Beranda » Teknologi » Halaman 28

Teknologi

JAKARTA, DN-II Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau yang dikenal dengan PP Tunas.

Pertemuan yang diinisiasi oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, ini berlangsung di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, pada Rabu (11/3/2026). Rapat tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat komitmen memberikan perlindungan komprehensif bagi anak-anak di ekosistem digital.

Mengingat Indonesia memiliki populasi anak yang mencapai sekitar 70 juta jiwa, pemerintah menegaskan pentingnya sistem perlindungan yang solid untuk menjaga generasi penerus bangsa.

Dalam arahannya, Seskab Teddy menekankan empat poin utama terkait kebijakan ini:

Esensi PP Tunas: Kebijakan ini bertujuan memastikan anak-anak menggunakan media sosial sesuai dengan tingkat kesiapan dan usianya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Bukan Larangan Teknologi: PP Tunas bukanlah upaya untuk membatasi akses anak terhadap teknologi, melainkan memastikan penggunaan akun media sosial dilakukan secara bijak dan sesuai dengan perkembangan anak.

Komunikasi Publik: Informasi teknis dan detail terkait implementasi regulasi ini akan disampaikan secara berkala melalui juru bicara resmi yang telah ditunjuk.

Kolaborasi Lintas Sektor: Seskab mengajak seluruh lapisan masyarakat—khususnya orang tua, anak-anak, hingga media pers—untuk mendukung keberhasilan PP Tunas demi membangun generasi muda Indonesia yang lebih baik dan terlindungi.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi.

Red

JAKARTA, DN-II Menjelang perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12 D-8 yang dijadwalkan pada April 2026, posisi tawar ekonomi Indonesia di kancah global semakin solid. Berdasarkan data tahun 2025, nilai ekspor Indonesia ke negara-negara anggota D-8 sukses mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 10,7%, dengan total nilai mencapai 25,7 miliar USD.

Pertumbuhan ini memperkokoh legitimasi Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan puncak organisasi kerja sama ekonomi negara-negara berkembang tersebut. Selain komoditas andalan seperti minyak kelapa sawit (CPO) dan batu bara yang masih menjadi motor utama, produk industri pengolahan juga menunjukkan penetrasi yang luar biasa di pasar internasional.

Sinergi perdagangan dengan negara mitra strategis seperti Malaysia, Pakistan, dan Turki tercatat terus bertumbuh positif. Tren ini diharapkan tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Sebagai tuan rumah KTT tahun depan, Indonesia siap memimpin transformasi ekonomi yang lebih tangguh!

Cek infografik untuk informasi detail selengkapnya!

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Red

#KemensetnegRI
#IndonesiaPimpinD8
#KenalD8

Sinergi BPP Muara Kuang dan TMI: Gelar Panen Ubinan Sekaligus Tanam Perdana Jagung Pakan

MUARA KUANG, WWW.DETIKNASIONAL.COM // Kelompok Tani Harapan Baru di Kelurahan Muara Kuang, Kecamatan Muara Kuang, sukses menggelar kegiatan panen ubinan sekaligus tanam perdana jagung pakan pada Senin (09/03/2026). Agenda ini dihadiri langsung oleh Koordinator Penyuluh (KORLU) BPP Kecamatan Muara Kuang beserta jajaran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah setempat sebagai bentuk dukungan nyata terhadap produktivitas pangan daerah.

​Kegiatan strategis ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI) wilayah Kecamatan Muara Kuang, Hasan, yang didampingi oleh Denika selaku Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Muara Kuang. Kehadiran para pemangku kepentingan ini bertujuan untuk memastikan proses pengambilan sampel ubinan berjalan akurat guna memetakan potensi hasil panen riil di lapangan.

