Tega, DN-II Personel Polres Tegal terus melaksanakan monirencana pengamanan, serta pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Minggu 22 Februari 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polri dalam menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di lokasi bencana. Selain melakukan pengamanan, personel juga melaksanakan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terkait perkembangan situasi terkini di wilayah terdampak.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 900 rumah warga terdampak bencana tanah bergerak dengan rincian 405 unit rusak berat, 190 unit rusak sedang, 96 unit rusak ringan, 164 unit kategori masih baik, serta tambahan pendataan dari pemerintah desa sebanyak 45 unit. Selain itu, sejumlah fasilitas sosial, peribadatan, pendidikan, pemerintahan, dan infrastruktur jalan serta irigasi juga mengalami kerusakan.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Intelkam AKP Surahno, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama TNI, BPBD, PMI, dan pemerintah daerah terus melakukan evakuasi warga secara bertahap sesuai kondisi tanah yang masih aktif bergerak akibat curah hujan tinggi. Saat ini total pengungsi tercatat sebanyak 760 kepala keluarga atau 2.325 jiwa yang tersebar di sejumlah titik pengungsian.
Untuk menjaga keamanan, Pleton Siaga Bencana Bhayangkara Polres Tegal melaksanakan patroli malam dan pengamanan di rumah warga yang ditinggalkan pengungsi guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas. Selain itu, distribusi logistik dilakukan secara terpusat melalui posko induk guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selain pengamanan, layanan kesehatan terpadu juga terus berjalan di beberapa posko dengan jumlah kunjungan mencapai 1.261 kasus. Petugas kesehatan memberikan pelayanan medis, pemeriksaan rutin, serta rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan.
Dalam upaya pemulihan, pemerintah daerah bersama stakeholder terkait tengah menyiapkan pembangunan hunian sementara di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, sebagai solusi relokasi warga terdampak. Proses pembangunan direncanakan berlangsung hingga pertengahan Maret 2026.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir membantu masyarakat.
“Kami memastikan seluruh personel terus siaga di lokasi bencana untuk memberikan rasa aman, membantu proses evakuasi, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Polri akan selalu hadir bersama masyarakat dalam setiap situasi, terutama saat masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pergerakan tanah susulan serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Melalui kegiatan ini, Polri menunjukkan komitmen hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus memastikan keamanan, keselamatan, dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak bencana. ( Bim )
TEGAL, DN-II Suasana khidmat menyelimuti pengajian rutin yang digelar di kawasan Mejasem , Kramat, Kabupaten Tegal. Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Lukman Hakim menyampaikan pesan-pesan mendalam mengenai persiapan batin dan amaliah utama menyambut bulan suci Ramadan. (22/2/2026).
Mengusung tema “Bersama Ilmu Agama, Benteng Generasi Muda dan Meniti Masa Depan”, ceramah ini menekankan pentingnya membekali diri dengan ilmu sebagai fondasi kehidupan, terutama bagi generasi penerus.
Keutamaan Sedekah Buka Puasa: Investasi Pahala Melimpah
Fokus utama dalam tausiyah Ustaz Lukman Hakim kali ini adalah mengenai “Fadhilah Memberi Makan Orang yang Berbuka Puasa”. Beliau memaparkan beberapa poin penting yang menjadi motivasi bagi para jamaah:
Pahala Tanpa Potongan: Beliau mengingatkan janji Rasulullah SAW bahwa siapa pun yang memberi makan orang berbuka, ia akan mendapatkan pahala sebesar pahala orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala sang penerima sedikit pun.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kemudahan Beramal: Ustaz Lukman menegaskan bahwa sedekah tidak harus mewah. “Jika tidak mampu dengan hidangan lengkap, cukup dengan Nukani Thoyyibah (makanan/minuman yang baik) seperti seteguk air atau sebutir kurma,” tuturnya.
