Beranda » Trik dan tips » Halaman 5

Trik dan tips

Semarang, DN-II Polda Jawa Tengah terus memperkuat upaya pemberantasan Tuberkulosis (TB) melalui inovasi “Polda Jateng TOSS TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis)”. Program ini merupakan bentuk dukungan nyata Polda Jateng terhadap target nasional eliminasi TB tahun 2030 dengan mengedepankan kolaborasi antara Polri, Dinas Kesehatan, Puskesmas, serta berbagai stakeholder terkait.

Sebagai langkah awal pelaksanaan program tersebut, Polda Jateng melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB Paru bagi seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polda Jawa Tengah secara serentak di 35 Klinik Polres jajaran pada Selasa (2/6/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Sie Dokkes Polres, Satuan Binmas, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Puskesmas setempat, serta mendapat asistensi langsung dari Biddokkes Polda Jateng.

Program Polda Jateng TOSS TB memberdayakan seluruh Bhabinkamtibmas sebagai Tracer TB yang bertugas membantu skrining, tracing kontak erat, edukasi masyarakat, pendampingan pengobatan hingga pelaporan kasus secara langsung di wilayah binaannya masing-masing.

Sebelum menjalankan tugas tersebut, seluruh Bhabinkamtibmas terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang meliputi pemeriksaan fisik, gula darah, asam urat, kolesterol, serta pemeriksaan jantung melalui Elektrokardiogram (EKG). Selain itu, para Bhabinkamtibmas juga menjalani skrining TB Paru sebagai upaya deteksi dini sekaligus memastikan kondisi kesehatan personel yang akan menjadi ujung tombak program.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dalam keterangannya Kabiddokkes Polda Jawa Tengah, KBP drg. Agung Hadi Widjanarko, Sp.BM., MARS., FisQua, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dan skrining TB Paru menjadi tahapan penting sebelum para Bhabinkamtibmas diterjunkan sebagai Tracer TB di tengah masyarakat.

“Sebelum para Bhabinkamtibmas diterjunkan sebagai Tracer TB Paru, kami melaksanakan skrining dan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu untuk memastikan seluruh personel berada dalam kondisi sehat dan tidak terpapar TB Paru. Dengan demikian mereka dapat menjalankan tugas pendampingan, edukasi, dan tracing di masyarakat secara maksimal serta tidak berisiko menjadi sumber penularan penyakit,” ujar Kabiddokkes. Rabu (3/6)

Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis karena menjadi personel Polri yang paling dekat dengan masyarakat dan memiliki intensitas interaksi yang tinggi dalam kegiatan sehari-hari.

“Melalui program Polda Jateng TOSS TB, para Bhabinkamtibmas akan membantu menemukan kasus secara dini, melakukan tracing kontak erat, mengedukasi masyarakat tentang bahaya TB, mendampingi pasien menjalani pengobatan hingga tuntas, serta membantu pelaporan secara terintegrasi dengan fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa apabila dalam proses skrining ditemukan personel yang masuk kategori suspek atau terduga TB Paru, maka akan segera dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa rontgen dada dan dirujuk ke Puskesmas untuk menjalani pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) guna memastikan diagnosis serta memulai pengobatan apabila terbukti positif TB.

“Prinsip yang kami kedepankan adalah deteksi dini, penanganan cepat, dan pengobatan tuntas. Karena itu kami mengusung semangat TOSS, yaitu Temukan, Obati Sampai Sembuh, sehingga rantai penularan TB dapat diputus dan masyarakat memperoleh kualitas hidup yang lebih baik,” tambahnya.

Ke depan, para Bhabinkamtibmas akan dibekali pelatihan khusus, KIT Tracer TB, buku saku, formulir skrining, pot sputum, serta sistem pelaporan digital yang terintegrasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas.

Sementara itu dalam tanggapannya, Kabid Humas Polda Jateng Kombes pol. Artanto menjelaskan peran penting Progam Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru.

” melalui program ini, Polda Jateng berharap mampu memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengendalian TB Paru di Jawa Tengah sekaligus mendukung target eliminasi TB di Indonesia pada tahun 2030 ” terangnya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa sinergi antara Polri, Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam memutus rantai penularan Tuberkulosis.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, kami optimistis program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung target eliminasi TB di Indonesia pada tahun 2030. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan dan segera berobat apabila mengalami gejala TB, karena semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang untuk sembuh,” pungkasnya. Red/Casroni

JAKARTA, DN-II Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro meninjau langsung posko pengungsian korban kebakaran di kawasan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026) malam.

