Beranda » Jawa Tengah » Halaman 12

Jawa Tengah

Tegal, DN-II Kebakaran melanda lahan kosong di kawasan Pantai Tegalsari, Kampung Tirang, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 12.50 WIB. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.

Kapolsek Tegal Barat, Kompol Sunyarni, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran lahan di kawasan Pantai Tegalsari sekitar pukul 12.50 WIB.

“Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama Damkar Kota Tegal, Lanal Tegal, Satpolairud Polres Tegal Kota, dan warga langsung melakukan pemadaman serta dilanjutkan dengan proses pendinginan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap hingga kobaran api berhasil dikendalikan,” ujar Kompol Sunyarni.

Berdasarkan keterangan dua saksi di lokasi, yakni Waluyo (50), nelayan asal Desa Bedug, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, dan Tendi (38), warga Kelurahan Tegalsari, asap telah terlihat berasal dari tumpukan sampah di lokasi sekitar satu pekan terakhir.

Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 12.00 WIB api diduga membesar akibat tiupan angin yang cukup kencang sehingga merembet ke alang-alang dan pepohonan di sekitar lahan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Meski demikian, Sunyarni menegaskan penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan sumber awal munculnya api.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah musim kemarau.

“Apabila menemukan asap maupun titik api, segera laporkan kepada kepolisian atau petugas pemadam kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” pungkas Kompol Sunyarni. ( S. Bimantoro )

Brebes, DN-II Semangat pengabdian ikhlas tanpa pamrih kembali ditunjukkan oleh Babinsa Desa Kedungoleng, Sertu Maryono, dalam mendampingi pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Jum’at, (7/8/2026).

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa di mana masyarakat mengalami kesulitan, di situ Babinsa hadir untuk membantu sebagai implementasi tugas pembinaan teritorial dan pengabdian TNI AD kepada rakyat.

Pembangunan Jembatan Beton Garuda yang telah memasuki tahapan lanjutan terus dikerjakan melalui semangat gotong royong antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Sejak pagi hari, warga bersama Babinsa bahu-membahu melaksanakan berbagai pekerjaan konstruksi dengan penuh tanggung jawab demi mempercepat penyelesaian jembatan yang nantinya akan menjadi akses vital bagi masyarakat.

Sertu Maryono tidak hanya melakukan pendampingan, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahapan pekerjaan. Mulai dari membantu penataan material, memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, hingga memberikan motivasi kepada warga agar tetap menjaga semangat kebersamaan. Kehadirannya memberikan energi positif sekaligus memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

Menurut Sertu Maryono, seorang Babinsa memiliki tanggung jawab moral untuk selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Pengabdian kepada rakyat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas seorang prajurit TNI, sehingga setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat harus direspons dengan tindakan nyata.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Di mana masyarakat mengalami kesulitan, di situlah Babinsa harus hadir membantu dengan tulus dan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam membangun desa,” ungkap Sertu Maryono.

Pembangunan Jembatan Beton Garuda memiliki arti yang sangat penting bagi masyarakat Desa Kedungoleng. Selama ini, akses yang terbatas menjadi kendala bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan hadirnya jembatan beton yang kokoh, mobilitas masyarakat akan semakin mudah, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, serta akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat perekonomian akan semakin cepat dan aman.

Partisipasi masyarakat yang tinggi selama proses pembangunan menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi budaya yang kuat di Desa Kedungoleng. Warga dengan sukarela meluangkan tenaga dan waktu untuk bekerja bersama demi mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor utama yang mendorong kelancaran pembangunan. Melalui komunikasi yang baik dan koordinasi yang solid, setiap tahapan pekerjaan dapat dilaksanakan secara efektif dengan tetap mengutamakan kualitas hasil pembangunan.

Kodim 0713/Brebes melalui para Babinsa akan terus berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendampingan terhadap pembangunan Jembatan Beton Garuda merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran TNI di tengah rakyat sebagai solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.

