Kefamenanu, DN-II Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menegaskan bahwa keluarga memegang peran utama dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, pendidikan terbaik tidak hanya diperoleh di sekolah, tetapi juga melalui pola asuh dan keteladanan yang diberikan orang tua di rumah. (28/6/2026).
Hal tersebut disampaikan Tri saat mengunjungi TK Dharma Wanita Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pokja II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Pusat sebagai bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap pendidikan anak usia dini dan pembentukan karakter keluarga.
Dalam kesempatan itu, Tri mengapresiasi para guru dan orang tua yang telah mendukung pendidikan anak sejak usia dini. Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian perlu ditanamkan secara konsisten di lingkungan keluarga.
“Pendidikan yang terbaik itu ada di rumah. Kita harus mendidik mereka, menciptakan suasana disiplin, karakter, bertanggung jawab, jujur, dan lain-lain itu ada di rumah,” ujarnya.

Sebagai bagian dari pengasuhan, Tri juga mengingatkan orang tua agar bijak dalam mengenalkan telepon genggam kepada anak usia dini. Menurutnya, anak-anak pada usia tersebut belum perlu menggunakan gawai karena berisiko terpapar berbagai informasi dan konten yang belum sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia mengaku menerapkan prinsip serupa dalam keluarganya dengan tidak memberikan telepon genggam kepada anak-anaknya hingga memasuki usia remaja. Karena itu, ia mengimbau orang tua untuk tidak mudah mengikuti tren yang menampilkan anak-anak sebagai influencer atau pembuat konten di media sosial.
“[Jangan] menjadi trendsetter itu untuk anak-anak kita. Itu sebetulnya tidak mendidik,” katanya.
Lebih lanjut, Tri menekankan bahwa anak-anak saat ini merupakan calon generasi penerus bangsa yang akan menghadapi dunia yang semakin kompetitif dan penuh tantangan. Karena itu, mereka perlu dipersiapkan sejak dini melalui penguatan mental, karakter, dan kemampuan bersosialisasi.
Ia juga berpesan agar anak-anak rajin belajar, berdoa, mendengarkan nasihat guru dan orang tua, serta aktif bermain bersama teman-temannya. Menurutnya, aktivitas bermain merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang anak.
Pada kesempatan tersebut, Tri disambut dengan pertunjukan drumband dan pengalungan kain adat. Ia juga berinteraksi dengan para siswa serta menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah, paket buku bacaan, sembako untuk guru, dan petugas kebersihan sekolah.
Dalam kegiatan tersebut hadir pula Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Ketua TP PKK Kabupaten TTU Andina Winantuningtyas, serta Wakil Ketua TP PKK Kabupaten TTU Elisabeth Endang Sri Susilowati. Red
Kefamenanu, DN-II Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian mendorong para pelajar untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan sejak dini melalui penerapan pola hidup sehat, pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, serta pemanfaatan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Menurutnya, kesadaran menjaga kesehatan merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. (28/6/2026).
Pesan tersebut disampaikan Tri saat membuka Sosialisasi Masalah Tuberkulosis (TBC), Kesehatan Reproduksi Remaja, dan Cek Kesehatan Gratis bagi Pelajar di Lapangan Gedung Balai Biinmafo, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (25/6/26).
Dalam sambutannya, Tri menegaskan bahwa kesehatan merupakan modal utama yang harus dijaga oleh setiap orang, termasuk para pelajar. Menurutnya, kesehatan sering kali baru disadari penting ketika seseorang mengalami sakit.
“Seberapa pun banyak uang, seberapa pun kaya orang, orang yang kaya banyak hartanya, tapi kalau tidak sehat, tidak ada gunanya,” ujarnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Karena itu, ia mengingatkan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit. Melalui Program CKG, masyarakat dapat memantau kondisi kesehatannya tanpa dipungut biaya.
“Semua manusia pasti pernah sakit. Nah, inilah tindakan kita agar kita tidak cepat terserang penyakit… Salah satunya ini tadi untuk kita melaksanakan cek kesehatan gratis,” katanya.
