BREBES, DN-II Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Cikesal, Kecamatan Brebes. Langkah sigap ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah di tengah suasana bulan suci Ramadan.
โBencana banjir tersebut dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi serta pendangkalan saluran irigasi, yang menyebabkan air meluap hingga merendam permukiman warga.
โPrioritaskan Kebutuhan Sahur
โMenyikapi situasi darurat di bulan Ramadan, Dinas Sosial memprioritaskan penyaluran bantuan berupa makanan siap saji. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan santap sahur warga tetap terpenuhi, terutama bagi mereka yang tidak dapat mengoperasikan dapur rumah akibat genangan air.
โKepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Tarsono, S.E., M.M. menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan mendalam terhadap dampak kerusakan yang terjadi.
โ”Berdasarkan hasil pendataan kami di lapangan pada Kamis (5/3/2026), banjir tidak hanya menggenangi akses jalan, tetapi juga merusak lima rumah warga,” ujar Tarsono saat dikonfirmasi.
โAdapun rumah warga yang mengalami kerusakan tersebar di beberapa titik, di antaranya milik Rastam (RT 14/RW 02), serta Kasmira, Tarsum, dan Padem yang berdomisili di RT 11/RW 03, dan Sukim di wilayah RT 14/RW 03.
โBantuan Logistik dan Hunian
โGuna meringankan beban para korban, Dinas Sosial Kabupaten Brebes telah mendistribusikan berbagai bentuk bantuan, di antaranya:
โPaket Sembako: Sebanyak 20 dus (setiap dus berisi 10 paket).
โPerlengkapan Hunian: Kasur dan perlengkapan rumah tangga lainnya bagi keluarga yang terdampak langsung.
โSaat ini, kondisi banjir di lokasi dilaporkan telah surut dan situasi berangsur normal kembali.
โPentingnya Mitigasi Berbasis Lingkungan
โMenanggapi peristiwa ini, Dinas Sosial menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif. Disiplin dalam pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan saluran air dinilai krusial untuk meminimalisir risiko banjir di masa depan.
โ”Kebersihan lingkungan bukan sekadar mendukung pembangunan desa, tetapi merupakan langkah preventif yang krusial untuk mencegah bencana serupa. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan saluran air di sekitar tempat tinggal masing-masing,” pungkas Tarsono, S.E., M.M.
โReporter: Teguh
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
