BREBES, DN-II Menjelang akhir tahun ajaran 2025/2026, SMA Negeri 1 Brebes tengah bersiap menyambut pengumuman kelulusan siswa kelas XII. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Hardi, S.Pd., M.Eng., pihak sekolah berkomitmen menyelesaikan agenda akademik dengan transparan, mulai dari pelaksanaan ujian hingga seremoni perpisahan.
โWakil Kepala Sekolah (Waka) Bidang Kurikulum, Bapak Aziz, menyatakan bahwa seluruh rangkaian ujian akhir bagi siswa hampir mencapai puncaknya. Berikut adalah poin-poin penting terkait kondisi akademik di SMAN 1 Brebes:
โ1. Transformasi Ujian: PSAJ sebagai Standar Baru
โSaat ini, siswa kelas XII sedang menempuh ujian akhir yang kini resmi berganti nama menjadi Penilaian Sumatif Akhir Jenjang PSAJ. Perubahan istilah ini mengikuti kebijakan terbaru dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
โ”Meskipun istilahnya berubah dari Ujian Sekolah menjadi PSAJ, secara fungsi dan pelaksanaan tetap serupa dengan ujian-ujian sebelumnya,” ujar Aziz saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/4/2026).
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
โUntuk menjaga standar kualitas, soal-soal PSAJ disusun melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), guna memastikan keseragaman materi ujian di tingkat kabupaten.
โ2. Jadwal Pengumuman dan Kapasitas Siswa
โJika tidak ada perubahan jadwal dari dinas terkait, SMAN 1 Brebes merencanakan pengumuman kelulusan pada 6 Mei 2026.
โTerkait data kesiswaan, sekolah saat ini mengelola 11 rombongan belajar (rombel). Dengan rata-rata 36 siswa per kelas, kondisi ini dinilai sangat ideal untuk menjaga efektivitas kegiatan belajar mengajar KBM. 
โ3. Komitmen Anti-Pungli: Ujian Gratis 100%
โPihak sekolah menegaskan komitmennya dalam menjalankan pendidikan yang akuntabel. Seluruh operasional ujian dipastikan gratis karena sepenuhnya ditanggung oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
โTerkait rencana perpisahan, Aziz menekankan sikap hati-hati sekolah untuk menghindari Pungutan Liar (Pungli):
โAlokasi Dana BOS: Hanya digunakan untuk kegiatan akademik dan konsumsi lomba. Dana ini dilarang keras digunakan untuk acara seremonial atau uang saku atlet.
โMusyawarah Orang Tua: Konsep acara perpisahan dikembalikan sepenuhnya kepada hasil kesepakatan antara siswa dan orang tua.
โLokasi Acara: Sekolah tidak memiliki agenda maupun anggaran untuk menggelar acara di hotel. Rencana awal tetap mengedepankan kesederhanaan melalui upacara di lingkungan sekolah bersama orang tua.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
โ4. Adaptasi Istilah Pendidikan Baru
โSelain PSAJ, Aziz juga menyoroti banyaknya perubahan nomenklatur dalam dunia pendidikan saat ini, seperti PPDB yang kini dikenal sebagai SPMP, serta istilah zonasi yang kini lebih merujuk pada domisili.
โ”Banyak istilah yang berganti nama namun fungsinya tetap sama. Kami terus beradaptasi agar transisi ini tidak membingungkan siswa maupun wali murid,” pungkasnya.
โReporter: Teguh
Eksplorasi konten lain dari Detik Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
