TEGAL, DN-II Sebagai bentuk perhatian terhadap persoalan sampah yang semakin kompleks, Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus berperan aktif mendukung upaya penanggulangan dan pengelolaan sampah secara terpadu. Melalui berbagai program dan kolaborasi lintas sektor, TNI mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah yang digelar oleh Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) secara daring, Rabu (16/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Tegal dari Makodim 0712/Tegal.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran bersama terkait pengelolaan sampah melalui integrasi konsep zero waste. 
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, Kasdim 0712 Mayor CPM Abdul Khamim, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo, serta perwakilan Forkopimda Kota dan Kabupaten Tegal.
Dalam sosialisasi disampaikan materi mengenai integrasi zero waste serta penanganan sampah berkelanjutan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung pembangunan yang ramah lingkungan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal, Yuli Prasetiya, sesaat setelah mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik langkah TNI yang telah memelopori gerakan zero waste, terutama di lingkungan kerja TNI.
“Harapannya, gerakan ini bisa direplikasi di semua instansi, baik kantor maupun sekolah, sehingga tidak hanya dari sisi pengolahan sampah, tetapi juga kesadaran masyarakat akan semakin terbangun,” ujar Kepala DLH Kota Tegal.(* Bim )
MUARA KUANG, WWW.DETIK-NASIONAL.COM // Cabang kios Pupuk Bersubsidi 3 Saudara menggelar pertemuan strategis guna mensosialisasikan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan prosedur penebusan pupuk bersubsidi pada Senin (16/02/2026). Acara ini di hadiri jajaran PPL yang mewakili korlu yang tak bisa hadir di karenakan sakit,serta hadir seluruh Ketua Kelompok Tani di wilayah Kecamatan Muara Kuang. Turut hadir pula perwakilan dari Kecamatan Lubuk Keliat yang diwakili oleh Koordinator Kecamatan Tani Merdeka Indonesia (TMI).
Dalam arahannya, Hasan selaku perwakilan dari pihak penyalur menekankan bahwa pendistribusian pupuk subsidi tahun ini harus dilakukan dengan tertib administrasi. Ia menegaskan bahwa setiap pengambilan pupuk wajib didasari oleh syarat tertentu, yakni adanya surat pernyataan dan surat kuasa dari masing-masing anggota kelompok tani. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pupuk benar-benar sampai ke tangan petani yang berhak dan terdaftar secara resmi.
Hasan menjelaskan lebih lanjut bahwa validitas data pada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) menjadi kunci utama dalam proses penebusan. Petani yang ingin mengambil jatah pupuk secara mandiri diwajibkan membawa KTP asli sebagai bukti identitas. Prosedur ini diberlakukan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan wewenang atau pendistribusian yang tidak tepat sasaran di tingkat lapangan.

Pihak distributor juga sangat menyarankan agar para petani yang telah terdaftar di RDKK dapat melakukan penebusan secara langsung ke Kios Pupuk 3 Saudara. Selain meminimalisir kesalahan administrasi, pengambilan langsung juga menjamin transparansi harga. Adapun harga yang ditetapkan sesuai ketentuan pemerintah adalah Rp90.000 untuk pupuk jenis Urea dan Rp92.000 untuk pupuk Phonska per karungnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selain fokus pada ketersediaan pupuk, pertemuan tersebut juga menjadi ajang koordinasi mengenai aspek teknis pertanian. Yudi Dwinata, selaku Ketua Korcam Tani Merdeka Indonesia (TMI) Lubuk Keliat, secara resmi membuka sesi pembahasan mengenai masa tanam pertama reguler. Koordinasi ini dinilai krusial agar jadwal pemupukan dapat selaras dengan siklus tanam yang akan segera dimulai oleh para petani di wilayah tersebut.
Pertemuan ini diharapkan dapat membangun sinergi yang kuat antara distributor, penyuluh, dan kelompok tani. Dengan pemahaman yang jelas mengenai HET dan syarat administrasi, diharapkan tidak ada kendala berarti bagi petani dalam mendapatkan asupan nutrisi tanaman. Fokus utama dari sosialisasi ini adalah memastikan musim tanam reguler tahun 2026 dapat berjalan sukses demi tercapainya target ketahanan pangan daerah.
