Beranda » Trik dan tips » Halaman 7

Trik dan tips

Brebes, DN-II Kepolisian Resor (Polres) Brebes menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran. Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Tribrata Mapolres Brebes, Rabu (2/9/2026) pagi.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Brebes, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, personel gabungan staf dan perwira, serta pengurus Bhayangkari Cabang Brebes.

Rotasi jabatan tersebut mencakup sejumlah posisi strategis di lingkungan Polres Brebes, mulai dari Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM), Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba), Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasatpolairud), Kepala Satuan Samapta (Kasat Samapta), hingga Kapolsek Brebes dan Kapolsek Losari.

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan yakni:

Kabag SDM Polres Brebes diserahterimakan dari Kompol Muawan Subagio kepada Kompol Argimas Megandini.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kasatresnarkoba Polres Brebes diserahterimakan dari AKP Heru Irawan kepada AKP Arifin Teguh Widodo.

Kasatpolairud Polres Brebes diserahterimakan dari AKP Arifin Teguh Widodo kepada AKP Susanto.

Kasat Samapta Polres Brebes diserahterimakan dari AKP Nurmahmud kepada AKP Lily Untoro.

Kapolsek Brebes diserahterimakan dari AKP Prapto kepada AKP Sodikin.

Kapolsek Losari diserahterimakan dari AKP Sodikin kepada AKP Prapto.

Rangkaian upacara diawali dengan laporan Perwira Upacara, dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Kapolda Jawa Tengah. Selanjutnya dilakukan pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Inspektur Upacara, kemudian dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas.

Dalam sambutannya, Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar mengatakan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus bentuk apresiasi pimpinan terhadap personel yang dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, pengabdian, dan kecakapan dalam menjalankan tugas.

Kapolres meminta seluruh personel memaknai kegiatan sertijab bukan sekadar seremoni, melainkan sebagai momentum untuk bersyukur sekaligus meningkatkan semangat pengabdian.

“Mutasi jabatan merupakan bentuk apresiasi dari pimpinan kepada seluruh personel Polri yang telah memberikan dedikasi, loyalitas, pengabdian, serta kecakapan yang dinilai mampu mengembangkan organisasi ke depan,” ujar AKBP Muhammad Ali Akbar.

Kepada para pejabat lama, Kapolres menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas seluruh dedikasi serta pengabdian selama bertugas di Polres Brebes. Ia juga berpesan agar perpindahan tempat tugas tidak memutus tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan yang telah terbangun.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Jangan sampai ketika meninggalkan Polres Brebes, kenangan itu langsung hilang. Jadikan Polres Brebes sebagai keluarga besar, walaupun rekan-rekan berada di tempat tugas yang baru. Tali silaturahmi akan terus kita lanjutkan,” katanya.

Menurutnya, selama bertugas di Polres Brebes, para pejabat lama telah memberikan kontribusi positif, baik melalui inovasi maupun kepemimpinan di satuan kerja masing-masing.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada para istri pejabat lama yang tergabung dalam Bhayangkari karena selama ini telah setia mendampingi suami dalam menjalankan tugas.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bhayangkari pejabat lama yang setia mendampingi suami,” ungkapnya.

Sementara kepada para pejabat yang baru dilantik, Kapolres Brebes mengucapkan selamat atas amanah dan tanggung jawab baru yang diemban. Ia meminta seluruh pejabat baru segera menyesuaikan diri dan mengembangkan inovasi di satuan kerja masing-masing.

“Selamat melaksanakan amanah baru. Silakan kembangkan inovasi dan saya minta tingkatkan dedikasi serta loyalitas rekan-rekan di tempat tugas yang baru,” tegasnya.

Kapolres menilai sejumlah pejabat yang mendapat amanah baru bukan merupakan orang asing di lingkungan Polres Brebes. Ia berharap pengalaman dan pemahaman terhadap karakter wilayah dapat menjadi modal untuk meningkatkan kinerja organisasi.

“Polres Brebes bukan hal yang baru bagi rekan-rekan. Saya lihat, apalagi Kabag SDM, merupakan putri kebanggaan Kabupaten Brebes, putri pilihan yang siap mengabdikan diri di Polres Brebes,” tuturnya.

Ia pun meminta para pejabat baru untuk mampu memimpin satuan kerja masing-masing dengan baik, menghadirkan inovasi, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain pelaksanaan Sertijab, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Korp Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian bagi Ipda Yustas Khamidi.