Kunjungan ini dilakukan sebagai wujud tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto dalam merespons cepat kebutuhan masyarakat yang terdampak musibah.

Dalam kunjungannya, Wamensesneg menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako secara langsung kepada sekitar 354 kepala keluarga (KK) yang terdampak. Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban dan memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi selama masa darurat.

Selain menyerahkan bantuan, Juri Ardiantoro memastikan bahwa seluruh penanganan darurat di lapangan berjalan optimal. Ia melakukan pengecekan langsung terhadap fasilitas di posko pengungsian dan melakukan koordinasi cepat dengan pihak PLN guna memulihkan aliran listrik, baik di area pengungsian maupun di sekitar permukiman sementara warga.

“Pemerintah berkomitmen untuk memastikan penanganan pascabencana dilakukan secara menyeluruh. Fokus utama kita saat ini adalah pemenuhan kebutuhan logistik di posko agar warga tetap mendapatkan kenyamanan dasar di tengah situasi sulit ini,” ujar Juri di sela-sela peninjauannya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, pihak Kemensetneg juga menyatakan tengah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Sinergi ini difokuskan untuk mencari solusi jangka panjang, termasuk penyediaan hunian yang layak bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut. Red

#KemensetnegRI
#RilisKemensetneg

KEBUMEN, DN-II Praktik premanisme yang dibalut kedok aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Kebumen kini telah mencapai level yang mengancam stabilitas sektor pendidikan. Berdasarkan investigasi mendalam Koran Jateng edisi Senin, 1 Juni 2026, terungkap pola intimidasi dan pemerasan sistematis yang menyasar satuan pendidikan, yang kini menuntut intervensi segera dari Mabes Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Intimidasi di Balik Kedok Kontrol Sosial

Investigasi tersebut memvalidasi kesaksian narasumber yang mengalami langsung tekanan psikologis dan ancaman fisik dari oknum LSM. Praktik yang dilakukan bukan merupakan bentuk kritik sosial atau pengawasan publik yang dilindungi undang-undang, melainkan murni tindakan kriminal.

Secara yuridis, tindakan tersebut telah memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 368 ayat (1) KUHP tentang Pemerasan, yang berbunyi:

“Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat utang maupun menghapuskan piutang, diancam karena pemerasan dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.”

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain itu, jika oknum tersebut menggunakan ancaman dengan menyebarkan informasi palsu atau mencemarkan nama baik sekolah, mereka juga dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (4) UU ITE (beserta perubahannya) terkait pemerasan dan pengancaman melalui sistem elektronik.

Urgensi Intervensi Negara

Tindakan ini merupakan perampokan terselubung terhadap anggaran pendidikan yang seharusnya digunakan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami mendesak Bareskrim Polri untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan proaktif. Negara tidak boleh membiarkan tenaga pendidik bekerja di bawah bayang-bayang ketakutan.

Lebih jauh, keterlibatan KPK dan Kejaksaan Agung diperlukan untuk melakukan supervisi atas dugaan adanya sindikat terorganisir yang menjadikan bantuan dana pendidikan sebagai “lahan basah”. Dalam konteks ini, Pasal-pasal dalam UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi harus menjadi acuan untuk membedah apakah ada keterlibatan oknum birokrasi yang membiarkan praktik pemerasan ini terjadi.

Perlindungan Sektor Pendidikan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi wajib mengambil langkah tegas berupa audit internal dan memberikan perlindungan hukum bagi pihak sekolah. Mengacu pada Pasal 54 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, negara berkewajiban menjamin satuan pendidikan sebagai lingkungan yang aman dari segala bentuk kekerasan atau gangguan kriminal.

Seruan Publik

Redaksi menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas ke meja hijau. Keberanian narasumber yang telah mengungkap praktik lancung ini harus menjadi preseden bagi korban lain untuk tidak ragu melapor kepada kepolisian berdasarkan Pasal 108 KUHAP.

