Jakarta, DN-II Rakyat Indonesia sangat menantikan Presiden RI Yth Bapak Haji Prabowo Subianto membuktikan kepada Rakyat Indonesia hal ikwal perampasan harta kekayaan koruptot kelas kakap trilyunan ratusan miliyar ratusan juta yang para koruptor dirampas disita untuk negara di gunakan untuk kepentingan rakyat bila perlu bagikan kepada rakyat yang dalam klasifikasi miskin tidak mampu yang banyak tersebar diseluruh Indonesia dari sabang hingga meureuke itu baru benar pemerintah tidak asbun asal bunyi omdo omong doang ya toh ya kan “, ujar Prof DR Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasomal menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak onlen dalam luar negeri dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Cijantung jakarta, (9/9/2026), via telpon selulernya.
Semakin panas pembicaraan UU Perampasan Aset di semua lapisan masyarakat pemerhati dan para guru besar hukum di Indonesia.
SIAPAKAH YANG DI JADIKAN TARGET DARI UU PERAMPASAN ASET
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH meminta Presiden RI Prabowo Subianto transparan terkait dalam hal ini. Pokok permasalahan bahwa koruptor makin berani menggondol uang negara dan menyimpannya di luar negri adalah satu sisi yang tidak pernah beres dari 60 tahun ini.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan ke awak media : Kurun waktu perjalanan adanya hukum di Negara Indonesia 81 tahun telah berlalu. Belum pernah ada keputusan dari 8 Presiden RI yang berani memerintahkan buka dan umumkan ke Rakyat semua rekening Ketua Partai Politik dan para anggota partai yang duduk di bangku pemerintahan di pusat dan di daerah. Bukan cerita dongeng kalau ada yang kaya raya dan tidak akan habis 7 turunan. Baru menjabat setahun atau dua tahun hartanya sudah naik 300% dan sampai 500%. Mengapa Negara Indonesia yang memiliki hukum tidak mau membongkar rekening para orang partai di pusat dan di daerah. Apakah hukum hanya menindas menusuk ke bawah dan tumpul ke atas.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sebagai guru besar hukum International mendukung UU Perampasan Aset menelusuri kekayaan para oknum pengusaha dan orang kaya serta bongkar selama 35 tahun ini rekening gendut para ketua partai dan anggotanya.
Bongkar rekening gendut TNI, Polri atau Kejari,Kejati, atau MA,MK, atau DPR RI,DPD RI, baik pusat dan daerah.
Mengapa harus di bongkar rekening para orang penting ini !!! KORUPSI TIDAK AKAN BERJALAN BAGUS MERAUP UANG NEGARA DAN DI BAWA KABUR KE LUAR NEGRI BILA TIDAK ADA PENDUKUNG DAN TERLIBAT PARA PEJABAT TINGGI..Prof DR Sutan Nasomal secara analisa menyampaikan kepada awak media.
Seharusnya INDONESIA yang sangat kaya raya tidak mewariskan hutang kepada rakyat setiap pergantian Presiden dan wakil Presiden bersama seluruh pejabat pemerintahan. Setelah itu berdampak dengan kenaikan Pajak dan BBM. Juga kenaikan pada semua unsur biaya hidup masyarakat.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH dengan optimis dan sangat yakin Presiden RI Prabowo Subianto mampu membongkar semua rekening gendut selama 35 tahun ini. Hukum Mati Koruptornya. Kemudian di kembalikan lagi ke negara harta tersebut.
Banyak pertanyaan dari masyarakat ke Prof DR Sutan Nasomal SH,MH terkait UU Perampasan Aset kemana targetnya.
Apakah targetnya ke para pemilik aset dan harta di atas 50 milyar sampai trilyunan yang perlu di koreksi atau kelas receh dan lemah rakyat jelata.
Hukum yang di sahkan oleh negara harus berjalan dengan sehat Tampa ada intervensi dan pilih pilih.
Bila tidak sehat hukum di Indonesia. Rakyat bisa menghidupkan hukum sendiri atau pengadilan RAKYAT yang lebih tajam dan tidak perlu di kaji ulang.
Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Pendiri Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Ketua Umum YPLBH Profesor Dr Sutan Nasomal SH MH Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) Assotion Of Young Indonesian Advocates Rektor Universitas Pronass
BREBES, DN-II Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap warga yang mengalami musibah, Polsek Paguyangan melaksanakan kegiatan bakti sosial sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran rumah dan warung di Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Paguyangan AKP Tasudin, S.H., M.H., didampingi Bhabinkamtibmas Bripka Gito dan Kanit Binmas Aiptu Arief. Bantuan diserahkan secara langsung kepada korban, Asobani Abdul Ma’ruf, warga Dukuh Cingebul RT 03/RW 03, Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Bantuan sosial yang diberikan sejumlah pakaian baru, sandal, sembako, serta bantuan uang tunai. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban korban dan keluarganya setelah kehilangan tempat tinggal dan usaha akibat musibah kebakaran.
