Operasi Ambush Satgas Pamtas Yonarmed 19 Gagalkan Penyelundupan 5,269 Kg Sabu di Sajingan Besar
Kalbar, DN-II Personel Pos Koki Sajingan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan narkotika jenis sabu dengan berat 5.269 kilogram di jalur tidak resmi Dusun Aruk, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Jumat (9/10/26) malam.
Penindakan dilakukan melalui operasi penyergapan (ambush) sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. (12/10/2026).
Penindakan dilakukan melalui operasi ambush. Personel Pos Koki Sajingan yang dipimpin Serka Puspito Aji Priyambodo menghentikan pelintas berinisial A.A. dan menemukan lima bungkus kemasan teh China merek QING SHAN yang diduga berisi sabu. Operasi ini melibatkan Apintel Tim 8/Aruk Satgas Citarum BAIS TNI, Satgas SGI Kodam XII/Tpr, Tim Intel Korem 121/Abw, serta Unit Intel Kodim 1208/Sbs.
Berdasarkan keterangan awal, A.A. mengaku memperoleh barang tersebut dari seorang warga negara Malaysia berinisial M., yang bekerja sebagai sopir travel di Sematan, Sarawak, Malaysia. Ia mengaku menerima imbalan sebesar RM500 untuk membawa barang tersebut ke Indonesia. Narkotika itu rencananya akan diserahkan kepada sopir travel di wilayah Danau Sebedang, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, melalui mekanisme cash on delivery (COD). Informasi tersebut masih memerlukan pendalaman oleh aparat berwenang.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Hasil pemeriksaan awal Bea Cukai PLBN Aruk menggunakan Narcotics Identification System (NIS) menunjukkan indikasi positif mengandung amphetamine. Petugas turut mengamankan dua telepon genggam, uang rupiah dan ringgit Malaysia, dokumen identitas, tas, serta satu unit Toyota Calya warna abu-abu.
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani, Letkol Arm Hanafi Solaeman, menegaskan bahwa pengamanan perbatasan merupakan bagian penting dari upaya mencegah masuknya barang terlarang yang dapat membahayakan masyarakat. Keberhasilan penindakan ini menunjukkan kesiapsiagaan personel serta pentingnya koordinasi antarelemen dalam mendeteksi aktivitas mencurigakan di jalur tidak resmi. Seluruh barang bukti diamankan sementara di Pos Koki Sajingan sambil menunggu arahan dan proses penanganan lebih lanjut.
Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli di jalur-jalur tidak resmi perbatasan RI-Malaysia serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengungkap asal-usul barang, calon penerima, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Satgas dalam menjaga kedaulatan NKRI sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman peredaran narkotika lintas negara. Tim
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
