Beranda » Religi » Halaman 13

Religi

BREBES, DN-II Di tengah padatnya jadwal pengerjaan sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes, para personel Satgas tetap menunjukkan sisi religiusitas yang kuat. Hal ini terlihat pada Rabu (18/02/2026), di mana para anggota TNI menyempatkan diri untuk beribadah berjamaah bersama warga di mushola setempat.

Pemandangan menyejukkan terlihat saat azan berkumandang. Para prajurit yang tadinya bergelut dengan semen, batu, dan aspal, segera meletakkan alat kerja mereka untuk menuju rumah ibadah. Momen shalat berjamaah ini tidak hanya menjadi kewajiban spiritual, tetapi juga menjadi sarana komunikasi sosial (Komsos) yang efektif antara TNI dan masyarakat.

Anggota Satgas TMMD ditekankan untuk menjaga keseimbangan antara performa kerja di lapangan dengan ketakwaan kepada Tuhan YME. Ibadah bersama menjadi ruang silaturahmi tanpa sekat antara prajurit dan warga desa sasaran.Kedisiplinan waktu dalam beribadah diharapkan mampu menjaga moril dan semangat kerja personel selama masa penugasan TMMD yang cukup berat.

“Kerja keras di lapangan adalah bentuk pengabdian kepada negara, namun beribadah adalah bentuk pengabdian kepada Sang Pencipta. Keduanya harus berjalan beriringan agar apa yang kita bangun di desa ini membawa berkah bagi semua pihak,” ujar salah satu anggota Satgas di lokasi.

Program TMMD Reguler ke-127 di wilayah Kodim 0713/Brebes ini direncanakan akan terus berlangsung dengan fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, renovasi fasilitas umum, serta berbagai penyuluhan non-fisik bagi warga. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak pembangunan fisik, tetapi juga kesan positif akan profil prajurit yang religius dan bersahaja.(Rio/Pradista)

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

MUARA KUANG, WWW.DETIK-NASIONAL.COM // Cabang kios Pupuk Bersubsidi 3 Saudara menggelar pertemuan strategis guna mensosialisasikan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan prosedur penebusan pupuk bersubsidi pada Senin (16/02/2026). Acara ini di hadiri jajaran PPL yang mewakili korlu yang tak bisa hadir di karenakan sakit,serta hadir seluruh Ketua Kelompok Tani di wilayah Kecamatan Muara Kuang. Turut hadir pula perwakilan dari Kecamatan Lubuk Keliat yang diwakili oleh Koordinator Kecamatan Tani Merdeka Indonesia (TMI).

​Dalam arahannya, Hasan selaku perwakilan dari pihak penyalur menekankan bahwa pendistribusian pupuk subsidi tahun ini harus dilakukan dengan tertib administrasi. Ia menegaskan bahwa setiap pengambilan pupuk wajib didasari oleh syarat tertentu, yakni adanya surat pernyataan dan surat kuasa dari masing-masing anggota kelompok tani. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pupuk benar-benar sampai ke tangan petani yang berhak dan terdaftar secara resmi.

​Hasan menjelaskan lebih lanjut bahwa validitas data pada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) menjadi kunci utama dalam proses penebusan. Petani yang ingin mengambil jatah pupuk secara mandiri diwajibkan membawa KTP asli sebagai bukti identitas. Prosedur ini diberlakukan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan wewenang atau pendistribusian yang tidak tepat sasaran di tingkat lapangan.

​Pihak distributor juga sangat menyarankan agar para petani yang telah terdaftar di RDKK dapat melakukan penebusan secara langsung ke Kios Pupuk 3 Saudara. Selain meminimalisir kesalahan administrasi, pengambilan langsung juga menjamin transparansi harga. Adapun harga yang ditetapkan sesuai ketentuan pemerintah adalah Rp90.000 untuk pupuk jenis Urea dan Rp92.000 untuk pupuk Phonska per karungnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Selain fokus pada ketersediaan pupuk, pertemuan tersebut juga menjadi ajang koordinasi mengenai aspek teknis pertanian. Yudi Dwinata, selaku Ketua Korcam Tani Merdeka Indonesia (TMI) Lubuk Keliat, secara resmi membuka sesi pembahasan mengenai masa tanam pertama reguler. Koordinasi ini dinilai krusial agar jadwal pemupukan dapat selaras dengan siklus tanam yang akan segera dimulai oleh para petani di wilayah tersebut.