Publik di Kebumen kini menanti bukti nyata dari aparat penegak hukum. Rakyat tidak membutuhkan retorika; rakyat membutuhkan tindakan hukum yang tegas, transparan, dan berkeadilan untuk membersihkan dunia pendidikan dari tangan-tangan kotor para perampok berkedok aktivis.

#PresidenRI #Mendikbud #Kapolri #BareskrimPolri #KPK_RI #KejaksaanAgung

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Publisher – Redaksi

Jakarta, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-60, Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini (PWA) berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan Vaksinasi Campak Dewasa Serentak dengan melibatkan 2.026 peserta di seluruh Indonesia.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum IKKT PWA, Ny. Evi Agus Subiyanto, tersebut diselenggarakan di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (2/6/2026), serta dilaksanakan secara luring dan daring yang terhubung dengan seluruh cabang IKKT Pragati Wira Anggini dengan melibatkan 13 titik di berbagai daerah.

Adapun ke 13 titik tersebut yakni IKKT PWA Gabungan Mabes TNI, IKKT PWA Cabang BS II Kogabwilhan I, IKKT Cabang BS V Sesko TNI, IKKT PWA Cabang BS VI Bais TNI, IKKT PWA Cabang BS VIII Kodiklat TNI, IKKT PWA Cabang BS IX Kogartap I/Jkt, IKKT PWA Cabang BS X Kogartap II/Bdg, IKKT PWA Cabang BS XI Kogartap III/Sby, IKKT PWA Cabang BS XIII Paspampres (Mako Paspampres dan Mako Grup C Lawang Gintung), IKKT PWA Cabang BS XV PMPP TNI, IKKT PWA Cabang Mencandra CBS VI Akademi TNI dan IKKT PWA Penghubung 01 Kemhan.

Mengusung tema “Bersama IKKT Pragati Wira Anggini Mari Wujudkan Masyarakat Sehat dan Produktif”, kegiatan ini melibatkan Pengurus Pusat IKKT PWA, Cabang-Cabang IKKT PWA, Badan Penghubung, serta Unsur Dharma Pertiwi dari seluruh Indonesia.

Atas pencapaian tersebut, IKKT PWA menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai penyelenggara vaksinasi campak dewasa dengan peserta terbanyak. Piagam penghargaan diserahkan oleh Direktur Marketing MURI, Awan Rahargo kepada Ketua Umum IKKT PWA, Ny. Evi Agus Subiyanto.

Dalam sambutannya, Ny. Evi Agus Subiyanto menegaskan bahwa vaksinasi bagi orang dewasa memiliki peran penting dalam mencegah penyakit menular, termasuk campak yang dapat menimbulkan komplikasi serius.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam mendukung program kesehatan nasional, meningkatkan kesadaran akan pentingnya vaksinasi bagi orang dewasa, serta membangun budaya hidup sehat di lingkungan keluarga besar IKKT Pragati Wira Anggini,” ujar Ny. Evi Agus Subiyanto.

Program vaksinasi ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi campak, memperkuat kekebalan kelompok (herd immunity), serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045. Red

#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045

Slawi, DN-II Polres Tegal melaksanakan Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian anggota Polri di Gedung Tantya Sudhirajati Polres Tegal, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian terbaik selama menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Dalam upacara tersebut, anggota Polres Tegal atas nama IPDA Supriyo Hadi, NRP 68080668, menerima kenaikan pangkat pengabdian dari AIPTU menjadi IPDA terhitung mulai tanggal 1 Juni 2026. Saat ini yang bersangkutan menjabat sebagai Ps. Ka SPKT 3 Polsek Kramat Polres Tegal.

Kegiatan yang dihadiri pejabat utama, perwira, bintara, ASN Polri, serta personel Polres Tegal tersebut berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian personel yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tanpa catatan pelanggaran.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kenaikan pangkat pengabdian merupakan penghargaan yang diberikan kepada anggota Polri yang memiliki dedikasi tinggi, loyalitas, disiplin, serta integritas selama menjalankan tugas kepolisian.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk penghargaan negara dan institusi Polri kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta pengabdian terbaik selama bertugas. Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan menjaga nama baik institusi Polri,” ujar AKBP Bayu Prasatyo.

