Beranda » Kesehatan » Halaman 8

Kesehatan

Jakarta, DN-II Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan kekuatan personel bersama unsur terkait untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Sebanyak 14.167 personel TNI tercatat terlibat dalam penanganan karhutla yang terjadi di berbagai Wilayah Indonesia, dengan dukungan berbagai sarana dan peralatan pemadaman. Jum’at (21/8/2026).

Penanganan karhutla dilaksanakan oleh satuan TNI di sejumlah wilayah yang terdampak, bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait lainnya, serta masyarakat.

Upaya yang dilakukan meliputi pemadaman, patroli, pemantauan, pencegahan, dan penanganan dampak karhutla sesuai dengan kondisi dan perkembangan situasi di masing-masing wilayah.

Di sisi lain, satuan TNI di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) juga berada dalam kesiapsiagaan pengamanan karhutla sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

Atasi Kebakaran Hutan, TNI Kerahkan 14.167 Personel ke Berbagai Wilayah

Kesiapsiagaan dilakukan melalui penyiapan personel dan materiil, pemantauan wilayah, patroli serta koordinasi dengan unsur terkait, sehingga kekuatan TNI dapat digerakkan secara cepat dan tepat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan karhutla.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

 

TNI bersama pemerintah daerah, Polri, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait lainnya, dan masyarakat terus bersinergi dalam upaya pemadaman, patroli, pencegahan serta penanganan dampak karhutla. Kesiapsiagaan personel dan materiil terus dipelihara agar dapat digerakkan secara cepat sesuai perkembangan situasi di lapangan, sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Red

#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045

​TERNATE, DN-II Pemerintah Pusat menargetkan pembukaan lahan cetak sawah seluas 10.000 hektare (Ha) di Provinsi Maluku Utara (Malut). Dari target tersebut, baru sekitar 1.900 Ha yang berhasil dipenuhi.

​Wakil Menteri Transmigrasi (Wamenrans) Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa peluang untuk memenuhi sisa target tersebut masih sangat terbuka lebar, terutama dengan mengoptimalkan lahan transmigrasi yang ada namun belum produktif.

​”Peluang cetak sawah baru masih sangat besar jika dapat memaksimalkan lahan-lahan transmigrasi yang sudah ada dan masih belum produktif,” ujar Viva Yoga saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) antara Kementerian Transmigrasi dan Pemprov Malut di Kota Ternate, Jumat (21/8/2026).

​Rakor strategis ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Malut Samsuddin Abdul Kadir, para kepala dinas ketenagakerjaan dan transmigrasi (dinaskertrans), serta para sekretaris daerah dari Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Halmahera Timur, dan Pulau Morotai.

​”Bila pemerintah daerah sepakat membuka lahan cetak sawah baru, selanjutnya akan kita koordinasikan dengan Kementerian Pertanian,” kata Viva Yoga.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Solusi Atasi Ketergantungan Pasokan Beras Luar Daerah

​Dalam rakor tersebut, jajaran Pemprov Malut dan kabupaten/kota menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi petani, mulai dari masalah irigasi, dampak limbah pertambangan, hingga ancaman banjir.

​Meskipun kawasan transmigrasi di Malut telah menghasilkan produksi beras, jumlahnya belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat lokal. Akibatnya, kebutuhan beras dan bahan pokok utama lainnya khususnya di Kota Ternate masih harus didatangkan dari provinsi lain.

​”Dari rakor inilah kita serap dan dengar apa saja keluhan dari kawasan transmigrasi di Malut,” ujar mantan anggota Komisi IV DPR RI dua periode tersebut.

​Lebih lanjut, Viva Yoga menjelaskan bahwa program cetak sawah baru di Malut tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas dan mendukung swasembada beras nasional, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

​Urgensi Cetak Sawah di Luar Jawa dan Dukungan Infrastruktur

​Pembukaan lahan sawah baru di luar Pulau Jawa dinilai sangat krusial di tengah laju alih fungsi lahan di Jawa yang mencapai 100.000 Ha setiap tahunnya akibat pembangunan perumahan, pabrik, jalan, dan fasilitas umum.

Kejar Target 10.000 Ha, Wamenrans Minta Pemda Malut Maksimalkan Lahan Transmigrasi Belum Produktif

​Kendati demikian, ia mengingatkan agar program cetak sawah wajib dibarengi dengan ketersediaan infrastruktur pendukung yang memadai, terutama sumber air, bendungan, dan jaringan irigasi.

