Brebes, DN-II Penampilan Was’un , seorang petugas keamanan (Satpam) di SMPN 4 Wanasari , belakangan ini mencuri perhatian. Bukan tanpa alasan, pria yang dikenal ramah ini berhasil melakukan transformasi fisik yang signifikan. Dalam waktu singkat, yakni 4 bulan, ia berhasil memangkas bobot tubuhnya sebanyak 16 kilogram. (24/2/2026).
“Dulu berat saya mencapai 124 kg,” ujar
Was’un saat berbincang mengenai perjalanannya. Kini, timbangan menunjukkan angka 108 kg. Meski perjalanan menuju berat ideal masih berlanjut, perubahan ini sudah membawa dampak luar biasa bagi kesehatan dan produktivitasnya sehari-hari.
Rahasia Diet: Disiplin Intermittent Fasting (IF)
Kesuksesan Was’un tidak didapat dari obat-obatan instan, melainkan kedisiplinan dalam mengatur jendela makan atau yang populer disebut Intermittent Fasting (IF). Berikut adalah pola ketat yang dijalankannya:
Jendela Makan Sempit: Was’un hanya mengonsumsi makanan pada pukul 12.00 siang hingga 16.00 sore.
Puasa 20 Jam: Mulai pukul 4 sore, ia berhenti makan total hingga pukul 12 siang keesokan harinya.
Hidrasi Tanpa Kalori: Selama masa puasa, ia hanya mengonsumsi air putih. Kopi hitam tetap diperbolehkan, dengan catatan tegas: tanpa gula.
Mengubah Pola Makan: “Bye-Bye” Nasi
Selain mengatur waktu, Was’un juga melakukan revolusi pada jenis asupan makanannya. Ia memilih untuk menghindari nasi sama sekali dan beralih ke menu yang lebih alami dan diolah dengan cara sehat.
Menu harian Was’un meliputi:
Buah-buahan dan sayur-sayuran sebagai sumber serat.
Protein Nabati & Hewani: Tempe, tahu, dan telur yang diolah dengan cara dikukus (menghindari minyak goreng).
Hasil Nyata: Dari Lemas Menjadi Tangkas
Perubahan drastis ini tentu bukan tanpa tantangan. Was’un mengaku pada awalnya tubuh terasa agak lemas karena harus beradaptasi dengan pola makan baru. Namun, setelah melewati fase adaptasi, manfaat kesehatan mulai terasa nyata.
“Sekarang badan terasa jauh lebih enak dan ringan. Kalau dulu jalan jauh saja sudah ngos-ngosan, sekarang sudah bisa dipakai lari dan stamina lebih terjaga,” ungkapnya dengan bangga.
Kisah Was’un menjadi pengingat bagi kita semua bahwa dengan konsistensi dan metode yang tepat, perubahan menuju hidup sehat bukanlah hal yang sehat mustahil tanpa puasa IF.
Reporter: Teguh
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
