Brebes, DN-II Daerah Krisis air bersih menghantui warga di kawasan Kebantenan, khususnya di Jalan Kyai Sakiadji, RT 04 , RW 03 , Desa Pabatan , Kecamatan Wanasari , Kabupaten Brebes , Pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dilaporkan mati total selama lebih dari 10 hari, memaksa warga mencari alternatif demi bertahan hidup.
Warga Kecewa, Aktivitas Harian Terganggu
Salah satu pelanggan setia PDAM, Pak Husen (15 tahun menjadi pelanggan), mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan yang dianggap memburuk. Menurutnya, air merupakan kebutuhan vital yang tidak bisa ditunda.
“Ya jelas kecewa. Ini untuk kebutuhan sehari-hari, penting banget buat masak, mandi, dan minum,” ujar Husen saat ditemui di kediamannya. (5/2/2026).
Terpaksa Mengambil Air di Mushola
Kondisi ini memaksa warga melakukan upaya ekstra. Untuk mencukupi kebutuhan domestik, Husen dan warga lainnya harus rela bolak-balik mengambil air dari mushola terdekat.
Fenomena “ngangsu” atau mengangkut air ini melibatkan hampir seluruh anggota keluarga. “Terpaksa ambil air di mushola setiap hari. Ada yang pakai selang, ada juga anak-anak yang bantu angkut pakai ember,” tambahnya. 
Tuntutan Kompensasi dan Perbaikan
Masalah ini ternyata tidak hanya menimpa satu atau dua rumah. Di lingkungan RT 04 saja, tercatat lebih dari 10 kepala keluarga yang mengalami nasib serupa.
Warga merasa dirugikan secara finansial karena meskipun air tidak mengalir, mereka tetap dibebankan tagihan rutin yang mencapai lebih dari Rp100.000 per bulan. Warga berharap pihak PDAM Tirta Baribis segera melakukan perbaikan dan memberikan kompensasi berupa pengurangan tagihan.
Ringkasan Fakta Berita:
Detail Kejadian Informasi
Lokasi Jl. Kyai Sakiadji, RT 04/03, Desa Pebatan , Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.
Durasi Gangguan 10 Hari lebih
Dampak Utama Gangguan masak, mandi, dan konsumsi
Solusi Sementara Mengambil air dari rumah ibadah (mushola)
Estimasi Kerugian Tagihan tetap jalan (>Rp100rb/bulan) meski air mati.
Reporter: Teguh
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
