NTT, DN-II Kapuspsi TNI Marsda TNI Zamzani, M.Si., Psikolog melepas Tim Trauma Healing Pusat Psikologi TNI yang akan bertugas membantu pemulihan psikologis masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (10/9/2026).
Tim akan diterjunkan ke sejumlah wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai.
Tim Trauma Healing Puspsi TNI akan mengawali kegiatan dengan asesmen psikologis untuk mengetahui tingkat stres yang dialami para penyintas, baik dewasa maupun anak-anak. Berdasarkan hasil asesmen tersebut, tim akan memberikan dukungan psikososial dan intervensi psikologis yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing penyintas.
Bagi penyintas yang masih mengalami tingkat stres tinggi akibat peristiwa gempa bumi, Puspsi TNI juga menyiapkan layanan konseling oleh psikolog.
Pendampingan dilaksanakan secara langsung oleh psikolog di lapangan maupun secara daring dengan dukungan psikolog yang berada di Mako Puspsi TNI.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kehadiran Tim Trauma Healing merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa NTT, tidak hanya melalui bantuan kebutuhan fisik, tetapi juga pendampingan psikologis agar para penyintas dapat kembali bangkit dan menjalani aktivitas sehari-hari. Red
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
Kalbar, DN-II Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau kapal perang Jepang JS Kunisaki (LST-4003) di Dermaga Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (10/9/2026).
Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan unsur dan peralatan bantuan dari Jepang yang akan memberikan dukungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
JS Kunisaki membawa tiga helikopter CH-47 Chinook yang akan mendukung operasi water bombing dalam penanganan Karhutla di Kalimantan, dengan total 338 personel yang terdiri dari kru kapal, tim pemadaman, dan tim koordinator.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari kerja sama Indonesia dan Jepang dalam penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan. Kehadiran unsur bantuan Jepang diharapkan dapat memperkuat upaya pemadaman serta mempercepat penanganan Karhutla di wilayah terdampak.
TNI berkomitmen untuk terus mengoptimalkan seluruh unsur dan kemampuan yang dimiliki dalam penanganan Karhutla guna mempercepat pengendalian kebakaran serta melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#tniprima #tniprofesional #indonesiaemas2045
PALANGKA RAYA, DN-II Maraknya video amatir dugaan penyalahgunaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kalimantan Tengah yang viral dalam sepekan terakhir belum mendapat tindakan tegas dari pihak berwenang. Ketidakpastian penegakan hukum ini mendorong Tim Investigasi bersama Ketua DPD Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kalsel, Iswandi, turun langsung mengumpulkan fakta dan melaporkan temuan tersebut ke Bidang Propam Polda Kalteng pada Rabu (9/9/2026).
Temuan Lapangan: Tiga SPBU dengan Modus Serupa
Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, tim menemukan dugaan praktik pengisian BBM bersubsidi secara ilegal menggunakan kendaraan modifikasi, jerigen, hingga tandon raksasa berkapasitas 1.000 liter di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berbeda:
SPBU 64.735.04 (PT Nur Afnan)
Lokasi: Jl. Pulo Telo, Kuala Kapuas.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Waktu Temuan: Pukul 22.00 WIB.
Modus: Satu unit mobil Daihatsu bernomor polisi KH 8894 JD terpantau mengisi BBM ke dalam 20 jerigen tanpa dilengkapi surat rekomendasi yang sah sesuai peraturan Pertamina.
SPBU 65.748.001
Lokasi: Jl. Trans Bahaur – Kalawa, Pulang Pisau.
Waktu Temuan: Selasa, 1/9/2026 pukul 22.30 WIB.
Modus: Dua unit kendaraan (DA 8212 MI dan L 8033 BA) kedapatan memuat jenis Pertalite dan Pertamax ke dalam 2 tandon berkapasitas 1.000 liter, drum biru 250 liter, serta puluhan jerigen.
SPBU 65.748.003
Lokasi: Jl. Lintas Poros Maliku – Bahaur, Desa Purwodadi, Kec. Maliku, Pulang Pisau.
Waktu Temuan: Rabu, 2/9/2026 pukul 02.30 WIB.
