Beranda » Pemerintah » Halaman 57

Pemerintah

Digitalisasi Desa: Rapidhome Resmi Hadir di Jatibarang, Dukung Brebes Merdeka Sinyal

​BREBES, DN-II  Akses internet berkualitas kini bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan telah bergeser menjadi kebutuhan primer masyarakat hingga ke tingkat pelosok desa. Semangat digitalisasi ini semakin nyata dengan diresmikannya (Grand Opening) unit layanan Rapidhome di Kecamatan Jatibarang, Minggu (26/4/2026).

​Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta pimpinan manajemen Rapidhome. Kehadiran penyedia jasa internet (Internet Service Provider) lokal ini dinilai strategis dalam mempercepat transformasi digital di Kabupaten Brebes, khususnya di tujuh desa di wilayah Jatibarang yang telah mengantongi izin operasional resmi.

Apresiasi dan Testimoni Kepala Diskominfotik Brebes

​Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Brebes, Dr. Warsito Eko Putro, S.Sos., M.Si. memberikan apresiasi tinggi terhadap ekspansi provider lokal seperti Rapidhome. Dalam sambutannya, Warsito menekankan betapa tingginya ketergantungan masyarakat modern terhadap data internet.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​”Internet zaman sekarang sudah menjadi kebutuhan pokok. Semua orang memegang gawai. Bahkan, ada fenomena sosial di mana warga bisa berselisih hanya karena persoalan berbagi hotspot. Ini bukti nyata bahwa internet adalah kebutuhan dasar,” ungkap Warsito.

​Menariknya, Warsito juga berbagi pengalaman pribadi sebagai pelanggan setia. Ia mengaku telah menggunakan layanan Rapid Internet selama lebih dari lima tahun.

​”Saya sendiri pelanggan selama sekitar 5 atau 6 tahun. Kecepatannya memuaskan dan kompetitif dengan provider berskala nasional. Kolaborasi dengan provider lokal seperti ini sangat membantu pemerintah menyentuh lapisan masyarakat terbawah,” tambahnya.

Fokus Atasi Blank Spot di Wilayah Selatan

​Meski penetrasi internet terus meluas, tantangan infrastruktur masih membayangi, terutama di wilayah Brebes bagian selatan. Wilayah seperti Bantarkawung, Salem, Paguyangan, dan Sirampog diakui masih memiliki titik blank spot.

​Menanggapi hal tersebut, Diskominfotik berkomitmen melakukan pemetaan akurat dengan melibatkan pemerintah kecamatan. “Tugas besar kami sekarang adalah mengatasi wilayah blank spot. Saya sudah meminta para Camat mendata titik yang belum terjangkau sinyal agar segera kami fasilitasi aksesnya,” tegas Warsito.

Tiga Pesan Strategis untuk Manajemen Rapidhome

​Sebagai bentuk sinergi dengan kearifan lokal, perwakilan tokoh masyarakat Jatibarang menitipkan tiga poin penting bagi manajemen Rapidhome dalam menjalankan operasionalnya:

​Koordinasi Kewilayahan: Manajemen diimbau untuk selalu berkoordinasi dengan Kepala Desa, Ketua RT, maupun RW sebelum melakukan pemasangan infrastruktur (tiang atau kabel) guna menghindari konflik sosial.

​Pemberdayaan SDM Lokal: Rapidhome diharapkan memprioritaskan putra daerah Jatibarang dalam penyerapan tenaga kerja sebagai bentuk kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga sekitar.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Kemitraan Sosial: Perusahaan diharapkan tidak hanya mengejar profit, tetapi juga aktif berkontribusi dalam mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan di wilayah operasional.

​Dengan hadirnya unit layanan di Jatibarang, diharapkan sinergi antara penyedia layanan, pemerintah, dan masyarakat dapat mewujudkan visi “Brebes Merdeka Sinyal” sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi digital berbasis pedesaan.

​Reporter: Red/Teguh
Editor: Casroni

 

Kebumen, Minggu 26 April 2026. Masyarakat Kabupaten Kebumen perlu mencermati rincian pengelolaan keuangan daerah dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran dengan nomor DPPA/A.3/5.02.0.00.0.00.04.0000/001/2024 yang disahkan untuk Tahun Anggaran 2024. Dokumen yang ditandatangani oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Drs. Aden Andri Susilo, M.Si, pada tanggal 1 Agustus 2024 ini mengungkap total rencana penerimaan sebesar 2.868.792.941.000,00 rupiah.