​Pertemuan ini diharapkan dapat membangun sinergi yang kuat antara distributor, penyuluh, dan kelompok tani. Dengan pemahaman yang jelas mengenai HET dan syarat administrasi, diharapkan tidak ada kendala berarti bagi petani dalam mendapatkan asupan nutrisi tanaman. Fokus utama dari sosialisasi ini adalah memastikan musim tanam reguler tahun 2026 dapat berjalan sukses demi tercapainya target ketahanan pangan daerah.

REPORT : JULIYAN

DETIK-NASIONAL.COM – Di era digital yang serba terbuka, batas antara ruang privasi dan opini publik kian kabur. Banyak individu kini terjebak dalam “penjara tak kasat mata” bernama ekspektasi orang lain. Namun, di balik bisingnya notifikasi dan riuhnya kolom komentar, satu kebenaran psikologis tetap tegak: Masa depan Anda adalah tanggung jawab personal yang mutlak.

Keberhasilan sejati tidak lagi diukur dari metrik likes atau validasi semu di media sosial. Sebaliknya, ia tumbuh dari keteguhan hati untuk tidak membiarkan arah hidup didikte oleh “jempol” orang asing yang tidak memahami proses di balik layar.

Memahami Internal Locus of Control

Dalam diskursus psikologi modern, kemampuan untuk merasa berdaulat atas nasib sendiri dikenal sebagai Internal Locus of Control. Individu dengan mentalitas ini percaya bahwa kesuksesan maupun kegagalan adalah murni hasil dari keputusan dan tindakan mereka sendiri, bukan faktor keberuntungan atau apalagi sekadar opini lingkungan.

Individu yang terlalu “setia” mendengarkan suara luar cenderung mengalami kecemasan kronis dan kehilangan kompas diri. Menjadikan netizen sebagai navigasi hidup hanya akan membawa Anda pada destinasi yang sebenarnya bukan milik Anda.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Tiga Pilar Kedaulatan Diri di Era Digital

Untuk tetap produktif dan menjaga kesehatan mental di tengah arus informasi, berikut adalah tiga prinsip kemandirian hidup yang harus diadopsi:

Self-Reliance (Kemandirian Radikal): Kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri bukan lagi sekadar pilihan, melainkan syarat fundamental untuk bertahan. Kesuksesan yang berkelanjutan hanya bisa dicapai jika fondasinya dibangun oleh tangan sendiri, bukan dari hasil “pinjaman” validasi orang lain.

Filter Kognitif terhadap Kritik: Di dunia yang semua orang bisa bicara, tidak semua masukan adalah ilmu. Anda wajib membedakan mana kritik konstruktif yang membangun dan mana “kebisingan” yang hanya bertujuan menjatuhkan mental. Memiliki filter sosial yang ketat adalah keterampilan wajib di abad ke-21.

Radical Responsibility (Tanggung Jawab Radikal): Berhenti mencari kambing hitam atau menyalahkan algoritma atas stagnasi hidup. Kesuksesan dimulai di detik Anda berhenti mengeluh dan mulai mengambil tanggung jawab penuh atas setiap konsekuensi dari keputusan yang diambil.

Kesimpulan: Hidup Bukanlah Konsumsi Publik

Pada akhirnya, hidup adalah perjalanan privat yang tidak membutuhkan persetujuan publik untuk dianggap berhasil. Keberhasilan yang autentik tidak memerlukan tepuk tangan dari mereka yang tidak tahu seberapa besar keringat yang Anda kucurkan.