Melalui semangat “Ikhlas Tanpa Pamrih”, pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kedungoleng diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung yang memperlancar mobilitas warga, tetapi juga menjadi simbol kepedulian, pengabdian, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Nilai-nilai kebersamaan yang terbangun selama proses pembangunan diharapkan terus terpelihara sebagai modal utama dalam mewujudkan Desa Kedungoleng yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.Red

SEMARANG, DN-II Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri kepala daerah se-Jawa Tengah, jajaran BPS RI dan BPS Provinsi Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengapresiasi BPS Jawa Tengah yang telah menginisiasi rapat koordinasi tersebut sebagai langkah mempercepat penyelesaian pendataan Sensus Ekonomi 2026.

Menurutnya, hingga 5 Agustus 2026, capaian pendataan di Jawa Tengah telah mencapai 80,10 persen, sebuah capaian yang dinilai sangat baik dan berada di atas rata-rata nasional.

“Capaian ini luar biasa. Terima kasih kepada seluruh petugas sensus yang telah bekerja di lapangan dan kepada pemerintah daerah yang terus mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi. Kita berharap target pendataan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan BPS,” ujar Taj Yasin.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Ia menegaskan, Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi menjadi instrumen penting untuk mengetahui kondisi riil perekonomian sekaligus menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi di masa mendatang.

“Keberhasilan Sensus Ekonomi merupakan tanggung jawab bersama, termasuk seluruh kepala daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pusat Statistik RI, Sonny Harry B. Harmadi, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi dilaksanakan setiap 10 tahun sekali dan menjadi sumber data strategis bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

Menurut Sonny, perubahan pola ekonomi pascapandemi membuat aktivitas usaha semakin dinamis. Kini, kegiatan ekonomi tidak lagi hanya dilakukan di kawasan perdagangan atau industri, tetapi juga tumbuh dari rumah-rumah masyarakat melalui berbagai model usaha berbasis digital maupun rumahan.

“Sejak tahun 2020 struktur perekonomian mengalami perubahan yang sangat cepat. Hari ini usaha bisa tumbuh dari rumah, sehingga pemerintah membutuhkan data yang akurat agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Ia mengibaratkan Sensus Ekonomi sebagai general check-up bagi perekonomian Indonesia. Hasil sensus nantinya akan menjadi “kompas” dalam menentukan arah pembangunan ekonomi, penyusunan program pemberdayaan usaha, hingga penyusunan kebijakan investasi di daerah.

Sonny juga memaparkan bahwa berdasarkan PDRB tahun 2025, Jawa Tengah menempati peringkat keempat sebagai provinsi dengan perekonomian terbesar di Indonesia, setelah DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Selain itu, berdasarkan hasil sementara Prelist Sensus Ekonomi 2026, Jawa Tengah memiliki sekitar 4,55 juta unit usaha, menjadikannya provinsi dengan jumlah usaha terbanyak kedua di Indonesia setelah Jawa Barat. Untuk kategori Usaha Besar, Jawa Tengah berada di peringkat ketiga nasional, sedangkan jumlah Usaha Mikro dan Kecil (UMK) juga menempati posisi kedua secara nasional.

“Capaian ini menunjukkan bahwa Jawa Tengah memiliki fondasi ekonomi yang kuat. Karena itu, data hasil Sensus Ekonomi harus dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran,” tegas Sonny.

Melalui keikutsertaan dalam Rakorda tersebut, Pemerintah Kota Tegal menegaskan komitmennya mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar menghasilkan data yang berkualitas, akurat, dan mampu menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di daerah.(* S. Bimantoro )

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kota Tegal, DN-II Untuk menjaga potensi gangguan keamanan dan ketertiban menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Unit Intel Kodim 0712/Tegal bersama Komunitas Intelijen Wilayah Kota Tegal menggelar acara Pertemuan Silaturahmi dan Deklarasi Komitmen Bersama di RM Dapur Tempo Doeloe, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Kamis (6/8/2026).

