TEGAL, DN-II Lesunya daya beli masyarakat bukan sekadar angka statistik, melainkan kenyataan pahit yang kini mencekik para pedagang kecil. Roni, seorang pedagang serbet keliling asal Desa Acangan, Kuningan, Jawa Barat, menjadi salah satu saksi bisu betapa sulitnya memutar roda ekonomi di penghujung tahun 2025.
Pria yang kini mengontrak sementara di Sumurpanggang, Kota Tegal ini, mencurahkan keluh kesahnya pada Minggu (21/12/2025). Menurutnya, kondisi pasar saat ini sangat memprihatinkan dan jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Keuntungan yang Terpangkas Drastis
Roni mengenang masa-masa di mana ia bisa bernapas lega setelah seharian berkeliling. Namun kini, senyum itu perlahan memudar seiring menurunnya omzet penjualan secara drastis.
“Dulu, cari uang bersih Rp100 ribu itu lumayan mudah. Sekarang? Mau menyentuh angka itu saja rasanya berat sekali,” ungkap Roni dengan nada lirih di sela-sela aktivitas dagangnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kini, realita yang dihadapi Roni jauh dari kata ideal. Pendapatan bersih harian yang ia bawa pulang seringkali hanya berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu. Jumlah yang sangat mepet untuk bertahan hidup di perantauan. Demi menyambung hidup dan memastikan dapur tetap mengebul, Roni bahkan harus memangkas pengeluaran pribadinya.
“Buat makan saja pas-pasan. Sekarang saya sudah berhenti merokok, uangnya dialihkan untuk kebutuhan yang lebih penting,” tambahnya.
Pulang Kampung dengan Sisa Stok
Lesunya ekonomi tidak hanya dirasakan di Tegal. Roni yang juga menjajakan dagangannya hingga ke Brebes dan Pemalang merasakan dinginnya minat pembeli di mana-mana. Hal ini berdampak langsung pada target penjualannya.
Biasanya, Roni menetapkan target menjual 100 lusin serbet sebelum memutuskan pulang ke kampung halaman di Kuningan. Namun kali ini, ia terpaksa menyerah pada keadaan. Dengan hanya 50 lusin yang terjual, ia memilih pulang lebih awal karena perputaran uang yang kian melambat.
Kisah Roni adalah potret nyata kondisi ekonomi di tingkat akar rumput. Di tengah gedung-gedung tinggi dan hiruk-pikuk kota, ada napas yang terengah-engah hanya untuk sekadar mencari sesuap nasi.
Reporter: Teguh
TEGAL, DN-II Kawasan wisata andalan Kabupaten Tegal, Pemandian Air Panas Pancuran 13 Guci, luluh lantak diterjang banjir bandang pada Sabtu (20/12/2025) siang. Luapan Sungai Gung yang membawa material vulkanik dilaporkan menghancurkan sejumlah infrastruktur vital di lokasi tersebut.
Kronologi Kejadian: Air Datang Tiba-Tiba
Hujan deras dengan intensitas ekstrem mengguyur lereng Gunung Slamet sejak pukul 12.00 WIB. Kondisi ini memicu kenaikan debit air Sungai Gung secara drastis. Puncaknya, pada pukul 14.30 WIB, arus besar berwarna cokelat pekat membawa material batu dan pasir langsung menghantam area pemandian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kesigapan petugas di lapangan dan kesadaran pengunjung untuk segera menjauh dari bantaran sungai saat tanda-tanda alam muncul menjadi faktor kunci keselamatan. 
Kerusakan Infrastruktur: Kolam Ikonik Hilang
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dahsyatnya terjangan air menyisakan kerusakan parah pada beberapa titik krusial di Pancuran 13:
Kolam Pemandian Lenyap: Area kolam air panas yang menjadi ikon Guci dilaporkan hilang tertimbun material lumpur dan sebagian besar dinding kolam jebol tergerus arus.
Jaringan Pipa Hancur: Pipa distribusi air panas mengalami kerusakan berat, memutus aliran air ke titik-titik pemandian.
Akses Tertutup: Material sisa banjir berupa batu besar dan lumpur tebal menutup akses jalan menuju area pancuran, sehingga tidak bisa dilalui.