Selain itu, Tri juga menyoroti pentingnya edukasi mengenai pencegahan TBC, HIV/AIDS, dan kesehatan reproduksi remaja. Menurutnya, pemahaman yang baik sejak usia sekolah akan membantu generasi muda menjaga kesehatan sekaligus menghindari berbagai risiko yang dapat memengaruhi masa depan mereka.
Ia juga meminta para pelajar untuk menyampaikan informasi mengenai Program CKG kepada keluarga dan lingkungan sekitar agar semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut.
“Tolong dimanfaatkan. Jangan disia-siakan. Karena kalau mau cek kesehatan yang benar-benar berbayar, mahal. Jadi, manfaatkan cek kesehatan ini untuk keluarga kalian,” pesannya.
Dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pokja IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat tersebut, dilakukan penyematan selempang Duta TBC dan Kesehatan Reproduksi kepada sejumlah siswa terpilih sebagai bentuk dukungan terhadap upaya edukasi kesehatan di kalangan pelajar. Selain itu, turut diserahkan bantuan alat kesehatan untuk mendukung pelaksanaan Program CKG.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Ketua TP PKK Kabupaten TTU Andina Winantuningtyas, serta ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan pihak terkait lainnya. Red
Kefamenanu, DN-II Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian mendorong para perajin tenun di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk terus berinovasi melalui penggunaan pewarna alami.
Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan nilai tambah produk tenun sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. (28/6/2026).
Hal tersebut disampaikan Tri saat membuka Pelatihan Pewarnaan Alam dan Pencelupan Benang untuk Kain Tenun di Gedung Dekranasda Kabupaten TTU, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Dekranas bersama Pokja II Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat dalam memperkuat kapasitas perajin dan mengembangkan kerajinan khas daerah.
Tri mengatakan, tenun merupakan salah satu identitas budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Karena itu, para perajin perlu terus mengembangkan kreativitas agar produk yang dihasilkan mampu mengikuti kebutuhan pasar tanpa meninggalkan ciri khas daerah.
“Kita harapkan pasar yang lebih luas, nasional, bahkan internasional. Kita bisa jangkau melalui peningkatan-peningkatan kreasi dan juga daya saing yang antara lain adalah membuat pewarna alami ini,” ujarnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selain meningkatkan kualitas produk, penggunaan pewarna alami juga dinilai sejalan dengan tren global yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.
“Dengan pewarnaan alami ini kita salah satu mendukung pelestarian lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan organik, bahan-bahan yang ramah lingkungan,” katanya.

Tri menambahkan, sejumlah daerah di NTT telah berhasil mengembangkan tenun berbasis pewarna alami hingga dikenal di pasar internasional. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para perajin TTU untuk terus meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat identitas tenun daerah.
Ia berharap hasil pelatihan tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi dapat diterapkan dalam produksi sehari-hari dan dipromosikan pada berbagai ajang pameran, termasuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas yang akan digelar di Makassar.
“Mudah-mudahan ada nanti hasilnya dipasarkan di sana dan akan mendapat sambutan yang baik,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan peralatan pendukung pelatihan dan benang sebagai bahan baku bagi para penenun. Bantuan tersebut merupakan hasil dukungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dekranas, serta kerja sama dengan Bank Indonesia.
Turut hadir Ketua Dekranasda Provinsi NTT yang juga Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Ketua Dekranasda Kabupaten TTU yang juga Ketua TP PKK Kabupaten TTU Andina Winantuningtyas, Wakil Bupati TTU Kamillus Elu, jajaran TP PKK Pusat, pengurus Dekranas, pengurus Dekranasda Kabupaten TTU, serta para perajin dan penenun di Kabupaten TTU. Red
JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (25/06/2026). Pertemuan ini menjadi forum koordinasi untuk membahas kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terkini di tanah air.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolri memaparkan berbagai perkembangan situasi keamanan nasional serta langkah-langkah strategis yang telah disiapkan Polri.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan resminya, menekankan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan agar Polri terus memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas nasional. Stabilitas ini dinilai krusial sebagai fondasi utama dalam mendukung kelancaran seluruh agenda pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah.