Dengan tema ” Bersama Kita Jaga Tegal, Bersama Kita Jaga Indonesia” ini dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai elemen, mulai dari jajaran Comunitas Intel Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), insan media, perwakilan mahasiswa, hingga komunitas pengemudi ojek online (ojol).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdim 0712/Tegal Mayor CPM Abdul Khamim, Kepala Bakesbangpol Kota Tegal Budi Saptaji, Kasi Intel Kejari Tegal Tegar Mawang Dhita, perwakilan Polres Tegal Kota, Ketua FKUB Kota Tegal Firdaus Muhtadi, Ketua PWI Kota Tegal Meiwan Dhani Risnanto, serta sejumlah pimpinan Ormas/LSM se-Kota Tegal
Dalam sambutannya mewakili Komandan Kodim, Kasdim 0712/Tegal Mayor CPM Abdul Khamim menegaskan bahwa agenda ini tidak boleh sekadar menjadi ajang seremonial belaka, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.

” Tali silaturahmi ini harus kita pupuk dengan baik dan diwujudkan dalam rangka menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut lintas instansi agar kita saling mengenal dan memperkuat fungsi deteksi dini,” ujar Mayor CPM Abdul Khamim.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bakesbangpol Kota Tegal Budi Saptaji menyampaikan pentingnya menanggalkan ego sektoral demi keamanan bersama. Menurutnya, pengalaman dan dinamika sosial yang terjadi di bulan Agustus harus menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu waspada.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Menjaga situasi kondusif bukan tugas satu instansi saja, melainkan tanggung jawab bersama. Sinergitas dan komunikasi adalah kuncinya. Kami mengimbau rekan-rekan ormas dan seluruh elemen masyarakat untuk sigap melakukan deteksi dini dan berkoordinasi agar potensi gesekan tidak berkembang menjadi konflik sosial,” ujar Budi Saptaji.


Puncak dari rangkaian kegiatan silaturahmi tersebut ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan komitmen deklarasi bersama oleh seluruh elemen yang hadir. Adapun poin utama deklarasi tersebut berbunyi:

“Kami Masyarakat Kota Tegal, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, media cetak, media online, dan elemen mahasiswa Kota Tegal menyatakan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah Kota Tegal menyambut peringatan HUT RI ke-81.”
Seluruh rangkaian acara yang berlangsung mulai pukul 10.50 hingga 11.35 WIB tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Melalui deklarasi ini, Kota Tegal siap menyambut semarak peringatan Hari Kemerdekaan dalam suasana yang aman, damai, dan bersatu. ( S. Bimantoro )

Brebes, DN-II Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau kembali ditunjukkan oleh jajaran Kodim 0713/Brebes. Melalui Koramil 11/Paguyangan, Kodim 0713/Brebes melaksanakan kegiatan dropping air bersih bagi warga Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, pada Kamis (06/08/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kekeringan Tahun Anggaran 2026.

Sejak pagi hari, satu unit mobil tangki air milik BPBD Bumiayu tiba di lokasi untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Kehadiran aparat TNI bersama pemerintah daerah dan BPBD disambut antusias oleh warga yang telah menunggu dengan membawa berbagai wadah penampungan air, mulai dari jeriken, ember hingga drum. Bagi masyarakat, bantuan tersebut menjadi harapan besar untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Danramil 11/Paguyangan Kapten Arm Sukirno beserta anggota Koramil. Turut hadir Kepala Desa Kedungoleng Tasir, S.Pd., Kepala Dusun II Desa Kedungoleng Ibu Karyawati, personel BPBD Bumiayu yang dipimpin Budi bersama tiga anggotanya, serta warga Desa Kedungoleng yang menjadi penerima manfaat.

Sasaran pendistribusian air bersih difokuskan kepada masyarakat Dusun Cipanas, Desa Kedungoleng. Sebanyak 250 kepala keluarga atau 319 jiwa menerima manfaat dari bantuan tersebut. Distribusi dilakukan secara tertib dengan pengawasan aparat TNI dan pemerintah desa sehingga seluruh warga dapat memperoleh air bersih secara merata.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Danramil 11/Paguyangan Kapten Arm Sukirno mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat dampak musim kemarau. Menurutnya, keberadaan TNI tidak hanya menjalankan tugas di bidang pertahanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk saat terjadi bencana maupun kekeringan.

