BREBES, DN-II Kolaborasi lintas sektoral antara Komando Distrik Militer (Kodim) 0713/Brebes dan Pemerintah Kabupaten Brebes terus diperkuat guna mengakselerasi visi-misi pembangunan daerah. Sinergi ini ditegaskan bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata dalam mengintervensi berbagai persoalan mendasar di tengah masyarakat. (18/2/2026).
Infrastruktur: Jembatan Kesejahteraan
Kepala Baperlitbangda Kabupaten Brebes, Tety Yuliana, mengungkapkan bahwa keterbatasan jangkauan birokrasi memerlukan dukungan TNI untuk menyentuh wilayah pelosok. Fokus utama saat ini adalah pembukaan dan perbaikan akses jalan di wilayah strategis melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).
“Ketika akses jalan terwujud, hal itu secara otomatis meningkatkan kualitas pendidikan, mempermudah akses kesehatan, dan menghidupkan urat nadi perekonomian warga,” ujar Tety dalam wawancara terbaru.
Ia juga menambahkan bahwa Baperlitbangda memastikan hasil TMMD selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah maupun panjang daerah agar manfaatnya berkelanjutan.
Pemberdayaan Ekonomi dan Legalitas UMKM
Tak hanya pembangunan fisik, kolaborasi ini menyasar sektor ekonomi mikro. Mengingat Brebes memiliki ratusan ribu pelaku UMKM, Kodim dan Pemkab sepakat memprioritaskan dua hal:
Peningkatan Kapasitas: Pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil di lokasi sasaran.
Percepatan Legalitas: Bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal untuk memfasilitasi pengurusan izin usaha bagi warga desa lokasi TMMD.
Gotong Royong Multisektoral sebagai Roh TMMD
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Brebes, Subagyo, menegaskan bahwa TMMD adalah wadah kolaborasi bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Program ini menjadi jembatan bagi dinas-dinas untuk masuk dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang kesehatan hingga pendidikan.
Partisipasi Masyarakat Sebagai Tolok Ukur
Subagyo menjelaskan bahwa peran Dinpermades sangat krusial dalam tahap perencanaan. Salah satu indikator utama diterimanya pengajuan TMMD di sebuah desa adalah kesiapan partisipasi swadaya warganya.
“Peran kami memastikan bagaimana tingkat partisipasi masyarakat. Filosofi dasar TMMD adalah membangun kemanunggalan antara TNI dengan rakyat,” jelas Subagyo. Ia mengaku bangga karena selama ini antusiasme warga Brebes sangat tinggi dalam menyambut program ini.
Kesimpulan: Manunggal untuk Sejahtera
Melalui integrasi antara pembangunan fisik oleh TNI dan pemberdayaan sosial-ekonomi oleh Pemerintah Daerah, TMMD diharapkan terus menjadi motor penggerak bagi desa-desa di wilayah Kabupaten Brebes. Prinsip support system antarinstansi ini bermuara pada satu tujuan: meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Reporter: Teguh
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
