarakat di wilayah Sikka, Nagekeo, dan Ende.

​Jalur Darat: Dikerahkan untuk mempercepat mobilitas bantuan antarkabupaten yang terdampak.

​Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memastikan seluruh tahapan penanganan darurat pascabencana berjalan cepat, tepat, dan terpadu.

​Red/BPMI Setpres
Hashtag: #KemensetnegRI #RilisPresiden

Jakarta, DN-II TNI mengerahkan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari.

Jajaran TNI di wilayah NTT langsung bergerak dengan mengerahkan personel dari Kodim 1603/Sikka, Kodim 1612/Manggarai, Kodim 1602/Ende, serta Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/WM, Lanal Maumere  untuk membantu evakuasi dan penanganan masyarakat terdampak.

Selain pengerahan personel di wilayah, TNI juga menyiapkan kekuatan dan sarana pendukung untuk mempercepat distribusi bantuan serta mobilisasi personel dan logistik. Pesawat Hercules dan KRI disiapkan untuk mendukung penanganan bencana, sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyampaikan bahwa TNI turut mengerahkan alutsista untuk mendukung penanganan bencana tersebut. “TNI mengerahkan Hercules dan KRI untuk membantu penanganan bencana serta mendukung kebutuhan masyarakat terdampak,” ujar Kapuspen TNI.

TNI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, Basarnas, Polri, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terpadu. Personel TNI juga tetap disiagakan untuk memberikan bantuan lanjutan sesuai perkembangan kondisi di wilayah terdampak. Red

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

#tniprima #tnirakyat #indonesiaemas2045

NTT, DN-II TNI terus mengerahkan personel untuk membantu penanganan dampak gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Hingga siang  ini Sabtu, (15/8/2026).

Sebanyak 1.267 personel TNI telah dikerahkan di sejumlah wilayah terdampak, terdiri dari 263 personel di Kabupaten Sikka, 105 personel di Kabupaten Ngada, 400 personel di Kabupaten Nagekeo, 120 personel di Kabupaten Ende, 295 personel di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, serta 84 personel di Kabupaten Manggarai Barat.

Personel TNI bersama Basarnas, BPBD, instansi terkait, dan masyarakat terus melaksanakan pencarian serta penanganan korban bencana, membantu perawatan korban, serta mendukung penanganan dampak kerusakan di wilayah terdampak. TNI juga mendukung pengoperasian posko dan dapur lapangan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Dalam mendukung penanganan bencana, TNI hingga saat ini telah mengerahkan berbagai sarana pendukung, di antaranya 89 unit kendaraan, mendirikan 21 tenda lapangan, dan menyiapkan 120 velbed. Selain itu, TNI AL telah menyiapkan 1 unit helikopter Bell 412 dari Lanudal Juanda untuk mendukung penanggulangan bencana di wilayah Flores, termasuk membantu mobilitas personel dan distribusi dukungan ke wilayah terdampak.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pengerahan personel dan alutsista tersebut merupakan bentuk respons cepat TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana. TNI bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan penanganan secara terpadu untuk mendukung proses pencarian, evakuasi, perawatan korban, serta pemulihan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak. Red

#tniprima #tnirakyat #indonesiaemas2045

Kefamenanu, DN-II Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menegaskan bahwa keluarga memegang peran utama dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, pendidikan terbaik tidak hanya diperoleh di sekolah, tetapi juga melalui pola asuh dan keteladanan yang diberikan orang tua di rumah. (28/6/2026).

Hal tersebut disampaikan Tri saat mengunjungi TK Dharma Wanita Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pokja II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Pusat sebagai bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap pendidikan anak usia dini dan pembentukan karakter keluarga.

Dalam kesempatan itu, Tri mengapresiasi para guru dan orang tua yang telah mendukung pendidikan anak sejak usia dini. Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian perlu ditanamkan secara konsisten di lingkungan keluarga.

“Pendidikan yang terbaik itu ada di rumah. Kita harus mendidik mereka, menciptakan suasana disiplin, karakter, bertanggung jawab, jujur, dan lain-lain itu ada di rumah,” ujarnya.

Kunjungi TK Dharma Wanita Kefamenanu, Ketum TP PKK Tekankan Pentingnya Peran Keluarga

Sebagai bagian dari pengasuhan, Tri juga mengingatkan orang tua agar bijak dalam mengenalkan telepon genggam kepada anak usia dini. Menurutnya, anak-anak pada usia tersebut belum perlu menggunakan gawai karena berisiko terpapar berbagai informasi dan konten yang belum sesuai dengan tahap perkembangan mereka.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia mengaku menerapkan prinsip serupa dalam keluarganya dengan tidak memberikan telepon genggam kepada anak-anaknya hingga memasuki usia remaja. Karena itu, ia mengimbau orang tua untuk tidak mudah mengikuti tren yang menampilkan anak-anak sebagai influencer atau pembuat konten di media sosial.

“[Jangan] menjadi trendsetter itu untuk anak-anak kita. Itu sebetulnya tidak mendidik,” katanya.

Lebih lanjut, Tri menekankan bahwa anak-anak saat ini merupakan calon generasi penerus bangsa yang akan menghadapi dunia yang semakin kompetitif dan penuh tantangan. Karena itu, mereka perlu dipersiapkan sejak dini melalui penguatan mental, karakter, dan kemampuan bersosialisasi.

Ia juga berpesan agar anak-anak rajin belajar, berdoa, mendengarkan nasihat guru dan orang tua, serta aktif bermain bersama teman-temannya. Menurutnya, aktivitas bermain merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang anak.