Sistem ‘Kelipatan’ Pahala: Beliau memberikan ilustrasi sederhana namun menggugah:
Memberi buka untuk 1 orang = Pahala 1 orang puasa.
Memberi buka untuk 10-20 orang = Pahala akan berlipat ganda sesuai jumlahnya.
“Ini adalah karunia istimewa bagi umat Nabi Muhammad SAW. Kita bisa memanen pahala puasa yang berlimpah hanya melalui sedekah makanan berbuka,” jelas Ustaz Lukman.
Harapan dan Doa Menuju Bulan Suci
Menjelang akhir pengajian, suasana menjadi semakin haru saat Ustaz mengajak seluruh jamaah untuk memanjatkan doa bersama. Ada tiga permohonan utama yang dipanjatkan:
Kesehatan lahir dan batin agar tetap istikamah dalam ibadah.
Keberkahan umur agar Allah SWT mempertemukan kita kembali dengan bulan suci Ramadan.
Keselamatan akhirat, yakni agar di akhir Ramadan nanti, nama kita tercatat sebagai hamba yang dibebaskan dari api neraka (’itqun minan-nar).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Acara pengajian ini kemudian ditutup dengan pembacaan surat Al-Fatihah secara berjamaah, sebagai simbol permohonan perlindungan dan pembuka pintu-pintu kebaikan bagi warga Wijaya Barat dan sekitarnya.
Reporter Teguh
KOTA TEGAL, DN-II Menjelang bulan suci Ramadhan, keresahan menyelimuti masyarakat Kota Tegal terkait masih maraknya praktik perjudian jenis Toto Gelap (Togel) dan aktivitas hiburan malam. Kondisi ini memicu desakan kuat dari para aktivis agar Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mengambil langkah konkret demi menjaga kesucian bulan puasa.
Aspirasi Masyarakat dan Potensi Konflik Sosial
Dua tokoh aktivis, Fauzan Jamal dan Catur Kadaryo (Ketua LSM Cakra), secara vokal menyuarakan kegelisahan warga. Menurut mereka, keberadaan judi togel dan operasional karaoke bukan sekadar masalah sosial, melainkan gangguan nyata terhadap kekhusyukan ibadah.
“Langkah tegas diperlukan untuk mencegah potensi gesekan sosial. Jangan sampai masyarakat melakukan aksi massa sendiri karena merasa ibadahnya terganggu oleh praktik maksiat di lingkungan sekitar,” ujar Catur Kadaryo.
Landasan Hukum dan Desakan Aturan Tertulis
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Para aktivis mendesak Pemkot Tegal tidak hanya mengandalkan himbauan lisan, tetapi menerbitkan aturan resmi atau Surat Edaran (SE) yang mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Secara hukum, praktik ini dapat dijerat dengan beberapa aturan kuat:
Tindak Pidana Perjudian: Segala bentuk Togel melanggar Pasal 303 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) serta UU No. 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian, yang mengancam pelaku dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun.
Ketertiban Umum: Berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pemda memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat melalui Satpol PP.
Peraturan Daerah (Perda): Merujuk pada Perda Kota Tegal No. 9 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, pemerintah memiliki wewenang untuk mengatur jam operasional atau menutup sementara usaha hiburan pada hari-hari besar keagamaan.
Poin Utama Desakan Aktivis:
Gangguan Ibadah: Keberadaan judi togel dinilai sangat mencederai semangat spiritualitas umat Islam.
Surat Edaran Resmi: Pemkot Tegal didesak segera menerbitkan aturan tertulis mengenai larangan total judi togel dan penutupan tempat hiburan malam selama Ramadhan.
Esensi Puasa: Menciptakan suasana yang kondusif agar masyarakat dapat menjalankan kewajiban menahan hawa nafsu tanpa godaan kemaksiatan di ruang publik.