Pesan utamanya jelas: Ini adalah hidup Anda, dan nasibnya ada sepenuhnya di tangan Anda. Jangan biarkan orang asing yang tidak berkontribusi pada proses Anda, justru menjadi pihak yang paling vokal mendikte hasil akhir Anda.

Oleh: Casroni
Selasa, 17 Februari 2026

BREBES, DN-II Estafet kepemimpinan dakwah di Kabupaten Brebes resmi memasuki babak baru. Bertempat di Pendopo Kabupaten Brebes, Sabtu (14/2/2026), jajaran pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Brebes masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik. Prosesi ini berlangsung khidmat, membawa semangat pembaruan bagi syiar Islam di wilayah tersebut.

Dihadiri Tokoh Lintas Sektoral

Acara ini menjadi momentum penting yang mempertemukan berbagai elemen strategis. Hadir dalam prosesi tersebut:

ketua DDII Kab Brebes H. Rofiq Khoidul Adzam

Dr. Ir. Ahmad Syafei, M.Pd.I., Ketua Dewan Dakwah Provinsi Jawa Tengah beserta jajaran wilayah.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Bapak Supriyadi, M.H., Staf Ahli Bupati yang hadir mewakili Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma.

Sejumlah tokoh agama, pimpinan Ormas Islam, dan perwakilan Forkopimda Kabupaten Brebes.

Nakhoda Baru dan Komitmen Organisasi

Dalam pelantikan tersebut, Bapak Rofiq secara resmi mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Dakwah Kabupaten Brebes. Ketua Panitia Pelantikan, Azmi Asmuni Majid, dalam laporannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesi kepemimpinan ini.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum awal yang solid untuk menggerakkan roda organisasi demi kemaslahatan umat di Brebes,” ujar Azmi.

Visi Strategis Menuju “Brebes Beres”

Usai prosesi pengambilan sumpah, Bapak Rofiq menegaskan komitmennya untuk membawa DDII Brebes menjadi organisasi yang profesional dan inklusif. Terdapat tiga pilar utama yang akan menjadi kompas kepengurusannya:

Sinergi Dakwah: Memperkuat kolaborasi lintas Ormas Islam untuk menjaga ukhuwah dan kesejukan di tengah masyarakat.

Kontribusi Pembangunan: Mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah, baik di sektor religi maupun sosial kemasyarakatan.

Kemitraan Strategis: Mendukung penuh program pemerintah daerah guna mengakselerasi visi “Brebes Beres” yang bermartabat dan religius.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pesan Kebangsaan: Dakwah dan NKRI

Puncak acara diisi dengan tausiyah kebangsaan oleh Ketua Dewan Dakwah Jawa Tengah, Dr. Ahmad Syafei. Beliau mengingatkan bahwa tugas pengurus baru bukanlah tugas yang ringan, namun penuh kemuliaan.

“Dakwah adalah jalan panjang membela agama sekaligus menjaga keutuhan NKRI. Pengurus harus bergerak dengan militansi yang ikhlas dan semangat juang yang tak kenal lelah,” tegas Dr. Ahmad Syafei.

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai simbol dimulainya pengabdian kolektif untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat Brebes. Satu langkah nyata telah diambil menuju Brebes yang bersatu untuk kemajuan bersama.

Reporter: Teguh
Editor: Casroni

​”Bawa Aspirasi Warga dari 5 Dapil, DPRD Ogan Ilir Gelar Paripurna Laporan Reses I Tahun 2026″

Indralaya, WWW.DETIK-NASIONAL.COM // Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir kembali menjalankan fungsi konstitusionalnya dengan menggelar Rapat Paripurna ke-XXVIII pada Senin, 26 Januari 2026. Agenda utama rapat ini adalah penyampaian Laporan Hasil Reses I Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir tahun 2026, yang merupakan hasil serap aspirasi langsung dari masyarakat di seluruh wilayah kabupaten.

​Rapat yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Ogan Ilir tersebut berlangsung secara terbuka untuk umum. Jalannya persidangan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra, S.IP., yang menekankan pentingnya laporan reses ini sebagai jembatan komunikasi antara kebutuhan rakyat dan kebijakan pemerintah daerah.