Secara rinci, anggaran tersebut dibagi ke dalam beberapa titik utama sebagai berikut:

Titik pertama, Pendapatan Asli Daerah atau PAD yang berjumlah 175.931.968.000,00 rupiah. Namun, terdapat isu kritis pada titik ini karena hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan justru mengalami penurunan sebesar 2,1 miliar rupiah dibandingkan anggaran sebelum perubahan. Penurunan ini perlu dipertanyakan kepada pemerintah daerah mengenai kinerja perusahaan daerah atau investasi apa yang sedang melemah hingga mengurangi setoran kas daerah.

Titik kedua, Pendapatan Transfer yang secara total mencapai 2.562.688.256.000,00 rupiah. Isu yang mencolok adalah adanya penurunan pendapatan transfer dari pemerintah pusat sebesar 8,5 miliar rupiah. Hal ini menjadi sorotan penting karena menunjukkan adanya pengurangan dukungan dana dari pusat di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan daerah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Titik ketiga, Belanja Daerah yang mencakup belanja operasi sebesar 25,4 miliar rupiah dan belanja modal peralatan serta mesin yang meningkat menjadi 6,6 miliar rupiah. Kenaikan belanja modal sebesar 1,9 miliar rupiah di tengah perubahan anggaran ini menjadi titik kritis yang perlu diawasi masyarakat guna memastikan bahwa pengadaan barang tersebut benar-benar mendesak dan bukan sekadar belanja administratif.

Titik keempat, Belanja Transfer yang dialokasikan sebesar 694.283.751.000,00 rupiah, yang didominasi oleh bantuan keuangan sebesar 678,4 miliar rupiah. Pengelolaan bantuan keuangan ini menjadi titik krusial agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak ditumpangi kepentingan tertentu menjelang akhir tahun anggaran.

Titik kelima, Penerimaan Pembiayaan yang mencatatkan angka 130.072.717.000,00 rupiah. Isu paling hangat pada titik ini adalah lonjakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau SiLPA tahun sebelumnya yang membengkak dari 52,4 miliar rupiah menjadi 115,3 miliar rupiah. Lonjakan SiLPA sebesar 62,8 miliar rupiah ini menjadi tanda tanya besar bagi publik mengenai efektivitas perencanaan di tahun sebelumnya, mengapa dana sebesar itu tidak terserap untuk pembangunan dan justru mengendap.

Titik keenam, Rencana Arus Kas yang menunjukkan bahwa belanja terbesar akan ditarik pada bulan Agustus senilai 109,3 miliar rupiah, padahal penerimaan tertinggi sudah masuk sejak April sebesar 394,2 miliar rupiah. Pola penumpukan belanja di tengah hingga akhir tahun ini perlu dikritik karena dapat menghambat perputaran ekonomi warga Kebumen yang seharusnya bisa dirasakan lebih cepat sejak awal tahun.

Informasi ini disajikan agar segenap masyarakat Kebumen memahami secara utuh pembagian anggaran per sektor dan berani mempertanyakan poin-poin kritis demi kemajuan pembangunan yang adil dan transparan.

Publisher -Red

Bergerak Dini Hari, Unit Reskrim Polsek Bandar Huluan Ringkus Tiga Pelaku Curat dalam Semalaman — Seluruh Barang Bukti Berhasil Diamankan

 

SIMALUNGUN, www.detik-nasional.com // Kerja keras dan kecepatan bertindak Unit Reskrim Polsek Bandar Huluan, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, kembali membuahkan hasil yang membanggakan. Dalam satu malam penuh, personel Unit Reskrim Polsek Bandar Huluan berhasil mengamankan tiga orang tersangka pelaku tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan atau Curat, pada Kamis, 23 April 2026, dalam rentang waktu antara pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB dini hari. Keberhasilan gemilang ini menjadi bukti nyata Polsek Bandar Huluan yang berintegritas dan humanis dalam memberantas kejahatan demi keamanan masyarakat Simalungun.

