Beranda » Tegal » Halaman 25

Tegal

Tegal, DN-II Industri furnitur kayu solid terus membuktikan kelasnya sebagai primadona dekorasi hunian mewah. Di pusat produksi debong Wetan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal, Surono pemilik usaha mempunyai deretan koleksi terbaru mulai menampakkan wujudnya, menonjolkan perpaduan antara material masif dan desain internasional yang elegan.

​Meja Trembesi: Raksasa 4 Meter yang Solid

​Salah satu yang mencuri perhatian dalam pengerjaan kali ini adalah penggunaan material kayu trembesi dengan dimensi yang luar biasa. Bukan sekadar meja biasa, furnitur ini dirancang untuk mengisi ruang-ruang luas yang membutuhkan titik fokus (focal point) yang kuat.

​Spesifikasi teknis meja ini mempertegas kesan kokohnya:

​Panjang: 4 meter (ideal untuk meja perjamuan atau ruang rapat besar).

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Lebar: Dinamis, berkisar antara 50 cm hingga 1 meter pada bagian utamanya.

​Ketebalan: Menggunakan bilah kayu solid setebal 10 cm, menjamin ketahanan jangka panjang, dengan harga jual sampai Rp 60 juta

​Sentuhan Eropa dalam Formasi Jati

​Tak hanya trembesi, material kayu jati tetap menjadi standar emas. Berdasarkan pantauan di lokasi, para perajin tengah menyelesaikan set kursi dengan formasi lengkap 3-2-1 (tiga dudukan, dua dudukan, dan satu dudukan).

​Yang menarik, koleksi jati ini mengusung tajuk “Model estetik dan terbaru “. Meski desainnya tampak modern, penggunaan jati asli memberikan sentuhan klasik yang tetap relevan. Gaya Model estetik dan terbaru, ini diprediksi akan menjadi tren baru bagi konsumen yang menginginkan furnitur kayu jati namun tetap tampil dengan siluet yang lebih segar dan internasional.

​Suasana Produksi yang Intensif

​Nuansa di lokasi produksi terasa sangat hidup. Di sela-sela percakapan mengenai spesifikasi bahan, terdengar riuh suara benturan kayu dan dentum alat kerja yang ritmis. Suasana ini menggambarkan proses pengerjaan yang intens dan teliti demi memastikan setiap sambungan kayu presisi dan kualitas finishing tetap terjaga.

​Kombinasi antara ukuran yang masif dan desain yang up-to-date mempertegas posisi furnitur kayu solid sebagai investasi estetika yang tak lekang oleh waktu bagi pecinta hunian kokoh dan berkelas, suruh Membuka harga dari harga 5 juta rupiah, dan bisa pesan di nomor HP 0823-2734-0692

Reporter Teguh

Tegal, DN-II Personel Pamapta 3 Polres Tegal menunjukkan respons cepat dalam menangani peristiwa ambruknya salah satu kamar rumah milik Ibu Turjiyah di Jl. Melati No. 40 RT 01 RW 03 Kelurahan Pakembaran, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Rabu (11/2/2026) malam.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 WIB saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Slawi dan daerah hulu, sehingga arus Sungai Pakembaran di samping rumah korban menjadi deras dan menggerus struktur bangunan. Akibatnya, satu kamar rumah roboh dan satu kamar lainnya mengalami kerusakan berat. Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Laporan kejadian diterima aparat kepolisian sekitar pukul 21.30 WIB dari Ketua RT setempat yang sebelumnya berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakembaran. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pamapta 3 Polres Tegal yang dipimpin IPDA Taufik Kusuma Wardhana, S.H. segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 22.00 WIB untuk melakukan langkah cepat kepolisian.

Di lokasi, personel Pamapta langsung melaksanakan serangkaian tindakan, meliputi pengecekan kondisi bangunan, pengamanan area, pendataan kerusakan, dokumentasi kejadian, serta koordinasi dengan perangkat kelurahan, ketua RT/RW, dan BPBD guna langkah penanganan lanjutan. Selain itu, petugas bersama warga juga melakukan pemantauan di pintu air Sungai Pakembaran sebagai langkah antisipasi apabila debit air kembali meningkat.

Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp15.000.000. Hingga saat ini situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya pada wilayah rawan terdampak cuaca ekstrem. Ia menegaskan kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat sekaligus upaya memastikan keselamatan warga serta meminimalkan dampak kerusakan lanjutan akibat faktor alam.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian darurat, gangguan kamtibmas, maupun bencana melalui call center 110 yang aktif 24 jam, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. ( Bim )

TEGAL, DN-II Di tengah himpitan ekonomi yang kian terasa, secercah harapan muncul dari sudut RT 03/RW 01, Desa Debong Wetan Pada Kamis (12 /2/2026), suasana hangat menyelimuti desa tersebut saat Bapak Surono kembali melaksanakan aksi rutinnya berbagi sedekah kepada anak-anak setempat.

Berawal dari keprihatinan mendalam terhadap kasus kemiskinan ekstrem yang menimpa anak-anak di NTT, seorang pelaku usaha lokal menyerukan pentingnya kepekaan sosial di tingkat akar rumput. Ia menekankan bahwa kejadian memilukan di mana seorang anak kesulitan membeli buku LKS (Lembar Kerja Siswa) tidak boleh terjadi di lingkungannya sendiri.

Kritik Terhadap Ketergantungan LKS di Sekolah

Narasumber menyoroti pergeseran metode belajar mengajar saat ini yang dinilai terlalu bergantung pada buku paket atau LKS. Menurutnya, esensi belajar melalui menulis tangan mulai luntur.

“Dulu waktu saya sekolah, kami mempelajari apa yang diajarkan guru melalui tulisan tangan. Bukan memperbanyak LKS. LKS itu seharusnya hanya untuk pelajaran tambahan sebagai pendukung saja,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia juga menyayangkan kurangnya empati di lingkungan pendidikan. Menurutnya, guru seharusnya bisa lebih peka jika ada murid yang tidak mampu membeli buku, dengan memberikan bantuan terlebih dahulu agar proses belajar anak tidak terhambat hanya karena kendala biaya.

Sentilan untuk Aparat Desa: “Lurah Harus Turun ke Bawah”

Terkait kesejahteraan warga, narasumber menyinggung fenomena kontras di masyarakat—seperti kisah anak yang terpaksa berjualan tisu demi sesuap nasi di tengah lingkungan yang seharusnya mampu membantu. Ia menegaskan bahwa kendali kesejahteraan ada di tangan perangkat desa.

Peran Vital RT/RW dan Lurah: Jika Bupati atau Camat memiliki keterbatasan waktu, maka Lurah, RT, dan RW wajib menjadi garda terdepan yang mengetahui kondisi nyata warga.

Pendataan yang Tepat Sasaran: “Prinsipnya, yang kaya membantu yang lemah. Yang mampu didata sebagai pemberi bantuan, sedangkan yang miskin itulah yang wajib mendapatkan bantuan,” tegasnya.

Membangun Ekosistem Gotong Royong

Kepedulian ini diharapkan menjadi pengingat bagi pemerintah desa untuk tidak hanya bekerja di balik meja. Pemimpin desa diharapkan lebih rajin melakukan “blusukan” untuk memetakan warga yang benar-benar membutuhkan bantuan agar tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah atau terlantar karena kemiskinan.

“Jangan sampai kejadian miris di tempat lain terjadi di desa kita. Kita harus fokus menjaga lingkungan sendiri agar rakyat kecil tetap terperhatikan,” pungkasnya.

Miris Kondisi Kesejahteraan Anak, Pelaku Usaha Desak Perangkat Desa Lebih Peka dan Turun ke Lapangan

Reporter: Teguh

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kota Tegal, DN-II Sungai Ketiwon meluap pada Selasa malam (10/2) hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu di Kabupaten Tegal. Peningkatan debit air secara drastis berdampak pada aliran sungai di wilayah hilir Kota Tegal.

Akibatnya, air meluap ke pemukiman warga di RW 9, Kelurahan Panggung, Kota Tegal, hingga membanjiri rumah dan jalan di lingkungan sekitar.