​Hadir dalam kesempatan tersebut Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Dicky Syailendra, S.Sos., M.Si., yang mewakili pihak eksekutif. Kehadiran pemerintah daerah sangat krusial dalam rapat ini guna mendengarkan, mencatat, dan nantinya menindaklanjuti berbagai usulan pembangunan yang dibawa oleh para legislator dari daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

 

​Penyampaian laporan dilakukan secara bergantian oleh juru bicara dari lima daerah pemilihan. Laporan Dapil I disampaikan oleh Zahrudin, S.E., M.Si., diikuti oleh Basirun Hadinata dari Dapil II, dan Amir Hamzah, S.H. dari Dapil III. Sementara itu, aspirasi dari wilayah Dapil IV dipaparkan oleh Basri M. Zahri, S.Pd., M.Si., dan rangkaian laporan ditutup oleh Rani Susilawati, S.E. yang mewakili Dapil V.

​Setiap perwakilan Dapil memaparkan berbagai isu strategis, mulai dari usulan perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Dokumen laporan reses tersebut kemudian diserahkan kepada pimpinan rapat untuk diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir sebagai bahan masukan dalam penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah).

​Menutup rangkaian acara, Pj. Sekda Dicky Syailendra memberikan pendapat akhir yang mengapresiasi kerja keras para anggota dewan dalam mengawal aspirasi publik. Rapat ini turut dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kabupaten Ogan Ilir, yang diharapkan segera mengkaji temuan reses tersebut agar program kerja pemerintah tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Report : juliyan

“Perkuat Sinergitas, Ketua DPRD dan Wakil Bupati Ogan Ilir Hadiri Malam Pamit Kenal Kapolda Sumsel”

​Palembang, WWW.DETIK-NASIONAL.COM // Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra, S.IP., menghadiri agenda penting tingkat provinsi yakni Malam Pamit Kenal Kapolda Sumatera Selatan. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Ballroom The Sultan Convention Center, Palembang, pada Minggu malam, 8 Februari 2026.

​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan. Kehadiran jajaran pimpinan tertinggi di wilayah Sumatera Selatan tersebut menunjukkan betapa strategisnya peran Kepolisian Daerah dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bumi Sriwijaya.

​Tidak hanya dihadiri oleh pejabat tingkat provinsi, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi unsur kepala daerah dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, hadir pula Wakil Bupati H. Ardani, S.H., M.H., yang ikut mendampingi dalam prosesi penyambutan serta pelepasan pimpinan tertinggi kepolisian di daerah tersebut.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir bersama Wakil Bupati merupakan bentuk nyata dari komitmen sinergi antarlembaga di daerah. Hal ini mencerminkan harmonisasi yang kuat antara legislatif, eksekutif, serta unsur TNI-Polri dalam upaya kolektif menjaga ketertiban masyarakat, khususnya yang berdampak pada wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

​Suasana di lokasi acara tampak penuh keakraban, mencerminkan apresiasi mendalam atas dedikasi yang telah diberikan oleh Kapolda Sumatera Selatan yang lama. Momentum ini menjadi ajang penghormatan atas segala pengabdian dan kerja keras yang telah dilakukan selama menjabat, terutama dalam mengawal berbagai kebijakan publik dan keamanan daerah.

​Rangkaian acara ditutup dengan prosesi penyambutan Kapolda Sumatera Selatan yang baru dengan harapan besar akan keberlanjutan program keamanan yang telah berjalan. Melalui semangat kebersamaan ini, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir berharap koordinasi dengan kepolisian semakin solid demi mendukung pembangunan daerah yang aman, kondusif, dan sejahtera.

Report : juliyan

JAKARTA, DN-II Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan strategis dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri tahun 2026 yang digelar di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (09/02/2026). Dalam arahannya, Kepala Negara menekankan pentingnya penguatan institusi pertahanan dan keamanan sebagai fondasi stabilitas bangsa.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, dalam keterangannya kepada awak media, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi TNI dan Polri yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mengawal program-program strategis pemerintah.