Penutupan Sementara dan Imbauan Keamanan
Menanggapi bencana ini, pihak pengelola langsung mengambil tindakan tegas dengan menutup total kawasan wisata Pancuran 13 untuk waktu yang belum ditentukan.
“Banjir bandang di kawasan Guci memang kerap terjadi saat puncak musim hujan, namun kali ini dampaknya cukup masif bagi fasilitas Pancuran 13. Fokus kami saat ini adalah sterilisasi area dan pembersihan material,” ujar perwakilan pengelola kawasan wisata.
Kondisi Terkini
Hingga Sabtu malam, potongan video amatir yang merekam detik-detik mencekam saat air meluap viral di media sosial. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan di wilayah pegunungan.
Reporter: Teguh
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kota Tegal, DN-II Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Tegal Kota mengintensifkan penertiban pelanggaran lalu lintas, khususnya penggunaan knalpot tidak standar dan aksi balap liar.
Dari hasil patroli dan penindakan di sejumlah ruas jalan utama, petugas mengamankan 50 sepeda motor yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif yang dilakukan secara humanis, disertai sosialisasi dan peringatan kepada para pengguna jalan.
Hal ini sampaikan Walikota usai apel gelar pasukan Ops Lilin Candi 2025. Menurutnya, penindakan dilakukan karena masih ditemukan puluhan kendaraan yang tidak dilengkapi sesuai ketentuan.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengendara dan komunitas motor, untuk melengkapi surat-surat kendaraan dan menggunakan perlengkapan sesuai peruntukannya,” ujar Wali Kota, Jumat (19/12/2025)
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia menambahkan, kendaraan yang ditindak tetap dapat diambil kembali setelah pemilik melengkapi persyaratan dan mengganti komponen yang tidak sesuai, seperti knalpot bising.
Wali Kota Tegal juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban saat malam Tahun Baru. Ia meminta warga untuk tertib berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, menghindari euforia berlebihan,
Sementara itu, Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Krisna Purnama menegaskan bahwa penindakan dilakukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Kami ingin memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Tegal berlangsung aman dan nyaman,”
Kapolres menjelaskan, penertiban difokuskan pada penggunaan knalpot tidak standar dan antisipasi balap liar melalui sistem hunting, terutama pada akhir pekan yang dinilai rawan pelanggaran.
“Knalpot tidak standar dan balap liar bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.
Meski demikian, Polres Tegal Kota tidak hanya mengedepankan penindakan. Pihak kepolisian juga menggandeng komunitas otomotif melalui program Ngopi Bareng sebagai wadah dialog dan edukasi tentang tertib berlalu lintas.
“Melalui Ngopi Bareng, kami membuka ruang komunikasi agar kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh dari komunitas itu sendiri,” pungkas Kapolres. ( S. Bimantoro )
Kota Tegal, DN-II Kapolres Tegal Kota, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, memimpin apel gelar pasukan menjelang Operasi Lilin Candi 2025 di halaman Mapolres Tegal Kota, Jumat (19/12/2025) sore.
Apel tersebut dihadiri Wali Kota Tegal dan Danlanal Tegal, serta diawali dengan doa bersama untuk korban bencana alam di Sumatra dan Aceh, sekaligus memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda rutin yang mendorong peningkatan aktivitas masyarakat, mulai dari ibadah hingga liburan.
“Puncak aktivitas ini bertepatan dengan cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, sehingga pengamanan harus dilakukan secara ekstra,” ujarnya.
Kapolres menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pelayanan serta respons cepat terhadap setiap laporan dan informasi dari masyarakat. “Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat merayakan liburan dengan aman dan nyaman,” katanya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Menurut Kapolres, pengamanan akan dipusatkan di sejumlah titik vital, seperti gereja, pusat perbelanjaan, terminal, dan lokasi wisata.
“Polri bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Binamarga untuk mengoptimalkan pengaturan lalu lintas, disertai peningkatan deteksi dini terhadap potensi teror,” jelasnya.
Selain itu, pam swakarsa juga dilibatkan untuk mendukung pengamanan pada jam-jam rawan dan mempercepat pelayanan. Seluruh informasi kepada masyarakat, mulai dari pesan keamanan, kondisi cuaca, hingga rekayasa lalu lintas, akan disampaikan secara terbuka.