Saat dikonfirmasi pada Sabtu, 25 April 2026, sekitar pukul 12.40 WIB, Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengapresiasi keberhasilan Polsek Bandar Huluan dalam mengungkap kasus ini dengan cepat dan profesional. “Dalam waktu kurang dari 48 jam sejak laporan diterima, seluruh pelaku berhasil diringkus. Ini adalah bukti nyata keseriusan dan profesionalisme jajaran Polsek Bandar Huluan dalam melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan,” ujar AKP Verry Purba dengan penuh kebanggaan.

Kapolsek Bandar Huluan, IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan polisi yang diterima pada Selasa, 21 April 2026, pukul 14.05 WIB, dari pelapor berinisial H, seorang karyawan BUMN berusia 51 tahun. Korban melaporkan bahwa rumahnya di Jalan Rajamin Purba, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, telah dimasuki pencuri saat ia meninggalkan rumah sejak Jumat, 17 April 2026. “Ketika pelapor pulang bersama istrinya pada Senin, 20 April 2026 sekitar pukul 18.40 WIB, ia mendapati kamarnya sudah berantakan, pintu belakang lantai dua dalam kondisi rusak dan terbuka, serta sejumlah barang berharga raib digondol pelaku,” ucap IPTU Patar menjelaskan kronologis kejadian.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Para pelaku diketahui masuk ke dalam rumah korban melalui pintu kamar belakang lantai dua dengan cara memanjat pagar dan merusak kunci pintu. Motif kejahatan adalah faktor ekonomi dengan modus operandi mengambil barang secara langsung. Kerugian yang diderita korban ditaksir mencapai Rp14.590.000 (empat belas juta lima ratus sembilan puluh ribu rupiah), meliputi satu unit TV LED, satu unit AC, speaker aktif, kamera CCTV, setrika, proyektor mini, serta berbagai barang rumah tangga lainnya.

Berbekal Surat Perintah Tugas dan Surat Perintah Penyelidikan yang diterbitkan pada hari yang sama, personel Unit Reskrim Polsek Bandar Huluan langsung bergerak melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya luar biasa. Pada pukul 01.00 WIB dini hari, tersangka pertama bernama Dandi Saragih, 27 tahun, berhasil diamankan di depan rumahnya. Tepat satu jam kemudian, pukul 02.00 WIB, tersangka kedua bernama Gurdip, 35 tahun, turut diringkus di lokasi yang sama. Melengkapi trifecta penangkapan malam itu, pada pukul 04.00 WIB, tersangka ketiga bernama Natal Sianipar, 39 tahun, berhasil diamankan di depan kediamannya. Ketiganya ditangkap tanpa perlawanan berarti.

IPTU Patar Banjarnahor menegaskan bahwa seluruh barang bukti terkait perkara ini berhasil diamankan, meliputi satu unit TV LED Polytron 32 inci, satu unit AC Changhong, speaker aktif Baretone, dua buah mikrofon, proyektor mini, satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 tanpa nomor polisi, linggis, tang, serta mixer mikrofon. “Kami bergerak cepat karena setiap jam sangat berarti dalam pengungkapan kasus pencurian. Ketiga pelaku berhasil kami amankan dan seluruh barang bukti tersita dalam kondisi lengkap,” ungkap IPTU Patar dengan penuh rasa syukur.

AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan menegaskan komitmen Polres Simalungun. “Polres Simalungun tidak memberikan ruang sekecil apapun bagi pelaku kejahatan untuk bergerak bebas. Kami akan terus bekerja keras melindungi masyarakat,” ujarnya.

REDAKSI

JAKARTA, DN-II  Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan kerja Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Prof. Yassierli, di Kantor Sekretariat Kabinet pada Sabtu sore (25/4/2026).

Pertemuan ini fokus membahas evaluasi strategis serta penguatan program ketenagakerjaan nasional.

​Salah satu poin utama pembahasan adalah kesuksesan Program Magang Nasional 2025–2026. Tercatat, dari 400 ribu pendaftar, sebanyak 100.000 peserta berhasil terjaring dan sedang menjalankan masa magang. Tingginya minat lulusan sarjana ini didorong oleh fasilitas mentor profesional serta kepastian upah bulanan setara UMP yang ditanggung pemerintah pusat.

​”Untuk periode 2026–2027, pemerintah berencana meningkatkan kuota serta kualitas keahlian peserta guna memastikan serapan tenaga kerja yang lebih maksimal,” ujar Menaker dalam pertemuan tersebut.

