BENGKULU, 6 AGUSTUS 2026 – Gelombang kecaman keras dan kemarahan dari pimpinan organisasi pers tingkat nasional mengguncang menyusul tindakan arogan, premanisme, dan upaya pembungkaman brutal yang dilakukan oknum tertentu terhadap media lokal Investigasi.news. Tindakan pengecut berupa teror, intimidasi psikologis, serta ancaman hukum yang dilancarkan pasca pemberitaan dugaan pungutan liar berkedok sumbangan di TK Pembina Negeri 1 Kota Bengkulu telah mencabik-cabik pilar kemerdekaan pers dan mencederai rasa keadilan publik.
Ketua Umum Perkumpulan Pimpinan Redaksi Indonesia Maju (PRIMA) sekaligus Pimpinan Redaksi BrantasTipikor, Hermanius Burunaung, secara tanpa kompromi mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku yang meneror jurnalis di Bengkulu.
Kusmiadi, C.B.J., C.E.J., C.In, selaku Pimpinan Redaksi Cyber Nasional sekaligus Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pimpinan Redaksi Indonesia Maju (PRIMA), secara terbuka menyatakan sangat menyayangkan perilaku biadab oknum pengintimidasian media dan mengecam keras segala bentuk teror terhadap insan pers yang dilindungi undang-undang dalam menjalankan fungsi kontrol sosialnya.
Dari pusat pergerakan di Jakarta, Wakil Ketua Umum Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) sekaligus Pimpinan Redaksi Rajawali Online News, Ali Sopyan, melontarkan kecaman keras dan menyatakan bahwa kasus ini tidak menutup kemungkinan akan dilaporkan secara resmi ke tingkat pusat, termasuk menyeret Kepala Dinas Pendidikan. Ali Sopyan menegaskan bahwa jika kepala dinas tidak terlibat dan tidak merestui praktik lancung tersebut, beliau seharusnya melakukan pencegahan secara dini, tegas, terang, dan transparan. Namun, ketika kasus ini sudah mencuat ke permukaan dan diangkat oleh berbagai media tanpa adanya tindakan tegas, sanksi berarti, maupun efek jera, hal tersebut menyiratkan adanya pembiaran. Tidak dilakukannya tindakan korektif berarti mengindikasikan adanya perlindungan terselubung, maksud dan tujuan tertentu, bahkan jangan-jangan ikut menerima aliran dana haram tersebut, sehingga kepala dinas wajib dimintai pertanggungjawaban hukum.
Berdasarkan dokumentasi otentik meja redaksi Investigasi.news, teror biadab ini bermula ketika media mengangkat borok dugaan pungutan liar berkedok sumbangan sukarela komite berkisar antara seratus ribu hingga dua ratus ribu rupiah per bulan di TK Pembina Negeri 1 Kota Bengkulu. Alih-alih melakukan klarifikasi secara bermartabat, oknum di balik akun Instagram dengan username betriawIndarii justru melancarkan serangan mental, mendikte kerja redaksi, hingga menebar ancaman terang-terangan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Pesan-pesan intimidatif tersebut terekam mulai dari perintah intervensi agar media menghentikan pemberitaan, serangan personal bernada merendahkan kredibilitas institusi media, hingga ancaman terbuka pelaporan balik menggunakan dalih hukum yang salah alamat. Sampai detik ini, redaksi dan aliansi pers mencurigai adanya pembiaran bahkan restu terselubung dari pihak internal sekolah maupun instansi di atasnya yang panik karena borok kebijakannya terbongkar ke ruang publik.
Praktik culas pemalakan berkedok kesepakatan komite fiktif ini dipastikan bukan sekadar insiden tunggal di TK Pembina Negeri 1 Kota Bengkulu, melainkan terindikasi kuat telah mengakar dan merata di seluruh sektor pendidikan.
Padahal, konstitusi dan regulasi kementerian secara tegas melindungi hak masyarakat atas pendidikan dasar gratis. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 34 ayat 2, pemerintah pusat dan daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Hal ini diperkuat oleh Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah Pasal 12 ayat 1 huruf a dan b yang melarang keras komite sekolah melakukan pungutan, serta Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012 yang menghapuskan segala pungutan wajib di sekolah negeri yang telah dibiayai dana BOS.