Modus: Satu unit kendaraan KH 8378 JF membawa muatan 2 tandon raksasa 1.000 liter, 4 drum biru 250 liter, dan puluhan jerigen 35 liter berisi Biosolar, Pertalite, dan Pertamax.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Upaya Konfirmasi Mentok, Pertamina Dinilai Bungkam
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak PT Pertamina Patra Niaga menemui jalan buntu. Saat didatangi ke kantor PT Pertamina Patra Niaga di Jl. RTA Malino No. 57, Palangka Raya pada Jumat (4/9/2026) dan Selasa (9/9/2026) pukul 11.00 WIB, kondisi kantor terpantau tutup tanpa kehadiran pejabat berwenang.
Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) I Pertamina, Hari Harjunadi, tidak memberikan respons saat dihubungi melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp. SBM II Lucky Haryanto, saat dikonfirmasi, hanya memberikan jawaban singkat bahwa dirinya sedang berada di luar kota.
”Video sudah seterang ini, bukti sudah sejelas ini. Masa iya lembaganya malah hilang? Kami masyarakat Kalimantan Tengah butuh bukti nyata, bukan janji,” keluh salah seorang warga Kapuas yang enggan disebutkan namanya.
Kunjungan ke Propam Polda Kalteng
Menghadapi kebuntuan institusional tersebut, Tim Investigasi dan DPD GWI Kalsel mendatangi Bidang Propam Polda Kalteng untuk menyerahkan data sekaligus melaporkan dugaan keterlibatan oknum yang mencederai marwah institusi penegak hukum dan penyaluran distribusi energi.
Kedatangan tim disambut baik oleh Ipda Sugeng Riyadi, mengingat Kabid Propam saat itu sedang menghadiri agenda pelantikan di Mapolda.
”Kami datang untuk bersilaturahmi dan berkolaborasi. Tujuannya satu: menjaga marwah institusi dan meluruskan oknum-oknum yang merusak reputasi publik. Pers dan Polri harus satu barisan melawan penyimpangan,” tegas Iswandi.
Pihak Propam menerima informasi tersebut dengan baik, menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti sesuai prosedur, serta mengarahkan awak media untuk melengkapi formulir pengaduan secara daring (online).
Landasan Hukum dan Tuntutan Publik
Praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi ini secara nyata diduga melanggar ketentuan Peraturan BPH Migas No. 6 Tahun 2023 serta Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas), dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar.
Masyarakat Kalimantan Tengah mendesak langkah konkret dari para pemangku kepentingan:
Pertamina: Segera melakukan sidak mendadak dan audit menyeluruh terhadap SPBU-SPBU nakal.
BPH Migas: Mencabut izin operasional SPBU yang terbukti melanggar aturan secara transparan dan tanpa tebang pilih.
Aparat Penegak Hukum (APH): Mengusut tuntas aliran distribusi BBM ilegal serta menyelidiki dugaan keterlibatan oknum yang membekingi praktik tersebut.
Hak Jawab dan Koreksi
Redaksi menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta asas praduga tak bersalah. Ruang hak jawab dan koreksi dibuka seluas-luasnya bagi PT Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, pengelola SPBU terkait, maupun pihak-pihak lain yang merasa dirugikan.
Tanggapan atau hak jawab dapat dikirimkan melalui surel resmi ke redaksi@kopitv.id paling lambat 1 x 24 jam sejak berita ini ditayangkan. Setiap hak jawab yang masuk akan dimuat secara berimbang tanpa pengurangan sesuai dengan ketentuan Pasal 5 Ayat (2) & (3) UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers serta UU No. 1 Tahun 2024 tentang ITE.
Pewarta: Iswandi, Sabir, Subli
Redaksi: Tim Investigasi DN-II / KopiTV
Jakarta, DN-II Rakyat Indonesia sangat menantikan Presiden RI Yth Bapak Haji Prabowo Subianto membuktikan kepada Rakyat Indonesia hal ikwal perampasan harta kekayaan koruptot kelas kakap trilyunan ratusan miliyar ratusan juta yang para koruptor dirampas disita untuk negara di gunakan untuk kepentingan rakyat bila perlu bagikan kepada rakyat yang dalam klasifikasi miskin tidak mampu yang banyak tersebar diseluruh Indonesia dari sabang hingga meureuke itu baru benar pemerintah tidak asbun asal bunyi omdo omong doang ya toh ya kan “, ujar Prof DR Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasomal menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak onlen dalam luar negeri dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Cijantung jakarta, (9/9/2026), via telpon selulernya.
Semakin panas pembicaraan UU Perampasan Aset di semua lapisan masyarakat pemerhati dan para guru besar hukum di Indonesia.