​”Jangan sampai cetak sawah lalu tidak ada saluran irigasi dan bendungan. Jadi saat cetak sawah, juga akan dibangun saluran irigasi dan bendungan untuk menyediakan air,” tegasnya.

​Dalam mewujudkan hal ini, Kementrans berkomitmen untuk bersinergi lintas kementerian, di antaranya Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Kesehatan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Apresiasi Pemprov Malut

​Sementara itu, Sekda Pemprov Malut Samsuddin Abdul Kadir mengapresiasi kehadiran Wamenrans dalam rakor yang dinilai sangat efektif dan solutif bagi daerah.

​Ia mengungkapkan bahwa kehadiran program transmigrasi telah memberikan dampak positif yang besar bagi Malut, salah satunya kemampuan daerah untuk memproduksi beras secara mandiri serta menularkan keahlian bertani kepada masyarakat lokal.

​”Malut sangat bersyukur dengan adanya transmigrasi sebab dengan program itu provinsi ini bisa menghasilkan beras sendiri. Adanya transmigran yang bercocok padi di sawah, kebiasaan itu juga menular ke masyarakat lokal,” ungkap Samsuddin.

​Pemerintah Provinsi Maluku Utara, imbuhnya, berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan produksi beras guna mencukupi kebutuhan pangan lokal sekaligus berkontribusi nyata pada swasembada beras nasional. Red

Semarang, DN-II Bagi warga yang mengalami bencana, gempa mungkin telah berhenti. Namun rasa takut, cemas dan bayang-bayang kejadian masih bisa tertinggal.

Karena itu, bantuan kepada masyarakat terdampak bencana tidak selalu berbentuk logistik. Ada kalanya yang dibutuhkan adalah seseorang yang mau duduk bersama, mendengarkan cerita, dan membantu warga menemukan kembali rasa tenangnya.

Hal itulah yang dilakukan Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah selama dua hari di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Pada Rabu dan Kamis (19–20/8/2026), tim yang terdiri dari personel Psikolog Kepolisian dan Biro SDM Polda Jateng tersebut mendatangi sejumlah lokasi terdampak gempa di Kecamatan Komodo. Sedikitnya 243 warga mendapatkan pendampingan psikologis.

Hari pertama, Rabu (19/8), tim menyambangi warga di Desa Seraya Marannu, Kecamatan Komodo, tepatnya di Pulau Seraya Besar. Sebanyak 157 warga mengikuti kegiatan pendampingan yang dikemas secara interaktif dan humanis.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tidak ada suasana formal. Warga diajak berinteraksi, berbagi pengalaman, dan menyampaikan apa yang mereka rasakan setelah menghadapi gempa.

Keesokan harinya, Kamis (20/8), pendampingan dilanjutkan di dua titik, yakni Pos Bencana Rumah Bhabinkamtibmas Desa Golo Bilas dan Kampung Gorontalo, Desa Gorontalo. Sebanyak 10 warga mengikuti kegiatan di lokasi pertama dan 76 warga di lokasi kedua.

Pendampingan dilakukan dengan pendekatan sederhana namun bermakna. Tim membuka ruang komunikasi, mendengarkan cerita warga, memberikan dukungan emosional, serta mengenalkan teknik relaksasi sederhana yang dapat dilakukan ketika rasa cemas atau tekanan muncul.

Di tengah situasi pascabencana, kehadiran personel kepolisian tidak ditempatkan sebagai sosok yang datang untuk memberikan instruksi. Tim justru berusaha menjadi teman berbicara bagi warga.
Sejumlah kegiatan juga dikemas melalui sharing session dan interaksi bersama masyarakat. Sarana kontak diberikan agar komunikasi dan dukungan dapat tetap terhubung ketika masyarakat membutuhkan.

Tim yang diterjunkan terdiri dari Ipda Putri Agustina, S.Psi., M.M., Psikolog Kepolisian Tk. I Bagpsi Ro SDM Polda Jateng, bersama Briptu Bagoes Hendra K., S.Psi. dan Briptu Narulita Dian H., S.Psi. Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan jajaran Polres Manggarai Barat, khususnya Polsek Komodo.