Sementara itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menekankan bahwa Kota Tegal memiliki posisi strategis sebagai kota Central sekaligus penyangga dan transit bagi daerah sekitarnya.
“Kami berharap Kota Tegal tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat maupun para pendatang,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan arus kunjungan diperkirakan terjadi mulai 25 Desember hingga 5 Januari. 
Oleh karena itu, lanjutnya Pemerintah Kota Tegal bersama aparat keamanan menyiapkan pengamanan maksimal dengan melibatkan seluruh unsur dan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
“Keamanan ruang publik harus dipastikan tetap terjaga, termasuk di pusat perbelanjaan dan objek wisata yang menjadi tujuan utama masyarakat,” tutupnya.
Ia berharap perayaan Natal dapat berlangsung dengan penuh kebersamaan, sehingga Kota Tegal tetap menjadi kota yang toleran, ramah, nyaman, serta saling menghormati antarumat beragama.
“Termasuk saat malam Tahun Baru, kami mengimbau masyarakat agar tetap tertib, mematuhi aturan lalu lintas, menghindari euforia berlebihan, serta meningkatkan kewaspadaan demi menjaga keamanan bersama dan mencegah tindak kejahatan,” ujar Wali Kota. ( S. Bimantoro ,)
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
BREBES, DN-II Di tengah dinamika ekonomi yang fluktuatif, PT Pegadaian Cabang Brebes terus memperkokoh posisinya sebagai mitra strategis ketahanan finansial masyarakat. Dalam wawancara eksklusif pada Kamis (19/06/2025), Pemimpin Cabang Pegadaian Brebes, Wahyudi, memaparkan visi besar perusahaan dalam menghadirkan layanan yang lebih transparan, aman, dan inovatif bagi warga Brebes.
Transparansi Digital: Menghapus Kekhawatiran Nasabah
Menjawab isu mengenai risiko lelang akibat kendala teknis pembayaran, Wahyudi menegaskan bahwa Pegadaian telah mengadopsi sistem Host-to-Host yang canggih.
“Sistem kami terintegrasi secara real-time dengan berbagai kanal pembayaran seperti Indomaret dan perbankan. Jika terjadi gangguan teknis, nasabah tidak perlu panik. Cukup tunjukkan bukti bayar, dan proses sinkronisasi akan diselesaikan dalam 1-2 hari kerja tanpa merugikan hak nasabah,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa prosedur lelang dilakukan secara manusiawi dan prosedural. Pegadaian proaktif mengirimkan notifikasi resmi melalui surat, WhatsApp, hingga SMS sebelum masa jatuh tempo berakhir, sehingga nasabah memiliki waktu yang cukup untuk melakukan perpanjangan atau pelunasan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Mengelola Volume Transaksi Rp1,2 Triliun
Sebagai salah satu cabang dengan perputaran dana terbesar mencapai Rp1,2 Triliun per tahun, Pegadaian Brebes menjadi episentrum ekonomi di wilayah tersebut. Wahyudi mengakui tingginya volume antrean merupakan cermin tingginya kepercayaan masyarakat.
“Volume transaksi kami sangat besar, melampaui beberapa wilayah tetangga. Namun, kami berkomitmen terus melakukan optimalisasi kapasitas layanan dan SDM agar setiap nasabah tetap mendapatkan pelayanan prima yang solutif,” tambah Wahyudi.
Emas: Instrumen Safe Haven di Masa Inflasi
Dengan harga emas murni (24 karat) yang kini berada di kisaran Rp2,2 juta per gram, Pegadaian mengedukasi masyarakat untuk melihat emas bukan sekadar perhiasan, melainkan penjaga nilai kekayaan (safe haven).
Pelindung Inflasi: Emas menjaga daya beli masyarakat dalam jangka panjang.
Likuiditas Tinggi: Aset yang paling mudah dicairkan menjadi tunai saat kebutuhan mendesak muncul.
Inovasi Produk 2024-2025: Dari Tabungan Hingga Deposito Emas
Pegadaian kini bertransformasi menjadi institusi investasi lengkap. Berikut adalah tiga program unggulan yang menjadi primadona:
Produk Keunggulan Utama
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Tabungan Emas Setoran tunai yang langsung dikonversi menjadi saldo gramasi emas sesuai harga pasar.