REPORT : JULIYAN
KOTA TEGAL, DN-II Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Provinsi Jawa Tengah 2026 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kompleks Balai Kota Tegal, Sabtu (14/2/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Bupati Pemalang Anom Widyantoro, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Digital (Kadiskomdigi) Provinsi Jawa Tengah Agung Hariyadi yang mewakili Gubernur Jawa Tengah, unsur Forkopimda Kota Tegal, Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono, Ketua TP PKK Kota Tegal Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana, Ketua PWI Kota Tegal Meiwan Dani A, Kepala OPD terkait, serta Perwakilan Pengurus PWi Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kota Tegal sebagai tuan rumah puncak HPN tingkat provinsi. Ia berharap momentum ini semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan insan pers dalam mendorong pembangunan serta promosi potensi daerah, termasuk sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan UMKM.
HPN tahun ini mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” Tema tersebut menegaskan pentingnya pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi bangsa.
Gubernur Jawa Tengah dalam sambutannya yang dibacakan Kadiskomdigi Agung Hariyadi menekankan bahwa pers yang sehat adalah pers yang merdeka namun tetap
menjunjung etika dan tanggung jawab. Di tengah arus disinformasi dan perkembangan teknologi digital, pers diharapkan mampu menjadi penjernih informasi, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berimbang.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengajak insan pers untuk turut mengawal program pembangunan, mulai dari percepatan infrastruktur, pengentasan kemiskinan ekstrem, hingga digitalisasi birokrasi, melalui pemberitaan yang akurat dan konstruktif.
Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Tegal dan PWI Kota Tegal atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengingatkan bahwa di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan kecerdasan buatan (AI), insan pers harus tetap menjaga profesionalisme dan integritas.
Menurutnya, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi, hiburan, serta kontrol sosial yang berperan dalam menjaga keberlangsungan demokrasi dan ekonomi bangsa.
Peringatan HPN 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen insan pers Jawa Tengah untuk terus profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.(* Bim )
TEGAL, DN-II Menjaga konsistensi selama lebih dari 36 tahun di industri travel umroh dan haji bukanlah perkara mudah. Sejak berdiri pada 9 Februari 1990, PT Arminareka Perdana telah mengukuhkan posisinya sebagai pelopor yang tidak hanya mengutamakan kuantitas, tetapi juga kematangan spiritual dan kenyamanan jamaah.
Bekali Mental Jamaah Lewat “The Miracle of Baitullah”
Menjelang keberangkatan besar pada 28 Maret 2026 mendatang, Arminareka Perdana menggelar Manasik Umroh eksklusif bertajuk “The Miracle of Baitullah”. Bertempat di Gedung Adhiyasta Grand Dian Hotel, Kabupaten Tegal, puluhan jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian pembekalan.
Berbeda dengan manasik konvensional, acara ini menghadirkan Master NLP (Neuro-Linguistic Programming) terkemuka, DR. Subhan Djubaedi Asyirbonie, M.M., PD., MP. Pendekatan NLP digunakan untuk membedah hambatan mental dan memperkuat keyakinan spiritual jamaah.
“Kami ingin jamaah tidak hanya siap secara fisik dan tata cara ibadah (teknis), tetapi juga memiliki ketangguhan mental untuk meraih kekhusyukan total selama di Tanah Suci,” ujar salah satu tim leader di sela acara.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Fasilitas Eksekutif: Standar Bintang Lima
Arminareka memahami bahwa kenyamanan fisik adalah penunjang utama ibadah. Oleh karena itu, biro ini secara konsisten menghadirkan fasilitas kelas atas bagi para tamunya:
Transportasi Udara: Menggunakan maskapai flag carrier Garuda Indonesia untuk menjamin kenyamanan selama perjalanan lintas benua.
Akomodasi: Penempatan jamaah di hotel-hotel bintang lima yang berlokasi strategis di Makkah dan Madinah, memastikan akses cepat menuju Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Pendampingan Profesional: Setiap rombongan dikawal oleh Tour Leader berpengalaman yang bertindak sebagai pemandu teknis sekaligus mentor spiritual.
Integritas dan Pengakuan Nasional
Reputasi Arminareka juga diperkuat dengan kepatuhan administrasi dan kepedulian sosial yang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan berbagai penghargaan prestisius, di antaranya:
Penghargaan Direktorat Jenderal Pajak: Sebagai bentuk apresiasi atas ketertiban dan transparansi perusahaan.
Penghargaan BAZNAS: Atas kontribusi aktif dalam penyaluran zakat dan kegiatan sosial keagamaan di Indonesia.