Langkah Antisipasi Aparat
Menanggapi situasi ini, Pemkot Tegal biasanya menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berkolaborasi dengan Polres Tegal Kota untuk mengintensifkan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Operasi ini menyasar miras, perjudian, dan asusila guna memastikan Kota Tegal tetap dalam kondisi kondusif selama bulan suci.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Masyarakat kini menunggu keberanian Pemkot Tegal untuk memberikan payung hukum yang tegas, agar Ramadhan tahun ini benar-benar menjadi momentum pembersihan diri, baik secara individu maupun lingkungan kota.
Reporter: Teguh
Kabupaten Tegal, DN-II Sebuah fenomena menarik muncul di kawasan Pala 24. Lahan persawahan yang semula tergenang akibat curah hujan tinggi, kini disulap menjadi lokasi pemancingan dadakan yang ramai dikunjungi warga. Fenomena ini pun membawa berkah tersendiri bagi warga sekitar, salah satunya bagi Septi (31).
Sudah dua tahun Septi berjualan di area tersebut. Awalnya ia hanya menjajakan kopi, namun sejak kawasan tersebut berubah menjadi spot mancing, Septi jeli melihat peluang dengan menambah stok dagangannya. (22/2/2026).
Sejak bulan Desember lalu, Septi mulai menyediakan alat pancing hingga umpan berupa cacing tanah. Keputusan ini diambil setelah melihat antusiasme warga yang datang untuk memancing.
“Awalnya jualan kopi saja, tapi sejak Desember mulai ada alat pancing. Cacing juga saya jual Rp5.000 per bungkus karena banyak yang tanya,” ujar Septi saat ditemui di lapaknya.
Ramainya pengunjung ini tak lepas dari inisiatif pihak kelurahan setempat yang melakukan penebaran benih ikan. Tak tanggung-tanggung, ikan jenis lele dan nila ditebar langsung di area genangan tersebut untuk dinikmati masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ramai Sejak Pagi hingga Malam
Menurut penuturan Septi, puncak keramaian biasanya terjadi sejak pagi hari. Namun, karena adanya aktivitas penebaran ikan yang dilakukan baru-baru ini, antusiasme warga melonjak hingga malam hari.
“Kemarin malam ramai sekali setelah ikan ditebar. Harapannya ya semoga ramai terus, mumpung airnya masih tinggi. Kalau nanti airnya surut, mungkin pemancingnya juga berkurang karena ini kan dasarnya lahan sawah,” tambahnya.
Catatan Keamanan dan Penerangan
Meski membawa dampak positif secara ekonomi, lokasi ini masih menyisakan kekhawatiran terkait keamanan. Septi mengungkapkan bahwa kawasan sekitar, terutama ke arah gereja, dikenal cukup rawan di waktu malam.
Beberapa poin yang menjadi perhatian warga antara lain:
Penerangan Jalan: Minimnya lampu penerangan membuat lokasi terasa mencekam saat malam hari.
Kewaspadaan: Warga tetap diimbau waspada terhadap potensi tindak kriminal seperti pencopetan atau pembegalan yang dulu sempat marak di sekitar lokasi tersebut.
Dengan adanya aktivitas ekonomi baru ini, warga berharap pemerintah setempat tidak hanya memberikan bantuan berupa benih ikan, tetapi juga memperhatikan fasilitas penunjang seperti lampu jalan agar perputaran ekonomi warga di malam hari bisa berjalan lebih aman dan nyaman.
Reporter: Teguh
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
KOTA TEGAL, DN-II Memasuki awal Ramadan 2026, Polres Tegal Kota bersama Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) guna mengantisipasi peredaran petasan dan minuman keras oplosan, Jumat (20/2/2026), di Gedung Deviacita Polres Tegal Kota.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya, mengatakan rakor digelar sebagai langkah antisipasi agar situasi kamtibmas selama Ramadan tetap aman dan kondusif.
“Kami sengaja melaksanakan rakor di awal Ramadan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Belajar dari sejumlah kejadian di Jawa Tengah, kasus petasan dan miras oplosan telah menimbulkan korban,” ujarnya.