Bagi Polda Jateng, pemulihan pascabencana tidak hanya berbicara mengenai rumah, kebutuhan pokok atau fasilitas yang rusak. Kondisi psikologis masyarakat juga menjadi bagian penting dari proses untuk kembali menjalani kehidupan.

Dalam keterangannya Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. Yuliyanto mengatakan, Tim Trauma Healing hadir untuk membantu masyarakat melewati masa sulit setelah bencana, terutama dalam menghadapi tekanan psikologis yang mungkin masih dirasakan.

“Gempa memang sudah berlalu, tetapi rasa takut dan kecemasan yang ditinggalkan tidak selalu hilang begitu saja. Karena itu, kami hadir untuk mendampingi masyarakat agar mereka memiliki kekuatan untuk menghadapi dan melewati masa sulit ini,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto saat ditemui di Mapolda Jateng, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana harus diberikan secara utuh. Bantuan kebutuhan dasar tetap penting, namun dukungan psikologis juga diperlukan agar masyarakat dapat kembali membangun rasa aman dan kepercayaan dirinya.

Kombes Pol. Yuliyanto berharap pendampingan tersebut dapat menjadi bagian kecil dari proses panjang masyarakat Manggarai Barat untuk bangkit.

“Semoga kehadiran kami dapat membantu mengurangi kecemasan, memulihkan rasa aman dan menumbuhkan kembali semangat masyarakat untuk bangkit. Setelah bencana, kehidupan harus terus berjalan dan kami ingin masyarakat memiliki kekuatan untuk menata kembali kehidupan mereka,” pungkasnya. Red

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

BREBES, DN-II Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah perairan, Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar bersama Wakapolres dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Brebes melaksanakan pengecekan kesiapsiagaan personel, sarana prasarana, serta aspek keselamatan masyarakat di sejumlah wilayah perairan Kabupaten Brebes.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis (19 dan 20 Agustus 2026) sebagai bentuk kesiapan jajaran Polres Brebes dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah perairan.

Pada Rabu (19/8), Kapolres Brebes bersama rombongan melakukan pengecekan Pos Satuan Polisi Perairan Polres Brebes di wilayah Kluwut, Kecamatan Bulakamba. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta kondisi sarana dan prasarana pendukung dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah perairan.

Selanjutnya pada Kamis (20/8), pengecekan dilanjutkan ke kawasan Objek Wisata Hutan Mangrove Pandansari, Desa Kaliwlingi. Di lokasi tersebut, perhatian diarahkan tidak hanya pada kesiapan personel, tetapi juga aspek keamanan dan keselamatan transportasi air yang digunakan oleh masyarakat maupun wisatawan.

Keselamatan penumpang dan juru mudi menjadi salah satu perhatian utama. Kapal yang digunakan untuk mengangkut masyarakat maupun wisatawan harus memperhatikan kondisi kapal, kapasitas angkut, serta dilengkapi perlengkapan keselamatan, seperti pelampung dan life jacket.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Plt. Kasi Humas Polres Brebes, Iptu Syaiful Hidayat, saat memberikan keterangan pada Jumat (21/8), mengatakan bahwa pengecekan yang dilakukan Kapolres Brebes merupakan bagian dari langkah preventif untuk memastikan kesiapan jajaran kepolisian sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kegiatan pengecekan yang dilakukan Bapak Kapolres bersama Wakapolres dan jajaran PJU ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi Kamtibmas, khususnya di wilayah perairan. Kami ingin memastikan personel, sarana prasarana, maupun perlengkapan keselamatan benar-benar siap dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat,” ujar Iptu Syaiful Hidayat.

Menurutnya, aspek keselamatan masyarakat menjadi perhatian penting mengingat aktivitas di wilayah perairan memiliki potensi risiko yang harus diantisipasi sejak dini.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Untuk itu, kapal yang digunakan masyarakat maupun wisatawan harus memperhatikan kelayakan dan kapasitasnya serta dilengkapi perlengkapan keselamatan. Kami juga mengimbau kepada juru mudi agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang dalam setiap perjalanan,” jelasnya.

Iptu Syaiful menambahkan, kehadiran personel Polres Brebes di wilayah perairan diharapkan dapat meningkatkan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas maupun kejadian yang dapat membahayakan masyarakat.