Adaptasi Digital di Era Baru
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Menghadapi dinamika global, Arminareka terus bertransformasi dengan mengadopsi teknologi informasi. Mulai dari sistem pendaftaran online hingga platform pembelajaran digital untuk manasik mandiri, memastikan calon jamaah tetap mendapatkan informasi real-time dan edukasi berkualitas tanpa sekat jarak.
Dengan rekam jejak panjang sejak 1990, Arminareka Perdana membuktikan bahwa sinergi antara fasilitas premium, bimbingan spiritual yang mendalam, dan integritas perusahaan adalah kunci dalam mengantarkan umat menuju ibadah umroh yang mabrur dan berkesan.
Red
Inspirasi: Kisah Ibu Nur Hayati, Pencari Rongsok yang Berhasil Antarkan Tiga Anaknya ke Kursi Kuliah
TEGAL, DN-II Bagi sebagian orang, sepatu sekolah adalah hal lumrah. Namun bagi Nur Hayati (56), sepasang sepatu adalah simbol kemewahan yang tak pernah ia rasakan. Warga Desa Wangandawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal ini tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Namun, kegelapan buta aksara tak menghalanginya menjadi pelita bagi masa depan ketiga anaknya.
“Saya tidak tahu rasanya pakai sepatu sekolah, tapi anak-anak saya harus punya gelar sarjana,” ungkapnya tegar saat ditemui, Selasa (17/2/2026).
Merajut Asa dari Tumpukan Rongsok
Keseharian perempuan yang akrab disapa Ibu Nur ini jauh dari kata mudah. Ia menyambung hidup dengan mengais barang rongsok di jalanan sekaligus bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART). Setiap hari, ia menyisir sudut kota untuk mengumpulkan kardus dan kertas bekas demi rupiah yang tak menentu.
“Terkadang hanya dapat Rp7.000, kalau lagi ramai bisa Rp10.000 sehari,” katanya lirih. Dari recehan inilah, satu demi satu mimpi anaknya dirajut hingga menembus gerbang universitas ternama.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Buah Manis Ketulusan: Tiga Anak, Tiga Sarjana
Perjuangan berat Ibu Nur membuahkan hasil yang melampaui ekspektasi. Ketiga anaknya berhasil membuktikan bahwa kemiskinan bukan penghalang untuk berprestasi:
Anak Sulung: Berhasil menyelesaikan studi di jurusan Biologi, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, dan kini telah mandiri bekerja di Bekasi.
Anak Kedua (Munir): Menempuh studi Tafsir Al-Qur’an di IAIN Salatiga. Munir sempat menunjukkan baktinya dengan menunda kuliah selama dua tahun demi membiayai adiknya setelah sang ayah wafat.
Anak Bungsu: Kini sedang menempuh semester 4 di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, mengambil jurusan Ekonomi Islam melalui beasiswa bergengsi dari BSI.
Solidaritas di Tengah Keterbatasan
Ibu Nur mengakui, jalannya menuju titik ini tidak dilalui sendirian. Keajaiban demi keajaiban hadir melalui tangan-tangan dermawan. Ia menyebut nama H. Imam dan Hj. Linda (pemilik Chicken Meccah dan Cafe Alif) sebagai sosok yang konsisten membantu biaya sekolah anak-anaknya.
Ia juga mengenang kebaikan Dedy Yon Supriyono (Wali Kota Tegal periode 2019-2024). “Beliau sering membantu langsung kalau bertemu saya sedang mencari rongsok di jalanan,” kenangnya.
Pesan Untuk Negeri
Kisah Nur Hayati adalah potret nyata bahwa pendidikan adalah hak segala bangsa, bukan hanya milik mereka yang berada. Dengan kerja keras, doa yang tak putus, dan dukungan sosial yang tepat, tembok kemiskinan terbukti bisa diruntuhkan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ibu Nur telah membuktikan: meski kakinya tak pernah menginjak bangku sekolah, langkahnya telah membawa anak-anaknya melampaui batas yang pernah ia bayangkan.
Reporter: Teguh
Editor: Casroni
TEGAL, DN-II Ketua MPR RI Ahmad Muzani melakukan kunjungan kerja ke Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Senin (16/2/2026). Kehadiran pimpinan lembaga tinggi negara ini bertujuan untuk memastikan penanganan darurat dan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana tanah bergerak berjalan optimal.