“Presiden menekankan peran vital TNI dan Polri bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai motor penggerak kesuksesan program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan rakyat,” ujar Mensesneg.

Poin-Poin Utama Arahan Presiden:

Reward bagi Pengabdian: Presiden menginstruksikan pimpinan TNI dan Polri untuk tidak ragu memberikan penghargaan (reward) kepada anggota yang menunjukkan prestasi dan pengabdian luar biasa di lapangan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Persatuan dan Soliditas: Menghadapi dinamika global dan tantangan domestik, Presiden meminta kedua institusi tetap solid, terutama dalam penanganan bencana alam serta percepatan pembangunan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Kehadiran Negara di Masyarakat: TNI dan Polri diminta terus hadir sebagai pengayom masyarakat, memastikan rasa aman di seluruh pelosok negeri.

Kesiapan Menjelang Ramadan dan Idulfitri

Menutup taklimatnya, Mensesneg menegaskan bahwa Presiden menaruh perhatian khusus pada persiapan menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Koordinasi lintas kementerian akan ditingkatkan dengan melibatkan aktif personel TNI dan Polri.

“Fokus utamanya adalah memastikan kehadiran negara dalam menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah serta arus mudik mendatang,” pungkas Prasetyo Hadi.

Red

Sumber: BPMI Setpres

#PresidenPrabowo
#RapimTNIPolri2026
#KedaulatanNegara
#Mensesneg
#IndonesiaMaju

Cilacap, Detik Nasional — SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur menggelar peresmian Gedung Administrasi sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan pendidikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, di lingkungan SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur yang berlokasi di Desa Datar, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap. Peresmian ini menandai selesainya pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Kegiatan peresmian tersebut dihadiri oleh Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap, Pengurus Cabang Muhammadiyah Dayeuhluhur, pendiri sekolah, para kepala SMP dan MTs Muhammadiyah se-Kabupaten Cilacap, Kepala Desa Datar, komite sekolah, serta dewan guru SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur.

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh perwakilan Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap bersama Plt. Kepala SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur, yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas selesainya pembangunan gedung administrasi tersebut.

Kepala SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur, Rusnanto, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan atas program revitalisasi yang telah memberikan manfaat nyata bagi sekolah.

“Alhamdulillah, SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur menjadi salah satu sekolah yang mendapatkan program revitalisasi. Kami berharap sarana dan prasarana yang telah direvitalisasi ini dapat memberikan manfaat maksimal, baik dalam meningkatkan semangat belajar peserta didik maupun semangat bekerja bagi Bapak dan Ibu guru,” ujarnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Rusnanto menyampaikan harapan agar pada tahun 2026 SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur kembali memperoleh dana revitalisasi lanjutan, mengingat masih terdapat sejumlah sarana yang membutuhkan pengembangan.

Adapun kebutuhan revitalisasi tersebut antara lain rehabilitasi ruang perpustakaan yang dibangun sekitar tahun 2010–2011 dan kini telah berusia lebih dari 15 tahun, serta rehabilitasi ruang kelas. Selain itu, seiring adanya kolaborasi dengan pesantren di luar lingkungan sekolah dan ketersediaan lahan kosong, pihak sekolah juga merencanakan pembangunan ruang asrama. Untuk menunjang pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman, sekolah juga membutuhkan penambahan ruang Laboratorium IPA.

Sementara itu, Kuswan Hassan, S.E., S.T., selaku Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap, menjelaskan bahwa program revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah, khususnya di wilayah Kabupaten Cilacap.

“Dengan tampilan sekolah yang kini lebih representatif, kami berharap kepercayaan masyarakat semakin meningkat. Muhammadiyah selalu berkomitmen untuk terus berkarya bagi bangsa, terutama melalui pelayanan pendidikan,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa revitalisasi sarana dan prasarana diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah Muhammadiyah. Menurutnya, baik sekolah negeri maupun swasta saat ini memiliki standar kualitas yang sama melalui sistem akreditasi, sehingga masyarakat tidak perlu ragu terhadap kualitas pendidikan di sekolah Muhammadiyah.