Cicil Emas Kepemilikan emas batangan dengan sistem angsuran tetap yang terjangkau dan aman.
Deposito Emas (Inovasi Terbaru) Nasabah dengan saldo minimal 5 gram dapat “mengunci” asetnya (3-12 bulan) dan mendapatkan imbal hasil (sewa modal) hingga 1% per tahun di luar kenaikan harga emas.
Perluasan Jangkauan Layanan di Wilayah Brebes
Untuk memudahkan akses masyarakat, Pegadaian Cabang Brebes diperkuat oleh jaringan unit layanan strategis yang tersebar di:
Wilayah Barat & Tengah: Bulakamba, Kaligangsa, Tanjung, dan Ketanggungan.
Wilayah Selatan: Sitanggal dan Banjarharjo.
Pusat Kota: Unit Sultan Agung.
Pesan Untuk Masyarakat: Rencanakan Masa Depan
Menutup sesi wawancara, Wahyudi mengajak warga Brebes untuk beralih dari pola pikir konsumtif ke pola pikir investasi. Pegadaian kini menyediakan solusi menyeluruh, mulai dari pembiayaan modal kerja, pembiayaan mikro, hingga pembiayaan kendaraan bermotor (Syariah).
“Kami ingin Pegadaian tidak hanya diingat saat butuh dana darurat, tetapi juga menjadi tempat utama bagi masyarakat untuk merencanakan masa depan yang mapan melalui investasi emas sejak dini,” pungkasnya.
Reporter: Teguh
Kota Tegal, DN-II Dua pimpinan organisasi wartawan yaitu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tegal, Meiwan dan Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Tegal, Hartadi Setiawan resmi masuk dalam struktur pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranasda) Kota Tegal masa bakti 2025-2030.
Keduanya bersama dengan pengurus lainnya resmi dikukuhkan oleh Ketua Dekranasda Kota Tegal masa bakti 2025-2030, Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, di Ruang Adipura, Komplek Balai Kota Tegal, pada Kamis 18 Desember 2025.
Pengukuhan tersebut didasarkan Keputusan Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Nomor 72/DEKRAN.JATENG/SK/XI/2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Pengurus Dekranasda Kota Tegal masa bakti 2025-2030 yang dihadiri langsung Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, Sekda Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, para Asisten, OPD, Camat, serta Lurah se-Kota Tegal.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mendorong para perajin lokal untuk terus naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas. Dedy Yon mengatakan Dekranasda memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam membina, mendampingi, dan mempromosikan perajin agar lebih berdaya saing. Menurutnya, produk kerajinan lokal Kota Tegal menyimpan potensi besar untuk berkembang hingga ke pasar regional maupun nasional. “Dekranasda harus hadir sebagai rumah besar bagi para perajin. Tidak hanya memfasilitasi produksi, tetapi juga membantu peningkatan kualitas, desain, kemasan, hingga pemasaran agar produk lokal mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tegas Dedy Yon.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, ia berharap Dekranasda Kota Tegal mampu menjalankan program-program inovatif dan berkelanjutan, sehingga kesejahteraan perajin meningkat sekaligus memperkuat identitas produk unggulan daerah,” harap Dedy Yon.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pengukuhan ini menjadi simbol awal penguatan ekosistem kerajinan di Kota Tegal. Dengan semangat kolaboratif dan kepengurusan yang solid, Dekranasda Kota Tegal optimis mampu membawa industri kreatif lokal semakin berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ditemui usai acara pengukuhan, Ketua IWO Kota Tegal, Hartadi Setiawan menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmen untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
“Saya akan bekerjasama secara solid, bersinergi, dan berkolaborasi demi kemajuan organisasi dan pencapaian tujuan bersama,” ujar Hartadi.
Ia menegaskan dengan masuknya perwakilan IWO didalam kepengurusan Dekranasda membuktikan kerja keras nyata IWO Kota Tegal selama ini diterima dengan baik.
