Beranda » Sosial » Halaman 5

Sosial

Tegal, DN-II Hari Raya Idul Adha 1447 H 2026 M dimanfaatkan DPC PDI Perjuangan Kota Tegal untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong melalui kegiatan pemotongan hewan qurban, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Jalan Setia Budi, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur itu dihadiri jajaran pengurus, kader partai, serta masyarakat sekitar.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Edi Suripno, SH, MH atau yang akrab disapa Mas Uyip mengatakan, pada perayaan Idul Adha tahun ini DPC melakukan pemotongan hewan qurban berupa satu ekor sapi dan 8 ekor kambing untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitarnya serta kader – kader partai dari tingkat Ranting sampai PAC yang ada di kota Tegal.

“Alhamdulillah hari ini DPC PDI Perjuangan Kota Tegal melaksanakan pemotongan hewan qurban sapi dan kambing. Daging qurban nantinya dibagikan kepada masyarakat sekitar dan kader PDI Perjuangan yang membutuhkan,” ujar Uyip.

Menurutnya, pelaksanaan qurban tersebut merupakan bentuk nyata semangat gotong royong kader partai. Ia menyebut sejumlah kader turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, di antaranya dari Haris Turino ( DPR RI ) Rosalina, Shanti Alda, dan kader lainnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Uyip menjelaskan, mekanisme pendistribusian daging qurban dilakukan melalui pembagian di kantor DPC untuk selanjutnya disalurkan ke empat PAC di Kota Tegal.

“Meski mungkin jumlahnya tidak besar, namun substansinya adalah bagaimana momentum Hari Raya Idul Adha ini bisa menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial,” katanya.

Ia menambahkan, Idul Adha sejatinya mengajarkan nilai pengorbanan, kepedulian, dan semangat saling menguatkan antar sesama dalam kehidupan bermasyarakat.

“Melalui pemotongan hewan qurban ini, konsepsi gotong royong benar-benar terasa. Kita diajarkan untuk saling membantu dan menguatkan satu sama lain,” ungkapnya.

Uyip berharap budaya gotong royong tidak hanya hadir saat perayaan Idul Adha, namun juga terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

“Harapan kami, budaya gotong royong ini terus kita lestarikan, tidak hanya saat Idul Adha tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari,” tutup Mas Uyip. ( S. Bimantoro )

JAKARTA, DN-II Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui program “Tebar Kurban 1447 H”. Kegiatan yang dipusatkan di Yayasan Al Akbar, Jakarta Utara, pada Rabu (27/6) ini, menjadi wujud nyata kontribusi LDII dalam membantu pemenuhan kebutuhan protein hewani sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di ibu kota.

Kegiatan ini mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, yang hadir dalam acara tersebut, menilai langkah LDII sangat strategis.

“Kami dari Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi sekali kegiatan tebar kurban yang secara rutin dilaksanakan oleh LDII DPW Provinsi DKI Jakarta. Program ini sangat berpengaruh terhadap pemerataan konsumsi protein hewani dan turut meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat Jakarta,” ujar Hasudungan.

Sinergi Keamanan dan Kesehatan Pangan

Lebih lanjut, Hasudungan menjelaskan bahwa kolaborasi antara Pemerintah dan LDII tidak hanya berhenti pada distribusi daging, tetapi juga mencakup aspek edukasi dan pengawasan kesehatan hewan. Pihaknya terus mendampingi LDII untuk memastikan seluruh proses, mulai dari pemeriksaan antemortem hingga pascapotong, berjalan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Dinas KPKP melakukan pengawasan ketat, mulai dari sebelum dipotong hingga setelah disembelih untuk memastikan kesehatan dagingnya. Kami ingin memastikan daging kurban yang didistribusikan kepada masyarakat benar-benar memenuhi kriteria ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal),” tegasnya.

Semangat Kebersamaan di Tengah Tantangan Ekonomi

Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Ied, menjelaskan bahwa tahun ini Tebar Kurban 1447 H dilaksanakan secara serentak di seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) pada lima wilayah administrasi DKI Jakarta.