Peninjauan Lapangan dan Koordinasi Lintas Sektoral
Rombongan tiba di lokasi pada pukul 11.00 WIB dan langsung melakukan rangkaian peninjauan yang dimulai dari kompleks Ponpes Al-Adalah 2. Didampingi Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i dan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Ahmad Muzani melihat langsung titik retakan tanah serta lokasi yang diproyeksikan sebagai lahan huntara.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut jajaran anggota DPR RI, Wakil Bupati Ahmad Kholid, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, serta unsur pengamanan yang dipimpin Wakapolres Tegal Kompol M. Iskandarsyah.
Komitmen Negara: “Rakyat Tidak Sendirian”
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Ahmad Muzani menegaskan bahwa kehadirannya merupakan wujud empati dan komitmen negara untuk hadir di tengah kesulitan rakyat. Ia memberikan apresiasi tinggi atas sinergi cepat antara Pemerintah Kabupaten Tegal, TNI, Polri, dan para relawan.
“Kami datang membawa simpati dan rasa sayang. Saya bangga melihat penanganan yang sangat sigap, terutama kesiapan lahan huntara. Target kita, sebelum bulan Ramadan tiba, warga sudah bisa menempati hunian yang lebih layak,” tegas Muzani. 
Dukungan untuk Sektor Keagamaan dan Logistik
Bencana ini juga berdampak pada sektor pendidikan agama. Pengasuh Ponpes Al-Adalah, KH. Muhammad Tasripin Salim, mengungkapkan bahwa sebagian santri terpaksa mengungsi akibat bangunan pondok yang terdampak pergerakan tanah.
Merespons hal tersebut, Kementerian Agama melalui Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i menyalurkan bantuan signifikan untuk pemulihan, antara lain:
Bantuan Kemenag RI Peduli: Rp250.000.000 untuk Ponpes Al-Adalah.
Direktorat Pesantren: Rp100.000.000 dalam bentuk Al-Qur’an dan logistik pendidikan.
Bantuan Logistik Darurat: Total senilai Rp241.280.000 berupa sembako, selimut, dan kasur lipat untuk warga pengungsian.
Harapan di Tengah Puing Darurat
Kunjungan yang berakhir pada pukul 12.50 WIB ini meninggalkan pesan kuat bagi warga Padasari. Di tengah kondisi tanah yang belum stabil, langkah konkret pemerintah dalam menyiapkan huntara menjadi secercah harapan bagi warga untuk segera kembali memulai kehidupan yang normal.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Negara memastikan bahwa proses transisi dari masa tanggap darurat menuju pemulihan akan terus dikawal hingga tuntas.
(Bim/Red)
JATINEGARA, TEGAL, DN-II Memasuki hari ke-13 pasca bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, suasana di lokasi terdampak masih diselimuti kewaspadaan. (15/2/2026).
Bencana yang dipicu oleh hujan intensitas tinggi selama dua hari berturut-turut pada awal Februari lalu ini, mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur, termasuk bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) setempat.
Kronologi dan Dampak Bencana
Bencana ini bermula pada 2 Februari 2026 setelah wilayah perbukitan Cacaban diguyur hujan tanpa henti selama 48 jam. Fenomena ini ditegaskan bukan merupakan gempa bumi, melainkan murni pergerakan tanah akibat kondisi geologis dan cuaca ekstrem.
Lokasi Terparah: Wilayah perbukitan ke arah selatan (Cacaban).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Korban Jiwa: Nihil (Tidak ada korban jiwa).
Relokasi: Kegiatan belajar mengajar Ponpes kini dipindahkan sementara ke arah Jatinegara dan Capar demi keselamatan.
Penjagaan Ketat Barang-Barang Santri
Meski bangunan pesantren sudah tidak aman untuk ditempati, banyak aset dan barang-barang milik santri putra yang masih tertahan di lokasi. Hal ini memicu inisiatif dari para santri dan alumni untuk melakukan penjagaan secara bergantian di area bencana.
“Kami selalu menjaga lokasi karena khawatir ada pihak yang tidak bertanggung jawab mengambil barang-barang yang masih tertinggal. Di dalam masih banyak perlengkapan santri,” ujar salah satu pihak di lokasi.
Sejumlah alumni pun terpantau turun tangan membantu pengamanan di titik-titik rawan pergerakan tanah. Mereka memastikan bahwa barang yang masih bisa diselamatkan tidak hilang di tengah kondisi darurat ini.
Harapan untuk Pemulihan
Warga dan pihak pesantren berharap proses pemulihan infrastruktur di Desa Padasari dapat berjalan cepat. Doa dan dukungan terus mengalir agar kondisi desa segera membaik dan para santri dapat kembali belajar dengan tenang di lokasi yang lebih aman.