SIAPAKAH YANG DI JADIKAN TARGET DARI UU PERAMPASAN ASET
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH meminta Presiden RI Prabowo Subianto transparan terkait dalam hal ini. Pokok permasalahan bahwa koruptor makin berani menggondol uang negara dan menyimpannya di luar negri adalah satu sisi yang tidak pernah beres dari 60 tahun ini.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan ke awak media : Kurun waktu perjalanan adanya hukum di Negara Indonesia 81 tahun telah berlalu. Belum pernah ada keputusan dari 8 Presiden RI yang berani memerintahkan buka dan umumkan ke Rakyat semua rekening Ketua Partai Politik dan para anggota partai yang duduk di bangku pemerintahan di pusat dan di daerah. Bukan cerita dongeng kalau ada yang kaya raya dan tidak akan habis 7 turunan. Baru menjabat setahun atau dua tahun hartanya sudah naik 300% dan sampai 500%. Mengapa Negara Indonesia yang memiliki hukum tidak mau membongkar rekening para orang partai di pusat dan di daerah. Apakah hukum hanya menindas menusuk ke bawah dan tumpul ke atas.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sebagai guru besar hukum International mendukung UU Perampasan Aset menelusuri kekayaan para oknum pengusaha dan orang kaya serta bongkar selama 35 tahun ini rekening gendut para ketua partai dan anggotanya.
Bongkar rekening gendut TNI, Polri atau Kejari,Kejati, atau MA,MK, atau DPR RI,DPD RI, baik pusat dan daerah.
Mengapa harus di bongkar rekening para orang penting ini !!! KORUPSI TIDAK AKAN BERJALAN BAGUS MERAUP UANG NEGARA DAN DI BAWA KABUR KE LUAR NEGRI BILA TIDAK ADA PENDUKUNG DAN TERLIBAT PARA PEJABAT TINGGI..Prof DR Sutan Nasomal secara analisa menyampaikan kepada awak media.
Seharusnya INDONESIA yang sangat kaya raya tidak mewariskan hutang kepada rakyat setiap pergantian Presiden dan wakil Presiden bersama seluruh pejabat pemerintahan. Setelah itu berdampak dengan kenaikan Pajak dan BBM. Juga kenaikan pada semua unsur biaya hidup masyarakat.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH dengan optimis dan sangat yakin Presiden RI Prabowo Subianto mampu membongkar semua rekening gendut selama 35 tahun ini. Hukum Mati Koruptornya. Kemudian di kembalikan lagi ke negara harta tersebut.
Banyak pertanyaan dari masyarakat ke Prof DR Sutan Nasomal SH,MH terkait UU Perampasan Aset kemana targetnya.
Apakah targetnya ke para pemilik aset dan harta di atas 50 milyar sampai trilyunan yang perlu di koreksi atau kelas receh dan lemah rakyat jelata.
Hukum yang di sahkan oleh negara harus berjalan dengan sehat Tampa ada intervensi dan pilih pilih.
Bila tidak sehat hukum di Indonesia. Rakyat bisa menghidupkan hukum sendiri atau pengadilan RAKYAT yang lebih tajam dan tidak perlu di kaji ulang.
Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Pendiri Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Ketua Umum YPLBH Profesor Dr Sutan Nasomal SH MH Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) Assotion Of Young Indonesian Advocates Rektor Universitas Pronass
BREBES, DN-II Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap warga yang mengalami musibah, Polsek Paguyangan melaksanakan kegiatan bakti sosial sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran rumah dan warung di Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Paguyangan AKP Tasudin, S.H., M.H., didampingi Bhabinkamtibmas Bripka Gito dan Kanit Binmas Aiptu Arief. Bantuan diserahkan secara langsung kepada korban, Asobani Abdul Ma’ruf, warga Dukuh Cingebul RT 03/RW 03, Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Bantuan sosial yang diberikan sejumlah pakaian baru, sandal, sembako, serta bantuan uang tunai. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban korban dan keluarganya setelah kehilangan tempat tinggal dan usaha akibat musibah kebakaran.
Musibah kebakaran tersebut diketahui terjadi pada Minggu, 6 September 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Saat kejadian, Rofi (17), yang merupakan anak korban, sedang tidur di rumah sekaligus warung tersebut. Ia terbangun setelah merasakan hawa panas dan mendengar suara seperti kayu terbakar.