Tim BPBD, Kepolisian, Pemkot bersama lurah dan warga segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Garis polisi dipasang di tanggul yang rawan jebol akibat terkikis arus, sebagai langkah antisipasi awal.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, meninjau langsung lokasi banjir untuk memastikan penanganan berjalan efektif. Ia menyampaikan bahwa jajaran Polres telah menyiagakan Pleton Siaga Bhayangkara

“Kami telah memberdayakan dan menyiagakan Pleton Siaga Bhayangkara untuk membantu masyarakat terdampak,” ujar AKBP Heru Antariksa, Rabu (11/2/2026)

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Selain itu, Kapolres menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mempercepat penanganan banjir.

“Kami melakukan koordinasi dengan BPBD, PMI, Dinas Sosial, serta PSDA Pemali Comal untuk memastikan penanganan banjir berjalan cepat dan tepat,” jelasnya

Personel Polres juga ditempatkan di titik-titik rawan untuk memantau kondisi tanggul dan membantu distribusi bantuan kepada warga terdampak, termasuk makanan siap saji, air mineral, dan roti.

“Untuk kebutuhan air bersih, kami berkoordinasi dengan PDAM setempat agar suplai tetap tersedia,” tambah Kapolres

Kapolres juga turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, serta menjauhi area bantaran sungai yang berpotensi rawan longsor dan membahayakan keselamatan.

Hingga saat ini, situasi terpantau aman dan terkendali. Personel gabungan masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air susulan. ( Bim )

Kota Tegal, DN-II Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan pentingnya pembentukan karakter dan disiplin berlalu lintas sejak usia sekolah guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Penegasan Kapolres disampaikan melalui amanat yang dibacakan Wakapolres Tegal Kota Kompol Wahdah Maulidiawati saat memimpin upacara bendera di SMA Negeri 1 Kota Tegal, Senin (9/2/2026).

“Kecelakaan lalu lintas bukan sesuatu yang tidak dapat dicegah. Dengan disiplin, kepatuhan, dan kesadaran bersama, keselamatan di jalan raya dapat terwujud,” ujar Kompol Wahdah.

Kompol Wahdah menyebutkan, data kecelakaan lalu lintas Polres Tegal Kota sepanjang 2020–2025 menunjukkan mayoritas korban berasal dari kelompok usia produktif 15–40 tahun dan cenderung meningkat setiap tahun.

“Korban kecelakaan lalu lintas masih didominasi usia produktif 15 sampai 40 tahun dan jumlahnya terus meningkat,” ungkapnya

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia juga menjelaskan Operasi Keselamatan Candi 2026 digelar selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif serta penegakan hukum yang humanis dan edukatif.

“Karena itu, pendidikan dan pemahaman tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara perlu ditanamkan sejak dini kepada para siswa,” ujar Kompol Wahdah.

Selain sosialisasi, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Polres Tegal Kota dan SMA Negeri 1 Kota Tegal terkait pembinaan karakter dan keamanan lingkungan sekolah..

Sementara Kepala SMA Negeri 1 Kota Tegal Imam Bagus Winarto menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut dan berharap kerja sama yang terjalin dapat terus berlanjut.

“Kerja sama dengan Polres Tegal Kota menjadi langkah strategis dalam mendukung pendidikan karakter serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif,” katanya. ( Bim )

Tegal, DN-II Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional, Kasi Humas Polres Tegal, IPDA Komarudin, S.H., menghadiri kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tegal yang dilaksanakan di Sekretariat PWI Kabupaten Tegal, Senin (9/2/2026) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Pers Nasional sekaligus menjadi momentum untuk mempererat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPDA Komarudin, S.H., menyampaikan apresiasi atas peran strategis insan pers sebagai mitra Polri dalam menjaga kondusivitas kamtibmas serta menyajikan pemberitaan yang menyejukkan dan edukatif bagi masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan HUT PWI Kabupaten Tegal tersebut, perwakilan dari Polres Tegal turut memberikan santunan serta menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba fotografi yang diselenggarakan oleh PWI Kabupaten Tegal.