Menurut Kapolres, keberhasilan memperoleh kenaikan pangkat pengabdian tidak hanya menjadi kebanggaan bagi personel yang bersangkutan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polres Tegal untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Momentum tersebut juga menjadi wujud komitmen Polri dalam memberikan apresiasi kepada personel yang telah mengabdikan dirinya dengan baik, sekaligus mendorong terwujudnya sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, dan Presisi.

Melalui kegiatan ini, Polres Tegal berharap semangat pengabdian yang ditunjukkan oleh personel penerima kenaikan pangkat dapat menjadi teladan bagi seluruh anggota dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang humanis, profesional, dan terpercaya. ( S. Bimantoro )

BREBES, DN-II SMP Negeri 3 Wanasari telah menyelenggarakan rangkaian acara perpisahan bagi siswa tahun ajaran ini. Untuk memastikan kelancaran kegiatan tersebut, pihak sekolah menetapkan iuran partisipasi sebesar Rp125.000 per siswa. Rabu, (3/6/2026).

​Siddiq Purnomo, Humas sekaligus guru mata pelajaran Sejarah dan IPS kelas 7 di SMPN 3 Wanasari, menyampaikan bahwa dana yang dihimpun tersebut dialokasikan untuk membiayai seluruh rangkaian kegiatan perpisahan, termasuk penyediaan konsumsi dengan alokasi biaya makan sebesar Rp30.000 per siswa.

​Pihak sekolah menegaskan bahwa penyelenggaraan perpisahan tahun ini mendapatkan dukungan tambahan berupa sponsor dari sejumlah sekolah kejuruan (SMK) yang berada di lingkungan sekitar sekolah, sehingga dapat meringankan beban biaya operasional kegiatan.

​Dalam kesempatan yang sama, Siddiq juga memaparkan data tenaga pendidik di SMPN 3 Wanasari yang berjumlah total 53 orang, dengan rincian sebagai berikut:

Guru dengan status ASN sebanyak 13 orang.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Guru dengan status P3K sebanyak 26 orang.

​Pendidik Wiyata (PW) sebanyak 5 orang.

Terdapat 9 orang guru lainnya yang saat ini belum diangkat.

​Acara yang berlangsung di lingkungan SMPN 3 Wanasari ini dipersiapkan oleh tim panitia yang melibatkan Kepala Sekolah, Danang Margono, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Amin; Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana, Eni; serta dikoordinasikan oleh staf Tata Usaha yang dipimpin oleh Rosikin.

​Reporter: Teguh
Editor: Casroni

JAKARTA, DN-II Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, pada Rabu (3/6/2026).

Langkah hukum ini dilakukan selang beberapa jam setelah Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala BGN.

Pantauan di lokasi menunjukkan situasi di kantor BGN sempat terkendali namun terbatas. Sejumlah pegawai yang mengenakan seragam biru tidak diperkenankan memasuki area ruang kerja tertentu dan diminta menunggu di area lobi serta halaman luar kantor selama proses penggeledahan berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi mengenai materi penyidikan maupun keterkaitan penggeledahan ini dengan pergantian jabatan di tubuh BGN.

Upaya konfirmasi kepada pihak BGN terkait situasi di kantor tersebut juga masih dilakukan. Berita ini akan diperbarui seiring dengan adanya keterangan resmi dari pihak-pihak terkait.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Publisher -Red

JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan pergantian jajaran pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih efektif dan akuntabel.

​Pengumuman pergantian pimpinan tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Dalam konferensi pers tersebut, Mensesneg didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari.

​Hasil Evaluasi 1,5 Tahun

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pergantian ini merupakan hasil dari proses monitoring dan evaluasi mendalam yang dilakukan pemerintah selama 1,5 tahun terakhir.

​”Selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan monitoring dan evaluasi, maka pada hari ini, Selasa, 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Pimpinan Baru BGN

Dalam keputusan tersebut, Presiden Prabowo menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Nanik akan didampingi oleh dua Wakil Kepala, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

​Kepemimpinan baru ini menggantikan pejabat sebelumnya, yakni Dadan Hindayana (Kepala BGN) serta Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya (Wakil Kepala BGN). Atas nama pemerintah, Prasetyo menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pejabat lama dalam membangun fondasi kelembagaan Badan Gizi Nasional sejak awal dibentuk.

​”Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi serta mengembangkan Badan Gizi Nasional,” imbuh Prasetyo.