“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang saat ini mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Koramil akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD apabila kebutuhan masyarakat masih terus meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kedungoleng Tasir, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0713/Brebes, Koramil 11/Paguyangan, serta BPBD Bumiayu atas perhatian dan kepeduliannya terhadap warga. Menurutnya, musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan sejumlah sumber mata air mengalami penurunan debit sehingga masyarakat membutuhkan suplai air bersih.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI dan seluruh pihak yang telah membantu masyarakat Desa Kedungoleng. Bantuan ini sangat berarti bagi warga, khususnya di Dusun Cipanas yang mengalami kesulitan air bersih,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa kegiatan dropping air bersih merupakan implementasi nyata dari peran TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

“Kehadiran TNI harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan dropping air bersih ini, kami ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah musim kemarau. Kodim 0713/Brebes akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan seluruh unsur terkait untuk membantu warga yang terdampak kekeringan. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dijaga sebagai kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah,” tegas Dandim.

Selain melaksanakan distribusi air bersih, personel Koramil juga melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah dan berkoordinasi dengan pemerintah desa guna mengantisipasi apabila kekeringan masih berlanjut. Setiap perkembangan situasi di lapangan akan terus dilaporkan kepada komando atas sebagai bahan evaluasi dan penentuan langkah selanjutnya.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat kembali menunjukkan peran penting dalam menghadapi dampak bencana kekeringan. Diharapkan kerja sama tersebut mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sehingga kehadiran TNI senantiasa dirasakan manfaatnya dalam setiap situasi dan kondisi. Red

​BREBES, DN-II Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN 04 Rengas Pendawa, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, menyampaikan hak jawab dan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang memuat narasi dugaan pengerjaan asal-asalan serta kerusakan parah pada proyek revitalisasi sekolah, Kamis (6/8/2026).

​Langkah ini ditempuh untuk meluruskan informasi di tengah masyarakat serta menegakkan prinsip perimbangan dan akurasi jurnalistik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

​Poin Utama Klarifikasi P2SP

​Dalam keterangan resminya, P2SP menyampaikan beberapa poin penting untuk mendudukkan persoalan pada porsi yang sebenarnya:

​Bukan Kerusakan Struktural: Bagian dinding pagar yang disorot dalam pemberitaan dipastikan bukan merupakan kegagalan konstruksi atau akibat pengurangan spesifikasi teknis. Kondisi tersebut adalah muai susut atau penyesuaian struktural minor yang wajar pada fase awal pengerasan bangunan baru, terutama akibat paparan cuaca ekstrem yang berganti-ganti.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Proyek Masih Berjalan: Pelaksanaan revitalisasi masih berada dalam masa konstruksi dengan alokasi waktu hingga November 2026. Oleh karena itu, tudingan bahwa bangunan rusak dan hanya ditambal seadanya dinilai tidak akurat. Tim secara berkala melakukan quality control dan penyempurnaan akan diselesaikan tuntas sebelum serah terima akhir.

​Transparansi Anggaran: Proyek pembangunan pagar dan revitalisasi ini dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan partisipasi masyarakat serta tenaga ahli lokal, serta senantiasa mematuhi Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS). Proyek ini bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai Rp1.040.000.000.

​Keterbukaan Komunikasi

​P2SP menyatakan sangat menghargai fungsi kontrol sosial dari media massa dan masyarakat. Kendati demikian, pihak panitia menyayangkan adanya narasi yang langsung mengaitkan temuan tersebut dengan indikasi pelanggaran hukum berat tanpa adanya audit teknis atau konfirmasi menyeluruh terlebih dahulu kepada pelaksana.

​Pihak P2SP bersama pihak sekolah menegaskan selalu terbuka bagi siapa saja baik dinas terkait, pemerhati pendidikan, maupun insan pers untuk melakukan peninjauan langsung secara objektif di lapangan dengan didampingi oleh tenaga teknis.