Ied mengungkapkan rasa syukurnya, meskipun di tengah kondisi ekonomi yang menantang, animo masyarakat untuk berkurban tetap tinggi. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial adalah kunci utama keberhasilan program ini.

“Alhamdulillah, di tengah situasi ekonomi yang menantang, kegiatan ini tetap dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap melalui Tebar Kurban 1447 H ini, manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya lingkungan sekitar, sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian antarsesama,” ujar Ied.

Melalui sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah, LDII DKI Jakarta berharap kegiatan ini dapat terus menjadi instrumen untuk membangun lingkungan yang harmonis, sejahtera, dan saling menguatkan di tengah masyarakat.

(Red/Redho)

BREBES, DN-II Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat serta jajaran pengurus partai di wilayah Kabupaten Brebes, Kamis (28/5/2026).

Bantuan hewan kurban ini merupakan wujud kepedulian dari Presiden RI Prabowo Subianto, jajaran pimpinan DPP Gerindra, DPD Gerindra Jawa Tengah, serta para kader Gerindra yang duduk di kursi legislatif.

Ahmad Rowi, anggota DPRD dari Fraksi Gerindra yang mewakili wilayah pemilihan Brebes, Jatibarang, dan Songgom, menyampaikan bahwa distribusi hewan kurban ini menyasar 17 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 297 Ranting se-Kabupaten Brebes.

“Kami menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat umum dan juga seluruh elemen struktural partai, mulai dari PAC hingga ranting. Ini adalah bentuk komitmen Gerindra untuk selalu hadir dan berbagi di tengah masyarakat,” ujar Ahmad Rowi saat ditemui awak media.

Rincian Bantuan Hewan Kurban

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Adapun hewan kurban yang disalurkan terdiri dari sapi dan kambing dengan rincian sebagai berikut:

Bantuan Sapi:

Sapi bantuan dari Presiden RI, Prabowo Subianto (program rutin di setiap kabupaten/kota).

Sapi dari Ketua DPC Gerindra Brebes, Bapak Wurja, SE.

Sapi dari Wakil Pimpinan DPRD Brebes, Bapak Heru.

Sapi dari Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bapak Haikal.

Bantuan Kambing:

18 ekor kambing dari Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, Bapak Sudaryono (Pak Daryono).

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rowi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemberi bantuan, khususnya kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, sosok pemimpin yang sangat bijaksana dan memiliki perhatian luar biasa kepada rakyat Indonesia. Bantuan sapi yang diberikan kepada setiap kabupaten/kota adalah bukti nyata perhatian beliau,” tutur Rowi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sudaryono, Bapak Wurja, Bapak Heru, dan Bapak Haikal yang telah bahu-membahu berbagi kebahagiaan melalui kurban tahun ini. Ia berharap distribusi daging kurban ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat luas serta mempererat solidaritas di lingkungan partai Gerindra di Kabupaten Brebes.

Reporter: Teguh

TAPUNG HULU, DN-II Momen Hari Raya Idul Adha 1447 H menjadi ajang bagi Camat Tapung Hulu, Nuryadi, S.E., untuk menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakatnya. Tidak hanya memantau dari kejauhan, Nuryadi turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan daging kurban dari rumah ke rumah, khususnya kepada warga lanjut usia (lansia) di Desa Senama Nenek, Kamis (28/05/2026).

Aksi “blusukan” ini menjadi sorotan positif warga. Mengenakan pakaian sederhana, Camat Nuryadi tampak berbaur tanpa sekat, mulai dari membantu proses pemotongan daging hingga mengemasnya ke dalam kantong plastik untuk kemudian diantarkan langsung ke kediaman warga.

Pemimpin yang Merakyat dan Apa Adanya

Sosok Nuryadi dikenal di kalangan masyarakat Tapung Hulu sebagai pemimpin yang sederhana dan memiliki akhlak mulia. Ia tidak memposisikan diri sebagai pejabat yang harus dilayani, melainkan hadir sebagai pengayom yang rendah hati. Baginya, status jabatan bukanlah penghalang untuk menyapa langsung masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama.