Harapan Presiden untuk Kepemimpinan Baru

Presiden Prabowo menaruh harapan besar kepada jajaran pimpinan baru agar segera melakukan konsolidasi internal. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah hingga ke tingkat kabupaten/kota.

​Menurut Mensesneg, sinergi yang kuat sangat krusial untuk memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan tetap memegang teguh prinsip akuntabilitas.

​”Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” pungkasnya.

JAKARTA, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan ini menjadi sorotan publik mengingat peran krusial BGN dalam mengawal program prioritas pemerintah terkait pemenuhan gizi masyarakat. (2/6/2026).

Keputusan pemberhentian tersebut tertuang dalam kebijakan terbaru pemerintah yang telah dikonfirmasi oleh pihak istana pada 2 Juni  2026.Meskipun telah resmi dilakukan pergantian, hingga saat ini belum ada keterangan rinci mengenai alasan spesifik di balik keputusan Presiden terkait perombakan posisi strategis tersebut.

Pengamat kebijakan publik menilai bahwa perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional merupakan langkah evaluasi internal yang lazim dilakukan oleh pemerintahan baru. Publik kini menanti langkah selanjutnya, terutama mengenai siapa sosok yang akan menggantikan posisi tersebut dan bagaimana keberlangsungan program makan bergizi yang menjadi salah satu agenda utama pemerintahan Prabowo-Gibran.

Keberadaan Badan Gizi Nasional memegang peran vital dalam menjamin kualitas asupan gizi bagi anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya. Oleh karena itu, pengangkatan pimpinan baru diharapkan mampu memberikan akselerasi nyata dalam implementasi program di lapangan.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari instansi terkait. Transparansi dalam proses transisi kepemimpinan di BGN dinilai sangat penting agar kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah tetap terjaga.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pihak Istana Kepresidenan dijadwalkan akan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pelantikan pejabat pengganti dalam waktu dekat. Fokus utama saat ini tetap tertuju pada bagaimana pergantian pimpinan ini dapat memberikan dampak positif bagi efektivitas layanan gizi nasional bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Publisher -Red

Boyolali, DN-II Semangat dan optimisme terus ditunjukkan keluarga besar Kodim 0724/Boyolali dalam memberikan dukungan kepada Kontingen Kodam IV/Diponegoro yang tengah berlaga pada Lomba Pencak Silat Militer (PSM) Virtual tingkat TNI Angkatan Darat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui doa bersama yang dilaksanakan setiap hari usai apel pagi di Makodim 0724/Boyolali, Selasa (02/06/2026).

Kegiatan doa bersama ini menjadi bentuk ikhtiar batin yang melengkapi berbagai persiapan matang yang telah dilakukan para atlet dan peserta kontingen. Dengan penuh khidmat, seluruh anggota Kodim memanjatkan doa agar para peserta diberikan kelancaran, keselamatan, dan hasil terbaik selama mengikuti ajang bergengsi tersebut.

Pasiops Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Muslih, menyampaikan bahwa doa bersama akan terus dilaksanakan hingga seluruh rangkaian lomba selesai. Menurutnya, selain kemampuan dan latihan yang maksimal, dukungan spiritual juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan diri dan mental juang para peserta.

“Setiap hari usai apel pagi kita akan melaksanakan doa bersama seperti ini sampai selesainya kejuaraan nanti. Semoga kontingen PSM Kodam IV/Diponegoro senantiasa diberikan keselamatan, kesuksesan, dan keberhasilan dalam setiap tahapan perlombaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapten Inf Muslih menegaskan bahwa doa merupakan kekuatan yang mampu menghadirkan harapan dan perubahan ke arah yang lebih baik. “Nasib tidak bisa dirubah, takdir tidak bisa diganti, namun dengan kekuatan doa semua bisa berubah,” tandasnya penuh keyakinan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Melalui kebersamaan dan doa yang terus dipanjatkan, seluruh prajurit Kodim 0724/Boyolali berharap Kontingen Kodam IV/Diponegoro mampu tampil maksimal, mengharumkan nama satuan, serta meraih prestasi terbaik dalam Lomba PSM Virtual jajaran TNI AD tahun 2026. Dukungan moril ini menjadi bukti kuatnya solidaritas dan semangat juang yang senantiasa menyertai setiap langkah para prajurit dalam meraih kemenangan. Red

You cannot copy content of this page