BREBES, DN-II Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes terus memperkuat komitmennya sebagai garda terdepan pelayanan publik, baik dalam penanganan darurat maupun edukasi kebencanaan. Hal ini ditegaskan oleh Pantama Budi, personel senior yang telah mendedikasikan dirinya selama 15 tahun di lembaga tersebut.
Budi, yang kini berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), berbagi kisah mengenai dinamika bekerja di bidang kemanusiaan. Baginya, BPBD bukan sekadar instansi pemerintah, melainkan “rumah” bagi masyarakat untuk belajar mitigasi bencana secara langsung.
Edukasi Tanpa Pungutan Biaya
Salah satu poin utama yang ditekankan Budi adalah transparansi dan keterbukaan BPBD Brebes terhadap kunjungan masyarakat. Kantor BPBD rutin menjadi tujuan studi lapangan bagi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA.
“Kami selalu terbuka menerima setiap kunjungan. Ini adalah bagian dari sosialisasi agar masyarakat memahami kinerja BPBD dan melek terhadap potensi bencana di sekitar mereka,” ujar Budi saat ditemui pada Minggu (18/1/2026).
Ia menjamin bahwa seluruh kegiatan edukasi di kantor BPBD bersifat gratis. Pihak sekolah atau komunitas yang ingin mengenal alat-alat evakuasi serta fungsinya tidak akan dipungut biaya sepeser pun.
“Kami tegaskan, tidak ada biaya atau nominal apa pun. Silakan datang, kami dengan senang hati berbagi ilmu keselamatan,” tambahnya.
Respons Cepat 24 Jam
Sebagai instansi yang menangani keselamatan nyawa, personel BPBD dituntut siaga tanpa batas waktu. Budi menjelaskan bahwa risiko tinggi sudah menjadi “makanan harian” bagi para petugas di lapangan.
Cakupan tugas operasional BPBD Brebes meliputi:
Pencarian dan Pertolongan: Penanganan orang hilang dan evakuasi korban tenggelam.
Bencana Alam: Mitigasi dan penanganan dampak banjir, tanah longsor, hingga angin kencang.
Kedaruratan Lainnya: Segala kondisi darurat yang mengancam keselamatan warga di wilayah Kabupaten Brebes.
“Tugas kami adalah merespons setiap kejadian darurat. Personel BPBD siap siaga 24 jam penuh untuk menindaklanjuti laporan masyarakat,” pungkasnya.
Dedikasi Pantama Budi selama belasan tahun menjadi cermin nyata dari semangat kemanusiaan di BPBD Brebes. Melalui keterbukaan informasi dan kesiapsiagaan operasional, diharapkan sinergi antara petugas dan masyarakat semakin kuat demi mewujudkan Brebes yang tangguh bencana.
Reporter: Teguh
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