Ia menjelaskan, modus peredaran miras oplosan dan petasan kini memanfaatkan media sosial dan transaksi Cash on Delivery (COD).
Untuk itu, Polres Tegal Kota mengintensifkan upaya represif dan preventif melalui imbauan kamtibmas, patroli di jam rawan, serta Operasi Pekat dengan sasaran miras, petasan, premanisme, dan vandalisme.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga Kota Tegal tetap kondusif,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menekankan pentingnya menjaga kekhusyukan Ramadan dari potensi gangguan keamanan.
“Peredaran petasan dan miras oplosan adalah persoalan serius yang harus kita tangani bersama secara tegas dan terukur agar Ramadan dan Idul Fitri berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan,” pungkasnya.(* Bim )
Tegal, DN-II Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H. menghadiri kegiatan istighosah dan doa bersama yang digelar di Gedung Lasnur Tegal pada Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PCNU Kabupaten Tegal bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tegal ini bertujuan mendoakan masyarakat Desa Padasari yang tengah menghadapi musibah bencana, sekaligus mempererat kebersamaan antara aparat, ulama, dan masyarakat.
Dalam suasana penuh kekhusyukan, ratusan jamaah dari berbagai kalangan hadir untuk memanjatkan doa, memohon keselamatan, kekuatan, dan kemudahan bagi warga terdampak. Kapolres Tegal bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum tampak menyatu dalam lantunan doa, mencerminkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
AKBP Bayu Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polri, khususnya Polres Tegal, akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan dukungan moral maupun kemanusiaan. 
“Kami turut merasakan duka yang dialami warga Desa Padasari. Semoga melalui doa bersama ini, masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan, kekuatan, serta kemudahan dalam proses pemulihan. Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk membantu warga,” ujar Kapolres.
Selain doa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada warga Desa Padasari. Bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak, sekaligus menjadi motivasi agar tetap semangat dalam menghadapi situasi sulit.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Melalui momentum ini, Kapolres Tegal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat rasa persaudaraan, gotong royong, serta kepedulian sosial. Ia menegaskan bahwa sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memberikan energi positif serta harapan baru bagi masyarakat Desa Padasari agar segera bangkit dan pulih dari musibah yang terjadi. ( Bim )
TEGAL, DN-II Sebagai bentuk perhatian terhadap persoalan sampah yang semakin kompleks, Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus berperan aktif mendukung upaya penanggulangan dan pengelolaan sampah secara terpadu. Melalui berbagai program dan kolaborasi lintas sektor, TNI mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah yang digelar oleh Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) secara daring, Rabu (16/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Tegal dari Makodim 0712/Tegal.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran bersama terkait pengelolaan sampah melalui integrasi konsep zero waste. 
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, Kasdim 0712 Mayor CPM Abdul Khamim, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo, serta perwakilan Forkopimda Kota dan Kabupaten Tegal.
Dalam sosialisasi disampaikan materi mengenai integrasi zero waste serta penanganan sampah berkelanjutan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung pembangunan yang ramah lingkungan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal, Yuli Prasetiya, sesaat setelah mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik langkah TNI yang telah memelopori gerakan zero waste, terutama di lingkungan kerja TNI.
“Harapannya, gerakan ini bisa direplikasi di semua instansi, baik kantor maupun sekolah, sehingga tidak hanya dari sisi pengolahan sampah, tetapi juga kesadaran masyarakat akan semakin terbangun,” ujar Kepala DLH Kota Tegal.(* Bim )
MUARA KUANG, WWW.DETIK-NASIONAL.COM // Cabang kios Pupuk Bersubsidi 3 Saudara menggelar pertemuan strategis guna mensosialisasikan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan prosedur penebusan pupuk bersubsidi pada Senin (16/02/2026). Acara ini di hadiri jajaran PPL yang mewakili korlu yang tak bisa hadir di karenakan sakit,serta hadir seluruh Ketua Kelompok Tani di wilayah Kecamatan Muara Kuang. Turut hadir pula perwakilan dari Kecamatan Lubuk Keliat yang diwakili oleh Koordinator Kecamatan Tani Merdeka Indonesia (TMI).