Salah satu momen mengharukan terjadi saat ia menyambangi kediaman Ibu Sier, seorang warga lansia di Dusun Satu, Desa Senama Nenek. Menerima bingkisan daging kurban langsung dari tangan sang Camat, Ibu Sier tak mampu menyembunyikan rasa harunya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih banyak Bapak Camat. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rezeki, kesehatan, dan kebahagiaan kepada Bapak beserta keluarga,” ucap Ibu Sier dengan suara bergetar.

Apresiasi dari Berbagai Kalangan

Langkah nyata Camat Tapung Hulu ini mendapatkan apresiasi dari Sekretaris Pers Keadilan Tapung Hulu, Irwansyah Panjaitan, yang turut mendampingi dalam kegiatan tersebut.

“Gaya kepemimpinan Pak Camat yang sederhana dan merakyat ini harus menjadi teladan. Pemimpin masa kini idealnya memang harus turun ke bawah, menyapa, dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Ini adalah contoh nyata pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan hati nurani,” ujar Irwansyah.

Makna Spiritual dan Sosial Berkurban

Di sela-sela kegiatannya, Nuryadi berbagi pandangan mengenai makna Idul Adha. Ia menekankan bahwa ibadah kurban memiliki dua dimensi yang saling berkaitan, yaitu spiritual dan sosial.

“Secara spiritual, kurban adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta bentuk syukur atas nikmat-Nya. Sementara secara sosial, kurban melatih keikhlasan, menyucikan harta, dan menumbuhkan rasa kepedulian antarsesama manusia,” jelas Nuryadi.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Irwansyah Panjaitan turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mengobarkan semangat berbagi.

“Mari kita jadikan momen mulia ini untuk saling berbagi. Dengan menyisihkan sebagian rezeki bagi saudara kita yang kurang mampu, kita memastikan bahwa kebahagiaan Idul Adha dirasakan oleh semua orang secara merata,” pungkasnya. Red

MEKKAH, DN-II Semangat juang yang tinggi terpancar dari jemaah haji asal Kabupaten Brebes yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) SOC 8. Di bawah pendampingan intensif Tim Petugas Haji Daerah (PHD) Brebes, Azmi Asmuni Majid, para jemaah berhasil menuntaskan ibadah lempar jumrah yang kedua pada hari Tasyrik, 11 Dzulhijjah, Kamis (28/5/2026).

Meskipun harus menempuh perjalanan yang cukup menantang dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 2,5 kilometer dari hotel menuju area Jamarat, kondisi jemaah dilaporkan tetap prima.

“Alhamdulillah, jemaah haji Kloter SOC 8 dalam kondisi sehat walafiat. Hari ini kami telah menyelesaikan rangkaian lempar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah. Semangat para jemaah, didukung dengan bimbingan luar biasa dari ketua kloter dan pembimbing ibadah membuat setiap tahapan ibadah dapat dilalui dengan lancar,” ujar Azmi Asmuni Majid saat memberikan laporan langsung dari lokasi.

Menuju Tahapan Akhir Ibadah

Azmi menjelaskan, usai menuntaskan lempar jumrah pada 11 Dzulhijjah, para jemaah sempat kembali ke hotel untuk beristirahat. Rangkaian ibadah akan berlanjut pada sore hari, yakni melaksanakan Tawaf Ifadah di Masjidil Haram, serta bersiap untuk melaksanakan lempar jumrah kembali pada 12 Dzulhijjah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Insya Allah, setelah ini kami menuju Masjidil Haram untuk Tawaf Ifadah, dilanjutkan dengan lempar jumrah pada tanggal 12 nanti. Dengan selesainya rangkaian tersebut, tahapan ibadah haji semakin mendekati paripurna, dan kita tinggal menanti agenda terakhir, yakni Tawaf Wada’,” tambahnya.