​Setelah prosesi panen ubinan selesai, agenda utama dilanjutkan dengan aksi simbolis tanam perdana jagung pakan di lahan milik Kelompok Tani Harapan Baru. Langkah ini diambil sebagai upaya diversifikasi komoditas pertanian di Muara Kuang, mengingat potensi pasar jagung pakan yang sangat menjanjikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat perdesaan di masa mendatang.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Mulyanto, selaku Ketua KORLU BPP Muara Kuang, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian petani saat ini karena hasil yang didapat tergolong sangat baik. “Berdasarkan pengukuran di lapangan, hasil ubinan kering kali ini mencapai 7,6 ton per hektar. Kami dari pihak BPP berkomitmen akan terus memberikan pendampingan teknis agar angka produktivitas ini bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Mulyanto.

​Senada dengan hal tersebut, Hasan selaku Ketua umum TMI Kecamatan Muara Kuang menegaskan bahwa sinergi antarlembaga sangat krusial dalam mengawal kesejahteraan petani di akar rumput. “Tani Merdeka Indonesia hadir sebagai mitra strategis untuk memastikan setiap kendala petani dapat teratasi dengan cepat. Kami sangat mendukung inisiatif tanam jagung pakan ini dan berharap semangat kelompok tani ini dapat menular ke wilayah lain,” tambahnya.

​Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi diskusi lapangan antara petugas POPT, penyuluh, dan pengurus kelompok tani mengenai langkah antisipasi hama serta ketersediaan sarana produksi pertanian (saprodi). Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Muara Kuang semakin mandiri dan mampu menjadi penopang utama ketahanan pangan di Ogan Ilir.

REPORT : JULIYAN

BREBES, DN-II Demi meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memberikan kejelasan informasi bagi masyarakat, Kantor Pelayanan Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes resmi merilis rincian alur dan jenis layanan administratif yang dapat diakses oleh warga. (9/3/2026).

Langkah ini diambil untuk meminimalisir kebingungan warga saat mengurus dokumen. Camat Bulakamba, Setiawan Nugroho, S.S., M.Si., melalui petugas loket pelayanan, menegaskan pentingnya masyarakat memahami batasan kewenangan antara tingkat desa dan kecamatan.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami alur birokrasi, mana yang bisa diselesaikan langsung di kantor kecamatan dan mana yang memerlukan koordinasi dengan instansi vertikal atau memiliki mekanisme khusus,” ujar petugas tersebut di Kantor Kecamatan Bulakamba, Senin (9/3/2026).

Layanan yang Dapat Diproses Langsung

Untuk urusan kependudukan dan surat-menyurat yang menjadi kewenangan kecamatan, warga dapat langsung datang ke kantor layanan dengan membawa persyaratan lengkap. Adapun layanan yang dilayani langsung meliputi:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Perekaman dan pengurusan KTP (Kartu Tanda Penduduk).

Pengurusan Kartu Keluarga (KK).

Surat Keterangan Pindah.

Pengurusan Dispensasi Nikah.

Surat Pengantar Pernikahan.

Penerbitan Izin Keramaian.

Layanan dengan Ketentuan Khusus

Di sisi lain, terdapat beberapa permohonan yang memerlukan verifikasi pihak ketiga atau prosedur operasional standar (SOP) tersendiri sehingga tidak dapat diproses secara instan di loket kecamatan. Berikut adalah daftar layanan tersebut:

Jenis Layanan Keterangan/Prosedur

SKTM & SKCK Dikelola oleh instansi terkait/Kepolisian.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pengaduan Listrik Wajib menghubungi pihak PLN secara langsung.

Reaktivasi BPJS PBI Memerlukan koordinasi dengan perangkat desa dan validasi rumah sakit/Dinas Sosial.

Surat Domisili Alur penerbitan kini dialihkan ke instansi terkait (PLN).

Santunan Uang Duka Bersifat kondisional sesuai program yang sedang berjalan.

Waris & Proposal Memiliki mekanisme khusus dengan kewenangan penuh tingkat kecamatan.