Kapolres Brebes menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas kenaikan pangkat pengabdian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi institusi kepada personel yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun dan mampu menyelesaikan masa dinas tanpa cacat.

“Saya ucapkan selamat atas kenaikan pangkat pengabdian. Ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada personel menjelang pensiun dan setelah puluhan tahun berdinas di Polri tanpa cacat,” kata Kapolres.

Ia menilai kenaikan pangkat pengabdian di penghujung masa dinas merupakan sebuah prestasi yang tidak mudah diraih. Sebab, penghargaan tersebut diberikan melalui penilaian terhadap rekam jejak dan pengabdian personel selama menjalankan tugas.

“Di akhir masa purna, kenaikan pangkat pengabdian itu adalah prestasi yang luar biasa. Kita semua di sini belum tentu bisa mendapatkan pangkat pengabdian, karena pangkat pengabdian itu bukan gratisan. Itu adalah reward dari pimpinan dan institusi kepada personel yang dinilai layak mendapatkannya,” tegasnya.

Kapolres kemudian mengajak seluruh personel untuk terus berlomba-lomba menorehkan prestasi, menjaga integritas, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat menghambat pengembangan karier.

“Kepada teman-teman, mari berlomba-lomba berprestasi dan tidak membuat pelanggaran sehingga tidak menjadi hambatan ataupun cacat dalam pengembangan karier,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, AKBP Muhammad Ali Akbar mengajak seluruh personel Polres Brebes untuk menjaga kekompakan dan menunjukkan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Kepada seluruh personel, jaga selalu kekompakan. Buktikan bahwa Polres Brebes adalah Bhayangkara yang siap diandalkan, Bhayangkara yang apik, karena kita berjiwa Satya Haprabu,” pungkasnya. Red/Casroni

Lampungg, DN-II Peserta Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan Menembak Mortir dan Menembak Reaksi di Teluk Pandan, Kab. Pesawaran, Lampung, Selasa (1/9/2026).

Delegasi negara peserta menguji keterampilan, ketepatan, dan kecepatan dalam menembak mortir serta mengasah naluri tempur melalui latihan tembak lorong reaksi.

Latihan ini tidak hanya menuntut kemampuan teknis individu, tetapi juga menekankan komunikasi dan koordinasi antar unsur. Kesamaan prosedur dan pemahaman taktis menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan operasi gabungan multinasional.

Komandan Yonif 7 Marinir Letkol Mar Muhammad Kristian Widiantoro, menyampaikan bahwa latihan ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan kemampuan prajurit sekaligus memperkuat interoperabilitas TNI dengan pasukan negara sahabat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

#sgs26 #TogetherWeTrain #StrengthThroughPartnership

Jakarta, DN-II TNI menyiagakan Tim Alpha untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, Rabu (2/9/2026).

Sebanyak 442 personel tergabung dalam Tim Alpha yang disiapkan untuk melaksanakan pemantauan, patroli titik api, hingga pemadaman di wilayah terdampak.

Pada Selasa (1/9), Tim Alpha di Lampung melaksanakan patroli menggunakan drone untuk meninjau titik api di kawasan Taman Nasional Way Kambas. Sementara di Kalimantan Barat, personel melaksanakan patroli titik api di wilayah Desa Tebang Kacang, Kabupaten Kubu Raya.

Di Pekanbaru, personel melaksanakan pengecekan parasut paramotor dan uji coba mesin paramotor. Sementara di Palembang, Tim Alpha melaksanakan latihan fast rope sebagai bagian dari kesiapan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

Kegiatan persiapan juga dilaksanakan di Balikpapan melalui koordinasi dengan Lanud Dhomber dan pengecekan sarana fast rope. Sedangkan di Palangkaraya, personel menerima pengarahan dalam rangka penanganan karhutla serta melaksanakan pengecekan perlengkapan fast rope.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pengerahan Tim Alpha merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung penanganan karhutla serta memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi perkembangan situasi Karhutla di berbagai wilayah Indonesia. Red

#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045

Jakarta, DN-II Seminar Hukum dan Kesehatan sebagai salah satu rangkaian kegiatan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 1 s.d. 2 September 2026 di Kolat Koarmada I, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kegiatan seminar tersebut menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Amerika Serikat, khususnya dalam bidang dukungan kesehatan serta pelayanan medis dalam mendukung pelaksanaan operasi.