Musibah kebakaran tersebut diketahui terjadi pada Minggu, 6 September 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Saat kejadian, Rofi (17), yang merupakan anak korban, sedang tidur di rumah sekaligus warung tersebut. Ia terbangun setelah merasakan hawa panas dan mendengar suara seperti kayu terbakar.
Setelah terbangun, Rofi melihat api sudah membesar. Ia kemudian segera keluar melalui pintu belakang warung dan memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tuanya selaku pemilik bangunan sambil berteriak meminta pertolongan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Mendengar teriakan tersebut, Sutarto (49) bersama warga sekitar kemudian berdatangan dan berupaya memadamkan api secara manual. Warga juga menghubungi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Bumiayu untuk mendapatkan bantuan.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB. Petugas Damkar Bumiayu kemudian melakukan proses pendinginan hingga sekitar pukul 04.00 WIB guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Bangunan yang terbakar merupakan rumah sekaligus warung milik Asobani Abdul Ma’ruf yang berlokasi di depan Pemandian Air Panas (Cipanas), termasuk wilayah Dukuh Cingebul RT 03/RW 03, Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, Kapolsek Paguyangan AKP Tasudin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban korban dan keluarga,” ujar Kapolsek Paguyangan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan peduli terhadap kondisi sosial masyarakat. Selain membantu meringankan beban korban, kegiatan ini juga diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.
Polsek Paguyangan juga berharap korban dan keluarga tetap tabah dalam menghadapi musibah serta dapat segera bangkit untuk melanjutkan kehidupan dan aktivitasnya. Red/Casroni
JAKARTA, DN-II Menyusul laporan hilangnya kontak rombongan yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal sejak Senin malam, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menginstruksikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) untuk segera mengerahkan operasi pencarian secara cepat dan terpadu. (10/9/2926).
Menindaklanjuti instruksi tersebut, jajaran TNI Angkatan Laut bersama instansi terkait langsung menerjunkan kekuatan penuh ke perairan lokasi kejadian. Sebanyak 11 unsur kapal gabungan dikerahkan untuk memperluas sektor penyisiran dan memaksimalkan efektivitas pencarian.
Daftar Unsur Kapal Gabungan Operasi SAR:
KRI Leuser-924
KRI Kerambit-627
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
KRI Lepu-861
KAL Anyer I-3-64
KAL Pohawang I-3-30
RBB Peucang Lanal Banten
RHIB SAR 02 Banten
RHIB SAR 02 Lampung
KN SAR Tetuka-247
KN SAR Basudewa-224
KP Sanjaya-7017

Operasi pencarian ini melibatkan sinergi lintas instansi yang terdiri atas TNI AL, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta unsur pengamanan perairan terkait. Pemerintah melalui instansi berwenang terus mengoptimalkan koordinasi di lapangan guna mempercepat proses evakuasi. Seluruh masyarakat diimbau untuk turut mendoakan keselamatan seluruh anggota rombongan agar dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Red
JAKARTA, DN-II Sebanyak 341 siswa dari SMA Dharma Putra Advent Bekasi, SMA Negeri 99 Jakarta, dan BINUS School Simprug Jakarta mengikuti program “Istana untuk Anak Sekolah” di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (10/9/2026).
Kegiatan edukatif ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas sekaligus memperkenalkan lingkungan pemerintahan pusat secara langsung kepada generasi muda. Rangkaian acara dimulai dengan sesi pengenalan tugas dan fungsi Kementerian Sekretariat Negara serta Sekretariat Kabinet, yang memberikan pemahaman dasar kepada para siswa mengenai tata kelola pemerintahan dan administrasi negara.
Usai sesi pengenalan kelembagaan, para siswa diajak untuk menjelajahi Kawasan Istana Kepresidenan Jakarta. Mereka berkesempatan melihat dari dekat berbagai bangunan ikonis yang menjadi pusat aktivitas kenegaraan, di antaranya Istana Merdeka, Kantor Presiden, dan Istana Negara, serta mengabadikan momen di area bersejarah tersebut.
Melalui kunjungan ini, para pelajar tidak hanya memperoleh wawasan teoretis mengenai sistem pemerintahan Indonesia, tetapi juga pengalaman langsung yang memperkaya pemahaman mereka terhadap simbol-simbol kedaulatan negara.