Peresmian Gedung Administrasi ini menjadi momentum penting bagi SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta memperkuat perannya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berkemajuan.

 

Reporter: Dani

 

#SMP Muhammadiyah 3 Dayeuhluhur

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

# Revitalisasi

#Gedung Administrasi

Detik-Nasional.Com — Banyak di antara kita merasa telah mencapai puncak spiritualitas melalui rutinitas ibadah yang padat. Namun, sebuah fenomena spiritual mengungkap realitas yang menggetarkan: banyak amalan ternyata “ditunggangi” oleh tipu daya ego dan gangguan non-fisik, sehingga gagal membuahkan perubahan akhlak yang nyata.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Berikut adalah bedah mendalam mengenai pentingnya memurnikan tauhid dari intervensi jin dan tipu daya hati.

1. Paradoks Dzikir: Saat Lisan Berucap, Namun Hati Menolak

Dalam praktik penyucian jiwa (Tazkiyatun Nafs), sering ditemukan fenomena unik: seseorang mampu berdzikir mandiri selama berjam-jam, namun bereaksi keras—seperti mual, sesak, atau gelisah—saat diperdengarkan ayat Al-Qur’an oleh orang lain.

Hal ini mengindikasikan adanya “dualisme spiritual”. Dzikir tersebut mungkin baru sebatas hiasan lisan, sementara di relung hati terdalam masih ada “penghuni” lain yang merasa nyaman karena tidak terusik oleh esensi tauhid yang murni. Al-Qur’an menegaskan:

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

Jika dzikir justru memicu gejolak negatif saat kebenaran datang, itu adalah alarm nyata bahwa ada intervensi jin yang sedang “berlindung” di balik rutinitas ibadah Anda.

2. Tipu Daya ‘Jalur Kanan’: Iblis di Balik Topeng Kesalehan

Iblis telah bersumpah untuk menyesatkan manusia tidak hanya melalui lembah maksiat, tetapi juga melalui puncak ketaatan. Inilah yang disebut dengan Godaan Jalur Kanan. Allah SWT berfirman mengenai janji Iblis:

“…saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka…” (QS. Al-A’raf: 16-17)

Godaan dari “kanan” adalah menyusupkan penyakit hati secara halus, seperti:

Ujub: Bangga berlebihan atas amal sendiri.

Riya: Haus akan pujian manusia.

Sum’ah: Senang jika kehebatannya didengar orang lain.

Jika ibadah meningkat namun rasa sombong dan dengki tetap kokoh, maka pahala Anda sedang mengalami “pencurian” secara sistematis.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Mengapa Ibadah Gagal Menjadi Transformasi Akhlak?

Sering kita jumpai seseorang yang ahli ibadah namun tetap temperamental, kikir, atau gemar mencela. Hal ini terjadi karena ibadah kehilangan ruh utamanya: Ikhlas.

Beberapa faktor penyebab “kebocoran” spiritual ini antara lain:

Orientasi Transaksional: Beribadah hanya sebagai alat tukar agar bisnis lancar atau hajat duniawi terpenuhi, bukan karena cinta kepada Sang Khalik.

Bisikan Was-was: Setan menyusupkan keraguan atau niat mencari pengakuan manusia ke dalam dada (sebagaimana peringatan dalam QS. An-Nas).

Investasi Ego: Merasa lebih suci dibandingkan orang lain sehingga menutup pintu hidayah dan nasihat.

Solusi: Menuju Tazkiyatun Nafs (Penyucian Jiwa)

Al-Qur’an menjanjikan keberuntungan bagi mereka yang berani berbenah dan membersihkan diri dari segala bentuk polusi spiritual:

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (QS. Asy-Syams: 9-10)

Langkah praktis yang dapat ditempuh:

Taubat Nasuha: Mengakui penyimpangan niat di masa lalu secara jujur di hadapan Allah.