Dalam arahannya, Hasan selaku perwakilan dari pihak penyalur menekankan bahwa pendistribusian pupuk subsidi tahun ini harus dilakukan dengan tertib administrasi. Ia menegaskan bahwa setiap pengambilan pupuk wajib didasari oleh syarat tertentu, yakni adanya surat pernyataan dan surat kuasa dari masing-masing anggota kelompok tani. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pupuk benar-benar sampai ke tangan petani yang berhak dan terdaftar secara resmi.
Hasan menjelaskan lebih lanjut bahwa validitas data pada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) menjadi kunci utama dalam proses penebusan. Petani yang ingin mengambil jatah pupuk secara mandiri diwajibkan membawa KTP asli sebagai bukti identitas. Prosedur ini diberlakukan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan wewenang atau pendistribusian yang tidak tepat sasaran di tingkat lapangan.

Pihak distributor juga sangat menyarankan agar para petani yang telah terdaftar di RDKK dapat melakukan penebusan secara langsung ke Kios Pupuk 3 Saudara. Selain meminimalisir kesalahan administrasi, pengambilan langsung juga menjamin transparansi harga. Adapun harga yang ditetapkan sesuai ketentuan pemerintah adalah Rp90.000 untuk pupuk jenis Urea dan Rp92.000 untuk pupuk Phonska per karungnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selain fokus pada ketersediaan pupuk, pertemuan tersebut juga menjadi ajang koordinasi mengenai aspek teknis pertanian. Yudi Dwinata, selaku Ketua Korcam Tani Merdeka Indonesia (TMI) Lubuk Keliat, secara resmi membuka sesi pembahasan mengenai masa tanam pertama reguler. Koordinasi ini dinilai krusial agar jadwal pemupukan dapat selaras dengan siklus tanam yang akan segera dimulai oleh para petani di wilayah tersebut.
Pertemuan ini diharapkan dapat membangun sinergi yang kuat antara distributor, penyuluh, dan kelompok tani. Dengan pemahaman yang jelas mengenai HET dan syarat administrasi, diharapkan tidak ada kendala berarti bagi petani dalam mendapatkan asupan nutrisi tanaman. Fokus utama dari sosialisasi ini adalah memastikan musim tanam reguler tahun 2026 dapat berjalan sukses demi tercapainya target ketahanan pangan daerah.
REPORT : JULIYAN
KOTA TEGAL, DN-II Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Provinsi Jawa Tengah 2026 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kompleks Balai Kota Tegal, Sabtu (14/2/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Bupati Pemalang Anom Widyantoro, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Digital (Kadiskomdigi) Provinsi Jawa Tengah Agung Hariyadi yang mewakili Gubernur Jawa Tengah, unsur Forkopimda Kota Tegal, Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono, Ketua TP PKK Kota Tegal Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana, Ketua PWI Kota Tegal Meiwan Dani A, Kepala OPD terkait, serta Perwakilan Pengurus PWi Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kota Tegal sebagai tuan rumah puncak HPN tingkat provinsi. Ia berharap momentum ini semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan insan pers dalam mendorong pembangunan serta promosi potensi daerah, termasuk sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan UMKM.
HPN tahun ini mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” Tema tersebut menegaskan pentingnya pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi bangsa.
Gubernur Jawa Tengah dalam sambutannya yang dibacakan Kadiskomdigi Agung Hariyadi menekankan bahwa pers yang sehat adalah pers yang merdeka namun tetap
menjunjung etika dan tanggung jawab. Di tengah arus disinformasi dan perkembangan teknologi digital, pers diharapkan mampu menjadi penjernih informasi, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berimbang.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengajak insan pers untuk turut mengawal program pembangunan, mulai dari percepatan infrastruktur, pengentasan kemiskinan ekstrem, hingga digitalisasi birokrasi, melalui pemberitaan yang akurat dan konstruktif.
Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Tegal dan PWI Kota Tegal atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengingatkan bahwa di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan kecerdasan buatan (AI), insan pers harus tetap menjaga profesionalisme dan integritas.
Menurutnya, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi, hiburan, serta kontrol sosial yang berperan dalam menjaga keberlangsungan demokrasi dan ekonomi bangsa.
Peringatan HPN 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen insan pers Jawa Tengah untuk terus profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.(* Bim )
TEGAL, DN-II Menjaga konsistensi selama lebih dari 36 tahun di industri travel umroh dan haji bukanlah perkara mudah. Sejak berdiri pada 9 Februari 1990, PT Arminareka Perdana telah mengukuhkan posisinya sebagai pelopor yang tidak hanya mengutamakan kuantitas, tetapi juga kematangan spiritual dan kenyamanan jamaah.
Bekali Mental Jamaah Lewat “The Miracle of Baitullah”
Menjelang keberangkatan besar pada 28 Maret 2026 mendatang, Arminareka Perdana menggelar Manasik Umroh eksklusif bertajuk “The Miracle of Baitullah”. Bertempat di Gedung Adhiyasta Grand Dian Hotel, Kabupaten Tegal, puluhan jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian pembekalan.
Berbeda dengan manasik konvensional, acara ini menghadirkan Master NLP (Neuro-Linguistic Programming) terkemuka, DR. Subhan Djubaedi Asyirbonie, M.M., PD., MP. Pendekatan NLP digunakan untuk membedah hambatan mental dan memperkuat keyakinan spiritual jamaah.
“Kami ingin jamaah tidak hanya siap secara fisik dan tata cara ibadah (teknis), tetapi juga memiliki ketangguhan mental untuk meraih kekhusyukan total selama di Tanah Suci,” ujar salah satu tim leader di sela acara.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Fasilitas Eksekutif: Standar Bintang Lima
Arminareka memahami bahwa kenyamanan fisik adalah penunjang utama ibadah. Oleh karena itu, biro ini secara konsisten menghadirkan fasilitas kelas atas bagi para tamunya:
Transportasi Udara: Menggunakan maskapai flag carrier Garuda Indonesia untuk menjamin kenyamanan selama perjalanan lintas benua.
Akomodasi: Penempatan jamaah di hotel-hotel bintang lima yang berlokasi strategis di Makkah dan Madinah, memastikan akses cepat menuju Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Pendampingan Profesional: Setiap rombongan dikawal oleh Tour Leader berpengalaman yang bertindak sebagai pemandu teknis sekaligus mentor spiritual.
Integritas dan Pengakuan Nasional
Reputasi Arminareka juga diperkuat dengan kepatuhan administrasi dan kepedulian sosial yang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan berbagai penghargaan prestisius, di antaranya:
Penghargaan Direktorat Jenderal Pajak: Sebagai bentuk apresiasi atas ketertiban dan transparansi perusahaan.
Penghargaan BAZNAS: Atas kontribusi aktif dalam penyaluran zakat dan kegiatan sosial keagamaan di Indonesia.
Adaptasi Digital di Era Baru
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Menghadapi dinamika global, Arminareka terus bertransformasi dengan mengadopsi teknologi informasi. Mulai dari sistem pendaftaran online hingga platform pembelajaran digital untuk manasik mandiri, memastikan calon jamaah tetap mendapatkan informasi real-time dan edukasi berkualitas tanpa sekat jarak.
Dengan rekam jejak panjang sejak 1990, Arminareka Perdana membuktikan bahwa sinergi antara fasilitas premium, bimbingan spiritual yang mendalam, dan integritas perusahaan adalah kunci dalam mengantarkan umat menuju ibadah umroh yang mabrur dan berkesan.
Red