Reporter: Teguh
TEGAL, DN-II Kabar gembira bagi lulusan SMA/SMK sederajat di wilayah Tegal, Brebes, dan Pemalang. Program Beasiswa Harkat Negeri 2026 resmi dibuka kembali. Program ini hadir sebagai solusi konkret bagi putra-putri daerah yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Beasiswa ini tidak hanya memberikan potongan biaya, melainkan pembebasan biaya pendidikan secara penuh hingga menyandang gelar sarjana. Hal ini merupakan komitmen Harkat Negeri dalam mencetak pemimpin masa depan yang kompeten dari wilayah pesisir barat Jawa Tengah.
Cakupan Beasiswa yang Menggiurkan
Para penerima beasiswa yang lolos seleksi akan mendapatkan fasilitas berupa:
Bebas Biaya Pendaftaran & Registrasi: Calon mahasiswa tidak dipungut biaya sejak tahap awal.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Bebas Uang Gedung (SPI): Tidak ada beban biaya pengembangan institusi.
Bebas SPP Full: Pembebasan uang kuliah semester hingga lulus (skema full scholarship).
Persyaratan Domisili
Program ini bersifat eksklusif dan diprioritaskan bagi masyarakat yang memiliki kartu identitas (KTP/KK) di wilayah berikut:
Kota Tegal
Kabupaten Tegal
Kabupaten Brebes
Kabupaten Pemalang
Timeline Seleksi Beasiswa 2026
Pastikan Anda mencatat tanggal-tanggal penting berikut agar tidak terlewat:
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kegiatan Tanggal Pelaksanaan
Periode Pendaftaran 14 Februari – 31 Maret 2026
Tes Potensi Akademik (TPA) 01 – 03 April 2026
Pengumuman Hasil TPA 06 April 2026
Seleksi Wawancara 08 – 10 April 2026
Pengumuman Akhir 13 April 2026
Informasi & Pendaftaran Online
Bagi Anda yang berminat, proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui kanal resmi berikut:
Portal Pendaftaran: beasiswa.harkatnegeri.ac.id
Panduan & Syarat (Juknis): s.id/juknisBHN26
Layanan Informasi (WhatsApp): 0877-2211-2002
Media Sosial: Instagram @daftar_harkatnegeri
Catatan Penting: Calon pendaftar sangat disarankan untuk mempelajari Petunjuk Teknis (Juknis) terlebih dahulu guna memastikan kelengkapan berkas administrasi sebelum melakukan submisi pada laman pendaftaran.
Jangan lewatkan kesempatan untuk meraih masa depan gemilang bersama Beasiswa Harkat Negeri 2026. Daftar sekarang sebelum 31 Maret!
Reporter: Teguh
SLAWI, DN-II Upaya pemulihan jaringan pipa distribusi air bersih pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, terus dikebut. Hingga Sabtu malam (13/02/2026), tim gabungan masih bekerja ekstra keras melakukan perbaikan di titik Clirit, Kalibakung, guna mengatasi kerusakan akibat pergerakan tanah yang masif.
Humas PDAM Tirta Ayu Kabupaten Tegal, Ujang Tatang, menegaskan bahwa sinergi antara PT Tirta Utama Jawa Tengah (TUJT/PDAB) dan PDAM Kabupaten Tegal menjadi prioritas utama. Hal ini dilakukan demi mempercepat normalisasi distribusi air ke rumah-rumah pelanggan.
Update Teknis: Pengelasan Memasuki Tahap Akhir
Dikatakan Humas PDAM Tirta Ayu Kabupaten Tegal, Ujang Tatang ,
” Bahwa berdasarkan pantauan di lapangan per 13 Februari 2026, pengerjaan teknis menunjukkan progres yang signifikan meskipun medan yang dihadapi cukup berat “.
Penyambungan Pipa: Pengelasan pipa HDPE telah mencapai angka 75%. Saat ini, 9 joint telah berhasil tersambung dengan total panjang pipa terkoneksi mencapai 78 meter (13 batang).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Mobilisasi Material: Tim berhasil melangsir 8 batang pipa DN 500 ke lokasi BPT 1 untuk memperkuat struktur jaringan.
Persiapan Jalur Baru: Penggalian untuk jaringan pipa HDPE DN 400 (jalur BPT 5 ke BPT 6) sedang berlangsung. Sebanyak 8 batang pipa tambahan juga telah digeser ke lokasi titik las berikutnya.