“Ini bukanlah capaian, melainkan dorongan nyata agar IWO Kota Tegal lebih bekerja keras lagi dalam membangun sinergitas dan kemitraan dengan siapapun,” tegas Hartadi. (* S. Bimantoro )
KOTA TEGAL DN-II Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mendorong para perajin lokal untuk terus naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.
Hal itu disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tegal masa bakti 2025–2030, yang digelar di Ruang Adipura, Komplek Balai Kota Tegal, Kamis (18/12/2025).
Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, serta Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Dekranasda memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam membina, mendampingi, dan mempromosikan perajin agar lebih berdaya saing. Menurutnya, produk kerajinan lokal Kota Tegal menyimpan potensi besar untuk berkembang hingga ke pasar regional maupun nasional.
“Dekranasda harus hadir sebagai rumah besar bagi para perajin. Tidak hanya memfasilitasi produksi, tetapi juga membantu peningkatan kualitas, desain, kemasan, hingga pemasaran agar produk lokal mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tegas Dedy Yon.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, ia berharap Dekranasda Kota Tegal mampu menjalankan program-program inovatif dan berkelanjutan, sehingga kesejahteraan perajin meningkat sekaligus memperkuat identitas produk unggulan daerah.
Ketua Dekranasda Kota Tegal, Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait. Ia menekankan bahwa program kerja ke depan akan difokuskan pada penguatan kapasitas perajin dan pemanfaatan teknologi digital.
Pelantikan pengurus kali ini merupakan tindak lanjut setelah Ketua Dekranasda Kota Tegal resmi dilantik oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Tengah pada 2 Desember 2025. Dengan kepengurusan yang baru, diharapkan Dekranasda dapat segera bergerak menjalankan program-program yang berpihak pada pengembangan perajin lokal.
“Kami akan mendorong perajin untuk adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk melalui pelatihan, pendampingan, dan pemasaran digital. Dengan begitu, produk kerajinan Kota Tegal akan semakin dikenal luas,” ungkap Gadis Sephi.
Ia menambahkan, Dekranasda siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Tegal dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong kemajuan kerajinan daerah serta meningkatkan kesejahteraan para perajin.(* S. Bimantoro )
Kota Tegal, DN-II Dalam rangka memperkuat kolaborasi dan kemitraan, Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Tegal bersama Bank Jateng Cabang Koordinator Tegal menggelar audensi di RM. Dapoer Tempo Doeloe, Margadana, Kota Tegal, Selasa (16/12/2025) sore. Kegiatan yang berlangsung hangat penuh kekeluargaan dihadiri Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Tegal, Ratna Riyanti yang diwakili Pemimpin Bidang Pemasaran, Agoes Setyo Wachjono beserta tim, serta Ketua IWO Kota Tegal, Hartadi Setiawan beserta pengurus.
Dalam kesempatan itu, kedua belah pihak membahas potensi kerja sama dalam berbagai bidang, khususnya terkait publikasi, edukasi keuangan, serta dukungan Bank Jateng Cabang Koordinator Tegal terhadap kegiatan pers di Kota Tegal.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Tegal, Ratna Riyanti melalui Pemimpin Bidang Pemasaran, Agoes Setyo Wachjono menjelaskan bahwa sinergi antara Bank Jateng dan IWO Kota Tegal merupakan bagian dari komitmen Bank Jateng untuk terus hadir mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tegal. Ia menilai bahwa media memiliki peran vital dalam membangun kepercayaan publik serta memperluas informasi mengenai keberadaan dan layanan Bank Jateng. 
“Kami memandang peran media sangat penting sebagai partner strategis dalam memberikan informasi publik bahwa Bank Jateng ada dan berkomitmen untuk masyarakat,” ujar Agoes.
Ia menambahkan bahwa Bank Jateng siap memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan-kegiatan IWO Kota Tegal 2026. Menurutnya, kegiatan IWO Tegal menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia pers dan lembaga keuangan daerah,” kata Agoes.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua IWO Kota Tegal, Hartadi Setiawan menyambut positif inisiatif dari Bank Jateng. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut dalam berbagai program bersama, termasuk edukasi publik, literasi keuangan, serta kegiatan sosial di wilayah Kota Tegal.