Imbauan untuk Masyarakat

Pihak kecamatan menegaskan bahwa kebijakan alur ini diberlakukan guna memastikan tertib administrasi serta efisiensi waktu bagi masyarakat. Warga diimbau untuk selalu memastikan kelengkapan dokumen persyaratan sebelum mendatangi kantor pelayanan.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih mendetail mengenai persyaratan masing-masing layanan, dapat menghubungi kanal informasi resmi atau mendatangi loket pelayanan pada jam kerja yang telah ditentukan.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

BREBES, DN-II Wajah dunia pendidikan di Indonesia terus mengalami metamorfosis. Perbandingan antara sosok guru di era 70-an hingga 90-an dengan pendidik masa kini—yang didominasi generasi Milenial dan Gen Z—memantik diskusi mendalam mengenai pergeseran nilai, dedikasi, hingga tantangan profesionalisme di tengah gempuran teknologi.

Antara Dedikasi Murni dan Kecakapan Digital

Guru pada era 70-an hingga 90-an sering kali dikenang sebagai sosok dengan dedikasi yang berakar pada pengabdian tulus. Fokus utama mereka adalah transfer of knowledge. Meski dengan keterbatasan fasilitas, guru kala itu menjadi satu-satunya otoritas ilmu pengetahuan bagi murid-muridnya.

“Dulu, guru adalah pusat ilmu. Peran kami sangat dominan sebagai sumber informasi tunggal di kelas,” ujar Budi Wahyono, S.Pd., M.M., saat merefleksikan perubahan zaman.

Kini, paradigma tersebut berubah total. Guru masa kini dituntut memiliki keunggulan kompetitif dalam penguasaan teknologi. Ruang kelas bertransformasi menjadi ekosistem interaktif berbasis digital. Peran guru pun bergeser; dari sekadar pemberi ilmu menjadi fasilitator sekaligus kurator informasi di tengah banjirnya data dari internet.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Paradigma Disiplin: Dulu vs Sekarang

Perubahan paling kontras terlihat dalam metode penegakan disiplin di sekolah:

Era Klasik: Ketegasan sering kali diwujudkan melalui sanksi fisik yang dianggap sebagai bentuk “pendidikan karakter”. Saat itu, terdapat konsensus tak tertulis antara guru dan orang tua bahwa hukuman adalah bagian dari proses pendewasaan.

Era Modern: Guru kini berhadapan dengan paradigma hukum yang lebih ketat, khususnya terkait regulasi perlindungan anak. Hal ini membuat banyak pendidik memilih untuk “bermain aman”. Ketakutan akan tuntutan hukum membuat sanksi tegas mulai memudar, yang di satu sisi memberikan perlindungan bagi siswa, namun di sisi lain menciptakan tantangan baru dalam pembentukan kemandirian dan karakter siswa.

Realitas Kesejahteraan dan Kompleksitas Tantangan

Sektor kesejahteraan mencatatkan lompatan signifikan. Menilik ke belakang, banyak praktisi pendidikan memulai karier dengan penghasilan yang sangat terbatas, bahkan ada yang hanya menerima Rp100.000 per bulan di masa awal pengabdian mereka.

Saat ini, berkat kebijakan sertifikasi dan penyesuaian anggaran, posisi ekonomi guru jauh lebih stabil dengan pendapatan yang meningkat tajam. Namun, peningkatan kesejahteraan ini berbanding lurus dengan kompleksitas tuntutan administratif dan kompetensi yang harus dipenuhi.

Tantangan Menjaga Jiwa Pendidik

Di tengah disrupsi teknologi yang mengancam banyak profesi konvensional, profesi guru tetap memiliki satu elemen yang sulit digantikan oleh mesin: koneksi emosional.