Tindakan menghalang-halangi tugas jurnalistik dan mengintimidasi wartawan di lapangan bukanlah delik sepele, melainkan kejahatan serius terhadap demokrasi yang diancam hukuman pidana berlapis:
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers pada Pasal 4 ayat 2 dan 3 jo Pasal 18 ayat 1 menetapkan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun atau denda maksimal lima ratus juta rupiah bagi siapa saja yang secara melawan hukum sengaja menghambat kemerdekaan pers.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU ITE pada Pasal 27B ayat 2 jo Pasal 45 menjerat pelaku penyebar ancaman elektronik dengan pidana penjara hingga enam tahun dan atau denda maksimal satu miliar rupiah.
Pelaku pungutan liar di lingkungan sekolah negeri dapat dijerat dengan Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 423 KUHP dengan ancaman pidana penjara hingga seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara karena menyalahgunakan kekuasaan untuk memaksa orang lain menyerahkan pembayaran. Surat Edaran Wali Kota Bengkulu Nomor 2 Tahun 2025 semakin mempertegas larangan pungutan di sekolah negeri.
Terkait unsur pembiaran oleh pejabat pemangku kebijakan tertinggi, merujuk pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, pejabat dilarang melakukan penyalahgunaan wewenang, termasuk tindakan pembiaran (omission) yang merugikan kepentingan publik dan menciderai tata kelola pemerintahan yang baik. Di samping itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, pejabat publik yang membiarkan terjadinya tindak pidana korupsi atau pungli di wilayah kewenangannya demi melindungi pihak tertentu dapat dijerat atas dugaan turut serta atau penyalahgunaan jabatan untuk memperkaya diri sendiri maupun orang lain.
Pimpinan Redaksi Investigasi.news bersama barisan aliansi pers nasional menegaskan bahwa seluruh produk jurnalistik yang diterbitkan telah melalui verifikasi ketat, uji informasi, dan tunduk mutlak pada Kode Etik Jurnalistik. Seluruh rekam jejak digital, tangkapan layar, dan identitas teror telah diamankan secara berlapis menggunakan sistem pengamanan ganda berbasis enkripsi digital dan penyimpanan fisik terdistribusi untuk menjamin keselamatan absolut wartawan di lapangan serta melindungi kerahasiaan operasional redaksi dari segala bentuk serangan balik fisik maupun digital.
Redaksi bersama aliansi pers mendesak Aparat Penegak Hukum untuk segera bertindak proaktif menangkap pelaku teror serta memeriksa Kepala Dinas Pendidikan dan seluruh jajaran terkait tanpa pandang bulu atas indikasi pembiaran dan aliran dana pungli. Pers tidak akan pernah mundur selangkah pun di hadapan premanisme berkedok apapun.”(Red)
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Brebes, DN-II Program Bhakti Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes terus menghadirkan berbagai materi pembinaan karakter yang edukatif dan inspiratif bagi para peserta didik. Memasuki hari berikutnya dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (06/08/2026),
Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian memberikan materi “Leadership Camp dan Outbound Leadership” yang bertujuan membangun jiwa kepemimpinan, kekompakan, serta kemampuan bekerja sama di kalangan siswa.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes tersebut dikemas secara menarik melalui perpaduan penyampaian materi di dalam kelas dan praktik lapangan dalam bentuk permainan edukatif serta simulasi kepemimpinan. Metode tersebut dirancang agar para siswa tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam berbagai situasi.
Dalam penyampaiannya, Taruna dan Taruni Akpol menjelaskan bahwa seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu memberikan arahan, tetapi juga harus memiliki sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan bagi orang lain. Kepemimpinan merupakan kemampuan yang dapat dibentuk sejak usia dini melalui kebiasaan positif, keberanian mengambil keputusan, serta kemauan untuk bekerja sama demi mencapai tujuan bersama.
Melalui kegiatan Leadership Camp, para siswa diberikan pemahaman mengenai nilai-nilai dasar kepemimpinan pelajar, mulai dari pentingnya memiliki rasa percaya diri, kemampuan mengambil inisiatif, hingga membangun karakter yang berintegritas. Sementara pada sesi Outbound Leadership, para siswa diajak mengikuti berbagai permainan kelompok yang menuntut kerja sama, komunikasi yang efektif, ketelitian, kreativitas, serta kemampuan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Setiap tantangan yang diberikan dirancang untuk melatih kemampuan peserta dalam menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan koordinasi, pengambilan keputusan, dan saling percaya antaranggota tim. Dengan pendampingan langsung dari Taruna dan Taruni Akpol, para siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna.
Melalui materi Leadership Camp dan Outbound Leadership, diharapkan para siswa mampu memahami dasar-dasar kepemimpinan pelajar, meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif, mengembangkan keterampilan problem solving, serta membangun semangat kerja sama dalam setiap aktivitas, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat. 