​Melalui hak jawab ini, pihak P2SP meminta kepada pihak redaksi media terkait untuk memuat klarifikasi secara proporsional demi pemulihan nama baik institusi sekolah serta panitia pembangunan.

​Atmo/Tim

Brebes, DN-II Program Bhakti Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes terus menghadirkan berbagai materi pembinaan karakter yang edukatif dan inspiratif bagi para peserta didik. Memasuki hari berikutnya dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (06/08/2026),

Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian memberikan materi “Leadership Camp dan Outbound Leadership” yang bertujuan membangun jiwa kepemimpinan, kekompakan, serta kemampuan bekerja sama di kalangan siswa.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes tersebut dikemas secara menarik melalui perpaduan penyampaian materi di dalam kelas dan praktik lapangan dalam bentuk permainan edukatif serta simulasi kepemimpinan. Metode tersebut dirancang agar para siswa tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam berbagai situasi.

Dalam penyampaiannya, Taruna dan Taruni Akpol menjelaskan bahwa seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu memberikan arahan, tetapi juga harus memiliki sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan bagi orang lain. Kepemimpinan merupakan kemampuan yang dapat dibentuk sejak usia dini melalui kebiasaan positif, keberanian mengambil keputusan, serta kemauan untuk bekerja sama demi mencapai tujuan bersama.

Melalui kegiatan Leadership Camp, para siswa diberikan pemahaman mengenai nilai-nilai dasar kepemimpinan pelajar, mulai dari pentingnya memiliki rasa percaya diri, kemampuan mengambil inisiatif, hingga membangun karakter yang berintegritas. Sementara pada sesi Outbound Leadership, para siswa diajak mengikuti berbagai permainan kelompok yang menuntut kerja sama, komunikasi yang efektif, ketelitian, kreativitas, serta kemampuan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Setiap tantangan yang diberikan dirancang untuk melatih kemampuan peserta dalam menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan koordinasi, pengambilan keputusan, dan saling percaya antaranggota tim. Dengan pendampingan langsung dari Taruna dan Taruni Akpol, para siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna.

Melalui materi Leadership Camp dan Outbound Leadership, diharapkan para siswa mampu memahami dasar-dasar kepemimpinan pelajar, meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif, mengembangkan keterampilan problem solving, serta membangun semangat kerja sama dalam setiap aktivitas, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari penyampaian materi hingga praktik outbound. Mereka aktif berdiskusi, saling memberikan dukungan dalam menyelesaikan tantangan, serta menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi selama kegiatan berlangsung.

Pihak Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes memberikan apresiasi kepada Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian atas dedikasi mereka dalam memberikan pembinaan karakter kepada peserta didik. Materi kepemimpinan yang diberikan dinilai sangat bermanfaat untuk membentuk siswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kemampuan memimpin, berkomunikasi, dan bekerja sama dengan baik.

Program Bhakti Taruna Akademi Kepolisian di Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan karakter para siswa. Melalui pembinaan yang terstruktur dan pengalaman belajar secara langsung, diharapkan lahir generasi muda yang disiplin, mandiri, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, serta siap menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Red

SLAWI, DN-II Satlantas Polres Tegal terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang profesional, transparan, dan humanis.

​Langkah ini diwujudkan lewat pendampingan langsung bagi masyarakat yang mengikuti ujian teori, simulator, serta praktik di Satpas 1430 Polres Tegal. Selain itu, Satlantas juga menggencarkan sosialisasi jadwal pelayanan SIM Keliling selama bulan Agustus 2026, Rabu (5/8/2026).

​Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas memberikan pembekalan dan arahan kepada pemohon sebelum ujian praktik. Petugas juga mendampingi jalannya ujian simulator serta memastikan seluruh fasilitas pendukung—mulai dari kendaraan operasional hingga lintasan ujian—berada dalam kondisi prima agar proses pelayanan berjalan aman, tertib, dan nyaman.