Setelah terbangun, Rofi melihat api sudah membesar. Ia kemudian segera keluar melalui pintu belakang warung dan memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tuanya selaku pemilik bangunan sambil berteriak meminta pertolongan.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Mendengar teriakan tersebut, Sutarto (49) bersama warga sekitar kemudian berdatangan dan berupaya memadamkan api secara manual. Warga juga menghubungi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Bumiayu untuk mendapatkan bantuan.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB. Petugas Damkar Bumiayu kemudian melakukan proses pendinginan hingga sekitar pukul 04.00 WIB guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Bangunan yang terbakar merupakan rumah sekaligus warung milik Asobani Abdul Ma’ruf yang berlokasi di depan Pemandian Air Panas (Cipanas), termasuk wilayah Dukuh Cingebul RT 03/RW 03, Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, Kapolsek Paguyangan AKP Tasudin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban korban dan keluarga,” ujar Kapolsek Paguyangan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan peduli terhadap kondisi sosial masyarakat. Selain membantu meringankan beban korban, kegiatan ini juga diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.
Polsek Paguyangan juga berharap korban dan keluarga tetap tabah dalam menghadapi musibah serta dapat segera bangkit untuk melanjutkan kehidupan dan aktivitasnya. Red/Casroni
JAKARTA, DN-II Sebanyak 341 siswa dari SMA Dharma Putra Advent Bekasi, SMA Negeri 99 Jakarta, dan BINUS School Simprug Jakarta mengikuti program “Istana untuk Anak Sekolah” di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (10/9/2026).
Kegiatan edukatif ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas sekaligus memperkenalkan lingkungan pemerintahan pusat secara langsung kepada generasi muda. Rangkaian acara dimulai dengan sesi pengenalan tugas dan fungsi Kementerian Sekretariat Negara serta Sekretariat Kabinet, yang memberikan pemahaman dasar kepada para siswa mengenai tata kelola pemerintahan dan administrasi negara.
Usai sesi pengenalan kelembagaan, para siswa diajak untuk menjelajahi Kawasan Istana Kepresidenan Jakarta. Mereka berkesempatan melihat dari dekat berbagai bangunan ikonis yang menjadi pusat aktivitas kenegaraan, di antaranya Istana Merdeka, Kantor Presiden, dan Istana Negara, serta mengabadikan momen di area bersejarah tersebut.
Melalui kunjungan ini, para pelajar tidak hanya memperoleh wawasan teoretis mengenai sistem pemerintahan Indonesia, tetapi juga pengalaman langsung yang memperkaya pemahaman mereka terhadap simbol-simbol kedaulatan negara.
Program “Istana untuk Anak Sekolah” diharapkan terus menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan rasa ingin tahu, memperluas wawasan kebangsaan, serta menginspirasi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai kehidupan berbangsa dan bernegara sejak dini. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Banjarbaru, DN-II Kekuatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan kembali mendapat tambahan dukungan. Sore itu, Lanud Sjamsudin Noor menjadi titik kedatangan bantuan strategis dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang diterbangkan menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara A-1333 dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (09/09/2026).
Kedatangan pesawat Hercules tersebut membawa Flexsible Portable Tank, peralatan tersebut diproyeksikan untuk mendukung ketersediaan sumber air dalam pelaksanaan penanggulangan Karhutla di wilayah Kalsel. Dukungan ini menjadi bagian dari langkah terpadu dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, khususnya di tengah kondisi kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah. Kehadiran peralatan ini diharapkan dapat memperkuat dukungan logistik air bagi personel yang melaksanakan pemadaman maupun pembasahan di lapangan.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kemhan RI dalam memperkuat penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan. Bantuan ini merupakan bentuk nyata sinergi dan perhatian pemerintah dalam mendukung penanganan Karhutla. Flexsible Portable Tank ini akan sangat membantu dalam mendukung ketersediaan air, khususnya untuk kebutuhan pemadaman dan pembasahan di lokasi yang membutuhkan.
Menurutnya, kedatangan dukungan tersebut merupakan bagian dari sinergi TNI, pemerintah, dan unsur terkait dalam memperkuat kesiapsiagaan serta mempercepat penanganan Karhutla, khususnya di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan.
Lanud Sam sebagai pangkalan udara yang berada di wilayah Kalsel akan terus berperan aktif dalam mendukung berbagai upaya penanganan Karhutla, baik melalui dukungan operasi udara, personel, maupun fasilitas pangkalan. Dengan bertambahnya dukungan peralatan tersebut, diharapkan upaya penanggulangan Karhutla di Kalsel dapat semakin optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kalbar, DN-II TNI melalui Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Melawi melaksanakan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang dipimpin Brigjen TNI Luqman Arief selaku Ketua Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Melawi tersebut menyasar 11 kecamatan dan 169 desa sebagai bagian dari upaya pencegahan karhutla dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat.