​Selain program magang, pertemuan tersebut merumuskan perencanaan pelatihan vokasi khusus lulusan SMK. Langkah ini diambil untuk memperkecil celah keterampilan (skill gap) di dunia industri. Menaker juga menegaskan komitmen kementerian dalam menjamin kesejahteraan buruh, pekerja outsourcing, hingga pekerja rumah tangga melalui regulasi yang lebih inklusif.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Red

BATU BARA, LIDIK KRIMSUS – Pakar Hukum Pidana Internasional sekaligus Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Profesor Sutan Nasomal, SH., MH., meminta Presiden H. Prabowo Subianto untuk segera menginstruksikan jajaran Menteri hingga Kepala Daerah (Gubernur, Bupati, dan Walikota) agar lebih proaktif dalam merawat dan membangun infrastruktur jalan.

​Dalam keterangannya kepada para Pemimpin Redaksi media melalui sambungan telepon dari Jakarta pada Sabtu (25/4/2026), Prof. Sutan menekankan pentingnya skema gotong royong dan partisipasi sektor swasta dalam memelihara akses publik.

Dorong Kontribusi Pengusaha Daerah

​Prof. Sutan menyoroti banyaknya perusahaan yang mengeruk keuntungan dari hasil bumi namun kurang berkontribusi pada infrastruktur lokal. Ia mendesak agar pengusaha di sektor pertambangan (nikel, emas, batubara, timah), galian C, hingga perkebunan sawit dan kawasan industri, diwajibkan terlibat dalam pemeliharaan jalan yang mereka lalui.

​”Presiden perlu menginstruksikan para kepala daerah untuk menggerakkan partisipasi swadaya para pengusaha. Jangan hanya mengambil untung dari hasil bumi, tapi jalannya dibiarkan hancur. Harus ada semangat gotong royong,” tegas Prof. Sutan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kasus Jalan Ahmad Saleh: Rusak Akibat Truk Es

​Sebagai contoh nyata, beliau menyoroti kerusakan parah di Jalan Ahmad Saleh, Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Jalan tersebut kini berubah menjadi kubangan lumpur yang menghambat aktivitas warga, diduga kuat akibat tingginya intensitas truk pengangkut es yang melintas setiap hari tanpa pengawasan.

Kondisi di lapangan menunjukkan:

​Akses Terhambat: Permukaan jalan berlubang dan tidak rata, terutama saat hujan.

​Minim Pengawasan: Kendaraan berat melintas dengan bebas tanpa adanya tindakan dari pihak terkait.

​Legalitas Pabrik Dipertanyakan: Terdapat bangunan besar yang diduga pabrik es tanpa papan nama resmi, hanya terpasang tulisan “DILARANG MASUK KUHP 551”.

Potensi Pelanggaran Hukum dan Kelalaian Publik

​Prof. Sutan mengingatkan bahwa pembiaran terhadap kerusakan jalan dapat berimplikasi hukum.

​Sanksi Bagi Pelaku Usaha: Pihak yang menyebabkan kerusakan jalan secara sengaja atau akibat kelalaian dalam mengelola dampak lingkungan dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana.

​Kelalaian Pemerintah: Jika Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan pembiaran, hal ini dapat dinilai sebagai kelalaian dalam pelayanan publik sesuai undang-undang yang berlaku.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​”Warga mendesak Pemkab Batu Bara segera turun tangan. Periksa legalitas izin usaha pabrik tersebut dan minta pertanggungjawaban atas kerusakan jalan yang ditimbulkan. Jangan ada kesan pengusaha kebal hukum di mata masyarakat,” pungkas Ketua Umum Perkumpulan Rumah Hukum Advocate Muda Indonesia (PAMID) tersebut.

Red

KULONN PROGO, DN-II Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di Wonolopo, Kabupaten Kulon Progo, rampung tepat waktu pada Juni 2026. Meski saat ini terdapat sedikit deviasi dari rencana awal, AHY yakin langkah akselerasi yang diambil mampu mengejar ketertinggalan tersebut.

​Hal tersebut ditegaskan Menko AHY saat meninjau langsung progres pembangunan di lapangan pada Jumat (24/4/2026). Ia didampingi oleh jajaran Deputi dan Staf Khusus Menko untuk memastikan proyek strategis ini berjalan sesuai koridor.