“Kesiapsiagaan ini bukan hanya sebagai bentuk persiapan, tetapi merupakan wujud tanggung jawab Polri untuk hadir di tengah masyarakat. Polres Brebes siap hadir dan siap merespons setiap situasi yang membutuhkan kehadiran kepolisian di wilayah perairan,” pungkasnya.

Dengan dilaksanakannya pengecekan secara langsung tersebut, Polres Brebes menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat langkah-langkah preventif dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah perairan Kabupaten Brebes. Casroni/Hms

NTT  DN-II Memasuki hari keenam pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI terus meningkatkan dukungan di wilayah terdampak. Hingga Kamis (20/8/2026).

Sebanyak 5.254 personel telah dikerahkan untuk membantu proses penanganan dan pemulihan masyarakat.

Dalam mendukung penanganan bencana, TNI mengerahkan 27 unit alutsista, terdiri dari 21 pesawat, 5 KRI, dan 1 Kapal ADRI. Penggunaan alutsista tersebut mendukung mobilitas personel, pengiriman bantuan, serta pelaksanaan tugas penanganan bencana.

Pada hari keenam, sebanyak 42,300 ton bantuan telah disalurkan kepada masyarakat terdampak. Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan TNI mencapai 293,617 ton.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

TNI bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan instansi terkait terus melakukan koordinasi dalam penanganan bencana, termasuk pemenuhan kebutuhan masyarakat serta percepatan pemulihan di wilayah terdampak. Red/Casroni

#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045

Jakarta, DN-II Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menganugerahkan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang (KPLB OMSP) kepada Sersan Dia (Serda) Irfan Farhan, anggota Yonif 112/DJ Kodam IM, dan Prajurit Dua (Prada) Donni Pinto Harahap, anggota Yonarmed 17/RC Kodam IM. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2026).

Kenaikan Pangkat Luar Biasa OMSP tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi, dedikasi, serta jiwa patriotisme kedua prajurit yang dengan penuh keberanian menurunkan bendera Bulan Bintang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Agustus 2026. Tindakan tersebut menjadi wujud keberanian prajurit dalam menjaga kehormatan simbol negara serta menunjukkan keteguhan sikap dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan.

Atas dedikasi dan keberanian tersebut, Panglima TNI menganugerahkan kenaikan pangkat  Serda Irfan Farhan menjadi Sertu, dan Prada Donni Pinto Harahap menjadi Pratu.

Kenaikan pangkat ini menjadi penghargaan atas sikap dan tindakan keduanya yang dinilai mencerminkan keberanian, loyalitas, serta semangat pengabdian dalam menjaga kehormatan Merah Putih.

Di tempat terpisah, Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas di hadapan media menjelaskan bahwa pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pimpinan TNI terhadap prajurit yang menunjukkan prestasi dan keberanian dalam melaksanakan tugas. “Apresiasi luar biasa dari negara, dari pimpinan TNI kepada prajurit tersebut, yang pada prinsipnya ini merupakan suatu program reward yang diberikan oleh pimpinan kepada prajurit yang berprestasi baik,” ujar Kapuspen TNI.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pemberian KPLB OMSP tersebut menegaskan komitmen TNI untuk memberikan penghargaan kepada prajurit yang menunjukkan keberanian, dedikasi, dan pengabdian luar biasa. Keteladanan kedua prajurit tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit TNI untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Red

#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045

BREBES, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, berbagai unit di lingkungan RSUD Brebes menunjukkan antusiasme yang tinggi. Salah satunya datang dari Ruang Mawar Gedung A Lantai 2, yang turut ambil bagian dalam ajang lomba konten internal RSUD Brebes pada Kamis (20/8/2026).

​Kegiatan ini terasa semakin istimewa karena melibatkan langsung Kepala Ruang Mawar, Endang Purwanti, S.Kep., Ns., bersama para staf dan jajaran perawat yang turun tangan langsung sebagai pemeran utama dalam video kreatif tersebut.

​Mengusung Isu Nyata Pelayanan Kesehatan

​Video kreatif ini mengangkat judul “Tilik Pasien Ning Ruang Mawar RSUD Brebes” (Menengok Pasien di Ruang Mawar RSUD Brebes). Alur cerita dan inspirasi konten diambil langsung dari realitas serta pengalaman sehari-hari (real experience) yang sering dijumpai dalam memberikan pelayanan kepada pasien di bangsal tersebut.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Melalui karya ini, tim Ruang Mawar ingin menyampaikan pesan utama kepada masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman, nyaman, dan kondusif demi mempercepat proses penyembuhan pasien.

