Cilacap, Detik Nasional — Camat Dayeuhluhur melaunching Gerakan Anak Sekolah Taklukkan Tuberkulosis dan Screening (Gertak TB) dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di SD Negeri Dayeuhluhur 5, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Kamis (6/2/2026).
Kegiatan Gertak TB tersebut secara resmi dibuka oleh Camat Dayeuhluhur dan dihadiri oleh Ketua PKK Kecamatan Dayeuhluhur, Kepala UPTD Puskesmas Dayeuhluhur I dan II, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan (Korwil Biddik), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Penjabat Kepala Desa Dayeuhluhur, Kepala Sekolah, serta diikuti puluhan siswa.
Camat Dayeuhluhur Eman Suherman, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa Program Gertak TB merupakan program nasional yang mulai dilaksanakan sejak akhir Januari 2026. Launching di Kecamatan Dayeuhluhur ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit tuberkulosis di daerah.
“Di Kecamatan Dayeuhluhur terdapat indikasi sebagian kecil masyarakat yang menderita tuberkulosis. Hal ini menjadi perhatian bersama, baik untuk menyembuhkan warga yang telah terpapar maupun untuk mencegah agar kasus TB tidak berkembang lebih luas,” ujar Eman Suherman.
Menurutnya, Program Gertak TB pada prinsipnya menyasar seluruh lapisan masyarakat. Namun, pada kegiatan launching ini, fokus utama diarahkan kepada anak sekolah sebagai langkah pencegahan sejak dini.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Dalam 20 hingga 30 tahun ke depan, mereka berpotensi menjadi pemimpin Indonesia, termasuk dari Dayeuhluhur. Karena itu, kita harus memastikan mereka tumbuh sehat dan terbebas dari TB,” tegasnya.
Ia juga mengimbau para siswa untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat, menjaga lingkungan, serta menjauhi rokok. Rokok disebut sebagai salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko penularan TB, khususnya bagi perokok pasif yang sering kali tidak menyadari dampak bahayanya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri Dayeuhluhur 5 Kuswanto, S.Pd. menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi Gertak TB di sekolah. Ia menilai program tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran kesehatan di lingkungan pendidikan.
“Kami pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. Harapan kami, tidak terjadi peningkatan kasus tuberkulosis di sekolah, bahkan semoga tidak ada sama sekali. Jika pun ditemukan, kami berharap dapat segera ditangani melalui kerja sama dengan pihak-pihak terkait,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembiasaan pola hidup sehat sejak usia dini, termasuk menjaga asupan gizi dan kebersihan diri. Menurutnya, kegiatan seperti sosialisasi Gertak TB seharusnya dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu momentum saja.
“Kegiatan positif seperti ini perlu tindak lanjut yang berkesinambungan, termasuk adanya pembelajaran khusus di sekolah yang melibatkan pihak kesehatan, agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sehat dan kuat,” pungkasnya.
Melalui Program Gertak TB, Pemerintah Kecamatan Dayeuhluhur berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya tuberkulosis sekaligus memperkuat upaya pencegahan sejak dini demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas TB.
Reporter: Dani
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