Adapun pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Bupati Tegal, perwakilan Kejaksaan Negeri Tegal, Kasi Humas Polres Tegal, Ketua PWI Kabupaten Tegal, serta sekitar 100 orang undangan dari berbagai unsur.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan media semakin solid guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tegal. ( Bim )

KABUPATEN TEGAL, DN-II Sebanyak 100 pelajar terpilih di Kabupaten Tegal resmi mengantongi sertifikat pelatihan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI). Program ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Polres Tegal dan AI Ready ASEAN, sebuah gerakan yang didukung oleh Google.org (Google Foundation).

Penyerahan sertifikat secara simbolis dilakukan pada Minggu (8/2/2026), menyusul rangkaian pelatihan intensif yang telah digelar pada Rabu (5/2) lalu di Gedung PMI Kabupaten Tegal.

Pilot Project Nasional di Jawa Tengah

Program bertajuk “AI Ready ASEAN” ini merupakan bentuk sinergi antara AI ASEAN, Google Foundation, dan Polda Jawa Tengah. Polres Tegal terpilih menjadi salah satu satuan kewilayahan yang menjalankan pilot project untuk mengedukasi generasi muda mengenai pemanfaatan teknologi masa depan.

Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penguasaan AI bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan bagi generasi Z.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Para peserta adalah pelajar pilihan yang mendapat peluang emas untuk mendalami AI. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi mampu memanfaatkan AI secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab untuk meningkatkan produktivitas belajar,” ujar AKBP Bayu Prasatyo dalam keterangannya.

Kurikulum Pelatihan: Dari Etika hingga Praktik Prompt

Pelatihan ini dipandu oleh instruktur bersertifikasi yang terdiri dari personel kepolisian dan praktisi pendidikan, di antaranya:

Bripka Winara Setyo Permadi & Brigadir Irfan Rizqi Mulyawan, S.H. (Polres Tegal)

Nani Hidayati, M.Pd. & Ashhab Aghnil Hakim, S.T. (Praktisi)

Materi yang diberikan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menekankan pada aspek keamanan digital, meliputi:

Pengenalan Dasar AI: Memahami cara kerja mesin belajar.

Etika & Keterbatasan: Diskusi mendalam mengenai batasan moral dan bias dalam AI.

Prompt Engineering: Praktik langsung membuat instruksi efektif agar hasil AI lebih akurat dan produktif.

Antusiasme Tinggi Melampaui Jadwal

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Semangat para pelajar dari 10 SMA/SMK di Kabupaten Tegal ini terlihat dari dinamika forum yang sangat hidup. Sesi diskusi dan tanya jawab yang semula dijadwalkan berakhir pukul 12.00 WIB, terpaksa diperpanjang hingga pukul 14.00 WIB demi mengakomodasi rasa ingin tahu peserta yang besar.

Melalui langkah ini, Polres Tegal berharap dapat mencetak generasi yang adaptif dan siap bersaing di era transformasi digital, sekaligus meminimalisir penyalahgunaan teknologi di kalangan remaja.

Reporter: Bim

Kota Tegal, DN-II Langkah nyata demi keselamatan warga dilakukakan Polres Tegal Kota dengan merenovasi Jembatan Donggala di Kelurahan Tunon, Tegal Selatan. Jembatan yang berdiri sejak 1986 ini belum pernah direnovasi dan kondisinya dinilai cukup memprihatinkan

Jembatan penghubung di wilayah Rw 03 dan Rw 04 ini sebelumnya tidak memiliki pembatas, minim penerangan, dan permukaannya licin saat hujan. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena jembatan kerap dilalui warga, termasuk pelajar yang menuju sekolah.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan perbaikan jembatan sepanjang 5 meter dan lebar 3 meter ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Jembatan ini sudah lama dan kondisinya cukup memprihatinkan, sehingga berpotensi membahayakan warga yang melintas, terutama anak-anak sekolah,” ujar AKBP Heru, Sabtu (7/2/2026).

Kapolres menegaskan, keberadaan jembatan yang lebih aman diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan, memperlancar mobilitas warga, dan menciptakan lingkungan yang lebih tertata.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Intinya, perbaikan ini untuk kepentingan masyarakat, agar lingkungan lebih aman dan akses utama bagi warga dan pelajar lebih nyaman,” tegasnya.