“Kami melakukan perbaikan secara bertahap dan sangat hati-hati. Aspek keselamatan pekerja dan kualitas sambungan menjadi kunci utama agar pipa tetap kokoh, mengingat kondisi tanah di lokasi masih menunjukkan tanda-tanda pergerakan,” ujar Ujang Tatang.
Respons Cepat: Bantuan Air Bersih Gratis
Guna meringankan beban masyarakat selama masa perbaikan, PDAM Tirta Ayu secara masif mendistribusikan air bersih melalui armada tangki. Salah satu wilayah yang mendapat pengiriman hari ini adalah warga di Jl. Gajah Mada, Gang Belut, Kalisapu.
Manajemen menegaskan bahwa layanan bantuan air bersih melalui mobil tangki ini diberikan secara gratis bagi seluruh pelanggan di daerah terdampak.
Komitmen Pelayanan
Manajemen PDAM Tirta Ayu menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat faktor alam ini.
Dengan sisa pengerjaan pengelasan yang tinggal sedikit, pihak PDAM optimis layanan akan segera pulih normal dalam waktu dekat. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih darurat, dapat segera menghubungi layanan pengaduan resmi PDAM Tirta Ayu.
Reporter: Teguh
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
TEGAL, DN-II Ratusan warga di Desa Debong Wetan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, mengeluhkan terhentinya distribusi air bersih dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) selama tiga hari terakhir. Kondisi ini memaksa warga mencari sumber air alternatif demi memenuhi kebutuhan sanitasi dasar. (14/2/2026).
Krisis Air di Tengah Pemukiman Padat
Salah satu warga yang terdampak, Surono (RT 03/RW 01), Desa debong Wetan , Kecamatan Dukuhturi , Kabupaten Tegal mengungkapkan bahwa aliran air ke rumahnya mati total tanpa ada informasi awal. Hal ini sangat disayangkan mengingat biaya langganan yang dibayarkan warga tergolong cukup tinggi.
“Sudah tiga hari ini mati. Padahal bayar bulanan itu tergantung pemakaian, kadang Rp136.000, bahkan kemarin sampai menembus Rp300.000. Tapi saat dibutuhkan, air justru tidak mengalir,” ujar Surono saat ditemui di kediamannya.
Untuk mencukupi kebutuhan mandi dan mencuci, Surono terpaksa menumpang di rumah kerabat yang memiliki sumur gali. Ia mengaku beruntung karena masih memiliki akses jarak dekat, namun ia mengkhawatirkan warga lain yang tidak memiliki alternatif serupa.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Minimnya Sosialisasi dan Informasi
Surono menyebutkan bahwa di lingkungannya saja terdapat sekitar 100 Kepala Keluarga (KK) yang mengalami nasib serupa. Meskipun warga memahami jika gangguan disebabkan oleh bencana alam, mereka menyayangkan sikap PDAM yang dianggap kurang komunikatif.
Dampak Luas: Sekitar 100 rumah di RT 03 Debong Wetan terdampak mati total.
Keluhan Utama: Tidak adanya surat edaran atau pemberitahuan resmi mengenai durasi gangguan.
Harapan Warga: Pemerintah dan pihak PDAM lebih peka dalam memberikan informasi agar warga bisa melakukan persiapan (menampung air).
“Saya pribadi memberikan toleransi kalau memang ada bencana. Cuma masalahnya tidak ada pemberitahuan. Harusnya pemerintah peka, beri informasi berapa hari akan mati, jadi kami bisa siap-siap,” tambah Surono.
Desakan untuk Penanganan Cepat
Warga berharap pihak PDAM Kabupaten Tegal segera melakukan perbaikan teknis agar distribusi air kembali normal. Mengingat air bersih adalah kebutuhan vital, warga meminta transparansi terkait tagihan agar tetap adil meskipun terjadi gangguan distribusi.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu langkah nyata dari pihak terkait untuk mengaktifkan kembali aliran air di wilayah Dukuhturi dan sekitarnya.
Ujang Tatang Humas PDAM Tirta Ayu Kabupaten Tegal 14 /2/2026 mengatakan bahwasanya di Desa Clirit , sedang ada perbaikan pipa PDAM yang terbuat dari besi, Kalau nanti malam masih ada terjadi kerusakan akan diganti dengan pipa HDPE ujarnya
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Reporter: Teguh
You cannot copy content of this page