“Polri terus berkomitmen menjaga stabilitas nasional demi mendukung kelancaran agenda pembangunan nasional,” ungkap Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Selain membahas aspek keamanan, Kapolri juga melaporkan kesiapan jajaran kepolisian dalam menyambut peringatan Hari Bhayangkara Tahun 2026. Salah satu fokus utama peringatan tahun ini adalah memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui berbagai aksi nyata.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Jenderal Listyo Sigit menjelaskan bahwa Polri telah merancang rangkaian kegiatan bakti sosial dan layanan kemasyarakatan yang akan dilaksanakan secara menyeluruh di berbagai wilayah di Indonesia. Rangkaian agenda tersebut diharapkan tidak hanya sekadar perayaan formal, namun menjadi momentum strategis untuk mempererat ikatan harmonis serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Pertemuan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara lembaga kepresidenan dan institusi Polri dalam menjamin keamanan serta kesejahteraan masyarakat guna mencapai target pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Red/BPMI Setpres
Tag: #KemensetnegRI #RilisPresiden #PrabowoSubianto #Polri #HariBhayangkara2026
Belu, DN-II Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan, hal paling mendasar yang membedakan manusia biasa dengan manusia luar biasa adalah visi. Menurutnya, visi merupakan pembeda utama antara pemimpin dan pengikut, sementara disiplin menjadi kunci untuk mewujudkan visi tersebut.
Pesan tersebut disampaikan Bima saat memberikan pengarahan kepada mahasiswa Politeknik “Ben Mboi” Universitas Pertahanan (Unhan) di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (27/6/2026).
Dalam kesempatan itu, ia mengajak para mahasiswa membayangkan diri mereka 20 tahun mendatang sebagai bekal untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.
“Kalau kalian sudah tahu di depan kalian mau ke mana, di depan kalian mengerjakan apa, di depan kalian mengembangkan tanggung jawab apa, kalian sudah selesai dengan diri kalian, kalian memiliki visi. Itu yang paling utama,” katanya.
Selain visi, Bima menekankan pentingnya menjaga jiwa dan raga. Ia mengaku, dalam perjalanan hidupnya, baru menyadari pentingnya menjaga stamina dan kebugaran secara konsisten. Menurutnya, mereka yang disiplin merawat jiwa dan raga akan tetap prima ketika yang lain mulai kehilangan daya juang.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia menilai, mahasiswa Unhan telah memperoleh keunggulan karena dibina agar memiliki kesiapan fisik dan mental untuk menghadapi tantangan masa depan, sebagaimana sekolah-sekolah kedinasan lainnya.

“Karena pada saatnya nanti yang akan menentukan siapa menang, siapa kalah, bukan saja visi, tapi jiwa dan raga tadi. Saya katakan jiwa dan raga, bukan hanya raga, tapi juga jiwa. Pikiran Anda menentukan lisan Anda. Lisan Anda menentukan perbuatan Anda. Perbuatan Anda menentukan karakter Anda,” terangnya.
Lebih lanjut, Bima mengajak mahasiswa belajar dari orang-orang yang konsisten menjaga disiplin. Menurutnya, mustahil seseorang mampu memimpin, bekerja keras, dan berjuang apabila jiwa dan raganya tidak berada dalam kondisi prima. Karena itu, ia meminta para mahasiswa menjaga stamina dan kesehatan secara disiplin.
Terakhir, Bima berpesan agar para mahasiswa tidak menyia-nyiakan kesempatan menempuh pendidikan di Unhan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga disiplin hingga akhir pendidikan, membangun lingkungan pergaulan yang positif, serta mempertahankan lingkaran pertemanan yang saling mendukung dalam kebaikan.