Dalam rangkaian kegiatan Medical Subject Matter Expert Exchange (SMEE TNI AL–US Navy), para peserta membahas berbagai materi terkait kemampuan pelayanan kesehatan, antara lain Tactical Combat Casualty Care (TCCC),

Damage Control Surgery (DCS), Damage Control Resuscitation (DCR), Prolonged Maritime and Field Care, Casualty Evacuation, serta Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI dalam diplomasi pertahanan dan kerja sama militer multinasional. Red/Casroni

#sgs26 #TogetherWeTrain #StrengthThroughPartnership

Jakarta, DN-II 13 personel Special Operations Forces (SOF) gabungan TNI dan US Army sukses melaksanakan infiltrasi udara dalam Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Lanud Gatot Subroto, Selasa (1/9/2026).
Penerjunan dari pesawat CN-235 Angkatan Udara Perancis berjalan lancar dalam dua sortie. Seluruh personel mendarat aman dan dilanjutkan dengan simulasi sabotase terbatas terhadap sasaran strategis.
Unjuk Kekuatan, SOF TNI dan US Army Sukses Simulasi Sabotase di SGS 2026

Latihan ini menguji kemampuan operasi khusus yang menuntut kecepatan, kerahasiaan, dan presisi. Keterlibatan Kopassus, Taifib, Kopasgat, dan US Army menunjukkan soliditas serta interoperabilitas pasukan elite dalam menghadapi ancaman kontemporer.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI dalam diplomasi pertahanan dan kerja sama militer multinasional. Diharapkan dapat meningkatkan interoperabilitas serta mendukung stabilitas dan perdamaian kawasan Indo-Pasifik. Red/Casroni
#sgs26
#TogetherWeTrain
#StrengthThroughPartnership:

KOLAKA TIMUR, DN-II Wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, diguncang gempabumi tektonik pada Selasa malam, 1 September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa ini terjadi pada pukul 22:22:59 WIB.

​Berdasarkan analisis parameter resmi BMKG, pusat atau episenter gempa berada di darat pada koordinat tertentu, dengan jarak sekitar 22 kilometer di sebelah selatan Kolaka Timur. Gempa tersebut tercatat memiliki magnitudo M2,8 dengan kedalaman hiposenter 10 kilometer.

​Getaran gempabumi ini dirasakan di daerah Kolaka Timur dengan skala intensitas III MMI, di mana getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

​Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta senantiasa memantau informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi terpercaya BMKG.

​[Info Gempa Kolaka Timur](https://www.youtube.com/shorts/81zrm2lUy-w)

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Video pendek tersebut menyajikan laporan visual dan informasi seputar aktivitas kegempaan yang pernah melanda wilayah Kabupaten Kolaka Timur.

 

BREBES, DN-II Kepolisian Resor (Polres) Brebes melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) terus memperkuat pembinaan kepada kalangan pelajar, tidak hanya dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Police Go To School sekaligus Sosialisasi Training of Trainer (TOT) Program Paham AI yang dilaksanakan di SMAN 1 Jatibarang, Kabupaten Brebes, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Sat Binmas Polres Brebes bersama kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik serta para siswa-siswi SMAN 1 Jatibarang.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polri memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada para pelajar mengenai kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, kesadaran hukum serta pentingnya memiliki sikap bertanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi kehidupan mereka, seperti kenakalan remaja, bullying atau perundungan, kekerasan, tawuran serta perilaku negatif lainnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tak kalah penting, Sat Binmas juga mengingatkan para siswa agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Para pelajar diberikan edukasi mengenai bahaya penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, provokasi, penipuan digital hingga penyebaran konten negatif.

Pada kesempatan yang sama, personel Sat Binmas memberikan sosialisasi Training of Trainer (TOT) Program Paham AI sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan pemahaman pelajar terhadap perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Materi yang diberikan tidak hanya mengenalkan manfaat AI, tetapi juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi tersebut secara bijak, aman, etis dan bertanggung jawab. Para siswa didorong untuk memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran, meningkatkan kreativitas, memperluas pengetahuan serta mengembangkan keterampilan.

Kapolres Brebes melalui Kasat Binmas AKP Rachmat Wibowo Budi Pratama, S.Tr.K., S.I.K. yang juga menjadi salah satu penanggung jawab sekaligus instruktur dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa perkembangan AI harus diimbangi dengan kemampuan dan etika dalam penggunaannya.

“Artificial Intelligence merupakan teknologi yang memiliki banyak manfaat, khususnya dalam mendukung proses belajar dan pengembangan kreativitas pelajar. Namun, teknologi ini harus digunakan secara bijak, aman dan bertanggung jawab. Jangan sampai AI justru dimanfaatkan untuk merugikan orang lain, melakukan penipuan, perundungan, menyebarkan informasi palsu maupun membuat konten negatif,” ujar AKP Rachmat.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak langsung mempercayai setiap informasi maupun hasil yang diperoleh dari teknologi AI.