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari penyampaian materi hingga praktik outbound. Mereka aktif berdiskusi, saling memberikan dukungan dalam menyelesaikan tantangan, serta menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi selama kegiatan berlangsung.
Pihak Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes memberikan apresiasi kepada Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian atas dedikasi mereka dalam memberikan pembinaan karakter kepada peserta didik. Materi kepemimpinan yang diberikan dinilai sangat bermanfaat untuk membentuk siswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kemampuan memimpin, berkomunikasi, dan bekerja sama dengan baik.
Program Bhakti Taruna Akademi Kepolisian di Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan karakter para siswa. Melalui pembinaan yang terstruktur dan pengalaman belajar secara langsung, diharapkan lahir generasi muda yang disiplin, mandiri, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, serta siap menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Red
SLAWI, DN-II Satlantas Polres Tegal terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang profesional, transparan, dan humanis.
Langkah ini diwujudkan lewat pendampingan langsung bagi masyarakat yang mengikuti ujian teori, simulator, serta praktik di Satpas 1430 Polres Tegal. Selain itu, Satlantas juga menggencarkan sosialisasi jadwal pelayanan SIM Keliling selama bulan Agustus 2026, Rabu (5/8/2026).
Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas memberikan pembekalan dan arahan kepada pemohon sebelum ujian praktik. Petugas juga mendampingi jalannya ujian simulator serta memastikan seluruh fasilitas pendukung—mulai dari kendaraan operasional hingga lintasan ujian—berada dalam kondisi prima agar proses pelayanan berjalan aman, tertib, dan nyaman.
Tidak hanya fokus pada proses administratif, petugas turut memberikan edukasi keselamatan berkendara. Pemohon diingatkan pentingnya disiplin di jalan raya, penggunaan helm berstandar SNI, pemakaian sabuk pengaman, serta pentingnya memiliki kompetensi berkendara demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Jadwal Pelayanan SIM Keliling Agustus 2026
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Guna mendekatkan akses layanan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Tegal, Satlantas Polres Tegal merilis jadwal operasional SIM Keliling sepanjang bulan Agustus 2026:
Senin: 3, 10, dan 24 Agustus 2026 di Kantor Kecamatan Pagerbarang.
Selasa: 4, 11, dan 18 Agustus 2026 di Polsek Dukuhturi.
Rabu: 5, 12, 19, dan 26 Agustus 2026 di Mall Pelayanan Publik (MPP) Slawi.
Kamis: 6, 13, 20, dan 27 Agustus 2026 di Polsek Bumijawa.
Jumat: 7, 14, 21, dan 28 Agustus 2026 bertepatan dengan kegiatan Bupati Tilik Desa.
Sabtu: 1, 8, 15, 22, dan 29 Agustus 2026 di Polsek Lebaksiu.
Komitmen Pelayanan Prima dan Presisi
Kasat Lantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri, S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pelayanan penerbitan SIM merupakan salah satu garda terdepan pelayanan publik yang terus dioptimalkan guna memberikan kemudahan, kenyamanan, serta kepastian hukum bagi masyarakat.
”Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan SIM yang profesional, transparan, cepat, dan humanis. Melalui pendampingan pemohon serta layanan SIM Keliling yang menjangkau berbagai wilayah, kami berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan kepolisian sekaligus meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas,” ujar AKP Bharatungga.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Tegal.
Dengan mengusung prinsip Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi), Satlantas Polres Tegal berkomitmen untuk terus berinovasi. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan fasilitas SIM Keliling sesuai jadwal yang telah ditentukan agar pengurusan dokumen berkendara menjadi lebih mudah dan terjangkau.
( S. Bimantoro )
JAKARTA, 5 Agustus 2026 – Semangat kebersamaan dan konsistensi dalam mengawal pembangunan nasional terus terpancar dari berbagai elemen masyarakat. Bertempat di kantor DPP Hamerti, Jakarta Timur, sebuah diskusi kenegaraan digelar untuk mempertebal hati nasionalis rakyat terhadap program-program Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas dengan mengusung prinsip Hatiku Merah Putih.
Pertemuan hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi wadah strategis untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mengapresiasi kerja nyata dalam menyatukan visi demi kemajuan bangsa. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan jajaran pengurus, di antaranya Brigjen Purn. Bambang selaku Pembina Hamerti, Bobby Merah Putih selaku Pembina Hamerti, Yohanes selaku Ketua Hamerti, Yohan selaku Ketua 1 Hamerti, serta Ferdi selaku Bendum Hamerti.