​Wujud Nyata Kepedulian dan Slogan Pelayanan

​Keikutsertaan dalam perlombaan ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan sebagai bentuk kampanye pelayanan dan wujud nyata kepedulian terhadap kenyamanan pasien maupun pengunjung.

​Dalam penutup video, tim Ruang Mawar menyampaikan pesan moral yang kuat:

​”Mari ciptakan lingkungan rumah sakit yang aman dan nyaman demi kesembuhan pasien. Kami, Ruang Mawar, peduli pasien, peduli pengunjung.”

​Aksi kreatif penuh semangat kebersamaan ini pun ditutup dengan yel-yel khas Brebes: BREBES BERES!

​Red/Surahman

DELI SERDANG, DN-II Aksi dua pria yang diduga hendak mengedarkan narkotika jenis sabu di wilayah Lubuk Pakam berakhir di tangan personel Satresnarkoba Polresta Deli Serdang. Keduanya diamankan saat berada di kawasan Jalan Balai Desa, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. (20/8/2026).

Penangkapan tersebut berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 16.30 WIB, setelah petugas menerima informasi mengenai dugaan transaksi dan peredaran narkotika di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, Tim Unit I Subnit II Satresnarkoba Polresta Deli Serdang melakukan penyelidikan. Petugas kemudian berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika.

Kedua pria tersebut masing-masing berinisial MFM alias Samino (34), warga Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, yang bekerja sebagai buruh harian lepas, serta WTS alias Wibi (29), warga Kecamatan Lubuk Pakam, yang bekerja sebagai wiraswasta.

Kasat Resnarkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H., didampingi Kanit Idik 1 Iptu Dani J. Kurniawan, S.H., M.M., menyampaikan bahwa dari hasil penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti. Kamis (20/8/2026).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Barang bukti yang diamankan berupa satu plastik klip transparan ukuran sedang berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 20,35 gram, satu potong plastik asoy berwarna hitam, serta satu unit telepon seluler merek Samsung warna ungu.

“Setelah diamankan, kedua pelaku beserta barang bukti dibawa ke kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ujar Fery.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul barang haram tersebut serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredarannya.

Kasat Resnarkoba juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.

Ia sekaligus memberikan peringatan keras kepada para pelaku maupun pihak yang masih nekat terlibat dalam bisnis narkotika.

“Berhentilah sebelum gelang besi mengunci pergelangan tangan. Jangan pertaruhkan masa depan demi keuntungan sesaat dari narkotika,” tegasnya.

Satresnarkoba Polresta Deli Serdang mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. (Tim)

BREBES, DN-II Polres Brebes bersama TNI dan unsur Trantibum melaksanakan pengamanan kegiatan audiensi Forum Masyarakat Peduli Karangsembung (FMPK) yang berlangsung di Balai Desa Karangsembung, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Kamis (20/8/2026).

Pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen aparat dalam memastikan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebanyak 50 personel Polri, 7 personel TNI, dan 5 personel Trantibum Kecamatan Songgom diterjunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan keamanan serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap terkendali.

Sebelum pelaksanaan pengamanan, personel terlebih dahulu mengikuti apel yang dipimpin Kapolsek Songgom Kompol Susanto Agus Priyono, S.A.P. Dalam arahannya, ia menekankan agar seluruh personel menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.

“Masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Tugas kita adalah memastikan penyampaian aspirasi tersebut berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu keamanan maupun kepentingan masyarakat lainnya,” tegasnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain menjaga keamanan dan kelancaran jalannya audiensi, personel juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya pihak yang tidak berkepentingan atau penyusup yang berpotensi memperkeruh situasi. Pengamanan juga diarahkan untuk mencegah terjadinya tindakan yang dapat mengganggu ketertiban maupun merusak fasilitas dan aset pemerintah desa.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polri bersama TNI dan unsur Trantibum melakukan pengamanan secara persuasif serta mengedepankan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif tanpa mengurangi hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Usai audiensi, dilaksanakan apel konsolidasi yang dipimpin Kabag Ops Polres Brebes Kompol Suraedi, S.H., M.M. Dalam arahannya, Kabag Ops kembali mengingatkan seluruh personel agar tetap mengedepankan pendekatan humanis dan kekeluargaan dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Sebagai aparatur negara, kita kedepankan pendekatan humanis dan kekeluargaan kepada masyarakat. Jangan sampai ada tindakan yang membuat masyarakat merasa tersakiti atau dirugikan,” tegas Kompol Suraedi.