Solidaritas dan Kebersamaan di Tanah Suci

Di tengah padatnya area Jamarat, jemaah haji asal Brebes tidak hanya menunjukkan ketangguhan, tetapi juga menjalin kehangatan dengan sesama jemaah dari berbagai daerah, seperti Pekanbaru dan Batam. Semboyan khas “Brebes: Mantap, Beres!” kerap diserukan sebagai penyemangat di tengah medan ibadah yang cukup menguras fisik.

Azmi menegaskan bahwa kekompakan jemaah menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan cuaca dan kerumunan di Tanah Suci. Ia juga menitipkan pesan kepada masyarakat di kampung halaman agar terus mendoakan kelancaran ibadah seluruh jemaah, juga mendoakan untuk kebaikan dan kemajuan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dan Indonesia.

“Kami mohon doa dari masyarakat di Brebes. Semoga seluruh jemaah senantiasa diberikan kekuatan, kelancaran, dan kesehatan hingga akhir proses ibadah, serta pada akhirnya meraih predikat haji yang mabrur.

Brebes Beres , Jawa Tegah Maju dan Indonesia penuh rahmat lebih maju. “Allahu Akbar!” tutup Azmi.

Update laporan langsung dari lapangan oleh Tim PHD Brebes, Azmi Asmuni Majid, yang bertugas mendampingi jemaah selama masa operasional haji di Tanah Suci.

Editor: Casroni

BREBES, DN-II Kepolisian Resor (Polres) Brebes menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Halaman Mapolres Brebes pada Rabu (27/05/2026).

Pada Idul Adha tahun ini, Polres Brebes menyembelih sebanyak 7 (tujuh) ekor sapi yang berasal dari kurban Kapolres Brebes beserta jajaran anggota Polres Brebes.

Untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan syariat Islam serta higienis, proses penyembelihan dilakukan oleh Tim yang telah mengantongi sertifikasi resmi.

Dalam sambutannya di hadapan para personel dan panitia, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengajak seluruh jajarannya untuk menata niat yang ikhlas.

“Niatkan ikhlas untuk kita berkurban. Kurban itu tidak harus materi. Waktu, tenaga dan juga support jenengan itu adalah kurban kita,” tutur AKBP Lilik Ardhiansyah dalam sambutannya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Kapolres juga memanjatkan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan seluruh anggota serta masyarakat yang terlibat.

“Kita doakan mudah-mudahan selalu sehat semua, Allah mengganti dengan rezeki yang berlipat, berkah, selamat sampai dengan nanti akhir zaman,” tambahnya.

Kegiatan ini dipimpin langsung dan dihadiri oleh Kapolres Brebes beserta jajaran pejabat utama Polres Brebes.

Dari hasil penyembelihan 7 ekor sapi tersebut, panitia berhasil mengemas dan menyalurkan daging kurban kepada 1.074 penerima. Distribusi dilakukan secara tertib dengan sasaran yang telah ditentukan agar tepat target dan sasaran.

Sementara itu, Ps. Kasihumas Polres Brebes, Iptu Indra Prasetyo, menambahkan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wadah untuk memperkuat hubungan kemitraan dengan warga.

“Melalui momentum kurban ini, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai keikhlasan dan sinergitas antara Polres Brebes dengan seluruh elemen masyarakat,” tutur Iptu Indra Prasetyo, Kamis (28/5) pagi.

Secara keseluruhan, jalannya kegiatan penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban di Mapolres Brebes berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Casroni/Hms

Slawi, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H, Polres Tegal melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban di Masjid Aspol Kalibliruk, Kabupaten Tegal, Rabu (27/05/2026).