Tim pemenangan Hamerti hadir untuk terus mengedukasi masyarakat agar senantiasa memelihara, merawat, menjaga, serta mensyukuri segala pencapaian dan program nyata dari Presiden Prabowo Subianto agar tetap lestari dan berkelanjutan bagi kemajuan bangsa.
Sinergi antara elemen masyarakat, penggerak panji-panji kebangsaan seperti Hamerti, dan para tokoh bangsa di ibu kota ini diharapkan mampu menginspirasi khalayak ramai untuk terus merawat keharmonisan sosial serta fokus berkontribusi positif di bidang masing-masing demi mewujudkan Indonesia yang semakin maju, adil, dan sejahtera.
Publisher -Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Jakarta, DN-II Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dalam kegiatan konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).
Dalam keterangannya, Menko Polkam mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, disinformasi, fitnah, maupun ujaran kebencian yang beredar di media sosial. “Masyarakat tidak perlu terpengaruh oleh hoaks, disinformasi, fitnah, maupun ujaran kebencian yang beredar di media sosial,” tegasnya.
Menko Polkam memastikan kondisi keamanan di seluruh wilayah Indonesia tetap aman dan terkendali berkat sinergi seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, serta komponen bangsa dalam menjaga stabilitas nasional. “Kondisi keamanan di seluruh wilayah Indonesia dalam keadaan aman dan terkendali,” ujarnya.

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Menko Polkam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, ketenangan, dan kondusivitas bangsa. “Mari kita bersama-sama menjaga ketenangan dan kondusivitas bangsa, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
TNI berkomitmen untuk terus menjadi benteng pertahanan negara yang Profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif dalam menghadapi dinamika ancaman, baik ancaman militer maupun non-militer seperti perang siber, disinformasi, dan gangguan stabilitas dalam negeri. Melalui penguatan interoperabilitas antar matra, modernisasi alutsista, pembinaan teritorial bersama rakyat, serta sinergi dengan Polri dan seluruh komponen bangsa lainnya. RED
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045

BREBES, DN-II Guna mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, Kodim 0713/Brebes melalui program TNI Manunggal Air Untuk Pertanian terus mengakselerasi pembangunan Irigasi Pompa Listrik (IRPOM) di Desa Sindangwangi, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes. Hingga Rabu (5/8/2026), progres konstruksi bak tampung air dilaporkan telah mencapai 30 persen.
Kegiatan pembangunan ini merupakan wujud sinergi nyata antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Dua personel Babinsa dari Koramil 12/Bantarkawung, Serka Teguh Sulaksono dan Serda Ferly, turun langsung ke lapangan untuk bekerja bahu-membahu bersama warga setempat.
Kolaborasi ini bertujuan memastikan proses pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan kebutuhan teknis pertanian.
Infrastruktur Irom yang dibangun dirancang untuk mengairi lahan seluas 31 hektar, Manfaatnya akan dirasakan langsung oleh 50 petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Sinar Jaya. Kehadiran pompa listrik ini diharapkan menjadi solusi atas ketergantungan petani terhadap curah hujan, sekaligus mendongkrak produktivitas hasil panen melalui pengairan yang lebih teratur.
Salah satu anggota Poktan Sinar Jaya, Suyanto (45), mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran TNI dalam membantu pembangunan infrastruktur desa. Menurutnya, selama ini kendala utama adalah ketidakpastian sumber air saat musim kemarau tiba.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, sekarang ada bantuan dari Bapak-bapak TNI. Selama ini kami sering gagal tanam karena kekeringan. Dengan adanya Irpom ini, kami jadi lebih tenang karena air bisa ditarik dari sungai kapan saja. Ini sangat membantu kami untuk menjaga tanaman padi tetap subur,” ungkap Suyanto sambil memantau pengerjaan bak tampung.
Berdasarkan laporan perkembangan terkini, fokus utama pekerjaan saat ini tertuju pada penyelesaian bak tampung air yang sudah memasuki tahap 30 persen. Sementara itu, pembangunan bak sumber air di sungai serta pemasangan instalasi listrik masih berada dalam tahap persiapan awal.
Serka Teguh Sulaksono menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada tugas pengawalan keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan infrastruktur dasar.
“Kami berkomitmen untuk mengawal proses ini hingga selesai. Tujuannya agar Poktan Sinar Jaya dapat segera memanfaatkan irigasi ini untuk menggarap lahan mereka secara lebih optimal dan efisien,” ujarnya di lokasi proyek.