Ia juga meminta seluruh personel tetap menjaga kewaspadaan hingga seluruh rangkaian kegiatan benar-benar selesai serta memastikan situasi di lokasi dalam keadaan aman sebelum meninggalkan tempat dan kembali ke kesatuan masing-masing.

Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, unsur Trantibum, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya penyampaian aspirasi.

Seluruh rangkaian pengamanan audiensi FMPK di Balai Desa Karangsembung berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang menonjol.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Brebes Iptu Syaiful Hidayat menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan audiensi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mengawal penyampaian aspirasi secara aman, tertib, dan kondusif.

Menurutnya, kehadiran personel Polri di lapangan tidak semata-mata untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan, perlindungan, serta memastikan seluruh peserta kegiatan dapat menyampaikan aspirasinya dengan nyaman dan tetap menghormati hak-hak masyarakat lainnya.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Dalam pengamanan kegiatan audiensi ini, personel kami mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan dialogis, sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan tertib tanpa menimbulkan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban umum,” ujar Iptu Syaiful Hidayat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia menambahkan, pengamanan dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan sikap profesional dan menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Di sisi lain, personel juga diarahkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya kegiatan maupun merugikan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh peserta audiensi dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Sampaikan aspirasi dengan damai, tertib, dan bertanggung jawab. Polri akan terus hadir untuk memberikan pelayanan serta memastikan kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” pungkasnya. Casroni/Hms

Semarang, DN-II Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meninjau langsung kondisi personel dan lingkungan Yonif TP 455/Satria Pandanaran di Marshalling Area (MA) Kolat Rindam IV/Diponegoro, Bantir, Desa Losari, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Rabu (19/8/2026).

Setibanya di lokasi, Pangdam menerima hormat jajar dan paparan dari Pasipers Yonif TP 455/SP yang mewakili Danyonif, terkait gambaran mengenai kondisi personel, kesiapan satuan serta berbagai kebutuhan yang mendukung pelaksanaan tugas.

Usai menerima paparan, Pangdam kemudian melihat langsung kondisi di lapangan. Area barak latihan di Kolat Rindam IV/Diponegoro menjadi salah satu sasaran peninjauan, termasuk kawasan perkebunan di seputaran Kolat yang menjadi bagian dari lingkungan pembinaan dan kegiatan personel.

Usai di Sumowono, peninjauan berlanjut menuju lokasi pembangunan Mako Yonif TP 455/SP di Bancak, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Di lokasi tersebut, Pangdam melihat secara langsung kondisi area yang dipersiapkan sebagai bagian dari pengembangan satuan.

Rangkaian peninjauan tersebut menggambarkan bagaimana pembinaan satuan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari melihat kesiapan personel hingga kondisi sarana dan lingkungan tempat satuan akan menjalankan tugas. Kesiapan itu mencakup kekuatan personel, kondisi fisik, moril, disiplin, kemampuan dasar prajurit serta kesiapan menghadapi tugas.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dari kesiapan personel hingga kesiapan satuan, semuanya bermuara pada satu tujuan, yakni untuk memastikan seluruh prajurit selalu siap ketika tugas memanggil. Melalui peninjauan langsung tersebut, Kodam IV/Diponegoro berkomitmen untuk membangun Yonif TP 455/SP menjadi satuan yang solid, tangguh dan siap memberikan pengabdian terbaik.

Turut mendampingi Pangdam pada peninjauan tersebut, Irdam Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., Asrendam Kolonel Arm Edy Susanto, S. Sos., M.M., M.Han., Asops Kolonel Inf Mahmud, S.I.P., Aslog Kolonel Kav Sungudi, S.H., M.Si., Kabalakdam, Kasrem 073/MKT, Dandim 0714/Salatiga, Danden Inteldam dan Dandenpom lV/3 Salatiga. (Pendam IV/Diponegoro) Red

You cannot copy content of this page