​Percepatan dan Penambahan Tenaga Kerja

​Dalam tinjauannya, AHY mengungkapkan bahwa progres konstruksi saat ini telah menyentuh angka 38 persen. Namun, ia mencatat adanya deviasi sekitar 3 hingga 5 persen dibandingkan rencana awal.

​”Kita perlu dorong lebih cepat. Solusinya adalah menambah jumlah tenaga kerja dan memastikan setiap tahapan konstruksi berjalan efektif. Dengan profesionalitas Kementerian PU dan sinergi lintas instansi, saya optimistis target Juni 2026 tercapai,” ujar Menko AHY.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Untuk mengejar target tersebut, pemerintah telah melakukan langkah-langkah konkret di lapangan, antara lain:

​Mobilisasi Massa: Saat ini terdapat 840 pekerja di lokasi, dan jumlah ini akan terus ditambah dalam waktu dekat.

​Optimalisasi Alat: Penggunaan alat berat akan dimaksimalkan untuk mendukung pekerjaan fisik yang lebih masif.

​Koordinasi Teknis: Penguatan pengawasan dan koordinasi antarinstansi untuk memangkas hambatan birokrasi maupun teknis di lapangan.

Sinergi Lintas Sektor

​Menko AHY mengapresiasi kerja keras para kru di lapangan yang tetap menunjukkan semangat tinggi meski menghadapi tantangan cuaca dan teknis. Ia menekankan bahwa Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas melalui infrastruktur yang memadai.

​”Saya melihat semangat dan kerja keras di lapangan sangat baik. Tantangan memang ada, tetapi dengan penambahan sumber daya manusia dan alat berat yang maksimal, progres pembangunan akan terus meningkat secara signifikan,” tambahnya.

​Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY didampingi oleh:

​Nazib Faizal (Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang).

​Jajaran Staf Khusus Menko: Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, Herzaky Mahendra Putra, Merry Riana, serta Irjen Pol. Arif Rachman.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Kehadiran jajaran pejabat tersebut menegaskan pentingnya proyek ini dalam peta pembangunan wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya dalam mendukung sektor sumber daya manusia di wilayah Kulon Progo.

Red

Tim Panther Polsek Pemulutan Ringkus Dua Pelaku Penggelapan Aset Perusahaan

​OGAN ILIR, www.detik-nasional.com // Tim Panther Unit Reskrim Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir berhasil membongkar kasus penggelapan aset di PT Indra Angkola, Desa Ibul Besar II, Kecamatan Pemulutan. Pengungkapan kasus ini dilakukan secara cepat pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, hanya sesaat setelah pihak perusahaan secara resmi melayangkan laporan kepolisian dengan nomor LP/B-19/IV/2026/SUMSEL/RES OI/SEK PML.

​Peristiwa pidana ini diketahui terjadi pada Jumat, 27 Maret 2026 silam. Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi penggelapan tersebut diduga kuat melibatkan orang dalam perusahaan yang memanfaatkan akses dan situasi kerja untuk kepentingan pribadi. Para pelaku membawa kabur berbagai barang inventaris milik perusahaan menggunakan kendaraan operasional jenis double cabin sebelum akhirnya dijual secara ilegal.

​Kapolsek Pemulutan, AKP Nugrah Angga Oktari, S.H., mengonfirmasi bahwa identitas dua tersangka yang berhasil diamankan adalah IS (36), warga SU I Palembang, dan WR (29), warga Talang Kelapa, Banyuasin. Keduanya tidak berkutik saat diringkus oleh Tim Panther dan langsung digiring ke Mapolsek Pemulutan untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait peran masing-masing dalam aksi tersebut.

​Selain menangkap kedua pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti krusial yang memperkuat dugaan tindak pidana tersebut. Barang bukti yang disita meliputi satu buah flashdisk berisi rekaman CCTV saat kejadian, serta berbagai komponen mesin dan alat pengaman di antaranya blok mesin, aki, tabung pemadam kebakaran, hingga beberapa suku cadang kendaraan Mitsubishi Fuso.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Keberhasilan pengungkapan kasus ini mendapat apresiasi langsung dari Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H. Beliau menegaskan bahwa jajaran Polres Ogan Ilir berkomitmen penuh untuk menindak tegas segala bentuk tindak kriminalitas demi memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun pelaku usaha di wilayah hukum Ogan Ilir, serta memastikan proses hukum berjalan secara profesional.