Dengan dukungan irigasi yang stabil dari Irpom ini, para petani di Desa Sindangwangi menaruh optimisme tinggi untuk meningkatkan intensitas tanam dan memperbaiki kualitas hasil pertanian. Hal ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi desa secara keseluruhan. Red
Antisipasi hadapi Ancaman Kebakaran Saat Kemarau, Polres Tegal Kota Satukan Kekuatan Lintas Sektoral
TEGAL, DN-II Musim kemarau membawa ancaman meningkatnya kebakaran di Kota Tegal. Kondisi itu mendorong seluruh pemangku kepentingan memperkuat kesiapsiagaan untuk mencegah kebakaran lahan maupun kapal di kawasan pelabuhan.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Tegal Kota menginisiasi Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, BPBD, Damkar, Pelindo, PDAM, dan stakeholder terkait guna menyamakan langkah mitigasi serta mempercepat respons saat terjadi kebakaran,Rabu (5/8/2026)
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan ancaman kebakaran di Kota Tegal tidak hanya berasal dari lahan kering, tetapi juga kawasan pelabuhan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran kapal.
“Potensi kebakaran meningkat sehingga seluruh instansi harus memiliki persepsi yang sama. Penanganannya tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus terintegrasi mulai dari pencegahan, mitigasi hingga penanggulangan di lapangan,” kata AKBP Heru Antariksa
Berdasarkan pemetaan Pemerintah Kota Tegal, terdapat empat dari 27 kelurahan yang masuk kategori rawan kebakaran. Kondisi tersebut menjadi dasar penyusunan langkah mitigasi dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, relawan, hingga masyarakat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Polres Tegal Kota juga mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk melakukan edukasi, pemetaan wilayah rawan, serta meningkatkan kegiatan sambang kepada masyarakat. Selain itu, kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) disiagakan sebagai dukungan apabila armada pemadam kebakaran membutuhkan tambahan pasokan air saat terjadi kebakaran.
“Kami akan memberdayakan seluruh potensi yang ada. Bhabinkamtibmas, tiga pilar, relawan hingga stakeholder harus menjadi satu kekuatan dalam mencegah maupun menangani kebakaran,” tegas Kapolres.
Mewakili Wali Kota Tegal, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tegal, M. Afin, mengatakan meningkatnya jumlah kebakaran menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab BPBD maupun Damkar, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Sebagian besar kebakaran dipicu aktivitas manusia. Karena itu upaya pencegahan melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat harus terus diperkuat,” ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tegal, M. Mabrur, menambahkan pemerintah telah menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan dan Kebakaran. Sejumlah langkah mitigasi telah dijalankan, mulai dari larangan membakar sampah sembarangan, distribusi air bersih, pengajuan pembangunan empat sumur bor di kawasan pesisir, hingga patroli relawan di wilayah rawan kebakaran.
Di sektor maritim, General Manager Pelindo Tri Sugiyatno mengingatkan bahwa kawasan pelabuhan memiliki risiko tinggi karena sebagian besar kapal dalam kondisi kosong saat malam hari. Menurutnya, pengawasan rutin dan patroli perlu ditingkatkan untuk mencegah kebakaran yang kerap dipicu percikan api maupun kelalaian manusia.
Pelindo juga mengusulkan agar kendaraan pemadam kebakaran disiagakan di kawasan pelabuhan. Selain mobil pemadam, kapal tunda (tugboat) dinilai efektif digunakan untuk mendorong kapal yang terbakar sekaligus menyemprotkan air agar api tidak merambat ke kapal lain. ( S. Bimantoro )
Brebes, DN-II Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana pada musim kemarau, Polres Brebes bersama Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana dan Penggelaran Sarana Prasarana (Sarpras) Kabupaten Brebes Tahun 2026, Rabu (5/8/2026), di Lapangan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI, Polri, BPBD, para camat, serta instansi terkait sebagai bentuk sinergi dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Brebes.
Dalam amanatnya, Kapolres Brebes menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Brebes dan seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan apel kesiapsiagaan sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam mengantisipasi potensi bencana, khususnya pada musim kemarau.
Kapolres menjelaskan bahwa berdasarkan prakiraan BMKG, sebagian besar wilayah Kabupaten Brebes telah memasuki musim kemarau sejak Mei 2026 dan saat ini berada pada puncak musim kemarau dengan durasi yang cukup panjang. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan yang harus diantisipasi secara bersama-sama.