“Tetap dalam orbit para pemimpin. Rawatlah, ini kalian semua saling merawat. Lihat kanan kalian, lihat kiri kalian, dan selalu ingat, sahabat-sahabatnya. Ini harus di lingkaran yang saling menolong-menolong dalam kebaikan,” pungkasnya. Red
Puncak Jaya, DN-II Dalam rangka mempererat silaturahmi dan kebersamaan, Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bersama masyarakat Kabupaten Puncak Jaya berlangsung secara meriah dan penuh antusiasme, pada Jumat (26/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran prajurit Kodim 1714/Puncak Jaya, perwakilan instansi terkait, serta masyarakat dari berbagai lapisan masyarakat. Suasana terasa hangat dan akrab saat seluruh peserta menyaksikan siaran langsung pertandingan Belanda lawan lawan tandingnya dengan penuh semangat dan kekompakan.
Letda Czi Toding Gayang Pasiter Kodim 1714/Puncak Jaya, menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini merupakan salah satu cara nyata mendekatkan diri TNI dengan masyarakat. “Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat hubungan baik antara TNI dan warga, menjaga kerukunan, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Puncak Jaya,” ujarnya.
Masyarakat menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi perhatian Kodim 1714/Puncak Jaya dalam menyelenggarakan acara yang menyatukan berbagai unsur di tengah masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga pertandingan berakhir. Red
Surakarta, DN-II Kedekatan TNI dengan masyarakat kembali ditunjukkan Babinsa Kratonan Koramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta Serma Aris dan Serka Rochani, melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Bapak Ade di Warung Angkringan Jalan Pringgodani Kratonan Serengan Kota Surakarta. Kegiatan yang berlangsung santai namun penuh makna tersebut menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi sekaligus menyerap berbagai informasi dan aspirasi masyarakat, Sabtu pukul 09.00 Wib (27/06/2026)
Di tengah aktivitas warga, Serma Aris menyempatkan diri berbincang dan berdialog secara langsung dengan masyarakat. Berbagai topik dibahas, mulai dari keamanan lingkungan, kondisi sosial masyarakat, hingga perkembangan wilayah yang perlu mendapat perhatian bersama.
Menurut Serka Rochani komunikasi yang baik antara Babinsa dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, setiap persoalan yang muncul dapat segera diketahui dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
“Komsos bukan sekedar menjalin silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk mendengar langsung aspirasi warga. Dengan kebersamaan dan kepedulian, berbagai permasalahan dapat diatasi sehingga tercipta lingkungan yang aman dan harmonis,” Tegas Serka Rochani.
Dalam kesempatan tersebut, Serma Aris juga mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan semangat gotong royong, serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Komsos yang rutin dilaksanakan, diharapkan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat serta mampu menjadi fondasi dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kelurahan Kratonan, Tegas Serma Aris. Red/Ak
Kota Tegal, DN-II Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai olahraga bersama yang digelar Polres Tegal Kota dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang melibatkan seluruh personel, ASN, Bhayangkari, dan keluarga besar Polres Tegal Kota tersebut berlangsung meriah di Mapolres Tegal Kota.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, olahraga bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sarana mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polres Tegal Kota.
“Hari ini Polres Tegal Kota melaksanakan olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan diawali dengan jalan santai bersama seluruh personel dan keluarga besar Bhayangkari, kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan antarsatuan fungsi,” ujar AKBP Heru Antariksa
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan semacam ini menjadi modal penting dalam memperkuat kekompakan internal, sehingga berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat soliditas dan kebersamaan antaranggota. Dengan soliditas yang kuat, diharapkan seluruh personel dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan fun walk yang diikuti ratusan peserta. Keceriaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti senam bersama sebelum berlanjut ke berbagai perlombaan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.
Perlombaan tarik tambang menjadi salah satu agenda yang paling menyita perhatian. Masing-masing tim antarsatuan fungsi saling adu tenaga dan strategi untuk menjadi yang terbaik. Sorak sorai para pendukung yang membawa beragam atribut dan yel-yel menambah semarak jalannya pertandingan.
Tak kalah seru, pertandingan tenis meja juga berlangsung sengit dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Sementara itu, stan UMKM yang dikelola Bhayangkari turut memeriahkan kegiatan dengan menghadirkan beragam produk kuliner dan hasil kreativitas anggota.
Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga menyiapkan beragam doorprize menarik. Hadiah utama yang telah disiapkan panitia pun disambut antusias oleh seluruh peserta dan keluarga besar Polres Tegal Kota yang hadir.
Olahraga bersama ini tak sekadar menjadi ajang menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat ikatan kekeluargaan dan soliditas internal sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ( S. Bimantoro )
JAKARTA, DN-II Antusiasme masyarakat dalam menentukan identitas visual peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus menunjukkan tren positif. Hingga Jumat (26/06/2026) pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 42.151 masyarakat telah memberikan suaranya untuk memilih desain logo resmi melalui laman resmi logohutri.istanapresiden.go.id.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Negara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya partisipasi publik dalam proses pemilihan ini. Ia menilai, keterlibatan aktif masyarakat merupakan cerminan nyata dari semangat kebangsaan dan rasa memiliki yang tinggi terhadap perayaan hari kemerdekaan.
“Keterlibatan masyarakat ini bukan sekadar memilih desain, tetapi wujud nyata semangat kebangsaan dan rasa memiliki terhadap perayaan kemerdekaan Indonesia. Hal ini sekaligus mencerminkan nilai gotong royong serta demokrasi yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara kita,” ujar Mensesneg dalam keterangan tertulisnya.
Tahun ini, proses seleksi menghadirkan lima karya terbaik yang merupakan hasil kreativitas putra-putri bangsa.

Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Mensesneg pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi hingga batas akhir pemilihan. Ia berharap, logo yang nantinya terpilih tidak hanya menjadi simbol visual, tetapi benar-benar merepresentasikan aspirasi kolektif seluruh rakyat Indonesia.
“Mari kita terus berpartisipasi agar logo yang terpilih nantinya benar-benar menjadi simbol yang lahir dari aspirasi bersama seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Red/BPMI Setpres
#KemensetnegRI
JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa investasi terbaik bagi sebuah bangsa bukanlah pada infrastruktur fisik semata, melainkan pada pengembangan ilmu pengetahuan dan kualitas sumber daya manusianya. Hal tersebut disampaikan Presiden saat membuka secara resmi Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (26/6/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh 2.600 peserta yang terdiri dari rektor, guru besar, dekan, serta dosen dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta di seluruh Indonesia.
Sinergi Akademisi dan Industri
KSTI merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo yang pertama kali digulirkan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Agustus 2025. Forum ini menjadi wadah krusial untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan praktis di lapangan.
Pemerintah terus mendorong kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, industri, dan masyarakat. Sinergi ini bertujuan menjadikan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sebagai fondasi utama dalam memacu kemajuan bangsa.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Presiden berharap forum ini mampu melahirkan gagasan-gagasan strategis yang konkret, yang dapat memperkuat pembangunan nasional melalui riset yang aplikatif, inovasi berkelanjutan, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul,” tulis keterangan resmi Sekretariat Kabinet.

Komitmen Berkelanjutan pada Dunia Akademis
Pertemuan di JICC ini menandai kali keempat Presiden Prabowo berdialog secara langsung dengan para rektor sejak menjabat. Frekuensi pertemuan yang tinggi ini menegaskan posisi strategis perguruan tinggi sebagai pilar utama dalam mewujudkan visi pembangunan nasional.
Dalam momen yang hangat di sela-sela diskusi, Presiden Prabowo turut mengenang rekam jejak intelektualnya. Beliau memperlihatkan dokumentasi presentasi yang pernah disampaikannya di Universitas Gadjah Mada 22 tahun silam, saat ia berdiskusi bersama mendiang Prof. Mubyarto sebuah simbol konsistensi Presiden dalam menaruh perhatian besar pada pemikiran strategis bagi kemajuan bangsa.
KSTI 2026 diharapkan menjadi titik tolak baru bagi akselerasi inovasi nasional agar Indonesia mampu bersaing di kancah global melalui penguatan ekosistem ilmu pengetahuan dan teknologi yang mumpuni.
Red/TIW
#CatatanSeskab
You cannot copy content of this page
