BREBES, DN-II Dinamika politik di Kabupaten Brebes kembali memanas. Praktisi hukum sekaligus tokoh penggerak UMKM Jawa Tengah, Turnya, S.H., M.H., secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPC Kabupaten Brebes. (25/2/2026).
Langkah mengejutkan ini bukan sekadar pamit, melainkan sebuah manuver politik strategis. Turnya secara terbuka mengumumkan pelabuhan baru perjuangannya: Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Meninggalkan Zona Nyaman
Dalam pernyataan resminya, Turnya menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah pertimbangan mendalam mengenai arah perjuangan politiknya di masa depan.
“Saya memilih meninggalkan zona nyaman politik lama untuk berdiri di barisan perubahan yang lebih berani, terbuka, dan berpihak nyata kepada rakyat,” tegas Turnya kepada awak media.
Ia berpendapat bahwa kebutuhan masyarakat daerah saat ini menuntut pendekatan yang lebih progresif dan adaptif. Menurutnya, politik harus bertransformasi menjadi solusi konkret atas tantangan zaman, bukan sekadar terjebak dalam pola-pola konvensional.
Alasan Memilih PSI
Turnya melihat PSI sebagai wadah yang paling relevan dengan visi pribadinya, terutama dalam mengawal isu keterbukaan, meritokrasi, dan penguatan ekonomi akar rumput.
Semangat Pembaruan: PSI dinilai sebagai rumah bagi politik yang bersih dan berintegritas.
Keberpihakan UMKM: Fokus PSI pada generasi muda dan pelaku usaha kecil selaras dengan latar belakang Turnya sebagai pembina UMKM.
Politik Solusi: “PSI adalah rumah baru yang menawarkan semangat pembaruan dengan orientasi solusi nyata, bukan sekadar wacana,” ujarnya.
Tetap Menjaga Etika Politik
Meski berpindah haluan, Turnya tetap menunjukkan sikap ksatria. Ia menegaskan tidak ada konflik personal dengan partai berlambang kepala garuda tersebut.
“Saya tetap menghormati Gerindra sebagai bagian penting dalam perjalanan politik saya. Namun, ke depan, saya ingin memastikan setiap langkah politik benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Sebagai akademisi dan praktisi hukum, Turnya berkomitmen membawa warna baru di PSI dengan mendorong kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik dan penguatan sektor UMKM sebagai fondasi ekonomi rakyat.
Sinyal Pergeseran Politik Lokal
Langkah Turnya ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan politik di Kabupaten Brebes dan sekitarnya. Masuknya figur berlatar belakang hukum dan ekonomi ke dalam PSI memberikan sinyal kuat bahwa tuntutan masyarakat akan figur yang membawa semangat perubahan semakin meningkat di Jawa Tengah.
Reporter: Teguh
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
