Brebes, DN-II Di balik sirine ambulans desa yang kerap membelah jalanan di wilayah Tegal dan sekitarnya, ada sosok-sosok tangguh yang bekerja dalam diam. Salah satunya adalah Pak Jono, seorang pria berusia di atas 50 tahun yang mengabdikan dirinya sebagai sopir mobil siaga atau ambulans Desa Yamansari, Kecamatan Lebaksiu.
Meski usianya tak lagi muda, semangat Pak Jono dalam membantu sesama tidak luntur. Sudah hampir dua tahun lamanya ia dipercaya memegang kemudi mobil siaga desa tersebut untuk melayani warga yang membutuhkan pertolongan medis darurat.
Mengawal Pasien Tumor Menjemput Harapan
Baru-baru ini, terlihat Pak Jono kembali menjalankan tugas rutinnya. Ia mengantarkan seorang pasien pria yang menderita tumor untuk mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit rujukan.
“Ini sedang mengantar pasien tumor, rujukan dari Rumah Sakit Singkil,” ujar Pak Jono dengan nada rendah namun penuh kesiagaan saat ditemui di sela tugasnya.
Bagi Pak Jono, perjalanan kali ini bukanlah yang pertama. Ia mengaku sudah sering bolak-balik mengantarkan pasien yang sama untuk menjalani kontrol medis. Setidaknya, sudah empat hingga lima kali ia mengawal pasien tersebut demi mendapatkan penanganan yang memadai.
Fokus pada Keselamatan, Bukan Sekadar Tugas
Saat ditanya mengenai detail medis pasien, seperti jenis tumor atau prosedur kemoterapi yang akan dijalani, Pak Jarno menjawab dengan bijak dan rendah hati. Fokus utamanya bukanlah pada data medis, melainkan pada keselamatan dan ketepatan waktu sampai di tujuan.
“Kurang paham kalau itu (detail tindakan medis), itu sudah urusan pasien dan keluarga. Tugas saya fokus mengantar dengan selamat sampai tujuan,” tambahnya.
Dedikasi Pak Jono menjadi potret nyata betapa pentingnya keberadaan ambulans desa dan sosok sopir yang siap sedia kapan pun dibutuhkan. Baginya, menjadi sopir ambulans bukan sekadar profesi, melainkan bentuk pengabdian kepada warga Desa Yamansari agar mereka mendapatkan akses kesehatan yang lebih cepat dan layak.
Mengenai kapasitas penanganan diย RSUD Brebes, Direktur drg. Adhi Supriyadi, M.Kes., memberikan klasifikasi penting terkait jenis layanan yang tersedia:
Benjolan Biasa (Tumor):ย RSUD Brebes sudah memiliki kemampuan dan fasilitas untuk menangani kasus benjolan atau tumor umum.
Kanker:ย Untuk penanganan kanker (yang bersifat ganas), pihak rumah sakit menyatakanย belum memulaiย layanan tersebut karena saat ini masih dalam proses melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
Reporter: Teguh
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
