BREBES, DN-II Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes kembali bergerak cepat merespons keresahan warga terkait gangguan satwa liar. Pada Rabu (25/2/2026), personel Damkar dikerahkan untuk menyisir area Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Brebes menyusul laporan adanya biawak yang masuk ke lingkungan perkantoran.
Terkendala Akses Sempit
Tim yang beranggotakan Arjun, Wahyudin, dan Dimas segera melakukan penyisiran di sejumlah titik potensial. Namun, proses evakuasi kali ini menemui tantangan teknis lantaran posisi persembunyian reptil tersebut berada di celah yang sangat sempit dan sulit dijangkau.
“Terakhir biawak terlihat kemarin sore. Kami sudah melakukan pengecekan mendalam di lokasi, namun aksesnya sangat terbatas sehingga personel sulit menjangkau titik persembunyian utama,” ujar Arjun, salah satu personel Damkar Brebes.
Sebagai langkah antisipasi, tim memberikan edukasi kepada staf kantor untuk terus memantau pergerakan hewan tersebut. Strategi yang diterapkan adalah menunggu momentum saat hewan tersebut keluar ke area terbuka.
“Kami menunggu biawak keluar dari celah sempit tersebut. Begitu posisinya sudah di area terbuka, petugas akan langsung melakukan penjebakan dan penangkapan,” tambahnya.
Biawak Dominasi Panggilan Darurat
Fenomena masuknya biawak ke area aktivitas manusia ternyata menjadi tren di Kabupaten Brebes. Arjun mengungkapkan bahwa aduan terkait hewan melata ini merupakan jenis laporan non-kebakaran yang paling mendominasi hampir setiap harinya.
“Hampir setiap hari ada laporan masuk mengenai biawak. Bisa dibilang, ini adalah jenis gangguan hewan yang paling sering kami tangani di lapangan saat ini,” ungkap Arjun.
Panduan Aman Menghadapi Satwa Liar
Menyikapi intensitas interaksi antara biawak dan manusia yang tinggi, Damkar Brebes memberikan panduan bagi warga agar tidak salah langkah saat bertemu hewan tersebut:
Tetap Tenang: Biawak secara alami cenderung menghindari manusia. Hindari gerakan tiba-tiba yang membuatnya merasa terancam.
Jangan Dipojokkan: Hewan ini memiliki pertahanan diri berupa gigitan atau sabetan ekor yang kuat jika merasa terdesak.
Giring Perlahan: Gunakan benda panjang (seperti sapu atau kayu) untuk mengarahkan biawak keluar. Mereka biasanya menghindar dari objek yang terlihat lebih besar.
Gunakan Penutup: Jika situasi mendesak, gunakan kain tebal atau karung untuk menutup kepalanya sebelum diamankan.
Layanan Pengaduan Cepat
Damkar Brebes mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri menangkap hewan liar tanpa keahlian atau perlengkapan memadai guna menghindari risiko cedera.
“Jika merasa ragu atau terancam, segera hubungi kami melalui Call Center 112. Masyarakat juga dapat melapor melalui akun media sosial resmi kami di TikTok atau Instagram @damkarbrebes,” pungkas Arjun.
Reporter: Teguh
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