​Sebagai langkah tindak lanjut, pihak Polsek Pemulutan saat ini tengah fokus melakukan pendalaman materi penyidikan dan pemeriksaan saksi-saksi tambahan. Kapolsek menambahkan bahwa pihaknya akan segera melengkapi administrasi penyidikan agar berkas perkara kedua tersangka bisa secepatnya dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses persidangan.

HUMAS RES OI

Jateng, DN-II – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam peninjauan Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) dan Penembakan Senjata Khusus TNI Tahun 2026 di Perairan Karimunjawa, Semarang, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono serta Ketua Komisi 1 DPR RI Utut Adianto.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan simulasi tempur, dimana eks-KRI Teluk Hading yang dijadikan sasaran berhasil dihancurkan melalui serangan terintegrasi matra laut dan udara.

Latihan skala besar ini melibatkan sedikitnya 20 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan pesawat tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara. Operasi penghancuran sasaran terbagi dalam dua tahap utama. Tahap pertama dimulai dengan penembakan Rudal Exocet MM40 Block 3 oleh unsur KRI, disusul tahap kedua berupa Operasi Udara Lawan Laut (OULL).

Pada tahap kedua, tiga unit pesawat F-16 TNI AU melepaskan bom jenis MK-12 secara presisi ke arah sasaran. Selain serangan rudal dan bom, TNI Angkatan Laut juga menggelar Artillery Duel melalui unsur Striking Force. Dengan menggunakan sistem penembakan modern berakurasi tinggi, satuan tersebut berhasil menghancurkan sasaran darat yang telah ditentukan di Pulau Gundul.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, TNI terus mengasah kesiapsiagaan dan kemampuan tempur prajurit, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah maritim. Latihan ini juga menjadi wujud komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Red

#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045

BREBES, DN-II Prestasi membanggakan kembali lahir dari dunia pendidikan Kabupaten Brebes. Allea Natasya Putriyani (8), siswi kelas 2 SD Negeri Kalierang 1 Bumiayu, sukses menembus level nasional sebagai nominator Anak Indonesia Berprestasi 2026. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 25 hingga 29 Juni 2026 mendatang.

​Allea dikenal sebagai pelajar multitalenta dengan segudang pencapaian, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Keberhasilannya tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah dan pemerintah daerah.

​Kepala SDN Kalierang 1 Bumiayu, Abdul Gafi, S.Pd., menyatakan rasa bangganya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2026). Ia menilai Allea sebagai sosok murid yang memiliki dedikasi dan semangat belajar di atas rata-rata.

​“Allea adalah inspirasi bagi teman-teman sebayanya. Ia membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk meraih prestasi luar biasa di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Abdul Gafi.

​Senada dengan hal tersebut, Korwilcam Satdik Kecamatan Bumiayu, Kusmanto, S.Sos., memuji karakter kuat yang dimiliki Allea. Menurutnya, Allea memiliki keseimbangan antara kecerdasan akademik dan soft skills.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​“Ia memiliki motivasi internal yang kuat, disiplin dalam manajemen waktu, serta tetap mengedepankan sikap santun. Allea adalah representasi generasi muda Brebes yang produktif dan berorientasi masa depan,” ungkap Kusmanto.

​Deretan Prestasi Mentereng

Rekam jejak Allea di dunia kompetisi memang mengagumkan. Sebelumnya, ia sukses memborong gelar di ajang Putri Cilik Nusantara Pendidikan 2025 di Jakarta, dengan meraih predikat:

​Putri Cilik Nusantara Pendidikan

​Putri Cilik Nusantara Persahabatan

​Putri Cilik Nusantara Favorit

​Selain itu, ia meraih Juara 1 Top Model Road to Star Model Indonesia di Bandung, serta menyabet gelar The Best Catwalk. Tak tanggung-tanggung, Allea tercatat telah mengoleksi sekitar 100 gelar juara pertama dari berbagai ajang di wilayah Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen) serta Tegal dan Pemalang.

​Dukungan Pemerintah Kabupaten Brebes

Prestasi ini pun mendapat atensi khusus dari jajaran pejabat teras Kabupaten Brebes. Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan menegaskan bahwa Allea telah membawa nama baik daerah di kancah nasional.