Pakar pendidikan menekankan bahwa meskipun guru masa kini jauh lebih adaptif secara teknologi, ada kerinduan mendalam akan keteladanan, dedikasi spiritual, dan integritas moral yang menjadi ciri khas guru era terdahulu.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Kesimpulan

Modernisasi pendidikan memang membawa kemudahan akses informasi yang tak terbatas, namun menyisakan pekerjaan rumah besar: bagaimana menjaga nilai-nilai karakter di tengah laju digitalisasi. Menyeimbangkan kecanggihan teknologi dengan ketegasan moral dan empati adalah kunci utama bagi pendidik masa depan agar tetap relevan dan berdaya guna bagi generasi penerus bangsa.

Reporter: Teguh

JAKARTA, DN-II Dalam upaya mengakselerasi target SDM Unggul 2045, Pemerintah secara resmi membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026. Program ini hadir sebagai solusi strategis untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri melalui skema link and match.

Program ini dirancang agar para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga penguasaan keahlian praktis yang relevan dengan dinamika pasar kerja terkini.

Fasilitas Komprehensif untuk Peserta

Pada Batch 1 ini, Pemerintah menyediakan kuota bagi 20.000 peserta. Program ini terbuka bagi lulusan SMA, SMK, dan MA sederajat tahun kelulusan 2023–2025. Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan dukungan penuh berupa:

Pelatihan Intensif: Materi yang disusun langsung bersama pelaku industri.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Fasilitas Penunjang: Makan siang gratis dan bantuan uang transportasi.

Legalitas Kompetensi: Sertifikat kompetensi resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Perlindungan Kerja: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) melalui BPJS Ketenagakerjaan selama masa pelatihan.

Syarat dan Cara Pendaftaran

Bagi Sobat Setneg yang ingin meningkatkan daya saing, pastikan Anda memenuhi kriteria berikut:

Warga Negara Indonesia dengan usia minimal 17 tahun.

Lulusan SMA/SMK/MA sederajat (tahun 2023–2025).

Memiliki akun aktif di platform SIAPkerja.

Pendaftaran telah dibuka dan akan ditutup pada 24 Maret 2026. Segera daftarkan diri Anda melalui portal resmi: skillhub.kemnaker.go.id.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mengasah skill dan membuka peluang karier yang lebih luas. Mari berkontribusi membangun Indonesia melalui kompetensi yang mumpuni!

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Red

#KemensetnegRI
#PelatihanVokasi2026
#SDMUnggul2045
#InfoLoker
#SiapKerja

Selengkapnya di:

Informasi selengkapnya, kunjungi: setneg.go.id

https://www.setneg.go.id/baca/index/pemerintah_buka_program_pelatihan_vokasi_nasional_2026_untuk_70000_peserta_simak_ketentuannya

Jakarta, DN-II Negara-negara anggota D-8 (Developing-8) kini semakin menegaskan posisinya sebagai kekuatan ekonomi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan kontribusi mencapai 4,5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global—atau setara dengan 4,9 triliun USD—kelompok ini menjadi salah satu mesin penggerak ekonomi dunia yang menaungi 15,6% populasi penduduk bumi.

Fokus pada Ketahanan dan Keberlanjutan

Organisasi ini tidak hanya bergerak di bidang perdagangan umum, tetapi juga memfokuskan sinergi pada sektor-sektor vital untuk menjamin ketahanan ekonomi bagi 1,2 miliar penduduk anggotanya. Fokus strategis tersebut meliputi:

Ketahanan Energi: Mengelola transisi dan akses energi yang stabil.

Ketahanan Pangan: Memastikan suplai kebutuhan pokok di tengah ketidakpastian iklim.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Industri Halal: Mengoptimalkan potensi ekonomi syariah global yang terus berkembang pesat.

Pertumbuhan Ekspor yang Tangguh

Di tengah tantangan ekonomi global kurun waktu 2020 hingga 2024, kinerja ekspor negara-negara D-8 justru menunjukkan performa impresif dengan peningkatan sebesar 9,1%.