​Tidak hanya fokus pada proses administratif, petugas turut memberikan edukasi keselamatan berkendara. Pemohon diingatkan pentingnya disiplin di jalan raya, penggunaan helm berstandar SNI, pemakaian sabuk pengaman, serta pentingnya memiliki kompetensi berkendara demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Jadwal Pelayanan SIM Keliling Agustus 2026

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Guna mendekatkan akses layanan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Tegal, Satlantas Polres Tegal merilis jadwal operasional SIM Keliling sepanjang bulan Agustus 2026:

Senin: 3, 10, dan 24 Agustus 2026 di Kantor Kecamatan Pagerbarang.

​Selasa: 4, 11, dan 18 Agustus 2026 di Polsek Dukuhturi.

​Rabu: 5, 12, 19, dan 26 Agustus 2026 di Mall Pelayanan Publik (MPP) Slawi.

​Kamis: 6, 13, 20, dan 27 Agustus 2026 di Polsek Bumijawa.

​Jumat: 7, 14, 21, dan 28 Agustus 2026 bertepatan dengan kegiatan Bupati Tilik Desa.

​Sabtu: 1, 8, 15, 22, dan 29 Agustus 2026 di Polsek Lebaksiu.

Komitmen Pelayanan Prima dan Presisi

​Kasat Lantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri, S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pelayanan penerbitan SIM merupakan salah satu garda terdepan pelayanan publik yang terus dioptimalkan guna memberikan kemudahan, kenyamanan, serta kepastian hukum bagi masyarakat.

​”Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan SIM yang profesional, transparan, cepat, dan humanis. Melalui pendampingan pemohon serta layanan SIM Keliling yang menjangkau berbagai wilayah, kami berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan kepolisian sekaligus meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas,” ujar AKP Bharatungga.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Ia juga menambahkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Tegal.

​Dengan mengusung prinsip Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi), Satlantas Polres Tegal berkomitmen untuk terus berinovasi. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan fasilitas SIM Keliling sesuai jadwal yang telah ditentukan agar pengurusan dokumen berkendara menjadi lebih mudah dan terjangkau.

​( S. Bimantoro )

BREBES, DN-II Guna mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, Kodim 0713/Brebes melalui program TNI Manunggal Air Untuk Pertanian terus mengakselerasi pembangunan Irigasi Pompa Listrik (IRPOM) di Desa Sindangwangi, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes. Hingga Rabu (5/8/2026), progres konstruksi bak tampung air dilaporkan telah mencapai 30 persen.

Kegiatan pembangunan ini merupakan wujud sinergi nyata antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Dua personel Babinsa dari Koramil 12/Bantarkawung, Serka Teguh Sulaksono dan Serda Ferly, turun langsung ke lapangan untuk bekerja bahu-membahu bersama warga setempat.

Kolaborasi ini bertujuan memastikan proses pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan kebutuhan teknis pertanian.

Infrastruktur Irom yang dibangun dirancang untuk mengairi lahan seluas 31 hektar, Manfaatnya akan dirasakan langsung oleh 50 petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Sinar Jaya. Kehadiran pompa listrik ini diharapkan menjadi solusi atas ketergantungan petani terhadap curah hujan, sekaligus mendongkrak produktivitas hasil panen melalui pengairan yang lebih teratur.

Salah satu anggota Poktan Sinar Jaya, Suyanto (45), mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran TNI dalam membantu pembangunan infrastruktur desa. Menurutnya, selama ini kendala utama adalah ketidakpastian sumber air saat musim kemarau tiba.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, sekarang ada bantuan dari Bapak-bapak TNI. Selama ini kami sering gagal tanam karena kekeringan. Dengan adanya Irpom ini, kami jadi lebih tenang karena air bisa ditarik dari sungai kapan saja. Ini sangat membantu kami untuk menjaga tanaman padi tetap subur,” ungkap Suyanto sambil memantau pengerjaan bak tampung.

