TEGAL, DN-II Kepala sekolah SMK Negeri 3 Kota Tegal Drs Bejo SPd melalui Humas SMKN 3 Kota Tegal Winarso, berbagi cerita mengenai dinamika pendidikan vokasi di sekolahnya. Meski baru menjabat di posisi Humas kurang dari satu semester, ia memberikan gambaran luas mengenai perkembangan sekolah yang kini menampung ribuan siswa tersebut. (6/1/2026).
Populasi Siswa dan Tenaga Pengajar yang Besar
Sekolah ini tercatat memiliki basis massa siswa yang cukup besar. Menurut Wirahso, saat ini terdapat sekitar 1.700-an siswa yang tersebar di sembilan jurusan berbeda. Untuk angkatan terbaru saja, sekolah menerima sekitar 553 siswa baru.
Kekuatan pengajaran didukung oleh 144 tenaga pendidik, yang terdiri dari guru berstatus PNS, P3K penuh waktu, hingga P3K paruh waktu. “Semua jurusan diminati oleh masyarakat. Setiap tahunnya, kuota selalu terisi di seluruh lini,” ujar Winarso saat ditemui di ruangannya selasa 6 Januari 2026.
Keunggulan Jurusan Pelayaran: Praktik Berbayar
Salah satu daya tarik utama sekolah ini adalah program pelayarannya yang mencakup jurusan Nautika dan Teknika. Berbeda dengan praktik kerja lapangan (PKL) pada umumnya, para siswa pelayaran di sekolah ini sudah mulai melaut sejak kelas 2. 
“Terakhir kemarin, mereka melakukan praktik di Pati selama enam bulan. Menariknya, mereka tidak dipungut biaya praktik, justru mereka yang dibayar atau mendapatkan uang saku,” ungkap Winarso.
Meski ia tidak menyebutkan nominal pastinya, insentif tersebut biasanya dicairkan setelah siswa menyelesaikan masa praktik selama setengah tahun tersebut. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi para taruna yang menempuh pendidikan di sana.
Fokus Humas dan Manajemen Sekolah
Sebagai Humas, Winarso menjelaskan bahwa fokus utamanya mencakup manajemen tamu, koordinasi PKL, hingga pengelolaan fasilitas umum seperti kantin. Mengenai detail spesifik jumlah siswa per kelas, ia menyebutkan angkanya bervariasi antara satu hingga tiga kelas per jurusan.
“Saya sendiri mengajar di Teknik Permesinan. Di jurusan saya, rata-rata satu kelas berisi 36 siswa. Dinamikanya sangat terasa, terutama saat menyiapkan siswa untuk siap terjun ke dunia industri,” tambahnya.
Meski akan segera memasuki masa pensiun sekitar enam bulan lagi, Wirahso tetap berkomitmen memastikan koordinasi antara sekolah dan mitra industri berjalan baik hingga masa jabatannya berakhir di pertengahan tahun ini.
Reporter: Teguh
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