Program “Istana untuk Anak Sekolah” diharapkan terus menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan rasa ingin tahu, memperluas wawasan kebangsaan, serta menginspirasi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai kehidupan berbangsa dan bernegara sejak dini. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Banjarbaru, DN-II Kekuatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan kembali mendapat tambahan dukungan. Sore itu, Lanud Sjamsudin Noor menjadi titik kedatangan bantuan strategis dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang diterbangkan menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara A-1333 dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (09/09/2026).
Kedatangan pesawat Hercules tersebut membawa Flexsible Portable Tank, peralatan tersebut diproyeksikan untuk mendukung ketersediaan sumber air dalam pelaksanaan penanggulangan Karhutla di wilayah Kalsel. Dukungan ini menjadi bagian dari langkah terpadu dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, khususnya di tengah kondisi kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah. Kehadiran peralatan ini diharapkan dapat memperkuat dukungan logistik air bagi personel yang melaksanakan pemadaman maupun pembasahan di lapangan.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kemhan RI dalam memperkuat penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan. Bantuan ini merupakan bentuk nyata sinergi dan perhatian pemerintah dalam mendukung penanganan Karhutla. Flexsible Portable Tank ini akan sangat membantu dalam mendukung ketersediaan air, khususnya untuk kebutuhan pemadaman dan pembasahan di lokasi yang membutuhkan.
Menurutnya, kedatangan dukungan tersebut merupakan bagian dari sinergi TNI, pemerintah, dan unsur terkait dalam memperkuat kesiapsiagaan serta mempercepat penanganan Karhutla, khususnya di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan.
Lanud Sam sebagai pangkalan udara yang berada di wilayah Kalsel akan terus berperan aktif dalam mendukung berbagai upaya penanganan Karhutla, baik melalui dukungan operasi udara, personel, maupun fasilitas pangkalan. Dengan bertambahnya dukungan peralatan tersebut, diharapkan upaya penanggulangan Karhutla di Kalsel dapat semakin optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kalbar, DN-II TNI melalui Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Melawi melaksanakan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang dipimpin Brigjen TNI Luqman Arief selaku Ketua Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Melawi tersebut menyasar 11 kecamatan dan 169 desa sebagai bagian dari upaya pencegahan karhutla dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat.
Brigjen TNI Luqman Arief bersama tim melaksanakan konsolidasi dan penyuluhan di sejumlah desa terdampak karhutla, antara lain Desa Batu Nanta, Batu Buil, Laman Bukit, Nanga Manunuk, dan Nanga Tikan. Sementara itu, Brigjen TNI (Mar) Tri Haryanto selaku Wakil Ketua Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Melawi, bersama Bupati Melawi dan unsur Forkopimda melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka pencegahan dan penanganan karhutla di Kecamatan Pinoh Selatan, Kecamatan Sayan, dan Kecamatan Tanah Pinoh Barat.
Sebanyak 11 tim penyuluh disebar ke berbagai kecamatan untuk menjangkau masyarakat secara langsung. Kegiatan tersebut turut melibatkan unsur pemerintah daerah, Koramil, pemerintah desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat guna memperkuat sinergi dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Selain penyuluhan, tim turut mengidentifikasi sejumlah kendala di lapangan, terutama keterbatasan alat pemadam dan sarana prasarana pendukung di tingkat kecamatan maupun desa serta akses menuju beberapa lokasi yang relatif sulit dijangkau. TNI berkomitmen terus mendukung pencegahan karhutla melalui penyuluhan serta memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat agar potensi kebakaran dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#tniprima #tnirakyat #indonesiaberdaulat
Gagalkan Peredaran Narkotika, TNI Sita 21.400 Batang Ganja di Yahukimo dan Beri Penghargaan Personel
Papua, DN-II Satgas Yonif 725/Woroagi (WRG) yang dipimpin Dansatgas Letkol Inf Safril berhasil membersihkan ladang ganja di Kampung Ibiroma dan Kampung Hesmat, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (8/9/2026).
Sebanyak 21.400 batang pohon ganja berhasil diamankan, yang di taksir bernilai sekitar Rp 8 miliar.
Pembersihan ladang ganja dilaksanakan dalam rangka Operasi Kinetik 3.18 dengan melibatkan 78 personel Yonif 725/WRG dari Satgas Komando Operasi Habema dibawah Kogabwilhan III pimpinan Letjen TNI Lucky Avianto. Dalam operasi tersebut, personel melakukan penyisiran dan pembersihan terhadap tanaman ganja yang ditemukan di kedua kampung.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, keberadaan ladang ganja tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok OPM pimpinan Egianus Kogoya. Temuan puluhan ribu batang ganja tersebut diamankan sebagai bagian dari upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Papua Pegunungan.