“Kami mengajak para siswa untuk menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan kritis. Setiap informasi yang diperoleh melalui media digital maupun AI harus diverifikasi terlebih dahulu. Jangan menerima atau menyebarkan informasi secara mentah tanpa memastikan kebenarannya,” lanjutnya.

Menurutnya, literasi digital menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Kami berharap melalui Police Go To School dan Program Paham AI ini, para pelajar tidak hanya memahami aturan dan menjaga Kamtibmas, tetapi juga memiliki etika digital. Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya, berprestasi dan mengembangkan potensi diri, bukan untuk melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kegiatan juga diisi dengan dialog dan tanya jawab antara personel Polri, pihak sekolah dan para siswa. Interaksi tersebut menjadi sarana bagi pelajar untuk menyampaikan pertanyaan maupun persoalan yang mereka hadapi, baik terkait Kamtibmas maupun penggunaan teknologi AI.

Kasat Binmas menambahkan bahwa pembinaan terhadap pelajar perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergitas antara Polri, sekolah, guru dan orang tua.

“Pembinaan kepada pelajar tidak bisa dilakukan sekali saja. Diperlukan sinergitas dan komunikasi yang berkelanjutan antara Polri, sekolah, orang tua dan para siswa. Dengan kolaborasi tersebut, kita berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif sekaligus membentuk generasi muda yang cerdas, disiplin, berkarakter dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi,” pungkasnya.

Kegiatan Police Go To School dan Sosialisasi TOT Program Paham AI tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Brebes berharap kedekatan dan komunikasi antara Polri dengan kalangan pelajar semakin kuat, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum, pemahaman Kamtibmas dan literasi digital sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi di masa mendatang. Red

KOTA TEGAL, DN-II Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal meluncurkan alat rekam dan cetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di lingkungan SMA/SMK/MA se-Kota Tegal.

Kegiatan launching oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono berlangsung di Aula SMA Negeri 2 Kota Tegal, Selasa (1/9/2026) pagi.

Launching tersebut menjadi langkah inovatif Pemerintah Kota Tegal dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, khususnya para pelajar yang telah memenuhi syarat usia untuk memiliki KTP-el.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tegal, Yudi Arianto menyampaikan laporan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempercepat cakupan perekaman KTP-el bagi pelajar, khususnya calon pemilih pemula, sekaligus mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan langsung ke lingkungan sekolah.

Kepemilikan KTP-el merupakan hak sekaligus kewajiban administrasi kependudukan bagi setiap warga negara yang telah memenuhi syarat usia, yakni 17 tahun atau telah menikah. Karena itu, perekaman KTP-el bagi pelajar menjadi salah satu upaya penting untuk memastikan generasi muda Kota Tegal tertib administrasi kependudukan sejak dini.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Program perekaman dan pencetakan KTP-el ini dilaksanakan pada 10 sekolah di Kota Tegal, yang terdiri atas 6 SMA Negeri, 3 SMK Negeri, dan 1 Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan di masing-masing sekolah.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, alat rekam KTP-el dan printer menjadi inventaris Disdukcapil Kota Tegal yang ditempatkan di sekolah-sekolah sasaran.

Masing-masing sekolah juga ditempatkan dua orang operator untuk mendukung pelaksanaan pelayanan perekaman dan pencetakan KTP-el.

Plt. Kepala Disdukcapil Kota Tegal menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki beberapa tujuan utama, antara lain mempercepat dan mempermudah proses perekaman data kependudukan bagi siswa yang telah memenuhi syarat usia, meningkatkan cakupan kepemilikan KTP-el di Kota Tegal, khususnya bagi pemilih pemula, serta menanamkan kesadaran tertib administrasi kependudukan sejak dini kepada generasi muda.

Sementara itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan bahwa KTP-el bukan hanya identitas diri, tetapi juga menjadi dasar bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai pelayanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, perbankan hingga berbagai program bantuan pemerintah.

“Program ini merupakan bentuk inovasi pelayanan jemput bola dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tegal, agar anak-anak kita yang telah atau akan berusia 17 tahun dapat langsung melakukan perekaman data kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dukcapil,” ujar Dedy Yon.

Menurutnya, pelayanan perekaman KTP-el di sekolah sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Tegal untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan sejak dini. Program ini sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan.