Lebih lanjut, AKBP Heru menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia dalam pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Perbaikan ini diharapkan berdampak positif bagi lingkungan dan meningkatkan keselamatan warga,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Hasyim Ashari, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polri terhadap keselamatan pengguna jembatan. Menurutnya, keterlibatan warga dalam proses pembangunan menjadi kunci kelancaran.

“Kami sangat menghargai perhatian Polri terhadap keselamatan warga. Warga pun ikut aktif dalam kerja bakti dan memantau pembangunan agar perbaikan jembatan berjalan lancar dan aman bagi semua,” ujar Hasyim. ( Bim )

Jateng, DN-II Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung kondisi pengungsi dan lokasi terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Jumat (06/02/2026).

​Dalam kunjungannya, Wapres meminta warga untuk tidak memaksakan diri kembali ke rumah masing-masing karena kondisi tanah yang masih labil dan sangat berbahaya. Wapres secara khusus meminta agar kebutuhan lansia, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, serta kaum difabel terpenuhi dengan layak, termasuk ketersediaan tim medis dan obat-obatan selama 24 jam.

​Selain itu, Wapres juga memberikan jaminan kepada warga yang kehilangan dokumen penting seperti sertifikat tanah, akta kelahiran, maupun Kartu Keluarga (KK). Wapres menginstruksikan jajaran terkait untuk memproses dokumen pengganti dengan cepat.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan bahwa pemerintah daerah memastikan warga yang saat ini mengungsi akan direlokasi ke tempat yang lebih aman dengan hunian yang telah disiapkan pemerintah.

Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman melaporkan bahwa tercatat sebanyak 464 rumah terdampak dan sebanyak 2.426 jiwa mengungsi di empat posko utama. Ischak menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tegal telah menyiapkan rencana relokasi ke lahan milik Perhutani yang dinilai lebih stabil dan aman. (*)

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sumber: BPMI Setwapres

#KemensetnegRI
#RilisWakilPresiden

TEGAL, DN-II Di tengah himpitan ekonomi yang kian terasa, secercah harapan muncul dari sudut RT 03/RW 01, Desa Debong. Pada Kamis (5/2/2026), suasana hangat menyelimuti desa tersebut saat Bapak Surono kembali melaksanakan aksi rutinnya berbagi sedekah kepada anak-anak setempat.

Aksi ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata kepedulian sosial yang konsisten dilakukan setiap pekan. Berikut adalah poin-poin utama dari aksi kemanusiaan tersebut:

Komitmen Berbagi di Masa Sulit

Surono mengungkapkan bahwa kegiatan ini didasari oleh empati terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tidak menentu. Menurutnya, berbagi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk membantu sesama.

“Alhamdulillah, setiap minggu saya rutin berbagi. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang, mari kita perbanyak berbagi untuk kepentingan rakyat,” ujar Surono saat ditemui di lokasi.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Fokus pada Masa Depan Anak-Anak

Lebih dari sekadar memberi, Surono memiliki visi jangka panjang untuk anak-anak di Desa Debong. Ia berharap bantuan tersebut dapat memotivasi mereka untuk terus belajar.

Harapan Utama: Mencetak generasi yang pintar dan berbakti kepada orang tua.

Pesan Moral: Menanamkan nilai agar anak-anak selalu mengedepankan kehormatan keluarga.

Siap Menjadi “Bapak Angkat” Demi Pendidikan

Isu putus sekolah menjadi perhatian serius dalam perbincangan tersebut. Menanggapi kekhawatiran masyarakat akan biaya pendidikan, Surono menegaskan kesiapannya untuk terjun langsung membantu, termasuk bersinergi dengan program pemerintah.

Secara eksplisit, beliau menyatakan kesiapan menjadi bapak angkat bagi anak-anak yang terancam putus sekolah, baik untuk jenjang SMP maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Nanti akan kita bantu supaya jangan sampai putus sekolah. Sekarang kan sudah banyak program dari pemerintah, seperti sekolah gratis. Saya siap membantu (membiayai),” tegasnya menutup pembicaraan.

Reporter: Teguh

You cannot copy content of this page