​Kepala Dindikpora Brebes, Sutaryono, berharap capaian ini menjadi pemicu semangat bagi siswa-siswi lain di Brebes. “Ini bukti bahwa talenta daerah mampu bersaing di level pusat. Kami sangat mendukung penuh langkah Allea,” tuturnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Dukungan serupa datang dari Kepala Dinbudpar Brebes, Fajar Adi Widiarso, yang menilai prestasi Allea sebagai bentuk promosi positif bagi citra Kabupaten Brebes di mata nasional.

Apresiasi Orang Tua

Septi Setiyani, ibunda Allea, menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu perjalanan prestasi putrinya.

​“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Pemerintah Kabupaten Brebes, serta pihak sekolah yang terus memberikan ruang bagi Allea untuk berkembang. Dukungan ini sangat berarti bagi mental dan semangat Allea menuju ajang nasional di Jakarta nanti,” pungkasnya.

​Usai mengikuti agenda nasional pada Juni mendatang, Allea dijadwalkan akan melakukan serangkaian kunjungan di Brebes sebagai bentuk apresiasi dan sinergi dengan berbagai instansi terkait.

​Red/Casroni

Jakarta, DN-II Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengingatkan di tengah dinamika politik dan isu nasional, para kader HMI dan anggota KAHMI harus tetap mengedepankan prinsip dasar organisasi yakni independensi etis dan organisatoris. “Prinsip yang demikian perlu dijaga sebab kerap ada orang yang suka membawa-bawa nama organisasi”, ujarnya.

Ungkapan demikian diutarakan saat dirinya menerima kunjungan pengurus HMI Cabang Jakarta Selatan, HMI Cabang Jakarta Pusat-Utara, dan KAHMI Cilegon., Kalibata, Jakarta, (23/4/2026)

Lebih lanjut dikatakan agar seluruh kader HMI hati-hati dalam menyikapi situasi politik nasional. Ditegaskan jangan sampai kader organisasi ini menjadi kayu bakar. “Orang lain yang panen kalian tidak dapat apa-apa”, paparnya. Meski demikian Viva Yoga mempersilahkan kader HMI kritis sebab sikap yang demikian merupakan bagian integral dari organisasi.

Dalam pertemuan, Mantan Presidium MN KAHMI ini mendorong agar kader HMI mengimplementasikan apa yang pernah dikatakan Cak Nur (Nurcholis Madjid) bahwa kader HMI harus pandai berbicara dan bisa menulis. “Kalau dibilang kader HMI tukang ngomong, ya memang harus ngomong”, ujarnya. “Kalau kader pandai berdebat, ya menang harus pandai berdebat”, tambahnya.

Semua pesan Cak Nur diakui oleh Viva Yoga dilakukan saat di HMI Cabang Denpasar hingga menjadi Pengurus PBHMI. “Kebiasaan itu masih saya pegang dan teruskan”, ujar Mantan Ketua HMI Cabang Denpasar itu.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Diceritakan, dulu dirinya kerap berbincang dengan Anas Urbaningrum soal tulis menulis. Menulis disebut bagian dari mengasah daya keintelektualan. Pada masa itu ruang menulis tersedia pada berbagai media cetak, koran, seperti Republika, Media Indonesia, Kompas, dan lain sebagainya. “Sekarang kader HMI bisa menulis di mana saja termasuk di medsos”,tutur pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu.

Apa yang dipesankan Cak Nur, menurut Viva Yoga juga bagian dari tradisi perkaderan HMI. Dirinya mendorong agar kaderisasi dilaksanakan secara kontinu dan massif untuk memproduksi insan yang mampu mengisi di berbagai medan pengabdian.”Sebagai kader umat dan bangsa, kader HMI telah banyak berkiprah di lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif, atau lembaga-lembaga negara lainnya, serta juga di lembaga sosial, keagamaan, pegiat sosial budaya, di universitas atau kampus-kampus”, paparnya.

Viva Yoga merasa senang bisa bersilaturahmi dengan kader dan anggota HMI dari Jakarta dan KAHMI Cilegon. Dirinya menceritakan pengalamannya sebagai kader HMI dari Denpasar, Bali, di mana suasana lingkungannya berbeda dengan HMI cabang-cabang lainnya di Indonesia. “Sebagai kelompok minoritas di Bali, tentu banyak pengalaman budaya dan kehidupan beragama yang berbeda”, tuturnya.

Red

 

You cannot copy content of this page