Sektor manufaktur dan energi tetap menjadi tulang punggung, dengan sirkuit elektronik serta minyak petroleum memimpin sebagai komoditas ekspor utama. Hingga saat ini, Tiongkok dan Amerika Serikat masih menjadi mitra strategis utama bagi negara-negara D-8, dengan nilai transaksi perdagangan yang mencapai ratusan miliar USD.

Sinergi sebagai Kunci Masa Depan

Kolaborasi antarnegara berkembang ini membuktikan bahwa sinergi ekonomi adalah kunci dalam menjawab dinamika global yang terus berubah. Melalui kerja sama yang erat, negara-negara D-8 berhasil memperkuat daya tawar kolektif di pasar internasional sekaligus mendorong kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat di masing-masing negara anggotanya.

Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak diharapkan dapat terus memperkuat posisi D-8, menjadikannya blok ekonomi yang tidak hanya tangguh, tetapi juga adaptif terhadap tantangan masa depan.

Ingin tahu lebih dalam mengenai kontribusi nyata D-8 bagi ekonomi dunia? Simak infografis di atas untuk data selengkapnya!

Red

#KemensetnegRI
#IndonesiaPimpinD8
#KenalD8
#EkonomiGlobal
#D8Organization

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

BOGOR, DN-II Presiden Prabowo Subianto menggelar rangkaian rapat koordinasi intensif dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026). Dalam pertemuan yang berlangsung dari siang hingga malam hari tersebut, Presiden memimpin lima rapat berbeda untuk membahas isu-isu strategis nasional dan internasional.

​Agenda utama pertemuan tersebut mencakup akselerasi pembangunan sektor pendidikan tinggi dan pemantauan situasi geopolitik terkini. Berikut adalah poin-poin krusial yang dibahas dalam rapat tersebut:

​Akselerasi Pendidikan STEM dan Kedokteran: Presiden meninjau perkembangan pembangunan 10 kampus baru yang difokuskan pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta pendidikan kedokteran untuk mencetak SDM unggul.

​Internasionalisasi Perguruan Tinggi: Pemerintah terus mendorong pengembangan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) agar mampu menembus peringkat global dan memperluas kolaborasi dengan berbagai universitas terkemuka di dunia.

​Respons Situasi Timur Tengah: Presiden meminta pembaruan data dan analisis mendalam mengenai perkembangan situasi terkini di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas global.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Evaluasi Program Pendidikan Mahasiswa Palestina: Presiden meninjau perkembangan mahasiswa Palestina yang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan (Unhan). Program yang diinisiasi Prabowo sejak menjabat Menteri Pertahanan pada 2022 ini telah berkembang pesat dari 20-40 mahasiswa hingga kini mencapai hampir 200 mahasiswa.

​Kesiapan Idulfitri: Menjelang 10 hari menuju perayaan Idulfitri, Presiden menekankan pentingnya kesiapan aparat dalam menjamin keamanan serta kelancaran arus mudik tahun ini.

​Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.

​Rangkaian rapat ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menuntaskan agenda pembangunan nasional sembari tetap sigap merespons dinamika global serta persiapan hari besar keagamaan.

— TIW —
#CatatanSeskab

JAKARTA, DN-II Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja dalam rangkaian Safari Ramadan di Pesantren Al Hamid, Cipayung, Jakarta Timur, pada Selasa (3/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wapres menekankan pentingnya transformasi pesantren sebagai pusat pengembangan ekonomi dan inovasi berbasis teknologi.

​Di hadapan para santri dan pengasuh pesantren, Wapres menyoroti tantangan era disrupsi yang menuntut lembaga pendidikan Islam tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga kompetitif di ranah teknologi global.

​Mengintegrasikan Teknologi ke Pesantren

​Wapres menegaskan bahwa kurikulum pesantren masa kini harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang masif. Ia mendorong santri untuk menguasai berbagai bidang strategis, mulai dari pertanian dan peternakan modern, hingga teknologi masa depan seperti robotics, blockchain, dan artificial intelligence (AI).

