BREBES, DN-II Dinamika dunia pendidikan saat ini tengah menghadapi tantangan serius, terutama terkait perkembangan karakter anak didik. Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes, Drs. Budi Adjar Pranoto, S.H, M.M.Pd
, memberikan peringatan keras kepada para pemangku kepentingan mengenai kondisi lingkungan sekolah dan perubahan perilaku siswa. (27/2/2026).
Budi menyebutkan bahwa indikasi adanya masalah dalam ekosistem pendidikan di wilayahnya kini sudah mulai tampak di permukaan. Menurutnya, perubahan ini tidak boleh diabaikan begitu saja agar tidak menjadi bom waktu di masa depan.
“Gejalanya sudah mulai terasa, dan ini harus mulai dipahami secara mendalam oleh orang tua serta tenaga pendidik. Jangan sampai kita terlambat merespons perubahan yang terjadi pada anak didik kita,” tegas Drs. Budi Adjar Pranoto, S.H, M.M.Pd
saat memberikan keterangan resminya.
Ia menekankan bahwa fenomena seperti penurunan etika, pengaruh negatif media sosial, hingga potensi perundungan (bullying) merupakan bagian dari gejala yang harus diantisipasi sejak dini. Budi menilai, stabilitas kualitas pendidikan di Brebes tidak hanya bergantung pada kurikulum di kelas, tetapi juga pada kepekaan lingkungan sekitar terhadap kesehatan mental dan sosial siswa.
Pernyataan ini sekaligus menjadi seruan bagi sekolah dan masyarakat untuk memperkuat sinergi. Tanpa kolaborasi yang erat antara guru di sekolah dan orang tua di rumah, pemantauan terhadap perilaku siswa akan sulit dilakukan secara maksimal.
“Pendidikan adalah tanggung jawab kolektif. Kita perlu membangun komunikasi dua arah yang lebih intensif demi menjaga masa depan generasi muda kita,” pungkasnya.
Dewan Pendidikan berkeinginan Mengembalikan marwah dan martabat guru (pendidik) sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku, dan sesuai adab dan kultur budaya kita, juga memberikan imbangan kesejahteraan yang layak dan pantas sesuai peran mereka sebagai virus pengembang kebajikan di tengah tengah perkembangan standart hidup yang layak
Reporter: Teguh
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