Brigjen TNI Luqman Arief bersama tim melaksanakan konsolidasi dan penyuluhan di sejumlah desa terdampak karhutla, antara lain Desa Batu Nanta, Batu Buil, Laman Bukit, Nanga Manunuk, dan Nanga Tikan. Sementara itu, Brigjen TNI (Mar) Tri Haryanto selaku Wakil Ketua Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Melawi, bersama Bupati Melawi dan unsur Forkopimda melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka pencegahan dan penanganan karhutla di Kecamatan Pinoh Selatan, Kecamatan Sayan, dan Kecamatan Tanah Pinoh Barat.
Sebanyak 11 tim penyuluh disebar ke berbagai kecamatan untuk menjangkau masyarakat secara langsung. Kegiatan tersebut turut melibatkan unsur pemerintah daerah, Koramil, pemerintah desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat guna memperkuat sinergi dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Selain penyuluhan, tim turut mengidentifikasi sejumlah kendala di lapangan, terutama keterbatasan alat pemadam dan sarana prasarana pendukung di tingkat kecamatan maupun desa serta akses menuju beberapa lokasi yang relatif sulit dijangkau. TNI berkomitmen terus mendukung pencegahan karhutla melalui penyuluhan serta memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat agar potensi kebakaran dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin. Red
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
#tniprima #tnirakyat #indonesiaberdaulat
Semarang, DN-II Sebanyak tujuh anak dengan Clubfoot atau CTEV (kelainan kaki bawaan sejak lahir) dari sejumlah wilayah di Jawa Tengah mendapat penanganan dan pemantauan medis melalui Program Polda Jateng Peduli CTEV. Program tersebut menjadi upaya membuka akses penanganan sedini mungkin agar anak-anak dengan kondisi tersebut memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh, berjalan dan beraktivitas secara optimal seperti anak-anak lainnya.
Tujuh pasien tersebut berasal dari wilayah Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal, Surakarta dan Demak. Penanganan dilakukan sesuai kondisi masing-masing pasien, mulai dari pemeriksaan dan kontrol terapi, pemasangan gips lanjutan bagi pasien yang sedang menjalani tahapan koreksi kaki, hingga pemantauan penggunaan brace dan tindak lanjut bagi pasien yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Kepedulian terhadap kondisi anak-anak tersebut turut ditunjukkan Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah Ibu Diana Ribut Hari Wibowo saat mengunjungi pasien di RS Bhayangkara Tk II Prof.Awaloeddin Djamin, Kota Semarang, Kamis (10/9/2026).
Selain menyapa pasien dan keluarga, Kapolda bersama Ketua Bhayangkari juga menyerahkan paket bingkisan sebagai wujud kepedulian keluarga besar Bhayangkari.
Di hadapan keluarga pasien, Kapolda Jateng memberikan semangat sekaligus menguatkan harapan bahwa kondisi CTEV dapat ditangani dengan baik apabila mendapat perawatan yang tepat.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Semangat njeh, Insyaallah bisa disembuhkan dan kondisinya bisa kembali normal ,” ujar Kapolda Jateng.
Program Polda Jateng Peduli CTEV sendiri diluncurkan pada 14 Agustus 2026 melalui kerja sama dengan Mentari Clubfoot MPKU PP Muhammadiyah. Hingga saat ini, sebanyak 88 kasus CTEV telah terdata melalui Bhabinkamtibmas dan Kasidokkes jajaran Polda Jateng.
Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol drg. Agung Hadi Wijanarko mengatakan pendataan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan anak-anak dengan CTEV dapat memperoleh penanganan sesuai kebutuhannya.
“Penanganan CTEV harus dilakukan sesegera mungkin. Semakin dini dilakukan, hasilnya akan semakin maksimal. Selain penanganan medis, peran orang tua juga sangat penting karena keberhasilan terapi membutuhkan konsistensi dalam mengikuti arahan dan perawatan,” jelasnya.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya melibatkan jajaran kesehatan Polri, tetapi juga dibangun melalui kolaborasi dengan rumah sakit Muhammadiyah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan BPJS.
“Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat dapat mengikuti program ini secara gratis sehingga tidak menjadi hambatan bagi pasien untuk mendapatkan perawatan, terlebih jika berasal dari keluarga kurang mampu,” tandasnya.