Tajdidun Niyah (Meluruskan Niat): Mengembalikan fokus bahwa “Lailahaillallah” berarti tidak ada tujuan dan tidak ada yang dicintai melebihi Allah.

Terapi Ruqyah & Edukasi Tauhid: Menggunakan sarana syar’i untuk membersihkan sisa-sisa energi negatif atau gangguan jin yang menghambat kekhusyukan.

Kesimpulan

Ibadah bukanlah sekadar angka statistik atau rutinitas mekanis, melainkan sarana transformasi diri. Tanpa pembersihan hati dari intervensi jin dan dominasi ego, kita hanya sedang membangun istana pasir yang akan runtuh seketika oleh badai kesombongan di akhirat kelak.

Editor: Redaksi Detik-Nasional
Tanggal: 9 Februari 2026

TASIKMALAYA, DN-II Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, kawasan wisata religi Pamijahan di Tasikmalaya Selatan mulai dipadati peziarah. Situs yang menjadi saksi bisu perjuangan dakwah Islam di Jawa Barat ini tetap menjadi magnet bagi masyarakat yang mencari keberkahan dan ketenangan batin. (8/2/2026).

Tradisi Ziarah Menjelang Ramadan

Bambang (30), salah satu pengelola atau petugas setempat yang telah mengabdi selama hampir 21 tahun, menuturkan bahwa Pamijahan memiliki siklus keramaian tersendiri. Menurutnya, puncak kunjungan biasanya terjadi antara bulan Maulid hingga bulan Rajab.

“Sekarang sudah mulai ramai lagi karena mau masuk bulan Ramadan. Orang-orang datang dari mana-mana, ada yang pakai bus pariwisata, mobil pribadi, sampai travel,” ujar Bambang saat ditemui di area masjid Pamijahan.

Situs Goa dan Karomah Syekh Abdul Muhyi

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pusat dari ziarah ini adalah makam dan jejak peninggalan Syekh Abdul Muhyi, seorang ulama besar yang dikenal sebagai salah satu wali penyebar Islam. Perjalanan spiritual beliau, yang bermuara setelah kepulangan dari Makkah, meninggalkan jejak fisik berupa goa yang hingga kini dikeramatkan.

Di dalam Goa Pamijahan, terdapat beberapa titik yang dipercaya memiliki fadhilah (keutamaan) tersendiri, di antaranya:

Air Kejayaan dan Air Kahuripan: Sumber air yang diyakini membawa barokah bagi pengunjung.

Tempat Kontemplasi: Lokasi yang sering digunakan peziarah untuk bertapa atau berzikir mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Kepopuleran situs ini bahkan telah menjangkau mancanegara. “Alhamdulillah sudah mendunia. Kadang-kadang ada pengunjung dari luar negeri juga, meski tidak sesering warga lokal,” tambah Bambang.

Magnet Bagi Artis hingga Tokoh Politik

Daya tarik Pamijahan tidak hanya menyasar masyarakat umum. Sederet musisi papan atas Indonesia tercatat pernah menginjakkan kaki di sini, mulai dari Charly Van Houten, Doel Sumbang, Opick, hingga sang legenda Iwan Fals.

Tak hanya seniman, tokoh politik pun kerap menjadikan Pamijahan sebagai destinasi kunjungan, terutama menjelang momentum politik besar. Bambang mengonfirmasi bahwa beberapa tokoh setingkat Bupati, Gubernur, hingga calon presiden pernah hadir untuk bersilaturahmi dan berziarah.

Harapan dan Pesan Spiritual

Menutup perbincangan, Bambang menyampaikan pesan sederhana bagi setiap peziarah yang datang. Ia berharap setiap niat baik yang dibawa dari rumah dapat dikabulkan melalui perantara karomah para wali di tanah Pamijahan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Pesannya ya supaya kita semua mendapatkan karomah dan barokah. Apa yang menjadi maksud dan tujuannya, semoga berhasil,” pungkasnya.

Reporter: Teguh

You cannot copy content of this page