Berdasarkan laporan perkembangan terkini, fokus utama pekerjaan saat ini tertuju pada penyelesaian bak tampung air yang sudah memasuki tahap 30 persen. Sementara itu, pembangunan bak sumber air di sungai serta pemasangan instalasi listrik masih berada dalam tahap persiapan awal.

Serka Teguh Sulaksono menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada tugas pengawalan keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan infrastruktur dasar.

“Kami berkomitmen untuk mengawal proses ini hingga selesai. Tujuannya agar Poktan Sinar Jaya dapat segera memanfaatkan irigasi ini untuk menggarap lahan mereka secara lebih optimal dan efisien,” ujarnya di lokasi proyek.

Dengan dukungan irigasi yang stabil dari Irpom ini, para petani di Desa Sindangwangi menaruh optimisme tinggi untuk meningkatkan intensitas tanam dan memperbaiki kualitas hasil pertanian. Hal ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi desa secara keseluruhan. Red

TEGAL, DN-II Musim kemarau membawa ancaman meningkatnya kebakaran di Kota Tegal. Kondisi itu mendorong seluruh pemangku kepentingan memperkuat kesiapsiagaan untuk mencegah kebakaran lahan maupun kapal di kawasan pelabuhan.

Sebagai langkah antisipasi, Polres Tegal Kota menginisiasi Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, BPBD, Damkar, Pelindo, PDAM, dan stakeholder terkait guna menyamakan langkah mitigasi serta mempercepat respons saat terjadi kebakaran,Rabu (5/8/2026)

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan ancaman kebakaran di Kota Tegal tidak hanya berasal dari lahan kering, tetapi juga kawasan pelabuhan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran kapal.

“Potensi kebakaran meningkat sehingga seluruh instansi harus memiliki persepsi yang sama. Penanganannya tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus terintegrasi mulai dari pencegahan, mitigasi hingga penanggulangan di lapangan,” kata AKBP Heru Antariksa

Berdasarkan pemetaan Pemerintah Kota Tegal, terdapat empat dari 27 kelurahan yang masuk kategori rawan kebakaran. Kondisi tersebut menjadi dasar penyusunan langkah mitigasi dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, relawan, hingga masyarakat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Polres Tegal Kota juga mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk melakukan edukasi, pemetaan wilayah rawan, serta meningkatkan kegiatan sambang kepada masyarakat. Selain itu, kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) disiagakan sebagai dukungan apabila armada pemadam kebakaran membutuhkan tambahan pasokan air saat terjadi kebakaran.

“Kami akan memberdayakan seluruh potensi yang ada. Bhabinkamtibmas, tiga pilar, relawan hingga stakeholder harus menjadi satu kekuatan dalam mencegah maupun menangani kebakaran,” tegas Kapolres.

Mewakili Wali Kota Tegal, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tegal, M. Afin, mengatakan meningkatnya jumlah kebakaran menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab BPBD maupun Damkar, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Sebagian besar kebakaran dipicu aktivitas manusia. Karena itu upaya pencegahan melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat harus terus diperkuat,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tegal, M. Mabrur, menambahkan pemerintah telah menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan dan Kebakaran. Sejumlah langkah mitigasi telah dijalankan, mulai dari larangan membakar sampah sembarangan, distribusi air bersih, pengajuan pembangunan empat sumur bor di kawasan pesisir, hingga patroli relawan di wilayah rawan kebakaran.

Di sektor maritim, General Manager Pelindo Tri Sugiyatno mengingatkan bahwa kawasan pelabuhan memiliki risiko tinggi karena sebagian besar kapal dalam kondisi kosong saat malam hari. Menurutnya, pengawasan rutin dan patroli perlu ditingkatkan untuk mencegah kebakaran yang kerap dipicu percikan api maupun kelalaian manusia.

Pelindo juga mengusulkan agar kendaraan pemadam kebakaran disiagakan di kawasan pelabuhan. Selain mobil pemadam, kapal tunda (tugboat) dinilai efektif digunakan untuk mendorong kapal yang terbakar sekaligus menyemprotkan air agar api tidak merambat ke kapal lain. ( S. Bimantoro )

You cannot copy content of this page