Salah seorang orang tua pasien, David Prasetyo, warga Kabupaten Semarang, menyampaikan apresiasinya atas program tersebut. Ia berharap penanganan yang diterima putranya dapat membuat sang anak kembali beraktivitas seperti anak-anak seusianya.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolda dan dokter yang sudah membantu perawatan anak saya. Semoga bisa lebih cepat sembuh dan kembali normal sehingga bisa beraktivitas seperti teman-temannya yang lain,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Abdul Gofar, orang tua Aida Fitriyah, pasien asal Demak. Ia mengaku bersyukur mendapat informasi mengenai program tersebut dan berharap putrinya dapat tumbuh dengan kondisi kaki yang normal.
“Alhamdulillah dengan program ini kami bisa melakukan pengobatan terhadap kondisi yang dialami putri saya. Semoga putri saya bisa berjalan dengan normal dan beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bentuk pemanfaatan jaringan kepolisian hingga tingkat kewilayahan untuk membantu menemukan persoalan kesehatan yang dialami masyarakat. Bhabinkamtibmas dan Kasidokkes tidak hanya berperan dalam tugas pelayanan dan pembinaan di wilayah, tetapi juga menjadi penghubung agar anak-anak dengan CTEV dapat diketahui dan diarahkan untuk memperoleh penanganan medis. Red/Casroni
KOTA TEGAL, DN-II Sebanyak 11 personel Polres Tegal Kota menerima penghargaan atas capaian dalam pelaksanaan tugas Kepolisian. Pemberian penghargaan tersebut berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43, Rabu (9/9/2026).
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, penghargaan diberikan kepada personel yang menunjukkan kinerja dan kontribusi dalam pelaksanaan tugas.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras, dedikasi dan kontribusi nyata rekan-rekan sekalian. Keberhasilan mengungkap perkara dengan cepat, dukungan teknologi dalam pengungkapan kasus, maupun capaian terbaik dalam pelaksanaan tugas merupakan bukti profesionalisme personel Polres Tegal Kota,” ujar AKBP Heru Antariksa Cahya.
Dari 11 personel penerima penghargaan, delapan personel Satreskrim mendapat penghargaan atas keberhasilan mengungkap tindak pidana di wilayah hukum Polres Tegal Kota hingga mengamankan pelaku beserta barang bukti.
Salah satu capaian tersebut adalah keberhasilan mengungkap perkara dalam waktu kurang dari 12 jam. Penanganan tersebut dilakukan melalui rangkaian penyelidikan hingga pengamanan pelaku dan barang bukti.
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Selanjutnya, dua personel Satintelkam menerima penghargaan atas perannya dalam mendukung proses pengungkapan tindak pidana melalui penggunaan teknologi surveillance.
Satu penghargaan lainnya diberikan kepada personel Satreskrim yang menjadi operator aplikasi SISLAP Korwas PPNS Polres Tegal Kota, dengan capaian kategori terbaik tingkat Bareskrim Mabes Polri.
AKBP Heru mengatakan, pelaksanaan tugas Kepolisian membutuhkan kesiapan fisik dan mental, termasuk dalam menghadapi situasi yang berkembang di lapangan.
“Sebagai anggota Polri, tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat merupakan modal utama dalam menjalankan tugas memelihara kamtibmas, menegakkan hukum serta melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” katanya.
Menurutnya, disiplin dan daya juang yang menjadi bagian dari aktivitas olahraga juga diperlukan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Semangat olahraga yang menjunjung disiplin, sportivitas dan pantang menyerah harus kita terapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” tegasnya.
Kapolres juga meminta personel penerima penghargaan mempertahankan capaian yang telah diraih dan terus meningkatkan kinerja.
“Jangan cepat berpuas diri. Prestasi yang diraih harus dipertahankan dan ditingkatkan. Bagi personel lainnya, jadikan keberhasilan rekan-rekan kita sebagai motivasi untuk berkompetisi secara sehat dan memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.
AKBP Heru menegaskan, pelaksanaan tugas Kepolisian juga berkaitan dengan kepercayaan masyarakat.
“Dedikasi terbaik kita adalah ketika keamanan dan ketertiban dapat terwujud dan terpelihara di tengah masyarakat. Dedikasi terbaik kita adalah saat kita dicintai dan dipercaya oleh masyarakat,” pungkasnya. ( S. Bimantoro )
Suara Anda Penting bagi Kami
Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
You cannot copy content of this page