Dalam arahannya, Wali Kota meminta Disdukcapil Kota Tegal agar pelaksanaan layanan perekaman KTP-el di sekolah dilakukan secara profesional dan ramah, dengan tetap memperhatikan akurasi serta keamanan data pribadi para pelajar. Kepala sekolah juga diminta mendukung dan memfasilitasi kelancaran pelaksanaan program di masing-masing satuan pendidikan.

Kepada para pelajar, Dedy Yon berpesan agar kepemilikan KTP-el dijadikan momentum untuk meningkatkan kesadaran sebagai warga negara yang baik dan tertib administrasi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia berharap inovasi pelayanan jemput bola ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan sehingga cakupan kepemilikan KTP-el bagi pemilih pemula di Kota Tegal semakin meningkat.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi kerja keras Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tegal beserta seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan launching ini. Semoga inovasi pelayanan jemput bola perekaman KTP elektronik di sekolah ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan,” ungkapnya.

Launching alat rekam dan cetak KTP-el di SMAN, SMKN, dan MAN se-Kota Tegal Tahun 2026 tersebut kemudian secara resmi dinyatakan dimulai oleh Wali Kota Tegal.

Program ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan pelayanan publik Pemerintah Kota Tegal sekaligus membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya tertib administrasi kependudukan.

Peluncuran turut dihadiri Wakil Wali Kota Tegal, Kepala Cabang Dinas Wilayah XI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, Manager PT Telkomsel Kota Tegal, kepala sekolah, guru, serta para siswa.(* S. Bimantoro )

NTT, DN-II Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut hingga hari kedelapan belas, Selasa (1/9/2026).

TNI terus melaksanakan berbagai kegiatan penanganan untuk membantu masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.

Pada hari kedelapan belas, TNI mengirim 21,682 ton bantuan bagi masyarakat terdampak. Bantuan tersebut dikirim untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat selama proses penanganan bencana.

Secara keseluruhan, sebanyak 1.054,603 ton bantuan telah dikirim TNI dalam penanganan gempa NTT. Pengiriman bantuan dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi di masing-masing wilayah terdampak.

TNI bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan unsur terkait terus berkoordinasi dalam mendukung penanganan bencana serta pemulihan masyarakat di wilayah terdampak. Red

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

#tniprima #tnirakyat #indonesiaemas2045

Tegal, DN-II Polsek Warureja bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Tegal dan tim medis Puskesmas Warureja mendatangi lokasi penemuan seorang laki-laki meninggal dunia dengan kondisi mengalami luka bakar di area petak sawah kas desa Blok 10, Desa Sidamulya, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Senin (31/8/2026).

Korban diketahui bernama Suwarno (66), warga Desa Sidamulya, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal. Korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB setelah pihak keluarga bersama pemerintah desa dan warga melakukan pencarian karena korban diketahui belum pulang sejak Minggu (30/8/2026).

Pencarian dilakukan setelah keluarga menemukan sepeda motor milik korban terparkir di sekitar area persawahan. Karena korban belum juga pulang hingga keesokan harinya, keluarga kemudian berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga untuk melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area petak tanaman tebu dengan luka bakar di sekujur tubuh.

Kapolsek Warureja AKP Bambang Marsudiyanto, S.H. mengatakan, petugas bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Tegal dan tim medis Puskesmas Warureja telah melakukan pemeriksaan terhadap korban di lokasi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Warureja dan pemeriksaan Unit Inafis Satreskrim Polres Tegal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar AKP Bambang Marsudiyanto.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Petugas juga menemukan bekas pembakaran lahan di sekitar lokasi serta 16 botol berisi air dalam berbagai ukuran yang berada di dalam karung dan tergantung pada sepeda motor korban. Jarak antara sepeda motor dengan lokasi korban ditemukan sekitar 100 meter.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui mengalami cedera pada kaki setelah menjalani operasi. Pihak keluarga juga menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi terhadap korban.

Dari hasil pemeriksaan awal dan temuan di lokasi, korban diduga sedang melakukan pembakaran lahan dan berupaya memadamkan api, namun tidak dapat menyelamatkan diri. Kepolisian tetap melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan rangkaian kejadian berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan di lapangan.

Polsek Warureja telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mencatat keterangan saksi, berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Tegal dan tim medis Puskesmas Warureja, serta mendokumentasikan dan melaporkan kejadian kepada pimpinan. ( S. Bimantoro )

You cannot copy content of this page