​”Pesantren harus melahirkan santri yang tidak hanya paham agama, tapi juga menguasai teknologi. Kita ingin pesantren menjadi pusat inovasi yang mampu melahirkan solusi bagi tantangan zaman,” ujar Wapres dalam arahannya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Santri sebagai Pelopor Perubahan

​Lebih lanjut, Wapres Gibran berpesan agar santri menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu menciptakan peluang ekonomi. Ia optimistis bahwa dengan bekal keterampilan teknis, santri akan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional tanpa harus menanggalkan nilai-nilai akhlak dan jati diri pesantren.

​”Santri harus menjadi pencipta peluang, bukan sekadar penonton. Jadilah pelopor inovasi yang solutif, namun tetap memegang teguh karakter dan moralitas yang selama ini menjadi jati diri santri Indonesia,” tambahnya.

​Komitmen Pemerintah dalam Pembangunan Nasional

​Pemerintah menegaskan komitmen kuat untuk menjadikan pesantren sebagai pilar utama dalam agenda pembangunan nasional. Wapres menilai bahwa pesantren memiliki modal sosial yang besar untuk berperan lebih luas dalam meningkatkan daya saing bangsa.

​Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendekatkan sinergi antara kebijakan pusat dengan ekosistem pendidikan di daerah, guna memastikan bahwa generasi muda, khususnya santri, siap menghadapi persaingan global menuju Indonesia yang lebih maju.

Red

Sumber: BPMI Setwapres

#KemensetnegRI
#RilisWakilPresiden

Sambut Ramadan 1447 H, SMPN 1 Rambang Kuang Gelar Tadarus dan Bakti Sosial

​RAMBANG KUANG, WWW.DETIKNASIONAL.COM //Keluarga besar SMPN 1 Rambang Kuang menggelar kegiatan rutin Jumat religius yang dikemas khusus dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H pada Jumat (13/02/2026). Kegiatan yang dipusatkan di teras kelas ini diikuti dengan khidmat oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah. Suasana syahdu menyelimuti lingkungan sekolah saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dan surat Yasin dibacakan bersama-sama sebagai bentuk rasa syukur dan persiapan spiritual.

​Setelah rangkaian ibadah bersama selesai, agenda dilanjutkan dengan aksi bakti sosial yang melibatkan seluruh murid. Para siswa bahu-membahu membersihkan halaman sekolah, selokan, hingga area taman untuk memastikan lingkungan belajar tetap asri. Kegiatan gotong-royong ini bertujuan untuk menanamkan nilai kebersihan sebagai bagian dari iman, sekaligus menciptakan kenyamanan beribadah dan belajar selama bulan puasa mendatang.

​Kepala SMPN 1 Rambang Kuang, Darmansyah, M.Pd., hadir langsung memantau jalannya kegiatan dan memberikan apresiasi atas antusiasme seluruh warga sekolah. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pembentukan karakter siswa tidak hanya dilakukan di dalam ruang kelas melalui teori, tetapi juga melalui pembiasaan ibadah dan aksi nyata di lingkungan sosial sekolah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Dalam arahannya, Darmansyah, M.Pd. menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan momentum bagi kita semua untuk menyucikan hati sekaligus membersihkan lingkungan sekolah menyambut Ramadan 1447 H. Saya berharap melalui pembacaan Yasin dan tadarus ini, siswa dapat lebih siap secara mental, sementara melalui bakti sosial, mereka belajar peduli terhadap kebersihan lingkungan yang akan menjadi tempat kita menjalankan aktivitas di bulan suci nanti.”

​Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh keluarga besar SMPN 1 Rambang Kuang diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa. Semangat kebersamaan yang terpancar dari kegiatan ini diharapkan terus terjaga, menjadikan sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan nilai-nilai religius bagi seluruh siswa.

REPORT : JULIYAN