Pada kegiatan tersebut, Polres Tegal menyerahkan sebanyak 6 ekor sapi dan 27 ekor kambing untuk dikurbankan dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hewan kurban tersebut nantinya disalurkan kepada masyarakat sekitar Polres Tegal, warga sekitar Aspol Kalibliruk, dan pondok pesantren sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan Polri dengan masyarakat.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. secara langsung menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada pengurus Masjid Aspol Kalibliruk disaksikan para pejabat utama, anggota Polres Tegal, dan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tegal menyampaikan bahwa kegiatan kurban merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Momentum Idul Adha ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama. Semoga hewan kurban ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan suasana kekeluargaan. Warga yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polres Tegal terhadap masyarakat sekitar. ( S. Bimantoro )

JAKARTA, DN-II Menyambut Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah, jajaran jurnalis senior yang tergabung dalam Perkumpulan Pimpinan Redaksi PRIMA menggelar forum refleksi bersama. Forum ini diadakan guna membedah sejarah besar di balik ibadah kurban serta esensi sosial pembagian dagingnya bagi kemaslahatan umat. (27/5/2026).

Pertemuan strategis yang dihadiri oleh para tokoh pers tersebut memfokuskan diskusi pada penelusuran historis ketauhidan, sekaligus dampak nyata solidaritas sosial di tengah tantangan zaman modern.

Menelusuri Akar Sejarah Kurban

Dalam diskusi tersebut, jurnalis senior Eric Vr membuka pemaparan dengan menegaskan bahwa kurban bukan sekadar ritual tahunan tanpa makna.

“Sejarah kurban adalah manifestasi dari kepatuhan mutlak Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan luar biasa Nabi Ismail AS atas perintah Sang Pencipta. Ini adalah simbol edukasi moral tertinggi tentang bagaimana ego manusia harus ditundukkan demi nilai-nilai yang lebih mulia,” ujar Eric.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pandangan tersebut diperkuat oleh Hemanius Burunaung dan Kusmiadi (Jhon). Mereka sepakat bahwa rekam jejak sejarah ini harus terus digaungkan oleh media massa agar masyarakat tidak kehilangan substansi spiritualnya. Sementara itu, Pajar Saragih dan Edi Supriadi menambahkan bahwa nilai filosofis dari sejarah kurban adalah tentang kerelaan berkorban demi kepentingan sosial yang lebih luas.

Solidaritas Sosial di Garis Depan

Dari perspektif penerapan di lapangan, Cas Roni, Ali Sopyan, dan Fitri menyoroti peran penting media dalam mengawal distribusi kurban agar tepat sasaran. Menurut mereka, jurnalisme harus mampu mengedukasi publik bahwa ibadah kurban memiliki dua dimensi utama: dimensi vertikal (kepada Tuhan) dan dimensi horizontal (sesama manusia).

Tiga Hakikat Kurban: Bukan Sekadar Konsumsi

Sebagai konklusi dari bedah interaktif tersebut, Perkumpulan Pimpinan Redaksi PRIMA merumuskan tiga poin tajam mengenai hakikat pendistribusian daging kurban:

Meruntuhkan Sekat Sosial: Daging kurban yang dibagikan secara merata adalah simbol penghapusan kasta sosial. Pada hari raya ini, tidak ada perbedaan antara kaya dan miskin; semua menikmati hidangan yang sama.

Instrumen Ketahanan Pangan dan Keadilan: Distribusi daging kurban wajib mengedepankan asas keadilan, menjangkau lapisan masyarakat yang paling membutuhkan sebagai bentuk nyata dari jaminan sosial berbasis keagamaan.

Pembersih Jiwa dari Sifat Kikir: Secara substansial, membagikan daging kurban adalah simbol pembersihan diri dari sifat serakah, menguatkan empati, serta merajut kembali tali silaturahmi kebangsaan.

“Keluarga Besar Perkumpulan Pimpinan Redaksi PRIMA mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H. Mari kita jadikan momentum ini untuk menyembelih sifat-sifat egois dalam diri dan menegakkan solidaritas tanpa batas,” tutup jajaran pimpinan redaksi dalam pernyataan resminya.

Tim Red

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tegal, DN-II Di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, jajaran Polres Tegal Kota melaksanakan penyembelihan hewan qurban di Masjid Darul Faizin, kompleks Aspol Jalan KS Tubun, Kota Tegal, Rabu (27/5/2026).

Penyerahan hewan qurban dilakukan usai pelaksanaan Sholat Idul Adha oleh Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya kepada pengurus masjid dan panitia qurban.