Melalui kolaborasi ini, IWO Kota Tegal dan Bank Jateng ingin menunjukkan bahwa kemajuan daerah dapat dicapai dengan kerja sama antara Insan Pers, dunia Perbankan, dan Pemerintah Daerah.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. (* S. Bimantoro )
Kota Tegal, DN-II Luapan air laut dan tingginya curah hujan masih menjadi kekhawatiran warga pesisir Kota Tegal. Di kawasan Kajongan, Kelurahan Muarareja, genangan air kerap terjadi hingga menutup jalan dan masuk ke permukiman warga.
Sebagai langkah pencegahan, Polres Tegal Kota menanam ribuan bibit mangrove di kawasan tersebut, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama dengan melibatkan pihak kelurahan, relawan, dan pelajar.
Kapolres mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan inspirasi dan semangat kepedulian masyarakat, termasuk para pelajar, terhadap lingkungan pesisir.
Ia menjelaskan bahwa wilayah pesisir, khususnya di kawasan Tegal Barat, saat ini mulai mengalami kenaikan pasang laut yang berdampak pada pengikisan daratan akibat arus gelombang.
“Wilayah pesisir, terutama di Tegal Barat, sudah mulai mengalami kenaikan pasang yang mengakibatkan tergerusnya daratan oleh arus gelombang. Oleh karena itu, kami melakukan penanaman sebagai upaya antisipasi terhadap pengikisan dan kerusakan lingkungan tersebut,” ujar Kapolres.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kapolres menambahkan, mangrove dipilih karena paling sesuai dengan karakter wilayah pesisir. Selain menahan abrasi, tanaman ini diharapkan menjadi pelindung alami saat banjir rob dan luapan sungai terjadi.
“Penanaman mangrove ini bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah sekaligus upaya nyata mengantisipasi bencana hidrometeorologis. Pencegahan harus dimulai sejak dini, bukan menunggu bencana datang,” tegasnya
Ia menekankan kegiatan serupa akan terus dilakukan di titik-titik rawan banjir lain, agar manfaatnya dirasakan lebih luas.
Polres Tegal Kota berharap melalui sinergi Polri, pemerintah, dan masyarakat, kesadaran menjaga lingkungan semakin tumbuh dan wilayah pesisir menjadi lebih tangguh menghadapi bencana.
Dalam kesempatan ini, Kapolres juga berkesempatan mengecek dan memantau lingkungan bantaran sungai sambil meninjau kondisi perairan menggunakan perahu atau jukung. ( S. Bimantoro )
Malaysia, DN-II Ikatan Wartawan Online (IWO) memberikan penghargaan _Asian Inspired Leader_ kepada Tun Dr. Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Malaysia ke-4 dan ke-7 pada Senin, 15 Desember 2025 di Putrajaya, Malaysia.
Penghargaan dari IWO kepada Tun Dr. Mahathir Mohamad diserahkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) IWO Telly Nathalia di kantor tokoh berpengaruh Asia itu di Yayasan Kepemimpinan Perdana di Putrajaya.
“IWO memberikan sertifikat apresiasi ini kepada Tun dengan pertimbangan Tun adalah pemimpin Asia yang masih menjadi figur penting di usia yang telah 100 tahun dan masih terus menginsipirasi Asia dan dunia,” kata Sekjen IWO kepada Tun Mahathir saat menyerahkan sertifikat apresiasi IWO.
Pada pertemuan tersebut Tun Mahathir menyampaikan konsennya terhadap perdamaian dunia dan juga perubahan iklim yang sedang terjadi, termasuk di kawasan Asia Tenggara, di Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina.
Ia berharap perang dapat dicegah dan yang sedang berlangsung dapat segera berakhir serta berharap kerjasama multilateralisme.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Tokoh berusia 100 tahun ini juga berbagi tips umur panjang dengan tetap sehat fisik dan pikiran.
“Terima kasih untuk apresiasinya,” ujar Tun Dr. Mahathir merespon pemberian penghargaan sebagai _Asian Inspired Leader_ dari IWO yang tidak disangka-sangka.
Tun Dr. Mahathir Mohamad dua kali menjadi Perdana Menteri Malaysia, di periode pertama dari 1981 sampai 2003 sebagai PM ke-4 dan sebagai PM ke-7 pada 2018 sampai 2020. (*** S. Bimantoro )