Pada kesempatan tersebut, Tri disambut dengan pertunjukan drumband dan pengalungan kain adat. Ia juga berinteraksi dengan para siswa serta menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah, paket buku bacaan, sembako untuk guru, dan petugas kebersihan sekolah.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Ketua TP PKK Kabupaten TTU Andina Winantuningtyas, serta Wakil Ketua TP PKK Kabupaten TTU Elisabeth Endang Sri Susilowati. Red

Kefamenanu, DN-II Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian mendorong para pelajar untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan sejak dini melalui penerapan pola hidup sehat, pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, serta pemanfaatan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Menurutnya, kesadaran menjaga kesehatan merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. (28/6/2026).

Pesan tersebut disampaikan Tri saat membuka Sosialisasi Masalah Tuberkulosis (TBC), Kesehatan Reproduksi Remaja, dan Cek Kesehatan Gratis bagi Pelajar di Lapangan Gedung Balai Biinmafo, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (25/6/26).

Dalam sambutannya, Tri menegaskan bahwa kesehatan merupakan modal utama yang harus dijaga oleh setiap orang, termasuk para pelajar. Menurutnya, kesehatan sering kali baru disadari penting ketika seseorang mengalami sakit.

“Seberapa pun banyak uang, seberapa pun kaya orang, orang yang kaya banyak hartanya, tapi kalau tidak sehat, tidak ada gunanya,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ketum TP PKK Tri Tito Dorong Pelajar Peduli Kesehatan Sejak Dini

Karena itu, ia mengingatkan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit. Melalui Program CKG, masyarakat dapat memantau kondisi kesehatannya tanpa dipungut biaya.

“Semua manusia pasti pernah sakit. Nah, inilah tindakan kita agar kita tidak cepat terserang penyakit… Salah satunya ini tadi untuk kita melaksanakan cek kesehatan gratis,” katanya.

Selain itu, Tri juga menyoroti pentingnya edukasi mengenai pencegahan TBC, HIV/AIDS, dan kesehatan reproduksi remaja. Menurutnya, pemahaman yang baik sejak usia sekolah akan membantu generasi muda menjaga kesehatan sekaligus menghindari berbagai risiko yang dapat memengaruhi masa depan mereka.

Ia juga meminta para pelajar untuk menyampaikan informasi mengenai Program CKG kepada keluarga dan lingkungan sekitar agar semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut.

“Tolong dimanfaatkan. Jangan disia-siakan. Karena kalau mau cek kesehatan yang benar-benar berbayar, mahal. Jadi, manfaatkan cek kesehatan ini untuk keluarga kalian,” pesannya.

Dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pokja IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat tersebut, dilakukan penyematan selempang Duta TBC dan Kesehatan Reproduksi kepada sejumlah siswa terpilih sebagai bentuk dukungan terhadap upaya edukasi kesehatan di kalangan pelajar. Selain itu, turut diserahkan bantuan alat kesehatan untuk mendukung pelaksanaan Program CKG.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Ketua TP PKK Kabupaten TTU Andina Winantuningtyas, serta ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan pihak terkait lainnya. Red

Kefamenanu, DN-II Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian mendorong para perajin tenun di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk terus berinovasi melalui penggunaan pewarna alami.

Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan nilai tambah produk tenun sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. (28/6/2026).

Hal tersebut disampaikan Tri saat membuka Pelatihan Pewarnaan Alam dan Pencelupan Benang untuk Kain Tenun di Gedung Dekranasda Kabupaten TTU, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Dekranas bersama Pokja II Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat dalam memperkuat kapasitas perajin dan mengembangkan kerajinan khas daerah.

Tri mengatakan, tenun merupakan salah satu identitas budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Karena itu, para perajin perlu terus mengembangkan kreativitas agar produk yang dihasilkan mampu mengikuti kebutuhan pasar tanpa meninggalkan ciri khas daerah.

“Kita harapkan pasar yang lebih luas, nasional, bahkan internasional. Kita bisa jangkau melalui peningkatan-peningkatan kreasi dan juga daya saing yang antara lain adalah membuat pewarna alami ini,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain meningkatkan kualitas produk, penggunaan pewarna alami juga dinilai sejalan dengan tren global yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.

“Dengan pewarnaan alami ini kita salah satu mendukung pelestarian lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan organik, bahan-bahan yang ramah lingkungan,” katanya.

Ketua Harian Dekranas: Pewarna Alam Bisa Tingkatkan Nilai Jual Tenun TTU

 

Tri menambahkan, sejumlah daerah di NTT telah berhasil mengembangkan tenun berbasis pewarna alami hingga dikenal di pasar internasional. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para perajin TTU untuk terus meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat identitas tenun daerah.

Ia berharap hasil pelatihan tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi dapat diterapkan dalam produksi sehari-hari dan dipromosikan pada berbagai ajang pameran, termasuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas yang akan digelar di Makassar.

“Mudah-mudahan ada nanti hasilnya dipasarkan di sana dan akan mendapat sambutan yang baik,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan peralatan pendukung pelatihan dan benang sebagai bahan baku bagi para penenun. Bantuan tersebut merupakan hasil dukungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dekranas, serta kerja sama dengan Bank Indonesia.

Turut hadir Ketua Dekranasda Provinsi NTT yang juga Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Ketua Dekranasda Kabupaten TTU yang juga Ketua TP PKK Kabupaten TTU Andina Winantuningtyas, Wakil Bupati TTU Kamillus Elu, jajaran TP PKK Pusat, pengurus Dekranas, pengurus Dekranasda Kabupaten TTU, serta para perajin dan penenun di Kabupaten TTU. Red