Hewan qurban yang disalurkan terdiri dari dua ekor sapi dan 11 ekor kambing yang kemudian disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sekitar serta warga yang berhak menerima.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan bahwa Idul Adha merupakan momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Idul Adha menjadi momentum semangat kebersamaan, kasih sayang dan solidaritas. Kita diingatkan tentang pentingnya keikhlasan dan pengorbanan sebagai hamba Allah SWT,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia menekankan nilai keteladanan Nabi Ibrahim AS sebagai pelajaran tentang keimanan dan ketaatan kepada perintah Tuhan.

“Peristiwa Nabi Ibrahim menunjukkan kebesaran hati dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ini menginspirasi kita menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya dalam ritual, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Kapolres juga menyebut makna qurban tidak sebatas penyembelihan hewan, melainkan wujud kepedulian sosial yang lebih luas.

“Pengorbanan bukan hanya soal hewan qurban, tetapi juga waktu, tenaga, dan harta untuk kebersamaan. Membantu yang membutuhkan, memberi perhatian kepada yang terpinggirkan, dan mendukung yang lemah,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas sosial di lingkungan sekitar. ( S. Bimantoro )

BREBES, DN-II Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Kabupaten Brebes memberikan klarifikasi resmi terkait ramainya sorotan di media sosial mengenai proyek pembangunan jalan di kawasan Sangkal Putung. Proyek tersebut dipastikan telah sesuai prosedur dan berdiri di atas aset daerah.

Kepala Dinperwaskim Brebes, La Ode Vindar Aris Nugroho, AP., M.Si., menegaskan bahwa proyek perbaikan jalan di kawasan Sangkal Putung dibangun di atas aset resmi Kelurahan Brebes, bukan di atas tanah pribadi seperti yang diisukan oleh beberapa media daring dan platform media sosial.

“Proyek tersebut berdiri di atas aset resmi Kelurahan Brebes, bukan tanah pribadi,” ujar La Ode Vindar dalam keterangan persnya, Senin (25/5/2026).

Klarifikasi ini sekaligus menjawab tudingan yang menyebut Dinperwaskim telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 untuk membangun jalan di atas lahan milik perseorangan.

Tanggapan Warga dan Sorotan Terhadap Akses Jalan Lain

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Menanggapi polemik tersebut, Tangguh Bahari, salah seorang warga Brebes yang kerabatnya berdomisili di sekitar Sangkal Putung, menilai pembangunan di lokasi tersebut sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan. Menurutnya, jalan Sangkal Putung memang sudah lama menjadi akses umum yang dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Di media sosial memang ramai, tapi menurut saya jalan Sangkal Putung itu tidak jadi masalah karena sudah beberapa kali digarap oleh pihak pemborong (rekanan), bahkan sudah dibuatkan saluran air. Informasi yang saya dengar, tahun ini mungkin dianggarkan sekitar Rp 400 juta,” kata Tangguh, Rabu (27/5/2026).

Namun demikian, Tangguh justru mempertanyakan urgensi pembangunan akses jalan lain, tepatnya jalan yang berada di samping Kantor Dinas Pariwisata (Dinpar) Brebes, yang bersebelahan dengan salah satu toko modern dan hotel/penginapan yang diketahui milik keluarga mantan Bupati Brebes.

Ia mempertanyakan asas manfaat dari pembangunan jalan di samping Kantor Dinpar tersebut, mengingat jalurnya yang mengarah ke utara dinilai belum memiliki urgensi publik yang jelas.

“Yang perlu dipertanyakan itu yang di samping Dinas Pariwisata, jalan tersebut dibangun untuk kepentingan siapa? Apakah ada kepentingan orang banyak di situ? Kalau jalan ke arah utara itu, adakah perumahan atau warga yang tinggal di sana?” pungkas Tangguh.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait mengenai pembangunan jalan di samping Kantor Dinas Pariwisata tersebut belum memberikan keterangan lebih lanjut.

Reporter: Teguh

You cannot copy content of this page