TNI berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan stabilitas wilayah Papua serta mendukung pemerintah dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang dapat mengancam masyarakat dan generasi muda. Atas keberhasilan tersebut, personel Satgas Yonif 725/WRG yang terlibat dalam pelaksanaan tugas mendapatkan reward sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan dalam menjalankan tugas. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
Tegal, DN-II Polsek Jatinegara melalui Bhabinkamtibmas terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menyambangi dan memberikan pembinaan kepada kelompok tani hutan di kawasan hutan jati Desa Jatinegara, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui sambang dan pembinaan tersebut menjadi sarana bagi kepolisian untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat, khususnya para penggarap lahan dan kelompok tani yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan.
Dalam dialog tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di lahan pertanian maupun kawasan hutan. Warga juga diingatkan untuk tidak membakar daun kering, semak belukar, maupun material lainnya sebagai cara membersihkan lahan karena api dapat dengan mudah merambat dan memicu kebakaran yang lebih luas.
“Jangan sampai aktivitas membersihkan lahan justru menimbulkan kebakaran. Kami mengajak para petani untuk saling mengingatkan dan bersama-sama menjaga kawasan hutan agar tetap aman. Apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran, segera koordinasikan dengan petugas agar dapat ditangani secepatnya,” ujar Bhabinkamtibmas Polsek Jatinegara.
Polsek Jatinegara juga mendorong masyarakat untuk membangun komunikasi dengan petugas kehutanan maupun Bhabinkamtibmas apabila menemukan potensi kebakaran. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat deteksi dan penanganan apabila terjadi gangguan di kawasan hutan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kapolsek Jatinegara AKP Novely Haryatno, S.Sos. mengatakan, kegiatan sambang merupakan bagian dari upaya kepolisian melakukan pencegahan secara langsung dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan lingkungan. 
“Kami terus mengedepankan langkah preventif melalui sambang dan komunikasi langsung dengan masyarakat. Kesadaran serta kepedulian warga menjadi bagian penting dalam mencegah Karhutla,” ujar Kapolsek Jatinegara.
Selain pencegahan Karhutla, kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Jatinegara.
Polsek Jatinegara mengajak seluruh masyarakat, khususnya kelompok tani dan penggarap lahan, untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta segera melaporkan setiap potensi kebakaran kepada petugas. Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini demi melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat. ( S. Bimantoro )
Semarang, DN-II Sebanyak tujuh anak dengan Clubfoot atau CTEV (kelainan kaki bawaan sejak lahir) dari sejumlah wilayah di Jawa Tengah mendapat penanganan dan pemantauan medis melalui Program Polda Jateng Peduli CTEV. Program tersebut menjadi upaya membuka akses penanganan sedini mungkin agar anak-anak dengan kondisi tersebut memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh, berjalan dan beraktivitas secara optimal seperti anak-anak lainnya.
Tujuh pasien tersebut berasal dari wilayah Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal, Surakarta dan Demak. Penanganan dilakukan sesuai kondisi masing-masing pasien, mulai dari pemeriksaan dan kontrol terapi, pemasangan gips lanjutan bagi pasien yang sedang menjalani tahapan koreksi kaki, hingga pemantauan penggunaan brace dan tindak lanjut bagi pasien yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Kepedulian terhadap kondisi anak-anak tersebut turut ditunjukkan Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah Ibu Diana Ribut Hari Wibowo saat mengunjungi pasien di RS Bhayangkara Tk II Prof.Awaloeddin Djamin, Kota Semarang, Kamis (10/9/2026).
Selain menyapa pasien dan keluarga, Kapolda bersama Ketua Bhayangkari juga menyerahkan paket bingkisan sebagai wujud kepedulian keluarga besar Bhayangkari.
Di hadapan keluarga pasien, Kapolda Jateng memberikan semangat sekaligus menguatkan harapan bahwa kondisi CTEV dapat ditangani dengan baik apabila mendapat perawatan yang tepat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Semangat njeh, Insyaallah bisa disembuhkan dan kondisinya bisa kembali normal ,” ujar Kapolda Jateng.
Program Polda Jateng Peduli CTEV sendiri diluncurkan pada 14 Agustus 2026 melalui kerja sama dengan Mentari Clubfoot MPKU PP Muhammadiyah. Hingga saat ini, sebanyak 88 kasus CTEV telah terdata melalui Bhabinkamtibmas dan Kasidokkes jajaran Polda Jateng.
Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol drg. Agung Hadi Wijanarko mengatakan pendataan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan anak-anak dengan CTEV dapat memperoleh penanganan sesuai kebutuhannya.
“Penanganan CTEV harus dilakukan sesegera mungkin. Semakin dini dilakukan, hasilnya akan semakin maksimal. Selain penanganan medis, peran orang tua juga sangat penting karena keberhasilan terapi membutuhkan konsistensi dalam mengikuti arahan dan perawatan,” jelasnya.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya melibatkan jajaran kesehatan Polri, tetapi juga dibangun melalui kolaborasi dengan rumah sakit Muhammadiyah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan BPJS.
“Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat dapat mengikuti program ini secara gratis sehingga tidak menjadi hambatan bagi pasien untuk mendapatkan perawatan, terlebih jika berasal dari keluarga kurang mampu,” tandasnya.
Salah seorang orang tua pasien, David Prasetyo, warga Kabupaten Semarang, menyampaikan apresiasinya atas program tersebut. Ia berharap penanganan yang diterima putranya dapat membuat sang anak kembali beraktivitas seperti anak-anak seusianya.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolda dan dokter yang sudah membantu perawatan anak saya. Semoga bisa lebih cepat sembuh dan kembali normal sehingga bisa beraktivitas seperti teman-temannya yang lain,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Abdul Gofar, orang tua Aida Fitriyah, pasien asal Demak. Ia mengaku bersyukur mendapat informasi mengenai program tersebut dan berharap putrinya dapat tumbuh dengan kondisi kaki yang normal.
“Alhamdulillah dengan program ini kami bisa melakukan pengobatan terhadap kondisi yang dialami putri saya. Semoga putri saya bisa berjalan dengan normal dan beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bentuk pemanfaatan jaringan kepolisian hingga tingkat kewilayahan untuk membantu menemukan persoalan kesehatan yang dialami masyarakat. Bhabinkamtibmas dan Kasidokkes tidak hanya berperan dalam tugas pelayanan dan pembinaan di wilayah, tetapi juga menjadi penghubung agar anak-anak dengan CTEV dapat diketahui dan diarahkan untuk memperoleh penanganan medis. Red/Casroni
Pematangsiantar, DN-II Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Jenderal Soedirman Rindam I/BB, Rabu (9/9/2026).
Dalam upacara tersebut, sebanyak 1.955 siswa resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD berpangkat Prajurit Dua (Prada) setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan.
Setibanya di Mako Rindam I/BB, Pangdam menerima laporan dari Danrindam I/BB Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti serta menerima penghormatan dari regu jajar kehormatan. Usai penyambutan, selanjutnya Pangdam menuju lapangan upacara untuk memimpin jalannya upacara penutupan Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026.
Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan resmi penutupan pendidikan, pembacaan surat keputusan, pelantikan Tamtama, penerimaan medali dan ijazah, serta pengucapan sumpah prajurit dan penandatanganan berita acara penyumpahan.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang dibacakan Pangdam I/BB, disampaikan ucapan selamat kepada 19.114 mantan siswa di seluruh jajaran TNI AD yang telah menyelesaikan pendidikan dan resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kesungguhan, kedisiplinan dan kerja keras para prajurit, dukungan lembaga pendidikan, serta doa dan dukungan orang tua.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
KSAD menekankan bahwa pembangunan kekuatan TNI AD, termasuk pembentukan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), terus dipacu. Para prajurit tidak hanya dipersiapkan untuk melaksanakan tugas pertempuran, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah rawan. Kepercayaan negara tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan amanah.
Para Tamtama Remaja diminta menjadikan pendidikan selama dua bulan sebagai bekal awal untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Mereka juga diingatkan untuk menjaga disiplin, kehormatan diri dan nama baik satuan, serta memberikan kemampuan terbaik dalam setiap penugasan. Pelantikan bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Upacara penutupan turut diisi dengan pemberian ucapan selamat, penghargaan kepada mantan siswa berprestasi, pengalungan medali, penyerahan piagam dan foto bersama, kemudian dilanjutkan demonstrasi keterampilan oleh para Tamtama Remaja. Turut hadir Kasdam I/BB, Irdam I/BB, Danrindam I/BB, Danrem 022/PT, para pejabat utama Kodam I/BB, para Kabalakdam, para Dansat, serta unsur Forkopimda dari Pematangsiantar, Simalungun, Batu Bara dan Toba. Red) Casroni
You cannot copy content of this page