Ia juga mengingatkan bahwa pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan Kabupaten Brebes masih memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi terhadap bencana kekeringan. Pada tahun 2023 tercatat sebanyak 66 desa di 11 kecamatan terdampak kekeringan, sementara pada tahun 2024 masih terjadi di 32 desa pada 9 kecamatan. Hingga akhir Juli 2026, telah terdapat empat desa di dua kecamatan yang mengajukan distribusi air bersih serta enam titik kebakaran hutan dan lahan yang berhasil ditangani.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Kapolres berharap koordinasi dan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, akademisi, media hingga masyarakat, semakin solid dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan peralatan, tetapi juga komunikasi yang cepat, kerja sama yang kuat, dan kepedulian seluruh pihak.
Kegiatan apel dilanjutkan dengan penggelaran dan pengecekan sarana prasarana penanggulangan bencana sebagai bentuk kesiapan personel maupun peralatan dalam memberikan respons cepat apabila terjadi bencana di wilayah Kabupaten Brebes.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh unsur yang terlibat semakin siap, sigap, dan terkoordinasi dalam melindungi masyarakat serta meminimalkan dampak bencana selama musim kemarau Tahun 2026,” terang Kapolres Brebes disela sela acara.
Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Apel kesiapsiagaan ini merupakan langkah nyata untuk memastikan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas instansi benar-benar siap menghadapi potensi kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau 2026,” tutupnya. Red/Casroni
Brebes, DN-II Program Bhakti Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes terus berlanjut dengan berbagai materi pembinaan karakter yang bertujuan membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, dan berintegritas. Pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (05/08/2026).
Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian memberikan materi bertema “Life Management” kepada seluruh siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes.
Materi tersebut disampaikan sebagai bekal bagi para siswa agar mampu mengelola kehidupan sehari-hari secara teratur, bertanggung jawab, dan produktif selama menempuh pendidikan, khususnya di lingkungan sekolah berasrama. Para Taruna dan Taruni Akpol menjelaskan bahwa kemampuan mengelola diri merupakan salah satu kunci utama dalam meraih keberhasilan, baik dalam bidang akademik maupun kehidupan bermasyarakat.
Dalam penyampaiannya, para Taruna menekankan bahwa life management tidak hanya berkaitan dengan mengatur aktivitas harian, tetapi juga mencakup kemampuan menetapkan prioritas, memanfaatkan waktu secara efektif, serta membangun kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten. Dengan pengelolaan diri yang baik, seseorang akan lebih mudah mencapai tujuan, meningkatkan prestasi, serta mampu menghadapi berbagai tantangan dengan sikap yang positif.
Melalui materi ini, para siswa diajak memahami pentingnya menyusun jadwal kegiatan sehari-hari, membagi waktu antara belajar, beribadah, beristirahat, berolahraga, serta mengikuti berbagai aktivitas sekolah secara seimbang. Para Taruna juga memberikan contoh penerapan manajemen waktu yang efektif melalui pengalaman mereka selama menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian yang menuntut kedisiplinan tinggi dalam setiap aktivitas.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selain penyampaian teori, kegiatan dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, dan berbagi pengalaman sehingga para siswa dapat memahami pentingnya membangun kebiasaan disiplin sejak usia dini. Suasana pembelajaran berlangsung penuh semangat, dengan para siswa aktif mengikuti setiap materi yang disampaikan.
Melalui pembinaan Life Management, diharapkan seluruh siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes mampu meningkatkan disiplin diri dalam menjalankan setiap kegiatan serta memiliki manajemen waktu yang baik. Kemampuan tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, serta mampu memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.
Pihak Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes menyampaikan apresiasi kepada Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian atas dedikasi dan kepedulian mereka dalam memberikan pembinaan karakter kepada peserta didik. Materi yang diberikan dinilai sangat relevan dengan kebutuhan siswa, terutama dalam membentuk pola hidup yang teratur dan bertanggung jawab selama menjalani pendidikan di lingkungan asrama.
Kegiatan ini juga mendapat sambutan yang sangat antusias dari para siswa. Mereka mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran dengan penuh perhatian, aktif berdiskusi, serta termotivasi untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya semangat belajar para siswa dalam membentuk karakter yang lebih baik.
Program Bhakti Taruna Akademi Kepolisian di Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi para peserta didik. Melalui pembinaan karakter yang berkesinambungan, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki disiplin tinggi, mampu mengelola waktu secara efektif, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Red
You cannot copy content of this page
